Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012

Gratis

0
48
67
2 years ago
Preview
Full text

Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012 Oleh : MARIA BINTANG A.P. 100100098

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2013

  Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012 Oleh : MARIA BINTANG A. 100100098 Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012 KARYA TULIS ILMIAH Ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan Sarjana Kedokteran Oleh : MARIA BINTANG A.

LEMBAR PERNYATAAN

  Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji AdamMalik Medan pada Tahun 2012 Nama : Maria Bintang A. NIM : 100100098Dosen Pembimbing, Dosen Penguji 1, dr.

HALAMAN PERSETUJUAN

  Gejala klinis yang tidak spesifik pada stadium dini, kurangnya kesadaran diri wanitadengan faktor risiko untuk melakukan skrining serta kurangnya pengetahuan tentang faktor risiko tumor ganas ovarium menyebabkan pasien lebih banyakdidiagnosa pada stadium lanjut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil penderita tumor ganas ovarium yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik padatahun 2012.

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan segala rahmat dan karunia-Nya sehingga Karya Tulis Ilmiah yangberjudul “Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012” berhasil diselesaikan. Distribusi Penderita Tumor Ganas Ovariun BerdasarkanKelompok Umur dan Kelompok Histopatologi 37 5.10 Distribusi Penderita Tumor Ganas Ovarium BerdasarkanKelompok Stadium dan Kelompok Umur 38 5.11 Distribusi Penderita Tumor Ganas Ovarium BerdasarkanKelompok Histopatologi dan Kelompok Penatalaksanaan 39 5.12 Distribusi Penderita Tumor Ganas Ovarium BerdasarkanKelompok Stadium dan Kelompok Penatalaksanaan 40 DAFTAR GAMBAR Nomor Judul Halaman 2.1.

DAFTAR SINGKATAN

DAFTAR LAMPIRAN

  Gejala klinis yang tidak spesifik pada stadium dini, kurangnya kesadaran diri wanitadengan faktor risiko untuk melakukan skrining serta kurangnya pengetahuan tentang faktor risiko tumor ganas ovarium menyebabkan pasien lebih banyakdidiagnosa pada stadium lanjut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil penderita tumor ganas ovarium yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik padatahun 2012.

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  Data dari GLOBOCAN Project, 2008 menunjukkan bahwa tumor ganas ovarium berada pada peringkat kelima dari keganasan pada wanita di Indonesiasetelah tumor ganas payudara, kolonrektal, serviks uteri, dan paru-paru. Diketahui tingkat kejadian tumor ganas ovarium di kota Medan adalah sebesar 10,64% (Sahil, 2007), melatarbelakangi peneliti untuk mengetahui profilapa saja yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya tumor ganas ovarium.

1.3. Tujuan

  Mengetahui profil penderita tumor ganas ovarium di Rumah Sakit UmumPusat Haji Adam Malik Medan pada tahun 2012 1.3.2. Untuk mengetahui profil penderita tumor ganas ovariun di Rumah SakitUmum Pusat Haji Adam Malik Medan pada tahun 2012 berdasarkan umur, status hormon, jumlah anak, riwayat keluarga, dan diagnosa tumorovarium.

1.4. Manfaat Penelitian

1.4.1. Bagi Ilmu Pengetahuan 1

Penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu bahan acuan untuk skrining pasien tumor ganas ovarium.

2. Penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu bahan acuan untuk diagnosa pasien tumor ganas ovarium

1.4.2. Bagi Masyarakat 1

Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi tentang bahaya penyakit tumor ganas ovarium.

2. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi tentang pentingnya skrining tumor ganas ovarium pada usia muda

               

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Anatomi Ovarium Ovarium adalah sepasang organ berbentuk buah kenari yang mempunyai

  panjang sekitar 1,5 inchi atau 4 cm, lebar 1,5 cm, dan tebal 1 cm, terletak di kiri dan di kanan, dekat pada dinding pelvis di fossa ovarika. Selain mesovarium, ovarium juga mempunyai dua perlekatan lain, ligamentum infundibulopelvikum(ligamentum suspensorium ovarii), yang merupakan tempat melintasnya pembuluh darah, pembuluh limfe, dan persarafan ovarium dari dinding pelvis, danligamentum ovarii, yang menghubungkan ovarium dan uterus (Ellis, 2006).

2.2. Histologi Ovarium

  Germinal Epithelium atau epitel germinativum adalah epitel selapis gepeng atau selapis kuboid yang menutupi permukaan ovarium (Junqueira, 2002). Tunica Albuginea atau tunika albuginea adalah selapis jaringan ikat padat yang menyebabkan warna ovarium menjadi keputihan dan terletak dibawah epitel germinativum (Junqueira, 2002).

3. Ovarian Cortex atau daerah korteks terletak dibawah tunika albuginea, merupakan daerah yang terutama ditempati folikel ovarium dan oositnya

  Tidak ada batas tegas antaradaerah korteks dan medulla, tetapi daerah medulla tersusun dari jaringan ikat longar dan berisi pembuluh darah, pembuluh limfe, dan saraf(Junqueira, 2002). Ovarian Follicles atau folikel ovarium terdapat di daerah korteks dan terdiri atas oosit yang dikelilingi oleh satu atau lebih sel folikel, atau selgranulosa.

6. Mature (Graafian) Follicle atau folikel matang, pra-ovulasi, atau folikel

  Graaf, sangat besar (berdiameter sekitar 2,5 cm) sehingga dapat menonjol dari permukaan ovarium dan dapat dideteksi dengan ultrasonografi. Fibroblas di dekatnya memasuki daerah ini dan membentuk parut jaringan ikat padat yang disebut korpus albikans atau badan putih (karenabanyaknya kolagen) (Junqueira, 2002).

2.3. Tumor Ganas Ovarium

  Pada tahun 2003 diperkirakan terdapat25.400 kasus tumor ganas ovarium dengan 14.300 kematian, yang mencakup kira- kira 5% dari semua kematian wanita karena tumor ganas (Busmar, 2006). Karena belum ada metode skrining yang efektif untuk tumor ganas ovarium, 70% kasus ditemukan pada keadaan yang sudah lanjut yakni setelahtumor menyebar jauh di luar ovarium (Busmar, 2006).

2.3.1. Etiologi Tumor Ganas Ovarium

  Paritas Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan paritas yang tinggi memiliki risiko terjadinya tumor ganas ovarium yang lebih rendahdaripada nulipara, yaitu dengan risiko relatif 0,7. Wanita dengan gen BRCA1 yang telah bermutasi, mempunyai risiko terkena tumor ganas ovarium sebesar 40%-60%, dan risiko terkena tumor ganas payudara sebesar hampir 90%.

2.3.2. Klasifikasi Tumor Ovarium

  Kira-kira 90% tumor ganas ovarium berasal dari epitel koelom atau mesotelium (epithelial ovarian tumor) dan 10% adalah tumor ganas ovarium non-epthelial (non-epithelial ovarian tumor). Tumor ganas ovarium dikelompokkan atas 6 kelompok, yaitu:Tumor epitelial  Tumor sex-cord dan stromal  Tumor sel germinal  Tumor sel lipid  Sarkoma  Tumor metastasis (Busmar, 2006). Tabel 2.1.

2.3.3. Faktor Risiko

  Ada beberapa faktor yang diduga berperan dalam perkembangan tumor ganas ovarium:ï‚· Usia : tumor jinak ovarium umumnya lebih banyak terjadi pada wanita berumur 20-45 tahun, sedangkan tumor ganas lebih sering menyerang wanita dengan umur 45-60 tahun (Crum, 1999). ï‚· Mutasi gen: 90% dari tumor ganas ovarium berhubungan dengan mutasi gen BRCA (Stewart, 2012).ï‚· Diet : beberapa penelitian menunjukkan ada peningkatan risiko pada wanita obesitas sedangkan penelitian lain menunjukkan tidak ada hubungan antara body mass index (BMI) dengan risiko terjadi tumor ganas ovarium (Stewart, 2012).

2.3.4. Gejala Klinis

  Tumor ganas ovarium tidak menunjukkan gejala yang khas pada stadium awal, hal ini yang menyebabkan lebih dari 70% penderita tumor ganas ovariumditemukan pada stadium yang telah lanjut (stadium III dan IV) (Busmar, 2006). Mayoritas penderita tumor ganas ovarium jenis epitelial tidak menunjukkan gejala sampai periode waktu tertentu.

2.3.5. Stadium

  Stadium Ic : tumor dengan stadium Ia atau Ib tetapi ada tumor di permukaan luar satu atau kedua ovarium; atau dengan kapsulpecah; atau dengan asites berisi sel ganas atau dengan bilasan peritoneum positif. Stadium IIc : tumor stadium IIa atau IIb tetapi dengan tumor pada permukaan satu atau kedua ovarium; atau dengan kapsulpecah; atau dengan asites berisi sel ganas atau dengan bilasan peritoneum positif.

2.3.6. Deteksi Dini

2.3.7. Penatalaksanaan

  Spesifisitas akan meningkat jika dilakukanbersamaan dengan transabdominal ultrasonography atau pemeriksaan secara berkala (Berek, 2000).ï‚· Computed Tomography Scanning (CT-Scan): dengan pemeriksaan ini dapat diketahui ukuran tumor primer, adanya metastasis ke hepar dan kelenjar getah bening, asites, dan penyebaran ke dinding perut. Akan tetapi CT-scan kurang disenangi karena (1) risiko radiasi, (2) risiko alergi terhadap zat kontras, (3) kurang tegas dalam membedakan tumor kistik dengan tumor padat, dan (4) biayanya mahal (Busmar, 2006).

2. Sitoreduksi Teknik baru

Operasi sitoreduksi dengan menggunakan alat-alat seperti:  Argon Beam Coagulator Cavitron Ultrasonic Surgical Aspirator (CUSA)  Teknik Laser

1. Kelompok Risiko Rendah

Penderita kanker ovarium stadium dini dimasukkan dalam kelompok risiko rendah jika:ï‚· Stadium Ia atau Ib ï‚· Derajat diferensiasi 1 atau 2 2. Kelompok Risiko TinggiPenderita kanker ovarium stadium dini dimasukkan dalam kelompok risiko tinggi jika: ï‚· Stadium Ic ï‚· Stadium I, derajat diferensiasi 3ï‚· Stadium IIï‚· Tumor jenis clear cell

2.3.8. Prognosis

  Tumor yang eneuploid memiliki prognosis yang lebih jelek dibandingkan tumor yang diploid. Serum marker meningkat pada stadium awal terutama stadium 2 dan dipakai sebagai parameter untuk menilai apakah ada rekurren.ï‚· Penanda yang lain seperti : overekpressi P53, c-erbB-2 dan level dari colony stimulating faktor, memiliki hubungan dengan agresivitas kanker ovarium (Waruwu, 2013).

BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

3.1. Kerangka Konsep Penelitian

  Kerangka konsep ialah rangkaian variabel-variabel yang tersusun dalam suatu bagan yang menjelaskan hubungan masing-masing sesuai tujuan penelitian. Berdasarkan tujuan penelitian di atas maka kerangka konsep dalam penelitian adalah: Profil Penderita 1.

3.2. Definisi Operasional

  Status hormon adalah keadaan hormonal penderita saat didiagnosa tumor ganas ovarium seperti tercatat di rekam medik Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan yang dikategorikan berdasarkan aturan :Cara pengukuran : Observasi rekam medikAlat pengukuran : Rekam medikHasil pengukuran : 1. Staging adalah stadium tumor ganas yang didiagnosa pada pasien seperti tercatat di rekam medik Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan yang dikategorikan berdasarkan aturan (Busmar, 2006):Cara pengukuran : Observasi rekam medikAlat pengukuran : Rekam medikHasil pengukuran : 1.

2. Histerektomi

  3. Sitoreduksi atau Debulking 4.

BAB 4 METODE PENELITIAN

  Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observational dengan desain penelitian cross-sectional yang akan menilai profil penderita tumor ganas ovariumdi Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan pertimbangan bahwaRumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik merupakan Rumah Sakit Rujukan untuk wilayah regional Pulau Sumatera dan rumah sakit ini memiliki jumlahkasus yang banyak.

4.3.1. Populasi Penelitian

4.3.2. Sampel Penelitian

  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita tumor ganas ovarium yang tercatat di rekam medik Rumah Sakit Umum Pusat Haji AdamMalik Medan dari tanggal 1 Januari 2012 sampai 31 Desember 2012, yaitu berjumlah 299 orang. Sampel pada penelitian ini adalah data penderita tumor ganas ovarium yang datang berobat dan dirawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Haji AdamMalik Medan yang diambil dari rekam medik.

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

  Selain itu, RSUP Haji Adam Malik Medan juga merupakan rumah sakit rujukan untuk wilayah Sumatera yang meliputi Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat danRiau, sehingga dapat dijumpai pasien dengan latar belakang yang sangat bervariasi. Deskripsi Karakteristik Sampel Dengan metode total sampling, didapatkan 192 pasien penderita tumor ganas ovarium yang berkunjung ke RSUP H Adam Malik Medan selama periode 1 Januari 2012 sampai 31 Desember 2012 dan didapatkan 42 pasien yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan peneliti.

5.1.2.3. Deskripsi Sampel Berdasarkan Status Hormon Penderita

  Tabel Deskripsi Sampel Berdasarkan Status Hormon Penderita STATUS HORMON n %Produktif 29 69,0Menopause 13 31,0Total 42 100,0 Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa penderita tumor ganas ovarium yang paling banyak berada pada kelompok status hormon produktif, yaitusebanyak 29 orang (69,9%) dan kelompok status hormon menopause paling sedikit dijumpai, yaitu sebanyak 13 orang ( 31,0%). Tabel Deskripsi Sampel Berdasarkan Stadium STADIUM n % I 8 19,0 II 3 7,1 III 26 61,9 IV 5 11,9Total 42 100,0 Berdasarkan penelitian, didapatkan penderita tumor ganas ovarium yang datang paling banyak dengan stadium III, yaitu sebanyak 26 orang (61,9%),diikuti dengan kelompok stadium I sebanyak 8 orang (19,0%) , kemudian diikuti kelompok stadium IV, yaitu sebanyak 5 orang (11,9%) dan paling sedikitdijumpai pada kelompok stadium II, yaitu sebanyak 3 orang (7,9%).

5.1.2.6. Deskripsi Sampel Berdasarkan Penggunaan Pil Kontrasepsi

  Tabel Deskripsi Sampel Berdasarkan Penggunaan Pil Kontrasepsi PIL KONTRASEPSI n %Ya 2 4,8Tidak 40 95,2Total 42 100,0 Berdasarkan penelitian, didapatkan bahwa penderita tumor ganas ovarium yang paling banyak datang merupakan kelompok yang tidak menggunakan pilkontrasepsi, yaitu sebanyak 40 orang (95,2%) dan kelompok yang menggunakan pil kontrasespsi hanya ditemukan sebanyak 2 orang ( 4,8%). Tabel Deskripsi Sampel Berdasarkan Tipe Histopatologi TIPE HISTOPATOLOGI n % Epithelial ovarian tumor 35 83,3 Non-epithelial ovarian tumor 7 16,7Total 42 100,0 Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa jenis histopatologi yang paling banyak ditemukan pada penderita tumor ganas merupakan tipe epithelial ovarian tumor, yaitu sebanyak 35 orang (83,3%) dan paling sedikit dijumpai pada kelompok tipe non-epithelial ovarian tumor yang hanya sebanyak 7 orang (16,7%).

5.1.3. Distribusi Penderita Tumor Ganas Ovarium

  Tabel Distribusi Penderita Tumor Ganas Ovarium Berdasarkan Kelompok Stadium dan Kelompok UmurSTADIUM <40 40-60 >60 I 2 4 2 II2 1 0 III 11 13 2 IV 2 3 Total 17 21 4 Dari 42 penderita tumor ganas ovarium, ternyata stadium I lebih banyak didapatkan pada kelompok umur 40-60 tahun yaitu sebanyak 4 orang, diikutidengan kelompok umur <40 tahun dan >60 tahun yaitu sebanyak masing-masing 2 orang. Tabel Distribusi Penderita Tumor Ganas Ovarium Berdasarkan Kelompok Stadium dan Kelompok PenatalaksanaanSTADIUM Sitoreduksi/Debulking Terapi Adjuvan Operasi+Terapi Adjuvan I 1 6 1 II 2 1 III 5 16 5 IV 2 3 Total 10 26 6 Berdasarkan tabel 5.12, ditemukan bahwa kelompok stadium I lebih banyak memilih terapi adjuvan sebagai penatalaksanaannya yaitu sebanyak 6orang, diikuti dengan sitoreduksi/debulking dan kombinasi operasi dan terapi adjuvan yang dipilih masing-masing oleh 1 orang.

5.1.4. Uji Statistik

  ï‚· Untuk melihat hubungan penatalaksanaan yang dipilih penderita tumor ganas ovarium dengan tipe histopatologi dengan menggunakan uji statistik crosstab diperoleh hasil p=0,190 (p value >0,05). Hasil uji statistik tidak menunjukkan ada hubungan antara pemilihan penatalaksanaan dengan tipe hispatologi yang dideritanya.ï‚· Untuk melihat hubungan penatalaksanaan yang dipilih penderita tumor ganas ovarium dengan stadium yang didiagnosa dengan menggunakan uji statistik crosstab diperoleh hasil p=0,452 (p value >0,05).

5.2. Pembahasan

  Meskipun hal ini berbeda dengan penelitian Moore (2009) yang melaporkan bahwa dari 179 pasien dengan tumor ovarium ganas ditemukan 13,1% penderita belum menopause dan 27,7% penderita sudah menopause, namun pada penelitian Johari (2013) didapati bahwa kasus tumor ganas ovariumbanyak terjadi pada pasien yang belum menopause atau produktif yaitu 202 orang( 59,4%). Selain itu, menurunnyarisiko terjadinya tumor ganas ovarium pada wanita yang memakai pil kontrasepsi juga dapat dijelaskan dengan hipotesis androgen, dimana terjadinya penurunankadar androgen sehingga epitel ovarium jarang terpapar pada androgenik steroid sehingga tidak terjadi pertumbuhan sel-sel tumor ganas ovarium (Busmar,2006).

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

  Distribusi penderita tumor ganas ovarium berdasarkan tipe histopatologi, yang paling banyak adalah pada kelompok tipe epithelial ovarian tumor,yaitu 83,3%. Distribusi penderita tumor ganas ovarium berdasarkan jenis penatalaksanaan yang dipilih, yang paling banyak adalah pada kelompokterapi adjuvan, yaitu 61,9%.

DAFTAR PUSTAKA

  Penatalaksanaan Kanker Ovarium pada Wanita Usia Muda dengan Mempertahankan Fungsi Reproduksi. Hubungan Usia Penderita dengan Gambaran Histopatologi Kanker Ovarium di Kota Medan Tahun 2010-2011.

Dokumen baru

Download (67 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Profil Pasien Hipertensi di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013
0
54
65
Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012
0
48
67
Profil Penderita Sinusitis Maksilaris Kronis di Poliklinik Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan Pada Tahun 2012
1
60
62
Karakteristik Penderita Sirosis Hati Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2012
0
55
118
Profil Penderita Pneumonia Pada Anak Yang Dirawat Inap Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Tahun 2012
2
86
45
Profil Penderita Karsinoma Hepatoseluler di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2009-2012
1
68
69
Prevalensi Tumor Payudara di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik-Medan Tahun 2012
1
45
62
Karakteristik Penderita Tumor Jinak Dan Ganas Pada Prostat Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2011
0
62
79
Gambaran Lipid profile pada Penderita Stroke di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2010
2
72
78
Profil Penderita Diare Pada Anak Balita Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Pada Tahun 2009
2
35
57
Gambaran Profil Lipid pada Penderita Stroke di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2009
0
45
63
Profil Penderita Tumor Jinak dan Ganas Tulang di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan tahun 2011-2013
1
51
67
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA - Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012
0
0
18
Profil Penderita Tumor Ganas Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan pada Tahun 2012
0
0
14
Karakteristik Penderita Tumor Jinak Dan Ganas Pada Prostat Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2011
0
0
14
Show more