Feedback

Pengaruh Laba Akuntansi dan Komponen Arus Kas Terhadap Harga Saham Di Bursa Efek Indonesia

Informasi dokumen
SKRIPSI PENGARUH LABA AKUNTANSI DAN KOMPONEN ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH : ALFONSO ERIK S HUTABARAT 060503221 PROGRAM STUDI STRATA 1 AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul: “Pengaruh Laba Akuntansi dan Komponen Arus Kas Terhadap Harga Saham Di Bursa Efek Indonesia”, adalah benar hasil karya saya sendiri dan judul yang dimaksud belum pernah dimuat, dipublikasikan, atau diteliti oleh mahasiswa lain dalam konteks skripsi Program Reguler S1 Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Sumatera Utara. Semua sumber data dan informasi yang diperoleh telah dinyatakan dengan jelas dan benar apa adanya. Apabila di kemudian hari pernyataan ini tidak benar, saya bersedia menerima sanksi yang ditetapkan oleh Universitas Sumatera Utara. Medan, 23 Juni 2011 Yang Membuat Pernyataan, Alfonso Erik S. Hutabarat NIM: 060503221 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Allah Swt. atas segala berkat dan anugerah-Nya, sehingga Penulis mampu menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pengaruh Laba Akuntansi dan Komponen Arus Kas Terhadap Harga Saham Di Bursa Efek Indonesia”. Penulisan skripsi ini bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan Penulis khususnya mengenai masalah yang diangkat dalam penelitian ini. Selama penyusunan skripsi ini, Penulis telah banyak mendapat bimbingan, pengarahan, bantuan, dan doa dari berbagai pihak. Untuk itu, dengan hati yang tulus Penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak. selaku Ketua Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara dan Ibu Dra. Mutia Ismail, MM, Ak selaku sekretaris Departemen Departemen Akuntansi S1 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Iskandar Muda, SE, M.Si,Ak selaku dosen pembimbing yang telah banyak meluangkan waktu dalam memberikan petunjuk, pengarahan, bimbingan dan bantuan dari awal hingga selesainya skripsi ini. 4. Bapak Drs. Syahrul Rambe, MM,Ak selaku Dosen Pembanding/ Penguji I dan Drs. Hotmal Ja’far, MM selaku dosen Pembanding/ Penguji II yang telah banyak memberikan masukan dan arahan dalam penulisan skripsi ini. Universitas Sumatera Utara 5. Secara khusus Penulis persembahkan kepada kedua orangtua Penulis yang sangat Penulis sayangi, Ayahanda Albert Hutabarat,SH dan Ibu Suryani .S serta abang dan adik Penulis, terima kasih atas kasih sayang, didikan, dukungan, dan doa kalian. 6. Teman-teman di Fakultas Ekonomi angkatan 2006 serta semua pihak-pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna karena keterbatasan penulis dalam pengetahuan dan pengulasan skripsi. Oleh karena itu Penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun sehingga dapat dijadikan acuan dalam penulisan karya-karya ilmiah selanjutnya. Akhir kata, Penulis berharap semoga skripsi ini menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi pembaca. Medan, 23 Juni 2011 Penulis, Alfonso Erik S. Hutabarat NIM: 060503221 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba akuntansi, arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan terhadap harga saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 sampai dengan 2008. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tolak ukur mana yang mempunyai pengaruh yang paling signifikan terhadap harga saham. Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing perusahaan sampel, yang dipublikasikan melalui website www.idx.co.id, dan ringkasan kinerja perusahaan yang diperoleh melalui ICMD (Indonesian Capital Market Directory). Metode analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan pengujian asumsi klasik, serta analisis statistik yaitu analisis regresi linear berganda. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah laba akuntansi sebagai variabel X1, aktivitas operasi sebagai variabel X2, arus kas dari aktivitas investasi sebagai variabel X3 dan arus kas dari aktivitas pendanaan sebagai variabel X4, serta harga saham sebagai variabel Y dengan total sampel per tahun sebanyak 18 perusahaan. Hasil penelitian ini adalah ketiga variabel independen berpengaruh signifikan positif terhadap harga saham secara bersama-sama, tetapi secara parsial arus kas dari aktivitas operasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan arus kas dari aktivitas investasi dan arus kas dari aktivitas pendanaan tidak berpengaruh terhadap harga saham. Arus kas dari aktivitas operasi memiliki pengaruh yang paling signifikan. Kata Kunci: laba akuntansi, arus kas dari aktivitas operasi, arus kas dari aktivitas investasi, arus kas dari aktivitas pendanaan, harga saham. Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This study analyzed the influence of accounting earnings, cash flow from operating activities, cash flow from investing activities and cash flow from financing activities to the stock prices of the companies that listed in Indonesia stocks exchange since 2006 up to 2008. This study was also intended to know which performances measured have the most significant effect to the stock price. Data that used in this research are financial statements from each company, published through website www.idx.co.id and companies financial data that get from ICMD (Indonesian Capital Market Directory). Analysis method that used in this research is quantitative method with multiple regressions. Sampling method that used is purposive sampling. Variables that used in this research are accounting earnings as X1 variable, cash flow from operating activities as X2 variable, cash flow from investing activities as X3 variable and cash flow from financing activities as X4 variable and also stock price as Y variable consist of the 18 firm. This research concludes that all of the independent variables have positive significant influence toward stock price in simultan, but in partial cash flow from operating activities have positive significant to the stock price, whereas cash flow from investing activities and cash flow from financing activities are not influence toward stock price. The most significant effect was from cash flow from operating activities. Keyword: accounting earnings, cash flow from operating activities, cash flow from investing activities, cash flow from financing activities, stock price. Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI PERNYATAAN . i KATA PENGANTAR. ii ABSTRAK. iv ABSTRACT . v DAFTAR ISI . vi DAFTAR GAMBAR. viii DAFTAR TABEL . ix DAFTAR LAMPIRAN . xi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian . 1 B. Perumusan Masalah . 6 C. Tujuan Penelitian . 6 D. Manfaat Penelitian . 6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Laporan Keuangan 7 2. Tujuan Laporan Keuangan . 8 3. Jenis-jenis Laporan Keuangan . 8 4. Laba . 9 a. Konsep Laba . 8 b. Laba Akuntansi . 12 Universitas Sumatera Utara BAB III 5. Laporan Arus Kas . 13 6. Harga Saham . 16 B. Tinjauan Penelitian Terdahulu . 18 C. Kerangka Konseptual dan Hipotesis . 20 METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian . 23 B. Populasi dan Sampel Penelitian. 23 C. Jenis Data dan Sumber Data. 24 D. Teknik Pengumpulan Data . 25 E. Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel . 25 F. Metode Analisis Data. 27 G. Jadwal Penelitian . 30 BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Data Penelitian. 31 B. Analisis Hasil Penelitian . 31 1. Statistik Deskriptif . 31 2. Uji Asumsi Klasik . 33 a. Uji Normalitas. 33 b. Uji Multikolinearitas . 36 c. Uji Heteroskedastisitas . 38 d. Uji Autokorelasi . 39 3. Analisis Regresi . 40 Universitas Sumatera Utara a. Persamaan Regresi . 41 b. Analisis Koefisien dan Koefisien Determinasi . 42 c. Pengujian Hipotesis . 44 C. Pembahasan Hasil Penelitian. 46 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan. 48 B. Keterbatasan Penelitian . 48 C. Saran. 49 DAFTAR PUSTAKA. 50 LAMPIRAN . 63 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Nomor Judul Halaman Gambar 2.1 Kerangka Konseptual. 21 Gambar 4.1 Histogram . 35 Gambar 4.2 Grafik Normal P-P Plot. 35 Gambar 4.3 Scatterplot . 39 Universitas Sumatera Utara Nomor Tabel 2.1 Tabel 4.1 Tabel 4.2 Tabel 4.3 Tabel 4.4 Tabel 4.5 Tabel 4.6 Tabel 4.7 Tabel 4.8 Tabel 4.9 DAFTAR TABEL Judul Halaman Penelitian Terdahulu . 21 Statistik Deskriptif Variabel-Variabel Selama Tahun 2006 sampai tahun 2008. 32 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test . 34 Coefficients . 37 Coefficients Correlations . 37 Hasil Uji Durbin Watson. 40 Hasil Analisis Regresi. 41 Hasil Analisis Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi . 43 Hasil Uji t . 44 Hasil Uji F . 45 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Judul Halaman Lampiran i Statistik Deskriptif Variabel-Variabel Selama Tahun 2006 sampai tahun 2008. 51 Lampiran ii One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test . 52 Lampiran iii Histogram & Normal P-P Plot. 53 Lampiran vi Coefficients Coefficients Correlations. 54 Lampiran v Scatterplot . 55 Lampiran vi Hasil Uji Durbin Watson. 56 Lampiran vii Hasil Uji t & Uji F . 57 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba akuntansi, arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan terhadap harga saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 sampai dengan 2008. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tolak ukur mana yang mempunyai pengaruh yang paling signifikan terhadap harga saham. Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing perusahaan sampel, yang dipublikasikan melalui website www.idx.co.id, dan ringkasan kinerja perusahaan yang diperoleh melalui ICMD (Indonesian Capital Market Directory). Metode analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan pengujian asumsi klasik, serta analisis statistik yaitu analisis regresi linear berganda. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah laba akuntansi sebagai variabel X1, aktivitas operasi sebagai variabel X2, arus kas dari aktivitas investasi sebagai variabel X3 dan arus kas dari aktivitas pendanaan sebagai variabel X4, serta harga saham sebagai variabel Y dengan total sampel per tahun sebanyak 18 perusahaan. Hasil penelitian ini adalah ketiga variabel independen berpengaruh signifikan positif terhadap harga saham secara bersama-sama, tetapi secara parsial arus kas dari aktivitas operasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan arus kas dari aktivitas investasi dan arus kas dari aktivitas pendanaan tidak berpengaruh terhadap harga saham. Arus kas dari aktivitas operasi memiliki pengaruh yang paling signifikan. Kata Kunci: laba akuntansi, arus kas dari aktivitas operasi, arus kas dari aktivitas investasi, arus kas dari aktivitas pendanaan, harga saham. Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This study analyzed the influence of accounting earnings, cash flow from operating activities, cash flow from investing activities and cash flow from financing activities to the stock prices of the companies that listed in Indonesia stocks exchange since 2006 up to 2008. This study was also intended to know which performances measured have the most significant effect to the stock price. Data that used in this research are financial statements from each company, published through website www.idx.co.id and companies financial data that get from ICMD (Indonesian Capital Market Directory). Analysis method that used in this research is quantitative method with multiple regressions. Sampling method that used is purposive sampling. Variables that used in this research are accounting earnings as X1 variable, cash flow from operating activities as X2 variable, cash flow from investing activities as X3 variable and cash flow from financing activities as X4 variable and also stock price as Y variable consist of the 18 firm. This research concludes that all of the independent variables have positive significant influence toward stock price in simultan, but in partial cash flow from operating activities have positive significant to the stock price, whereas cash flow from investing activities and cash flow from financing activities are not influence toward stock price. The most significant effect was from cash flow from operating activities. Keyword: accounting earnings, cash flow from operating activities, cash flow from investing activities, cash flow from financing activities, stock price. Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Salah satu alternatif bagi perusahaan untuk mendapatkan dana atau tambahan modal adalah melalui pasar modal. Pasar modal memberikan jasanya yaitu dengan menjembatani hubungan antara pemilik modal dalam hal ini disebut sebagai pemodal (investor) dengan peminjam dana dalam hal ini disebut dengan nama emiten ( perusahaan yang go public ). Para pemodal memperjualbelikan instrumen pasar modal (saham dan obligasi) untuk keperluan investasi portofolio sehingga pada akhirnya dapat memaksimalkan penghasilan .Investor di pasar modal sangat berkepentingan dengan informasi yang berkaitan dengan kinerja perusahaan, karena perusahaan yang memiliki kinerja yang baik mampu memaksimalkan keuntungan perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan para pemilik saham. Kesejahteraan pemegang saham ditunjukkan melalui harga pasar per saham arus kas. Nilai arus kas aktivitas investasi per jumlah saham yang beredar Rasio Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (X 5 ) Selisih bersih antara penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang berasal dari aktivitas pendanaan selama satu tahun buku, sebagaimana tercantum dalam laporan arus kas. Nilai arus kas aktivitas pendanaan per jumlah saham yang beredar Rasio Harga Saham (Y) Harga yang dibentuk oleh penjual dan pembeli saham ketika perdagangan saham Harga pasar penutupan (closing price) per lembar saham pada periode tertentu Rasio F. Metode Analisis Data Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis statistik dengan menggunakan program SPSS 17, namun terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik sebelum melakukan pengujian hipotesis. 1. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif adalah metode statistika yang digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan menjadi sebuah informasi. 2. Uji Asumsi klasik Salah satu syarat yang mendasari penggunaan model regresi adalah dipenuhinya semua asumsi klasik, agar pengujian bersifat tidak bias dan efisien (Best Linear Unbiased Estimator / BLUE). Menurut Ghozali (2005) asumsi klasik yang harus dipenuhi adalah: a. Berdistribusi normal. b. Non-Multikolinearitas, artinya antara variabel independen dalam model regresi tidak memiliki korelasi atau hubungan secara sempurna ataupun mendekati sempurna. c. Non-Autokorelasi, artinya kesalahan pengganggu dalam model regresi tidak saling berkorelasi. d. Homokedastisitas, artinya varians variabel independen dari satu pengamatan ke pengamatan lain adalah konstan atau sama. Pengujian tersebut meliputi: a. Uji Normalitas Uji ini bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal (Ghozali, 2005:110). Uji ini ditujukan untuk mendapatkan kepastian terpenuhinya syarat normalitas yang akan menjamin dapat dipertanggungjawabkannya langkah-langkah analisis statisik sehingga kesimpulan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan. Pedoman tentang data tersebut mendekati atau merupakan distribusi normal dapat didasarkan pada analisis grafik dan analisis statistik. Analisis grafik dilakukan dengan meilihat grafik histogram yang membandingkan data observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal atau mengikuti kurva berbentuk lonceng dan grafik normal probability plot yang membandingkan distribusi kumulatif dari distribusi normal. Dasar pengambilan keputusan normal probability plot tersebut adalah sebagai berikut: 1) Jika data menyebar sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal atau grafis histogramnya menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas, 2) Jika menyebar jauh dari garis diagonal dan atau tidak mengikuti arah garis diagonal atau grafis histogramnya tidak menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas. Analisis statistik dilakukan dengan uji statistik nonparametrik KolmogorovSmirnov (K-S). Bila nilai signifikan < 0,05 berarti distribusi data tidak normal, sebaliknya bila nilai signifikan > 0,05 berarti distribusi data normal (Ghozali, 2005). Uji K-S dibuat dengan membuat hipotesis: Ho : Data residual berdistribusi normal Ha : Data residual tidak berdistribusi normal Distribusi yang melanggar asumsi normalitas dapat diubah menjadi bentuk yang normal dengan beberapa cara menurut Jogiyanto (2004): a) Transformasi data Transformasi data dapat dilakukan dengan logaritma natural (Ln), Log 10, maupun akar kuadrat. Jika ada data yang bernilai negatif, transformasi data dengan logaritma akan menghilangkannya sehingga jumlah sampel (n) akan berkurang. b) Trimming Trimming adalah memangkas atau membuang observasi yang bersifat outlier. c) Winzorising Winzorising mengubah nilai-nilai outlier menjadi nilai-nilai minimum atau maksimum yang diizinkan supaya distribusinya menjadi normal. b. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah pada model regresi ditemukan adanya korelasi diantara variabel independen. Model regresi yang baik seharusnya menunjukkan tidak terjadinya korelasi diantara variabel independen. Multikolinearitas adalah situasi adanya korelasi variabel-variabel independen antara yang satu dengan yang lainnya. Untuk mendeteksi ada tidaknya multikolinearitas di dalam model regresi menurut Ghozali (2005) dapat dilihat dari : 1) Nilai Tolerance dan lawannya 2) Variance Inflation Factor Kedua ukuran ini menunjukkan setiap variabel independen lainnya. Tolerance mengukur variabilitas variabel independen yang terpilih tidak dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Jadi nilai tolerance yang rendah sama dengan VIF yang tinggi (karena VIF = 1/Tolerance). Nilai cutoff yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinearitas adalah nilai Tolerance < 0,10 atau sama dengan nilai VIF > 10. Cara untuk mengatasi masalah jika terjadi multikolinearitas menurut Ghozali (2005), yaitu : a) Menggabungkan data cross section dan time series (pooling data) b) Mengeluarkan satu atau lebih variabel independen yang mempunyai korelasi tinggi dari model-model regresi dan identifikasikan variabel independen lainnya untuk membantu prediksi c) Transformasi variabel merupakan salah satu cara mengurangi hubungan linear diantara variabel independen. Transformasi dapat dilakukan dalam bentuk logaritma natural. c. Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas merupakan situasi dimana dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Menurut (Ghozali, 2005) deteksi heteroskedastisitas dapat dilihat dari grafik Scatterplot antara nilai prediksi variabel dependen yaitu ZPRED dengan residualnya SRESID. Jika ada pola tertentu seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit), maka telah terjadi heterokedastisitas. Sebaliknya jika tidak ada pola yang jelas serta titik-titik yang menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y maka tidak terjadi heterokedastisitas atau terjadi homoskedastisitas. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan jika terjadi heterokedastisitas menurut Ghozali (2005), yaitu: a) Melakukan transformasi dalam bentuk model regresi dengan membagi model regresi dengan salah satu variabel independen yang digunakan dalam model tersebut, b) Melakukan transformasi logaritma. d. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam suatu model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pada periode t-1 atau sebelumnya (Ghozali, 2005). Autokorelasi muncul karena observasi yang berurutan sepanjang waktu berkaitan satu sama lain. Masalah ini timbul karena residual atau kesalahan pengganggu tidak bebas dari satu observasi ke observasi lainnya. Hal ini paling sering ditemukan pada data runtut waktu atau time series karena “gangguan” pada seorang individu/kelompok cenderung mempengaruhi “gangguan” pada individu/kelompok yang sama pada periode berikutnya. Model regresi yang baik adalah model regresi yang bebas dari autokorelasi. Untuk mengetahui adanya autokorelasi dapat dideteksi dengan menggunakan Durbin Watson. Penentuan ada tidaknya autokorelasi dapat dilihat dalam tabel berikut ini. Tabel 3.4 Uji Statistik Durbin-Watson Durban-Watson Kesimpulan < 1.10 Ada Autokorelasi 1.11 - 1.54 Tanpa kesimpulan 1.55 - 2.46 Tidak ada autokorelasi 2.47 - 2.90 Tanpa kesimpulan > 2.91 Ada Autokorelasi Sumber : Algifari (2000) 3. Pengujian Hipotesis Dalam menentukan hubungan yang berlaku antara informasi laba akuntansi, total arus kas, arus kas dari aktivitas operasi, investasi, pendanaan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, maka digunakan analisis statistik, yaitu: a. Metode Regresi Linear Berganda Model persamaannya adalah sebagai berikut : Y= α + β1X1 + β2X2 + β3X3 + β4X4 + β5X5 + ε Keterangan : Y = Harga pasar per lembar saham α = Konstanta. β1,β2,β3,β4,β5 = Koefisien regresi X1, X2, X3, X4, X5 X1 = Laba akuntansi yang diproyeksikan dengan laba bersih sebelum pajak per jumlah saham yang beredar X2 = Nilai total arus kas per jumlah saham yang beredar. X3 = Nilai arus kas dari aktivitas operasi per jumlah saham yang beredar X4 = Nilai arus kas dari aktivitas investasi per jumlah saham yang beredar X5 = Nilai arus kas dari aktivitas pendanaan per jumlah saham yang beredar ε = Tingkat kesalahan pengganggu. b. Uji signifikansi antara variabel bebas terhadap variabel terikat, baik secara simultan (serentak) maupun secara parsial dilakukan dengan menggunakan uji statistik F dan uji statistik t. 1). Uji t (uji secara parsial) Uji secara parsial untuk menguji setiap variabel bebas atau independent variabel (Xi) apakah mempunyai pengaruh atau tidak, terhadap variabel tidak bebas atau dependent variable (Yi). Bentuk pengujiannya adalah: Ho : bi = 0, Riset Akuntansi: Metode Riset Sebagai Cara Penelitian Ilmiah, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Wild, John J, Subramanyam, dan Robert F.Halsey, 2005. Analisis Laporan Keuangan. Edisi Kedelapan, Jilid 1, alih bahasa Yanivis Bachtiar dan S. Nurwahyu Harahap, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. 170 www.duniainvestasi.com www.idx.co.id 171 Daftar Sampel Perusahaan No. Perusahaan KODE EMITEN 1. Indocement Tunggal Perkasa Tbk INTP 2. Holcim Indonesia Tbk SMCB 3. Semen Gresik (Persero) Tbk SMGR 4. Arwana Citramulia Tbk ARNA 5. Surya Toto Indonesia Tbk TOTO 6. Betonjaya Manunggal Tbk BTON 7. Citra Tubindo Tbk CTBN 8. Jaya Pari Steel Tbk JPRS 9. Lion Metal Works Tbk LION 10. Lionmesh Prima Tbk LMSH 11. Pelangi Indah Canindo Tbk PICO 12. Budi Acid Jaya Tbk BUDI 13. Duta Pertiwi Nusantara Tbk DUTI 14. Ekadharma International Tbk EKAD 15. Indo Acidatama Tbk SRSN 16. Berlina Tbk BRNA 17. Kageo Igar Jaya Tbk IGAR 18. Trias Sentosa Tbk TRST 19. Chareon Pokphand Indonesia Tbk CPIN 20. Malindo Feedmill Tbk MAIN 21. Sierad Produce Tbk SIPD 22. Fajar Surya Wisesa Tbk FASW 172 1 Data Penelitian Tahun 2007 Nama Perusahaan INTP SMCB SMGR ARNA TOTO BTON CTBN JPRS LION LMSH PICO BUDI DUTI EKAD SRSN BRNA IGAR TRST CPIN MAIN SIPD FASW Laba Akuntansi Arus Kas Operasi Arus Kas Investasi Arus Kas Pendana (rupiah) (rupiah) (rupiah) (rupiah) 1,412,569,770,051 1,407,614,937,574 (231,757,679,635) (934,521,057, 186,502,000,000 864,468,000,000 (142,138,000,000) (327,620,000, 2,560,214,299,000 2,074,598,275,000 (285,007,981,000) (710,899,231, 63,088,267,130 76,940,381,769 (77,353,294,057) 4,400,550 83,018,506,736 79,856,791,203 (29,708,479,675) (77,075,974, 12,421,353,881 3,664,291,871 (357,136,990) 333,985,870,000 126,968,090,000 14,959,590,000 (131,280,280, 59,160,103,238 4,091,776,551 (2,116,554,845) 36,739,531,686 13,321,147,405 (4,185,763,459) (5,136,854, 8,912,858,044 (312,236,970 (2,885,723,544) 4,799,573 11,563,979,983 (17,339,522,921) (97,704,775,200) 114,026,766 72,564,000,000 5,763,000,000 (254,159,000,000) 388,345,000 131,761,384,401 227,761,742,420 41,046,673,744 (72,551,260, 6,417,396,310 3,922,589,788 (4,062,725,662) (46,967, 38,116,378,000 46,189,938,000 (26,369,400,000) (23,383,933, 16,650,160,139 12,697,251,924 28,169,615,104 (50,174,230, 28,966,942,297 15,950,157,393 (22,062,788,408) 6,364,654 23,178,852,062 218,865,007,192 (69,931,888,547) (95,130,120, 290,598,000,000 (540,185,000,000) (551,937,000,000) 1,079,226,000 22,871,707,000 2,008,910,000 (87,490,560,000) 93,794,200 46,831,249,777 (70,058,788,816) (20,153,957,460) 82,728,971 178,516,723,059 721,657,147,020 (96,800,114,928) (484,578,708, 1 2 Data Penelitian Tahun 2008 Nama Perusahaan INTP SMCB SMGR ARNA TOTO BTON CTBN JPRS LION LMSH PICO BUDI DUTI EKAD SRSN BRNA IGAR TRST CPIN MAIN SIPD FASW Laba Akuntansi Arus Kas Operasi Arus Kas Investasi Arus Kas Pend (rupiah) (rupiah) (rupiah) (rupiah) 2,332,786,918,887 1,619,202,132,220 (232,837,442,184) (893,021,9 303,468,000,000 1,178,381,000,000 (587,294,000,000) (461,823,0 3,589,528,547,000 2,628,307,576,000 (527,806,832,000) -1,176,097,0 79,037,528,709 91,170,264,729 (50,661,739,675) (35,917,9 90,758,385,364 184,899,787,317 (27,492,070,494) (84,772,6 29,873,967,204 21,114,989,041 (44,612,000) 29,873,967,204 93,098,120,000 (21,732,250,000) (98,310,00 72,947,916,003 116,894,916,030 (4,676,070,008) 57,060,601,792 28,539,587,019 (4,819,393,012) (6,405,4 14,054,620,672 4,351,799,510 (1,215,176,954) (3,506,9 19,999,540,532 (43,784,264,959) (30,562,729,752) 84,243,0 35,566,000,000 79,992,000,000 (195,016,000,000) 104,472,0 142,214,206,813 293,093,057,003 3,779,910,298 (192,194,1 6,891,827,321 (57,107,269,027) (9,214,644,233) 53,226,5 12,570,009,000 24,054,515,000 (3,916,316,000) 18,912,2 29,002,900,613 15,869,582,295 (12,703,652,983) 9,715,3 12,391,229,329 41,018,481,569 (5,295,850,708) (32,949,6 25,006,408,269 129,361,073,810 (111,397,203,833) 11,471,4 375,589,000,000 244,737,000,000 (333,883,000,000) 353,405,0 14,929,705,000 13,254,603,000 (279,317,494,000) 292,677,5 44,059,299,369 (50,984,589,935) (30,204,559,075) 113,753,5 35,494,052,783 1,107,948,970,952 (36,004,551,679) -1,073,331,5 2 3 Data Penelitian Tahun 2009 Nama Perusahaan INTP SMCB SMGR ARNA TOTO BTON CTBN JPRS LION LMSH PICO BUDI DUTI EKAD SRSN BRNA IGAR TRST CPIN MAIN SIPD FASW Laba Akuntansi (rupiah) 3,796,326,872,422 1,296,978,000,000 4,655,188,285,000 90,886,611,508 254,850,518,369 12,891,646,017 203,201,410,000 2,730,337,579 44,985,949,232 3,890,077,630 18,459,069,272 178,417,000,000 325,072,333,288 22,945,489,609 36,508,084 23,436,022,100 51,429,526,249 3,550,582,914 2,160,396,000,000 112,362,077,000 61,249,474,594 387,549,918,604 Arus Kas Arus Kas Investasi Arus Kas Pendana Operasi (rupiah) (rupiah) (rupiah) 3,184,421,623,015 (274,369,437,444) (1,079,450,550,71 1,542,865,000,000 (470,119,000,000) (1,586,305,000,00 4,246,497,651,000 (3,347,290,902,000) (1,235,627,435,00 87,985,547,922 (16,051,712,228) (79,642,397,58 227,527,789,490 (20,663,415,849) (148,028,183,56 10,821,274,744 (27,467,979,938) 251,440,990,000 (196,170,430,000) 25,814,950,0 (9,626,220,956) (99,900,506,850) 50,456,390,635 3,036,005,755 (6,909,836,57 4,064,913,956 (11,864,575,796) 7,565,264,1 26,731,596,161 (8,814,079,147) (26,330,737,04 239,422,000,000 (95,326,000,000) (229,622,000,00 309,646,127,132 55,430,270,154 (340,007,759,58 (5,568,258,218) (3,302,680,711) 5,987,787,5 -26,580,923 (1,919,050) (9,526,34 27,083,258,750 (25,654,704,343) 7,508,273,3 29,394,540,274 38,217,768,592 (28,387,255,19 45,646,255,019 (21,410,168,738) (45,914,122,67 1,855,546,000,000 (153,401,000,000) (1,711,093,000,00 90,192,511,000 (34,359,846,000) (25,859,314,00 (7,075,631,909) (97,411,274,879) 78,379,716,6 868,140,069,724 (125,258,849,657) (724,706,512,69 3 4 Data Variabel Penelitian Tahun 2007 (sebelum ditransformasi) Nama Perusahaan LA AKO AKI Harga Pasar AKP INTP 383.75 382.40 -62.96 -253.88 8,200 SMCB 24.34 112.81 -18.55 -42.75 1,750 SMGR 431.59 349.73 -48.05 -119.84 5,500 ARNA 68.72 83.81 -84.26 4.79 380 TOTO 1660.37 1597.14 -594.17 -1541.52 8,000 BTON 69.01 20.36 -1.98 0.00 185 CTBN 4174.82 1587.10 186.99 -1641.00 30,000 JPRS 78.88 5.46 -2.82 0.00 355 LION 706.53 256.18 -80.50 -98.79 2,100 LMSH 891.29 -31.22 -288.57 479.96 2,100 PICO 20.36 -30.53 -172.02 200.75 505 BUDI 19.64 1.56 -68.78 105.10 310 DUTI 398.07 688.10 124.01 -219.19 390 EKAD 11.48 7.02 -7.27 -0.08 123 SRSN 6.33 7.67 -4.38 -3.88 360 BRNA 241.31 184.02 408.26 -727.16 990 4 5 IGAR 27.59 15.19 -21.01 6.06 119 TRST 8.25 77.94 -24.90 -33.88 174 CPIN 88.46 -164.44 -168.02 328.53 1,060 MAIN 67.47 5.93 -258.08 276.68 880 SIPD 4.99 -7.46 -2.15 8.81 67 291.23 -39.06 -195.55 1,780 FASW 72.04 Data Variabel Penelitian Tahun 2008 (sebelum ditransformasi) Nama Perusahaan LA AKO AKI Harga Pasar AKP INTP 633.74 439.88 -63.25 -242.60 4,600 SMCB 39.60 153.78 -76.64 -60.27 630 SMGR 605.11 443.07 -88.98 -198.26 4,175 ARNA 86.10 99.31 -55.19 -39.13 390 TOTO 1815.17 3698.00 -549.84 -1695.45 8,000 BTON 165.97 117.31 -0.25 0.00 335 CTBN 373.42 1163.73 -271.65 -1.23 31,000 JPRS 97.26 155.86 -6.23 0.00 166 LION 1097.32 548.84 -92.68 -123.18 3,075 LMSH 1405.46 435.18 -121.52 -350.70 3,600 PICO 35.21 -77.08 -53.81 148.32 430 BUDI 9.47 21.30 -51.94 27.82 130 DUTI 429.65 885.48 11.42 -580.65 300 EKAD 12.33 -102.16 -16.48 95.22 145 SRSN 2.09 4.00 -0.65 3.14 88 5 6 BRNA 210.17 115.00 -92.06 70.40 320 IGAR 11.80 39.07 -5.04 -31.38 58 TRST 8.91 46.07 -39.67 4.09 165 CPIN 114.33 74.50 -101.64 107.58 435 MAIN 44.04 39.10 -823.95 863.36 800 SIPD 4.69 -5.43 -3.22 12.11 50 14.32 447.11 -14.53 -433.14 1,520 FASW Data Variabel Penelitian Tahun 2009 (sebelum ditransformasi) Nama Perusahaan LA AKO AKI AKP Harga Pasar INTP 1031.33 865.10 -74.54 -293.25 4,600 SMCB 169.25 201.34 -61.35 -207.01 630 SMGR 784.76 715.86 -564.28 -208.30 4,175 ARNA 49.53 47.95 -8.75 -43.40 TOTO 5097.01 4550.56 -413.27 -2960.56 BTON 71.62 60.12 -152.60 0.00 CTBN 254.00 314.30 -245.21 32.27 JPRS 3.64 -12.83 -133.20 0.00 LION 865.11 970.32 58.38 -132.88 3,075 LMSH 389.01 406.49 -1186.46 756.53 3,600 PICO 32.50 47.06 -15.52 -46.36 430 BUDI 47.49 63.73 -25.37 -61.12 130 DUTI 982.09 935.49 167.46 -1027.21 300 390 8,000 335 31,000 166 6 7 EKAD 41.05 -9.96 -5.91 10.71 145 SRSN 0.01 0.00 0.00 0.00 88 BRNA 169.83 196.26 -185.90 54.41 320 IGAR 48.98 27.99 36.40 -27.04 58 TRST 1.26 16.26 -7.62 -16.35 165 CPIN 657.65 564.85 -46.70 -520.88 435 MAIN 331.45 266.05 -101.36 -76.28 800 SIPD 6.52 -0.75 -10.37 8.35 FASW 156.40 350.34 -50.55 -292.46 50 1,520 7
Pengaruh Laba Akuntansi dan Komponen Arus Kas Terhadap Harga Saham Di Bursa Efek Indonesia
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Laba Akuntansi dan Komponen Arus Kas Terhadap Harga Saham Di Bursa Efek Indonesia

Gratis