Pengaruh karakteristik gaya penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial

Gratis

0
4
62
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Keberhasilan setiap organisasi bisnis dewasa ini tergantung pada

  Proses penyusunan anggaran merupakan kegiatan yangpenting dan melibatkan berbagai pihak baik manajer tingkat atas maupun manajer tingkat bawah yang akan memainkan peranan dalam mempersiapkan dan Anggaran merupakan elemen sistem pengendalian manajemen yang berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengendalian agar manajer dapatmelaksanakan kegiatan organisasi secara lebih efektif dan efisien (Schief danLewin, 1970; Welsch, Hilton dan Gordon, 1996). Berdasarkan uraian diatas maka peneliti tertarik untuk meneliti kembali mengenai karakteristik gaya penyusunan anggaran yang memiliki lima subvariabel yaitu partisipasi dalam penyusunan anggaran, kejelasan tujuan anggaran, umpan balik anggaran, evaluasi anggaran, tingkat kesulitan anggaran, tetapidalam hubungan antara karakteristik dalam penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial.

BAB II KERANGKA TEORITIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS A. Kerangka Teoritis

1. Anggaran

  Hansen and Mowen(1997) dalam Endro Winarno (2006) mendefinisikan anggaran sebagai suatu rencana kuantitatif dalam bentuk moneter maupun nonmoneter yangdigunakan untuk menerjemahkan tujuan dan strategi perusahaan dalam satuan operasional. Fungsi AnggaranSiregar (2003:2) dalam Sucy Rachmawati 2008 berpendapat bahwa peran anggaran pada suatu organisasi merupakan alat untuk membantumanajemen dalam pelaksanaan fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan organisasi untuk tujuan 1.

4. Pedoman kerja

  Dengan memahami dan membiasakan diri melakukan penganggaran, perusahaan akan lebih mampu dalam memprediksiperubahan yang akan terjadi dan dampaknya bagi operasi usaha, serta mempersiapkan sedini mungkin segala perangkat diperlukan untuk mencapai Skenario anggaran dapat disusun dengan mudah dalam tampilan komputer, tapi yang perlu dihayati adalah hakikat anggaran cenderung banyakpersamaan dengan hubungan antar manusia (human relations) daripada sekedar rekayasa angka. Kenyataan ini menunjukkan bahwa penganggaran yang Beberapa hal yang berkaitan dengan aspek perilaku keorganisasian yang berkaitan dengan penganggaran, yaitu anggaran sebagai alat penilaianprestasi, tingkat kesulitan anggaran, serta partisipasi pemimpin dan bawahan dalam penyusunan anggaran.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh karakteristik

  Metode pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling (pemilihan sample acak sederhana), yaitu metode yang memberikan kesempatan yang sama yang bersifat tak terbatas pada setiap elemen populasi untuk dipilih sebagai sampel (Indriantoro dan Supomo, 2002:124). Kuesioner: Data yang diperoleh melalui kuesioner ini diperoleh melalui tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikanseperangkat pertanyaan tertulis kepada responnden untuk dijawab, dan pengambilan data sekunder.

D. Metode Analisis Data

  Gambaran umum mengenai karakteristik responden dijelaskan dengan tabel statistikdeskriptif responden yang diukur dengan skala nominal yang menunjukkan besarnya frekuensi absolut dan persentase jenis kelamin, umur, pendidikan, 2. Kriteria yang digunakan untuk menyatakan valid atau tidak valid adalah jika korelasi antara skor masing-masing indikatordengan total skor konstruk mempunyai tingkat signifikan kurang dari 0,05 maka butir pernyataan tersebut dapat dikatakan valid dan jika korelasiskor maing-masing indikator dengan total skor konstruk mempunyai b.

E. Uji Hipotesis

  Untuk menguji hipotesis penelitian ini, yaitu pengaruh karakteristik gaya penyusunan anggaran (partsipasi dalam menyusunan anggaran, kejelasan tujuananggaran, umpan balik anggaran, evaluasi anggaran dan tingkat kesulitan anggaran) terhadap kinerja manajerial digunakan metode statistik regresi liniearsederhana. Uji R (koefisien determinasi)Koefisien determinasi bertujuan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dapat menjelaskan variasi variabel dependen.

2 Square (R ) untuk mengetahui seberapa jauh variabel bebas yaitu karakteristik

  Kriteria pengambilankeputusan yaitu dengan melihat nilai F hitung lebih besar dari 4 pada probabilitas α = 0,05, maka variabel independen yaitu karakteristik dalampenyusunan anggaran (partisipasi dalam penyusunan anggaran, kejelasan tujuan anggaran, umpan balik anggaran, evaluasi anggaran dan tingkatkesulitan anggaran) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu kinerja manajerial (Ghozali, 2005:84). Kriteria yang digunakan dalam melakukan uji t yaitu jika probabilitas signifikansi di bawah 0,05 maka variabel bebas secara individualberpengaruh signifikan terhadap variabel dependen, sehingga hipotesis alternatifnya (Ha) diterima.

F. Definisi Operasianal Variabel dan Pengukurannya

  Tingkat kesulitan anggaran: tingkat kesulitan anggaran berkaitan dengan derajat kesulitan yang dirasakan manajer dalam pencapaian Pengukuran variabel karakteristik gaya penyusunan anggaran akan diukur dengan menggunakan twenty six likert type questionnaire items,dengan skor 1 sampai 5, yang telah dibuktikan dan divaliditasnya olehKenis. Dalam 25 pokok kuesioner type likert ini terdiri dari 6 pertanyaan yang berhubungan dengan partisipasi dalam penyusunan anggaran, 4pertanyaan mengenai kejelasan tujuan anggaran, 4 pertanyaan mengenai umpan balik anggaran, 6 pertanyaan mengenai evaluasi anggaran dan 5pertanyaan mengenai tingkat kesulitan anggaran.

1. Karakteristi partisipasi keterlibatan dalam Interval k gaya dalam penyusunan anggaran

  besarnya pengaruh anggaran n anggaran karakteristik dalam penyusunan anggaran.3. mengetahui dengan jelas Interval tujuan dan tepat tujuan anggarananggaran 2.

2. Kinerja Manajerial

  Hal ini menunjukkan bahwa nilai tertinggiuntuk masing-masing variabel didapat dengan menjawab dengan nilai Nilai minimum paling rendah adalah variabel kejelasan tujuan anggaran, umpan balik anggaran, tingkat kesulitan anggaran dengan skordibandingkan dengan variabel partisipasi dalam menyusun anggaran, evaluasi anggaran, dan kinerja manajerial, dengan skor masing-masing 15,10, 10, 14, 10 dan 22. Koefisien regresi variabel umpan balik anggaran bernilai positif sebesar 0.134; artinya terdapat hubungan yang positif atausearah antara variabel umpan balik anggaran dengan kinerja Hasil uji t variabel umpan balik anggaran menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 0.522 pada standarized coefficients beta umpan balik anggaran sebesar 0,073 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,604.

BAB V KESIMPULAN DAN IMPLIKASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengujian dan analisis terhadap data, maka dapat

  Artinya bahwa variabel karakteristik gaya penyusunan anggaran yang memiliki sub variabel partisipasi dalam penyusunan anggaran, kejelasantujuan anggaran, umpan balik anggaran, evaluasi anggaran dan tingkat kesulitan anggaran berpengaruh terhadap kinerja manjerial 31% sedangkansisanya 69% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diketahui dan tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil uji parsial (individu) sub variabel partisipasi dalam penyusunan anggaran dan tingkat kesulitan anggaran dengan masing-masing signifikansisebesar 0.026 dan 0.003 dimana lebih kecil dari 0,05.

B. Implikasi

  Bagi perusahaan jasa hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan dan pengembangan atas penelitian yang berhubungan dengan akuntansimanajemen serta dapat melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya berkaitan dengan penerapan partisipasi dalam penyusunan anggaran, kejelasan tujuananggaran, umpan balik anggaran, evaluasi anggaran, tingkat kesulitan anggaran dalam hubungannya dengan kinerja manajerial. Hasil penelitian ini jugadiharapkan dapat memberikan informasi yang relevan dalam memotivasi penelitian selanjutnya untuk melakukan pengujian kembali mengenai hubungankarakteristik dalam penyusunan anggaran dengan kinerja manajerial dengan objek penelitian yang berbeda.

DAFTAR PUSTAKA

  “pengaruh karakteristik tujuan anggaran terhadap perilaku, sikap, dan kinerja aparat pemerintah daerah di kabupaten Kupang”. “Pengaruh Komitmen Organisasi dan Gaya Kepemimpinan terhadap Hubungan antara Partisipasi Anggaran dan Kinerja Manajerial” .

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada asisiten administrasi kesekretariatan daerah provinsi Sumatera Utara.
0
22
92
Pengaruh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan politeknik negeri Lhokseumawe
0
32
131
Pengaruh karakteristik gaya penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial
0
4
62
Pengaruh total quality management, budaya organisasi dan partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial
0
10
130
Pengaruh Komitmen organisasi, gaya kepemimpinan, motivasi dan perilaku etis sebagai variabel moderating terhadap hubungan antra partisipasi penyususnan anggaran dan kinerja manajerial
0
8
127
Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS Al-Salam Cinere Depok)
3
14
115
Pengaruh pertisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial dengan gaya kepemimpinan dan iklim organisasi sebagai variabel modertaing (studi kasus pada DEPDIKNAS dan Dinas pendidikan Tangerang)
0
5
136
Pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai: studi kasus kada PT. Cursor Media
1
9
141
Pengaruh pengendalian anggaran dan karakteristik laporan keuangan daerah terhadap transparansi laporan keuangan pemerintah
0
6
185
Pengaruh kejelasan sasaran anggaran, struktur desentralisasi dan locus of control terhadap kinerja manajerial
0
17
14
Pengaruh perilaku kewirausahaan dan kemampuan manajerial terhadap kinerja usaha UMKM (survey pada pedagang laptop di Jaya Plaza Bandung)
3
35
85
Sistem penyusunan anggaran proyek pada Badan Kepegawaian Negara Bandung
0
2
90
Pengaruh karakteristik individu terhadap kepuaan kerja dan implikasinya pada kinerja karyawan di UNIKOM
0
5
1
Tinjauan penyusunan anggaran biaya produksi pada PT.Abby
0
3
1
Pengaruh gaya belajar terhadap hasil bel
0
9
13
Show more