Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor PT Bank Muamalat cab. Medan

 0  43  93  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai (Studi pada Kantor Bank Muamalat, Tbk Cab. Medan) Diajukan oleh : 050903011 Septika Adriansyah

  Uji F dilakukan untuk menguji apakah variabelKepemimpinan (X 1 ) dan Motivasi Kerja (X 2 ) pada PT Bank Muamalat cabang Medan secara bersama-sama atau serentak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Variabel Kepemimpinan (X ) dan Motivasi Kerja (X ) secara 1 2 bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan pada PT Bank Muamalat cabang Medan.

DEPARTEMEN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2011

  Uji F dilakukan untuk menguji apakah variabelKepemimpinan (X 1 ) dan Motivasi Kerja (X 2 ) pada PT Bank Muamalat cabang Medan secara bersama-sama atau serentak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Variabel Kepemimpinan (X ) dan Motivasi Kerja (X ) secara 1 2 bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan pada PT Bank Muamalat cabang Medan.

KATA PENGANTAR

  Penulis menyadari bahwa skripsi ini adalah sebuah karya yang masih banyak terdapat kekurangan dalam penyajiannya karena kemampuan yang masih terbatas,untuk itu penulis dengan rendah hati akan menerima saran dan petunjuk yang bersifat membangun. Penulis mempersembahkan terima kasih yang tak terhingga dan rasa hormat yang sedalam-dalamnya kepada orang tua tercinta Ayahanda Sukariadi dan Ibundayang mulia Sulastri yang telah memberi motivasi dengan penuh kesabaran, kasih sayang, serta do’a yang selalu mengalir dan juga bantuan moril selama kuliah hinggaterselesaikannya skripsi ini.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Membicarakan kepemimpinan memang menarik dan dapat dimulai dari sudut

  Kalau pemimpinsudah mengetahui mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi (kemauan) Kalau pegawai yang ada itu dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat mereka bekerja, maka alangkah baiknya jika pemimpin membuat suatu keputusan yang dapatmenciptakan satu lingkungan fisik yang optimal yang dapat diberikan misalnya tempat yang bersih, peralatan yang mudah dipakai, udara ruangan yang sejuk, danseterusnya. Dalam hal disiplin waktu misalnya, seorang pemimpin yang datang lebih awal pada saat jam masuk kantor maka dengansendirinya akan memberikan rasa malu dan cambukan bagi karyawan untuk tidak Banyak hal-hal lainnya di dalam organisasi yang sebenarnya bisa membuktikan bahwa keteladanan adalah hal yang cukup fundamental yang sifatnyaringan serta esensinya dapat memberikan motivasi bagi karyawan untuk melaksanakan setiap aktivitas dalam organisasi dengan lebih baik.

B. Perumusan Masalah

  Guna memudahkan peneliti nantinya ketika melakukan proses penelitian, dan agar peneliti memiliki arahan yang fokus dalam menginterpretasikan hasil penelitianke dalam skripsi, maka terlebih dahulu permasalahan yang ada harus diakumulasikan menjadi rumusan-rumusan. Tujuan Penelitian Setiap penelitian yang dilakukan tentu mempunyai sasaran yang hendak dicapai atau apa yang menjadi tujuan penelitian tentunya harus diketahui secara jelassebelumnya.

E. Kerangka Teori

  KeceradasanKecerdasan yang perlu dimiliki oleh setiap pemimpin itu merupakan hal yang berfungsi untuk melihat dan memahami sesuatu yang terjadi dengan baik, mengertisebab dan akibat dari suatu kejadian, menemukan hal-hal yang krusial dan cepat menemukan penyelesaiannya dalam waktu singkat. Dengan paradigma yang memandang segala hal pada masa depan dan sikap yang futuristic maka seorang pemimpin harus memiliki pemikiran dan penglihatanyang mampu meneropong apa yang akan terjadi, dan kemampuan untuk melihat ke depan segala kemungkinan yang akan terjadi adalah merupakan hal yang benar-benar 3.

1. Teori Kepuasan (content theory), teori kepuasan ini berdasarkan

  Motivasi ini semakin penting jika dikaitkan kepada pimpinan yang memberikan pembagian kerja pada pegawai dan bagaimana cara pimpinan tersebut mendorongpegawainya agar bekerja dengan baik dan terintegrasi kepada tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu penulis mengambil beberapa konsep teori yang telah dirumuskan oleh para ahli yang dianggap mempunyai relevansi tentang“disiplin” sesuai dengan masalah penelitian seperti yang akan dikemukakan berikut ini:pengikut yang sungguh-sungguh dan yakin dengan ketekunan menyebarkan ajaran- ajaran pimpinannya, ketekunan dan keyakinan tersebut merupakan dasar utama darisetiap ajaran.

1. Disiplin Preventif

  Disiplin Preventif adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mendorong para karyawan agar mengikuti berbagai standard dan aturan sehingga penyelewengan-penyelewengan dapat dicegah. Manajemen mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan suatu iklim disiplin preventip di mana berbagai standar diketahui dan dipahami.

2. Disiplin Korektif

  Kedisiplinan kerja di Kantor Bank Muamalat dilakukan dengan menetapkan peraturan-peraturan dan tata tertib yang dibatasi oleh rambu-rambu peraturan yangharus dipatuhi dan dilaksanakan oleh pimpinan dan seluruh pegawai. Kepemimpinan yang bertanggung jawab dan motivasi yang baik dari pimpinan dalam organisasi merupakan dua unsur yang penting untuk membangun Secara sederhana dapat dicontohkan jika pemimpin dapat memberikan teladan dengan hadir tepat waktu pada setiap agenda organisasi, maka para anggotanya akantermotivasi untuk mengikuti pemimpin tersebut dengan datang lebih awal dari pemimpinnya sebagai wujud dari disiplin waktu.

F. Hipotesa

  Hipotesa adalah merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian (Sugiyono, 2003:70), maka dari rumusan masalah dan kerangka teori yangdikemukakan di atas, penyusun menurunkan hipotesa penelitian sebagai berikut : 1. Terdapat pengaruh positif tingkat Motivasi Kerja terhadap Disiplin KerjaPegawai 3.

G. Defenisi Konsep

  Motivasi kerja adalah daya pendorong yang menciptakan kegairahan seseorang baik yang berasal dari dalam maupun dari luar diri seseorangpegawai agar mereka mau bekerja dan bekerja sama secara efektif dan terintegrasi dengan segala upayanya untuk mencapai tujuan tertentu yangtelah ditetapkan sebelumnya. Disiplin kerja adalah adalah sikap tertib pegawai yang menunjukkan kepatuhan atau ketaatan kepada peraturan dan ketentuan yang telah ada baikitu dari pimpinan maupun dari aturan organisasi yang telah baku dengan sukarela dan senang hati dalam arti tanpa paksaan.

H. Defenisi Operasional

  Harapan di mana pegawai berfikir secara subjektif terhadap suatu imbalan(pemenuhan kebutuannya) jika pegawai melakukan pekerjaan dengan baik, seperti:1) Mendapatkan promosi jabatan yang lebih tinggi2) Mendapatkan jaminan pekerjaan yang lebih baik oleh oleh perusahaan tempat bekerja3) Mendapatkan kompensasi 4) Memperoleh penghargaan yang diberikan oleh atasan. Peraturan atau ketentuan bagi pegawai dalam melaksanakan tugasnya:1) Taat kepada peraturan yang berlaku di perusahaan yang bersangkutan2) Sanksi yang diberikan atas perbuatan yang telah melanggar ketentuan 3.

I. Sistematika Penulisan

  BAB I PENDAHULUAN Bab ini menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kerangka teori, hipotesis, defenisi konsep, defenisi operasional, dan sistematikapenulisan BAB II METODE PENELITIAN Bab ini terdiri dari bentuk penelitian, lokasi penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, teknik pengukuran skor, dan teknik analisa data. BAB III DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN Bab ini menguraikan gambaran umum atau karakteristik yang mendeskriptifkan tentang lokasi yang dipilih sebagai tempat penelitianBab ini menguraikan hasil penelitian yang diperoleh selama berlangsungnya penelitian.

BAB II METODOLOGI PENELITIAN A. Bentuk Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang berdasarkan jenis penelitian menurut

  tingkat eksplanasi yaitu penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel- variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain. Sehingga dengan penelitian ini nantinya akan dapat membangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan, dan mengontrol suatu gejala(Sugiyono, 2003:11).

B. Lokasi Penelitian

  Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek maupun subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan olehpeneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono,2003:90). Mengutip dari pendapat Arikunto yang mengatakan bahwaapabila populasi kurang dari 100 orang maka sampel dapat diambil secara keseluruhan, sedangkan populasi di atas 100 orang maka sampel diambil 10%-15% atau 20%-25% dari popuasi.

D. Teknik Pengumpulan Data

  Metode wawancara (interview), yaitu mengadakan tanya jawab langsung kepada pihak-pihak yang terkait dan memiliki relevansiterhadap masalah penelitian seperti Kepala Cabang PT. Pengumpulan data sekunder, yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan menelaah sejumlah buku, karya ilmiah, dan dokumen/ arsip yang berhubungandengan masalah yang diteliti.

E. Teknik Pengukuran Skor

  Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan skor yang digunakan adalah teknik skala likert yaitu skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsiseseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Untuk pilihan jawaban ke-5 diberi nilai / skor 5Untuk mengetahui atau menentukan kategori jawaban responden dari masing- masing variabel apakah tergolong tinggi, sedang, atau rendah, maka ditentukan skalaintervalnya dengan cara sebagai berikut: SKOR TERTINGGI - SKOR TERENDAHBANYAKNYA BILANGAN 5 1 − Maka diperoleh angka , 80 = 5 Sehingga dengan demikian dapat diketahui kategori jawaban responden masing-masing variabel, yaitu :a.

F. Teknik analisa data

  Dalam pengolahan data menggunakananalisis hubungan antara variabel bebas dengan terikat, yaitu Kepemimpinan danMotivasi Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai, yang akan dilakukan dengan rumus: X 1rx y 1 Yrx x Ryx x 1 2 1 2 X 2rx y 2 F.3. 2∑x 2∑x ∑x 2 1 y = a∑x 1 + b 1∑x 1 2 2∑x 1 x 2 1∑x y = a ∑x 2 1∑x 1 x 2 2∑x 2 1 + b = aN + b dapat menggunakan persamaan di bawahini: 2 ( )( ) ( )∑ ∑ ∑ ∑ ∑ Regresi Linier Sederhana didasarkan pada hubungan fungsional atau kausal satu variabel independen dengan satu variabel dependen.

BAB II I DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN A. BANK SYARI’AH A.1. Pengertian Bank Syari’ah Istilah lain yang digunakan untuk sebutan Bank Islam adalah Bank Syari’ah. Menurut Warkum Sumitro dalam bukunya Azas Perbankan Islam dan Lembaga- Lembaga Terkait, mengatakan bahwa “Menurut Ensiklopedia Islam, Bank Islam

  adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah memberikan kredit dan jasa- jasa dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang pengoperasiannyadisesuaikan dengan prinsip-prinsip syariat Islam” Berdasarkan rumusan tersebut, Bank Islam berarti bank yang tata cara pengoperasiannya didasarkan pada tata cara bermuamalat Islam yakni mengacu padaAl-Quran dan Hadits. Fungsi dan Peran Bank Syariah Fungsi dan peran bank syariah yang diantaranya tercantum di dalam pembukaan standar akutansi yang dikeluarkan oleh AAOIFI (Accounting andAuditing Organization for Islamic Financial Institution), sebagai berikut: a.

a. Struktur Organisasi

  Bank syariah dapat memiliki struktur yang sama dengan bank konvensional misalnya dalam hal komisaris dan direksi tetapi unsur yang membedakan antara banksyariah dengan bank konvensional yaitu adanya keharusan akan hadirnya dewan pengawas syariah yang bertugas mengawasi operasional bank dan produk-produknyaagar sesuai dengan garis-garis syariah. Customer Service Customer service bertugas untuk memberikan pelayanan yang baik pada seluruh nasabah dan sesuai dengan prosedur operasi Bank Muamalat, melayanikeperluan dan kebutuhan nasabah diantaranya pembukaan rekening tabungan, giro, deposito, pembayaran ONH, penutupan rekening dan memberikan informasi-informasi serta menampung dan menyelesaikan komplain nasabah dengan tepat dan cepat.

b. Aktivitas Operasional Bank

  Investor menginvestasikan dana miliknya dengan dana yang disiapkan nasabah 3. Penyedia jasa keuangan dan lalu lintas pembayaran 4.

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISA DATA A. ANALISIS DESKRIPTIF

1. Deskripsi Responden

  Usia dari responden diketahui bahwa 6 orang atau 18% responden berumur 20-25 tahun, 14 orang atau 42% responden berumur26-30 tahun, 2 orang atau sebanyak6% responden berumur 31-35 tahun, 7 orang atau 21% responden berumur 36-40 tahun, 1 orang atau 3% responden berumur 41-45 tahun, 3 orang atau 9%responden berumur 46-50 tahun. Lama masa kerja dari responden diketahui bahwa 9 orang atau sebanyak 27% responden bekerja antara 0 – 5 tahun, 19 orang atau 58% responden bekerja antara6 – 10 tahun, 3 orang atau 9% responden bekerja antara 11-15 tahun, dan sebanyak 2 orang atau 6% responden bekerja antara 16 – 20 tahun.

2. Deskripsi Variabel

Di sini akan diterangkan secara deskriptif presentase hasil setiap variabel dengan tanggapan responden sebagai berikut :Sangat Setuju (SS) diberi skor 5Setuju (S) diberi skor 4Ragu-ragu (RG) diberi skor 3Tidak Setuju (TS) diberi skor 2Sangat Tidak Setuju (STS) diberi skor 1

a) Kepemimpinan sebagai Variabel Bebas (X 1 )

  Dengan pernyataan Pimpinan anda memberikan sikap yang baik sebagai teladan bagi anda dan pegawai yang lain untuk bersikap sebagaimana mestinya denganjawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 3 orang atau 9% responden menjawab ragu-ragu, 16 orang atau 48%responden menjawab setuju, dan 14 orang atau 42% responden menyatakan sangat setuju. Dengan pernyataan Sikap yang baik serta perlakuan yang menyenangkan dari pimpinan anda dapat rasakan ketika anda melaksanakan pekerjaan di perusahaanini dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, responden yang menjawab ragu-ragu tidak ada, 20 orang atau61% responden menjawab setuju, dan 13 orang atau 39% responden menyatakan sangat setuju.

b) Motivasi Kerja sebagai Variabel Bebas (X 2 ) Motivasi merupakan fenomena hidup yang banyak corak dan ragamnya

  58 22 21 7 3 1 17 33 33 100 11 19 3 9 3 16 9 33 100 3 64 21 9 3 67 9 33 100 3 30 33 100 Berdasarkan tabel 4.3 di atas, maka dapat dilihat bahwa : Sumber: Hasil data penelitian, 2011 (Data diolah) 45 33 100 15 52 17 3 1 20 10 18 58 19 12 4 19 33 33 100 11 67 22 9 9 Motivasi dari luar adalah motivasi yang muncul sebagai akibat adanya pengaruh yang ada di luar, biasanya dikaitkan dengan imbalan, kesehatan,kesempatan cuti, dan lain sebagainya. Dengan jawaban sangat tidak setuju tidak ada,1 orang atau 3% responden menjawab tidak setuju, 7 orangatau 21% responden menyatakan ragu-ragu, 22 orang atau 67% responden menyatakan setuju, dan 3 orang atau 9% responden menyatakan sangat setuju.kepada setiap pegawai berprestasi akan memberi semangat kepada pegawai tersebut untuk bekerja lebih baik dan sesuai dengan target yang ditetapkanoleh perusahaan.

c) Disiplin Kerja Pegawai sebagai Variabel Terikat (Y)

  Adapun indikator yang mempengaruhi disiplin kerja karyawan adalah: Karyawan wajib hadir di perusahaannya sebelum jam kerja dimulai, dan pada biasanya digunakan sarana berupa kartu absensi yang diaplikasikan pada mesinabsensi. Pada Bank Muamalat setiap hari pegawai wajib mengisi absen di kepegawaian dan bagi pegawai yang sakit harus menyatakan surat keterangan dari dokter yangmenyatakan bahwa pegawai yang bersangkutan tersebut adalah benar sedang sakit.

6. Ketepatan Jam Kerja Penetapan hari kerja dan jam kerja diatur dan ditentukan oleh perusahaan

  Kedisiplinan kerja di Kantor Bank Muamalat dilakukan dengan menetapkan peraturan-peraturan dan tata tertib yang dibatasi oleh rambu-rambu peraturan yangharus dipatuhi dan dilaksanakan oleh pimpinan dan seluruh pegawai. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 7 orang atau 21% responden menyatakan ragu-ragu, 21 orang atau 64%responden menyatakan setuju, dan 5 orang atau 15% responden menyatakan sangat setuju.

B. ANALISIS STATISTIK

1. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen

  Kualitas hasil penelitian yang baik dan bermutu diperoleh dengan melakukan rangkaian penelitian secara baik dan benar pula. Perencanaan yang matang mutlakdiperlukan, lalu alat-alat yang digunakan juga harus dalam kondisi yang baik.

a. Uji Validitas

  Pengujian Validitas dilakukan dengan menggunakan program SPSS r hitung PERTANYAAN r(Corrected Item – Total Correlation) Tabel 4.5 Validitas Tiap Pertanyaan Pada tahap survei, kuesioner yang berisikan 30 pertanyaan yang menyangkut variabel bebas yang terdiri dari Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Pegawai, jugavariabel terikat yaitu Didiplin kerja pegawai pada PT Bank Muamalat cabang Medan , maka pertanyaan dinyatakan tidak valid. hitung < r tabel VALIDITAS tabelButir 1 0.5789 0.3440 ValidButir 2 0.7953 Butir 12 0.58540.3440 Valid Butir 24 0.75500.3440 Valid tabel Pada kolom Corrected Item – Total Correlation pada tabel 4.5 di atas merupakan korelasi antara skor item dengan skor toral item yang akan digunakanuntuk menguji validitas instrumen.

b. Uji Reliabilitas

  Butir pertanyaan yang sudah dinyatakan valid dalam uji validitas ditentukan reliabilitasnyadengan kriteria sebagai berikut : 1) Jika r alpha positif atau lebih besar dari r tabel maka pertanyaan dinyatakan reliabel. Ini berarti r alpha = 0.8400 > r tabel yaitu 0.3440, sehingga dapat dinyatakan bahwa kuesioner tersebut telah reliabel dan dapat disebarkan kepada responden untukdapat dijadikan sebagai instrumen penelitian ini.

2. Analisis Regresi Linier Berganda

  Dengan memperhitungkan variabel Kepemimpinan (X1) dan Motivasi Kerja (X2) dari pegawai PT BankMuamalat cabang Medan dapat diketahui berapa besar pengaruhnya terhadap DisiplinKerja Pegawai. Adapun model yang digunakan adalah : Y = a + b X + b X 1 1 2 2 Tabel 4.7 Analisis Regresi Linier Berganda Standardized Unstandardized CoefficientsCoefficients Modelt Sig.

a. Dependent Variable: Y

  Konstanta (a) = 31.073, menunjukkan harga konstan, dimana jika nilai variabel X1, dan X2 = 0, maka disiplin kerja pegawai (Y) = 31.073. Dengan kata lain jika variabel Motivasi Kerja Pegawai ditingkatkan sebesar satusatuan maka motivasi kerja karyawan akan bertambah sebesar 0.154.

3. Pengujian Hipotesis

a. Uji t hitung

Uji t dilakukan untuk menguji secara parsial apakah variabel Kepemimpinan(X

2 Model hipotesis yang digunakan adalah :

2 Nilai t

  < t hitung 0.576 dan X 1 = 1 dan X 2 berpengaruh positif dan signifikan padatingkat kesalahan α = 5%. Dengan kriteria pengujian sebagai berikut: diterima jika t hitung < t2) H dengan tingkat kesalahan α = 1) H ≠ 0, variabel bebas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.hitung akan dibandingkan dengan nilai t tabel a : b 1, b 2) H= 0, variabel bebas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.

2 Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika t 0.33 < α = 5% , df = (31) = 0.68

b. Uji F hitung

  Uji F dilakukan untuk menguji apakah variabel X (Uji Secara Serentak) 1 dan X 2 H secara bersama- sama atau serentak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y. Modelhipotesis yang digunakan dalam uji F ini adalah sebagai berikut: : b 1 = b = 0, artinya apakah suatu variabel independen bukan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen.

2 H

: b 1 = b ≠ 0, artinya apakah semua variabel independen secara simultan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen.hitung akan dibandingkan dengan nilai F tabel

2 Nilai F

  diperoleh dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 19.0 seperti yang terlihat pada tabel berikut ini : tabel hitungHasil Uji F > FNilai F = 5% dan derajat kebebasan (df) = (n – k), (k – 1), dengan criteria uji : diterima jika F hitung < F2) H tabel. Artinya variabel X dan variabel X secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan 1 2 terhadap variabel Y.

c. Pengujian Koefisien Determinan (R )

Tabel 4.9 Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Methoda

1 X2, X . Enter a. All requested variables entered

  Pada tabel 4.9 kolom ke dua dinyatakan bahwa variabel X 1 dan X 2 yaitu Kepemimpinan dan Motivasi Kerja, tidak ada yang dikeluarkan dari persamaan yang ditunjukkan dari kolom variables removed yang kosong. Pengujian ini digunakan untuk mengukur presentase sumbangan variabel gaya Kepemimpinan (X 1 ) dan Motivasi Kerja (X 2 ) terhadap Disiplin Kerja (Y) pada PT Bank Muamalat cabang Medan secara simultan atau bersama-sama.

a. Predictors: (Constant), X2, X1

  Dependent Variable: Y Berdasarkan tabel 4.10 dapat diketahui bahwa koefisien korelasi sebesar 0.661 yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dimana koefisien determinasi 2 2 (R ) sebesar 0.437 berada di antara 0 ≤ R ≤ 1. Hal ini menunjukkan variasi naik turunnya Disiplin Kerja Karyawan PT Bank Muamalat cabang Medan dipengaruhi oleh variabel Kepemimpinan dan Motivasi Kerja sebesar 43,7%.

BAB V PENUTUP

1. KESIMPULAN

  Dari pengolahan data yang dilakukan, secara serempak dan parsialKepemimpinan dan Motivasi Kerja berpengaruh signifikan positif terhadap Disiplin Kerja Pegawai PT Bank Muamalat cabang Medan. Jika motivasi pegawai yang didasarkan pada keteladanan, pemberian hukuman yang bersifat evaluasitanpa membebani, suasana kerja yang nyaman, dan pemberian insentif yang adil semakin terjamin, maka disiplin pegawai juga akan semakinmeningkat seiring dengan peningkatan hal-hal tersebut.

INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA DAFTAR PERTANYAAN PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI

  Mohon Bapak/Ibu mengisi kolom identitas yang telah disediakan sesuai identitas Bapak/Ibu dengan baik dan benar. Mohon Bapak/Ibu memberi tanda cheklist ( √) pada pilihan jawaban dari setiap pertanyaan yang menurut Bapak/Ibu paling sesuai 3.

IDENTITAS RESPONDEN

  Masa Kerja : 0 – 5 tahun 6 – 10 tahun 11 – 15 tahun 16 – 20 tahunPERTANYAAN MENGENAI KEPEMIMPINAN Kriteria Jawaban 1 2 3 4 5 Sangat TidakTidak Setuju Ragu-Ragu Setuju Sangat Setuju Setuju Kepemimpinan (X 1 ) No Item Pertanyaan 1 2 3 4 5 Pimpinan anda selalu memberi pengarahan kepada anda 1 mengenai tujuan perusahaan tempat anda bekerja saat iniPimpinan anda memberikan sikap yang baik sebagai 2 teladan bagi anda dan pegawai yang lain untuk bersikapsebagaimana mestinya. Promosi jabatan dan kenaikan pangkat yang dijanjikan kepada setiap pegawai yang berprestasi, memberi 18 semangat kepada saya untuk bekerja lebih baik dan sesuaidengan target yang ditetapkan oleh perusahaanRasa kebersamaan dan persaudaraan sesama pegawai, 19 memberi perasaan aman dan nyaman bagi saya untukmelaksanakan setiap pekerjaan.

PERTANYAAN MENGENAI DISIPLIN KERJA PEGAWAI

  Anda akan melaksanakan setiap peraturan yang 2 ditetapkan oleh perusahaan anda dengan senang hatitanpa merasa terbebani oleh aturan tersebutKetika anda melanggar peraturan, secara otomatis anda 3 akan merasa malu kepada diri anda sendiri karenamenjadi pribadi yang tidak disiplin. Jika tidak ada pekerjaan tambahan, anda tidak akan 6 pulang terlebih dahulu sebelum waktu yang telahditetapkan oleh perusahaan andaTanggung jawab anda adalah menyelesaikan pekerjaan 7 yang diberikan oleh pimpinan secara benar dan tepatwaktu 8 Pimpinan anda adalah seorang yang disiplinAnda harus tiba di kantor tepat waktu sebelum pimpinan 9 anda tiba.

Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor PT Bank Muamalat cab. Medan Analisis Regresi Linier Berganda Pengujian Hipotesis a. Uji t BANK SYARI’AH DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN Bentuk Penelitian Lokasi Penelitian Populasi dan Sampel. Teknik Pengumpulan Data. Deskripsi Variabel ANALISIS DESKRIPTIF 1. Deskripsi Responden Disiplin Preventif Disiplin Korektif GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN Hipotesa. Defenisi Konsep Defenisi Operasional Kehadiran Karyawan Setiap Hari Ketepatan Jam Kerja Mengenakan Pakaian Kerja dan Tanda Pengenal Ketaatan Karyawan Terhadap Peraturan Perumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian. Teknik Pengukuran Skor Teknik analisa data Teori Kepuasan content theory, teori kepuasan ini berdasarkan Teori Proses process theory, teori ini pada dasarnya berusaha menjawab
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terh..

Gratis

Feedback