Feedback

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

Informasi dokumen
SKRIPSI RENNY PRIMASARI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2016 ii KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh Alhamdullillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya yang selalu istiqamah membantu perjuangan beliau dalam mensyiarkan ajaran Islam di muka bumi ini. Sehingga tugas akhir yang berjudul “AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI” dapat diselesaikan. Tugas akhir ini merupakan syarat terakhir yang harus ditempuh untuk menyelesaikan pendidikan pada jenjang Strata Satu (S1), pada Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam penulisan skripsi ini tentunya banyak pihak yang telah memberikan bantuan kepada penulis. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih yang tiada hingganya kepada : 1. Siti Rofida, S.Si., M.Farm., Apt. sebagai Pembimbing I dan Ahmad Shobrun Jamil, S.Si., M.P., sebagai Pembimbing II yang dengan tulus ikhlas dan penuh kesabaran, membimbing saya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. 2. Sovia Aprina Basuki, S.Farm., M.Si., Apt. dan Engrid Juni Astuti, M.Farm., Apt., sebagai Tim Penguji yang memberikan saran dan kritik yang membangun terhadap skripsi yang telah penulis kerjakan. 3. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang, Yoyok Bekti Prasetyo, S.Kep., M.Kep., Sp.Kom., atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti program sarjana. 4. Nailis Syifa, S.Farm., M.Sc., Apt., selaku Ketua Program Studi Farmasi yang senantiasa dengan sabar memberikan bimbingan dan nasehat kepada saya untuk lebih baik lagi dalam menimba ilmu. iv 5. Sovia Aprina Basuki, S.Farm., M.Si., Apt., selaku kepala laboratorium farmasi dan dr. Hawin Nurdiana, M. Kes. selaku kepala laboratorium Biomedik PPD UMM, yang telah memberikan kesempatan untuk menggunakan fasilitas laboratorium dalam menyelesaikan skripsi ini. 6. Untuk semua Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang yang sudah memberikan waktu untuk mengajarkan ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat. Laboran-laboran Laboratorium program studi farmasi dan Laboratorium Biomedik, Mbak Bunga, Mba Fat dan Pak Joko atas segala bentuk bantuan dan kerja samanya selama penelitian. 7. Untuk kedua orang tua tercinta Bapak Usman Ahmad dan Ibu Sri Redjeki Pudji Astuti, atas doa yang selalu dipanjatkan untuk kesuksesan anaknya serta segala bentuk motivasi yang telah diberikan kepada penulis selama menempuh pendidikan sampai di tingkat perguruan tinggi. 8. Saudara sepupu serta para sahabatku yang tak henti-hentinya memberikan semangat, motivasi, doa, dukungan, dan selalu mendoakan agar cepat sarjana. 9. Teman-teman farmasi angkatan 2012, khususnya Farmasi B 2012 dan temanteman kelompok skripsi daun kelor atas bantuan selama penelitian, penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. Semoga kita jadi orang yang sukses dan berguna dimasa depan. Aamiin. Tentunya sebagai manusia tidak pernah luput dari kesalahan, penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun dari semua pihak sangat diharapkan demi penyempurnaan selanjutnya. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi penulis dan para pembaca pada umumnya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamain Wassalamu’alaikum, warohmatullahi wabarokaatuh Malang, 30 Mei 2016 Penulis, Renny Primasari v DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL . . . . i LEMBAR PENGESAHAN . . . ii LEMBAR PENGUJIAN . . . . iii KATA PENGANTAR . . . iv RINGKASAN . . . vi ABSTRACT . . . viii ABSTRAK . . . ix DAFTAR ISI . . . x DAFTAR TABEL . . . xiv DAFTAR GAMBAR . . . xv DAFTAR LAMPIRAN. . . . xvii DAFTAR SINGKATAN . . . xviii BAB I PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Rumusan Masalah 5 1.3 Tujuan Penelitian . 5 1.4 Manfaat Penelitian . . 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA . 6 Tinjauan Pustaka Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) . 6 2.1.1 Klasifikasi Tanaman . 6 2.1.2 Nama Daerah 6 2.1.3 Morfologi Tanaman Kelor 7 2.1.4 Kandungan Golongan Senyawa pada Daun Kelor (Moringa 2.1 2.1.5 2.2 oleifera) . 8 Manfaat Secara Empiris 8 Tinjauan Pustaka Escherichia coli 9 2.2.1 Klasifikasi Bakteri . 9 2.2.2 Morfologi Bakteri . 9 2.2.3 Patogenesis dan patologi . 10 2.2.4 Epidemiologi dan Gambaran Klinik . 11 x 2.2.5 2.3 Tinjauan Kloramfenikol . 2.3.1 2.4 Terapi Infeksi Escherichia coli . 12 13 Mekanisme Kerja Kloramfenikol 13 Aktivitas Antibakteri dari Senyawa Metabolit Sekunder 14 2.4.1 Alkaloid 14 2.4.2 Flavonoid . 15 2.4.3 Saponin. . 16 2.4.4 Terpenoid . 17 2.4.5 Tanin/Polifenol . . . 19 2.4.6 Antrakuinon . 20 2.5 Uji Kepekaan Antimikroba . . 21 2.5.1 Bioautografi . 21 2.5.2 Metode Difusi . 24 2.6 Tinjauan Ekstraksi . 25 2.6.1 Metode Ekstraksi . . 25 2.6.2 Tinjauan Tentang Maserasi Modifikasi . . 25 2.6.3 Fraksinasi . . 27 2.7 Tinjauan Pelarut Etil Asetat . 27 2.8 Tinjauan Tentang kromatografi Lapis Tipis (KLT) 29 BAB III KERANGKA KONSEPTUAL . 31 BAB IV METODE PENELITIAN . 34 4.1 Waktu dan Tempat Penelitian . 34 4.2 Alat Penelitian . 34 4.2.1 Pembuatan Serbuk Simplisia . 34 4.2.2 Proses Ekstraksi . 34 4.2.3 Identifikasi Golongan Senyawa dengan Profil KLT . 4.2.4 Pengujian Bioautografi 35 4.3 34 Bahan Penelitian . 35 4.3.1 Bahan Uji . 35 4.3.2 Ekstraksi . 35 4.3.3 Pengujian Bioautografi 35 4.3.4 Identifikasi Golongan senyawa dengan KLT . 35 xi 4.4 Sterilisasi Media Nutrient agar 36 4.5 Metode Penelitian . 36 ranvangan penelitian . 36 Variabel Penelitian . 36 4.6.1 Variabel Bebas . 36 4.6.2 variabel Terikat . 36 4.5.1 4.6 4.7 Definisi Operasional . 37 4.8 Prosedur Kerja 37 4.8.1 Pembuatan Simplisia . 37 4.8.2 Proses Ekstraksi Bahan Uji dengan Pelarut Etil Asetat . 37 4.8.3 Pemisahan Senyawa dengan KLT . 38 4.8.4 Identifikasi Komponen Golongan Senyawa . 39 4.8.5 Preparasi Media . 40 4.8.6 Preparasi bakteri . 40 4.8.7 Pengujian Bioautografi . . 41 4.9.1 Kerangka Operasional . 42 4.9.2 bagan Alir Pembuatan Ekstrak Bahan Uji . 43 4.9.3 Bagan Alir Identifikasi Senyawa Menggunakan KLT . 44 4.9.4 Preparasi Media . 45 4.9.5 Preparasi bakteri . 46 4.9.6 Pengujian Bioautografi . . 47 Analisis Data . 47 4.10 BAB V HASIL PENELITIAN . 48 5.1 Determinasi Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) . 48 5.2 Persiapan Simplisia Daun Moringa oleifera . 48 5.3 Persiapan Fraksi Etil Asetat . 49 5.3.1 Pemisahan dengan Pelarut Etil Asetat Daun Moringa oleifera 49 5.3.2 Karateristik Fisik Fraksi Etil Asetat Daun Moringa oleifera. 50 5.4 Optimasi Fase gerak KLT Fraksi Etil Asetat Daun Moringa oleifera 50 5.5 Identifikasi Golongan Senyawa yang Terdapat pada Fraksi Etil Asetat Daun Moringa oleifera . 51 Identifikasi Golongan Senyawa Alkaloid dengan KLT . 51 5.5.1 xii 5.5.2 Identifikasi Golongan Senyawa Flavonoid dengan KLT . 51 5.5.3 Identifikasi Golongan Senyawa Antrakinon dengan KLT . . 52 5.5.4 Identifikasi Golongan Senyawa Polifenol dengan KLT . . 53 5.5.5 Identifikasi Golongan Senyawa Terpenoid dengan KLT. . 54 5.5.6 Pengukuran Nilai Rf dari Kromatografi Lapis Tipis . 55 5.6 Uji Antibakteri Fraksi Etil Asetat Daun Moringa oleifera dengan Metode Bioautografi terhadap bakteri Escherichia coli . . 56 BAB VI PEMBAHASAN . 60 BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN . 70 7.1 Kesimpulan . 70 7.2 Saran . 70 DAFTAR PUSTAKA . 71 Lampiran xiii 85 DAFTAR TABEL Tabel Halaman II.1 Gejala klinis, epidemiologi dan faktor virulensi dari beberapa strain e coli . II.2 Klasifikasi dari terpenoid 11 17 II.3 Rendemen ekstrak dengan berbagai pelarut pada metode maserasi kinetik bertingkat . 27 II.4 Sifat fisika dan kimia etil asetat . 28 V.1 Karateristik derajat halus simplisia daun Moringa oleifera 49 V.2 Nilai kadar air pada serbuk simplisia daun Moringa oleifera . 50 V.3 Identifikasi golongan senyawa dengan metode KLT dari fraksi etil asetat daun Moringa oleifera dengan fase gerak n-Heksana : EA (4:6) . 56 V.4 Data Uji Antibakteri Fraksi Etil asetat Daun Moringa oleifera Metode Bioautografi terhadap Escherichia coli xiv dengan 58 DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 2.1 Daun kelor . 6 2.2 Escherichia coli . 9 2.3 Struktur kimia kloramfenikol . . 13 2.4 Mekanisme kerja penghambatan sintesis protein bakteri oleh kloramfenikol 14 2.5 Struktur dasar alkaloid . 15 2.6 Struktur dasar flavonoid . . 16 2.7 Struktur umum terpenoid . . 18 2.8 Struktur dasar tanin . 19 2.9 Struktur dasar antrakuinon . 20 2.10 Gambaran skematis dari bioautografi kontak 22 2.11 Gambaran skematis dari bioautografi agar Overlay . 23 2.12 Gambaran skematis dari bioautografi langsung 24 2.13 Rumus kimia etil asetat . 29 3.1 Skema kerangka konseptual . 31 4.1 Skema kerangka operasional . 42 4.2 Bagan alir proses ekstraksi daun Moringa oleifera dengan pelarut etil asetat . 43 4.3 Bagan alir proses identifikasi senyawa menggunakan plat KLT . 44 4.4 Bagan alir preparasi media 45 4.5 Bagan alir preparasi mikroba uji . 46 4.6 Bagan prosedur pengujian bioautografi 47 5.1 Proses pembuatan simplisia serbuk . 49 5.2 Fraksi kental etil asetat daun Moringa oleifera . 5.3 Identifikasi senyawa flavonoid dengan kromatografi lapis tipis 50 (KLT) 52 5.4 Identifikasi senyawa antrakinon dengan kromatografi lapis tipis (KLT) 53 xv 5.5 Identifikasi senyawa polifenol dengan kromatografi lapis tipis (KLT) . 54 5.6 Identifikasi senyawa terpenoid dengan kromatografi lapis tipis (KLT) . 55 5.7 Noda yang digunakan untuk Pengujian Bioautografi . 57 5.8 Perbandingan aktivitas antibakteri pada beberapa senyawa fraksi etil asetat daun Moringa oleifera dan crude ekstrak dengan metode bioautografi. 58 5.9 Perbandingan aktivitas antibakteri kontrol positif pada beberapa cawan dengan metode bioautografi . 59 xvi DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 1. Riwayat hidup . 85 2. Surat Pernyataan . 86 3. Surat determinasi tanaman 87 4. Sertifikat bakteri 88 5. Perhitungan . 90 6. Identifikasi golongan senyawa . 91 7. Hasil pewarnaan bakteri gram negatif (Escherichia coli) 92 8. Data hasil perhitungan jumlah koloni dengan menggunakan Colony counter. 94 9. Data hasil pengukuran zona hambat uji bioautografi sebelum inkubasi 95 10. Gambar uji antibakteri fraksi etil asetat daun Moringa oleifera dengan metode bioautografi terhadap Escherichia coli . 97 11. Gambar alat dan bahan penelitian . 100 xvii DAFTAR SINGKATAN WHO = World Health Organization µg = Mikrogram Ml = Mililiter Mg = Miligram KLT = Kromatografi Lapis Tipis KLB = Kejadian Luar Biasa CFR = Case Fatality Rate OAD = Obat AntiDiare DNA = Deoxyribose Nucleic Acid Mm = Milimeter NCCLS = National Commite for Clinical Laboratory Standart NA = Nutrient Agar UV = Ultra Violet CFU = Colony Forming Unit Rf = Retardation Factor MC = Moisture Content CLSI = Clinical and Laboratory Standarts Institute LAF = Laminar Air Flow AOAC = Association of Analytical Communities xviii DAFTAR PUSTAKA Abalaka, M.E., Daniyan, S.E., Oyeleke, S.B., Adeyemo, S.O. (2012). The antibacterial Evaluation of Moringa Oleifera Leaf Extracts on Selected Bacterial Pathogens. Journal of Microbiology Research, 2(2), pp 1-4. Abdallah, Emad, M. (2015). Antibacterial Properties of Leaf Extracts of Moringa Oleifera Lam. Growing in Sudan. Journal of Advances in Medical and Pharmaceutical Sciences, 5(1), pp 1-5. Abdurachman, A., Haryati, U., Juarsah, I. (2015). Penetapan Kadar Air Tanah dengan Metode Gravimetrik. Balai Penelitian Tanah : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian. Kamis, 10 Desember 2015.http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/dokumentasi/buku/buku %20sifat%20fisik%20tanah/12gravimetrik.pdf. Diakses tanggal 15 Desember 2015. Adyanastri, F. (2012). Etiologi dan Gambaran Klinis Diare Akut Di RSUP Dr Kariadi Semarang. Semarang : Laporan Hasil Karya Tulis Ilmiah. Program Pendidikan Sarjana Kedokteran Universitas Diponegoro. Akinyenye, A.J., Solanke, E.O., Adebiyi, I.O. (2014). Phytochemical and Antimicrobial Evaluation of Leaf an Seed of Moringaoleifera L Extracts. International Journal of Research in Medical and Health Sience, Vol. 4, No.6, pp 1-10. Alozie, Yetunde E., Sonye, Comfort U. (2015). Antimicrobial Activity of Moringa oleifera Leaf against Isolates of Beef Offal. British Microbiology Research Journal, 9(2), pp 1-7. Amin, Lukman.Zulkifli. (2014). Pemilihan Antibiotik yang Rasional. Medicinus, Vol. 27, No.3, Desember 2014. Anitha, J.R., Gopalakrishnan, V.K., Yadav, S.A., Dorairaj, S. (2011). Antimicrobial Activity of Moringaoleifera (Lam) Root Extract. Journal of Pharmacy Research, 4(5), pp 1426-1427. Anonim. (2010). Escherichia coli. Web Forum Universitas Pendidikan Indonesia. Kamis, 28 71 Januari 2010. http://forum.upi.edu/index.php?topic=15614.0. Diakses tanggal 27 September 2015. Anonim. (2011). Vol. Anthraquinone. 101. https://monographs.iarc.fr/ENG/Monographs/vol101/mono101-001.pdf. Diakses tanggal 06 April 2016. Anonim. (2011). Kelor (Moringaoleifera L). Cancer Chemoprevention Research Center (CCRC) Farmasi UGM. Rabu, 10 Agustus 2011. http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=2363. Diakses tanggal 15 September 2015. Anonim. (2011). MacConkey Agar. Acumedia, PI7102, Rev http://www.neogen.com/Acumedia/pdf/ProdInfo/7102_PI.pdf. 5. Diakses tanggal 28 September 2015. Anonim. (2011). Moisture Analyzer Instruction Manual. Analytical and measuring Instrument Division : Shimadzu Corporation Kyoto Japan. p 44. Anonim. (2011). Situasi Diare di Indonesia. Buletin Jendela. Data dan Informasi Kesehatan, Volume II, Triwulan II, pp 1-38. Anonim. (2012). Ethyl acetate. GPS Safety Summary, Rev 0. http://www.solvay.com/en/binaries/Ethyl_acetate_GPS_rev0_June12_RH D-139545.pdf. Diakses tanggal 20 Oktober 2015. Anonim. (2015). Escherichia coli Bacteria. Sabtu, 29 Agustus 2015. http://www.microbiologyinpictures.com/escherichia%20coli.html. Diakses tanggal 16 Desember 2015. Anonim. (2015). The Streak Isolation Method. Minggu, 24 Agustus 2015. http://www.motifolio.com/1021113.html. Diakses tanggal 16 Desember 2015. Anonim. (2015). Thin Layer Chromatography (TLC). Organic Chemistry University of Colorado at Boulder, Department of Chemistry and Biochemistry. Senin, 31 Agustus http://orgchem.colorado.edu/Technique/Procedures/TLC/TLC.html. Diakses tanggal 22 Oktober 2015. 72 2015. Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M., Gilani, A.H. (2007). Moringaoleifera : A food Plant with Multiple Medicinal Uses. Phytotheraphy Research, No. 21, pp 17-25. Ansel, H, C. 1989. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Farida Ibrahim, Asmanizar, Iis Aisyah. Jakarta : UI Press, edisi keempat. AOAC. (2002). Guidelines for Single Laboratory Validation of Chemical Methods for Dietary Supplements and Botanicals. AOAC International Gaithersburg, No. 1219, pp 1-38. Aryal, S. (2015). Blood agar-Composition, Preparation, Uses and Pictures. Minggu, 03 Mei 2015. V tot ρ r t = πr²t (cm³) = densitas (g/cm³) = jari-jari (cm) = tinggi (cm) b) Nilai Distribusi Ukuran Partikel (Uji Mikro) Menurut Pratiwi, dkk (2013) Nilai distribusi ukuran partikel dan pori (uji mikro), merupakan proses uji mikrostruktur yang bertujuan untuk melihat struktur mikro dari suatu material, karena hal ini sangat mempengaruhi sifat mekanik dari material tersebut. Proses pengetsaan makro berguna untuk melihat cacat-cacat yang terjadi dan juga mengetahui jumlah partikel pada setiap permukaan sebuah spesimen. Dalam melakukan pengujian nilai distribusi partikel dapat menggunakan alat mikroskop. Mikroskop Inverted adalah sebuah mikroskop yang digunakan untuk mengamati logam, plastik, keramik serta sampel bahan lainnya, alat ini membantu dalam mengamati struktur permukaan, kelelahan logam, dll. Gambar 2.7 Struktur Mikro Titik 1 Pembesaran 400x (Pratiwi, dkk 2013). Digital Repository Universitas Jember 14 2.7 Karakteristik Mekanik Karakteristik Mekanik briket adalah pengujian yang dilakukan terhadap briket dengan cara uji kuat tekan aksial dengan menggunakan alat uji Universal Testing Machine (UTM) dan dengan cara dijatuhkan dengan ketinggian tertentu dengan pengujian drop test. a) Uji Kuat Tekan Aksial (Axial Compressive Strength Test) Uji Kuat tekan aksial adalah kekuatan suatu material terhadap tekanan aksial yang sejajar dengan sumbu simetri material tersebut. Sehingga briket yang baik merupakan briket biomasa yang mempunyai nilai kuat tekan aksial yang baik. Adapun data hasil penelitian dari (Wijayanti, T. 2012) yaitu bahan campuran limbah kacang tanah dan limbah kacang mete menggunakan perekat tetes tebu dengan kadar 30 gram, tekanan pengepresan yang digunakan 200 bar, Pengeringan dengan suhu 110°C selama 19 jam, ukuran serbuk arang 5 mesh, dilakukan proses pengujian kuat tekan atau keteguhan tekan menggunakan mesin press dan ditekan sampai hancur, adapun data 5 sampel kuat tekan briket sebagai berikut 13,36 kg/cm², 12,68 kg/cm², 11,89 kg/cm², 11,38 kg/cm², 10,55 kg/cm². Data penelitian lain yaitu bahan serbuk jerami padi, ayakan 50 mesh, variasi tekanan 200 kg/cm², 400 kg/cm², 600 kg/cm², 800 kg/cm², 1000 kg/cm², penambahan binder, tanpa penambahan binder, dan dengan waktu penahanan (holding time) 40 detik. Melakukan pengujian kuat tekan aksial dengan alat uji Universal Testing Machine (UTM), pembebanan sebesar 50 ton Dari hasil uji kuat tekan aksial briket biomassa jerami dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) diperolah data untuk semua variasi tekanan baik untuk briket biomassa jerami dengan menggunakan bahan pengikat maupun briket biomassa jerami padi tanpa pengikat nilai kuat tekan yang sangat tinggi yaitu melebihi 99,9 kg/cm² jauh lebih tinggi daripada nilai kuat tekan standar SNI untuk briket serbuk sabut kelapa yaitu sebesar 3 kg/cm². (Riyanto, S. 2009). Digital Repository Universitas Jember 15 Santosa, dkk (2010) menyatakan uji kuat tekan aksial dilakukan dengan menggunakan force gauge untuk mengetahui kekuatan briket dalam menahan beban dengan tekanan tertentu. Kuat tekan briket dapat dihitung menggunakan standar SNI 0-3958-1995 dengan rumus: Kuat Tekan (N/cm²) = .(2.2) Keterangan : F = Gaya (N) A = Luas (cm²) b) Drop Test Menurut Widayat (2008) drop test dilakukan untuk menguji ketahanan briket dengan benturan pada permukaan keras dan datar ketika dijatuhkan dari ketinggian 1,8 meter. Berat bahan yang hilang atau yang lepas dari briket diukur dengan timbangan digital dengan ketelitian 1/10.000 gram. Menurut Grochowicz (1998) kualitas bahan bakar padat pada waktu perlakuan pengujian drop test partikel yang hilang tidak lebih dari 4 %. Semakin sedikit partikel yang hilang dari briket pada saat pengujian drop test, maka briket semakin bagus. Briket ditimbang dengan menggunakan timbangan untuk mengetahui berapa berat awalnya, kemudian briket dijatuhkan pada ketinggian 1,8 meter yang dimana landasannya harus benar-benar rata dan halus. Setelah dijatuhkan, briket kemudian ditimbang ulang untuk mengetahui berat setelah dijatuhkan, kemudian berat awal tadi dikurangi berat akhir setelah briket dijatuhkan dari ketinggian 1,8 meter (Widayat,2008). Prosedur perhitungan drop test briket menggunakan standar ASTM D 440-86 R02 dengan rumus: Digital Repository Universitas Jember Drop Test (%) = 16 .(2.3) Keterangan : A : Berat briket sebelum dijatuhkan ( gram ) B : Berat briket sesudah dijatuhkan ( gram ) Gambar 2.8 Drop Test Sumber: (Widayat 2008) Pengujian ini dilakukan untuk penggunaan briket dalam skala industri rumahan. Digital Repository Universitas Jember BAB 3 METODOLOGI 3.1 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, yaitu suatu metode yang digunakan untuk menganalisis karakteristik mekanik dan karakteristik fisik briket arang limbah serbuk gergaji kayu sengon dengan variasi tekanan pada briket. 3.2 Waktu dan Tempat Penelitian 3.2.1 Waktu Penelitian Pelaksanaan waktu penelitian ini dilakukan pada bulan April – Mei 2015. 3.2.2 Tempat Penelitian Penelitian akan dilakukan pada tiga tempat yaitu: di Laboratorium Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember, di Laboratorium Desain Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember dan di Laboratorium Bio Science Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Tempat : Laboratorium Konversi Energi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Jember. Kegiatan : Melakukan pembuatan briket serbuk gergaji kayu sengon dengan perlakuan variasi penekanan. Tempat : Laboratorium Desain, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Jember. Kegiatan : Pengujian nilai kuat tekan aksial dengan menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM). Tempat : Laboratorium Bio Science, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Kegiatan : Pengujian distribusi partikel menggunakan alat Mikroskop Inverted. 17 Digital Repository Universitas Jember 3.3 18 Alat dan Bahan Penelitian Pada penelitian ini terdapat beberapa alat dan bahan yang meliputi: 3.3.1 Alat Alat – alat yang digunakan dalam penelitian : 1. Tungku pengarangan/pirolisis 2. Alat pengepres briket dan cetakan briket 3. Cawan 4. Jarum suntik 5. Heater 6. Timbangan digital 7. ayakan mesh 70 8. stopwatch 9. Termostart 10. Kabel termokople 3.3.2 Bahan 1. Serbuk gergaji kayu sengon 2. Tepung Tapioka 3. Air Panas (80°C) 3.4 Variabel Penelitian 3.4.1 Variabel Bebas Variabel bebas adalah variabel yang bebas ditentukan oleh peneliti sebelum melakukan penelitian. Variabel bebas yang digunakan adalah variasi tekanan, Variasi tekanan yang digunakan dalam pembuatan briket menggunakan tiga variasi yaitu: 1. Variasi tekanan 100 kg/cm² 2. Variasi tekanan 150 kg/cm² 3. Variasi tekanan 200 kg/cm² Digital Repository Universitas Jember 19 Tabel 3.1 Keterangan Nama Sampel No Nama Briket 1 P 100 2 P 150 3 P 200 Keterangan tekanan 100 kg/cm² tekanan 150 kg/cm² tekanan 200 kg/cm² 3.4.2 Variabel Terikat Variabel terikat merupakan variabel yang besarnya tidak dapat ditentukan sepenuhnya oleh peneliti, tetapi besarnya tergantung pada variabel bebasnya. Penelitian ini mempunyai variabel terikat yang meliputi data-data yang diperoleh pada pengujian briket arang limbah serbuk gergaji kayu sengon dengan menganalisa data-datanya meliputi: 1. Pengujian drop test. 2. Pengujian kuat tekan aksial. 3. Pengujian densitas/kerapatan. 4. Pengujian distribusi partikel. 3.5 Prosedur Penelitian 3.5.1 Tahapan proses pembuatan briket arang limbah serbuk gergajian kayu sengon, yaitu: 1. Melakukan pengambilan serbuk kayu sengon di CV. Harapan Mulya. 2. Membersihkan serbuk kayu sengon dari kotoran dengan menggunakan air. 3. Serbuk kayu sengon dijemur selama 2 hari di bawah sinar matahari hingga kering. 4. Menyiapkan tungku pirolisis. 5. Mengarangkan serbuk kayu tersebut menggunakan tungku pirolisis. 6. Menggunakan thermostat untuk memanaskan hingga mencapai suhu 400°C. Digital Repository Universitas Jember 20 7. Mengatur pembakaran dengan thermocontrol dengan suhu maksimal 400°C. 8. Proses pembakaran dilakukan selama 30 menit. 9. Melakukan pengayaan dengan ukuran lolos mesh 70 dan tersaring di mesh 60 sehingga didapatkan serbuk dengan ukuran mesh 70. 10. Mencampurkan arang serbuk kayu sengon (70%) dengan tepung tapioka (20%) dan air (10%). 11. Mencetak arang menggunakan alat press hidrolik manual dengan dimodifikasi ditambah pressure gauge pada tabung utama press hidrolik, dengan variasi tekanan 100 kg/cm², 150 kg/cm², 200 kg/cm², dan ditahan selama 1 menit. 12. Mengeluarkan briket dari cetakan kemudian dikeringkan menggunakan oven. 3.5.2 Tahapan Penelitian Karakteristik Mekanik Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu: 1. Pengujian densitas Pada pengujian ini tahapan yang dilakukan sebagai Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Peranan koperasi di Indonesia harus ditingkatkan dan dikembangkan sebagai upaya dalam menggairahkan perekonomian Indonesia. Harapan dari pengembangan usaha ini adalah untuk menciptakan lapangan kerja guna menampung angkatan kerja yang semakin meningkat. Koperasi di berbagai negara. seperti halnya di Indonesia, telah diterima dan digunakan sebagai salah satu kegiatan dalam mencapai tujuan ekonomi. Hal ini dapat dilihat bahwa koperasi pada hakekatnya ditujukan untuk mencapai kesejahteraan, sehingga hal ini termasuk pada ruang lingkup ekonomi. I Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sebagai badan usaha mempunyai peran serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dalam tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Koperasi perlu lebih membangun dirinya agar menjadi kuat dan i mandiri, sehlngga mampu berperan sebagai soko guru perekonomian nasional. Pembangunan koperasi merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah dan seluruh rakyat. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya perhatian dari pemerintah dan seluruh rakyat dalam memberikan ide dan gagasan yang lebih baik untuk kemajuan koperasi. Secara umum koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan uuo 1945. t' l Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember
AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Tags
Upload teratas

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

Gratis