Contoh RPP Matematika Kelas 10

Gratis

0
23
11
2 years ago
Preview
Full text

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Nama Sekolah : SMA Islam Sabilillah Malang Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : IX / Ganjil Materi Pokok : Trigonometri Waktu : 1 x 40 Menit JP Pertemuan : 27 Tujuan Pembelajaran A.

  Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran trigonometri inii diharapkan siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat

  1. Menjelaskan kembali pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat kartesius secara

  tepat, sistematis, dan menggunakan simbol yang benar.

  2. Menyatakan kembali hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan trigonometri di kuadran I secara tepat dan kreatif.

B. Kompetensi Dasar

   Memahami dan menentukan hubungan perbandingan Trigonometri dari sudut di setiap kuadran, memilih dan menerapkan dalam penyelesaian masalah nyata dan matematika  Memanfaatkan informasi dari suatu permasalahan nyata, membuat model berupa fungsi dan persamaan Trigonometri serta menggunakannya dalam menyelesaikan masalah.

   Indikator Pencapaian Kompetensi: C.

   Terlibat aktif dalam pembelajaran trigonometri.  Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.  Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.  Menjelaskan kembali pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat.

   Menyatakan kembali hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan trigonometri di kuadran I.  Terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran.

   Materi Pembelajaran D.

  1. Mengingat kembali mengenai perbandingan trigonometri, fungsi trigonometri, besar sudut (tumpul dan refleks), dan koordinat kartesian. o o

   : 0   90 Dengan domain {  }, fungsi trigonometri didefinisikan lewat perbandingan trigonometri, sbb. sin  = (panjang sisi di depan sudut ) / panjang hipotenusa cos  = (panjang sisi di samping sudut ) / panjang hipotenusa tan  = (panjang sisi di depan sudut ) / (panjang sisi di samping sudut ) sec  = 1/cos  csc  = 1/sin  cot  = 1/tan 

  Sudut telah didefinisikan sebagai bangun geometri yang dibentuk oleh dua sinar bertitik pangkal sama. Dengan definisi tsb, dikenal beberapa macam sudut berdasarkan besarnya, sbb.

  o

  sudut nol :  = 0

  o o

  sudut lancip :   90 

  o

  sudut siku-siku : :  = 90

  o o

  sudut tumpul : 90    180

  o

  sudut lurus :  = 180

  o o

  sudut refleks : 180    360 Bidang datar berdasarkan sistem koordinat kartesian terbagi ke dalam 4 region/daerah: kuadran I, kuadran II, kuadran III, dan kuadran IV.

  Kuadran I : absis dan ordinat positif

  II I

  Kuadran II : absis negatif, ordinat positif Kuadran III : absis dan ordinat negatif

  III

  IV Kuadran IV : absis positif, ordinat negatif

  2. Perluasan definisi fungsi trigonometri dari perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku menjadi perbandingan absis, ordinat dan jari-jari.

  Beberapa pertanyaan penggugah:  Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, dapat mendefinisikan

  

o

  fungsi trigonometri untuk sudut 90 ?  Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, juga dapat

  o

  mendefinisikan fungsi trigonometri untuk sudut di atas 90 , misalnya kosinus dari

  o

  120 ?  Dapatkah kita memperluas definisi fungsi trigonometri menggunakan cara lain

  (yang tidak bertentangan dengan definisi perbandingan trigonomeri pada segitiga siku-siku)? Jika titik sudut ditempatkan pada titik pusat sumbu koordinat kartesian dan salah satu kaki sudut berimpit dengan sumbu x positif, serta daerah interior sudut terletak pada kuadran I maka posisi yang demikian disebut posisi standar (baku) sudut tsb. Pada posisi standar maka perbandingan sisi-sisi pada segitiga siku-siku dapat diganti menjadi perbandingan absis, ordinat dan jari-jari. panjang sisi di depan sudut diganti menjadi ordinat panjang sisi di samping sudut diganti menjadi absis hipotenusa segitiga siku-siku diganti menjadi jari-jari

  Jadi, sin  = ordinat / jari-jari cos

  tan  =

   b c a

  Jika pada posisi standar, salah satu kaki sudut berada di kuadran II maka sudut tsb kita namakan sudut di kuadran II. Pengertian yang sama untuk konsep sudut di kuadran II, dan sudut di kuadran IV.

  3. Hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan nilai fungsi trigonometri di kuadran I.

  x y

  tan  =

  a b

  r x

   = absis / jari-jari tan  = ordinat / absis sin

  cos  =

  c a

  cos  =

  r y

  sin  =

  c b

   =

   O P(x,y) r

  •  ) di kuadran II) sin (180
  •  ) = cos  cos (180
  •  ) = sin  tan (180
  •  ) = cot  Kuadran III (sudut (180
  •  ) atau (270

  •  ) = sin  atau sin (270
  •  ) = cos  atau cos (270
  •  ) = tan  atau tan (270
  •  ) = cos  cos (360
  •  ) = sin  tan (360
  •  ) = cot  Tampak bahwa

    ) = cot 

  Kuadran IV (sudut (360

  o

    ) di kuadran IV) sin (360

  o

    ) = sin  atau sin (270

  o

  o

    ) = cos  atau cos (270

  o

  o

  o

    ) = tan  atau tan (270

   Pada kuadran II hanya nilai sinus yang positif, pada kuadran III hanya nilai tangen yang positif, dan pada kuadran IV hanya nilai kosinus yang positif.  Untuk relasi sudut yang jumlah atau selisihnya merupakan kelipatan 180

  o

  maka jenis fungsi trigonometrinya tidak berubah.  Untuk relasi sudut yang jumlah atau selisihnya merupakan kelipatan 90

  o

  maka jenis fungsi trigonometrinya berbeda saling komplementer. (sinus dengan kosinus, tangen dengan kotangen).

  E. Model/Metode Pembelajaran

  Tanya-jawab, demontrasi, diskusi kelompok Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan saintifik (scientific). Pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah (problem- based learning).

  F. Alat/Media/Sumber Pembelajaran

  1. Penggaris, busur, jangkaWorksheet atau lembar kerja (siswa)

  2. Bahan tayang

  3. Lembar penilaian

  o

    ) = sin  tan (180

  o

  o

  Berdasarkan definisi fungsi trigonometri berdasarkan absis, ordinat dan jari-jari maka nilai fungsi trigonometri untuk sudut-sudut di kuadran II, II, dan IV sebagai berikut. Misalkan 0

  o

     90

  o

  maka Kuadran II (sudut (180

  o

    ) atau (90

  

o

  o

    ) = sin  atau sin (90

  o

    ) = cos  atau cos (90

  o

  o

  o

    ) = tan  atau tan (90

  o

  o

  

o

    ) di kuadran III) sin (180

  o

  o

    ) = cos  cos (180

  o

  4. Video tentang lebah

G. Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

  Pendahuluan 1. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya 10 menit memahami Trigonometri dan memberikan gambaran tentang aplikasi Trigonometri dalam kehidupan sehari- hari.

  2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu

  dan berpikir kritis, siswa diajak memecahkan masalah

  mengenai bagaimana mendapatkan nilai sinus sudut

  o o o 90 dan nilai sinus sudut di atas 90 , misalnya 120 .

  (tidak terpecahkan bila menggunakan definisi menggunakan sisi-sisi pada segitiga siku-siku).

  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai yaitu memperluas definisi fungsi trigonometri agar nilai fungsi trigonometri dapat diperoleh untuk

  o o besar sudut 0 , 90 , sudut tumpul dan sudut refleks.

  Inti

  1. Guru bertanya tentang bagaimana mengaitkan sisi-sisi 70 menit pada segitiga siku-siku dengan koordinat pada sumbu koordinat kartesius.

  2. Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru memberi scaffolding dengan mengingatkan siswa dengan sudut sebagai besar putaran.

  3. Dengan tanya jawab, disimpulkan bahwa pada kuadran I, istilah panjang sisi di depan sudut dapat diganti ordinat, panjang sisi di samping sudut diganti absis, dan hipotenusa diganti jari-jari.

  4. Dengan tanya jawab, siswa diyakinkan bahwa definisi menggunakan absis, ordinat, dan jari-jari ini lebih luas dari pada definisi menggunakan sisi-sisi segitiga siku- siku.

  5. Selanjutnya, guru membuka cakrawala penerapan definisi fungsi yang diperluas itu untuk sudut yang

  o

  sama atau lebih besar dari 90 , yaitu bila salah satu kaki sudut di kuadran II, III, atau IV. Dengan bantuan presentasi komputer, guru mengingatkan pengertian sudut di kuadran II, sudut di kuadran II, dan sudut di kuadran IV.

  6. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dengan tiap kelompok terdiri atas 4 siswa.

  7. Tiap kelompok mendapat tugas untuk mendefinisikan fungsi-fungsi trigonometri untuk sudut di kuadran II atau III atau IV atau sudut negatif, serta menentukan hubungannya dengan fungsi trigonometri sudut di kuadran I. Tugas diselesaikan berdasarkan worksheet atau lembar kerja yang dibagikan.

  8. Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru memperhatikan dan mendorong semua siswa untuk terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok yang melenceng jauh pekerjaannya.

  9. Salah satu kelompok diskusi (tidak harus yang

  terbaik) diminta untuk mempresentasikan hasil

  diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan.

  10. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok

  11. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai fungsi trigonometri di berbagai kuadran dan hubungannya dengan fungsi trigonometri di kuadran I, berdasarkan hasil reviu terhadap presentasi salah satu kelompok.

  12. Guru memberikan dua (2) soal yang terkait dengan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, atau IV.

  Dengan tanya jawab, siswa dan guru menyelesaikan kedua soal yang telah diberikan dengan menggunakan strategi yang tepat.

  13. Guru memberikan lima (5) soal untuk dikerjakan tiap siswa, dan dikumpulkan. Penutup

  1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 10 menit menentukan nilai fungsi trigonometri sudut di berbagai kuadran.

  2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai nilai fungsi trigonometri untuk sudut di berbagai kuadran.

  3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai penerapan nilai fungsi di berbagai kuadran.

  4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.

A. Penilaian Hasil Belajar

  1. Teknik Penilaian: pengamatan, tes tertulis

  2. Prosedur Penilaian: No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian

  

1. Sikap Pengamatan Selama pembelajaran dan saat

diskusi

  a. Terlibat aktif dalam pembelajaran trigonometri.

  b. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.

c. Toleran terhadap

  proses pemecahan masalah yang berbeda

  No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian dan kreatif.

  2. Pengetahuan Pengamatan dan tes Penyelesaian tugas individu dan

  a. Menjelaskan kembali

  kelompok

  pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat kartesius secara tepat,

  sistematis, dan menggunakan simbol yang benar.

b. Menyatakan kembali

  hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan trigonometri di kuadran I secara tepat

  dan kreatif.

  3. Keterampilan Pengamatan Penyelesaian tugas (baik a. Terampil menerapkan individu maupun kelompok)

  konsep/prinsip dan

  dan saat diskusi

  strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran.

B. Instrumen Penilaian Hasil belajar Tes tertulis

  1. Gambarlah pada sebuah sumbu koordinat kartesian sebuah sudut pada kuadran III, lalu nyatakan pengertian fungsi secan untuk sudut tersebut!

  o

  2. Tentukanlah nilai dari sin 150 secara eksak (tidak menggunakan desimal) menggunakan sifat relasi sudut pada fungsi trigonometri!

  3. Dengan menuliskan langkah-langkah yang jelas, hitunglah nilai dari [sin 321

  o + cos 0,13 (rad)]. tan 150 grad dengan menggunakan kalkulator saintifik.

  4. Setelah melalui studi yang mendalam, gelombang suara dari seekor ikan Paus akhirnya dapat digambarkan dengan suatu pendekatan menggunakan fungsi trigonometri sebagai berikut I(t) = 2,7.tan (2t) + cos t dengan t dalam derajat. Berapa tinggi gelombang suara Paus tsb untuk t = 120

  o

  ?

  5. Pada sebuah permainan, Ari ditempatkan tepat di tengah-tengah sebuah gang yang bertembok tepat di tepi kiri dan kanannya. Mula-mula Ari menghadap searah dengan arah jalan, kemudian Ari diputar oleh temannya searah dengan arah perputaran jarum jam sebesar 660

  o

  . Jika lebar gang adalah 4 meter, berapa jarak yang ditempuh Ari jika kemudian ia berjalan lurus hingga menyentuh tembok gang? Catatan: Penyekoran bersifat holistik dan komprehensif, tidak saja memberi skor untuk jawaban akhir, tetapi juga proses pemecahan yang terutama meliputi pemahaman, komunikasi matematis (ketepatan penggunaan simbol dan istilah), penalaran (logis), serta ketepatan strategi memecahkan masalah.

  Sekolah Menengah Atas Islam Sistem Full Day School

  Amati dan definisikan fungsi-fungsi trigonometri untuk sudut di kuadran II atau III atau IV atau sudut negatif, serta tentukan hubungannya dengan fungsi trigonometri sudut di kuadran I

  Lembar Kerja Matematika: 01 / VIII / III / 8 / 2013 SMA Islam sabilillah Malang

  NAME / CLASS : ..………………. / ……. DAY / DATE : …………. / …………...

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

  Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran : 2013/2014 Waktu Pengamatan : Indikator sikap aktif dalam pembelajaran trigonometri

  1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

  2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum ajeg/konsisten

  3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.

  1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok.

  2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten.

  3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

  Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

  1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

  2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.

  3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten. Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

  Sikap No Nama Siswa Aktif Bekerjasama Toleran KB B SB KB B SB KB B SB

  1

  2 .....

  28

  29

30 Keterangan:

  KB : Kurang baik B : Baik SB : Sangat baik

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

  Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran : 2013/2014 Waktu Pengamatan : Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran.

  1. Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran

  2. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran tetapi belum tepat.

  3. Sangat terampill, jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran dan sudah tepat.

  Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

  Keterampilan Menerapkan konsep/prinsip dan No Nama Siswa strategi pemecahan masalah KT T ST

  1

  2

  3 ... ... ...

  29

30 Keterangan:

  KT : Kurang terampil T : Terampil ST : Sangat terampil

Dokumen baru