Analisis Keunikan Produk Yang Mempengaruhi Terciptanya Word of Mouth Pada Produk Es krim Magnum Classic (Studi Kasus Pada Mahasiswa FISIP USU)

 0  42  84  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

KATA PENGANTAR

  Hidup meliputi dimensi ruang dan waktu, untuk itu penulis mengucapkan puji dan syukur kehadirat Bapa yang maha kuasa, Yesus kristus dan Rohul Kudus, pemberi danperisai kehidupan atas segala kesempatan dan kondisi yang dianugerahkan-Nya bagi penulis hingga selesainya skripsi ini. Terima kasih yang tak terhingga kepada keluarga tercinta, Hosni Siregar, RenolSiregar, Sasmitha Siregar, Lirento Siregar, Lareiska Siregar, Bang Neo, Kak Vina,Nethasa, Oline, Caren dan keluarga besar yang selalu mendukung dan mendoakan penulis dan memotivasi penulis untuk berbuat lebih baik dalam hidup.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang …………………………………………………………

  1 1.2. Tujuan Penelitian ………………………………………………………..

1.4. Manfaat Penelitian ………………………………………………………

  6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Uraian Teoritis …………………………………………………………..

2.1.1. Keunikan Produk ………………………………………………

  Word of Mouth Marketing ……………………………………... Word of Mouth Marketing dan Periklanan Konvensional ……..

4.1.1. Defenisi Produk Es krim Magnum ……………………………….. 30

4.1.2. Perkembangan Jenis Es Krim Magnum ………………………….. 32

  Hasil Penelitian ……………………………………………………………… 34 4.3. 39 5.1.

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisisKeunikan Produk yang menciptakan Word of Mouth pada produk es krim Magnum Classic pada mahasiswa FISIP USU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis deskriptif dapat dilihat rata-rata responden setuju Keunikan Produk mempengaruhi Word of Mouth pada produk es krimMagnum Classic pada mahasiswa FISIP USU, sedangkan dari Analisis Statistik dengan metode regresi linear sederhana, hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positifdan signifikan dari variabel Keunikan Produk terhadap Word of Mouth.

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  Keunikan sebuah produk itu dapat dilihat dari performance sebuah produk misalnya dari bentuknya, manfaat yang dihasilkan, serta latar belakang produk tersebut yang dapat menghasilkan tanggapan yang positif ketika mengkonsumsi, sehingga dapat terjadi ikatan khusus secara terus menerus dalammengkonsumsi produk yang dihasilkan. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang maka perumusan masalah pada penelitian ini adalah:Apakah variable Keunikan Produk yang terdiri dari bentuk produk (X1), rasa produk (X2) dan kemasan produk (X3) berpengaruh terhadap terciptanya Word of Mouth pada produk Eskrim Magnum Classic (studi kasus pada mahasiswa FISIP USU)?

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Uraian Teoritis

2.1.1. Keunikan Produk

  Barang-barang yang tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya dapat digunakan untuk waktu yang lama, contoh kulkas, alat alat mesin, dan pakaian. Ketika konsumen merasakan manfaat dari suatu produk pada saatmengkonsumsi produk tersebut untuk pertama kalinya otomatis akan memberikan kepuasan dan konsumen pasti akan melakukan pembelian selanjutnya karena merasaterpuaskan pada saat mengkonsumsi produk tersebut.

2.1.2. Word of mouth Marketing Word of mouth dalam bahasa Indonesia disebut juga berita dari mulut ke mulut

  Kredibilitas dan Komunikasi InformalKonsumen akan lebih percaya mengenai kualitas suatu produk atau merek jika yang mengatakan adalah kerabat atau sahabatnya, karena mereka tidak berbicara dalam Menurut Rosen (2004:16) 3 (tiga) alasan yang membuat word of mouth menjadi begitu penting:a. Keterhubungan (connectivity)Kenyataan bahwa para konsumen selalu berinteraksi dan berkomunikasi satu dengan yang lain, mereka saling berkomentar mengenai produk yang dibeli ataupun Word of mouth belakangan mengalami perkembangan yang luar biasa disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: a.

2.1.3. Word of mouth Marketing dan Periklanan Konvensional

  Berbeda dengan endorser dalam periklanan yang biasanya mendapat imbalan finansial, dalam word of mouth marketing para pemimpin pendapat (opinion leader)memperoleh kepuasan dari kemampuannya dalam memberi informasi kepada teman- temannya dan juga orang lain. Dalam word of mouth sangat sulit menentukan saluran pesan karena media yang akan digunakan tidak bisa dibeli dan prosesnya berlangsung secara informal sehingga murah.

2.2. Penelitian Terdahulu

  Petra” bertujuan untuk menganalisis pengaruh word of mouth yang terdiri dari tenaga word of mouth dan perceived value product sama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian tata rias Oriflame. Dari penelitian didapatkan bahwa Variabelkarakteristik yang dimiliki film Laskar Pelangi yang terdiri atas emotional reaction (X1), delight effect (X2), inspirational (X3), dan satisfied (X4) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel word of mouth marketing pada film Laskar Pelangi di kalangan mahasiswa/i S1 reguler Fakultas Ekonomi UniversitasSumatera Utara Medan (Y).

2.3. Kerangka Konseptual

  Kerangka pemikiran merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting. Jadi kerangka Rosen (2004: 131) mengemukakan bahwa ada 3 (tiga) keunikan yang harus dimiliki suatu produk untuk bisa menghasilkan word of mouth secara positif dan terus-menerus antara lain: 1.

2.4. Hipotesis

  Merupakan jawaban sementara atas permasalahan yang akan diuji kebenarannya secara ilmiah. Berdasarkan perumusan masalah yang telah dikemukakan maka dirumuskanhipotesis penelitian yaitu: Keunikan Produk yang terdiri dari variabel Bentuk Produk (X1),Rasa Produk (X2) dan Kemasan Produk (X3) berpengaruh terhadap terciptanya word of mouth pada produk Es krim Magnum Classic pada mahasiswa FISIP USU pada tahun 2011.

BAB II I METODE PENELITIAN

  Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitiandan analisis data bersifat kuantitatif /statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2006:13). Penelitian ini hanya dibatasi pada mahasiswa/i Fakultas FISIP Universitas SumateraUtara Program S1 Reguler yang telah pernah mendengar, melihat dan pernah melakukan pembelian minimal dua (2) kali pada produk Es krim Magnum Classic.

3.4. Defenisi Operasional Variabel

  Keunikan produk (X) Yaitu suatu citra positif yang dimiliki suatu produk dan dapat menghasilkan pengaruh yang baik secara terus menerus pada produk Es krim Magnum Classic. Produk yangdapat menghasilkan citra yang positif bagi konsumen otomatis akan berpengaruh terhadap respon konsumen terhadap produk tersebut, jika konsumen merasakan hasilyang baik, maka respon konsumen pun akan baik pula, begitu juga sebaliknya jika produk yang dikonsumsi menghasilkan citra yang buruk maka respon konsumen punakan buruk terhadap produk tersebut.

1. Bentuk Produk

  Bentuk yang berbeda dan unik sehingga Produk mudah untuk dikenali barang atau jasa tertentu(X) b. Bicara hal-hal positif tentang Es krimWord of mouth Word of mouth merupakan Likert Magnum Classic pada Produk Es pembicaraan hal-hal positif,Krim Magnum rekomendasi dan juga 2.

3.5. Skala Pengukuran Variabel

  Kuesioner yang disusun oleh peneliti terdiri atas pernyataan dengan menggunakan skala Likert. Dalam melakukan penelitian terhadap variabel yang akan diuji, pada setiapjawaban akan diberikan skor (Sugiyono, 2005:86).

3.6. Populasi dan Sampel

  Jika menggunakan tingkat signifikansi 5% dan tingkat kesalahan yang dapat ditoleransi5%, maka ukuran sampel yang dapat diambil adalah sebagai berikut: 90 10 2 ×  [ ]n 1 , 96 = 2  ( ) 5  n 138,29 atau 138 orang = Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive Sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Pengambilan sampel dalam hal initerbatas pada jenis orang tertentu yang dapat memberikan informasi yang diinginkan, atau karena mereka adalah satu-satunya yang memiliki atau memenuhi beberapa kriteria yangditentukan oleh penulis (Sekaran, 2006: 136).

3.10. Teknis Analisis

  Metode Analisis DeskriptifMetode ini merupakan metode uraian atau penjelasan dengan cara mengumpulkan dan menafsirkan data yang ada sehingga memberikan gambaran yang jelasmengenai pengumpulan data, penyusunan dan analisis data dari hasil pengumpulan data primer berupa kuesioner yang telah diisi oleh sejumlah responden penelitiansehingga mendapat gambaran umum. Dalam penelitian ini digunakan analisis regresi berganda yang menggunakan persamaan: Y = a + b X + e Keterangan:Y = Terciptanya word of mouth pada produk Es Krim Magnum Classic a = Konstantab = Koefisien regresi X = Karakteristik Produk e = Standar errorData diolah secara statistik untuk keperluan analisis dan pengujian hipotesis dengan menggunakan alat bantu program SPSS 15.0 for Windows.

2 Pengujian R digunakan untuk melihat besar pengaruh variabel bebas

  terhadap variabel terikat. Dari persamaan dengan model persamaan tersebut 2 akan dapat dihitung R atau coefficient of determination yang menunjukkan presentase dari variasi variabel word of mouth marketing yang mampudijelaskan oleh model.

2 R untuk variabel Keunikan Produk Es Krim Magnum Classic, dapat

  R jika semakin besar (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas yaitu berupa Keunikan Produk (X) adalah besar terhadap variabelterikat (Y) yakni word of mouth marketing pada Produk Es Krim Magnum 2 Classic. Perseroan memiliki dua anak perusahaan: PT Anugrah Lever (dalam likuidasi), kepemilikan Perseroan sebesar 100% (sebelumnya adalah perusahaan patungan untukpemasaran kecap) yang telah konsolidasi dan PT Technopia Lever, kepemilikan Perseroan sebesar 51%, bergerak di bidang distribusi ekspor, dan impor produk dengan merek Perseroan mengelola dan mengembangkan bisnis perseroan secara bertanggung jawab dan berkesinambungan.

4.1.1. Defenisi Produk Es Krim Magnum

  Magnum bukan nama yang asing, sudah sejak lama es krim ini diluncurkan di Indonesia, dengan cirikhas Coklat tebal dan krim vanilla yang lembut. Pada tahun 2010, Walls meluncurkan es krim Magnum baru, dengan packaging baru yang unik, dengan totol-totol brand es krim dibagian dalam yang berisi es krim stick berlapis coklat Belgia.

4.1.2. Perkembangan Jenis Es krim Magnum

  Magnum Double Caramel: bagian dalam dilapisi coklat karamel yang menggiurkan dan bagian luarnya dilapisi lagi dengan coklat magnum yang membuat kita melting h. Magnum temptation Chocolate: Es krim coklat yang diperkaya dengan saus coklat mewah dan berlimpahnya potongan coklat putih juga potongan brownies dan tak lupadi bagian luar dikelilingi oleh lapisan coklat yang yummy.i.

4.2. Hasil Penelitian

  Penulis dalam menganalisis dan mengevaluasi data menggunakan 2 (dua) metode yaitu metode deskriptif dan metode kuantitatif. Analisis deskriptif digunakan untukmelihat persepsi responden dan karakteristik responden penelitian, sedangkan analisis statistik digunakan untuk melihat pengaruh Keunikan Produk terhadap terciptanya word of mouth pada produk Es krim Magnum Classic pada mahasiswa Fisip USU Pada Tahun 2011.

4.2.1. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas

  Kualitas hasil penelitian yang baik sudah semestinya diperoleh jika rangkaian penelitian dilakukan dengan baik. Perencanaan yang matang mutlak dengan alat penelitianseperti daftar pernyataan yang digunakan harus dalam kondisi baik.

1. Uji Validitas

  dibandingkan dengan r total correlation yang merupakan nilai rhitung dengan skor total item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrumen. Nilai padakolom Corrected Item-Total Correlation merupakan nilai r hitung yang akan dibandingkan dengan r tabel untuk mengetahui validitas pada setiap butir pernyataan.

2. Uji Reliabilitas Reliabilitas diartikan sebagai keterpercayaan, keterandalan atau konsistensi

  Hasil suatu pengukuran dapat dipercaya apabila dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran terhadap subjek yang sama diperoleh hasil yang relatif sama, artinya Pengujian dilakukan dengan menggunakan SPSS 15 for windows dengan kriteria sebagai berikut :a. Jika r alpha negatif atau r alpha lebih kecil dari r tabel maka dinyatakan tidak reliabel Hasil pengolahan dari uji reliabilitas dapat dilihat pada Tabel 4.3.

4.3. Pembahasan

4.3.1. Analisis Data

Analisis deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer berupa kuisioner yang telah diisi oleh responden penelitian.

1. Analisis Deskriptif

a. Deskriptif Responden

  Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini diukur dalam Skala Likert untuk menanyakan pengaruh Keunikan ProdukTerhadap Terciptanya Word Of Mouth Pada Produk Es Krim Magnum Classic PadaMahasiswa Fisip USU Pada Tahun 2011. Berdasarkan frekuensi mengkonsumsi Es Krim Magnum Classic, dapat diketahui 26 orang atau 19% responden mengkonsumsi Es Krim Magnum Classic hanya duakali dan 112 orang atau 81% responden mengkonsumsi Es Krim Magnum Classic lebih dari dua kali.

b. Analisis Deskriptif Variabel

  Frekuensi jawaban pernyataan “ Krim vanilla yang lembut membuat es krimMagnum Classic ini sesuai dengan harapan saya.” diketahui bahwa 18 orang menyatakan sangat setuju, 87 orang menyatakan setuju, 28 orang menyatakankurang setuju, 4 orang yang menyatakan tidak setuju dan 1 orang yang menyatakan sangat tidak setuju. Frekuensi jawaban pernyataan “ Lapisan coklat es krim Magnum Classic yang tebal dan renyah membuat saya semakin menyukainya.” diketahui bahwa 22 orangmenyatakan sangat setuju, 67 orang menyatakan setuju, 41 orang menyatakan kurang setuju, 7 orang yang menyatakan tidak setuju dan 1 orang yang menyatakansangat tidak setuju.

4.3.2. Uji Regresi Linear Sederhana

  Metode analisis regresi sederhana Metode regresi linear sedehana mengasumsikan bahwa terdapat hubungan linear sederhana antara variabel terikat dengan variabel bebas. Dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y).

1 Keunikan Produk . Enter a. All requested variables entered

  Konstanta (a) = 1,984 artinya tanpa mempertimbangkan variabel bebas, maka terciptanya word of mouth pada Es Krim Magnum Classic pada mahasiswa FISIPUSU akan diperoleh sebesar 1,984. Koefisien regresi Keunikan Produk (X) = 0,240 artinya setiap penambahanKeunikan Produk sebesar satu satuan, sedangkan variabel lainnya dianggap tetap, maka akan menaikkan terciptanya word of mouth pada mahasiswa FISIP USUsebesar 0,240.

4.3.3. Uji Koefisien Determinan (R )

  Nilai R sebesar 0.688 sama dengan 68.8 % yang menunjukkan bahwa hubungan antara Keunikan Produk (X) terhadap variabel word of mouth (Y) pada mahasiswaFISIP USU Pada Tahun 2011 hubungannya erat. Sedangkan sisanya 52,7% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

1. Uji t (Uji Parsial)

  Mencari nilai t tabel dengan cara menentukan tingkat kesalahan ( α) dan Uji t dimaksudkan untuk melihat secara parsial apakah ada pengaruh yang signifikan dari variabel bebas yaitu Keunikan Produk (X) terhadap variabel terikat yaitu c. Model hipotesis yang digunakan dalam uji t ini adalah sebagai berikut: H : b 1 = 0 Artinya secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel independent yaitu Keunikan Produk (X) terhadap variabel terikat yaitu Word of Mouth (Y).

5.1. Kesimpulan

  Berdasarkan hasil uji-t sebagai pengujian secara parsial, dapat disimpulkan sebagai berikut:Keunikan Produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap terciptanya Word of Mouth pada Es Krim Magnum Classic pada mahasiswa FISIP USU pada tahun 2011. Berdasarkan hasilpengujian diperoleh juga nilai R sebesar 0.688 sama dengan 68.8% yang menunjukkan bahwa hubungan antara Keunikan Produk (X) terhadap variabelterciptanya Word of Mouth pada Es Krim Magnum Classic pada mahasiswa FISIP USU hubungannya erat.

5.2. Saran

  Keunikan Produk dalam terciptanya Word of Marketing (WOM) perlu diperhatikan oleh produsen Es Krim Magnum Classic sebagai sarana promosi yang efektif danmurah untuk dapat meningkatkan laba usaha yang telah diperoleh sebelumnya. Bagi penelliti lainnya, diharapkan dapat melanjutkan penelitian dengan menganalisis keunikan-keunikan produk yang mempengaruhi terciptanya Word of Mouth Marketing untuk produk lain seperti jasa keuangan, rumah sakit, hotel, tempat wisata, novel, produk elektronik maupun otomotif.

DAFTAR PUSTAKA

  Word of mouth Marketing. Berilah tanda ( √) sesuai dengan pilihan Anda pada kolom isian yang telah tersedia.

I. Identitas Responden

  Jenis Kelamin : ( ) Pria : ( ) Wanita 3. Frekuensi mengkonsumsi Es Krim Magnum Classic : ( ) Sekali : ( ) Lebih dari dua kali 6.

II. Daftar pertanyaan

  Pertanyaan berikut berkenaan dengan keunikan yang harus dimiliki produk Es krim Magnum Classic untuk dapat menciptakan word of mouth secara alamiah. Setiap responden hanya diberikesempatan memilih 1 (satu) jawaban.

A. Variabel Keunikan Produk pada Es Krim Magnum Classic

No. Pernyataan SS S KS TS STS 1 Bentuk Es Krim Magnum Classic yang unik membuat saya mudah untuk mengenalinya 2 Krim vanilla yang lembut membuat Es Krim dengan harapan saya 3 Saya dapat menangkap cita rasa baru pada Es krim Magnum Classic yang berbeda dengan Eskrim lainnya 4 Saya dapat merasakan kenikmatan cita rasa tinggi mulai gigitan pertama lapisan Es krimMagnum Classic 5 Lapisan coklat Es Krim Magnum Classic yang tebal dan renyah membuat saya semakinmenyukainya 6 Kemasan Es Krim Magnum Classic melindungi produk agar tidak rusak 7 Informasi yang jelas mengenai Es Krim Magnum Classic mempengaruhi keputusanpembelian saya 8 Desain warna kemasan Es Krim Magnum Classic menggambarkan identitas/karakterkemewahan dari produk tersebut 9 Kombinasi warna pada kemasan Es Krim Magnum Classic lebih unik dibanding denganproduk lainnya 10 Susunan huruf pada kata-kata didalam kemasan Es Krim Magnum Classic dapatdibaca dengan jelas dan dimengerti

B. Variabel Word of Mouth Marketing pada Es Krim Magnum Classic

  Pertanyaan SS S KS TS STS 1. Saya hanya memiliki hal-hal yang positif untuk diceritakan saat berbicara tentang EsKrim Magnum Classic 2.

Analisis Keunikan Produk Yang Mempengaruhi Terciptanya Word of Mouth Pada Produk Es krim Magnum Classic (Studi Kasus Pada Mahasiswa FISIP USU) Defenisi Produk Es Krim Magnum Jenis Penelitian Tempat dan Waktu Penelitian Batasan Operasional Variabel Defenisi Operasional Variabel Magnum Almond: potongan-potongan almond di bagian lapisan coklatnya terasa begitu Pembahasan 1. Analisis Data Metode Pengumpulan Data Teknis Analisis Penelitian Terdahulu Kerangka Konseptual Populasi dan Sampel Jenis Data Uji t Uji Parsial Uji Validitas Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Word of mouth Marketing
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Analisis Keunikan Produk Yang Mempengaruhi Te..

Gratis

Feedback