Pengaruh Struktur Organisasi Terhadap Efektivitas Kerja Karyawan ada PTPN IV (persero) Unit Kebun Mayang

 7  93  93  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

SKRIPSI

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh struktur organisasi terhadap efektivitas kerja karyawan pada PTPN IV (persero) Unit Kebun Mayang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder Populsai pada penelitian ini adalah para keryawan oprasional dan manajerial pada PTPN IV(persero) Unit Kebun Mayang.

ERICK TARIGAN 060502225

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh struktur organisasi terhadap efektivitas kerja karyawan pada PTPN IV (persero) Unit Kebun Mayang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder Populsai pada penelitian ini adalah para keryawan oprasional dan manajerial pada PTPN IV(persero) Unit Kebun Mayang.

KATA PENGANTAR

  Kedua orang tuaku tercinta; bapak saya Lesman Tarigan yang telah memberikan kasih sayang, semenagat dan waktunya untuk membimbingsaya dan ibu saya Maria br Ginting yang telah mengalami banyak pergumulan dan selalu memberikan kasih sayang, dukungan, semangat,nasihat, dan doa kepada saya. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder Populsai pada penelitian ini adalah para keryawan oprasional dan manajerial pada PTPN IV(persero) Unit Kebun Mayang.

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  PTPN IV khususnya di unit kebun Mayang sebagai perusahaan yang ingin diteliti merupakan suatu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidangusaha perkebunan dan pengelolaan kelapa sawit yang menyediakan minyak sawit dan inti. Ketika terjadi pergantian karyawan otomatis terjadi perubahan orang-orang dalam strukturorganisasi, hal ini dapat berakibat baik dengan peningkatan produksi dan dapat Pada PTPN IV (persero) unit Kebun Mayang memiliki struktur organisasi garis atau lini, dalam organisasi ini terdapat garis komando langsung daripimpinan puncak ke bawahan terendah, sedangkan pertanggungjawaban di mulai dari bawahan terendah sampai pada pimpinan puncak.

1.4. Manfaat Penelitian

  Penelitian ini merupakan kesempatan yang baik bagi penulis untuk dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama menjalani perkuliahan danmemperluas wahana berpikir ilmiah dalam bidang manajemen sumber daya manusia khususnya dalam masalah struktur organisasi, danefektivitas kerja. Penelitian ini sebagai referensi yang dapat memberikan tambahan ilmu pengetahuan serta perbandingan dalam melakukan penelitian pada bidangyang sama dimasa yang akan datang.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Uraian Teoritis

2.1.1. Pengertian Organisasi

  Untuk lebih jelas, dalam hal ini beberapa definisi yang menjadititik tolak dalam uraian-uraian selanjutnya, yakni:1) Organisasi adalah sebuah unit sosial yang dikoordinasikan secara sadar, terdiri atas dua orang atau lebih dan yang relatif terus-menerus guna mencapai satuatau serangkaian tujuan bersama (Robbins dan Judge, 2008:5).2) Organisasi adalah suatu wadah yang dibentuk untuk mencapai tujuan bersama secara efektif (Wibowo, 2007:1). 3) Organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerja sama dalam mencapaitujuan tertentu.

2.1.2. Struktur Organisasi

a) Pengertian Struktur Organisasi Setiap perusahaan pada umumnya mempunyai struktur organisasi

  Penyusunan struktur organisasi merupakan langkah awal dalam memulai pelaksanaan kegiatan perusahaan dengan kata lain penyusunan struktur organisasiadalah langkah terencana dalam suatu perusahaan untuk melaksanakan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Struktur organisasi dapat diartikan sebagai kerangka kerja formal organisasi yang dengan kerangka kerja itu tugas-tugas pekerjaan dibagi-bagi,dikelompokkan, dan dikoordinasikan (Robbins dan Coulter, 2007:284).

b) Jenis Struktur Organisasi

  Sebagai contoh sebuah organisasi dibagiberdasarkan fungsi bila mempunyai bagian-bagian produksi, pemasaran, dan penjualan yang secara terpisah. Struktur Organisasi Berdasarkan Produk/PasarStruktur organisasi berdasarkan produk adalah strukur organisasi yang mengumpulkan dalam satu unit kerja semua yang terlibat dalam produksi danpemasaran dari sebuah produk atau kelompok produk yang terkait dan berhubungan dengan tipe pelanggan tertentu.

c) Faktor yang Mempengaruhi Struktur Organisasi

  Setiaporang tidak akan mampu melakukan seluruh aktivitas dalam tugas-tugas yang paling rumit, dan tidak seorang pun akan memiliki keterampilan yang diperlukanuntuk melaksanakan berbagai tugas yang tercakup dalam suatu pekerjaan yang rumit. Misalnya bagian gudang mengetahui jumlah bahan yang harus disediakan, bagianproduksi menyadari kuantitas dan kualitas barang yang harus diproduksi, bagian keuangan siap dengan modal yang diperlukan dan bagian pemasaranmenyesuaikan pesanan dengan kapasitas produksi.

2.1.3. Efektifitas Kerja

a) Pengertian Efektivitas Kerja

  Ada banyak pengertian tentang efektivitas kerja, akan tetapi ciri yang sama dari berbagai Menurut Corrado (2004:135), efektivitas kerja adalah fungsi dari peraturan-peraturan dan praktik-praktik yang digunakan perusahaan dengankonsisten. Menurut Pabundu (2006:16), efektivitas kerja adalah suatu keadaan yang menunjukkan tingkat keberhasilan kegiatan manajemen dalam mencapai tujuanmanajemen yang efektif disertai dengan manajemen yang efisien.

b) Indikator Efektivitas Kerja

  Supaya dapat menjamin suatu keberhasilan usaha dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan dalam suatu organisasi perlunya pengaruh dari struktur organisasisehingga dapat menimbulkan kuantitas kerja, kualitas kerja, dan pemanfaatan waktu. Pemanfaatan Waktu Setiap karyawan harus dapat menggunakan waktu seefisien mungkin, terutama dengan cara datang tepat waktu ke kantor dan berusaha untukmenyelesaikan tugas sebaik-baiknya dengan memanfaatkan waktu selama penggunaan masa kerja yang disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.

2.2. Penelitian Terdahulu

  Struktur organisasi yang dijalankan PT Mandala Airlines PerwakilanMedan dapat meningkatkan efektivitas kerja bila dilihat dari tingkat ketepatan waktu penerbangan. Koordinasi mampu menjelaskan variabel terikat yaitu efektivitas kerja sebesar 51,90% dan sisanya 48,10% dijelaskan olehvariabel lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.

2.3. Kerangka Konseptual

  Menurut Robbins dan Coulter (2007:284) struktur organisasi dapat diartikan sebagai kerangka kerja formal organisasi yang dengan kerangka kerja itutugas-tugas pekerjaan dibagi-bagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan. Kerangka konseptual ini mengemukakan variabel yang akan diteliti, yaitu struktur organisasi sebagai variabel bebas dan efektivitas kerja sebagai variabelterikat yang dapat dilihat pada Gambar 2.1.

2.4. Hipotesis

Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Struktur organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan pada PTPN IV(persero) Unit Kebun Mayang”

BAB II I METODE PENELITIAN

  Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada PTPN IV Unit Kebun Mayang yang terletak di Desa Mayang, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun. Batasan Operasional Penelitian ini membahas pengaruh struktur organisasi terhadap peningkatan efektivitas kerja karyawan pada PTPN IV Unit Kebun Mayangdengan responden penelitian karyawan operasional PTPN IV Unit Kebun Mayang.

3.4. Definisi Operasional

  Struktur Organisasi (X)Menurut Robbins dan Coulter (2007:284) struktur organisasi merupakan suatu kerangka kerja yang dipikirkan oleh pimpinan untuk membagi-bagi pekerjaan(division of work), departementalisasi, susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian serta posisi-posisi dalam suatu organisasi (hierarki)serta mengkoordinasikan aktivitas anggota organisasi. Efektivitas Kerja (Y)Menurut Hasibuan (2003:105) efektivitas kerja adalah suatu pencapaian tugas yang menunjukkan tingkat keberhasilan kegiatan manajemen dalam mencapaitujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

3.5. Skala Pengukuran Variabel

  Skala pengukuran yang digunakan oleh penulis untuk mengetahui masing- masing variabel yaitu variabel X (struktur organisasi) dan variabel Y (efektivitaskerja) adalah Skala Likert. Skala Likert digunakan untuk keperluan analisis kuantitatif penelitian, maka setiap pertanyaan akan diberi skala sangat setuju sampai sangat tidak setujuyang mana skala tersebut mempunyai bobot nilai.

3.6. Populasi dan Sampel

  SampelSampel adalah suatu himpunan bagian (Subset) pada unit populasi dan sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin dalam Umar (2004:78), yaitu:n= N 2 1+(N(e) )Dimana: n= Jumlah Sampel N= Jumlah Populasi e = Tarif Kesalahan (standar error 5%)Maka jumlah sampel adalah: n = 130 = 98.11 2 1+(130(0.05) ) Sampel yang diambil dibulatkan menjadi 98 sehingga jumlah sampel atau responden adalah 98 orang. Responden disusun dengan menggunakan sampelsecara insidental yang merupakan teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/insidental bertemu denganpeneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono, 2008:122).

3.7. Jenis Data

  Penyebaran KuesionerTeknik ini dilakukan dengan memberikan satu set pertanyaan kepada responden penelitian yang tersusun secara sistematis berisikan pertanyaantentang struktur organisasi dan efektivitas kerja pada PTPN IV (Persero) Unit Kebun Mayang. Uji Validitas dan Reliabilitas Pada penelitian ini data kuesioner diuji dalam beberapa tahap antara lain:1) Uji Validitas Uji ini dilakukan untuk mengukur apakah data yang telah didapat setelah penelitian merupakan data yang valid atau tidak dengan alat ukur yangdigunakan (kuesioner).

3.10. Metode Analisis Data

  Metode Analisis Deskriptif Metode analisis deskriptif dilakukan untuk menganalisis data dengan cara menentukan, mengumpulkan, mengklasifikasikan keadaan mengenai PTPN IVUnit Kebun Mayang sehingga diperoleh gambaran tentang masalah yang diteliti dan menjelaskan hasil yang diteliti. Uji hipotesis dilakukan dengan Uji t yaitu dilakukan untuk melihat secara parsial bagaimana pengaruh struktur organisasi sebagai variabel bebas (X)terhadap efektivitas kerja sebagai variabel terikat (Y).

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Perusahaan

4.1.1 Sejarah Berdirinya Perusahaan

  Nusantara IV (Persero) yang berkantor pusat di Medan, Propinsi Sumatera Utara yang bergerak di bidangusaha perkebunan dan pengolahan kelapa sawit yang menghansilkan minyak sawit dan inti. Saat ini Unit Kebun Mayang mempunyai 5 Afdeling, terdiri dari afdelingI s/d V dan bagian Emplasmen Tehnik, Pengolahan dan Sentral Kantor yang kesemuaannya berada di Kecamatan Bosar Maligas, wilayah Unit Kebun Mayangterdiri dari beberapa desa, antara lain: a.

4.1.4 Jenis Usia Tanaman Dan Luas Areal

  Meningkatkan daya saing produk secara berkesinambungan dengan sistem, cara dan lingkungan kerja yang mendorong munculnya kreativitasdan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Mengelola usaha secara profesional untuk meningkatkan nilai perusahaan yang mempedomani etika bisnis dan tata kelola perusahaan yang baik(GCG).

4.1.7 Maksud dan Tujuan Perusahaan

  Turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya,khususnya di sub sektor pertanian dalam arti seluas-luasnya dengan tujuan memupuk keuntungan berdasarkan prinsip-prinsip perusahaan yang sehat. Mendirikan/menjalankan perusahaan dan usaha lainnya yang mempunyai hubungan dengan usaha bidang pertanian, baik secara sendiri-sendirimaupun bersama-sama dengan badan-badan lainnya, sepanjang hal itu tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4.1.8 Budaya Perusahaan

  Memberi, membimbing dan mendorong perilaku seluruh karyawan perusahaan agar dalam melaksanakan tugas selalu:a. Menempatkan peningkatan kesejahteraan karyawan sebagia bagian yang tidak terpisahkan dari pencapaian sasaran perusahaan.

4.1.9 Corporate Value

  Corporate value adalah nilai – nilai yang dianut oleh suatu perusahaan yang mengakar dan menjadi patokan yang dipegang oleh seluruh pekerja untukmenjalankan aktivitasnya serta internalisasi diri. Perkebunan Nusantara IV(Persero ) memiliki Corporate value yang terdiri dari 5 (lima) nilai, yaitu : 1.

4.1.10 Strategi Oprasional

  Meningkatkan produktifitas dan efisiensi melalui penerapan praktek- praktek bisnis terbaik mencakup baku teknis, manajemen dan sistem kerja. Membangun dan mengembangkan sistem penilaian kinerja, sistem penghargaan, pengembangan karir dan renumerasi yang objektif, rasional,adil, serta mendorong motivasi.

4.1.11 Struktur Organisasi Perusahaan

  Dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab yang baikmaka setiap pegawai dapat mengetahui dengan mudah fungsi dan tanggung jawabnya sehingga setiap penyimpangan dapat diatasi serta memudahkan dalampengawasan. Di dalam perusahaan ini, setiap bagian disusun atas dasar kegiatan tiap-tiap fungsi sesuai dengan kepentinganperusahaan, tiap-tiap fungsi dan kegiatan seolah-olah terpisah berdasarkan bidang keahliannya padahal tiap-tiap fungsi atau kegiatan tidak dapat berdiri sendirikarena fungsi yang satu dengan lainnya saling memiliki ketergantungan.

4.1.12 Deskripsi Pekerjaan

  Mengambil keputusan dan tindakan yang cepat dan tepat atas suatu permasalahan. Instalasi pabrik Sentral Emplasmen dengan tugas pokok antara lain: Kepala Dinas Tehnik dan Kepala Dinas Pengolahan membawahi assisten tehnik pabrik dan assisten tehnik sipil dengan tugas antara lain:a.

5. Assisten SDM dan Umum

  Pada bagian SDM dan Umum bergerak dalam bidang: a. Kesehatan dan K3 e.

4.2 Uji Validitas dan Reliabilitas

  Perencanaan yang matang, dengan alat penelitian seperti daftar pertanyaan yang digunakan harus dalam kondisi baik. Agar data yang diperoleh valid dan reliabel maka dilakukan uji validitas dan reliabilitas.

4.2.1 Uji Validitas

  Adapun pada Untuk mengetahui validitas pada setiap pertanyaan, maka nilai pada corrected item total correlation yang merupakan nilai r hitung dibandingkan dengan r tabel . Corrected item total correlation menunjukkan korelasi antara skor item dengan skor total item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrumen.

4.2.2 Uji Reliabilitas

  Menurut Ghozali dan Kuncoro (Ginting dan Situmorang, 2008:179) butir pertanyaan yang sudah dinyatakan valid dalam uji validitas akan ditentukanreliabilitasnya dengan kriteria sebagai berikut: a. Ini berarti 0.960 > 0.6 dan 0.960 > 0.8sehingga dapat dinyatakan bahwa kuesioner tersebut telah reliabel dan dapat disebarkan kepada responden untuk dapat dijadikan sebagai instrumen penelitianini.

4.3 Metode Analisis Deskriptif

Metode analisis deskriptif adalah cara merumuskan dan menafsirkan data yang ada sehingga memberikan gambaran yang jelas melalui pengumpulan,penyusunan, dan penganalisisan data, sehingga dapat diketahui gambaran umum dari objek yang diteliti. Data utama dalam penelitian ini adalah informasi dariresponden melalui kuesioner yang berisikan tentang karakteristik responden dan

4.3.1 Analisis Deskriptif Responden

  Lama bekerja para responden dalam penelitian ini paling besar berada di kisaran lebih dari 16 tahun sebesar 76,54% yang berada di kisaran 1-5 tahun sebesar2,04% sedangkan sisanya yang berada di kisaran 6-15 tahun sebesar 21,42%. Hal tersebut menunjukkan bahwa mayoritas jumlah karyawan yang bekerja di PTPN IV Unit Kebun Mayang merupakan karyawan yang sudah lama bergabung/bekerja di PTPN IV Unit Kebun Mayang.

4.3.2 Analisis Deskriptif Variabel

  Pernyataan “bidang-bidang yang ada dalam struktur organisasi di instansi ini sudah sesuai dengan kondisi perusahaan saat ini”, menunjukkan 1 orangresponden (1,0%) menyatakan sangat tidak setuju,5 orang responden (5,1%) menyatkan tidak setuju, 11 orang responden (11,2%) menyatakan kurangsetuju, 63 orang responden (64,3%) menyatakan setuju, dan 18 orang responden (18,4%) menyatakan sangat setuju. Pernyataan “waktu yang diberikan untuk melaksanakan pekerjaan kepadaBapak/Ibu sudah sesuai dengan target yang ditetapkan perusahaan”, menunjukkan 4 orang responden (4,1%) menyatakan kurang setuju, 77 orangresponden (78,6%) menyatakan setuju, dan 17 orang responden (17,3%) menyatakan sangat setuju.

4.4 Uji Asumsi Klasik Uji Normalias

Pengujian normalitas data dilakukan untuk melihat normal tidaknya distribusi data yang akan dianalisis. Model regresi yang baik adalah distribusi

1) Analisis Grafik

  Salah satu cara untuk melihat normalitas adalah dengan melihat grafik histogram dan grafik normal plot yang membandingkan antara data observasidengan distribusi yang mendekati distribusi normal. Hasil output SPSS terlihat seperti Gambar 4.1 dan Gambar 4.2 Gambar 4.2: Histogram Uji NormalitasSumber: Hasil Pengolahan Data Primer SPSS (2011) Berdasarkan Gambar 4.1 dapat diketahui bahwa variabel berdistribusi normal, hal ini ditunjukkan oleh data tersebut tidak menceng ke kiri atau kekanan, sedangkan pada Gambar 4.2 dapat juga terlihat titik yang mengikuti data di sepanjang garis diagonal, hal ini berarti data berdistribusi normal.

2) Analisis Statistik

  Berikut ini pengujiannormalitas yang didasarkan dengan uji statistik non parametrik Kolgonorov- Smirnov (K-S). Oleh karena itu, sesuai dengan analisis grafik, analisis statistik dengan ujistatistik non-parametrik Kolgomorov-Smirnov juga menyatakan bahwa variabel residual berdistribusi normal.

4.5 Metode Analisis Regresi Linier Sederhana

  Hasil perhitungan pada Tabel 4.6 diperoleh nilai konstanta (a) sebesar 18,595 satuan dan nilai b sebesar 0.470 satuan sehingga persamaan regresi liniersederhana yang diperoleh adalah: Y = 18,595 + 0,470 X. Koefisien regresinya sebesar 0,470 satuan menyatakan bahwa jika struktur organisasi yang diterapkan pada perusahaan didasarkan pada konseppembagian pekerjaan, departementalisasi, hierarki, koordinasi, dan rentang manajemen, dan kesatuan komando sebesar 1 satuan akan meningkatkanefektivitas kerja karyawan sebesar 18,595 satuan.

4.6 Pengujian Hipotesis

  Hipotesis yang ditetapkan pada penelitian ini adalah hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pengaruhstruktur organisasi terhadap peningkatan efektivitas kerja pada PTPN IV (persero) hitung tabelfikan (α) 5% dan df = 98-2 = 96 adalah sebesar 1,984 satuan maka hipotesis yang menyatakan:“Struktur organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan efektivitas kerja pada PTPN IV(persero) unit kebun Mayang” dapat diterima. Sementara nilai Adjusted R Square =0,242 berarti 24,2 % faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kerja karyawan dapat dijelaskan oleh variable struktur organisasi.

4.8 Pembahasan

  Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan, maka dapat dianalisis bahwa variabel struktur organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadapefektivitas kerja karyawan PTPN IV (persero) unit Kebun Mayang. Adanya kesesuaian antara jabatan Karyawan yang dipimpin dalam satu bagian jumlahnya sesuai dengan kemampuan pengawasan pemimpin, hal ini meyebabkan para keryawan dapatdiawasi dengan lebih baik dan efisien.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

  Bagi peneliti selanjutnya yang akan mengkaji lebih dalam mengenai penelitian yang sama diharapkan agar hasil penelitian ini dapat menjadisalah satu infomasi yang dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya. Informasi yang diberikan sebagai data penelitian dalam rangkapenyusunan skripsi pada program Sarjana Ekonomi Universitas Sumatera Utara dengan judul “Pengaruh Struktur Organisasi terhadap Peningkatkan Efektivitas Kerja pada PTPN IV (Persero) UNIT KEBUN MAYANG Informasi ini merupakan bantuan yang sangat berarti dalam penyelesaian data penelitian.

1. Struktur Organisasi (Variabel X)

No Pernyataan STS TS KS S SS 1 Uraian pekerjaan (job description) Bapak/Ibu pada perusahaan sudah sesuai dengan strukturorganisasi di perusahaan ini 2 Jabatan Bapak/Ibu saat ini sesuai dengan pendidikan Bapak/Ibu 3 Bidang-bidang yang ada dalam struktur organisasi di instansi ini sudah sesuai dengankondisi perusahaan saat ini 4 Pekerjaan Bapak/Ibu memiliki hubungan yang erat (terkait) dengan bagian lain 5 Hubungan pimpinan pada perusahaan dengan pegawai berjalan dengan baik 6 Bapak/Ibu melaksanakan tugas-tugas yang telah diembankan atasan kepada Bapak/Ibu 7 Struktur organisasi yang diterapkan telah mempekerjakan pegawai secara efektif danefisien 8 Bapak/Ibu menerima bimbingan langsung dari atasan atas pekerjaan yang sedangdilaksanakan 9 Pada tiap divisi di perusahaan ini, pimpinan wajar memimpin lima (5) sampai dengansepuluh (10) pegawai 10 Bapak/Ibu pernah melakukan beberapa tugas/perintah atasan dari bagian lain

2. Efektivitas Kerja (Variabel Y) No Pernyataan STS TS KS S SS

  Error ofModel R R Square Square the Estimate a 1 .500 .250 .242 2.58189 a. Predictors: (Constant), Struktur_Organisasi Uji Normalitas Tabel 4.6 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardize d ResidualN 98 a Normal Parameters Mean .0000000Std.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Pengaruh Struktur Organisasi Terhadap Efektiv..

Gratis

Feedback