Pembangunan aplikasi remote mobile my pc pada platfrom android

Gratis

6
68
123
2 years ago
Preview
Full text
BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang Android adalah sebuah sistem operasi yang berjalan menggunakan Linux kernel, android menggunakan bahasa pemrograman java, bersifat open source untuk memudahkan developer dalam mengembangkan aplikasinya [1]. Hadirnya Android bisa jadi merupakan langkah maju di dunia perkembangan Mobile Technology. Dengan adanya Android diharapkan pengguna dapat mengembangkan atau bahkan membuat sendiri software bagi ponsel atau gadget mereka Wireless banyak digunakan sebagai media untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya tanpa harus menggunakan media kabel. Kelebihan menggunakan wireless memberikan kemudahan dalam menghubungkan satu perangkat ke perangkat lainnya, ekonomis, dan mudah untuk di integrasikan pada komponen jaringan juga jaringan lainnya [2]. Beberapa developer sudah banyak yang menyediakan aplikasi Remote Presentation sebagai media untuk memudahkan presenter dalam menyampaikan ide, produk, pemikiran, atau topik tertentu. Hanya saja kebutuhan yang di tawarkan dalam perangkat lunak teradapat beberapa kekurangan, seperti File Explorer atau sebuah system aplikasi yang dapat membuka file didalam sebuah perangkat komputer menggunakan aplikasi yang sejenis (Remote Presentation). Pengguna mungkin tidak terbiasa menggunakan aplikasi tersebut dan dibutuhkan pemahaman lebih. Dan memberikan pengguna layanan untuk terhubung dengan perangkat melalui Wireless sebagai media untuk menghubungkan server dengan client, menggunakan Wireless remote desktop untuk memberikan kecepatan dan 1 2 efisiensi waktu, karena jaringan ini berbasis offline, hanya berada di satu network. Selain itu pengguna dapat mengakses file secara keseluruhan tanpa harus menggunakan satu – persatu aplikasi untuk mendukung aktifitas si pengguna itu sendiri menjadi lebih efektif dan fleksibel. Oleh karena itu peneliti menetapkan penelitian dengan judul : ”PEMBANGUNAN APLIKASI MOBILE REMOTE MY PC PADA PLATFORM ANDROID” 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka penelitian ini dapat diidentifikasi sebagai berikut: 1. Tidak efektifnya aplikasi yang ada dalam mengontrol pc karena masih terpisah – pisah. 2. Sulitnya dalam mengatur koneksi antara ponsel dengan komputer. 3. Belum terdapat aplikasi Mobile Remote My Pc yang menggabungkan semua fungsi menjadi satu aplikasi. 1.3 Maksud dan Tujuan Maksud peneliti melakukan penelitian pada aplikasi Mobile Remote My PC yaitu untuk membangun sebuah aplikasi perangkat lunak yang dapat mendukung kinerja pengguna dalam pengoprasian, serta mengingkatkan efektifitas keseharian pengguna, dan mendukung pengguna untuk mengoptimalisasi perangkatnya sehingga menjadi perangkat yang handal. Adapun tujuan Penulis melakukan penelitian yaitu : 1. Membangun sebuah aplikasi pengontrolan menjadi lebih efektif. 2. Mempermudah pengguna dalam menghubungkan perangkat komputer dengan perangkat ponsel. 3. Membangun aplikasi Pengontrolan PC yang dapat menggunakan semua fungsi. 3 1.4 Batasan Masalah Batasan masalah yang penulis buat hanya sebatas : 1. Pembangunan Aplikasi Mobile My Remote PC Menggunakan File Transfer Protocol dengan Media Wireless pada Platform Android berisi fungsi Control Mouse Function, Keyboard Function, File Browsing, Shutdown Option. 2. Menghubungkan perangkat komputer dan ponsel dengan media Wireless. 3. Menggunakan metode File Transfer Protocol (FTP) untuk transfer data dari perangkat komputer ke ponsel. 4. Tools yang digunakan menggunakan bahasa pemrograman open source yaitu android java. 1.5 Metodologi Penelitian Metodologi penelitian merupakan suatu proses yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah yang logis, dimana memerlukan data-data untuk mendukung terlaksananya suatu penelitian. Metode penelitian pada penelitian ini yaitu menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen menekankan pada penemuan variable baru dengan menggunakan tiga unsur yaitu Kontrol, Manipulasi dan pengamatan untuk menguji ulang sesuatu yang sudah ada, menjadi lebih baik lagi kegunaanya 1.5.1 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data digunakan untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan dalam penelitian. 1. Studi Pustaka 4 Studi pustaka merupakan suatu metode pengumpulan data yang diperoleh dari buku – buku literatur maupun referensi tentang pembuatan aplikasi mobile yang berbasis android 2. Wawancara Wawancara merupakan suatu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan Tanya jawab. 1.5.2 Metode Pembangunan Perangkat Lunak Metode yang di gunakan untuk pembangunan perangkat lunak dalam penelitian ini menggunakan waterfall model atau linear sequential model. Model ini adalah model yang membrikan pendekatan – pendekatan sistematis dan berurutan bagi pengambangan piranti lunak. Berikut adalah tahapan – tahapan gambar pengembangan sistem perangkat lunak dengan menggunakan model waterfall menurut Roger S. Pressman [3]. 1. Komunikasi (Komunikasi) Proses ini dimulai dengan komunikasi mengenai platform yang digunakan pada sistem. 2. Perencanaan (Planning) Setelah proses komunikasi telah berjalan maka pada proses selanjutnya proses perencanaan mengenai pembangunan sistem Proses ini dimulai dari proses estimasi waktu yang akan digunakan, penjadwalan hingga penyusunan proses pembuatan sistem 3. Pemodelan sistem (Modeling) Pada proses ini, kebutuhan sistem diubah menjadi representasi ke dalam bentuk “blueprint” software sebelum coding dimulai dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML). UML yang digunakan adalah use case diagram, activity diagram, class diagram, dan sequence diagram. Desain ini dibuat untuk mengetahui gambaran proses 5 kerja aplikasi yang kita buat sehingga dapat dijadikan acuan saat proses implementasi sistem ke dalam bentuk code. 4. Penulisan Kode Program (Construction) Penulisan kode program adalah proses yang dilakukan agar mesin dalam hal ini komputer dapat menjalankan aplikasi yang telah dibangun. Dalam aplikasi ini code yang digunakan adalah HTML dan PHP dengan yii framework. Setelah proses penulisan kode program selesai, dilakukan pengujian aplikasi yang sudah dibangun. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari kesalahan, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya. 5. Penyebaran (Deployment) Sistem yang telah dibangun kemudian digabungkan dan diintegrasikan pada jaringan sistem lain yang telah ada. Setelah proses integrasi selesai, proses selanjutnya adalah mendukung sistem dan mendapat umpan balik dari perusahaan mengenai sistem yang dibangun tersebut. Gambar 1.1 Waterfall Model [3] 6 1.6 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan proposal penelitian ini disusun untuk memberikan gambaran umum tentang penelitian yang dijalankan. Sistematika penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi penjelasan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, maksud dan tujuan, batasan masalah, metodologi penelitian serta sistematika penulisan tugas akhir. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab ini membahas tentang deskripsi Pembangunan Aplikasi Mobile Remote My PC, konsep dasar dan teori – teori yang berkaitan dengan topic penelitian yang dilakukan dan hal-hal yang berguna dalm proses pembangunan aplikasi BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini membahas analisis masalah dan perancangan. Tahapan pada bab ini memerlukan tahapan yang sistematis untuk mendapatkan rancangan sistem yang baik dan sesuai dengan tujuan dibuatnya sistem. Tahap awal dari analisis adalah menganalisa kebutuhan sistem mulai dari analisis masalah, analisis sistem yang berjalan, analisis sistem yang akan dibangun, kebutuhan non-fungsional, dan kebutuhan fungsional user. Sedangkan tahap perancangan yaitu meliputi perancangan basis data, struktur menu dan perancangan antar muka. BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini merupakan tahapan yang dilakukan dalam penelitian dalam menjelaskan implementasi, tampilan antarmuka, menu yang tersedia pada sistem, dan pengujian terhadap sistem. Setelah sistem diimplementasikan maka dilakukan pengujian sistem yang dimana akan dilihat kekurangan 7 pada aplikasi yang dibangun untuk diadakan pengembangan sistem selanjutnya. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi mengenai hal-hal penting yang telah dibahas dan kemudian dibuat kesimpulan. Bab ini juga berisi saran-saran yang diberikan untuk pengembang selanjutnya. 8 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Aplikasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, aplikasi adalah penerapan dari rancang sistem untuk mengolah data yang menggunakan aturan atau ketentuan bahasa pemrograman tertentu. Aplikasi adalah suatu program komputer yang dibuat untuk mengerjakan dan melaksanakan tugas khusus dari pengguna. Aplikasi merupakan rangkaian kegiatan atau perintah untuk dieksekusi oleh komputer. Dari defenisi di atas dapat disimpulkan bahwa aplikasi adalah suatu program komputer yang dibuat untuk mengerjakan dan melaksanakan tugas tertentu untuk pengguna. 2.2 Pengertian Android Telepon mobile menggunakan sebuah sistem operasi sejenis Symbian OS, Windows Mobile, Mobile Linux, iPhone OS, dan banyak sistem operasi lainnya. Standar-standar pendukung dan penerbitan API akan sangat meluas, pengembangan aplikasi mobile dengan biaya rendah, tetapi tidak ada sistem operasi yang memegang peranan utama dalam penggunaan Android. Kemudian Google memasuki bagian ini dengan Platform Androidnya, membuka peluang harapan, harga terjangkau, pengkodean yang bersifat open source, dan sebuah kerangka kerja pengembangan. Google memulai perusahaan Android Inc. pada tahun 2005, memulai pengembangan Platform Android (lihat gambar). Pemain-pemain dalam 9 10 Android Inc. termasuklah didalamnya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Gambar 2.1 Pengembangan Android Timeline Pada akhir tahun 2007, sebuah kelompok industri muncul bersamaan dengan Platform Android untuk membentuk Open Handset Alliance (http://www.openhandsetalliance.com). Beberapa diantaranya adalah Sprint Nextel, T-Mobile, Motorola, Samsung, Sony Ericson, Toshiba, Vodafone, Google, Intel, Texas Instrument. Bagian dari tujuan aliansi adalah mendapatkan paham baru dengan sangat cepat dan merespon kebutuhan konsumen dengan lebih baik, dan Platform Android sebagai yang utama. Android didesain untuk melayani kebutuhankebutuhan operator-operator mobile, perusahaan penyedia perangkat, dan pengembang aplikasi. Anggota-anggota yang melakukannya merilis hal-hal intelektual yang spesifik melalui open source Lisensi Apache, Versi 2.0. 2.2.1 Platform Android Android adalah sebuah sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri yang akan 11 digunakan untuk bermacam peranti bergerak [4]. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode– kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler. a. Kelebihan Android 1. Multitasking, dimana Android mampu membuka beberapa aplikasi sekaligus tanpa harus menutup salah satunya. 2. Kemudahan dalam Notifikasi, setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android. 3. Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market, kemudahan bagi pengguna yang gemar install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market maka bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. 4. Pilihan Ponsel yang beranekaragam, ponsel Android, akan terasa ‘beda’ dibandingkan dengan iOS, jika iOS hanya terbatas pada iPhone dari Apple, maka Android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, 12 seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. 5. Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi, jika tidak puas dengan tampilan standar Android, ada banyak Costum ROM yang bisa dipakai di ponsel Android. 6. Widget, dapat dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah. b. Kelemahan Android 1. Koneksi Internet yang terus menerus, kebanyakan ponsel berbasis system ini memerlukan koneksi internet yang simultan alias terus menerus aktif. Koneksi internet GPRS selalu aktif setiap waktu, itu artinya harus berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan. 2. Iklan. Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi. 2.3 Perancangan Berorientasi Objek Teknologi objek menganalogikan sistem aplikasi seperti kehidupan nyata yang didominasi oleh objek. Didalam membangun sistem berorientasi objek akan menjadi lebih baik apabila langkah awalnya didahului dengan proses analisis dan perancangan yang berorientasi objek. Tujuannya adalah mempermudah programmer didalam mendesain program dalam bentuk objekobjek dan hubungan antar objek tersebut untuk kemudian dimodelkan dalam sistem nyata. Suatu perusahaan software yaitu Rational Software, telah membentuk konsarium dengan berbagai organisasi untuk meresmikan 13 pemakaian Unified Modelling Language (UML) sebagai bahasa standar dalam Object Oriented Analysist Design (OOAD). 2.3.1 UML (Unified Model Language) Unified Modeling Language adalah standar internasional untuk Object-Oriented notasi Analysis dan Design (OOAD). UML adalah spesialisasi bahasa yang dapat digunakan untuk Object Modeling, yang ditentukan oleh Object Management Group (OMG) dan telah menjadi standar de-facto untuk merancang Object-Oriented Aplikasi Perangkat Lunak [5]. UML dalam sebuah bahasa untuk menentukan visualisasi, konstruksi, dan mendokumentasikan artifacts dari sistem software, untuk memodelkan bisnis, dan sistem non-software lainnya. UML merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam OOAD dengan satu bahasa yang konsisten untuk menentukan, visualisasi, konstruksi dan mendokumentasikan artifact yang terdapat dalam sistem. 2.3.1.1 Use Case Diagram Use Case Diagram menjelakan manfaat sistem jika dilihat menurut pandangan orang yang berada diluar sistem (Aktor). Diagram ini menunjukan fungsionalitas suatu sistem yang berinteraksi dengan dunia luar. Use Case Diagram dapat digunakan selama proses analisis untuk menagkap requitment sistem dan untuk memahami bagaimana sistem bekerja. 14 Gambar 2.2 Use Case Diagram 2.3.1.2 Class Diagram Class Diagram menjelaskan dalam visualisasi struktur kelas-kelas dari suatu sistem dan merupakan tipe diagram yang paling banyak dipakai. Class Diagram memperlihatakan hubungan antar kelas dan penjelasan detail tiaptiap kelas dalam model desain dari suatu sistem. Selama proses analisis, class diagram memperlihatkan aturan-aturan dan tanggung jawab entitas yang menentukan prilaku sistem. Selama tahap desain, class diagram berperan dalam menagkap struktur dari semua kelas yang membentuk arsitektur sistem yang dibuat. 15 Gambar 2.3 Class Diagram 2.3.1.3 Behaviour Diagram Behavior diagram dapat dikelompokan menjadi tiga diagram, yaitu : 1. Statechart Diagram Statechart Diagram berfungsi untuk memodelkan prilaku dinamis satu kelas satu objek. 2. Activity Diagram Activity Diagram memodelkan alur kerja (work flow) sebuah proses bisnis dan urutan aktifitas dalam suatu proses. 3. Interaction Diagram Interaction Diagram dibagi menjadi dua model diagram yaitu : 1. Sequence Diagram menjelaskan interaksi objek yang disusun dalam suatu urutan waktu. Diagram ini secara khusus bersosialisasi dengan use case. Sequence diagram, memperlihatkan tahap demi 16 tahap apa yang seharusnya terjadi untuk menghasilkan sesuatu dalam use case. Gambar 2.4 contoh Squence Diagram 17 2. Collaboration Diagram melihat pada interaksi dan hubungan terstruktur antar objek. Tipe diagram ini menekankan pada hubungan (relationship) antar objek, sedangkan sequence diagram menekankan pada urutan kejadian. Dalam collaboration diagram terdapat beberapa objek, link, dan message. Gambar 2.5 contoh Collaboration Diagram 2.3.1.4 Implementation Diagram Implementation diagram dibagi menjadi dua diagram, yaitu : 1. Component Diagram menggambarkan alokasi semua kelas dan objek kedalam komponen-komponen dalam desain fisik sistem software. Diagram ini memperlihatkan pengaturan dan kebergantungan antara komponen-komponen software, seperti source code, binary code, dan komponen tereksekusi (execute components) 2. Deployment Diagram memperlihatkan pemetaan software kepada hardware. Dimana akan berjalan (di server/multitier, standalone atau 18 lainnya), dan menggambarkan model koneksi dan kemampuan jaringan dan hal lainya yang bersifat fisik. 2.4 Pengertian Wireless Wireless adalah jaringan yang mengkoneksi dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagai-pakai file, printer, atau akses internet. Teknologi wireless LAN menjadi sangat popular di banyak aplikasi. Setelah evaluasi terhadap teknologi tersebut dilakukan, menjadikan para pengguna merasa puas dan meyakini realibility teknologi ini sudah siap untuk digunakan dalam skala luas dan komplek pada jaringan tanpa kabel. Teknologi komunikasi data dengan tidak menggunakan kabel untuk menghubungkan antara klien dan server. Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data yang tentunya mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibatnya pengguna mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel. 2.5 Pengertian Remote Control Remote Control adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk mengendalikan sebuah perangkat yang terhubung dengan perangkat lainnya yang mengirimkan perintah – perintah untuk di kendalikan. Berbagai aplikasi Remote Server pun tersedia mulai dari aplikasi presentasi, aplikasi pemutar musik dan video, sampai File 19 Sharing. Pengguna akan disuguhkan berbagai fungsi yang mendukung keinginan pengguna setiap masing – masing aplikasi. 2.6 Pengertian FTP (File Transfer Protocol) FTP adalah salah satu dari pelayanan Internet yang banyak digunakan. Dengan FTP pemakai dapat menyalin file-file dari satu komputer ke komputer yang lain. Filefile tersebut dapat berisi segala macam informasi yang dapat disimpan dalam sebuah komputer, misalnya : teks ASCII, teks terformat, gambar, suara, dan lain-lain [10]. Gambar 2.6 Pola Hubungan FTP Client dan FTP Server 20 User menggunakan fasilitas ftp dengan menggunakan program ftp client. Pada sistem operasi UNIX yang telah dilengkapi dengan TCP/IP telah disertakan pula program ftp, sedangkan untuk sistem operasi lainnya harus ditambahkan misal : a. WS FTP untuk Windows 3.1 dan Windows NT, dan Windows 95 b. FTP Chameleon c. Minuet, dan NCSA ftpbin untuk DOS 2.6.1 Struktur FTP Dengan begitu tersedianya beragam informasi di Internet, seringkali pengguna ingin mengcopy file tersebut. Sebagai contoh, bila ditemukan file atau program yang menarik dan berhubungan dengan masalah yang dihadapi, untuk itu biasanya dilakukan modifikasi pada program tersebut sesuai dengan kebutuhan. Hal ini tidak mungkin dilakukan modifikasi file tersebut pada remote login, yang dilakukan adalah file tersebut dicopy ke mesin local dan kemudian baru dimodifikasi. Fasilitas untuk melakukan ini adalah dengan menggunakn ftp. Gambar 2.7 Interaksi FTP (Parker, 1994:126) 21 Proses ftp menggunakan ftp sebagai client, dan ftpd sebagai server. Tetapi berbeda dengan koneksi telnet, ada 2 jenis koneksi yang terjadi. Sesuai dengan namanya, tugas protocol ftp ini adalah mentransfer file dari komputer satu ke komputer lainnya. Ini tidak tergantung dari lokasi komputer itu berada, bagaimana cara koneksinya, atau bahkan sistem operasinya. Selama komputer tersebut mempunyai akses ke Internet , berarti fasilitas ftp bisa digunakan. Dengan kata lain selama sistem komputer tersebut memiliki protocol TCP/IP, maka fasilitas ftp dapat digunakan. Seperti juga telnet, ftp juga mempunyai akses berbagai macam database dan service. Dapat ditemukan berbagai macam dari file artikel hinggai software dengan cuma-cuma. Bagi seorang peneliti maka fasilitas ftp sangat membantu dalam membantu kerja dan ada yang menganggap bahwa ftp merupakan suatu sarana umum untuk saling membagi data. Ftp adalah program yang complex karena ada beberapa cara untuk memanipulasi file dan struktur file. Beberapa format untuk menyimpan (binary atau ASCII, compress atau uncompress, dll) dan ada beberapa cara tambahan untuk mendapatkannya secara benar. Akan dibahas juga sekilas tentang FTP anonymous. Hampir semua public archives mempunyai fasilitas ini. 2.7 Pengertian Jaringan Jaringan adalah kumpulan dari perangkat keras yang terhubung satu sama lain melalui media perantara seperti kabel tembaga, kabel optic, gelombang mikro, dan inframerah sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran data. Perangkat keras lainnya yang mampu mengirim dan menerima data.[8] Manfaat jaringan komputer untuk perusahaan [8] adalah : 1. Resource sharing Bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data bias digunakan oleh setiap orang yang ada tanpa terpengaruh lokasi resource dan pemakaian 22 dengan kata lain resource sharing merupakan suatu usaha untuk menghilangkan kendala jarak. 2. Reliabilitas tinggi Bertujuan agar setiap program dan data memiliki sumber-sumber alternative sehingga apabila salah satu mesin mengalami kerusakan maka data dan program dapat diambil dari mesin lain sehingga kegiatan dapat terus berjalan. 3. Menghemat Uang Menggunakan komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga atau kenerja yang lebih disbanding komputer yang besar karena komputer mainframe memiliki kecepatan sepuluh kali lebih mahal dari komputer pribadi sehingga para perancangan system memilih membangun system yang terdiri dari komputer-komputer pribadi dengan menggunakan model client-server. 4. Skalabilitas Untuk meningkatkan kinerja system secara berkala sesuai denga benban pekerjaan dengan menambah sejumlah prosesor. 5. Medium komunikasi Dengan menggunakan jaringan dua orang atau lebih yang berjauhan dapat berkomunikasi dengan mudah, manfaat jaringan untuk umum adalah : 1. Access ke informasi yang berada ditempat yang jauh. Salah satu bidang accesss informasi jarak jauh yang sudah ada adalah access ke institusi keuangan. Contohnya membayar tagihan, mengelola rekening bank secara elekronis. 2. Komunikasi orang ke orang. Bidang komunikasi orang ke orang yang dapat dilakukan saat ini yaitu surat kabar online, real time email dan video conference yang memungkinkan hubungan orang ke orang dapat dilakukan melalui jarak jauh. 3. Hiburan interaktif. Merupakan industry besar yang terus berkembang salah satu bentuk hiburan interaktif yaitu game online dan video on demand. 23 2.8 Pengertian OSI Layer OSI (Open System Interconnection) adalah standar model referensi yang berisi cara kerja protokol yang di buat oleh ISO (International Standart Organization) [9]. Berdasarkan dokumen rekomendasi X.200, standart OSI ini memiliki 7 layer. Tiap layer ini memiliki definisi fungsi yang berbeda. Gambar 2.8 Osi Model Dalam OSI layer terdapat 7 layer yaitu : 1. Layer 7 : Application layer Merupakan later dimana terjadi interaksi antarmuka end user dengan aplikasi yang bekerja menggunakan fungsionalitas jaringan, melakukan pengaturan bagaimana aplikasi bekerja menggunakan resource jaringan, untuk kemudian 24 memberikan pesan ketika terjadi kesalahan. Beberapa service dan protokol yang berada di layer ini misalnya HTTP, FTP, SMTP, dll. 2. Layer 6 : Layer Presentation Layer ini bekerja dengan mentranslasikan format data yang hendak ditransmisikan oleh jaringan. Pada layer ini juga data akan di-enkripsi atau dideskripsi. 3. Layer 5 : Session Layer Session layer akan mendefenisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Di layer ini ada protocol name recognition, NFS & SMB. 4. Layer 4 : Transport Layer Layer ini akan melakukan pemecahan data ke dalam paket-paket data serta membeikan nomor urut pada paket-paket data tersebut sehingga dapat disusun kembali ketika sudah sampai pada sisi tujuan. Selain itu, pada layer ini, akan menentukan protokkol yang akan digunakan untuk mentrasmisi data, misalkan protokol TCP. Protokol ini akan mengirim paket data, sekaligus akan memastikan bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentrasmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang atau rusak di tengah jalan. 5. Layer 3 : Network Layer Network layer akan membuat header untuk paket-paket yang berisi informasi IP, baik IP pengirim data maupun IP tujuan data. Pada kondisi tertentu, layer ini juga akan melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. 6. Layer 2 : Data-link Layer Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya media Access (MAC Address), dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat 25 jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC). 7. Layer 1 : Physical Layer Layer physical berkerja dengan mendefenisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendifinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau raido. 2.9 Perangkat Lunak Pendukung 2.9.1 Pengertian Eclipse Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent) [4]. Berikut ini adalah sifat dari Eclipse: a. Multi-platform: Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows,Linux, Solaris, AIX, HP-UX dan Mac OS X. b. Mulit-language: Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java, akan tetapi Eclipse mendukung pengembangan aplikasi berbasis bahasa pemrograman lainnya, seperti C/C++, Cobol, Python, Perl, PHP, dan lain sebagainya. c. Multi-role: Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun bisa digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya. 26 2.9.1.1 Arsitektur Eclipse Sejak versi 3.0, Eclipse pada dasarnya merupakan sebuah kernel, yang mengangkat plug-in. Apa yang dapat digunakan di dalam Eclipse sebenarnya adalah fungsi dari plug-in yang sudah diinstal. Ini merupakan basis dari Eclipse yang dinamakan Rich Client Platform (RCP). Berikut ini adalah komponen yang membentuk RCP: 1. Core platform 2. OSGi 3. SWT (Standard Widget Toolkit) 4. JFace 5.Eclipse Workbench Secara standar Eclipse selalu dilengkapi dengan JDT (Java Development Tools), plug-in yang membuat Eclipse kompatibel untuk mengembangkan program Java, dan PDE (Plug-in Development Environment) untuk mengembangkan plug-in baru. Eclipse beserta plug-in-nya diimplementasikan dalam bahasa pemrograman Java. Konsep Eclipse adalah IDE yang terbuka (open), mudah diperluas (extensible) untuk apa saja, dan tidak untuk sesuatu yang spesifik. Jadi, Eclipse tidak saja untuk mengembangkan program Java, akan tetapi dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, cukup dengan menginstal plug-in yang dibutuhkan. Apabila ingin mengembangkan program C/C++ terdapat plug-in CDT (C/C++ Development Tools). Selain itu, pengembangan secara visual bukan hal yang tidak mungkin oleh Eclipse, plug-in UML2 tersedia untuk membuat diagram UML. Dengan menggunakan PDE setiap orang bisa 27 membuat plug-in sesuai dengan keinginannya. Berikut adalah salah satu Screenshot dari Eclipse : Gambar 2.9 Screen Shot dari Eclipse 1 Juno 2.9.1.2 Perkembangan Eclipse Sejak tahun 2006, Eclipse Foundation mengkoordinasikan peluncuran Eclipse secara rutin dan simultan yang dikenal dengan nama Simultaneous Release. Setiap versi peluncuran terdiri dari Eclipse Platform dan juga sejumlah proyek yang terlibat dalam proyek Eclipse. Tujuan dari sistem ini adalah untuk menyediakan distribusi Eclipse dengan fitur-fitur dan versi yang terstandarisasi. Hal ini juga dimaksudkan untuk mempermudah deployment 28 dan maintenance untuk sistem enterprise. Adapun versi Eclipse yang telah diluncurkan yaitu : 1. Eclipse 3.0 6. Galileo 2. Eclipse 3.1 7. Helios 3. Callisto 8. Indigo 4. Europa 9. Juno 5. Ganymede 10. Kepler 2.9.2 Software Development Kit (SDK) Software Development Kit (SDK) adalah suatu kit atau library dari bahasa pemrograman untuk pengembangan atau pembangunan suatu perangkat lunak dan biasanya SDK terdiri dari kumpulan tools yang dibutuhkan. Misalnya bahasa pemrograman java, mempunyai SDK yang berisi suatu library yang dapat digunakan untuk membuat suatu aplikasi berbasis java. 2.9.3 Java Development Kit (JDK) Java Development Kit (JDK) adalah sekumpulan perangkat lunak yang dapat kamu gunakan untuk mengembangkan perangkat lunak yang berbasis Java, Sedangkan JRE adalah sebuah implementasi dari Java Virtual Machine yang benar-benar digunakan untuk menjalankan program java.Biasanya, setiap JDK berisi satu atau lebih JRE dan berbagai alat pengembangan lain seperti sumber kompiler java, bundling, debuggers, development libraries dan lain sebagainya. Perbedaan JDK dengan SDK (Software Development Kit) yaitu JDK adalah sebuah SDK tetapi sebuah SDK tidak harus menjadi sebuah JDK. 29 2.9.4 Android Development Tools (ADT) Android Development Tools (ADT) adalah plugin untuk Eclipse Intergrated Development Environment (IDE) yang dirancang untuk memberikan lingkungan yang terpadu di mana untuk membangun aplikasi Android. ADT memperluas kemampuan Eclipse untuk membiarkan para developer lebih cepat dalam membuat proyek baru Android, membuat aplikasi UI, menambahkan komponen berdasarkan Android Framework API, debug aplikasi dalam pengunaan Android SDK, dan membuat file APK untuk mendistribusikan aplikasi. Mengembangkan aplikasi di Eclipse dengan ADT sangat dianjurkan dan merupakan cara tercepat untuk memulai membuat aplikasi Android, karena banyak kemudahan-kemudahan sebagai tools yang terintegrasi seperti, custom XML editor, dan debug panel ouput. Selain itu ADT memberikan dorongan luar biasa dalam mengembangkan aplikasi Android. 30 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatankesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan. 3.1.1 Analisis Masalah Berdasarkan latar belakang yang sudah diuraikan maka masalah yang didapat adalah sebagai berikut : 1. Tidak efektifnya aplikasi mobile yang ada dalam mengontrol pc karena masih terpisah – pisah secara fungsionalitas. 2. Belum terdapat aplikasi Mobile Remote My Pc yang menggabungkan semua fungsi menjadi satu aplikasi. 3. Sulitnya dalam mengatur koneksi antara perangkat android sebagai media untuk mengontrol aktifitas komputer (CPU). 3.1.2 Analisis Aplikasi Sejenis Yang Sudah Ada Sebelum merancang aplikasi yang akan dibuat, terlebih dahulu dilakukan analisis pada aplikasi sejenis yang sudah ada. Ini bertujuan agar aplikasi yang sudah dibuat nanti memiliki solusi dari permasalahan aplikasi yang sudah ada. 3.1.2.1 Aplikasi Wifi Mouse 1. Aplikasi Wifi Mouse merupakan aplikasi yang berbasis mobile yang dikembangkan oleh developer aplikasi yang bernama necta.us. Aplikasi Wifi Mouse ditujukan untuk mengontrol mouse pada komputer desktop 31 32 ataupun laptop dengan menggunakan jaringan wifi sebagai media koneksi. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk mempermudah dalam pengoprasian fungsi dari mouse atau keyboard dari suatu komputer. Wifi Mouse Memungkinkan untuk mengontrol PC dengan mudah melalui koneksi jaringan lokal. Gambar 3.1 aplikasi wifi mouse 2. Antarmuka Aplikasi Wifi Mouse menggunakan bahasa inggris untuk interaksi. Pada awal memasuki aplikasi wifi mouse meminta untuk memasukkan alamat ip komputer yang akan terkoneksi dengan perangkat android, apabila koneksi sudah sukses terhubung maka langkah selanjutnya memilih menu yang tersedia, Mouse cursor movement, Remote keyboard input, Remote media player controller. mouse cursor movement untuk menggerakkan mouse dari satu titik ke titik yang lainnya,. Remote keyboard input sebagai pengganti keyboard pada umumnya. Remote media player untuk mengontrol pemutar musik yang terdapat pada komputer. 33 Tabel 3.1 kekurangan dan kelebihan wifi mouse Kelebihan Kekurangan 1. desain yang menarik 1. fungsi media player pemutar musik 2. fungsi yang cukup seperti presentasi file. 2. fungsi auto connect tidak berjalan apabila belum disetting manual dengan server. 3. bisa menggunakan kunci kombinasi seperti ALT+F4,Ctrl+C,Ctrl+P. 4. fungsi mouse menggunakan dua jari, 3 jari atau lebih. 3. tidak perlu terkoneksi dengan kabel. 3.1.2.2 Aplikasi Mobile Mouse Lite Aplikasi Mobile Mouse Lite yaitu aplikasi berbasis mobile yang dikembangkan oleh developer aplikasi yang bernama RPA Technology. Aplikasi remote mouse dirancang untuk simulasi mouse sungguhan ke dalam sebuah perangkat android bertujuan mengontrol aktifitas gerak mouse seperti klik kanan, klik kiri, skroll, dan gerak ke berbagai sudut layaknya sebuah mouse, dengan bantuan media wireless untuk menghubungkan perangkat pc dengan perangkat android. 1. Mobile Mouse Lite Sebuah aplikasi yang memungkinkan penggunanya dapat mengontrol perangkat pc dengan media nirkabel. 34 Gambar 3.2 Aplikasi Mouse Lite 1. Antarmuka Aplikasi mobile mouse lite menggunakan bahasa inggris untuk interaksinya. Pada awal memasuki aplikasi user diminta memasukkan alamat ip dari server yang akan dihubungkan dengan perangkat android. apabila sukses terkoneksi dengan server maka tersedia 2 menu yaitu, remote mouse merupakan menu untuk mengatur gerak mouse. Remote keyboard merupakan menu untuk menggantikan fungsi keyboard pada perangkat pc ke dalam perangkat android. Help merupakan menu apabila user butuh penjelasan menggunakan fungsi dari aplikasi mobile mouse lite. Quit adalah menu untuk keluar dari game pada halaman muka. 35 Tabel 3.2 Kekurangan dan kelebihan Mobile Mouse Lite Kelebihan Kekurangan 1. Disain User Interface yang 1. hanya terdapat fungsi mouse dan menarik, sesuai bentuk mouse keyboard saja 2. Shake Keyboard untuk menutup 2. tidak mendukung banyak fungsi atau menyembunikan keyboard untuk digunakan dalam presentasi. pada smartphone android. 3. tidak perlu terkoneksi dengan 3. desain User Interface yang menggunakan kabel membingungkan ketika menggunakan fungsi skroll 3.1.2.3 Microsoft Remote Desktop Aplikasi yang di luncurkan oleh Microsoft seiring dengan windows 8, aplikasi ini dapat mengontrol komputer dengan menggunakan perangkat android. Dimana aplikasi ini memiliki fungsi keyboard, mouse, dan live view. 1. Microsoft Remote Desktop Remote komputer dengan mobile android melalui media wirelless. Gambar 3.3 Microsoft Remote Desktop 36 2. Antarmuka Aplikasi Microsoft Remote Desktop ini berbahasa english, tampilan desain sangat userfrendy. Live view tampilan pc di dalam android, fungsi tombol keyboard. Tabel 3.3 Kekurangan dan kelebihan Microsoft Remote Desktop Kelebihan Kekurangan 1. Disain User Interface yang 1. tampilan live view saja menarik. 2. live remote desktop membuat 2. tidak mendukung file transfer user dapat melihat desktop komputer langsung. 3. tidak perlu terkoneksi dengan 3. menggunakan kabel tombol fungsionalnya tidak userfrendly 3.1.2.4 Mouse Kit (Keyboard+Presenter) Aplikasi Mouse Kit (Keyboard+Presenter) aplikasi berbabsis android yang dikembangkan oleh Yooii Studios, adalah sebuah aplikasi yang mengubah smartphone android menjadi wireless mouse untuk mengontrol komputer dengan hanya menyentuh layar smartphone android, seperti fungsi mouse botton, wheel¸dan gesture function. Dapat digerakan sesuai dengan yang kita inginkan tanpa sambungan kabel atau nirkabel. 1. Mouse Kit (Keyboard+Presenter) Sebuah aplikasi yang mengubah smartphone android menjadi wireless mouse untuk mengontrol komputer dengan hanya menyentuh layar smartphone android. 37 Gambar 3.4 aplikasi Mouse Kit (Keyboard+Presenter) 2. Antarmuka Aplikasi Mouse Kit (Keyboard+Presenter) menggunakan bahasa inggris untuk interaksinya, pada layar awal ketika memasuki aplikasi diharuskan terhubung dengan server, server yaitu perangkat komputer yang akan kita kontrol, server akan tertera seperti, nama perangkat komputer dengan ip address. Kemudian setelah berhasil terkoneksi, akan ditampilkan fungsi, seperti Desktop, PC lock, Presenter, dan disconnect. Jika kita ingin menggunakan fungsi mouse maka masuk ke menu mouse seperti: klik kiri, kanan, skroll, prev, next. Kemudian ketika kita ingin menggontol fungsi keyboard dari smartphone kita, kemudian menu presenter terdapat fungsi next dan prev, atau melanjutkan atau sebelumnya. Masuk ke menu disconnect apabila telah selesai, maka masuk pilih menu disconnect 38 untuk memutuskan hubungan antara server dengan smartphone android Tabel 3.4 Kekurangan dan Kelebihan Mouse Kit Kelebihan Kekurangan 1. lebih mudah mengatur koneksi 1. fungsi yang disuguhkan untuk antara server dengan smartphone. mendukung presentasi 2. desain yang memudahkan user 2. dalam menggunakan fungsi. hanya terfokus mengunakan mouse dan keyboard 3. desain UI yang menarik. 4. tidak perlu terkoneksi dengan kabel. Aplikasi mobile remote my pc yang dibangun merupakan aplikasi yang pada dasarnya mengontrol sebuah mouse dan keyboard dengan media wireless, dan memiliki fungsi yang hampir sama dengan aplikasi wifi mouse dengan mobile mouse lite. Secara garis besar perbandingan aplikasi sejenis memiliki fungsi yang sama dan kegunaan yang sama hanya saja kemampuan aplikasi tersebut yang berbeda. 39 Tabel 3.5 Perbandingan Aplikasi Remote Desktop Spesifikasi Nama Aplikasi Wifi mouse Mouse Kit Microsoft Mobile mouse lite Aplikasi yang akan Remote Desktop Jenis aplikasi Remote dekstop dibangun Remote Desktop Remote Desktop Remote desktop Remote desktop User interface Mudah dipahami Mudah dipahami Mudah dipahami Mudah dipahami Mudah dipahami Wireless Ya Ya Ya Ya Ya, memasukkan ip Ya, Ya Ip konfigurasi Ya, ip Fungsi mouse memasukkan Ya, memasukkan Otomatis address dari ip address dari terhubung server; server; 192.168.127.1 192.168.127.1 Ya, touchpad Ya, hanya dengan hanya dengan touchpad Ya, dari server; address 192.168.127.1 touchpad Ya, dengan hanya menyentuh, button menyentuh, address menyentuh, button server; hanya Ya, touchpad hanya menyentuh, dengan klik dari 192.168.127.1 touchpad dengan memasukkan ip kiri menyentuh, dan button klik kiri dan klik kiri dan kanan, button klik kiri untuk meremote kanan, serta skrol pada kanan, serta skrol pada serta skrol pojok kanan. Fungsi pada kanan, skrol desktop. pojok kanan. pojok kanan. mouse ditengah. Ya, menampilkan Ya,menampilkan Ya, Ya, menampilkan Ya, menampilkan 40 keyboard seluruh keyboard fungsi menampilkan serta seluruh fungsi keyboard seluruh serta menginput fungsi menginput keyboard keyword yang dituliskan menginput keyword yang dituliskan pada pada perangkat android serta keyword yang dituliskan pada perangkat android perangkat android Fungsi Tidak filesharing fungsi terdapat Tidak terdapat Tidak untuk fungsi untuk file fungsi membuka file yang yang terdapat file untuk terdapat sharing pc perangkat melalui melalui perangkat android. perangkat android. android. Ya, Konfigurasi ip Ya, Konfigurasi Ya, dan port yang yang membuka terdapat dalam pada pc melalui terdapat pada pc perangkat perangkat Server terdapat Tidak teradapat fungsi Ya, bisa membuka file antara ip android dan pc dan antara pc file yang dalam diperangkat pc melalui melalui perangkat android. perangkat android. konfigurasi Ya, Konfigurasi ip dan Ya, port setting pc. android terdapat Konfigurasi ip port antara android dan dan port antara android pc dan pc dan pc Versi 2.0.6 1.4.0 8.0.12 2.1.7 1.0 Basis Mobile Mobile Mobile Mobile Mobile 41 Dari tabel aplikasi sejenis diatas akan diambil poin-poin yang akan diperbaiki pada aplikasi yang dibangun dengan acuan sebagai berikut: 1. pemilihan server lebih mudah, karena hanya memiliki satu server. 2. Koneksi yang stabil tidak terputus – putus ketika menggunakan aplikasi remote. 3. Penambahan fungsi yang belum terdapat pada sebelumnya. 4. Tampilan yang lebih mudah dimengerti oleh user. Dalam pembangunan aplikasi ini terdapat kesamaan atau korelasi antara aplikasi sejenis dengan aplikasi yang akan dibangun diantaranya adalah: 1. Memiliki kesamaan dari jenis media koneksi, yaitu wireless. 2. Memiliki kesamaan fungsi yang umum, yaitu mengontrol mouse dan keyboard. 3. Memiliki kesamaan dari basis, yaitu mobile. 4. Adanya server tempat konfigurasi terhubungnya aplikasi android dengan pc. 3.1.3 Analisis Kebutuhan Non Fungsional Analisis kebutuhan non fungsional menggambarkan kebutuhan sistem yang menitikberatkan pada properti perilaku yang dimiliki oleh sistem, diantaranya kebutuhan pengguna, perangkat keras, serta perangkat lunak sebagai bahan analisis kekurangan dan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam perancangan sistem yang akan diterapkan. 3.1.3.1 Analisis Kebutuhan Sistem Analisis kebutuhan sistem menjelaskan spesifikasi dari perangkat lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem agar sesuai aplikasi yang dirancang serta sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sebelum melakukan perancangan sistem, terlebih dahulu dilakukan analisis kebutuhan sistem dengan memperhatikan cara penggunaan aplikasi Remote Mobile My PC melalui media pc ke pc juga kelemahan media ini dalam menyampaikan informasi agar dapat diatasi dalam sistem yang akan dirancang. Adapun kebutuhan sistem yang diperlukan antara lain : 1. Menggunakan mouse klik kanan, klik kiri serta gerak mouse. 42 2. Folder explorer dan transfer data. 3. Menggunakan keyboard pada media android. 4. Server Sebagai penerima perintah yang dikirimkan oleh client. 3.1.3.2 Analisis dan Kebutuhan Pengguna Analisis pengguna sistem dimaksudkan untuk mengetahui siapa saja aktor yang terlibat dalam menjalankan sistem. Aplikasi Remote PC Android ini sendiri menggunakan platform android. Berikut ini karakteristik pengguna sistem yang ditunjukan oleh Tabel 3.6 berikut. Tabel 3.6 Karakteristik Pengguna Sistem Pengguna Hak akses Tingkat keterampilan User Menggunakan aplikasi Menguasai penggunaan komputer, mengerti cara penggunaan berbasis aplikasi mobile serta mengerti menggunakan wireless/ perangkat nirkabel 3.1.3.3 Analisis dan Kebutuhan Server Analisis server sistem dimaksudkan untuk mengetahui siapa saja ayng terlibat dalam menjalankan sistem. Aplikasi Remote Mobile My Pc menggunakan platform android berikut ini karakteristik pengguna sistem yang ditunjukan oleh tabel 3.7 berikut. 43 Tabel 3.6 tabel karakteristik server Server Hak akses Tingkat keterampilan Server Menerima Perintah Menerima perintah yang di kirimkan client ke server dengan media protocol, semua perintah akan dikirimkan ke server dan dijalankan di server. Penjelasan mengenai server akan di jelaskan pada gambar berikut : Gambar 3.5 Remote PC koneksi Aplikasi yang telah terpasang pada perangkat android sebagai client, kemudian wireless router yaitu sebagai perantara antara perangkat android dengan PC/Desktop. Kemudian saling terhubung dengan koneksi wireless di satu area network, bagaimana cara kerja dari server sehingga dapat menggerakkan perintah yang dikirimkan oleh client. Kerja dari server menerima perintah yang di kirimkan oleh client. Perintah yang dikirimkan berupa byte stream yang diproses oleh protocol terlebih dahulu kemudian setelah diproses dikirimkan ke server. Byte stream berisi perintah – perintah yang sudah di atur sebelumnya, berikut penjelasan byte stream : 44 Tabel 3.7 tabel byte stream Byte Stream Keterangan 0 MOUSE_MOVE 1 MOUSE_CLICK 2 MOUSE_WHEEL 3 KEYBOARD 4 AUTHENTICATION 5 AUTHENTICATION_RESPONSE 6 SCREEN_CAPTURE_REQUEST 7 SCREEN_CAPTURE_RESPONSE 8 FILE_EXPLORER_REQUEST 9 FILE_EXPLORER_RESPONSE 10 SHUTDOWN_SERVER 11 MINIMIZE_WINDOWS Byte Stream tersebut yang akan dikirimkan oleh client untuk memberikan suatu perintah kepada server dan dijalankan oleh server sesuai dengan byte stream yang dikirimkan, seperti pengguna ingin menggerakkan mouse pada server, maka client mengirimkan byte stream nol ke server, kemudian server menggerakkan mouse sesuai dengan perintah yang dikirimkan oleh client. Cara kerja didasarkan server yang menggunakan socket programming transaksinya pada konsep client-server, Sebuah atau beberapa client meminta/request pelayanan ke server, Aplikasi client-server menggunakan protokol transport untuk saling berinteraksi. Gambar 3.6 proses interaksi antara client – server 45 Gambar 3.7 Proses Interaksi client – server 2 Antarmuka (interface) antara program aplikasi dengan protokol komunikasi pada suatu sistem operasi disebut Application Program Interface (API). API didefinisikan sebagai suatu kumpulan instruksi yang mendukung proses interaksi antara suatu perangkat lunak dengan suatu protokol yang digunakan. Komunikasi antara client – server, awalnya aplikasi membuat socket baru, maka pada aplikasi tersebut akan diberikan nomer yang digunakan sebagai referensi socket. Jika ada suatu sistem yang menggunakan nomer referensi socket tersebut, maka akan terjalin suatu jaringan komunikasi antar komputer sebaik transfer data lokal. Gambar 3.8 Proses Komunikasi Antara Client - Server 46 Sebuah server dan sebuah atau beberapa client yang meminta/request pelayanan ke server. Fungsi server sebagai pengatur resource yang ada, yang menyediakan pelayanan dengan memanfaatkan resource yang untuk kebutuhan client. Berikut ilustrasi algoritma socket. Gambar 3.9 Ilustrasi Algoritma Socket Client-server 3.1.3.4 Analisis dan Kebutuhan Perangkat Keras Berikut ini adalah spesifikasi perangkat keras minimum yang digunakan dalam pembangunan aplikasi Remote PC Android dapat dilihat pada Tabel 3.8 47 Tabel 3.8 Spesifikasi Perangkat Keras Smartphone Smartphone No 1 Spesifikasi Sistem Operasi Versi 2.3.3 (Gingerbread) 2 Display 240 x 320 3 Jaringan Wi-fi 4 Memori 4 GB 5 RAM 512 MB Tabel 3.9 Spesifikasi Perangkat Keras PC PC No Spesifikasi Monitor 14” 1 Monitor 2 Processor 3 RAM Processor Intel Pentium Dual Core 1GB 4 VGA Card On - Board 5 Hardisk 100 MB 6 Jaringan Wireless Card 3.1.3.5 Analisis dan Kebutuhan Perangkat Lunak Analisis perangkat lunak terdiri dari spesifikasi minimum perangkat yang dibutuhkan. 3.1.3.1.1 Spesifikasi Minimum Perangkat Lunak Berikut ini adalah spesifikasi perangkat lunak yang digunakan dalam membangun dan mengimplementasikan aplikasi Remote PC Android ini adalah seperti pada Tabel 3.10 48 Tabel 3.10 Spesifikasi Perangkat Lunak Komputer Perangkat Lunak No 1 Sistem Operasi Windows 7 32bit 2 Aplikasi IDE Eclipse Juno 3 JDK versi 1.7 dan Android SDK Windows 4 ADT versi 21.2 3.1.3.1.2 Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak Berikut ini adalah spesifikasi Kebutuhan perangkat lunak yang digunakan dalam membangun dan mengimplementasikan aplikasi Mobile Remote My PC ini adalah seperti pada Tabel 3.11 Kebutuhan Fungsional SKPL-ID SKPL-F-01 Keterangan Sistem menyediakan koneksi server antara perangkat mobile dengan perangkat PC SKPL-F-02 Sistem menyediakan menu utama, Mouse gesture, Keyboard,FileExplorer, Shortcut, setting , dan help SKPL-F-03 Sistem Menyediakan menu Menggerakkan fungsi mouse klik kanan, kiri, dan scrolling SKPL-F-04 Sistem Menyediakan Menu keyboard untuk pengguna dalama menginput data SKPL-F-05 Sistem Menyediakan menu File Explorer Storage Server untuk membuka data atau file dalam server melalui perangkat android. SKPL-F-06 Sistem Menyediakan menu shortcut untuk fungsi ke server SKPL-F-07 Sistem menyediakan menu shutdown untuk mematikan sistem yang bekerja dalam server. 49 SKPL-F-08 Sistem menyediakan menu Minimize windows untuk memperkecil layar windows pada server. Tabel 3.11 Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak fungsional Tabel 3.12 Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak Nonfungsional SKPL-ID SKPL-NF01 SKPL-NF02 SKPL-NF03 SKPL-NF04 SKPL-NF05 SKPL-NF06 SKPL-NF07 SKPL-NF08 Keterangan Sistem yang dibangun berbasi Android java Sistem yang dibangung menggunakan metode file transfer protocol Sistem yang dibangun dapat mengontrol kerja perangkat komputer atau PC Sistem yang dibangun dapat di akses oleh pengguna Sistem yang dibangun mengunakan jaringan Wireless Sistem yang dibangun menggunakan server yang sudah diencrypt atau sudah aman Sistem

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pembangunan aplikasi mobile keuskupan berbasis android di Wilayah Keuskupan Bandung
4
31
166
Pembangunan aplikasi pelatihan kemampuan dasar untuk disleksia berbasis android
1
20
100
Pembangunan aplikasi video streaming berbasis android di STV Bandung
10
43
64
Perancangan aplikasi tuntutnan shalat dan doa-doa berbasis mobile android
0
15
1
Pembangunan aplikasi mobile untuk mengetahui informasi klub-klub tenis meja di Kota Bandung dan kejuaraan tenis meja berbasis lokasi pada platform android (studi kasus PTMSI Kota Bandung)
1
32
151
Pembangunan aplikasi informasi bioskop kota-kota besar Indonesia dengan platform mobile android
5
54
203
Pembangunan aplikasi Majmu' Syarif berbasis android
0
4
1
Perancangan aplikasi pencarian rute angkutan umum di Kota Bandung berbasis mobile android
1
6
1
Perancangan aplikasi mobile learning istilah hukum dan sanksi tindak kriminalitas berbasis android
0
32
1
Pembangunan aplikasi edukasi pengenalan hukum tajdwid pada masyarakat berbasis android
21
96
1
Pembangunan aplikasi remote mobile my pc pada platfrom android
6
68
123
Pembangunan aplikasi game Karapan Sapi berbasis mobile
4
26
112
Perancangan aplikasi rumus-rumus fisika Sekolah Menengah Atas berbasis mobile android
6
29
122
Rancang bangun aplikasi pencacatan transaksi penjualan pulsa pada mobile phone bersistem operasi android
3
20
93
Perancangan aplikasi mobile learning pada mata pelajaran Bahasa Jepang berbasis mobile android (studi kasus SMA Negeri 1 Bandung kelas X)
0
37
115
Show more