Perancangan Sistem Informasi Akademik di SMA Pasundan 1 Bandung Berbasis Web

Gratis

0
9
112
2 years ago
Preview
Full text

BIODATA PENULIS

  Nama lengkap : Sandy Ryan HerdiyanaNIM : 10509423Umur : 22 TahunTempat/tanggal lahir : Bandung, 02 Agustus 1991Agama : IslamAnak ke- : 1 (satu) dari 3 (tiga) bersaudaraAlamat Lengkap : komp. Bandung - Jawa BaratNomor Telp/Hp : 085294711792Email : sandyryan1991@gmail.comPendidikan : 1.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Pembangunan dunia pendidikan yang selalu mengalami perkembangan pesat seiring dengan laju perkembangan teknologi informasi yang sangat beraneka ragam,diperlukan peningkatan mutu dan mekanisme pelayanan di bidang pendidikan agar 3 lebih berdaya guna, sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang diciptakan dapat berpartisipasi dalam membangun dunia luar sesuai dengan kemampuannya. Untuk itu penulis mencoba mencari solusi dalam mengatasi kekurangan tersebut dengan membuat suatu Perancangan Sistem Informasi Akademik yang berbasis webDimana dalam pendisainan Sistem Informasi Akademik berbasis web ini, untuk 5 membantu pendataan dan penyimpanan database secara komputerisasi yang lebih efektif dan efisien.

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah

  Identifikasi masalah adalah upaya untuk melakukan pencarian dan pendataan masalah-masalah yang akan dibahas. Masalah perlu dirumuskan dengan tujuanagar permasalahan jelas dan tidak menimbulkan keragu-raguan atau tafsir yang berbeda-beda.

1.2.1 Identifikasi Masalah

  Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat di identifikasikan permasalahan yang terjadi di SMA Pasundan 1 Bandung adalah sebagai berikut : 6 1. Belum adanya aplikasi sistem komputerisasi yang dapat membantu mengolah data akademik di SMA Pasundan 1Bandung.

1.2.2 Rumusan Masalah

  Berdasarkan pada identifikasi masalah yang telah dideskripsikan di atas, maka masalah dalam penelitian ini dirumuskan dalam pertanyaan sebagai berikut : 1. Bagaimana sistem informasi akademik yang sedang berjalan pada SMA Pasundan 1 Bandung seperti registrasi siswa, pembagian kelas, penjadwalan dan penilaian.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

  Maksud dan Tujuan Penelitian yang dilakuan pada Distro Straight Flush 7 1.3.1 Maksud Penelitian Maksud dari perancangan sistem informasi akademik berbasis web ini adalah memberikan kemudahan bagi pihak sekolah dalam mengelola pengolahan dataregistrasi siswa, pembagian kelas dan penilaian di SMA Pasundan 1 Bandung 1.3.2 Tujuan Penelitian Selain dari maksud penelitian tersebut, penelitian ini juga memiliki tujuan yakni : 1. Untuk menguji sistem informasi yang diterapkan yang berbasis web SMA pasundan 1 Bandung.

1.4 Kegunaan Penelitian

Kegunaan Penelitian dari sistem informasi akademik pendukung SMAPASUNDAN 1 BANDUNG dibagi menjadi dua bagian, yaitu kegunaan secara akademik dan secara praktis.

1.4.1 Kegunaan Praktis

  Bagi Pengola Akademik 8 Hasil penelitian dapat diharapkan memberikan contoh langsung salah satu penerapan dan manfaat Teknologi Informasi di kehidupan sehari-hari,serta menyederhanakan dan mempermudah pengelolaan akademik sekolah dan mempercepat pelayanan terhadap wali siswa maupun siswa itu. Bagi SiswaHasil penelitian ini dapat membantu siswa terhadap pengenalan aplikasi sistem komputer lebih dini dan siswa mengerti manfaat danpentingnya menguasai teknologi tinggi, sehingga membantu penalaran dan kreasi siswa khususnya dibidang ilmu Teknologi Informasi (IT).

1.4.2 Kegunaan Akademis

  Bagi penulis, penelitian ini berfungsi sebagai tambahan pengetahuan dan pengalaman agar dapat mengaplikasikan teori yang dimiliki untuk mencobamenganalisis fakta, gejala, dan peristiwa yang terjadi secara ilmiah dan 9 objektif sehingga dapat ditarik kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kajian yang lebih komrehensif dan pengembangan ilmu sistem informasi,khususnya mengenai perancangan sistem informasi akademik berbasis web di SMA Pasundan 1 di Kota Bandung.

1.5 Batasan Masalah

  Sistem yang akan dibangun merupakan sistem informasi akademik berbasis web dengan pengelolahan layanan pendaftaran siswa baru secara online, pengelolaan data siswa, pengelolaan data staff dan guru, pengelolaan mata pelajaran siswa, serta pengelolaan nilai siswa yang dapat diakses secaraonline. Pembagian kelas, penjadwalan, dan penilaian hanya untuk siswa baru yang baru masuk dan daftar ke SMA Negeri 1 Margahayu Bandung yang berada dikelas X (sepuluh).

1.6 Lokasi dan Waktu Penelian Penelitian ini dilakukan di SMA Pasundan 1 Bandung yang beralamat di Jl

Balong Gede 28 Bandung. Sedangkan waktu penelitian di lakukan selama 4 empat bulan yang di mulai dari bulan september 2013 sampai desember 2013,dengan tahapan-tahapan penelitian sebagai berikut 11 Tabel 1.1 Jadwal Penelitian Tahun 2013/2014 Septembe oktob desem No Aktivitas november january r er ber 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Identifikasi Kebutuhan Sitem 1 Membuat Prototype 2 Menguji Prototype 3 Memperbaiki Prototype 4 Mengembangkan Prototype 5

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem

  Menurut jogiyanto (2003 : 34) sistem dapat didefinisikan dengan pendekatan prosedur dan dengan pendekatan komponen. Dengan pendekatan kompenen, sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya membentuk satukesatuan untuk mencapai tujuan tertentu.

2.1.1. Bentuk Umum Sistem

Bentuk umum sistem dari suatu sistem terdiri atas masukan (input),proses dan keluaran (output), dalam bentuk umum sistem ini terdapat satu atau lebih, makukanyang akan diproses dan akan menghasilkan suatu keluaran. DATA DIOLAHINFORMASI

INPUT MODEL OUTPUT

Gambar : 2.1. Bentuk Umum Sistem (Sumber : Jogiyanto , 2003 ; 40,Sistem Teknologi Informasi) 13

2.1.2. Karakteristik Sistem

  Batas Sistem (Boundary) Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaranyang akan dihasilkan sistem dan dikatakan berhasil jika mengenai sasaran dan tujuannya.

2.1.3. Klasifikasi Sistem

Menurut jogiyanto (2003 : 35) suatu sistem dapat diklasifikasi sebagai sistem abstrak lawan sistem fisik, sistem alamiah lawan sistem buatan manusia, sistem pastilawan sistem probabilistic dan sistem tertutup lawan sistem terbuka.

2.2. Konsep Dasar Informasi

Menurut jogiyanto HM (2005 : 7-11) dalam buku analisis dan desain, informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebihberarti bagi yang menerimanya.

2.2.1. Kualitas Informasi

  Siklus Informasi Data merupakan bentuk yang mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan, sehingga tidak memungkinkan dan sulit untuk menghubungkansuatu bagian informasi pada suatu masalah yang tertentu dengan biaya untuk memperoleh, karena sebagian besar informasi dinikmati toidak hanya oleh suatuoihak didalam perusahaan.

2.3 Sistem Informasi

  Menurut AL-Bahar Bin Ladjamudin (2005 : 13) dalam buku Analisis dan 17 yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen 2.4 Pengertian Perpustakaan Dalam bahasa Indonesia dikenal istilah “perpustakaan” (berasal dari kata sansekerta pustaka) artinya kitab, buku. Dari istilah-istilah diatas diperoleh batasan perpustakaan lainnya yang digunakan untuk keperluan studi atau bacaan, kenyamanan atau kesenangan( Webster’s Third Edition International Dictionary , 1961).

2.5.1. MySQL

  OpenSource menyatakan bahwa software ini dilangkapi dengan source code (kode yang dipakai untuk membuat MySQL), selain itu tentu saja bentuk executable-nya ataukode yang dapat dijalankan secara langsung dalam sistem oprasi, dan bisa diperoleh dengan cara men-downlaod di internet secara geratisan. Intranet Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet, hanya saja digunakan dalam internal perusahaan atau kantor dengan aplikasiberbasis web dan teknologi komunikasi data seperti internet ( bahkan warung internet (warnet) dapat dikategorikan sebagai intranet).

2. Metropolitan Area Network (MAN)

  Sebuah MAN bisanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya 19 beberapa buah jarongan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar. Sebagai contoh, jaringan beberapa kantor cabang sebuah bank didalam sebuah kantor besar yang dihubungkan antara satu dengan yang lainnya.

2.5.5. Topologi jaringan

Topologi jaringan atau arsitektur jaringan adalah gambaran perancangan hubungan antar kmputer dalam LAN yang umumnya menggunakan kabel dengankonektor, Ethernet card dan perangkat pendukng lainnya. Ada beberapa jenis topologi yang terhadap pada hubungan computer pada jaringan local area, seperti “

1. Topologi Bus Network

  Topologi Ring Teoplogi jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data yang sangatcepat.

2.5.6 Manfaat Jaringan Komputer

Manfaat jaringan computer bagi user dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu untuk kebutuhan perusahaan dan umum.

1. Kebutuhan Perusahaan

  Resource sharing yang bertujuan agar selutuh program, peralatan khususnya data dapat digunakan oleh setiap orang pada jaringan tanpa pengaruh oleh 22 b. Kebutuhan Umum Jaringan computer akan memberikan lanyanan yang berbeda kepada perorangan di rumah-rumah dibandingkan dengan layanan yang diberikanperusahaan .

2.5.6.1. Pengertian Client / Server

  Selain pada jaringan local, sistem jaringan ini bisa diterapkan dengan teknologi internet dimana dalam suatu unik computer yang berpungsi sebagai serveryang hanya memberikan lanyanan bagi computer lain dan client yang juga hanya meninta layanan dari server, akses dilakukan secara transparan dan dari client denganmelakukan login terlebih dahulu ke server yang disetujui. PHP dikenal sebagai bahasascripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis maupun pengolahan data di server.

2.5.9.1. Sintak PHP

  Macromedia Dreamweaver 8 Pengertian macromedia dramweaver adalah sebuah software HTML editor professional yang digunakan untuk mendesain secara visual dan mengelola situs webdan maupun halaman web . Dreamweaver 8 dalam hal ini digunakan untuk web desain, dreamweaver 8 mengikutsertakan banyak tools untuk kode-kode dalam halaman web beserta fasilitas- fasilitasnya, antara lain : Referensi HTML, CSS dan java script, java script debuggerdan editor kode (tampilan code dan kode inspector) yang mengizinkan kita mengedit kode java scipt, XML dan dokumen teks lain secara langsung dalam macromedia dreamweaver.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

4.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan

  Dalam penelitian ini objek yang penulis analisis adalah mengenai sistem informasi akademik pada SMA Pasundan 1 Bandung. Analisis terhadap sisteminformasi akademik di instansi tersebut untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja sistem informasi akademik di SMA Pasundan 1 Bandung.

4.1.11 Analisis Dokumen

Analisis dokumen yang sedang berjalan menguraikan secara rinci dokumen- dokumen yang digunakan pada sistem informasi akademik di SMA Negeri 1Sindangbarang, diantaranya :

a. Formulir Pendaftaran dan Persyaratan

  Data UTSDeskripsi : data yang berisi nilai UTS siswaFungsi : sebagai acuan guru untuk menentukan nilai raportSumber : siswaRangkap : satuKeterangan : guruAtribut : nama_siswa, kelas, nama_mata pelajaran, semester, ahun ajaran Deskripsi : data yang berisi nilai UAS siswaFungsi : sebagai acuan guru untuk menentukan nilai raportSumber : siswaRangkap : SatuKeterangan : guruAtribut : nama_siswa, kelas, mata_pelajaran, semester, tahun ajarang. Laporan Siswa yang Telah Daftar Ulang Deskripsi : laporan siswa yang telah melakukan daftar ulangFungsi : sebagai acuan kesiswaan untuk pembagian kelas dan laporan kepada kepalaRangkap : satuSumber : tata usahaKe : kepala sekolah Atribut : NIS, nama siswa, tahun pelajaranm.

4.1.2. Analisis Prosedur yang sedang berjalan

  Panitia siswa baru menerima dan memeriksa semua formulir pendaftaran dan persyaratan-persyaratan yang ditentukan, apabila formulir danpersyaratan lengkap panitia siswa baru membuat pengumuman daftar siswa yang lulus dan tidak lulus, jika tidak lengkap panitia siswa barumengembalikan formulir dan persyaratan ke calon siswa c. Calon siswa baru melakukan pembayaran penerimaan siswa baru, panitia siswa baru mencatat data uang bayaran dan bukti pembayaran penerimaansiswa baru dibuat dua rangkap yang kemudian diserahkan kepada calon siswa dan yang satunya lagi dibuat laporan pembayaran penerimaan siswabaru yang kemudian diserahkan kepada sekolah.

4.1.2.1. Flow map

  Dibawah ini adalah flow map sistem informasi akademik di SMAPasundan 1 bandung yang sedang berjalan meliputi pendaftaran siswa baru, pembagian kelas dan wali kelas, daftar ulang, pengolahan nilai, pembuatan jadwalpelajaran. Siswa yg telah daftar ulang Lap.

e. Flow map sistem pembuatan jadwal pelajaran yang sedang berjalan

  kurikulum guruDaftar kelas dan wali kelas Data matapelajaran Data guru Daftar kelas dan wali kelas pelajaran jadwal Buat Data matapelajaran Jadwal pelajaran Data guru Jadwal pelajaran P h as e Gambar 4.5 flow map sistem pembuatan jadwal pelajaran yang sedang berjalan a. = arsip data siswa yang telah daftar ulang e.

4.1.2.2 Diagram konteks

  Diagram konteks adalah model yang menggambarkan hubungan dengan lingkungan luar. Diagram konteks sistem informasi akademik yang sedang berjalan diSMA Pasundan 1 bandung adalah sebagai berikut : Calon siswa Formulir pendaftaran kosong Lap.penerimaan siswa baru persyaratan Lap.

4.1.2.3 Data Flow Diagram (DFD)

  Gambar 4.7 DFD level 1 sistem akademik yang sedang berjalan .data mata pelajarn laporan daftar ulang data daftar ulang data daftar ulang data daftar ulang jadwal pelajaran data guru data guru .data mata pelajarn data kelas data kelas raport ulangan harian UTS UAS pembagian kelas dam wali kelas raport persyaratan data siswa data siswa data siswa pembagian kelas dan wali kelas pembagian kelas dan wali kelas data guru data guru pembagian kelas dan wali kelas lap. daftar ulang Kepala sekolahpersyaratan raport cek persyaratan persyaratan data daftar ulang siswa membuat data daftar lengkap3.2 data daftar ulang laporan daftar ulang data daftar ulang ulang membuat lap daftar ulang3.4 bukti pembayaran daftar ulang daftar ulang membuat bukti pembayaran 3.3 5.

4.1.3 Evaluasi sistem yang sedang berjalan

  Evaluasi sistem akademik yang berjalan dilakukan untuk mengetahui kelemahan kelemahan yang dihadapi saat ini sehingga dapat menghasilkan beberaparancangan pemecahan terhadap kelemahan yang dihadapi. Masih terjadi kesalahan dalam pengolahan data, dan proses pembuatan laporan akademik masih berjalan lambatSolusi : membangun sebuah aplikasi akademik yang dapat mengolah data-data akademik dan dapat membuat laporan akademik yang dibutuhkan dengan cepat.

4.2. Perancangan Sistem

Perancangan sistem merupakan tahapan setelah analisis dari kebutuhan- kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun implementasi yangmenggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk, yang dapat berupa penggambaran, perancangan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yangterpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi, juga menyangkut konfigurasi dari komponen-komponen perangkat keras dan perangkat lunak dari suatusistem.

4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem

  Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk menghasilkan perancangan sistem informasi akademik yang terkomputerisasi untuk memudahkan mengolahdata-data akademik sehingga tidak terjadi lagi kesalahan pengolahan data. 4.2.2.

4.2.3. Perancangan Prosedur yang Diusulkan

  Kesiswaan menginputkan data siswa dan pembagian kelas dari data siswa baru, dan data siswa lama yang diambil dari media penyimpananyang sebelumnya telah diinput kan oleh Tata Usaha dan panitia siswa baru, lalu menyimpannya kedalam media penyimpanan. Kesiswaan mencetak pembagian kelas dan wali kelas, dibuat dua rangkap yang kemudian diserahkan kepala sekolah dan yang satunyalagi di arsipkan dikesiswaan untuk diumumkan kepada siswa.

4.2.3.1 Flow Map

  Diagram konteks sistem informasi akademik yang diusulkan diSMA Pasundan 1 Bandung adalah sebagai beriku kepala sekolah Formulir persyaratancalon siswa lap.peneriaam siswa barupembagian kelas dan walikelas bukti penerimaan siswa barudata calon siswa data penerimaan siswa baru Sistem informasi akademik ulangan harian. UAS, UTS, Raportsma pasundan 1 bandung data calon calon siswadata penerimaan siswa baru kesiswaan siswa username,passwordraport, pembagian kelas dan walikelas, user name, password gambar 4.14 diagram konteks sistem informasi akademik yang di usulkan 4.2.3.3 Data Flow DiagramData Flow Diagram menggambarkan sebuah sistem yang telah ada atau baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa pertimbangan lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan.

1. DFD level 1 sistem informasi akademik yang di usulkan

  Gambar 4.15 DFD level 1 sistem informasi akademik yang di usulkan cetak bukti pendaftaran siswa baru lap.penerimaan formulir persyaratan username pass data siswa data guru data psb data calon siswa penerimaan siswa baru verifikasi data yg sudah di verifikasi data siswa dan guru data kelas dan walikelas data nilai data nilai data calon siswa data calon siswa data materi data materi raport ulangan harian UAS UTS usename pass2.0 login1.0 pendaftaran T. guru siswa calon siswa kepala sekolah T.

2. DFD level 2 proses 1 (pendaftaran siswa baru) yang di usulkan

  DFD level 2 proses 2 (pembagian kelas dan wali kelas) yang di usulkandata sisiwa 2.1 T.siswa data guruT.guru input data guru 2.2 data siswa beserta kelasinput data siswa data gurudan membagi kelasdata kelas T.kelas 2.3 beserta wali kelasdata guru membagi walikelas data kelas beserta kelasdata kelas beserta wali kelas 2.4 mencetak datasiswakepala sekolah data kelaskelas dan wali lap. DFD level 2 proses 3 (pengolahan nilai) yang di usulkan siswa UAS ulangan harian UTS dan memberi mengoreksi3.1 nilai ulangan harian nilai UTS3.2 nilai nilai UAS memebuat rekap nilai rekap nilai raport yang di ttd wali kelas menandatangi raport 3.4 raport siswa mengisi raport3.3 raport raport rekap nilai rekap nilai Gambar 4.19 DFD level 2 proses 3 (pengolahan nilai) yang di usulkan 5.

4.2.3.4 Kamus Data

  Kamus data atau data dictionary adalah katalog data tentang fakta dan kebutuhankebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Tabel Kelas : Relasi Tabel Tabel relasi digunakan untuk mengelompokkan data menjadi tabel-tabel yang menunjukan entitas dan relasi yang berfungsi untukmengakses data, sehingga databases tersebut mudah di modifikasi.

4.2.4.4 Struktur File

Di dalam pembuatan program dibutuhkan suatu spesifikasi file yang dimaksudkan untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan dalam pengaturan pencarian data danpembuatan laporan yang dapat memudahkan sistem komputer. Untuk itu sistem pengolahan data ini membutuhkan spesifikasi file untuk mempermudah dalam melakukan kegiatan pemrograman komputer, yang dapat dilihat pada tabel berikut:Tabel 4.1 Nama Tabel:tabel siswa Primary key:id_siswaAtribut: Field Jenis Kosong Default Keteranganint(11) Ya NULL Primary keyid_siswanis int(10) Ya NULL nama_siswa varchar(30) Ya NULLpassword varchar(50) Ya NULL jenkel varchar(1) Ya NULLtempat_lahir varchar(30) Ya NULL tanggal_lahir date Ya NULLalamat text Ya NULL tahun_registrasi year(4) Ya NULLtahun_lulus year(4) Ya NULL sekolah_asal text Ya NULL Tabel 4.2 tabel guru Nama tabel : a_guru Primary key: id_guruAtribut: Field Jenis Kosong Default Keteranganid_gurustaff int(11) Ya NULL Primary keynip varchar(30) Ya NULL posisi varchar(5) Ya NULLnama_gurustaff varchar(30) Ya NULL password varchar(50) Ya NULLfoto varchar(50) Ya NULL Tabel 4.3 tabel mata pelajaran Nama tabel : a_mapel Primary key: id_mapelAtribut: Field Jenis Kosong Default Kateranganid_mapel int(10) Ya NULL Primary keynama_mapel varchar(30) Ya NULL deskripsi_mapel text Ya NULL Tabel 4.4 tabel kelas Nama tabel :a_kelas Primary key : id_kelasAtribut: Field Jenis Kosong Default Keteranganid_kelas int(11) Ya NULL Primary keynama_kelas varchar(30) Ya NULL deskripsi_kelas text Ya NULL Tabel 4.5 tabel nilai Nama tabel : a_nilai Primary key:-Atribut: Field Jenis Kosong Defaultid int(10) Ya NULLnis int(10) Ya NULL id_mapel int(10) Ya NULLnilai int(5) Ya NULL

4.2.4.5 Kodifikasi

  Pengkodean pada umumnya bertujuan untuk mempermudah pemasukan data, penyusunan data dan pencarian data. Nomor Induk Siswa (NIS) Format : XXXX XX XXXMenunjukan Urutan Siswa Menunjukan Masuk di kelas 10Menunjukan Tahun Ajaran Contoh : 121310006 1314 : Tahun Ajaran 2012 2.

4.2.5.2 Perancangan Input

Perancangan input merupakan struktur masukan yang akan diproses program untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.

1. Form Login

Gambar 4.24 Form Login Keterangan : Tabel 4.8 Tabel Keterangan Form Login No Nama Navigasi Keterangan 1 Login Untuk Menginput Nama User 2 status Untuk menentukan status login

2. Form Registrasi Siswa

Gambar 4.25 Form Registrasi Siswa Keterangan Tabel 4.9 Tabel Keterangan Form Registrasi Siswa No Nama Navigasi Keterangan 2 reset Button untuk Membatalkan psb

3. Form Input Data Guru

Gambar 4.26 Form Input Data Guru Keterangan Tabel Keterangan Form Input Data GuruTabel 4.10 No Nama Navigasi Keterangan 1 Tambah Button untuk Menambah Data Guru 2 Edit Button untuk Mengedit Data Guru 3 Simpan Button untuk Menyimpan Data Guru 4 Hapus Button untuk Menghapus Data Guru 5 Batal Button untuk Membatalkan 6 Keluar Button untuk Keluar dari Form Guru 7 Cari Button untuk Mencari Data Guru

4.2.6 Perancangan Arsitektur Jaringan

  Berikut ini adalah rancangan arsitektur jaringan yang akanditerapkan di SMA pasundan 1 Bandung : Gambar 4.38 Perancangan Arsitektur Jaringan Didalam topologi star, sebuah terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan pengendalian semua komunikasi data yang terjadi. Adapun kebutuhan untuk mendukung perancangan arsitektur jaringan ini adalah sebagai berikut:1) Tipe jaringan yang digunakan adalah LAN karena area yang relatif kecil, dengan model konfigurasi dimana satu komputer bertindak sebagai server dan yang lainnyasebagai client yang mengakses file dalam server.

2) Media transmisi menggunakan twisted pair dengan tipe UTP, konektor RJ45, dan sebuah HUB

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

5.1 Pengujian

  Tujuan dari pengujian ini adalah untuk menjamin bawha peranglat lunak yang dibangun memiliki kualitas yang handal. Dengan berbagai masukan yang diberikan, apakah sistem atau perangkat lunak memberikan keluaran seperti yang kitaharapkan atau tidak.

5.1.1. Rencana Pengujian

Pengujian sistem informasi akademik menggunakan data uji berupa sebuah data masukan dari user. Tabel 5.1 Penujian halaman admin No Requirment yang di uji Butir Uji Jenis pengujian 1 Login admin admin melakukan login ke dalam sistem Black Box 2 Daftar anggota Admin melakukan dendaftaran anggota Black Box 3 Daftar siswa Admin melakukan pendaftaran siswa Black Box 98 4 Informasi sekolah Melakukan editing informasi sekolah Black Box 5 Tambah mata pelajaran Admin melakukan penembahan mata Black Box pelajaran 6 Tambah data siswa Admin melakukan pencarian jurnal Black Box 7 Tambah data guru Admin melakukan penambahan data Black box guru8 pengaturan Admin melakukan pengaturan web Black Box melaluin halaman admin Tabel 5.2 pengujian halaman user No Requirement di uji Butir uji Jenis pengujian 1 Login user user melakukan login ke dalam Black Box sistem 2 Pencarian materi User melakukan pencarian Black Box materi upload 3 Pencarian nilai Use melakukan pencarian nilai Black Box

5.1.2 Kasus dan Hasil Pengujian

Berikut beberapa kasus pengujian 99 Tabel 5.3 Pengujian halama loginRequirement Scenario uji Hasil yang diharapkan Hasil pengujian Tampil konfirmasi data ebook tidak ditemukanSesuai Tambah data siswa(jika benar) SesuaiTambah data siswa Mengulang tampilan loginadmin Input login(jika salah) Tanpilan konfirmasi gagallogin sesuai Login admin Input login(jika benar) diharapkan Hasil pengujian Tabel 5.4 Pengujian halaman Admin Requirement Skenario uji Hasil yang Cari ebook(jika salah) Login Input login(jika benar) (jika benar)Tanpil data materi Sesuai Cari materi uploadCari ebook Tampil konfirmasi data tidak ditemukanSesuai Cari buku(jika salah) Tanpil data mata pelajaranSesuai Cari buku(jika benar) Tampil konfirmasi SesuaiCari mata pelajaran Input login(jika salah) Tampil halaman userSesuai Data tersimpan dalam database dansesuai 100 Tambah mata pelajaran (jikabenar ) Sesuai pengaturan(jika salah) Data tersimpan kedalam databasedan tampil pengaturan Sesuai pengaturan pengaturan (jikabenar) Data tidak tersimpan kedalamdatabase dan tidak tampil data matapelajaran SesuaiTambah mata pelajaran (jikasalah) Data tersimpan kedalam databasedan tampil data mata pelajaran Tambah data matapelajaran tampil data siswaTambah data siswa (jika salah)Data tidak tersimpan databasedan tidak tamil data gurusesuai SesuaiTambah data guru Data tersimpan dalam database dantampil data guru Tambah data guru(jika benar) SesuaiTambah data guru (jika salah)Data tidak tersimpan dalamdatabase dan tidak tampil data siswa Data tidak tersimpan kedalamSesuai 101 Tampil data mata pelajaran yangdicari SesuaiHapus data guru (jika benar)Tampil konfirmasi error Hapus data siswaHapus data siswa (jika benar)Tampil konfirmasi untuk menghapusdata siswa dan data terhapus daridatabase sesuai SesuaiHapus data siswa Tampil konfirmasi data tidakditemukan SesuaiCari data matapelajaran (jikasalah) Cari data matapelajaranCari data matapelajaran (jikabenar) database dan tidak tampil pengaturanCari data siswa Tampil konfirmasi data tidak tampilSesuai Cari data guruCari data guru (jika salah) Tampil data guru yang dicariSesuai SesuaiCari data guru (jika benar) Tampil konfirmasi data tidakditemukan Cari data siswa(jika salah) SesuaiCari data siswa (jika benar)Tampil data siswa yang dicari (jika benar)Tampil konfirmasi untuk menghapusdata guru dan data terhapus darisesuai 102 databaseHapus data Hapus data guru Tampil konfirmasi Sesuai guru (jika benar) error Hapus data mata Tampil konfirmasi sesuai pelajaran (jika untuk menghapusbenar) data mata pelajaran dan data terhapusdari database Hapus data Hapus data mata Tampil konfirmasi Sesuai mata pelajaran (jika errorpelajaran benar)

5.1.3 Kesimpulan Hasil Pengujian

  Langkah-langkah dari proses implementasi sistem adalah urutan dari kegiatan awal sampai kegiatan yang dilakukan dalam mengujudkan sistem yang dirancang. Batasan Imlementasi Dalam mengimplementasikan perangkat lunak pemantauan dan pengendalian aplikasi Sistem Informasi akademik di SMA Pasundan 1 Bandung ini terdapatbeberapa hal yang menjadi batasan impelemtasi, yaitu : 5.2.2.

1. Xampp

  Perangkat keras yang digunakan di Sistem Informasi Akademik SMAPasundan 1 Bandung ini berdasarkan spesisikasi kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjalankan sistem informasi tersebut di antarannya : 1. Basis data yang diperlukan untuk menyimpan data anggota, databuku, data ebook, data tugas akhir, data jurnal data data transaksi.

5.1.5. Implementasi Antar Muka

  Sistem informasi akademik di SMA Pasundan 1 Bandung terdiri dari tampilan-tampilan dan proses yang berhubungan dengan sistem, untuk memperjelassistem informasi tersebut maka dapat dilihat pada gambar berikut Halaman Index Sistem Informasi Akademik 1. Halaman Login siswa Pasundan 1 Bandung Bertikut ini adalah halaman login siswa SMA Pasundan 1 Bandung.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

  Perancangan Sistem Informasi Akademis di SMA Pasunda 1 BandungMenerapkan sistem informasi akademis secara online agar user dapat mengakses kapan pun ketika calon siswa, staff dan guru yang sedangberada di luar lingkungan sekolah atau di lingkungan tepat nya di SMAPasundan 1 Bandung diharapkan dapat membatu para calon siswa / guru tersebut dalam :a. Pengujian Sistem Informasi Perpustakaan di SMA Pasudan 1 Bandung dilakukan dengan menggunakan metode black box yang terfokus kepadakebutuhan fungsional dari perangkat lunak dengan hasil yang sesuai harapan.

6.2. Saran

  Dalam penggunaan Sistem Bnformasi Akademis Berbasis Web diSMA Pasundan 1 Bandung diharapkan agar selalu memcangkup data, sehingga apabila terjadi kerusakan pada computer seperti Harddiskrusak atau lainnya, data yang telah disimpan dalam database tidak hilang. Pada sistem informasi akademis yang penulis buat registrasi siswa, pembagian kelas, penjadwalan dan penilaian.

Dokumen baru