Feedback

UJI EFEKTIVITAS BENZALKONIUM KLORIDA KONSENTRASI 0,001% DENGAN pH 5 (Terhadap Aktivitas Bakteri Staphylococcus aureus)

Informasi dokumen
SKRIPSI YUDHA SASMITA RACHMAN UJI EFEKTIVITAS BENZALKONIUM KLORIDA KONSENTRASI 0,001% DENGAN pH 5 (Terhadap Aktivitas Bakteri Staphylococcus aureus) PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2016 ii iii KATA PENGANTAR Assalamualaikum wr.wb. Puji syukur atas rahmat dan hidayah Allah SWT sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “UJI EFEKTIVITAS BENZALKONIUM KLORIDA KONSENTRASI 0,001% DENGAN pH 5 (Terhadap Aktivitas Bakteri Staphylococcus aureus)” untuk memenuhi salah satu persyaratan akademik dalam menyelesaikan Program Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam proses penyusunan skripsi ini, penulis tidak terlepas dari berbagai pihak yang memberikan bantuan, bimbingan serta doa sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Untuk itu penulis menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada : 1) Orang tua saya, Abah M.Taufik Rachman dan Ibunda Rosita tercinta, terimakasih selalu memberikan semangat, nasehat, dukungan moral dan materil secara langsung maupun tidak langsung, serta doa yang tulus untuk kesuksesan saya. 2) Saudara saya, Ryan Rachman dan Ricky rakhman, Terima kasih kepada kalian berdua atas segala perhatian, hiburan, candaan, dan motivasi serta doanya sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini. 3) Bapak Drs. Sugiyartono, MS., Apt. selaku pembimbing I dan Ibu Arina Swastika Maulita, S.Farm., Apt. selaku pembimbing II serta sebagai dosen wali saya yang dengan ikhlas meluangkan waktu untuk membimbing saya dengan penuh kesabaran dan motivasi yang sangat bermanfaat sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. 4) Bapak Drs. H. Achmad Inoni, Apt. dan Ibu Dian Ermawati, S.Farm., M.Farm., Apt. selaku tim penguji yang telah memberikan saran, masukan dan kritik yang membangun terhadap skripsi yang telah saya kerjakan. 5) Bapak Yoyok Bekti P, M.Kep., Sp.Kom, selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. 6) Nailis Syifa’, S.Farm., M.Sc., Apt. selaku ketua Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. iv 7) Seluruh Dosen dan staf Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang yang telah mendidik dan mengajarkan saya ilmu yang berharga selama saya mengikuti program sarjana. 8) Laboran Laboratorium Teknologi Sediaan Farmasi dan Laboratorium Biomedik : mbak Susi, mas Ferdi, mas Dani, mbak fat, dan pak Joko yang telah banyak membantu saya. 9) Ibu Arina Swastika, S.farm, Apt. selaku dosen wali saya yang telah banyak membimbing, mengarahkan dan memberi saran serta masukan dalam hal akademik, demikian pula dalam membantu penyelesaian skripsi saya. 10) Teman-teman yang luar biasa: Akbar, Hafiz dan Riduan, dan Tri saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian yang telah banyak memberikan saya semangat, masukan, bantuan, dan waktu berharga kalian dalam membantu penyelesaian skripsi saya. 11) Teman-teman seperjuangan skripsi steril: Nadia, Nabila, Niken, Atikah, Athirah, Agung, Nada. Terimakasih atas kerjasama, suka duka, canda tawa saat mengerjakan skripsi, semangat serta dukungan. Semoga kekompakan ini tetap terjalin selamanya. 12) Teman-teman Farmasi UMM angkatan 2012 khususnya Aspirasi Pria, terimakasih telah menjadi bagian dari perjalananku selama menempuh program sarjana ini. 13) Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah banyak memberikan bantuan, dukungan, serta doa kepada saya dalam penyelesaian skripsi ini. Akhir kata semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak, ibu, dan saudara sekalian. Semoga skripsi yang saya buat ini dapat memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kita semua. Amin. Terimakasih. Malang, April 2016 Penulis v RINGKASAN Sediaan Steril adalah sediaan yang bebas dari mikroorganisme hidup, baik bentuk vegetatif maupun spora Untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme diperlukan pengawet. Pengawet merupakan suatu bahan yang dapat mengganggu pertumbuhan dan metabolisme mikroorganisme. Pemakaiannya merupakan suatu usaha untuk mengendalikan bakteri maupun jamur, yaitu segala kegiatan yang dapat menghambat, membasmi, atau menyingkirkan mikroorganisme. Salah satu bakteri yang dapat mengkontaminasi sediaan steril yaitu Staphylococcus aureus. Penambahan pengawet sangat penting pada sediaan farmasi multiguna atau sediaan yang rentan menjadi media perkembangbiakan mikroorganisme. Pengawet ditambahkan pada produksi obat-obatan steril, seperti tetes mata dan sediaan injeksi dosis ganda, dan juga untuk sediaan nonsteril, seperti sediaan oral, krim, gel, suppositoria, dan kapsul yang mengandung cairan. Benzalkonium klorida merupakan pengawet yang sering digunakan karena toksisitasnya rendah, tidak korosif dan memiliki rentang pH yang luas. Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian tentang efektivitas pengawet benzalkonium klorida konsentrasi 0,001% dengan pH 5 terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ada beberapa prosedur yang perlu dilakukan sebelum proses penelitian dilakukan, diantaranya pengecekan identitas bahan dan bakteri yang digunakan, pembuatan dapar asetat pH, sterilisasi alat dan bahan yang akan digunakan, sterilisasi ruang, kontrol ruangan LAFC (Laminar Air Flow Cabinet), pembuatan media uji kontrol positif dan kontrol negatif, uji inaktivasi, uji sterilitas dan yang terakhir adalah uji efektivitas pengawet benzalkonium klorida 0,001% dengan pH 5. Pada uji efektivitas terlebih dahulu dilakukan adalah membuat suspensi bakteri dengan cara swab biakan koloni bakteri menggunakan ose lalu encerkan dengan larutan NaCl 0,9% steril. Encerkan suspensi tersebut hingga mendapat kekeruhan yang kemudian dibandingkan dengan standar McFarland yang sebanding dengan jumlah mikrobanya adalah 108 cfu/ml. Setelah sesuai dengan standar dilakukan pengenceran sampai didapatkan jumlah mikroba sesaat setelah diinokulasikan kedalam sediaan berjumlah 105-106 cfu/ml. Sediaan yang sudah diinokulasikan kemudian diinkubasi pada suhu 2025 selama 28 hari. Pada hari ke-1 diambil 1 sediaan dengan ose spreader dan goreskan pada cawan petri yang berisi media agar. Inkubasi cawan petri pada suhu 37 selama 24-48 jam, kemudian hitung jumlah mikroba menggunakan colony counter. Lakukan langkah ke-1 untuk menghitung jumlah mikroba pada hari ke-7, 14, 21, dan 28. Dari penelitian uji efektivitas benzalkonium klorida konsentrasi 0,001% pada pH 5 terhadap efektivitas benzalkonium klorida sebagai pengawet pada sediaan steril terhadap aktivitas bakteri Staphylococcus aureus yang telah dilakukan menunjukan adanya penurunan jumlah bakteri Staphylococcus aureus muali hari ke-1 sampai hari ke-28 sehingga bias ditarik kesimpulan bahwa benzalkonium klorida konsentrasi 0,001% pada pH 5 efektif digunakan sebagai pengawet sediaan steril untuk menghambat aktivitas bakteri Staphylococcus aureus vi ABSTRAK UJI EFEKTIVITAS BENZALKONIUM KLORIDA KONSETRASI 0,001% DENGAN pH 5 (Terhadap aktivitas Bakteri Staphylococcus aureus) Pendahuluan: Pengawet merupakan suatu bahan yang dapat mengganggu pertumbuhan dan metabolisme mikroorganisme. Pemakaiannya merupakan suatu usaha untuk mengendalikan bakteri maupun jamur, yaitu segala kegiatan yang dapat menghambat, membasmi, atau menyingkirkan mikroorganisme. Penambahan pengawet sangat penting pada sediaan farmasi, khususnya sediaan yang rentan menjadi media perkembangbiakan mikroorganisme. Pengawet yang digunakan dalam penelitian ini adalah benzalkonium klorida konsentrasi 0,001%. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas benzalkonium klorida konsentrasi 0,001% dengan pH 5 sebagai pengawet terhadap aktivitas bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian uji efektivitas ini adalah metode cawan sebar dengan menanamkan bakteri Staphylococcus aureus ke Nutrien agar. Sebelum menanamkan bakteri terlebih dahulu mengencerkan bakteri dengan NaCl 0,9%, lalu inokulasi larutan bakteri tersebut ke dalam sediaan. Setelah itu tanamkan sediaan yang sudah diinokulasi bakteri ke dalam media agar dengan ose spreader dengan cara digoreskan. Inkubasi cawan yang sudah di tanam bakteri, amati jumlah bakteri Staphylococcus aureus yang tumbuh pada media agar. Amati penurunan jumlah bakteri Staphylococcus aureus pada hari ke 1, 7, 14, 21, dan 28. Hasil dan Kesimpulan: Hasil yang diperoleh adalah terjadi penurunan bakteri dengan adanya benzalkonium klorida konsentrasi 0,001% dengan pH 5. Membuktikan bahwa benzalkonium klorida 0,001% dengan pH 5 efektif terhadap bakteri Staphylococcus aureus sebagai pengawet. Kata kunci: Benzalkonium klorida 0,001%, pengawet, pH 5, Staphylococcus aureus. vii ABSTRACT THE EFFICACY OF BENZALKONIUM CHLORIDE 0,001% CONCENTRATIONS WITH pH 5 (On The Activity of Staphylococcus aureus Bacteria) Introduction: Preservative is a substance that can interfere the growth and metabolism of microorganisms. Its use is to control the bacteria or fungi, which is all activities which may inhibit, exterminate, or remove microorganisms. Addition of preservatives are very important in pharmaceutical preparations, particularly for preparations which is vulnerable to growth of microorganism. Preservative that used in this research is benzalkonium chloride with concentration 0.001%. Aim: To determine the efficacy of benzalkonium chloride 0,001% concentrations with pH 5 as preservative on Staphylococcus aureus bacteria activity. Methods: The method used in this efficacy test research is spread method, appending bacteria Staphylococcus aureus onto Nutrient agar. Before appending the bacteria, first, dilute the bacteria with NaCl 0.9%, then, inoculate diluted bacteria into the preparations. Afterward, etch the preparations that already inoculated by bacteria into the media agar with ose spreader. Incubate the glassware that already appended by bacteria, observe the number of bacteria Staphylococcus aureus that grows on the media agar. Observe the decrease of quantity of bacteria Staphylococcus aureus on day 1st, 7th, 14th, 21st, and 28th. Results and conclusions: the results obtained the decreased of bacteria quantity caused by benzalkonium chloride concentrations 0.001% with pH 5. Proving that benzalkonium chloride 0.001% with a pH of 5 is effective for inhibiting Staphylococcus aureus as a preservative. Keywords: Benzalkonium chloride 0.001%, preservatives, pH 5, Staphylococcus aureus viii DAFTAR SINGKATAN ALT : Angka Lempeng Total API : Air Pro Injeksi ATP : Adenosine triphosphate CFU : Colony Form Unit CPOB : Cara Pembuatan Obat yang Baik Depkes RI : Departemen Kesehatan Republik Indonesia HEPA : High Efficiency Particulate Air IV : Intravena LAFC : Laminar Air Flow Cabinet MIC : Minimum Inhibitor Concentration NA : Nutrient Agar NaCl : Natrium chloride pH : Potential of Hydrogen SST : Syndrome Shock Toxic TBUD : Terlalu Banyak Untuk Dihitung UV : Ultraviolet USP : United State Pharmacopoeia KHM : Kadar Hambat Minimal KBM : Kadar Bunuh Minimal ix DAFTAR ISI Halaman JUDUL . i LEMBAR PENGESAHAN . ii LEMBAR PENGUJIAN . iii KATA PENGANTAR . iv RINGKASAN . vi ABSTRAK . vii ABSTRACT . viii DAFTAR SINGKATAN . ix DAFTAR ISI . x DAFTAR TABEL . xv DAFTAR GAMBAR . xvi DAFTAR LAMPIRAN . xvii BAB I PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Rumusan Masalah. 3 1.3 Tujuan Penelitian . 3 1.4 Manfaat Penelitian . 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 5 2.1 Tinjauan Tentang Bakteri Staphylococcus aureus . 5 2.1.1 Klasifikasi . 5 2.1.2 Morfologi dan Identifikasi . 5 2.1.3 Patogenesis. 6 2.2 Tinjauan Tentang Sterilisasi . 7 2.2.1 Definisi Sterilisasi . 7 2.2.2 Tujuan Sterilisasi . 7 2.2.3 Macam-macam Sterilisasi . 7 2.2.4 Tinjauan Tentang Teknik Aseptik . 9 2.3 Tinjauan Tentang Uji Sterilitas. 12 2.3.1 Media Untuk Uji Sterilisasi . 12 2.3.2 Metode Uji Sterilisasi . 15 x 2.3.3 Prosedur Umum . 16 2.3.4 Kontrol Dalam Uji Sterilitas . 17 2.3.5 Penafsiran Hasil Uji Sterilitas . 19 2.4 Tinjauan Tentang Antimikroba . 20 2.4.1 Definisi Antimikroba . 20 2.4.2 Mekanisme Kerja Antimikroba . 20 2.4.3 Pengujian Aktivitas Antimikroba . 21 2.5. Tinjauan Tentang Benzalkonium Klorida . 22 2.5.1 Sifat Fisika dan Kimia . 22 2.5.2 Aktivitas Antimikroba . 22 2.5.3 Toksisitas Pengawet . 24 2.6 Tinjauan Tentang Uji Efektifitas Pengawet. 25 2.6.1 Definisi Pengawet . 25 2.6.2 Pemilihan . 25 2.6.3 Mekanisme Kerja . 26 2.6.4 Kategori Produk . 26 2.7 Tinjauan Tentang Uji Efektifitas Antimikroba . 29 2.7.1 Kategori Produk . 29 2.7.2 Uji Organisme . 30 2.7.3 Media . 30 2.7.4 Persiapan Inokulum . 30 2.7.5 Prosedur . 31 2.7.6 Kriteria Untuk Efektivitas Antimikroba . 32 2.8 Tinjauan Tentang pH . 33 2.8.1 Tinjauan Tentang Hubungan pH dengan Bakteri . 33 2.8.2 Tinjauan Tentang Hubungan pH dengan Benzalkonium Klorida . 34 2.9 Tinjauan Tentang Dapar . 34 2.9.1 Tinjauan Tentang Dapar Asetat . 35 BAB III KERANGKA KONSEPTUAL . 37 3.1 Uraian Kerangka Konseptual. 37 3.2 Skema Kerangka Konseptual. 39 xi BAB IV METODE PENELITIAN . 40 4.1 Desain Penelitian . 40 4.2 Lokasi Penelitian . 40 4.3 Waktu Penelitian. 40 4.4 Sterilisasi Ruang V tot ρ r t = πr²t (cm³) = densitas (g/cm³) = jari-jari (cm) = tinggi (cm) b) Nilai Distribusi Ukuran Partikel (Uji Mikro) Menurut Pratiwi, dkk (2013) Nilai distribusi ukuran partikel dan pori (uji mikro), merupakan proses uji mikrostruktur yang bertujuan untuk melihat struktur mikro dari suatu material, karena hal ini sangat mempengaruhi sifat mekanik dari material tersebut. Proses pengetsaan makro berguna untuk melihat cacat-cacat yang terjadi dan juga mengetahui jumlah partikel pada setiap permukaan sebuah spesimen. Dalam melakukan pengujian nilai distribusi partikel dapat menggunakan alat mikroskop. Mikroskop Inverted adalah sebuah mikroskop yang digunakan untuk mengamati logam, plastik, keramik serta sampel bahan lainnya, alat ini membantu dalam mengamati struktur permukaan, kelelahan logam, dll. Gambar 2.7 Struktur Mikro Titik 1 Pembesaran 400x (Pratiwi, dkk 2013). Digital Repository Universitas Jember 14 2.7 Karakteristik Mekanik Karakteristik Mekanik briket adalah pengujian yang dilakukan terhadap briket dengan cara uji kuat tekan aksial dengan menggunakan alat uji Universal Testing Machine (UTM) dan dengan cara dijatuhkan dengan ketinggian tertentu dengan pengujian drop test. a) Uji Kuat Tekan Aksial (Axial Compressive Strength Test) Uji Kuat tekan aksial adalah kekuatan suatu material terhadap tekanan aksial yang sejajar dengan sumbu simetri material tersebut. Sehingga briket yang baik merupakan briket biomasa yang mempunyai nilai kuat tekan aksial yang baik. Adapun data hasil penelitian dari (Wijayanti, T. 2012) yaitu bahan campuran limbah kacang tanah dan limbah kacang mete menggunakan perekat tetes tebu dengan kadar 30 gram, tekanan pengepresan yang digunakan 200 bar, Pengeringan dengan suhu 110°C selama 19 jam, ukuran serbuk arang 5 mesh, dilakukan proses pengujian kuat tekan atau keteguhan tekan menggunakan mesin press dan ditekan sampai hancur, adapun data 5 sampel kuat tekan briket sebagai berikut 13,36 kg/cm², 12,68 kg/cm², 11,89 kg/cm², 11,38 kg/cm², 10,55 kg/cm². Data penelitian lain yaitu bahan serbuk jerami padi, ayakan 50 mesh, variasi tekanan 200 kg/cm², 400 kg/cm², 600 kg/cm², 800 kg/cm², 1000 kg/cm², penambahan binder, tanpa penambahan binder, dan dengan waktu penahanan (holding time) 40 detik. Melakukan pengujian kuat tekan aksial dengan alat uji Universal Testing Machine (UTM), pembebanan sebesar 50 ton Dari hasil uji kuat tekan aksial briket biomassa jerami dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) diperolah data untuk semua variasi tekanan baik untuk briket biomassa jerami dengan menggunakan bahan pengikat maupun briket biomassa jerami padi tanpa pengikat nilai kuat tekan yang sangat tinggi yaitu melebihi 99,9 kg/cm² jauh lebih tinggi daripada nilai kuat tekan standar SNI untuk briket serbuk sabut kelapa yaitu sebesar 3 kg/cm². (Riyanto, S. 2009). Digital Repository Universitas Jember 15 Santosa, dkk (2010) menyatakan uji kuat tekan aksial dilakukan dengan menggunakan force gauge untuk mengetahui kekuatan briket dalam menahan beban dengan tekanan tertentu. Kuat tekan briket dapat dihitung menggunakan standar SNI 0-3958-1995 dengan rumus: Kuat Tekan (N/cm²) = .(2.2) Keterangan : F = Gaya (N) A = Luas (cm²) b) Drop Test Menurut Widayat (2008) drop test dilakukan untuk menguji ketahanan briket dengan benturan pada permukaan keras dan datar ketika dijatuhkan dari ketinggian 1,8 meter. Berat bahan yang hilang atau yang lepas dari briket diukur dengan timbangan digital dengan ketelitian 1/10.000 gram. Menurut Grochowicz (1998) kualitas bahan bakar padat pada waktu perlakuan pengujian drop test partikel yang hilang tidak lebih dari 4 %. Semakin sedikit partikel yang hilang dari briket pada saat pengujian drop test, maka briket semakin bagus. Briket ditimbang dengan menggunakan timbangan untuk mengetahui berapa berat awalnya, kemudian briket dijatuhkan pada ketinggian 1,8 meter yang dimana landasannya harus benar-benar rata dan halus. Setelah dijatuhkan, briket kemudian ditimbang ulang untuk mengetahui berat setelah dijatuhkan, kemudian berat awal tadi dikurangi berat akhir setelah briket dijatuhkan dari ketinggian 1,8 meter (Widayat,2008). Prosedur perhitungan drop test briket menggunakan standar ASTM D 440-86 R02 dengan rumus: Digital Repository Universitas Jember Drop Test (%) = 16 .(2.3) Keterangan : A : Berat briket sebelum dijatuhkan ( gram ) B : Berat briket sesudah dijatuhkan ( gram ) Gambar 2.8 Drop Test Sumber: (Widayat 2008) Pengujian ini dilakukan untuk penggunaan briket dalam skala industri rumahan. Digital Repository Universitas Jember BAB 3 METODOLOGI 3.1 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, yaitu suatu metode yang digunakan untuk menganalisis karakteristik mekanik dan karakteristik fisik briket arang limbah serbuk gergaji kayu sengon dengan variasi tekanan pada briket. 3.2 Waktu dan Tempat Penelitian 3.2.1 Waktu Penelitian Pelaksanaan waktu penelitian ini dilakukan pada bulan April – Mei 2015. 3.2.2 Tempat Penelitian Penelitian akan dilakukan pada tiga tempat yaitu: di Laboratorium Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember, di Laboratorium Desain Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember dan di Laboratorium Bio Science Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Tempat : Laboratorium Konversi Energi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Jember. Kegiatan : Melakukan pembuatan briket serbuk gergaji kayu sengon dengan perlakuan variasi penekanan. Tempat : Laboratorium Desain, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Jember. Kegiatan : Pengujian nilai kuat tekan aksial dengan menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM). Tempat : Laboratorium Bio Science, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Kegiatan : Pengujian distribusi partikel menggunakan alat Mikroskop Inverted. 17 Digital Repository Universitas Jember 3.3 18 Alat dan Bahan Penelitian Pada penelitian ini terdapat beberapa alat dan bahan yang meliputi: 3.3.1 Alat Alat – alat yang digunakan dalam penelitian : 1. Tungku pengarangan/pirolisis 2. Alat pengepres briket dan cetakan briket 3. Cawan 4. Jarum suntik 5. Heater 6. Timbangan digital 7. ayakan mesh 70 8. stopwatch 9. Termostart 10. Kabel termokople 3.3.2 Bahan 1. Serbuk gergaji kayu sengon 2. Tepung Tapioka 3. Air Panas (80°C) 3.4 Variabel Penelitian 3.4.1 Variabel Bebas Variabel bebas adalah variabel yang bebas ditentukan oleh peneliti sebelum melakukan penelitian. Variabel bebas yang digunakan adalah variasi tekanan, Variasi tekanan yang digunakan dalam pembuatan briket menggunakan tiga variasi yaitu: 1. Variasi tekanan 100 kg/cm² 2. Variasi tekanan 150 kg/cm² 3. Variasi tekanan 200 kg/cm² Digital Repository Universitas Jember 19 Tabel 3.1 Keterangan Nama Sampel No Nama Briket 1 P 100 2 P 150 3 P 200 Keterangan tekanan 100 kg/cm² tekanan 150 kg/cm² tekanan 200 kg/cm² 3.4.2 Variabel Terikat Variabel terikat merupakan variabel yang besarnya tidak dapat ditentukan sepenuhnya oleh peneliti, tetapi besarnya tergantung pada variabel bebasnya. Penelitian ini mempunyai variabel terikat yang meliputi data-data yang diperoleh pada pengujian briket arang limbah serbuk gergaji kayu sengon dengan menganalisa data-datanya meliputi: 1. Pengujian drop test. 2. Pengujian kuat tekan aksial. 3. Pengujian densitas/kerapatan. 4. Pengujian distribusi partikel. 3.5 Prosedur Penelitian 3.5.1 Tahapan proses pembuatan briket arang limbah serbuk gergajian kayu sengon, yaitu: 1. Melakukan pengambilan serbuk kayu sengon di CV. Harapan Mulya. 2. Membersihkan serbuk kayu sengon dari kotoran dengan menggunakan air. 3. Serbuk kayu sengon dijemur selama 2 hari di bawah sinar matahari hingga kering. 4. Menyiapkan tungku pirolisis. 5. Mengarangkan serbuk kayu tersebut menggunakan tungku pirolisis. 6. Menggunakan thermostat untuk memanaskan hingga mencapai suhu 400°C. Digital Repository Universitas Jember 20 7. Mengatur pembakaran dengan thermocontrol dengan suhu maksimal 400°C. 8. Proses pembakaran dilakukan selama 30 menit. 9. Melakukan pengayaan dengan ukuran lolos mesh 70 dan tersaring di mesh 60 sehingga didapatkan serbuk dengan ukuran mesh 70. 10. Mencampurkan arang serbuk kayu sengon (70%) dengan tepung tapioka (20%) dan air (10%). 11. Mencetak arang menggunakan alat press hidrolik manual dengan dimodifikasi ditambah pressure gauge pada tabung utama press hidrolik, dengan variasi tekanan 100 kg/cm², 150 kg/cm², 200 kg/cm², dan ditahan selama 1 menit. 12. Mengeluarkan briket dari cetakan kemudian dikeringkan menggunakan oven. 3.5.2 Tahapan Penelitian Karakteristik Mekanik Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu: 1. Pengujian densitas Pada pengujian ini tahapan yang dilakukan sebagai Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Peranan koperasi di Indonesia harus ditingkatkan dan dikembangkan sebagai upaya dalam menggairahkan perekonomian Indonesia. Harapan dari pengembangan usaha ini adalah untuk menciptakan lapangan kerja guna menampung angkatan kerja yang semakin meningkat. Koperasi di berbagai negara. seperti halnya di Indonesia, telah diterima dan digunakan sebagai salah satu kegiatan dalam mencapai tujuan ekonomi. Hal ini dapat dilihat bahwa koperasi pada hakekatnya ditujukan untuk mencapai kesejahteraan, sehingga hal ini termasuk pada ruang lingkup ekonomi. I Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sebagai badan usaha mempunyai peran serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dalam tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Koperasi perlu lebih membangun dirinya agar menjadi kuat dan i mandiri, sehlngga mampu berperan sebagai soko guru perekonomian nasional. Pembangunan koperasi merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah dan seluruh rakyat. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya perhatian dari pemerintah dan seluruh rakyat dalam memberikan ide dan gagasan yang lebih baik untuk kemajuan koperasi. Secara umum koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan uuo 1945. t' l Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember
UJI EFEKTIVITAS BENZALKONIUM KLORIDA KONSENTRASI 0,001% DENGAN pH 5 (Terhadap Aktivitas Bakteri Staphylococcus aureus)
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Tags
Upload teratas

UJI EFEKTIVITAS BENZALKONIUM KLORIDA KONSENTRASI 0,001% DENGAN pH 5 (Terhadap Aktivitas Bakteri Staphylococcus aureus)

Gratis