Peranan Tabungan Simpedes Terhadap Jumlah Dana Masyarakat Yang Terhimpun Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Tanjung Balai

Gratis

0
40
48
2 years ago
Preview
Full text

PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN D

  PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN D I S U S U N OLEH : RIRIS DESI AFNITA UJUNG NIM : 062201011 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS SASTRA PROGRAM STUDI D-3 ILMU PERPUSTAKAAN MEDAN 2009 LEMBAR PENGESAHAN Judul Kertas Karya : PENGEMBANGAN KOLEKSI DI UNIVERSITAS HKBPNOMMENSEN MEDAN Oleh : RIRIS DESI AFNITA UJUNGNIM : 062201011 Ketua : Dra. Zurni Zahara, M.

PROGRAM STUDI D-III PERPUSTAKAAN

  Ketua : Dra. Zurni Zahara, M.

LEMBAR PERSETUJUAN

  Judul Kertas Karya : PENGEMBANGAN KOLEKSI DI UNIVERSITAS HKBPNOMMENSEN MEDAN Oleh : RIRIS DESI AFNITA UJUNGNIM : 062201011Pembimbing I : Laila Hadri Nasution, S. Dengan penuh ucapan syukur Kepada Tuhan Yesus Kristus Ku persembahkan tulisan ini kepada orang yang kukasihi :Kedua Orang Tuaku, Alm.

KATA PENGANTAR

  Mutu suatu perpustakaan perguruan tinggi bukanlah semata-mata ditentukan atau dinilai dari banyak tidaknya jumlah koleksi yang tersedia, akan tetapi dinilai juga dari Pada darma pendidikan dan pengajaran, perpustakaan diharapkan mampu menyediakan sumber-sumber informasi atau bahan pustaka yang dibutuhkan oleh setiapmata kuliah, setiap program studi, jurusan dan fakultas. Dari uraian di atas, permasalahan yang akan dibahas dalam kertas karya ini adalah Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen Medan, yang mana perpustakaan inimemiliki jumlah koleksi yang sangat minim dibanding dengan jumlah pengguna perpustakaannya baik mahasiswa, dosen maupun staf.

1.2 Tujuan Penulisan

  Tinjauan literaturTinjauan literatur ini dilakukan untuk mendapatkan informasi dengan menggunakan bahan bacaan yang berhubungan dengan pembahasan kertas karya ini yang bersifatteoritis yaitu dengan cara membaca buku-buku, literatur dan sumber lain yang mendukung dalam penulisan kertas karya ini. ObservasiInformasi yang diperoleh dengan cara mengadakan pengamatan secaralangsung serta mengadakan wawancara dengan pustakawan yang bertugas di Perpustakaan PerguruanTinggi Universitas HKBP Nommensen.

BAB II PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI

2.1 Perpustakaan Perguruan Tinggi

  2.1.1 Pengertian Perpustakaan Perguruan Tinggi ”Perpustakaan perguruan tinggi adalah perpustakaan yang tergabung dalam lingkungan pendidikan tinggi, baik yang berupa perpustakaan universitas, perpustakanfakultas, perpustakaan akademik, perpustakaan perguruan tinggi” (Syarial-Pamuntjak 2000: 5). Dari kedua pendapat diatas penulis menyimpulkan bahwa perpustakaan perguruan tinggi adalah suatu unit kerja yang didirikan oleh perguruan tinggidanlembaga-lembaga pendidikan bersangkutan yang terletak di daerah kampus serta tugas dan fungsi utamanya adalah menunjang proses pendidikan, penelitian dan pengabdiankepada masyarakat atau Tri Dharma Perguruan Tinggi.

2.1.3 Fungsi Perpustakaan Perguruan Tinggi

  Fungsi Edukasi Perpustakaan merupakan sumber belajar para sivitas akademika, oleh karena itu koleksi yang disediakan adalah koleksi yang medukung pencapaian tujuanpembelajaran, pengorganisasian bahan pembelajaran setiap program studi, koleksi tentang strategi belajar mengajar dan materi pendukung pelaksanaan evaluasipembelajaran. Fungsi Riset Perpustakaan mempersiapkan bahan–bahan primer dan sekunder yang paling mutakhir sebagai bahan untuk melakukan penelitian dan pengkajian ilmupengetahuan, teknologi dan seni.

2.1.4 Tugas Perpustakaan Perguruan Tinggi

  Tugas perpustakaan perguruan tinggi yaitu mengikuti perkembangan kurikulum dan informasi yang ada, karena apabila bahan pustaka yang ada di perpustakaaninformasinya tidak mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka pengguna akan jarang datang ke perpustakaan. Diketahui informasi pada saat ini sangatcepat berkembang, oleh karena itu perpustakaan harus mengikuti perkembangan kurikulum dan informasi yang ada yang menjadikan pengguna perpustakaan akan seringdatang ke perpustakaan dan kebutuhan mereka akan terpenuhi.

2.2 Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi

  Pengembangan koleksi perpustakaan merupakan salah satu kegiatan kerja pelayanan teknis yang harusdilakukan oleh perpustakaan perguruan tinggi. Pengembangan koleksi dilakukan untuk mencapai tujuan perpustakaan yaitu untuk mendukung, memperlancar serta mempertinggi kualitas pelaksanaan program kegiatanperguruan tinggi yang bersangkutan.

2.2.1 Pengertian Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi

  Jika dihubungkan pengertian pengembangan dengan koleksi, maka dapat diketahui bahwa pengertian pengembangan koleksi adalah usaha yang dilakukan untuk Dalam melaksanakan kegiatannya, pengembangan koleksi tidak akan terlepas dari pembinaan koleksi. Kegiatan ini meliputi, penyediaan dan pemberian pelayanan informasi kepada pengguna demitercapainya tujuan perpustakaan perguruan tinggi dalam mendukung, memperlancar dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program kegiatan perguruan tinggi yangbersangkutan.

2.2.2 Tujuan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi

  Mengadakan buku, jurnal dan bahan pustaka lainnya yang diperlukan oleh dosen, mahasiswa, staf dan lainnya bagi kelancaran program pengajaran di perguruantinggi. Tujuan pengembangan koleksi akan terlaksana dengan baik dan lancar apabila pihak perpustakaan perguruan tinggi menjalin kerjasama yang baik dengan staf, pengajar,pegawai maupun dengan pengguna lainnya.

2.2.3 Syarat Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi

  Untuk dapat memberikan pelayanan informasi dalam rangka mencapai tujuan perpustakaan perguruan tinggi, maka perpustakaan perguruan tinggi harus berusahamenyediakan berbagai informasi yang diperlukan agar dapat mendukung pelaksanaan program Tri Dharma perguruan tinggi. Dari kutipan diatas dapat disimpulkan bahwaperpustakaan harus menyesuaikan koleksi dengan kebutuhan pengguna dengan dana yang telah disediakan, dalam pemilihan koleksi harus mengikuti tata kerja yang yang adadalam membuat laporan kepada lembaga induk.

2.2.4 Prinsip-Prinsip Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi

  Berdasarkan buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (1999 : 69), pinsip- prinsip yang perlu diperhatikan dalam pengembangan koleksi Perpustakaan PerguruanTinggi sebagaimana juga terdapat dalam pembinaan koleksi yaitu : 1. Kelengkapan Koleksi hendaknya jangan hanya terdiri atas buku pengajaran yang langsung dalam perkuliahan saja, tetapi juga meliputi bidang ilmu yang berkaitan eratdengan program yang ada secara lengkap.

2.3 Kegiatana Kerja Pengembangan Lokasi Perpustakaan Perguruan Tinggi

Penegembantgan koleksi mneliputi kegiatan memilih dan mengadakan behan perpustakaan sesuai dengan kebijakanyang diterapkan oleh pustakawan bersama-samadengan sivitas akademika perguruan tinggi.Kegiatan kerja pengembangan koleksi bertujuan :

2.3.1 Pemilihan / seleksi

  Dalam melakukan pemulihan berarti pustakawan menentukan apakah bahanpustaka tersebut sesuai dengan kebutuhan pemakai atau tidak Pada perpustakaan perguruan tinggi, pihak yang berwenang melakukan seleksi atau pemilihan bahan pustaka adalah pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan dosen,atau juga sebuah komisi penaseat/pengawas perpustakaan yang dibentuk khusus dengan salah satu utgasnya adalah memilih atau menyerahkan terbitan berseri yang akandilanggan. Pustakawan, yaitu tim selector mempunyai keahlian dalam pengembangan koleksi dan mampu memprediksi dan merumuskan koleksi yang akandilayani perpustakaan dari beberapa usulan dalam pengembangan koleksi.

2.3.2 Anggaran

  Bentuk efisiensi lain adalah penempatanterminal computer yang terhubung dalam jaringan local (internet) dan atau global(internet) di jurusan dan unit lain untuk mempermudah pengguna mengakses informasi dan memberikan layanan yang disediakan oleh perpustakaan. Penghematan juga dapat dilakukan denga melaksanakan kerja sama antar perpustakaan dalam bidang pengembangan koleksi dan layanan, yang akan mengurangiduplikasi pengadaan bahan perpustakaan di perpustakaan yang menjadi anggota jaringan kerja sama.

2.3.3 Pengadaan

  Kegiatan pengadaan dilakukan untuk menambah dan melengkapi koleksi yang sudah ada. Setiap koleksi perpustakaan yang telah diseleksi menjadi koleksi perpustakaanyang harus dibina untuk dikembangkan, karena tugas utama dari seluruh perpustakaan adalah meyediakan koleksi bahan pustaka kepada penggu na perpustakaan sesuaidengan kebutuhan.

1. Pembelian dan Pelangganan

  Langkah-langkah pembelian bahan pustaka dengan cara berlangganan untuk koleksi terbitan adalah sebagai berikut : Prosedur penerimaan bahan pustaka yang dibeli atau dilanggan adalah sebaga berikut : Proses di atas dilakukan dengan tujuan aga bnahan pustaka tidak ada yang tidak sesuai dengan daftar pesanan, atau tidak sesuai dengan yang telah dipesan olehperpustakaan. Pendapaatan ini dilakukan untuk memudahkan perpustakaan mengetahui bahan pustaka yang menjadi hak milik perpustakaan denga spesifik mulai daari nomor induk , judul,jenis, jumlah, harga dan informasi yang ada dalam buku induk.

2.3.5 Stock Opname

  Seperti yang telah diketahui, pengembangan koleksi suatu perpustakaan harus didasarkan kepada profil koleksi dan kebutuhan pengguna akan bahan pustaka,diperlukan suatu kegiatan pengumpul data jumlah koleksi bahan pustaka menurut subjek Stock opname dilakukan karena perpustakaan akan mengalami perubahan keadaan koleksi Karen rentang waktu yang lama. Beberapa keuntungan dari stock opname adalah :a) Dapat mengetahui koleksi yang tidak diminati pengguna b) Dapat mengetahui koleksi yang diminati pengguna c) Dapat mengetahui laju kehilangan bahan pustaka di perpustakaan e) Dapat memberikan penambahan program perpustakaan yang lain seperti wedding dan membersihkan koleksi perpustakaan.

2.3.7 Weeding (Penyiangan)

  Menurut yang tercantum dalam buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi(2004: 64) penyiangan koleksi adalah pemilihan bahan pustaka yang dinilai tidak bermanfaat lagi bagi perpustakaan. Menukar bahan pustaka dengan bahan pustaka lain Pedoman PerpustakaanPerguruan Tinggi (2004: 64) Berdasarkan buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004: 65)bahan pustaka yang perlu disiangi antara lain : 1.

BAB II I PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN

3.1 Sejarah Singkat Perpustakan Universitas HKBP Nommensen

  Universitas HKBP Nommensen mengalami perkembangan yang dapat dilihat dengan berdirinya Fakultas Peternakan pada tahun 1976, Fakultas Pertanian pada tahun1984, dan Fakultas Kesenian pada tahun 1987. Setelah 4 (empat) tahun berdirinya Universitas HKBP Nommensen, maka tepatnya pada tahun 1958 dibangunlah perpustakaan dengan koleksi buku yang minim.

3.1.1 Struktur Organissasi

  Setiap perpustakaan Sebagai bagian dari Universitas HKBP Nommensen, perpustakaan UniversitasHKBP Nommensen memiliki struktur organissasi seperti yang digambarkan berikut ini : Srtuktur Perpustakaan Universitas Hkbp Nommensen Wakil RektorWakil Rektor Bag. Kepala Perpustakaan Bertugas memimpin perustakan mengatur dan membagi tugas para karyawan perpustakaan yang berjumlah sekitar 14 orang petugas perpustakaan termasuk pimpinanperpustakaan.

3.2 Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen

3.2.1 Ketenagaan Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen

  Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen dikelola oleh 1 (satu) orang kepala perpustakaan dan 13 (tiga belas) orang pegawai, dengan kriteria sebagai beriut: Koleksi sebagai salah satu unsur pokok dalam perpustakaan harus dapat menunjang terlaksananya Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diemban UniversitasHKBP Nommensen Medan. Dengan demikian maka koleksi perpustakaan UniversitasHKBP Nommensen Medan sebagai perpustakaan perguruan tinggi haruslah memadai dalam jumlah dan subjek agar mampu mendukung kurikulum yang dilaksanakan olehUniversitas HKBP Nommensen Medan.

3.2.2 Koleksi Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen

  Tabel-2 : Jam Layanan Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen Medan Hari Waktu Senin – Jumat 08.00 – 18.45 WibSabtu 08.00 – 15.45 WibMinggu/ Hari Besar Nasional Tutup 3.3 Kegiatan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen Medan Kegiatan pengembangan koleksi monograf di perpustakaan adalah usaha untuk mencakup semua kegiatan untuk memperluas koleksi yang ada di perpustakaan. Pihak yang berwenang melakukan pemilihan bahan pustaka pada perpustakaanUniversitas HKBP Nommensen Medan adalah : Nommensen Medan adalah : a) Pengguna perpustakaan Universitas HKBP Nommensen Medan menyampaikan usulan tersebut di sehelai kertas yang disediakan oleh pihak perpustakaan.

1. Pembelian

  Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen Medan juga melakukan penerbitan sendiri, dan yang menjadi koleksi penerbitan sendiri di perpustakaan tersebut adalah: Langkah awal yang dilakukan terhadap bahan pustaka yang diterima dengan baik yang dipesan maupun yang tidak dipesan, mencakup kegiatan penerimaan daninventarisasi. Setiap bahan pustaka yang diterima perpustakaan baik melalui pembelian, hadiah maupun titipan ada baiknya bila diberi cap atau stempel tanda kepemilikan Inventarisasi koleksi bahan pustaka adalah kegiatan pencatatan setiap bahan pustaka yang diterima perpustakaan kedalam buku inventarisasi atau buku induk sebagaitanda bukti perbendaharaan atau pemilikan perpustakaan.

1. Memeriksa keadaan buku

2. Memberi stempel/cap 3 Mencantumkan keterangan pada buku inventarisasi yaitu: Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen Medan memiliki cap/stempel inventarisasi kepemilikan, formatnya adalah seperti berikut :

MILIK PERPUSTAKAAN

  Koleksi bahan pustaka perlu dipelihara dan dilestarikan untuk mewariskan ilmu pengetahuan danteknologi yang terkandung didalamya kepada generasi yang akan datang. Reproduksi bahan pustaka Reproduksi dilakukan untuk merawat bahan pustaka yang langka dan mudah rusak dengan cara membuat foto copynya.

c. Pencegahan

  Bahan pustaka yang telah dikeluarkan dari rak koleksi tidak langsung dimusnahkan, tetapi disimpan, karena mungkin bahan pustaka tersebutmasih dapat digunakan atau disisihkan untuk bahan penukaran atau dihadiahkan. 3.3.7 Stock Opname Stock Opname adalah suatu kegiatan pengumpulan data jumlah koleksi bahan pustaka menurut subjek yang sesuai dengan subjek yangdicakup oleh suatu perpustakaan.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

  Pengembangan koleksi adalah suatu usaha yang mencakup semua kegiatan untuk memperluas dan memperbanyak koleksi yang ada di perpustakaan, denganmemperhatikan fungsi dan tujuan perpustakaan serta masyarakat yang dilayani. 20.000,- / mahasiswa danuntuk mahasiswa yang akan menamatkan kuliah dikenakan biaya sebesar Rp.50.000,- / mahasiswa, dan sumber dana lainnya adalah sumbangan dari yayasan yang jumlahnya sama sekali tidak ditentukan.

DAFTAR PUSTAKA

  Jakarta : Perpustakaan Nasional Perguruan Tinggi. Perpustakaan Kepustakaan dan Pustakawan, 1992 Yogyakarta : Kanisius.

Dokumen baru

Download (48 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Pengaruh Penerapan Relationship Marketing terhadap Customer Satisfaction Tabungan Simpedes PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Tbk Unit Brigjen Katamso, Medan
4
96
131
Analisis Fasilitas Kredit Perumahan Rakyat Terhadap Kepemilikan Rumah Pada Masyarakat Kota Medan Di Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Medan
0
37
94
Peranan Kredit Koperasi Rumondang Terhadap Kesejahteraan Pegawai PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan
1
49
120
Analisis Fasilitas Kredit Perumahan Rakyat Terhadap Kepemilikan Rumah Oleh Masyarakat Kota Medan Di Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Medan
1
41
81
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Nasabah Tabungan BritAma pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Sidikalang
0
62
137
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Nasabah Tabungan Simpedes Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Deli Tua Medan
2
70
111
Peranan Tabungan Sebagai Sumber Dana Bank Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Medan
3
53
55
Pengaruh Perkembangan Jumlah Tabungan dan Deposito Terhadap Jumlah Kredit Yang Diberikan Oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Medan Iskandar Muda
8
65
96
Peranan Tabungan Simpedes Terhadap Jumlah Dana Masyarakat Yang Terhimpun Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Tanjung Balai
0
40
48
Analisis Bauran Pemasaran dalam Mempengaruhi Keputusan Nasabah Tabungan Simpedes Pada PT. Bank Rakyta Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang
2
43
93
Peranan Tabungan Sebagai Sumber Dana Bank Pada PT BNI (Persero) TBK Kantor Cabang Utama USU Medan
8
74
48
Sistem Pemasaran Simpedes pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Lubuk Pakam
0
23
73
Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan
1
69
106
Peranan Deposito Berjangka Dalam Meningkatkan Sumber Dana Bank Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Naripan Bandung
0
3
1
Peranan Kredit Koperasi Rumondang Terhadap Kesejahteraan Pegawai PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan
0
0
11
Show more