Analisis diskriminan terhadap bauran pemasaran pada produk frensip dan telkom flexi trendy di kota Tangerang

Gratis

0
6
122
3 years ago
Preview
Full text
peAゥZijstaセサャ|@ UTA.MA UIN SVl\lRiF HlllAYl\TULlAll JAKl\fffl\ ANALISIS DISKRIMINAN TERHADAP BAURAN PEMASARAN PADA PROD UK FRENSIP DAN TELKOMFLEXJ: TRENDY DIKOTA TANGERANG SKRIP SI II Qセ@ Ull I Universitas Islam Negeri SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA Oleh: Rudini 205081000155 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1432 H / 2011 M Analisis Deskriminan Terhadap Bauran Pemasaran Pada Produk Frensip Dan Telkomflexi Trendy Di Kota Tangerang Skripsi Diajukan Kepada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Untuk Memenuhi Persyaratan Meraih Gelar Sarjana Ekonomi Oleh Rudini NIM_: 205081000155 Di Bawah Bimbingan -:Jari rgL イGセッN@ lnduk ォセ。ウゥヲ@ : . .,,.0-. . セᄋMB@ Pembimbing II Pembimbing I Dr. Yahya Hamzah, MM Ahmad Dumyati B,MA NIP: 19490602 1978031001 NIP: 197001062003121001 JURUSAN MANAJEMEN FAiillLTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDA YATULLAH JAKARTA 1432 H / 2011 M . LEMBAR PENGESAHAN UJIAN KOMPREHENSIF Hari ini senin, 17 oktober telah di lakukan ujian komprehensif atas mahasiswa : 1. Nama : Rudini 2. Nim : 205081000155 3. Jurusan : Manajemen 4. Judul skripsi : Analisis Deskriminan Terhadap Bauran Pemasaran Pada Produk Frensip Dan Telkomflexi Trendy Di Kota Tangerang Setelah mencermati dan memperhatikan penampilan dan kemampuan yang bersangkutan selama proses ujian komprehensif, maka diputuskan bahwa mahasiswa tersebut diatas dinyatakan lulus dan diberi kesempatan untuk melanjutkan ke tahap ujian skjripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri SyarifHidayatullah Jakarta. Jakarta, 17 Oktober 2011 1. Prof. Dr. Abdul Hamid., MS Hセq@ Ketua NIP : 19570617 198503 I 002 セZ[⦅I@ 2. M. Arief Mufraini, LC., M.Si ( NIP: 19770122 200312 I 001 /sekertaris ) 3. Lies Suzanawaty, SE., M.Si NIP: 19720809 2005012004 Penguji Ahli Lembar Pengesahan Uji Skripsi Hari ini Selasa Delapan November Dua Ribu Sebelas telah dilakukan ujian Skripsi atas Mahasiswa Nama : Rudini : 205081000155 Nim : Manajemen Pemasaran Jurusan : Analisis Diskriminan Terhadap Bauran Pemasaran Pada Produk J udul Skripsi Frensip Dan Telkomflexi Trendy Di Kota Tangerang Setelah mencermati dan mempertahankan penampilan dan kemampuan yang bersangkutan selama proses ujian Slaipsi, maka diputuskan bahwa mahasiswa tersebut diatas dinyatakan lulus dan skripsi ini diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Islam Negeri SyarifHidayatullah Jakarta. 1. Prof. Dr. Abdul Hamid., MS NIP: 195706171985031002 2. M. Arief Mufraini, LC., M.Si NIP: 19770122 2003121001 (_.P /?;;ekertaris (J/!!iffi- .) 3. Suhendra S.Ag., MM NIP: 19711206 2003121001 4. Dr. Yahya Hamzah, MM NIP : 19490602 1978031001 5. Ahmad Dumyati B,MA NIP: 19700106 2003121001 ) セカN@ Dosen Pembimbing I ( GセN@ Dosen Pembimbing II ) DAFTAR RIW AYAT HIDUP A. DATA PRIBADI 1. Nama : Rudini 2. Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta/ 30 November 1986 3. Alamat : JI. Cendrawasih Rt 01/001 No. 38 Sawah LamaCiputat kab. Tangernng Selatan 4. Nama Orang Tua (Bapak) : H. Wawan Gunawan (Thu) 5. Agama : Hj. Farida ·:Islam 6. Kewarganegaraan : Indonesia B. DATA PENDIDIKAN 1. Tahun 1993-1999 : SDN Jurangmangu (Tangerang) 2. Tahun 1999-2002 : Qothrotul Fall ah (Banten) 3. Tahun 2002-2005 : Yadika 6 (Tangerang) 4. Tahun 2005-2011 : UIN Syarifhidayatullah (Jakarta) ABSTRACT This type of research is conducted survey research, where researchers observe in the data collection carried out in Tangerang with the title ''Analysis of Buying Decision Difference Between Products and Te!komF!exi FrenSip Trendy in Tangerang City". The purpose of this study was to determine the differences in variable products, pricing, distribution, and promotion are considered among the premier brand purchasing card products and TelkomFlexi FrenSip Trendy in Tangerang City. To determine the dominant variables into consideration the consumer between buying brand FrenSip prime card products and TelkomFlexi Trendy in Tangerang City. Analysis tools used in this study by using discriminant analysis. Based on the results of discriminant analysis has been done so that results can be obtained/or the price of Wilk's Lambda value of 0.938 and 0.013 significant at the a= 0.05, while the Wilk's lambda value of 0.951 significant promotion at 0.028 with a= 0.05. Keywords: Marketing Mix, Buying Decision ABSTRAK Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian survey, dimana peneliti melakukan observasi dalam pengumpulan data yang dilakukan di Tangerang dengan judul "Analisis Perbedaan Keputusan Pembelian Antara Produk FrenSip dan TelkomFlexi Trendy di Kota Tangerang". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan variabel produk, harga, distribusi, dan promosi yang dipertimbangkan antara pembelian produk kartu perdana merek FrenSip dan TelkomFlexi Trendy di Kota Tangerang. Untuk mengetahui variabel dominan yang menjadi pertimbangan konsumen antara pembelian produk kartu perdana merek FrenSip dan TelkomFlexi Trendy di Kota Tangerang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis diskriminan. Berdasarkan hasil analisis diskriminan yang telah dilakukan maka dapat diperoleh hasil bahwa untuk harga nilai Wilie's Lambda sebesar 0,938 dan signifikan pada 0,013 dengan a= 0,05, sedangkan nilai wilk's lambda promosi sebesar 0,951 signifikan pada 0,028 dengan a=0,05. Kata Kunci : Bauran Pemasaran, Keputusan Pembelian KATA PENGANTAR Alhamdulillah, puji syukur sedalam - dalamnya penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Tauhid serta Hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi dengan judul "Analisis Perbedaan Keputusan Pembelian Antara Produk FrenSip dan TelkomFlexi Trendy di Kota Tangerang". Ada.pun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Falrultas Ekonomi Universitas Islam Negri Syarifhidayatullah Jakarta. Sehubungan dengan terselesainya Skripsi ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada semua pihak yang telah bersedia memberikan bantuan baik moril maupun materil serta do" a dan dorongan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan laporan ini, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan sebaik- baiknya. Penulis sangat menyadari bahwa di dalam menyelesaikan Skripsi ini, isi yang terkandung didalamnya masih sangat sederhana dan jauh dari sempurna, karena masih terbatasnya ilmu dan pengetahuan yang penulis miliki. Oleh karena itu, penulis akan dengan senang hati dan lapang dada menerima segala kritik dan saran yang bersifat membangun untuk menyempurnakan laporan ini, se1ta nantinya akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi penulis di masa yang akan datang. Dalam proses pembuatan skripsi ini, penulis menemui berbagai hambatan dan kesulitan. Tidak terkecuali, penulis juga mendapat berbagai dorongan dan bimbingan dari semua pihak. Akhirnya penulisan skripsi ini dapat terselesaikan dengan lancar. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, yang telah membantu dan menyusun skripsi ini, diantaranya: 1. kedua orang tuaku tercinta (H. Wawan Gunawan dan Hj. Ida Farida) yang telah memberikan limpahan kasih sayangnya me:ndidik membesarkan dan memberi semangat yang luar biasa. disaat aku membutuhkan bantuan secara materil hingga aku mampu menyelesaikan skripsi, dan do'a yang tak pernah henti untuk aku. 2. Prof. Dr. Abdul Hamid., MS Selaku Dekan UIN Jakarta FEB yang telah mengajar dan mendidik penulis sehingga menjadi mahasiswa di FEB Jakarta, terima kasih atas pengorbanan waktu dan ilmu yang telah diberikan kepada penulis dan kawan-kawan mahasiswa. semoga Allah SWT mencatat semuanya sebagai amal ibadah yang tak akan terputus hingga akbir jaman. Amin 3. Keluargaku tersayang kk ku Nunung & Badru Tamam, Rifai, Nuni & Mas Pendi, Ibnu dan adiku Novi, Imas, Ponakan ku Rakha dan Farnk. yang telah memberikanku semangat dan membantu dalam segala hal. semoga allah SWT selalu memberikan perlindunganya kepada kita bersama. 4. Dr. Yahya Hamzah, MM selaku dosen pembimbing I yang telah banyak memberikan arahan, petwtjuk, ilnrn pengetahuan yang begitu sabar meluangkan waktw1ya sehingga terselesaikanya skripsi ini. 5. Dr. Ahmad dumyati, B,MA selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negri Syarifhidayatullah Jakarta dan selaku dosen pembimbing II yang telah banyak memberikan saran, petw1juk, ilmu, pengetahuan dan begitu sabar meluangkan waktunya sehingga terselesaikan lab skripsi ini. Seluruh staffbagian akademik dan perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis terima kasih atas keramahanya dalam pelayanan. 6. Kepada teman-teman di kelas manajemen dan akutansi angkatan 2005, khususnya Khoeir terimaksih atas bantuan, pertemanan dan persahabatan kita selama ini. Akhir kata penulis ucapkan, mudah - mudahan Allah SWT berkenan untuk memberikan balasan kebaikan di dunia maupun di akhirat kepada semua pihak yang telah berkenan membantu penulis dalam menyelesaiakan Skripsi ini. Dan penulis juga sangat berharap semoga karya tulis dalam bentuk Skripsi ini dapat memberikan manfaat kepada semua pihak yang telah membaca laporan ini. Ami en. Jakarta, Oktober 2011 Rudini DAFTARISI LEMBAR PENGESAHAN SK.RJPSJ n u uu oH o uuut u uu u u unu<> ouu LEMBAR PENGESAHAN UJIAN KOM:PREHENSIF . ii LEMBAR PENGESAHAN UJIAN SKRIJ>SI . iii DAFTARRIWA\TATHIDUP . u . u . iv ABSTRACT uU o uououoo . onouooOoHHoouoecooouo.oououou U rouou U Ueuuouooouonuuoo H u ABSTRAI( . u . u . セN@ V vi KATA PENGANTAR . u. vii DAFTAR ISI . u. セ@ . u. x DAFTAR TABEL . DAFTAR GAMBAR H . u. オッ。ョ・セ」@ xiii XV DAFTAR LAMPIRAN . セ@ . u. xvi BAB I PENDAHULUAN . 1 A. Latar Belakang Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 B. Runrnsan Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 6 C. Tujuan Penelitian . . . 7 D. Manfaat Penelitian . 7 BAB II TIN"JAUAN PUSTAKA . u. u. u. 8 A. Landasan Teori . 8 1. Konsep Pemasaran . . . . . . . . . . . . . . . . 8 2. Perilaku Konsumen . . . . . . . . . . . . 9 3. Tahap-Tahap Dalam Proses Pembelian . 9 B. Model Perilaku Konsumen . . . . . . . . . 11 C. Strategi Pemasaran . . . . . . . . . . . . . . . . . . 13 D. Produk . 14 1. Pengertian Produk . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 14 2. Tingkatan Produk . . 15 3. Klasifikasi Produk . 16 E. Merek . 18 F. Harga . 19 1. Pengertian . 19 2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penetapan Harga . 20 G. Promosi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 22 I. Tujuan Promosi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 22 2. Promosi Penjualan . . 24 3. Hubungan Masyarakat dan Publisitas . 24 4. Penjualan Secara Pribadi . 24 5. Pemasaran Langsung . 24 H. Distibusi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 25 I. Penelitian Terdahulu . 28 J. Kerangka Pikir . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 31 K. Hipotesis . . . . . 33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN . 34 A. Ruang Lingkup Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 34 B. Metode Penentuan Sampel . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 34 C. Metode Pengumpulan Data . 36 1. Data Primer . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 36 2. Data Sekunder . . . 37 D. Metode Analisis Data . . 37 1. Uji Validitas . 37 2. Uji Reliabilitas . 38 3. Analisis Diskriminan . 39 4. Uji Hipotesis I . 39 5. Uji Hipotesis II . 40 E. Operasional Variabel . 41 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN . 43 A. Gambaran Umum Perusahaan . 43 I. Konsep Frensip . 42 2. Konsep TelkomFlexi Trendy . 44 B. Karakteristik Responden Pengguna Frensip . . 45 1. Usia Responden . . 45 2. Pekerjaan Responden . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 46 3. Pendapatan Responden . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 48 4. Tingkat Pendidikan Terakhir Responden . 49 C. Karakteristik Responden Pengguna Telkomflexi Trendy . 50 1. UsiaResponden . 50 2. Pekerjaan Responden . . 51 3. Pendapatan Responden . . 53 4. Tingkat Pendidikan Terakhir Responden . . 54 D. Distribusi Jawaban Responden . . . 55 E. Uji Validitas dan Reliabilitas . 71 F. Hasil Analisis Diskriminan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 72 1. Pengujian Hipotesis I . 72 2. Pengujian Hipotesis II . . 75 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN . 80 A. Kesimpulan . 81 B. Implikasi . 81 C. Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 81 DAFTAR PUSTAKA . . . . . . . . . . . 83 LAMPIRAN . セN@ 85 DAFTAR. TABEL Nomor Keterangan Halaman 3.1 Penentuan Variabel Penelitian 41 4.1 Tarif Penggunaan Frensip 43 4.2 TarifPenggunaan TelkomFlexi Trendy 44 4.3 Karakteristik Responden Frensip Berdasarkan Usia Responden 46 4.4 Karakteristik Responden Frensi p Berdasarkan Pekerjaan 47 4.5 Karakteristik Responden Frensip Berdasarkan Tingkat Pendapatan 48 4.6 Karakteristik Responden Frensip Berdasarkan Tingkat Pendidikan 49 Terakhir 4.7 Karakteristik Responden TelkomFlexi Trendy Berdasarkan Usia 51 Responden 4.8 Karakteristik Responden TelkomFlexi kekuasaan melaui media komunikasi dan lain sebagainya. 2.3 Definisi Relasi Kerja Relasi adalah kata yang diartikan sebagai hubungan sedangkan kerja dalam kamus besar bahasa Indonesia didefinisikan sebagai sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah atau mata pencaharian. Jadi relasi kerja adalah hubungan yang terjalin antara individu maupun kelompok dengan individuindividu yang lain dalam melakukan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencari nafkah. Relasi kerja identik dengan pekerja yang melakukan interaksi dengan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 12 pekerja-pekerja lain di dalam wilayah kerja dan membentuk suatu ikatan emosional antar sesamanya dan memiliki satu tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan. Di dalam perusahaan ataupun di dalam perkebunan pekerja atau karyawan diklasifikasikan berdasarkan jabatan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing, mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Beberapa jenis karyawan tersebut berbaur menjadi satu kesatuan di dalam wilayah kerja dan melakukan interaksi di setiap hari kerjanya dan saling menunjukkan loyalitas dan etos kerja kepada pihak perusahaan ataupun perkebunan. Relasi kerja dibangun atas kesadaran diri dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam perkebunan relasi kerja awalnya terbangun antar sesama divisi kerja dan biasanya dijalin antar sesama jabatan. Contohnya, relasi kerja karyawan dimulai dari interaksi yang dilakukan pada penempatan divisi kerja seperti relasi yang terbentuk antar sesama pekerja petik cengkih, pekerja petik kopi ataupun pekerja penyadap getah karet. Untuk perkembangannya akan berurutan ke atas sampai relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pimpinan divisi atau mandor sehingga di dalam setiap divisi kerja akan tercipta relasi kerja yang berlevel mikro, dan begitu seterusnya sehingga relasi kerja terbentuk dalam cakupan makro atau di seluruh divisi kerja di dalam perkebunan. Relasi kerja merupakan relasi kuasa yang sengaja dibangun oleh pihak perkebunan atau pemegang faktor produksi untuk mengatur dan mengontrol sistem kerja. Sistem kerja yang dimaksud adalah semua aturan yang dibentuk dan dibangun sedemikian rupa oleh pihak perkebunan guna membatasi ruang gerak para karyawan dan imbasnya adalah kepatuhan dan rasa takut. Tujuan inilah yang hendak dicapai dalam relasi kuasa dimana hubungan yang terjalin antar anggota di dalam wilayah kerja mempengaruhi satu sama lain dan mayoritas dari dampak yang dihasilkan adalah berkuasanya pemimpin dan terkuasanya karyawan. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 13 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Apabila membicarakan tentang produksi kekuasaan di dalam wilayah perkebunan maka kekuasaan akan terlihat dari kebijakan yang diambil. Kebijakan sendiri memiliki pengertian sebagai rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tata pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya) atau dapat juga didefinisikan sebagai pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sebagai garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran. Untuk mengetahi lebih jauh tentang produk dari kekuasaan di dalam perkebunan yang dihasilkan oleh berbagai macam kebijakan, patut diketahui beberapa macam kebijakan yang membawa dampak negatif dan positif produksi dari kekuasaan itu sendiri. Kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya: 2.4.1 ฀abour Market Flexibility Labour market flexibility atau dalam bahasa Indonesia dapat kita sebut sebagai pasar kerja fleksibel merupakan salah satu kebijakan yang tercipta untuk mengatur urusan ketatatenagakerjaan dalam suatu perusahaan. Sedangkan definisi umum dari labour market flexibility atau pasar kerja fleksibel itu sendiri adalah kebjakan yang memberikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian. Labour market flexibility atau bisa kita singkat dengan LMF merupakan suatu inovasi kebijakan yang diambil bukan hanya oleh Negara melainkan oleh dunia dengan tujuan meluweskan pengaturan tatatenaga kerja yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau dengan kata lain memudahkan dalam mengatur tenaga kerja ataupun buruh di dalam suatu lembaga kerja. Kebijakan LMF sendiri terbentuk untuk dijadikan sebagai suatu strategi baru untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memaksimalkan keuntungan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 14 dari hasil produksi yang didapat dengan memanfaatkan peraturan tenaga kerja kontrak. Pengaturan yang dimaksud adalah mengatur keluar masuknya tenaga kerja kontrak disesuaikan dengan peraturan yang dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Fleksibilitas dalam pasar kerja inilah yang memberikan keleluasaan untuk perusahaan menerapkan sebuah aturan tenaga kerja yang berlaku tidak untuk buruh tetap melainkan untuk karyawan kontrak. Terdapat 4 dimensi fleksibilitas yakni: 1. Perlindungan kesempatan kerja 2. Fleksibilitas upah : pembatasan variasi tingkat upah melalui berbagai institusi dan regulasi termasuk upah minimum, aktivitas serikat buruh dan negosiasi upah 3. Fleksibilitas internal atau fungsional yang merupakan kemampuan perusahaan untuk mengatur kembali proses produksi dan penggunaan tenaga kerja demi produktivitas dan efisiensi yang mencakup fleksibilitas numerikal dan fungsional. 4. Fleksibilitas di sisi permintaan dari pekerja dalam keleluasaan waktu kerja dan mobilitas antar pekerjaan Mengapa membahas kebijakan LMF, alasannya adalah karena kebijakan ini adalah kebijakan yang merupakan awal dari adanya produksi kekuasaan yang akhirnya berdampak pada relasi kerja karyawan perkebunan. Kebijakan ini erat kaitannya dengan strategi karena strategi ada untuk menciptakan suatu kebijakan yang tepat sasaran. Tujuan dan fungsi dari adanya kebijakan maupun strategi adalah yang utama untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi orang-orang yang diberikan kebijakan. Akan tetapi terkadang keberadaan strategi dan kebijakan tidak sesuai dengan fungsi utamanya bahkan melenceng begitu jauh. Seperti yang dikatakan Haryanto (2011) bahwa muara berbagai kebijakan dan strategi adalah meningkatnya indeks ketimpangan sosial ekonomi di masyarakat. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 15 Ketimpangan seperti ini selanjutnya menimbulkan dampak saring (filtering effect) yang menghambat peluang kaum miskin dalam memperoleh berbagai pelayanan dan buah pembangunan. Melencengnya kebijakan yang diambil adalah salah satu hasil dari produksi kekuasaan yang memberikan dampak negatif kepada para karyawan sebagai penggerak roda produksi di dalam perkebunan. Apabila ada salah satu produksi kekuasaan yang tidak tepat sasaran dan imbasnya langsung kepada para karyawan akan menimbulkan suatu bentuk kritik dan perlawanan yang tidak langsung dilakukan oleh para karyawan melainkan mereka akan membendungnya dalam sikap-sikap individu yang tidak taat pada aturan atau sikap anti kekuasaan. 2.4.2 Outsourcing/ Kontrak Kerja Di dalam wilayah kerja sendiri akan banyak kita temukan sistem kerja yang ada khususnya sistem kerja yang berhubungan dengan ketengakerjaan. Salah satunya adalah sistem kerja outsourcing, sistem kerja ini dapat didefinisikan sebagai sebuah sebuah upaya mengalihkan pekerjaan atau jasa ke pihak ketiga. Tujuan utama outsourcing pada dasarnya adalah untuk: ฀ menekan biaya ฀ berfokus pada kompetensi pokok ฀ melengkapi fungsi yang tak dimiliki ฀ melakukan usaha secara lebih efisien dan efektif ฀ meningkatkan fleksibilitas sesuai dengan perubahan situasi usaha ฀ mengontrol anggaran secara lebih ketat dengan biaya yang sudah diperkirakan ฀ menekan biaya investasi untuk infrastruktur internal Sebenarnya Praktek PKWT dan outsourcing merupakan wujud dari kebijakan Pasar Kerja Fleksibel yang dimintakan kepada pemerintah Indonesia Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1฀ oleh IMF dan World Bank sebagai syarat pemberian bantuan untuk menangani krisis ekonomi 1997. Kebijakan Pasar Kerja Fleksibel merupakan salah satu konsep kunci dari kebijakan perbaikan iklim investasi yang juga disyaratkan oleh IMF dan dicantumkan dalam Letter of Intent atau nota kesepakatan ke-21 antara Indonesia dan IMF butir 37 dan 42. Kesepakatan dengan IMF tersebut menjadi acuan bagi penyusunan kebijakan dan peraturan perbaikan iklim investasi dan fleksibilitas tenagakerja. Kontrak kerja merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak dimana di dalam dunia kerja diwakili oleh pihak pertama pekerja dan pihak kedua adalah pihak perusahaan. Keduanya saling membuat suatu kesepakatan akan sistem kerja yang akan dijalani ketika pekerja telah masuk di dalam perusahaan, pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kebijakan seperti apa yang akan dibuat sehingga pihak pekerja haruslah mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun kontrak tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka Berpikir. 22 2.4 Hipotesis 23 III. METODE PENELITIAN. 24 3.1 Rancangan Penelitian. 24 3.1.1 Jenis Penelitian. 24 3.1.2 Unit Analisis. 24 3.2 Jenis dan sumber Data. 24 3.2.1 Metode Penelitian. 24 3.3 Metode Analisis Data . 25 3.3.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 25 3.3.2 Uji t . 26 3.3.3 Uji F . 27 3.3.4 Koefisien Determinasi Berganda . 28 3.4 Uji Ekonometrika . . 28 3.4.1 Uji Multikolinearitas . 28 3.4.2 Uji Autokorelasi 29 3.4.3 Uji Heterokedastisitas 29 3.5 Definisi Operasional 30 xii IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. 31 4.1 Gambaran Umum Pendapatan Domestik di Indonesia. 31 4.1.1 Investasi . . 33 4.1.1 Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 40 4.1.2 Kurs Dollar Amerika Serikat . 43 4.2 Analisis Data. . 47 4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 47 4.2.2 Uji Statistik. 48 4.2.3 Uji Ekonometrika. 48 4.3 Pembahasan . 49 V. KESIMPULAN DAN SARAN. 59 5.1 Kesimpulan. 60 5.2 Saran . 60 DAFTAR PUSTAKA. 61 LAMPIRAN. 65 xiii DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Perkembangan Investasi di Indonesia. 4.2 Hasil Uji Multikolinieritas . 50 xiv 34 DAFTAR GAMBAR Halaman 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia . 3 1.2 Total Investasi Indonesia. . 5 2.1 Pengaruh Pendapatan Terhadap Investasi. 12 2.2 Teori Hick Suku Bunga Terhadap Pendapatan. 15 2.3 Hubungan Kurs dengan Produk Domestik Bruto.19 2.4 Kerangka Berfikir . . 22 4.1 Perkembangan Produk Domestik Bruto di Indonesia. 31 4.2 Perkembangan Investasi di Indonesia. 40 4.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia .40 4.4 Perkembangan Nilai Rupiah Terhadap Nilai Dollar Amerika. . 44 4.5 Analisis Data dan Uji Autokorelasi. 51 xv DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1 Data Variabel Penelitian. 66 2 Logaritma Natural . 68 3 Hasil Regresi Linier Berganda. 72 xvi

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Analisis Penyebab Peningkatan Gap Jumlah Pelanggan Flexi Classy (Pascabayar) Dengan Jumlah Pelanggan Flexi Trendy (Prabayar) Dalam Peningkatan Performansi Flexi Classy Pada PT TELKOM Sumatera
0
25
114
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Minat Konsumen Dalam Membeli Busana Muslim Pada Toko Hj.Isma Lubis Pasar Petisah Medan
5
62
114
Pengaruh Kualitas Produk Flexi Trendy terhadap Kepuasan Konsumen
0
34
66
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Mahasiswa Memilih Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
1
26
1
Analisis Perbedaan Keputusan Pembelian Antara Produk FrenSip dan Telkom Flexi Trendy di Kota Malang
0
4
1
Analisis Strategi Bauran Pemasaran Toko Ananda Kota Tangerang
4
50
51
ANALISIS ANTESEDEN LOYALITAS PELANGGAN: PERAN KOMPLAIN DAN KEPUASAN PELANGGAN TELKOM FLEXI-TRENDY DI SURAKARTA
0
4
32
Analisis dan Usulan Strategi Pemasaran Berdasarkan Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan dan Persaingan (Studi Kasus: Produk Telkom Flexi Trendy di Bandung).
0
0
43
ANALISIS SEGMENTASI, TARGETING, DAN POSOTIONING PRODUK TELKOM FLEXI PADA PT. TELKOM PADANG.
0
1
6
Analisis Bauran promosi Dalam Meningkatkan Penjualan Telkom Flexi (Studi pada Telkom Kandatel Sumbar).
0
0
9
Analisis dan Usulan Strategi Pemasaran Berdasarkan Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Loyalitas Pelanggan dan Persaingan (Studi Kasus Produk Telkom Flexi Trendy Di Bandung).
0
0
83
Analisis Kinerja Bauran Pemasaran Flexi Trendy Berdasarkan Persepsi Pelanggan-Non Pelanggan Sebagai Masukan Reformulasi Bauran Pemasaran Flexi Trendy Di PT.Telkom Divisi Regional II.
0
0
74
Usulan Perumusan Strategi Pemasaran Kartu Selular Telkom Flexi.
0
0
177
Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Telkom Flexi Trendy di Ungaran Kabupaten Semarang Tahun 2008.
0
0
1
Pengaruh Keputusan Bauran Promosi Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Nomor Perdana Telkom Flexi di Kota Banjarmasin
0
0
22
Show more