Membangun Aplikasi Pengolahan Data Pegawai dan Kenaikan Pangkat Regional dengan Metode Multi - Attribute Utility Theory (MAUT) di PT. Kereta Api (Persero)

Gratis

63
220
120
2 years ago
Preview
Full text

MEMBANGUN APLIKASI PENGOLAHAN DATA PEGAWAI DAN KENAIKAN PANGKAT REGIONAL DENGAN METODE

MEMBANGUN APLIKASI PENGOLAHAN DATA PEGAWAI DAN KENAIKAN PANGKAT REGIONAL DENGAN METODEMULTI-ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT) DI PT. KERETA API (PERSERO) Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Ahli MadyaProgram Diploma Tiga Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu KomputerUniversitas Komputer Indonesia AHMAD BAIHAQI 10705035JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Ahli MadyaProgram Diploma Tiga Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu KomputerUniversitas Komputer Indonesia AHMAD BAIHAQI 10705035JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2009

KATA PENGANTAR

  Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, shalawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada uswatun hasanah kita, RasulullahMuhammad SAW dan segenap pengikut-Nya karena atas berkat, rahmat, karunia, dan lindungan-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul“Membangun Aplikasi Pengolahan Data Pegawai dan Kenaikan Pangkat Regional Dengan Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) di PT. Orang tua beserta keluarga tercinta dan saudara-saudara yang telah banyak membantu dan memberikan dukungannya semoga perlindungan dankeselamatan dari Allah SWT selalu menyertai hingga di Akhirat.

KENAIKAN PANGKAT REGIONAL DENGAN METODE MULTI-ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT) DI PT. KERETA API

  (PERSERO)Oleh AHMAD BAIHAQI 10705035 Penggunaan sistem komputerisasi pada setiap perusahaan atau instansi pemerintah guna menunjang proses kelancaran kerja, sudah barang tentumerupakan suatu kebutuhan yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan karena tuntutan zaman yang semakin maju. Aplikasi pengolahan data pegawai dan kenaikan pangkat regional berfungsi sebagai alat untuk mengolah data pegawai dan menentukan keputusan kenaikanpangkat regional.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Kereta Api (Persero) pada saat ini adalah dengan menggunakan sistem (manual) masih mengunakankertas/dokumen dalam bentuk buku dan disimpan pada rak-rak buku. Selain itu sistem yang diterapkan juga mengunakan software komputer yang masih sederhana (excel,word) sehinggakurang efisien, memperlambat proses pencarian dan mengurangi resiko kesalahan manusia jika masih mengandalkan sistem tersebut, maka dirasakan Sehubungan dengan kondisi tersebut, maka muncul gagasan untuk membuat suatu sistem aplikasi, khususnya yang menyangkut pengolahan datapegawai dan kenaikan pangkat.

KENAIKAN PANGKAT REGIONAL DENGAN METODE MULTI-

  1.2 Identifikasi Masalah Dari latar belakang masalah yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat dirumuskan masalah yang berhubungan dengan programaplikasi ini, yaitu bagaimana cara “Membangun Aplikasi Pengolahan DataPegawai dan Kenaikan Pangkat Regional dengan Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT)di PT. 1.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari pembuatan tugas akhir ini adalah membangun aplikasi pengolahan data pegawai dan kenaikan pangkat reguler di PT.

1.4 Batasan Masalah

  Aplikasi yang dibuat meliputi data user, pegawai, pendidikan, RAPI, bobot nilai, Nota persetujuan dan surat keputusan. Model aliran data yang digunakan adalah terstruktur dengan menggunakan Data Flow Diagram (DFD).

1.5 Metode Penelitian

  Wawancara, yaitu melakukan tanya jawab secara langsung dengan pihak yang bersangkutan dalam memberikan keterangan terhadapinformasi yang dibutuhkan. System / Information EngineeringMerupakan bagian dari sistem yang terbesar dalam pengerjaan suatu proyek, dimulai dengan menetapkan berbagai kebutuhan dari semuaelemen yang diperlukan sistem dan mengalokasikannya kedalam pembentukan perangkat lunak.

1.6 Sistematika Penulisan

  BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini menjelaskan tentang analisis dan perancangan, menjelaskan keseluruhan proses yang dilakukan, dan menganalisasistem yang dirancang. Bab ini pula berisi tentang pengujian pada sistem yangsudah lengkap dan telah memenuhi semua persyaratan sistem BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dan saran-saran untuk pihak yang mengembangan sistem ini kedepan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Tinjauan Perusahaan

2.1.1. Sejarah Perusahaan

  setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, karyawan KA yang tergabung dalam “Angkatan Moeda KeretaApi” (AMKA) mengambil alih kekuasaan perkereta apian dari pihak Jepang. Selain itu, juga terdapat tiga divisi tingkat pusat,yaitu Divisi Sarana, Divivsi Pelatihan dan Divisi Property, sedangkan di tingkat daerah terdapat 9 Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Angkutan PerkotaanJabotabek di Jawa serta, 3 Divisi Regional (Divre) di Sumatera.

2.1.2 Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan

2.1.2.1 Visi

  Terwujudnya kereta api sebagai pilihan utamajasa transporasi dengan fokus keselamatan dan pelayanan serta persediaan jasa Kereta Api sebagaipilihan utama dengan: 1. Berkembang dan terdepan dalam keselamatan dan keandalan.

2.1.2.2 Misi

Menyelenggarakan jasa transportasi sesuai keinginan Stake Holder dengan meningkatkan tujuan dan sasaran Perusahaan.

1. Mewujudkan tranportasi yang bersifat massal untuk pertumbuhan ekonomi serta menunjang pembanguna sektor lain dan pemerataannya

2. Mampu menghidupkan diri sendiri dan memupuk keuntungan untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan

9

2.1.2.3 Tujuan Perusahaan

  Mendukung penyediaan barang atau jasa dibidang perkeretaapian yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat dipasar domestik maupunmancanegara. Meningkatkan kemampuan perawatan prasarana dan sarana perkeretaapian, serta menyelenggarkan usaha penunjang dibidangprasarana dan sarana keret api dan kemanfaatan umum dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas.

2.1.3 Struktur Organisasi PT. Kereta Api (Persero)

  Adanya perbedaan strukturorganisasi yang satu dengan yang lain disebabkan oleh beberapa hal antara lain jenis perusahaan, luas dan ruang lingkup perusahaan dan kapasitas cabang lain. Kereta Api (Persero), maka penulismenguraikan bagian-bagian yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan 10penulis yaitu pada struktur organisasi PT.

2.1.4 Jenjang Pangkat dan Jabatan

  Juru Muda I a Jenjang pangkat dan jabatan yang terdapat pada PT. Kereta Api (Persero) dilakukan padasaat pengangkatan pegawai dengan ketentuan sebagai berikut : 17.

2.1.5 Kenaikan Pangkat Reguler

  Kenaikan Pangkat Reguler adalah penghargaan yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat yang telah ditentukan tanpa terikatpada jabatan. Penilaian kinerja 2 tahun terakhir, apakah pegawai tersebut mempunyai kinerja yang baik atau tidak (mencapai score 60).

a. SD disebut juga golongan I/a (Juru Muda) maksimal naik pangkatnya hanya sampai golongan II/a (Pengatur Muda)

  D3 disebut juga golongan II/b (Pengatur Muda Tingkat I) maksimal naik pangkatnya hanya sampai golongan III/b (PenataMuda Tingkat I) kecuali untuk D3 Kereta Api Puncaknya sampai dengan III/c (Penata). Kenaikan reguler adalah hak Pegawai Negeri Sipil, oleh sebab itu apabila seorang Pegawai Negeri Sipil telah memenuhi syarat yang ditentukan padadasarnya Pangkat pegawai tersebut harus dinaikkan kecuali apabila ada alasan yang sah untuk menundanya.

2.1.6 Pelaksanaan Kenaikan Pangkat Reguler

  Pelaksanaan kenaikan pangkat reguler lebih mudah atau singkat pelaksanaannya dibandingkan dengan kenaikan pangkat pilihan dikarenakankenaikan pangkat reguler merupakan hak yang diperoleh bagi setiap Pegawai Negeri Sipil setiap 4 tahun sekali. Apabila Pegawai Negeri Sipil tersebut pantasuntuk mendapatkannya dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh undang-undang dan peraturan pemerintah.

2.2 Sistem

  “Suatu proseduradalah suatu urut-urutan operasi klerikal (tulis menulis), biasanya melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen, yang ditetapkan untuk .menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi“ Sedangkan pendekatan sistem yang menekankan pada elemen ataukomponen, adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem juga merupakan kumpulan elemen-elemen yang saling terkait dan bekerja sana untuk memproses masukan (input) yang ditujukan kepada sistemtersebut dan mengolah masukan tersebut sampai menghasilkan keluaran (output) seperti yang diinginkan.

2.2.1 Karakteristik Sistem

  Batas sistem Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatusistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara.

5. Masukan sistem Masukan (input) adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem

  Maintanance input adalah energi yang diproses agar 18maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputer, sedangkan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali, masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

2.2.2 Klasifikasi Sistem

  Sistem abstrak dan sistem fisik Sistem abstrak merupakan sistem yang tidak bisa dilihat secara mata biasadan biasanya sistem ini berupa pemikiran atau ide-ide. Sistem tertutup dan sistem terbuka Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan bagianluar sistem dan biasanya tidak terpengaruh oleh kondisi di luar sistem.

2.3 Informasi

  Biasanya dalam pemakaian istilah data dan informasi sering tertukar, namun terdapat perbedaan yang mendasar antar keduanya, yaitu data adalahbahan baku yang diolah untuk mendapatkan informasi sedangkan informasi 21merupakan acuan dalam pengambilan suatu keputusan yang berarti derajat informasi lebih tinggi dari data. Masih menurut Hartono, informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanyayang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.

2.3.1 Alat dan Teknik Pengembangan Sistem

  Proses pada DFD dapat merupakansekumpulan program, suatu program, atau model (sub program) dan dapat 23dapat diartikan sebagai diagram yang menjelaskan atau menggambarkan proses-proses atau lingkungannya dan sebaliknya. Pada tahap analisis, kamus data digunakan sebagai alatkomunikasi antara analisis sistem dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir di sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentanginformasi yang dibutuhkan oleh pemakai.

4. Entity RelationShip Diagram (ERD)

  Entitas Merupakan segala sesuatu yang ada dan dapat dibedakan. Relasi Hubungan antara entitas atau berupa entitas jenis relasi yang ada di dalamdatabase adalah sebagai berikut: 1.

2.4 Software Pendukung

2.4.1 Microsoft Borland Delphi

  Dengan adanya bahasa pemrograman yang semakin pesat seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, banyakperusahaan software yang mengembangkan bahasa pemrograman menjadi sebuahsoftware, yaitu pemrograman yang memberikan kemudahan kepada pengguna software untuk mendesain sebuah aplikasi yang berorientasi pada databasemaupun server. Main WindowMain Window adalah bagian dari IDE yang mempunyai fungsi yang samadengan fungsi utama dari program aplikasi Windows lainnya.

bagian i ni dapat menuliskan pernyataan-pernyataan dalam bentuk Object Pascal

7. Code Explorer Code Explorer digunakan untuk memudahkan navigasi di dalam file unit

Code Explorer berisi struktur pohon yang menampilkan semua type, class, property, method, variabel global dan rutin global yang didefinisikan di dalamunit.

2.4.2 Quick Report

  Dari hasil report ini bisa terlihat apakah aplikasi yang telah dibuat mampu menghasilkanlaporan yang betul atau tidak. Quick Report digunakan untuk menghasilkan laporan dengan sumber data yang berasal dari suatu database.

2.4.3 Database Dekstop

  Database Dekstop adalah perangkat lunak database yang memilikikemampuan yang luas dalam mengolah data di dalam sebuah aplikasi. Data dan program disimpan dalam satu database, dimana satu database dapat terdiri dari beberapa file yang dikenal dengan istilah tabel.

2.5 Metode yang Digunakan

2.5.1 Multi-Attribute Utility Theory (MAUT)

Dalam MAUT diperlukan pembangunan Multi-Attribute Utility Theory, yaitu menspesifikasikan dimensi dari permasalahan evaluasi dan keputusan secaraspesifik.Langkah-langkah dalam proses MAUT adalah sebagai berikut :

1. Generate (bangkitkan) alternatif-alternatif yang mungkin dapat memecahkan masalah

  Beri bobot untuk setiap aspek yang ada, bobot yang harus mencerminkan seberapa penting aspek-aspek tersebut terhadap permasalahan. Proses evaluasi dari setiap alternatif pada aspek-aspek yang ada untuk mendapatkan keputusan.

2.5.2 Perhitungan Menggunakan Metode (MAUT)

  Dalam perhitungan RAPI ada beberapa kriteria yang dipenuhi oleh para pegawai untuk kelulusan penilaian kinerja di PT. Kereta Api (Persero), sepertipada tabel dibawah ini : Tabel 2.2 Kriteria Kenaikan Pangkat No Kriteria Keterangan 1 Kualitas Kerja Penilaian terhadap kualitas dari hasil kerja pegawai 2 Kuantitas Kerja Penilaian terhadap kuantitas yang dihasilkan dari kerja pegawai 3 Disiplin Penilaian terhadap kedisiplinan kerja 4 Tanggung Jawab Bertanggung jawab atas semua yang telah dikerjakan.

1. Pegawai A

Bobot Nilai Alternatif Bobot Alternatif Hasil PerhitunganKualitas Kerja 15 % Baik Tabel 2.5 Hasil Penilaian Pegawai A Kriteria 13.5 Kuantitas Kerja 10 % Cukup 60 6 Disiplin 17,5 % Cukup 60 10.5 Tanggung Jawab 12,5 % Baik 90 11.25 Kerja Sama 17,5 % Kurang 30 5.25 90 31Keterampilan 5 % Cukup 60 3 Kejujuran 12,5 % Baik 90 11.25 Kepemimpinan 10 % Baik 90 9 Total 100 % 69.75

2. Pegawai B

Tabel 2.6 Hasil Penilaian Pegawai B Bobot Bobot Kriteria Alternatif Hasil Nilai Alternatif Kualitas Kerja 15 % Cukup 60 9 Kuantitas Kerja 10 % Baik 90 9 Disiplin 17,5 % Cukup 60 10.5 Tanggung Jawab 12,5 % Cukup 60 7.5 Kerja Sama 17,5 % Kurang 30 5.25 Keterampilan 5 % Kurang 30 1.5 Kejujuran 12,5 % Cukup 60 7.5 Kepemimpinan 10 % Baik 90 9 Total 100 % 59.25 Dari contoh hasil perhitungan diatas maka Pegawai A lulus dalam penilaian kinerja karena Pegawai A mempunyai total nilai RAPI 69.75, batasnilai kelulusan RAPI adalah <= 60.00. 32

2.6 Kenaikan Pangkat

  Menurut undang-undang no.8 tahun 1974tentang pokok-pokok kepegawaian pasal 17 ayat 1, yang dimaksud dengan pangkat adalah : “Pangkat adalah kedudukan pegawai yang menunjukan tingkat golongan yang menunjukan tingkat golongan yang digunakan dalam systempenggajian/pengupahan dan pensiun pegawai”. 2.6.2 Pengertian Kenaikan PangkatYang dimaksud dengan kenaikan pangkat itu sendiri adalah sebagai berikut :“Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan kepada atas pengabdian Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan terhadap Negara”.

BAB II I ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1 Analisis Sistem

  Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untukmengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan dan hambatan-hambatan yang terjadi dari kebutuhan yangdiharapkan, sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikan. Sebagai analisis pada sistem yang sedang berjalan, akan dibahas bagaimana prosedur dan aliran dokumen yang sedang berjalan yangdigambarkan dalam bentuk flow map, pengkodean dan analisis sistem non fungsional yang meliputi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan, serta analisis user yang terlibat.

3.1.1 Analisis Masalah

3.1.2 Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan

  Sesuai dengan hasil penelitian maka analisis masalahnya adalah proses pengolahan pegawai dan kenaikan pangkat yang dilakukan secara tertulis,yang ditampilkan dalam bentuk file. Gambar 3.1 Prosedur Pengolahan Data Pegawai A : Arsip Pegawai Prosedur Kenaikan Pangkat RegionalProsedur ini berisi mengenai proses kenaikan pangkat regional yang melibatkan pegawai dan bagian administrasi.

D. Pend : Data Pendidikan

D. Peg : Data Pegawai RAPI : Rapor Penilaian PegawaiSK Gol : Surat Keputusan Golongan AR : Arsip RAPIANP : Arsip Nota Persetujuan ASK1 : Arsip Surat Keterangan 1 ASK2 : Arsip Surat Keterangan 2

3.1.3 Analisis dokumen informasi personalia yang sedang berjalan

  Analisis dokumen yang sedang berjalan menguraikan sacara rinci dokumen-dokumen yang digunakan pada aplikasi kenaikan pangkat di PT. Fungsi : Untuk mengetahui jabatan dan kedudukan pegawai yang sah, kelengkapan dokumen kenaikan pangkat.

3.1.4 Analisis Kebutuhan Data

  Dibawah ini merupakan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pegawai di PT. D3 disebut juga golongan II/b (Pengatur Muda Tingkat I) maksimal naik pangkatnya hanya sampai golongan III/b (PenataMuda Tingkat I) kecuali untuk D3 Kereta Api Puncaknya sampai Kenaikan Pangkat reguler adalah hak Pegawai Negeri Sipil, oleh sebab itu apabila seorang Pegawai Negeri Sipil telah memenuhi syarat yangditentukan pada dasarnya Pangkat pegawai tersebut harus dinaikkan kecuali apabila ada alasan yang sah untuk menundanya.

3.1.5 Perhitungan RAPI Menggunakan Metode MAUT

  Dalam perhitungan RAPI ada beberapa kriteria yang dipenuhi oleh para pegawai untuk kelulusan penilaian kinerja di PT. Kereta Api (Persero),seperti pada tabel dibawah ini : Tabel 3.1 Kriteria Kenaikan Pangkat No Kriteria Keterangan 1 Kualitas Kerja Penilaian terhadap kualitas dari hasil kerja pegawai 2 Kuantitas Kerja Penilaian terhadap kuantitas yang dihasilkan dari kerja pegawai 3 Disiplin Penilaian terhadap kedisiplinan kerja 4 Tanggung Jawab Bertanggung jawab atas semua yang telah dikerjakan.

3.1.6 Analisis Kebutuhan Non-Fungsional

3.1.7 Analisis Basis Data

  Perancangan basis data merupakan perancangan kumpulan data (file) yang saling berkaitan satu sama lainnya (dinyatakan oleh atribut-atribut kunci daritabel-tabelnya/struktur data dan relasi-relasi) dalam membentuk bangunan informasi yang penting. Perancangan basis data di bawah ini terdiri dari E-Rdiagram, relasi antar tabel dan struktur tabel.

3.1.7.1 Berikut ini adalah hubungan antar tabel yang satu dengan tabel yang lainnya

dengan dihubungkan oleh kunci masing-masing tabel tersebut: Gambar 3.3 Entity Relationship Diagram (ERD) 3.1.7.2 Relasi Antar Tabel Rancangan skema relasi antar tabel pada basis data yang akan dibuat dapat dilihat pada gambar di bawah ini : Gambar 3.4 Relasi Antar Tabel 3.1.7.3 Struktur Tabel Penyimpanan data pada aliran data di simpan dalam sebuah tabel seperti yang diuraikan dibawah ini : Tabel 3.6 Tuser Field Nama DataType Size KeyUserID A 8 PrimaryNama A 50 Password A 10 Tabel 3.7 TpegawaiField Nama DataType Size Key NIP A 8 PrimaryNamaPegawai A 50 TptLahir A 30 DTglLahir Agama A 10 Alamat A 30 JenisKelamin A 15 Status A 15 Pangkat A 30 Golongan A 10 LamaKerja N Tabel 3.8 Tpendidikan Field Nama DataType Size KeyNo_pendidikan A 4 PrimaryNIP A 8 ForeignPendidikan A 25 Jurusan A 25 ThnLulus A 4 No_Ijasah A 15 UserID A 8 ForeignTgl_entry D Tabel 3.9 Trapi Field Nama DataType Size KeyNo_RAPI A 4 PrimaryNo_Bobot A 4 ForeignNIP A 8 ForeignN_KualKrj N N_KuanKrj NN_Disp N N_TjwbN NN_Keterampilan NN_Kejujuran NN_Kepemimpinan NNilai UserID A 8 ForeignTgl_entry D Tabel 3.10 Tbobot Field Nama DataType Size KeyNo_bobot A 4 PrimaryNIP A 8 ForeignBot_KualKrj N Bot_KuanKrj NBot_Disp N Bot_Tjwb NBot_KrjSama N Bot_Keterampilan NBot_Kejujuran N Bot_Kepemimpinan NHasil N UserID A 8 ForeignTgl_entry D Tabel 3.11 Tpersetujuan Field Nama DataType Size KeyNo_persetujuan A 4 PrimaryNIP A 8 ForeignNo_RAPI A 4 ForeignNo_Ijasah A 4 ForeignNama A 50 NilaiRAPI NLamaKerja NPendidikan A 15 Keterangan A 15 Pangkat_lama A 30 Golongan_Lama A 10 Pangkat_Baru A 30 Golongan_Baru A 10 User_Id A 8 ForeignTgl_entry D Tabel 3.12 Tkeputusan Field Nama DataType Size KeyNo_Keputusan A 10 PrimaryNo_Persetujuan A 4 Foreign 50 Pendidikan A 25 PangkatLama A 30 GolonganLama A 10 PangkatBaru A 20 GolonganBaru A 10 User_Id A 8 ForeignTgl_entry D

3.1.8 Analisis Kode

  Tujuan dari perancangan kode adalah untuk memberikan penjelasan dari masing-masing file yang mengandung kode, sehingga pengguna akan lebih mudahdalam memahami kode-kode yang ada. Arti dan penjelasan dari masing- masing digit beserta contohnya dijelaskan dibawah ini :Format : 99999999Contoh pengisian : 12345678Keterangan : 3 digit awal menandakan kode jabatan/pangkat, kemudian 3 digit berikutnya adalah nomor urutpegawai, dan 2 digit berikutnya adalah tahun masuk pegawai.

3.1.11 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

  Perangkat lunak (software) yaitu program yang berisi perintah-perintah atau melakukan pengolahan data, dimana program dibuat sederhana mungkinuntuk memudahkan seorang operator komputer dalam menjalankan suatu program. Sedangkan perangkat lunak yang digunakan untuk membangun program aplikasi data pegawai dan kenaikan pangkat ini terdiri dari:a.

3.2 Perancangan Sistem

3.2.1 Diagram Konteks

  Perancangan Diagram Konteks yang akan dibuat pada pengolahan data pegawai dan kenaikan pangkat regional di PT. Kereta Api (Persero) dapat dilihatpada gambar di bawah ini.

3.2.2 Spesifikasi Proses

  Proses 2 Nama Proses Data UserDeskripsi Untuk mengolah data userSumber data Admin 2 Masukan - Id user 3.1 Nama Proses Data PegawaiDeskripsi Untuk mengelola data pegawaiSumber data AdminMasukan - NIP 3 Keluaran Data Pegawai yang ter-update 4 No. Proses 3.2 Nama Proses Data PendidikanDeskripsi Untuk mengolah data pendidikanSumber data AdminMasukan - No Pendidikan 4.1 Nama Proses Bobot NilaiDeskripsi Untuk mengolah bobot nilaiSumber data AdminMasukan - No Bobot 5 6 No.

3.2.3 Kamus Data

Berdasarkan arus data pada Data Flow Diagram yang telah dibuat, maka untuk mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi pada sistem bisa dilihat padatabel kamus data di bawah ini : Tabel 3.14 Kamus Data Nama Data_loginAlur data Admin - Proses 1Struktur Data Id_User+Nama_User+Password+StatusId_UserNama_UserPasswordStatus [A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z] Nama Data_PegawaiAlur data Admin - Proses 3.1Struktur Data NIP+Nama+Tpt_Lahir+Tgl_Lahir+Agama+Alamat+Jenis_ Kelamin + Status + Pangkat + Golongan+Lama_Kerja+ Id_User+ Tgl_entry.NIPNamaTempat_LahirTanggal_LahirAgama [A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][Date][A-Z|a-z] [A-Z|a-z][A-Z|a-z][A-Z|a-z][A-Z|a-z|0-9][0-9][A-Z|a-z|0-9]Date Nama Data_PendidikanAlur data Admin - Proses 3.2Struktur Data No_Pendidikan+NIP+Pendidikan+Jurusan+Thn_Lulus+No_ Ijasah+Id_User+ Tgl_entryNo_PendidikanNIPPendidikanJurusanThn_LulusNo_IjasahId_UserTgl_entry [A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z][0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9]Date Nama Bobot_NilaiAlur data Admin - proses 4.1Struktur Data No_Bobot+NIP+Bobot_Kual+Bobot_kuan+Bobot_disp+Bo bot_tjwb+Bobot_ks+Bobot_ket+Bobot_kej+Bobot_kep+Hasil+Id_User+ Tgl_entry No_BobotNIPBobot_kualBobot_kuanBobot_disp [A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][0-9][0-9][0-9] [0-9][0-9][0-9][0-9][0-9][A-Z|a-z|0-9]Date Nama RAPISumber / tujuan Admin - proses 4.2Struktur Data No_RAPI+No_Bobot+NIP+Kualitas+Kuantitas+Disiplin+T anggung_jwb+Krj_Sama+Ketermpilan+Kejujuran+Kepemimpinan+Nilai+ Id_User+ Tgl_entry No_RAPINo_BobotNIPKualitas_KerjaKuantitas_KerjaDisiplinTanggung_jwbKrj_SamaKeterampilanKejujuranKepemimpinanNilaiId_UserTgl_entry [A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9]|0-9]|0-9]|0-9]|0-9]|0-9]|0-9]|0-9]|0-9]|0-9][A-Z|a-z|0-9]Date Nama Nota_PersetujuanSumber / tujuan Admin – Proses 5.1Struktur Data No_Persetujuan+NIP+No_RAPI+No_Pendidikan+Nama+N Golongan_lama+Pangkat_baru+Golongan_baru+Id_User + Tgl_entry.No_PersetujuanNIPNo_RAPINo_PendidikanNamaNilai_RAPILama_kerjaKeteranganPendidikanPangkat_LamaGolongan_LamaPangkat_baruGolongan_baruId_UserTgl_entry [A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z][|0-9][0-9][A-Z|a-z][A-Z|a-z][A-Z|a-z][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z]Date Nama Surat_KeputusanSumber / tujuan Admin - proses 5.2 Struktur Data No_Keputusan+No_Persetujuan+NIP+Nama+Pendidikan+Pangkat_lama+Pangkat_baru+Golongan+ Id_User+ Tgl_entry.No_KeputusanNo_PersetujuanNIPNamaPendidikanPangkat LamaGolongan LamaPangkat Baru [A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z][A-Z|a-z|0-9][A-Z|a-z]

3.2.4 Perancangan Struktur Menu

  Struktur menu adalah bentuk umum dari suatu rancangan program untuk memudahkan pemakai dalam menjalankan program komputer. Sehingga saatmenjalankan program, admin tidak mengalami kesulitan dalam memilih menu- menu yang diinginkan.

3.2.5 Perancangan Antarmuka

Tahap perancangan antarmuka dilakukan untuk merancang antarmuka agar dapat digunakan oleh user yang menggunakan aplikasi pengolahan data pegawaidan kenaikan pangkat ini. Form Login Gambar 3.19 Perancangan Antarmuka Form Login Form Menu utama Id User Nama User Password Gambar 3.21 Perancangan Antarmuka Pengolahan Form User Form Data Pegawai Gambar 3.22 Perancangan Antarmuka Pengolahan Form Pegawai Gambar 3.23 Perancangan Antarmuka Pengolahan Form Pendidikan Form Bobot Nilai Form RAPI (Rapor Penilaian Pegawai) Gambar 3.25 Perancangan Antarmuka Form RAPI (Rapor Penilaian Pegawai) Gambar 3.26 Perancangan Antarmuka Form Nota Persetujuan Form Surat Keterangan Form Laporan Pegawai Gambar 3.28 Perancangan Antarmuka Laporan Pegawai Form Laporan Pendidikan Gambar 3.29 Perancangan Antarmuka Laporan Pendidikan Gambar 3.30 Perancangan Antarmuka Laporan RAPI (Rapor Penilaian Pegawai) Form Laporan Nota Persetujuan Gambar 3.31 Perancangan Antarmuka Laporan Nota Persetujuan Gambar 3.32 Perancangan Antarmuka Laporan Surat Keterangan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM Pada bab ini akan dilakukan implementasi dan pengujian terhadap sistem

  yang baru. Tahapan ini dilakukan setelah perancangan selesai dilakukan dan selanjutnya akan diimplementasikan pada bahasa pemrograman.

4.1 Implementasi

  Setelah sistem dianalisis dan didesain secara rinci, maka akan menuju tahap implementasi. Implementasi sistem merupakan tahap meletakkan sistem sehinggasiap untuk dioperasikan.

4.1.1 Implementasi Perangkat Keras

  Perangkat keras minimal yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem ini adalah sebagai berikut:a. Monitor 4.1.2 Implementasi Perangkat Lunak Perangkat lunak yang dibutuhkan untuk membangun sistem ini adalah sebagai berikut:a.

4.1.4 Implementasi Antarmuka

  5 Menu file yang terdiri terdiri dari 3 (tiga) submenu, yaitu submenu login yang digunakan untuk masuk kedalam sistem aplikasi, submenu data useryang digunakan untuk menyimpan, mengganti, mengubah daftar user, submenu keluar digunakan untuk keluar dari aplikasi. 8 Menu laporan yang terdiri dari 5 (lima) submenu, yaitu submenu laporan pegawai yang digunakan untuk mencetak data pegawai, Submenu laporandata pendidikan yang digunakan untuk mencetak data pendidikan,Submenu Laporan RAPI yang digunakan untuk mencetak data RAPI(rapor penilaian pegawai), submenu laporan nota persetujuan yang digunakan untuk mencetak data persetujuan, submenu laporan suratketerangan yang digunakan untuk mencetak data keterangan pegawai yang naik pangkat.

4.2 Pengujian

4.2.1 Pengujian Sistem dengan Metode Black Box

Pada sistem tersebut terlebih dahulu dilakukan pengujian-pengujian dengan metode Black box terhadap beberapa menu pilihan dalam sistem aplikasi ini,adapun pengujian-pengujian yang telah dilakukan, antara lain dapat di lihat dalam tabel berikut ini. Tabel 4.8 Skenario Uji Coba Sistem Kelas Uji Butir Uji Jenis Pengujian Verifikasi User ID Black box Login Verifikasi Password Black boxSimpan daftar user Black box Ubah daftar user Black boxHapus daftar user Black box Pengolahan Data UserCari daftar user Black box Simpan Data Pegawai Black boxUbah Data Pegawai Black box Hapus Data Pegawai Black box Pengolahan Data Pegawai Cari Data Pegawai Black boxSimpan Data Pendidikan Black box Ubah Data Penaiaikan Black boxHapus Data Pendidikan Black box Pengolahan Data Pendidikan Cari Data Pendidikan Black boxSimpan Bobot Nilai Black box Pengolahan Bobot Nilai Ubah Bobot Nilai Black box Hapus Bobot Nilai Black box Cari Bobot Nilai Black boxSimpan RAPI Black box Ubah RAPI Black boxHapus RAPI Black box Pengolahan Data RAPI (Rapor Penilaian Pegawai) Cari RAPI Black boxSimpan Nota Persetujuan Black box Ubah Nota Persetujuan Black boxHapus Nota Persetujuan Black box Pengolahan Nota Persetujuan Cari Data Nota Persetujuan Black boxSimpan Surat Keterangan Black box Ubah Surat Keterangan Black boxHapus Surat Keterangan Black boxPengolahan Surat Keterangan Cari Data Surat Keterangan Black box Menampilkan Laporan Pegawai Black boxMenampilkan Laporan Pendidikan Black boxMenampilkan Laporan Bobot Nilai Black boxMenampilkan Laporan Nota Persetujuan Black boxPengolahan Laporan Menampilkan Laporan Surat

4.2.2 Hasil Pengujian Sistem dengan Metode Black Box

  Berikut merupakan hasil pengujian sistem yang telah dilakukan sesuai dengan skenario yang telah direncanakan. Tabel 4.9 Kasus dan Hasil Uji Coba Sistem Uji Coba Hal yang No.

4.2.3 Pengujian Terhadap Lingkungan (User)

  Setelah dilakukan pengujian terhadap sistem dengan metode Black box, sistem juga diuji coba terhadap lingkungan atau user dengan caramendemonstrasikan sistem di PT. Pengujian dilakukan di hadapan pegawai yang bertindak sebagai admin dan pegawai lain sebagai userbiasa.

1. Pengolahan untuk pertanyaan pertama

  Sangat Tidak SetujuKesimpulan dari hasil kuesioner dilihat dari pilihan dengan nilai presentase100% dapat disimpulkan bahwa program aplikasi pengolahan data pegawai Dari hasil pengolahan data diatas maka untuk pengujian beta dapat disimpulkan bahwa program aplikasi pengolahan data pegawai dan kenaikanpangkat sudah layak digunakan oleh bagian SDM. Program aplikasi pengolahan data pegawai dan kenaikan pangkat baru ini cukup user friendly karena fungsi pada sistem ini mudah untuk digunakan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

  Program aplikasi pegawai dan kenaikan pangkat memudahkan dalam proses pengolahan data pegawai dan data kenaikan pangkat melalui sistemkomputerisasi. Program aplikasi pegawai dan kenaikan pangkat memudahkan dalam pencarian data pegawai dan data kenaikan pangkat.

5.2 Saran

  Adapun saran-saran bagi pihak pengelola sistem informasi dalam upaya menjaga agar sistem ini tetap berlangsung adalah sebagai berikut: 1. Kereta Api (persero), terutama admin diharapkan terus terus memantau tingkah laku pengguna user, agar keamanan sistem tetap terjaga.

DAFTAR PUSTAKA

  D, Analisis dan Desain Sistem Informasi : “Pendekatan Terstruktur Teori dan Aplikasi Bisnis”, Penerbit ANDI, Yogyakarta, 1999. [5] Leman, Metodologi Pengembangan Sistem Informasi, PT.

Dokumen baru

Download (120 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Sistem Informasi Pengolahan Data Pengiriman Barang pada PT. Kereta Api Indonesia Cabang Medan
2
54
82
Pemeliharaan Dan Pengamanan Arsip Pada PT. Kereta Api (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara
1
35
56
Pengendalian Intern Penjualan Tiket Kereta Api pada PT. Kereta Api (Persero) Divisi Regional 1 Sumatera Utara
3
19
82
Sistem Informasi Penerimnaan Pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
2
25
126
Perancangan Sistem Informasi Pengolahan Data Kenaikan Pangkat Pegawai Di Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur
9
59
110
Membangun Aplikasi Pengolahan Data Pegawai dan Kenaikan Pangkat Regional dengan Metode Multi - Attribute Utility Theory (MAUT) di PT. Kereta Api (Persero)
63
220
120
Perancangan Sistem Informasi Pengolahan Data Kenaikan Pangkat Pegawai Di Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur
2
40
110
Perancangan Interface Pada Aplikasi pengolahan Data Bakat Pegawai Di PT Kereta Api (Persero)
0
7
93
Analisis Fungsionalitas Pada Aplikasi Pengolahan Data Bakat Pegawai Di PT. Kereta Api (persero)
0
8
71
Perancangan Database Pada Aplikasi Pengolahan Data Bakat pegawai Di PT. Kereta Api Persero
0
6
79
Penerapan Metode Penyusutan Aktiva Tetap Pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
2
8
1
Regulasi On-Line PT. Kereta Api (Persero)
0
4
1
Membangun Aplikasi Pengolahan Data Pegawai Dan Kenaikan Regional Dengan Metode Multi-Attribute Theory (MAUT) di PT. Kereta Api (Persero)
0
28
122
Aplikasi Penerimaan Karyawan dengan Metode Multi Attribute Utility Theory
0
2
11
Development Strategies of Chocolate Business Using Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) and Multi Attribute Utility Theory (MAUT) at “Kampung Coklat”, Blitar
0
0
10
Show more