Perancangan Alat Penggerak Secara Manual Untuk Memutar Alat Pencuci Biji Kakao

 1  35  68  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

PERANCANGAN ALAT PENGGERAK SECARA MANUAL UNTUK MEMUTAR ALAT PENCUCI BIJI KAKAO SKRIPSI

JIMMI PUTRA TAMBA 070308043DEPARTEMEN TEKNOLOGI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2011

Oleh : OLEH :

JIMMI PUTRA TAMBA 070308043/TEKNIK PERTANIAN

  Skripsi sebagai salah satu syarat untuk dapat memperoleh gelar sarjana di Fakultas PertanianUniversitas Sumatera Utara Disetujui oleh : Komisi Pembimbing ( Taufik Rizaldi, STP, MP ) ( Ir. Si ) Ketua Anggota DEPARTEMEN TEKNOLOGI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2011 DAFTAR ISI Hal.

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

  Keywords: chocolate, washing, capacity ABSTRAK JIMMI PUTRA TAMBA : Perancangan alat penggerak manual untuk memutar alat pencuci biji kakao, dibimbing oleh TAUFIK RIZALDI dan EDI SUSANTOProses pengolahan hasil-hasil pertanian menjadi bahan pangan adalah hal yang menarik untuk diketahui. Untuk itu perludirancang alat pencuci biji kakao yang dapat bekerja dengan tenaga manual bila suatu daerah belum ada arus listrik, perancangan alat penggerak secara manual yangdimaksud digunakan untuk memutar alat pencuci biji kakao, sehingga dapat digunakan dimana saja, juga alat ini dapat menghemat biaya operasional.

TINJAUAN PUSTAKA

  Akibat lebih jauh adalah para pekebun sendiri Fermentasi Fermentasi dimaksudkan untuk memudahkan melepas zat lendir dari permukaan kulit biji dan menghasilkan biji dengan mutu dan aroma yang baik, selainmenghasilkan biji yang tahan terhadap hama dan jamur, juga menghasilkan biji dengan warna yang cerah dan bersih. Fermentasi dengan kotakBiji kakao dimasukkan kedalam kotak yang terbuat dari lembaran papan yang berukuran panjang 60 cm dengan tinggi 40 cm (kotak dapat menampung ±100 kg biji kakao basah), setelah itu kotak ditutup dengan karung goni.

1. Poros

  Poros merupakan salah satu bagian yang terpenting dari setiap mesin, hamper semua mesin meneruskan tenaga bersama- sama dengan putaran. Karena itu disamping kekuatan poros, kekakuannya harus diperhatikan dan disesuaikan dengan macam mesin yang akan dilayani poros tersebut.

2. Bantalan (Bearing)

  Alat Pencuci Biji Kakao Pada saat ini alat pencuci biji kakao sudah dikembangkan oleh peneliti diIndonesia seperti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao yang sudah menghasilkan alat pencuci biji kakao dari rangka besi dan digerakkan oleh motor listrik. Berdasarkan harga dari NPV = X (positif) atau NPV = Y(positif) dan NPV = X (positif) atau NPV = Y (negatif), dihitunglah harga IRR dengan menggunakan rumus berikut : IRR = p % + x (q% - p%) ( positif dan negatif )……………(9) dan IRR = p % + positif dan negatif x (q% - p%) ( )……………(10) dimana : p = suku bunga bank paling atraktifq = suku bunga coba-coba ( > dari p) X = NPV awal pada pY = NPV awal pada q (Purba, 1997).

BAHAN DAN METODE

  Ciri utama dari alat pencuci biji kakao ini adalah dengan memanfaatkan putaran yang dihasilkan oleh alat pemutar akan dihasilkan biji kakao yang bersih. Silinder PutarSilinder putar sebagai alat yang akan meneruskan putaran yang dihasilkan oleh alat pemutar manual ke tabung penampung sehingga tabung penampungdapat berputar.

7. V-Belt

  Pembuatan alat Pada alat pemutar manual ini, terdapat beberapa komponen yang dikelompokkan kedalam 3 bagian. Dihubungkan pulley besar yang berdiameter 62 cm dengan gear kecil yang berdiameter 10 cm.

2. Dihubungkan pulley besar dengan pulley kecil dengan menggunakan v- belt

  Dihubungkan pulley kecil dengan slinder putar yang ada tepat dibawah tempat penampungan biji kakao yang akan dicuci.(lampiran III)Finishing : 1. Alat-alat yang digunakan adalah : 1.

5. Stopwatch

  Parameter Yang Diamati Kapasitas Efektif Alat (kg/jam) Pengukuran kapasitas alat dilakukan dengan membagi berat biji kakao yang dicuci terhadap waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pencucian,Kapasitas alat = ………………….. Persentase biji yang tidak tercuci dapat dihitung dengan rumus : Persentase biji yang tidak tercuci = 100%.........................(13) dimana :BBTT = Berat biji tidak tercuci sempurna (kg)BTB = Berat biji yang dicuci (kg) Biaya pemakaian alat (Rp/kg).

HASIL DAN PEMBAHASAN

  Pulley yang terhubung dengan sebuah poros akan memutar poros tersebut, kemudian poros tersebut akan ditempelkan sebuah gardang (gigi nanas) yang berfungsi memutar arah putaran sekaligus mengalirkan putaran ke poros yang beradatepat pada tabung penampung. Pada penelitian ini, alat pencuci biji kakao mengeluarkan suara yang bising, hal ini disebabkan oleh suara yang dihasilkan gardang ( gigi nanas) yang salingbertubrukan pada saat alat bekerja.

9.18 Rataan

  Persentase Bahan yang Tidak Tercuci Sempurna Persentase bahan yang tidak tercuci sempurna diperoleh dengan membandingkan antara bahan yang tidak tercuci sempurna dengan berat masukanawal kakao yang dinyatakan dalam persen. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan(Lampiran 3), alat ini akan mencapai nilai break event point pada nilai 65.919,543 Kg kg, hal ini berarti alat ini akan mencapai keadaan titik impas apabila telah mencucikakao sebanyak 65.919,543 kg dalam 1 tahun.

KESIMPULAN DAN SARAN

  Persentase bahan yang tidak tercuci sempurna pada alat pencuci kakao ini adalah sebesar 3,78 % 4. Biaya pokok yang harus dikeluarkan dalam mencuci kakao dengan alat pencuci kakao ini adalah sebesar Rp.

6. Net present value alat pencuci kakao ini adalah sebesar Rp. Rp. 8.850.657,43 yang artinya usaha ini layak untuk dijalankan

  Pada proses pencucian ini kakao yang telah dikupas dan dicuci diputar dengan menggunakan tabung penampung dimana pada tabungpenampung itu terdapat lobang – lobang yang agak tajam yang berfungsi untuk mengoyak – ngoyak lendir yang terdapat pada biji kakao, tabung penampungdigerakkan dengan diputar menggunakan alat putar manual yaitu berupa lingkar sepeda yang dikayuh sehingga menghasilkan putaran. Dibersihkan dari kotoran dan cairan yang dapat menyebabkan korosi Keselamatan kerja Keselamatan kerja dapat diartikan sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk mengindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama proses kerja.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Perancangan Alat Penggerak Secara Manual Untu..

Gratis

Feedback