Pengaruh Analisis Rasio Keuangan Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja Jangka Menengah Pada PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk Cabang Puteri Hijau, Medan

 9  74  95  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

KATA PENGANTAR

  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya account receivable turn over yang berpengaruh terhadap pemberian kredit secara parsial, sedangkan working capital to totalasset ratio, current ratio, debt to equity ratio, dan return on investment secara individu (parsial) tidak berpengaruh terhadap pemberian kredit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya account receivable turn over yang berpengaruh terhadap pemberian kredit secara parsial, sedangkan working capital to totalasset ratio, current ratio, debt to equity ratio, dan return on investment secara individu (parsial) tidak berpengaruh terhadap pemberian kredit.

A. Latar Belakang Masalah

  Analisis laporan keuangan adalah metode yang digunakan oleh manajemen bisnis perbankan untuk menilai keadaan yang telah lalu, saat ini, dan proyeksi di waktu yang akan datang dankinerja perusahaan yang mengajukan aplikasi kredit. Melihat banyaknya jenis kredit yang diberikan oleh Bank Rakyat Indonesia, maka penulis membatasi ruang lingkup penulisan pada pemberian kredit modal kerja jangka menengah,yaitu kredit yang memiliki jangka waktu antara 1-3 tahun dan biasanya digunakan untuk keperluan modal kerja.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis

1. Pengertian dan Tujuan Laporan Keuangan

a. Pengertian Laporan Keuangan

  2) Laporan Perubahan ModalLaporan perubahan modal (statement of owner’s capital) adalah laporan yang menggambarkan perubahan modal awal, ditambah selisih laba bersih terhadap Laporan neraca (balance sheet) adalah laporan mengenai aktiva, hutang dan modal dari perusahaan tertentu pada suatu periode tertentu. 4) Laporan Arus KasLaporan arus kas (cash flow) adalah laporan yang menunjukkan aliran kas dalam bentuk operasi, investasi dan pendanaan dalam perusahaan selamaperiode tertentu.5) Catatan Atas Laporan Keuangan Catatan Atas Laporan Keuangan (notes to financial statement) adalah Laporan mengenai perubahan-perubahan metode akuntansi yang digunakan dalamtahun berjalan dibandingkan dengan periode sebelumnya.

b. Tujuan Laporan Keuangan

  c) Untuk memberikan informasi keuangan yang dapat digunakan untuk mengestimasi potensi penghasilan bagi perusahaand) Untuk memberikan informasi lain yang dibutuhkan mengenai perubahan dalam sumber daya ekonomi dan kewajiban. f) Komparabilitas (daya banding), yang secara tidak langsung berarti perbedaan- perbedaan yang terjadi seharusnya bukan diakibatkan oleh perbedaanperlakuan akuntansi keuangan yang diterapkan.

2. Analisis Laporan Keuangan

  Menurut Harahap (2008:190), pengertian Analisis Laporan Keuangan adalah :Menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi unit informasi yang lebih kecil dan melihat hubungannya yang bersifat signifikan atau yang mempunyai maknasatu dengan yang lain baik antara data kuantitatif maupun data non kuantitatif dengan tujuan untuk mengikuti kondisi keuangan lebih dalam yang sangatpenting dalam proses menghasilkan keputusan yang tepat b. 6) Dapat memberikan informasi yang diinginkan oleh para pengambil keputusan yaitu : 7) Dapat menentukan peringkat (rating) perusahaan menurut kriteria tertentu yang sudah dikenal dalam dunia bisnis.8) Dapat membandingkan situasi perusahaan dengan perusahaan lain dengan periode sebelumnya atau dengan standar industri normal atau standar ideal.

5. Kredit

  Menurut sektor yang dibiayai Dari sektor yang dibiayai oleh bank, macam kredit adalah kredit perdangangan, kredit pemborong, kredit perindustrian, kredit peternakan, kredit perhotelan, kredit pertanian, kreditpercetakan, dll. Menurut Jusuf (2005 : 13), ada 7 (tujuh) tahap proses kredit yang secara umum berlaku di bank, yaitu :1) Permohonan Kredit Proses penyaluran kredit dimulai dengan permohonan kredit ke bank yang biasanya berawal dari hasil perbincangan calon debitur denganpihak bank atau melalui pengajuan tertulis yang berisi informasi perusahaan yang diberikan kepada bank.

B. Tinjauan Penelitian Terdahulu

  Quick Ratio, Net Profit Margin dan Return On Investment secarasimultan tidak berpengaruh terhadap pemberian kredit modalkerja. Hipotesis dalam penelitian ini adalah :Working Capital To Total Asset Ratio, Current Ratio, Quick Ratio, Account Receivable TurnOver, Debt To Equity Ratio, Net Profit Margin dan Return On Investment secara parsial berpengaruh terhadap pemberian kredit modal kerja jangka menengah.

METODE PENELITIAN

  (Sugiyono, 2004:72)Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang mengajukan permohonan kredit modal kerja jangka menengah ke PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk Cabang Puteri Hijau,Medan per Januari 2006 sampai dengan Januari 2008, dan terdapat 128 perusahaan yang mengajukan permohonan pinjaman kredit modal kerja sepanjang periode tersebut. Pemberian Kredit (Y)Pemberian kredit dalam hal ini diukur dari besarnya kredit yang diberikan kepada debitur sesuai dengan keputusan kredit yang ditentukan oleh pihak bank.

F. Jadwal dan Lokasi Penelitian

HASIL PENELITIAN

  Penelitian ini dimulai oleh penulis pada bulan Januari 2008 dengan lokasi objek penelitian beralamat di Jalan Puteri Hijau No. 2 Medan.

1. Sejarah Ringkas Bank

  Kredit Mikro Kredit mikro terdiri dari hanya satu jenis kredit yaitu : KupedesKupedes adalah suatu fasilitas kredit yang disediakan oleh BRI Unit (bukan oleh KantorCabang BRI atau Bank lain), untuk mengembangkan atau meningkatkan usaha kecil yang layak. Kredit Ritel Kredit ritel terdiri dari beberapa jenis kredit yaitu :1) Kredit Agunan KasBagi para pengusaha yang berminat menjaminkan surat-surat berharga untuk mencukupi besaran plafon kredit yang diajukan, Bank Rakyat Indonesia menyediakan fasilitas Kreditdengan Agunan Kas.

4) Kredit Modal Kerja

  Kredit Pengembangan Energi Nabati dan Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP) Kredit Investasi yang diberikan oleh Bank Rakyat Indonesia kepada petani langsung atau melaui Perusahaan Mitra, dengan memperoleh subsidi bunga dari Pemerintah dalam rangkamendukung Program Pengembangan Bahan Baku Bahan Bakar Nabati dan Program Revitalisasi Perkebunan. Kredit ketahanan pangan dan energy adalah kredit investasi dan/atau modal kerja yang diberikan dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan ProgramPengembangan Tanaman Bahan Baku Bahan Bakar Nabati.

F. Kredit Usaha Rakyat

  Kredit ini diperuntukkan bagi usaha Mikro, Kecil & Koperasi dengan plafond kredit dari Rp. 5 juta sampai dengan 500 juta.

3. Prosedur Pemberian Kredit Oleh Bank Rakyat Indonesia

  3 Kartu keluarga, aktenikah, polis asuransi   2 NPWP Suami istri yang telah menikahDewan pengurus danpengawas 1 Tanda pengenal (KTP, SIM, Passport,WNI (ganti nama) No Dokumen (fotocopy) Perorangan Perusahaan Tabel 4.1 Dokumen Persyaratan Kredit Calon debitur mengajukan permohonan secara tertulis, mengisi formulir yang disediakan bank, dan melampirkan data yang diperlukan, lalu diserahkan kepada bagian ADK(Administrasi kredit). Jika Nota Rekomendasi Kredit disetujui oleh kepala cabang, dilanjutkan dengan pemberitahuan tertulis kepada calon debitur bahwa permohonan kreditnya telah disetujuidengan syarat dan kondisi sesuai Surat Keputusan Kredit (SKK) dan overing letter yaitu berupa surat penawaran kredit yang dipertimbangkan beserta seluruh ketentuannya.

B. Analisis Hasil Penelitian

1. Hasil Analisis Laporan Keuangan Debitur

  Kemampuan perusahaan calon debitur pada hakikatnya ditunjukkan dalam posisi laporan keuangan yang Namun demikian bila hasil analisis terhadap laporan keuangan debitur dinyatakan layak untuk diberikan kredit tetapi dalam pengikatan kredit atau jaminan terdapat masalah yangtidak dapat diselesaikan atau membahayakan bank maka permohonan kredit tersebut segera ditolak. Apabila dilihat dari analisis rasio-rasio keuangan debitur, penulis berpendapat bahwa analisis yang dilakukan oleh penganalisis kredit pada PT bank rakyat Indonesia, Tbk, CabangPuteri Hijau Medan telah dilaksanakan dengan baik, dimana laporan keuangan calon debitur dianalisis selama 2 tahun terakhir dengan rasio-rasio keuangan yang lengkap.

2. Analisis Statistik Bank Rakyat Indonesia

  Data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa informasi-informasi keuangan yang berasal dari laporan keuangan perusahaan debitur 2 tahun terakhir. Berikut penulis membuat deskripsi rasio-rasio keuangan dan kebutuhan modal kerja rata-rata perusahaan debitur yangmenjadi yang sampel dalam penelitian ini.

3. Hasil Analisis Statistik

  = 0,673 danNPM yang memiliki nilai VIF = 13,033 karena memiliki nilai Sig.= 0,883 yang berarti tidak signifikan (0,673 >0,05) dan (0,883>0,05) atau dengan kata lain QR dan NPM tidakberpengaruh secara signifikan terhadap pemberian kredit. Jadi, variable yang digunakan penulis dalam penelitian ini ada 5 variabel yang terdiri dariWorking Capital To Total Asset Ratio (WC/TA), Current Ratio (CR), AccountReceivable Turn Over (ARTO), Debt to Equity Ratio (DER) dan Return On Investment (ROI) dengan variabel dependen pemberian Kredit Modal Kerja (KMK).

1. Uji Asumsi Klasik

  Sebelum melakukan analisis statistik, penulis terlebih dahulu mengadakan uji terhadap asumsi klasik yang terdiri dari : a. Hal ini berarti tidak terjadi Heterokedastisitas pada model regresi sehingga, model regresi layak dipakai untuk prediksi pemberian kredit berdasarkan variabel independennya.

d. Uji Autokorelasi

  Tentu saja model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi. Hal ini berarti 19,1 % variasi dari pemberian kredit melalui kebutuhan modal kerja debitur dapat dijelaskan oleh variasi dari ke 7 ( tujuh)variabel independen.

5. Pengujian Hipotesis

  Hipotesis yang diajukan adalah : Ha = koefisien regresi berpengaruh terhadap pemberian kreditAda 2 cara dalam menentukan apakah H0 ditolak atau diterima yaitu : Berikut penulis mendeskripsikan pengaruh parsial dari masing- masing variabel independen terhadap variabel dependen, yaitu sebagai berikut : 1. Current Ratio H0 = Current Ratio tidak berpengaruh terhadap pemberian kredit modal kerjaHa = Current Ratio berpengaruh terhadap pemberian kredit modal kerjaBerdasarkan tabel, variabel current ratio mempunyai t hitung = 0,224 sedangkan t tabel adalah t( 0,025 : 28) = 2, 048 karena t hitung < t tabel dan tingkat signifikansi 0, 825 > 0,05maka disimpulkan bahwa H0 diterima atau koefisien regresi yang berarti Current Ratio tidak berpengaruh secara statistik terhadap pemberian kredit.

D. Pembahasan Hasil Analisis Statistik

  Begitu juga variabel pemberian kredit, diduga fluktuasi kondisi keuangan debitur akibat hal tersebut menyebabkan pihak bank dalam pemberian kredit modal kerja bukan hanyasecara selektif melihat kondisi keuangan debitur, tetapi juga meninjau jaminan yang disertakan apakah dapat menutupi kerugian jika debitur tidak mampu memenuhikewajibannya di masa depan karena resiko-resiko yang mungkin timbul akibat dampak perubahan kondisi ekonomi diatas. tidak akan mengalami penurunanBegitu juga variabel pemberian kredit, diduga fluktuasi kondisi keuangan debitur akibat hal tersebut menyebabkan pihak bank dalam pemberian kredit modal kerja bukan hanyasecara selektif melihat kondisi keuangan debitur, tetapi juga meninjau jaminan yang disertakan apakah dapat menutupi kerugian jika debitur tidak mampu memenuhikewajibannya di masa depan.

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

  Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, penulis mengambil kesimpulan bahwa :Pengujian secara individual (parsial) menunjukkan hasil bahwa hanya Account ReceivableTurn Over yang secara parsial berpengaruh terhadap pemberian Kredit Modal Kerja, sedangkan Working Capital To Total Asset Ratio, Current Ratio, Debt To Equity Ratio, danReturn On Investment secara parsial tidak berpengaruh terhadap pemberian Kredit Modal Kerja. Bagi Peneliti SelanjutnyaPeneliti selanjutnya disarankan menambah faktor-faktor yang lain yang tidak termasuk ke dalam penelitian penulis, seperti rasio-rasio keuangan yang tidak dimasukkan dalam Bastian, Indra dan Suhardjono., 2006.

Pengaruh Analisis Rasio Keuangan Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja Jangka Menengah Pada PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk Cabang Puteri Hijau, Medan Batasan Masalah Perumusan Masalah Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel Penelitian Metode Penganalisaan Data Desain Penelitian Populasi dan Sampel Penelitian Jenis Data dan Sumber Data Gambaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk Cabang Puteri Hijau Medan Kerangka Konseptual Hipotesis Penelitian Kredit Mikro Kredit Ritel Kredit Program Kredit Pengembangan Energi Nabati dan Revitalisasi Perkebunan KPEN-RP Kredit Ketahanan Pangan dan Energi Kredit Usaha Rakyat Kredit Unsur-Unsur Kredit Jenis-Jenis Kredit Latar Belakang Masalah PENDAHULUAN Model Summary Tabel 4.4 Koefisien Regresi Tabel 5 Pembahasan Hasil Analisis Statistik Pengertian Laporan Keuangan Tinjauan Teoritis 1. Pengertian dan Tujuan Laporan Keuangan Pengujian Hipotesis Uji Autokorelasi Prosedur Pemberian Kredit Teknik Analisis Laporan Keuangan Rasio Keuangan Jenis-Jenis Rasio Keuangan Tinjauan Penelitian Terdahulu TINJAUAN PUSTAKA Tujuan Analisis Laporan Keuangan Uji Normalitas Uji Multikolinearitas Uji Heterokedastisitas
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Analisis Rasio Keuangan Terhadap Pem..

Gratis

Feedback