Manajemen strategi pengembangan potensi anak yayasan rumah yatim Ar-Rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan

Gratis

2
19
136
2 years ago
Preview
Full text

MANAJEMEN STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI ANAK

  Dalam melakukan analisa data, penulis menggunakananalisis deskriptif, sehingga dapat dijabarkan dengan jelas bagaimana YayasanRumah Yatim Ar-rohman Indonesia melakukan proses manajemen strategi untuk mengembangkan potesi anak dan hasil yang diperoleh setelah melakukanmanajemen strategi. Ada 3 tahap dalam manajemen strategi yaitu perumusan strategi yaitu perencanaan awal yangdilakukan berdasarkan misi dengan menggunakan analisis SWOT diketahui kekurangan dan ancaman organisasi adalah banyaknya anak asuh, jumlah tenagakerja yang minim dan kurangnya pengawasan.

PROGRAM STUDI KESEJAHTERAAN SOSIAL FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1434 H./2014 M

  Terakhirtahap evaluasi strategi, evaluasi dilakukan dalam kurun waktu satu bulan dan satu tahun oleh kepala asrama dengan manajer area yang menghasilkan tujuan yangsudah tercapai dan tujuan yang belum tercapai. Hasil dari proses manajemenstrategi dalam mengembangkan potensi diri yang dilakukan Yayasan RumahYatim Ar-rohman Indonesia adalah kembalinya hak-hak yang dimiliki anak seperti hak mendapatkan pendidikan dan hak mendapatkan kehidupan lebih baik.

KATA PENGANTAR

  Hanya ucapan alhamdulillahi rabbil alamin yang tiada terkira penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang Maha Besar, Maha Pengasih dan MahaPenentu Segalanya karena dengan kasih sayangNya, ridhoNya, kebesaranNya telah memberikan kelancaran serta kemudahan bagi penulis untuk menyelesaikanskripsi dengan judul “Manajemen Strategi Pengembangan Potensi Anak Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan”. Dan terakhir juga yang terpenting , untuk semua sahabat-sahabat KESSOS angkatan 2009 terbaik, terhebat, terheboh yang menemani, membantukapanpun, apapun dan dimana aja dan dalam keadaan yang bagaimana pun selalu memberikan kenangan indah persahabatan, kebersamaan,terima kasih!

DAFTAR ISI

  Manajemen strategi pengembangan potensi anak Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan ……………………….. Hasil yang dicapai dari manajemen strategi pengembangan potensi anak yang dilaksanakanYayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan …...…………………...

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Anak merupakan anugerah dan setiap anak dilahirkan dalam kondisi

  Untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, anak mempunyai hak dan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi sepertimendapatkan makanan yang bergizi, pendidikan, kesehatan, bermain, kebutuhan emosional, pengembangan spiritual serta memerlukan lingkungankeluarga dan lingkungan sosial yang mendukung bagi berlangsungnya tumbuh 1 kembang hidupnya. Didalam undang- undang tentang perlindungan anak tahun 2002 dijelaskan juga bahwa anakadalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjaminkelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan.

1 Direktorat Jendral Bina Kesejahteraan Sosial dan Direktorat Kesejahteraan Anak

  Ada pun upaya yang dilakukan pemerintah dalam menyelamatkan anak-anak yang kurang beruntung dalam mendapatkan kesejahteraan yaitudengan memberikan pendidikan yang baik dan mengembangkan potensi diri dengan cara membangun sekolah gratis untuk anak yang kurang mampu. Anak-anak yang berada di dalam yayasan adalah anak-anak yang sudah tidak memiliki orangtua baik ayah, ibu atau keduanya dan anak-anak yang orang tuanya tidak mampu untuk membimbing, mengasuh dan memberi pendidikan yang baikuntuk anak mereka.

B. Batasan dan Rumusan Masalah

  Penulis akanmerumuskan dalam permasalahan diantaranya:1) Bagaimana manajemen strategi pengembangan potensi anak di Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, TangerangSelatan? 2) Bagaimana hasil yang dicapai dari manajemen strategi pengembangan potensi anak yang dilaksanakan Yayasan Rumah Yatim Ar-rohmanIndonesia Pamulang, Tangerang Selatan?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Tujuan Penelitian1) Mendeskripsikan manajemen strategi pengembangan potensi anak yang dilaksanakan Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan.2) Mendeskripsikan hasil yang dicapai dari manajemen startegi pengembangan potensi anak yang dilaksanakan Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan. 3) Hasil penelitian ini diharapkan kiranya dapat menjadi dokumen perguruan tinggi yang berguna untuk menjadi rujukan bagilembaga yang konsentrasinya pada studi pengembangan potensi anak.

D. Metodologi Penelitian

  Jenis PenelitianMelalui pendekatan kualitatif ini penulis berharap dapat menggambarkan dan menganalisis bagaimana proses Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia dalam melakukan manajemen strategi pengembangan potensi anak dan hasil yang didapat oleh anak-anak asuh diYayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, TangerangSelatan. Teknik Keabsahan DataKeabsahan data adalah data yang diperoleh, data yang telah teruji dan valid, dalam hal ini peneliti menulis keabsahan data diujikan lewatdiskusi atau sharing terhadap teman sejawat, referensi teori dan melihat realitas social serta tentang isu-isu yang sedang berkembang, oleh karenaitu peneliti melakukan perbaikan-perbaikan untuk mendapatkan data-data18 yang relevan.

G. Sistematika Penulisan

  Dalam penulisan skripsi ini, penulis merangkum dalam beberapa bab, antara lain: BAB I Pendahuluan , meliputi: latar belakang masalah, pembatasan dan perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, pedoman penulisan skrisi, tinjauan kepustakaan,sistematika penulisan. Analisis hasil penelitian, meliputi: strategi pengembangan potensi BAB IV anak di yayasan rumah yatim ar-rohman Indonesia dan hasil yang dicapai dari strategi pengembangan potensi anak.

BAB II LANDASAN TEORI A. Manajamen Strategi Setiap manusia didalam perjalan hidupnya selalu akan menjadi

  Organisasi yang melakukan pelayanan kemanusian atau yang dikenal dengan Human Service Organization (HSO) adalah lembaga yang berusaha meningkatkan kondisi kehidupan yang sejahtera dimana di dalam ilmu kesejahteraan sosial usaha tersebut dilakukan oleh profesi yang dikenalpekerjaan sosial (peksos). Luther Gulick mendefinisikan manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahamimengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.

26 B

  HSO memiliki ruang lingkup yang lebih luas meliputi organisasi pemerintah(government organizations), organisasi non pemerintah (non government organizations), maupun pihak swasta (private organizations) yang memperhatikan masalah-masalah sosial dan masalah kesejahteraan sosial dalam arti sempit seperti masalah yang terkait dengan prostitusi, anak jalanan, 29 tuna netra, tuna rungu dan tuna grahita. Ilmu Kesejahteraan sosial dan Pekerja Sosial, (Jakarta: FISIP UI 1. Tipe klien yang dilayaniHasenfeld membagi tipe klien menjadi dua, yaitu:  Normal Funcsioning (berfungsi secara normal) yaitu organisasi yang mandat utamanya untuk memelihara dan meningkatkan kesejahtaraan orang-orang yang dipandang berfungsi secara baik.

30 Yeheskel Hasenfeld. Human Service Organizat ions, (USA: Prent ice Hall, inc, 1974), h. 7-

  Sejak saat itu studi perkembangan anak berubah menjadi ilmu yang berkelas, dengan tori-teori utama dan teknik serta metode studi yang elegan, yangmembantu menyusun pemikiran tentang perkembangan anak. Diperolehnya tanda-tanda baru seperti pergantian gigi, karakteristik seks pada usia remaja, baik primer (menstruasi pada anak wanitadan mimpi “basah” pada anak laki-laki), maupun skunder(perubahan pada anggota tubuh seperti pinggul dan buah dada pada 3231 wanita dan kumis, jakun dan suara pada anak laki-laki.

D. Faktor-Faktor Perkembangan Anak

  Psikologi perkembangan Anak dan Remaja, (Bandung: PT Remaja lingkungan yang ada disekitar anak untuk pertumbuhan dan perkembangan yaitu :a) Keluarga Shigelman dan Shaffer mendefinisikan keluarga sebagai unit sosial terkecil yang bersifat universal,artinya terdapat pada setiap masyarakat di dunia 37 (universe) atau sesuatu sistem sosial yang lebih besar. Peran keluarga dalam perkembangan dan pertumbuhan anak sangat penting dikarenakan anak yang dibesarkanpada lingkungan keluarga berada umumnya sehat dan cepat pertumbuhan badannya dibandingkan dengananak dari keluarga yang kurang mampu (miskin).

39 Abu Ahmadi dan Munawar Sholeh. Psikologi Perkembangan, (Jakarta: PT Rineka

menunggu untuk diwujudkan menjadi suatu manfaat nyata dalam kehidupan 40 diri manusia di dunia ini dan di akhirat nanti”. Jadi potensi diri manusia adalah sesuatu kekuatan atau kemampuan dasar manusia yang telah berada dalam dirinya, yang siap untuk direalisasikanmenjadi kekuatan dan manfaat nyata dalam kehidupan manusia di muka bumi ini, sesuai dengan tujuan penciptaan manusia oleh sang Maha Pencipta Allah

41 SWT

  Sistem pendidikan yang baik adalah sistem pendidikanyang dapat memenuhi kebutuhan para peserta didiknya sehingga mereka mampu mengembangkan segenap potensi diri sekaligus mendorong tumbuhdan berkembangnya kreatifitas mereka sebagai individu-individu yang unik 43 dan berbeda-beda dari yang lain. Potensi diri terkait erat dengan bakat yang kita miliki, bakat yang dimiliki seseorang pada dasarnya terkait dua hal.

44 Bakat yang dimiliki seseorang dapat saja sangat berbeda dengan

  Bakat (aptitude) adalah kemampuan bawaan yangmerupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan, dan keterampilan khusus.nbakatakan sulit berkembang dengan baik apabila tidak diawali dengan adanya minat untuk hal tersebut atau hal yang berkaitan dengan bidang yang akan 48 ditekuni. Perkembangan kecerdasan pada setiap 50 individu satu dengan yang lainnya berbeda-beda sebagai berikut : Pertama, kecerdasan intelektual yaitu anak dikembangkan dengan memberikan tugas agar anak lebih mengasah pengetahuannya dengan member dukungan dan suasana yang nyaman bagi sang anak.

F. Ruang Lingkup Potensi Diri

  Emosi menurut Arnold yaitu rasa dan atau perasaan yang membuat kecenderungan yang mengarah terhadap sesuatu yang secara intuitif dinilai sebagai hal yang baik atau bermanfaat atau menjauhi dari sesuatu yang secara intuitif di nilai buruk atau berbahaya. “apabila kondisi di atas kita lakukan berulang-ulang, maka itu akan menjadi sebuah doktrin yang akan mengisi jiwa, baik sadar atau tanpa disadari melalui mekanisme “Repetitive Magic Power”berujung pada pemilikan tingkan ESQ yang tinggi, atau seseorang yang berakhlak mulia, yang merupaka syarat utama keberhasilan.

68 Keterampilan atau life skill dapat dikelompokkan dalam empat

  Sejarah Berdirinya Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia RUMAH YATIM adalah sebuah organisasi sosial yang bertujuan membantu anak-anak yatim dan dhuafa agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih gemilang. Ada 12.000 anak yatim dan dhuafa dalam asuhan Rumah Yatim saat ini dan bertekad untuk terus menerus berkembang karena ada ribuan bahkanjutaan anak-anak bernasib sama di sekitar kita yang masih menunggu uluran 70 tangan dan kepedulian.

71 Administrator, “sejarah berdirinya yayasan,” diakses pada tanggal 18 Mei 2014 pukul

  10.00 WIB dari www.rumah-yatim.org/indonesia/index.php/2012032822/profil/whats-new-in- 15.html72 Rumah Yatim terinspirasi, dari bantuan para tetangga, kebutuhan anak-anak yatim yang makin meningkat , dan adanya permintaan dari anak-anak yatim yang lain untuk diasuh dalam asuhan Rumah Yatim, akhirnya memberikan inspirasi. Berkat Rahmat dan karunia Ilahi dan dukungan serta kontribusi para dermawan di kota Bandung dan sekitarnya Rumah Yatim Ar-rohmanIndonesia telah menjadi sebuah institusi sosial yang legal dan profesional yang mencoba memberikan pelayanan dan pengasuhan terbaik untuk anak-anak yatim dan dhuafa agar mereka tidak kehilangan kawalan dalam meraih masa depan yang lebih cemerlang.

B. Visi dan Misi Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia

  Selain itu, pendidikan dan kesejahteraan anak- anak yatim dan dhuafa dapat lebih intensif dan terpantau dari waktu ke waktusehingga potensi yang dimiliki oleh setiap anak-anak dapat teroptimalkan dan berdaya guna. Lebih jauh dari itu Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia melakukan berbagai cara agar potensi dan sumber daya anak-anak yatim yangdiasuh bisa berkembang lebih baik dan lebih unggul, baik aspek pendidikan, 74 kesehatan, agama, ketrampilan dan aspek-aspek lainnya.74 Administrator, “visi misi,” diakses pada tanggal 18 Mei 2014 pukul 10.00 WIB dari 2.

75 Pembina

  Berikut struktur kepengurusan Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia. 1.

DEWAN PEMBINA

  Ir. Abdurrohman WAKIL DIREKTUR UTAMA Evi Rusmawati 2.

D. Asrama Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia

  Sarana dan prasarana yang ada di asrama dapat memenuhi kebutuhan dari anak-anak yatim dan dhuafa yang tinggal di sana. Ruangan ini cukup besar di dalamnya terdapat satu meja dan 3 (tiga) sofa untuk menerimatamu dan sebuah meja serta 1 (satu) set computer dan sebuah lemari file.

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Manajemen strategi pengembangan potensi anak di Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan. Sebagai sebuah wadah yang bergerak dalam pengasuhan dan

  Dengan membimbing mereka menuju masa depan yang lebihgemilang dan mencapai kehidupan yang sejahtera dengan memberikan ilmu- ilmu yang bermanfaat dan mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing dari mereka. Untukmendapatkan kesempatan memperoleh ilmu anak yatim dan dhuafa harus Dalam hal pengembangan dan pengasuhan anak yatim dan dhuafa yang dilakukan Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia belum tertulissecara jelas manajemen strategi yang dilakukan tetapi proses penanganan dan pemilihan program dapat dinyatakan memiliki kesamaan dengan prosesmanajemen strategi.

1. Perumusan Strategi

  Rencana jangka panjang untuk mengurangi kelemahan dan ancaman yang ada di yayasan adalah dengan membangaun Yatim Apartemen yaituproses pengasuhan dan pemberian pendidikan dilakukan didalam lingkunganYatim Apartemen, mulai dari istirahan, makan, bermain hingga proses belajar Scholarship adalah program pemberian beasiswa bagi anak yatim dan dhuafa yang duduk dikelas 3 Sekolah Menengah Atas untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, mereka memberikan gizi yang sehat dan baik untuk anak yatim dan dhuafa yangmereka asuh supaya pertumbuhan anak akan terus berkembang hingga mencapai tingkat yang paling tinggi dalam perkembangannya sehinggakemampuan anak seperti kecerdasan dapat tumbuh dan menghasilkan kemampuan atau potensi pada diri anak tersebut.

2. Implementasi Strategi

  Dalam pelaksanaan Yayasan Rumah Yatim Ar-rohmanIndonesia untuk mencapai tujuan mengembangkan potensi anak yatim dan dhuafa yang diasuh terbagi kedalam 2 (dua) program, yaitu: Pelaksanaan program kesehatan dalam upaya meningkatkan potensi anak dilakukan oleh manajer area, kepala asrama, staf logistik, staf umum danstaf pendidikan dan kesehatan. Memberikan kepada anak asuh ilmu yang bermanfaat melalui sekolah- sekolah yang berkompeten dan baik dalam kurikulumnya dan keterampilan-keterampilan yang dimiliki anak asuh melalui kegiatan-kegiatan di luar sekolah.

3. Evaluasi strategi Evaluasi strategi adalah tahap akhir dari proses manajemen strategi

  Peningkatan intelektul pada diri anak dapat dilihat dari prestasi yangdiperoleh baik prestasi di dalam sekolah maupn di luar sekolah.77 Wawancara pribadi dengan Kepala Asrama Jakarta, Tangerang dan Lampung pada Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Djoko Subiarto dalam bukunya Gali Rahasia Potensi Diri yang menyatakan bahwa penerapansistem pendidikan yang baik dapat membantu lahirnya individu-individu yang unik. Sistem pendidikan yang baik membutuhkan kerjasama setiap individu yang berada di Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia mulai daripengurus pusat, staf-staf yang berada di asrama hingga semua anak yatim dan dhuafa yang diasuh.

78 Wawancara pribadi dengan anak asuh asrama Pamulang pada tanggal 23 Oktober

  Staf-staf yang bekerja di yayasan harus saling bekerjasama dan memiliki misi yang sama supaya tidak ada perbedaan dalam melakukanpelayanan untuk anak yatim dan dhuafa. Anak yatim dan dhuafa yang diberi kesempatan untuk bersekolah harus bersungguh-sungguh dalam menuntutilmu dan meningkatkan potensinya karena tidak semua anak yatim dan dhuafa mendapatkan kesempatan yang sama.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Kemiskinan menjadi faktor penyebab banyaknya permasalahan yang

  Tugas staf usaha dan front office hampir serupa yaitumencari dan menerima dana bantuan dari donator, dimana nantinya donasi ini akan membantu anak yatim dan dhuafa yang ada di asrama maupun di luarasrama dalam memperoleh kebutuhan mereka masing-masing. Evaluasi dilakukan oleh manajer areaJakarta, Tangerang dan Lampung kepada kepala asrama Pamulang yang dilakukan dalam kurun waktu 1X setahun dan antara kepala asrama Pamulangdengan staf-staf yang bekerja di asrama Pamulang yang dilakukan dalam waktu 1X sebulan.

B. Saran-Saran

  Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia khususnya staf yang bekerja di asrama Pamulang, Tangerang Selatan harus saling menjaga kerjasamadalam mengasuh anak yatim dan dhuafa serta menjalin hubungan yang lebih dekat lagi dengan anak asuh dan menjaga amanah yang diberikan. Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia dapat membangun asrama lebih banyak lagi sehingga dapat menyebar keseluruh pelosok daerah diIndonesia agar memberi banyak kesempatan kepada anak-anak yang tidak mendapatkan hak mereka menjadi anak yang sejahtera dan bisamenggapai impian-impian mereka.

5. Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia harus lebih selektif dalam

menentukan/memilih pekerja khususnya dalam menangani permasalahan anak, hal ini terlihat dari minimnya tenaga Pekerja Sosial Profesional diYayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan sehingga penanganan masalah anak yang ada kurang maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

  Kelemahan yang yayasan miliki adalah kurangnya pekerja professional yang membantu dalampengasuhan anak yatim dan dhuafa, sarana dan prasarana untuk anak asuh terbatas dan berbeda dikarnakan sesuai dengan pendapatan donasidari donatur di setiap asrama, terkadang terjadi menurunnya kualitas kerja staf dikarenakan banyak tugas yang dilakukan sedangkanpendapatan/gaji/upah yang diterima tidak banyak. Peluang yang yayasan miliki adalah masih ada dan tergolong banyak masyarakat yang masihmau menyisihkan harta mereka untuk anak-anak yatim dan dhuafa, dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam terselenggaranya danberdirinya Yayasan Rumah Yatim Ar-rohman Indonesia, adanya hubungan kerjasama dengan lembaga atau organisasi lain dalam prosespencapaian tujuan yayasan seperti dengan klinik dan lembaga bimbingan belajar.

Dokumen baru

Download (136 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis potensi sektoral sebagai pendekatan strategi pengembangan wilayah Kabupaten Pasuruan tahun 19965-1998
0
5
90
Strategi pengembangan kompetensi guru di SMP Darussalam Cimanggis Ciputat Tangerang Selatan
7
93
110
Analisis kebutuhan dasar anak di yayasan yatim piatu Bina Yatama Kelurahan Pondok Jaya Depok
0
6
168
peran rumah cahaya sebagai media pengembangan minat baca anak
0
6
85
Peran Ibu bagi anak penderita kanker di rumah singgah yayasan kasih anak kanker Indonesia (YKAKD)
1
18
120
Peranan Pendidik Dalam Pengembangan Fitrah Sebagai Potensi Dasar Manusia Di Sma Dharma Karya Ut Pamulang, Tangerang Selatan
2
36
96
Manajemen strategi pengembangan potensi anak yayasan rumah yatim Ar-Rohman Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan
2
19
136
Hubungan antara pesiliensi dengan prestasi belajar anak binaa yayasan SMART Ekselensia Indonesia
11
64
70
Implementasi rencana strategi sarana prasarana di SMPN 5 Tangerang Selatan
0
2
115
Interaksi sosial anak jalanan di rumah singgah Master yayasan Bina Insan Mandiri Depok
3
27
0
Pemberdayaan mustahik zakat melalui program pekan yayasan griya yatim dan dhuafa
0
5
125
Fenomena pekerja anak sebagai “pak ogah” di Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan
0
47
104
Pemberdayaan mustahik zakat melalui program pekan pada yayasan griya yatim dan dhuafa
1
9
125
pengembangan minat baca pemustaka: studi kasus pada perpustakaan daerah kota Tangerang Selatan
1
6
139
Metode bimbingan islam dalam pembinaan akhlak anak yatim di panti asuhan Yakiin Larangan Tangerang
1
18
107
Show more