Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara

Gratis

5
104
108
2 years ago
Preview
Full text

HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI AKADEMIK DENGANSELF-REGULATED LEARNING

PADA MAHASISWA PENGHUNI ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi persyaratan Ujian Sarjana Psikologi Oleh

ARTHA WIDYA RUMAHORBO 101301035 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA GENAP, 2013/2014

  SKRIPSI HUBUNGAN KONSEP DIRI AKADEMIK TERHADAP SELF REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA PENGHUNI ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Dipersiapkan dan disusun oleh :ARTHA WIDYA RUMAHORBO 101301035Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Pada tanggal 15 Juli 2014Mengesahkan, Dekan Fakultas PsikologiProf. 195301311980032001Tim Penguji 1.

LEMBAR PERNYATAAN

  Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi saya yang berjudul: Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Adalah hasil karya sendiri dan belum pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi manapun. Penelitian ini menggunakan dua buah skala yakni skala konsep Diri Akademik yang disusunsendiri oleh peneliti menggunakan teori tiga dimensi dari konsep diri akademikCarlock (1999) dan empat belas strategi self-regulated learning dari Zimmerman dan Martinez-Pons (dalam Boerkarts, Pintrich, & Zeidner, 2000).

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Yesus Kristus yang telah memberikan karunia dan kekuatan dalam penyelesaian skripsi yang berjudul“Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara”. Penelitian ini menggunakan dua buah skala yakni skala konsep Diri Akademik yang disusunsendiri oleh peneliti menggunakan teori tiga dimensi dari konsep diri akademikCarlock (1999) dan empat belas strategi self-regulated learning dari Zimmerman dan Martinez-Pons (dalam Boerkarts, Pintrich, & Zeidner, 2000).

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Mahasiswa merupakan subjek yang memiliki potensi untuk

  Menurut Badrul (2012) mahasiswa yang tinggal di asrama adalah mahasiswa yang telah terdaftar sebagai penghuni asrama setelah menandatanganisurat perjanjian penghuni asrama dan bersedia mematuhi tata tertib asrama yang di tetapkan dan wajib tinggal di asrama selama satu tahun dan tidakdiperkenankan tinggal diluar asrama. Hasilnya ternyatamahasiswa yang tinggal bertiga dalam satu kamar memiliki prestasi belajar yang lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa yang tinggal berdua dalam satu Di asrama mahasiswa Universitas Sumatera Utara, setiap kamar ditempati oleh tiga hingga empat orang mahasiswa dalam satu kamar.

E. SISTEMATIKA PENULISAN

  Untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang hubungan antara konsep diri akademik dengan self-regulated learning mahasiswa penghuni asramamahasiswa Universitas Sumatera Utara maka penulisan tugas akhir ini terdiri dari: BAB I : merupakan pendahuluan yang berisi tentang uraian latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian,manfaat penelitian dan sistematika penulisan. BAB III : merupakan metodologi penelitian yang meliputi data yang akan digunakan, variable penelitian, dan metode analisis.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Self-Regulated Learning A

1. Pengertian Self-Regulated Learning

  Selain ituSchunk & Zimmermann (1998) menegaskan bahwa peserta didik yang bisa dikatakan sebagai self-regulated learners adalah yang secara metekognisi,motivasional dan behavioral aktif ikut serta dalam proses belajar. Peserta didik dengan sendirinya memulai usaha belajar secara langsung untuk memperolehpengetahuan dan keahlian yang diinginkan tanpa bergantung pada guru, orang tua, dan orang lain.

2. Perkembangan Self-regulated learning

  Berkaitan dengan diri sendiri peserta didik yang memiliki andil untuk memunculkan dorongan bagi dirinyasendiri untuk mencapai tujuan belajarnya. Strategi-strategi yang digunakan sudahterinternalisasi, namun masih dipengaruhi oleh gambaran standar performansi yang ditujukan oleh model dan sudah menggunakan proses self-reward.

3. Strategi

  Membuat rencana dan tujuan belajar (goal setting & planning)Strategi ini merupakan pengaturan peserta didik terhadap tugas, waktu dan menyelesaikan kegiatan yang berhubungan dengan tujuan tersebut. Meminta bantuan teman sebaya (seek peer assistance) Bila menghadapi masalah yang berhubungan dengan tugas yang sedang dikerjakan, peserta didik meminta bantuan teman sebaya.j.

4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Self-Regulated Learning

  Peserta didik yang merasa mampu menguasai suatu keahlian atau melaksanakan suatutugas akan lebih siap untuk berpartisipasi, bekerja keras, lebih ulet dalam menghadapi kesulitan, dan mencapai level yang lebih tinggi. Motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang (intrinsic) cenderung akan lebih memberikan hasil positif dalam prosesbelajar dan meraih prestasi yang baik.

B. Konsep Diri Akademik

1. Pengertian Konsep Diri Akademik

  Maka dapat disimpulkan bahwa konsep diri adalah gambarankeyakinan yang dimiliki individu untuk menilai diri sendiri baik itu dari penampilan, perilaku, sikap, kemampuan serta sumber daya yang dimiliki olehdiri sendiri. Pengertian lain darikonsep diri akademik juga dikemukakan oleh Carlock (1999) yang menyatakan bahwa konsep diri akademik merupakan pandangan diri yang meliputipengetahuan, harapan, dan penilaian individu mengenai kemampuan akademis yang dimiliki.

2. Aspek-aspek Konsep Diri Akademik

  Carlock (1999) mengungkapkan bahwa aspek-aspek konsep diri akademik tidak berbeda dengan konsep diri, yaitu adanya pengetahuan, harapan, danpenilaian individu mengenai kemampuan akademis yang dimiliki. Menurut Carlock (1999) bersamaan dengan penilaian ini, misalnya saya lamban, tidak menarik, kikuk, cerdas, dan sebagainya, akan timbul perasaan-perasaandalam diri individu terhadap dirinya sendiri.

3. Jenis-jenis Konsep Diri Akademik

  Siswa yang memiliki konsepdiri akademis yang positif akan membawa perasaan nyaman bagi siswa dalam menjalankan tugas belajarnya. Untuk siswa dengan konsep diri akademis negatifmemiliki kecenderungan yang lebih besar dalam berbuat kecurangan dalam tes daripada siswa dengan konsep diri akademis positif.

C. MAHASISWA PENGHUNI ASRAMA

  Maka dapat disimpulkan bahwa asrama mahasiswa adalah sebuah bangunan tempat tinggal yang ditujukan untuk suatu kelompok orang yang sedang Universitas Sumatera Utara, sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia juga memiliki asrama mahasiswa. Jika motivasi positif berasal dari dalam diri individu cenderung akanmemberikan hasil yang positif dalam proses belajar dan meraih prestasi yang baik.

E. HIPOTESA

  Berdasarkan uraian diatas, maka hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah “ada hubungan antara konsep diri akademik dengan self-regulated learning mahasiswa penghuni asrama”. Hipotesis ini memiliki makna semakin positif konsep diri mahasiswa maka semakin baik pula kemampuan self-regulated learning mahasiswa tersebut.

BAB II I METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN KUANTITATIF Suatu penelitian agar memiliki hasil yang dapat diuji kebenaran dan

  Berdasarkan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah adahubungan konsep diri terhadap self-regulated learning mahasiswa penghuni asrama mahasiswa Universitas Sumatera Utara maka metode penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Sedangkan menurut Azwar (2010), penelitian kuantitatif menekankan analisisnya pada data numerical yang diolah dengan metode statistika.

VARIABEL DAN DEFINISI OPERASIONAL

  Semakin tinggi skor skala yang Variabel X : Konsep Diri Akademik Definisi Operasional : Konsep diri akademik adalah bagaiman individu melihat dirinya sendiri yang meliputi pengetahuan, harapan, dan penilaianindividu mengenai kemampuan akademis yang dimiliki. Semakin tinggi skor yang diperoleh subjek penelitian, maka semakin positif konsep diri akademik yangdimiliki, sebaliknya semakin rendah skor yang diperoleh maka semakin negatif pula konsep diri akademik yang dimiliki.

C. POPULASI, SAMPEL, DAN METODE PENGAMBILAN SAMPEL

1. Populasi

  Menurut Hadi (2000), populasi adalah keseluruhan individu yang akan diselidiki dan mempunyai minimal satu sifat yang sama atau ciri-ciri yang samadan untuk siapa kenyataan yang diperoleh dari subjek penelitian hendak digeneralisasikan. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UniversitasSumatera Utara yang tinggal di asrama mahasiswa baik asrama putra maupun asrama putri angkatan 2010, 2011, 2012, dan 2013.

D. METODE PENGUMPULAN DATA

  Skala yang digunakan ada dua jenis, skala yang pertama adalah SkalaKonsep Diri Akademik dan yang kedua adalah Skala Self-regulated learning yang dikembangkan oleh peneliti sendiri. Setiap item dalam skala ini akan diberikan 5 pilihan jawaban mulai dari SS(sangat sesuai), S (sesuai), N (netral), TS (tidak sesuai), dan STS (sangat tidak sesuai) tergantung pilihan jawaban mana yang paling menggambarkan keadaansampel.

2. Skala Konsep Diri Akademik

  Konsep diri akademik akan diukur dengan menggunakan skala konsep diri akademik yang dibuat oleh peneliti berdasarkan tiga dimensi dari konsep diriakademik Carlock (1999) yaitu : a. Karena penelitian ini bersifat kuantitatif maka analisa data yang digunakan adalah alat analisis yang bersifat kuantitatif yaitu model statistik.

VALIDITAS DAN RELIABILITAS ALAT UKUR

  Semakin tinggi koefisien korelasi positif antaraskor aitem dengan skor skala berarti semakin tinggi konsistensi antara aitem tersebut dengan skala secara keseluruhan yang berarti semakin tinggi dayabedanya. Uji reliabilitas alat ukur ini menggunakan pendekatan konsistensi Reliabilitas dinyatakan oleh koefisien reliabilitas (rxx`) yang angkanya berada dalam rentang 0 sampai dengan 1.

F. HASIL UJI COBA ALAT UKUR

  Berdasarkan hasil uji coba sebanyak 70 aitem skala konsep diri akademik diperoleh 52 aitem yang memiliki koefisien korelasi aitem total yang memenuhisyarat untuk dapat digunakan dalam penelitian (rit Keterangan : Nomor yang ditebalkan adalah aitem yang gugur. Berdasarkan hasil uji coba sebanyak 60 aitem skala konsep diri akademik diperoleh 32 aitem yang memiliki koefisien korelasi aitem total yang memenuhisyarat untuk dapat digunakan dalam penelitian (rit Keterangan : Nomor yang ditebalkan adalah aitem yang gugur.

G. PROSEDUR PELAKSANAAN PENELITIAN

Sebelum dilaksanakan penelitian di lapangan maka peneliti perlu melakukan beberapa prosedur, yaitu: tahap persiapan penelitian, tahappelaksanaan penelitian, dan tahap pengolahan data.

1. Tahap Persiapan Penelitian

  Berdasarkan hasil uji coba sebanyak 60 aitem skala konsep diri akademik diperoleh 32 aitem yang memiliki koefisien korelasi aitem total yang memenuhisyarat untuk dapat digunakan dalam penelitian (rit ≥ 0.40 ). Skala self-regulated learning diperoleh 52 aitem yang memiliki koefisien korelasi aitem total yang memenuhi syarat untuk dapat digunakan dalam penelitian (rit≥ 0.40 ).

H. METODE ANALISA DATA

  Data yang diperoleh dalam penelitian akan dianalisis dengan uji korelasi untuk menguji hipotesis, yaitu untuk menguji hubungan antara konsep diriakademik dengan self-regulated learning. Uji normalitas pada penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa data semua variabel yang berupa skor-skor yangdiperoleh dari hasil penelitian tersebar sesuai dengan kaidah normal.

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan diuraikan analisa data dan pembahasan yang diawali

A. ANALISA DATA

  Subjek penelitian berjumlah 100 orang yang berasal dari asrama putra dan asrama putri Universitas Sumatera Utara. Jenis kelaminBerdasarkan usia subjek penelitian maka diperoleh gambaran penyebaran subjek penelitian seperti yang tertera dalam tabel 8.

2. Hasil Penelitian

  (2-tailed) .000 N 100 100 Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar.648 dengan p < 0.05 Hal ini berarti hipotesa nol (Ho) ditolak dan hipotesa alternatif (Ha) diterima, yang menunjukkan adanya hubungan antara konsep diriakademik dengan self regulated learning pada mahasiswa penghuni asrama mahasiswa Universitas Sumatera Utara. Hal tersebut menggambarkan bahwa konsep diri akademik yang dimiliki mahasiswa memiliki hubungan yang kuat dengan self regulated learning mahasiswa penghuni asrama tersebut.

B. PEMBAHASAN

  Berdasarkan hasil utama yang diperoleh dari hasil penelitian ini yang terdiri dari 100 subjek penelitian maka diperoleh korelasi yang positif antarakonsep diri akademik dengan self regulated learning pada mahasiswa penghuni asrama mahasiswa Universitas Sumatera Utara. Sebanyak 45 orang (45%) memiliki konsep diri akademik sedang, dan 1 orang mahasiswa (1%) yang learning tinggi, sebanya 48 orang (48%) memiliki self-regulated learning yang sedang dan tidak ada yang berada pada kategori rendah.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini akan diuraikan kesimpulan dan saran-saran sehubungan

A. KESIMPULAN

  Pada bagian pertama akan dijabarkan kesimpulan dari penelitian ini yang dilanjutkan dengan diskusimengenai hasil yang diperoleh dan pada bagian akhir akan dikemukakan saran- saran baik yang bersifat praktis maupun metodologis yang mungkin dapat bergunabagi penelitian yang akan datang dengan topik yang sama Setelah dilakukan penelitian dan analisa data maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Berdasarkan kategorisasi, subjek yang berada dalam kategori konsep diri akademik yang tinggi sebanyak 54 orang (54%), subjek yangberada dalam kategori konsep diri akademik yang sedang sebanyak 45 orang (45%), dan 1 orang (1%) berada pada kategori rendah yangberarti konsep diri akademik mahasiswa rendah.

B. SARAN

1. Saran Metodologis

  Berdasarkan hasil penelitian ini, bagi pihak-pihak yang berminat dengan penelitian sejenis atau untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut, hendaknyamemperhatikan hal-hal berikut: 1. Bagi penelitian selanjutnya dapat melihat kaitan antara self-regulated learning dengan faktor lain yang berhubungan.

2. Saran Praktis

  Bagi mahasiswa penghuni asrama mahasiswaBagi mahasiswa penghuni asrama mahasiswa yang memiliki self- regulated learning yang sedang, dapat meningkatkan self-regulated learning masing-masing dengan menerapkan 14 metode yang dikemukakan. Dengan demikian mahasiswa penghuni asrama memiliki wadah untuk berbagi danmenemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan konsep diri akademik yang nantinya berpengaruh juga pada peningkatan self regulated learning.

DAFTAR PUSTAKA

  (Konsep, Teori dan Aplikasi Praktis dalam Dunia Pendidikan). Hubungan lingkungan belajar mahasiswa di asrama dan tidak asrama dengan prestasi belajar mahasiswa di politeknik kesehatan Surakarta.

a. Dependent Variable: Self Regulated Learning

  Self Regulated Between (Combined) 30199.965 46 656.521 3.178 .000 Learning * Konsep GroupsLinearity 17299.075 1 17299.075 83.736 .000 Diri AkademikDeviation from 12900.890 45 286.686 1.388 .126 Linearity Within Groups 10949.275 53 206.590 Total 41149.240 99 Measures of Association R R Squared Eta Eta SquaredSelf Regulated Learning * .648 .420 .857 .734 Konsep Diri Akademik Correlations[DataSet0] Descriptive StatisticsMean Std. Deviation N Konsep Diri Akademik 96.46 13.503 100 Self Regulated Learning 156.74 20.387 100 CorrelationsKonsep Diri Akademik Self Regulated LearningKonsep Diri Akademik Pearson Correlation 1 .648 ** Sig.

a. Lilliefors Significance Correction *. This is a lower bound of the true significance

  Menurut saya belajar keras akan memberikan hasil yang baik bagi profesi saya nantinya 60 Saya bisa mengatur dengan baik waktu belajar saya Lampiran 2 : Buklet skala pengambilan data Kata Pengantar Dengan hormat,Dalam rangka memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, saya membutuhkansejumlah data yang hanya akan saya peroleh dengan adanya kerjasama dari anda dalam mengisi skala ini. Saya akan menjadi orang yang sukses menerapkan ilmu yang saya peroleh di perkuliahan 32 Saya bisa mengatur dengan baik waktu belajar saya PERIKSA KEMBALI JAWABAN ANDA JANGAN ADA YANG TERLEWATKAN!

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Universitas Sumatera Utara
2
46
124
Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara
5
104
108
Efektivitas Terapi Realitas untuk Meningkatkan Self Regulated Learning pada Mahasiswa Underachiever di Universitas Sumatera Utara
3
57
219
Perbedaan Self Regulated Learning antara Mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang Bekerja dengan yang Tidak Bekerja.
7
54
146
Hubungan antara Konsep Diri dan penyesuaian Diri dengan Prestasi Belajar Pada Mahasiswa Baru Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
3
78
155
Hubungan Antara Self-Efficacy Dengan Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
14
155
81
Pengaruh Efikasi Diri terhadap Prestasi Akademik pada Mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang Bekerja
4
63
93
Pengaruh Efikasi Diri terhadap Prestasi Akademik pada Mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang Bekerja
0
1
26
Case Processing Summary - Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara
0
0
30
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. - Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara
0
0
18
BAB I PENDAHULUAN A. - Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara
0
0
10
Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Sumatera Utara
0
0
12
Pengaruh Mentoring Agama Islam Terhadap Perubahan Konsep Diri Mahasiswa Muslim Universitas Sumatera Utara
0
0
52
Pengaruh Mentoring Agama Islam Terhadap Perubahan Konsep Diri Mahasiswa Muslim Universitas Sumatera Utara
0
0
7
Pengaruh Mentoring Agama Islam Terhadap Perubahan Konsep Diri Mahasiswa Muslim Universitas Sumatera Utara
0
0
36
Show more