Penetapan awal bulan qamariyah perspektif masyarakat Desa Wakal: studi kasus Desa Wakal, Kec. Lei Hitu, Kab. Maluku Tengeha, Ambon

 2  98  105  2017-02-28 23:59:10 Report infringing document
PENETAPAN AWAL BULAN QAMARIYAH PERSPEKTIF MASYARAKAT DESA WAKAL (Studi Kasus Desa Wakal, Kec. Lei Hitu, Kab. Maluku Tengah, Ambon) Skripsi Diajukan kepada Fakultas Syariah dan Hukum Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Syariah (S.Sy.) oleh: Husni Seban 106044101402 KONSENTRASI PERADILAN AGAMA PRODI AHWAL AL-SYAKHSHIYAH FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2011 1 2 3 4 5 DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING . i LEMBAR PERNYATAAN . ii KATA PENGANTAR. iii DAFTAR ISI . vii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah . 1 B. Pembatasan dan Perumusan Masalah . 5 C. Tujuan dan kegunaan penelitian . 6 D. Studi Kajian Terdahulu . 7 E. Metode Penelitian . 10 F. Sistematika Penulisan . 13 BAB II HISAB RUKYAT A. Pengertian Hisab Rukyat. 15 B. Dasar Hisab dan Rukyat . 20 C. Perkembangan Hisab Rukyat di Indonesia . 28 1. Sejarah Hisab Rukyat di Indonesia . 28 2. Penentuan Awal Bulan Qamariyah . 31 BAB III PROFIL DAN SETTING LOKASI DESA WAKAL 6 A. Sejarah Singkat Desa Wakal . 49 B. Letak Geografis Desa Wakal . 52 C. Struktur Penduduk . 54 D. Tokoh-Tokoh Adat Masyarakat Desa Wakal . 55 E. Hubungan Antara Tokoh Adat dengan Pemerintah Desa . 57 BAB IV PENETAPAN AWAL BULAN QAMARIYAH DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT DESA WAKAL A. Dasar Pijakan Penetapan Awal Bulan Qamariyah . 59 B. Sistem Penetapan Awal Bulan Qamariyah . 60 C. Data-Data Penetapan Awal Bulan Qamariyah Sistem Hisab Wakal . 64 D. Implikasi Penetapan Awal Bulan Qamariyah Menurut Perspektif Masyarakat Desa Wakal . 69 E. Hubungan Antara Hisab Islam Jawa dengan Hisab Islam Wakal 1. Sejarah Singkat Almanak Hisab Islam Jawa . 70 2. Masuknya Pengaruh Islam Jawa di Desa Wakal . 75 3. Persamaan dan Perbedaan Almanak Hisab Islam Jawa dengan Hisab Islam Wakal . 76 F. Analisis Penulis . 77 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan. 89 7 B. Saran-Saran. 91 DAFTAR PUSTAKA 92 LAMPIRAN 1. Almanak Hisab Islam Jawa . 95 2. Almanak Hisab Islam Wakal . 96 3. Tabel Jumlah Hari Sewindu Almanak Hisab Jawa . 97 4. Tabel Jumlah Hari Sewindu Almanak Hisab Wakal . 98 5. Berita Wawancara dengan Bapa Imam H. Duma Supeleti .100 6. Surat Keterangan Selesai Penelitian Pemerintah Desa Wakal .104 8 KATA PENGANTAR Alhamdulillâhirabbil’âlamîn. Seiring dengan rahmat Allah, ma’unah serta barokah-Nya, skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Kepada Allah swt. kita memanjatkan pujian, meminta pertolongan, dan memohon ampunan. Kepada-Nya pula kita meminta perlindungan dari keburukan diri dan kejahatan amal perbuatan. Shalawat dan salam teriring mahabbah semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad saw., beserta keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikuti ajaran beliau hingga hari akhir. Dialah Nabi utusan Allah yang terakhir dan tiada Nabi setelahnya. Kemuliaannya lebih utama dari pada manusia dan makhluk lainnya, Dialah manusia pilihan yang paling bertakwa dan paling taat akan perintah-perintah Allah, Rasul yang sangat mencintai umatnya, ridho Allah agar bisa hidup berdampingan dengan Rasulullah saw. di surga merupakan cita-cita para hamba-Nya. Dalam proses penyusunan skripsi ini, Penulis banyak menemui hambatan dan cobaan. Namun, Penulis berusaha menghadapi semuanya dengan ikhtiar dan tawakkal. Penulis sadar dengan sepenuh hati bahwa skripsi ini hanyalah setitik debu jalanan untuk menitik jalan menuju orang-orang besar. Namun dalam kapasitas Penulis yang serba dho’if dan dihimpit dengan berbagai keterbatasan, skripsi ini rasanya sebuah pencapaian monumental yang membuat diri ini serasa besar, minimal membesarkan perasaan Penulis dan mengobarkan bara semangat 9 untuk memburu pencapaian-pencapaian berikutnya yang dianggap besar oleh orang-orang besar. Lebih dari itu, skripsi ini merupakan seteguk air dalam rentang kemarau studi yang Penulis tempuh selama ini. Penulis juga sadar sepenuhnya bahwa diri ini berutang budi kepada banyak pihak yang telah berkontribusi langsung maupun tidak langsung dalam penulisan skripsi ini. Penulis juga ingin menyampaikan ungkapan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada para pihak yang telah menanamkan jasa baik berupa bimbingan, arahan serta bantuan yang diberikan sehingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Oleh karena itu, Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM., selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Bapak Drs., H. A. Basiq Djalil, SH., MA., selaku Ketua Program Studi dan Ibu Rosdiana, MA. sebagai Sekretaris Jurusan Program Studi Ahwal Al-Syakhsyiah Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Bapak Drs. Sirril Wafa, M.A., selaku Dosen Pembimbing yang telah berkenan meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan kesabarannya untuk memberikan bimbingan dan arahan dalam penyusunan skripsi ini. 4. Bapa Imam Duma Supeleti yang telah membantu proses kelancaran dalam memperoleh data-data yang diperlukan untuk penelitian ini. 10 5. Sekretaris Desa Wakal serta jajarannya yang telah membantu proses kelancaran dalam memperoleh data-data yang diperlukan untuk penelitian ini. 6. Seluruh dosen dan civitas akademika Fakultas Syariah dan Hukum, terima kasih atas ilmu dan bimbingannya. seluruh Staf Akademik, Jurusan, Kasubag, Keuangan dan Perpustakaan terima kasih atas bantuan dalam upaya membantu memperlancar penyelesaian skripsi ini. 7. Aba dan Umi tercinta atas pengorbanan dan cinta kasihnya baik berupa moril dan materil, serta doa yang tak terhingga sepanjang masa untuk keberhasilan studi Penulis, segala hormat Penulis persembahkan. 8. Seluruh keluarga besarku, adik-adikku Ridwan Seban, Jihan Seban dan Ziqli Seban yang senantiasa menjadi dorongan dan motivasi Penulis tetap semangat dalam menempuh studi di kampus tercinta ini. 9. Bunda yang tercinta, Egrie Alffa Delicta yang selalu memberikan motivasi kepada Penulis untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. 10. Teman-teman JASAD XII khususnya, saudara Saiful Mujahid dan Akromi Mashuri yang menjadi tempat sharing Penulis. 11. Teman-teman Peradilan Agama Angkatan 2006 khususnya, Pipih Muhafilah yang selalu memotivasi Penulis, Nahraji Zen yang selalu setia menemani Penulis sewaktu mengulang mata kuliah dan Mahmudin Al-Firdaus yang selalu senantiasa membantu Penulis. 12. Anak-anak kosan RT Subuh khususnya, Mujahidin teman sekamar Penulis yang telah banyak membantu Penulis. 11 13. Lahila Band khususnya, Niko Gusriyanda dan Damanhuri yang selalu menjadi tempat sharing Penulis dan selalu memotivasi Penulis. Besar harapan bagi Penulis, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukannya dan dapat memberikan khazanah baru dalam dunia akademik. Sebagai manusia yang dho’if, yang memiliki keterbatasan dan kekurangan, tentunya skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan tangan terbuka dan kerendahan hati Penulis akan sangat berterima kasih apabila para pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun demi kebaikan dan perbaikan atas karya-karya yang lainnya. Akhirnya, hanya kepada Allah swt. juga kita memohon agar apa yang telah kita lakukan menjadi suatu investasi yang sangat berharga dan kelak dapat membantu kita di yaumil akhir . Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Jakarta, 24 Februari 2011 M 21 Rabiul Awwal 1432 H Penulis 12 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perayaan hari raya Iedhul Fitri 2 tahun belakangan ini kurang semarak, karena umat Islam Indonesia merayakannya tidak serempak. Umat Islam dari ormas Muhammadiyah melaksanakannya 1 hari lebih cepat dari hari raya yang ditetapkan Pemerintah. Walaupun tidak selamanya terjadi perbedaan, namun masalah klasik ini, senantiasa mencuat dan menjadi pembicaraan hangat dikala perbedaan itu muncul.1 Perbedaan seringkali muncul dalam kehidupan umat manusia, sejak pertama kali manusia diciptakan oleh Allah SWT sampai datangnya hari kiamat. Begitu pula perbedaan untuk menentukan awal bulan Qamariyah, yang mana di dalamnya banyak ditemukan perbedaan pendapat, sistem atau cara menentukan awal bulan Qamariyah. Hendaknya, hal ini tidak membenarkan kepada pihak sendiri dan saling menyalahkan kepada pihak lain, karena perbedaan pendapat ini tidak lain untuk kembali pada semangat untuk selalu memurnikan ajaran Allah SWT melalui petunjuk yang dibenarkan oleh Rasulullah SAW.2 Perbedaan ini bukan saja menyangkut masalah penentuan hari ataupun tahun semata, tetapi sangat berkaitan dengan masalah ibadah seperti puasa, haji, hari raya Iedul Fitri dan hari raya Iedul Adha. Kemudian berimplikasi 1 Tono Saksono, Mengkompromikan Rukyat dan Hisab, (Jakarta: Amythas Publicita, 2007), hal. 6-7. 2 Ibid. 13 pada syarat-syarat terpenuhinya suatu ibadah maka dari itu penggunaan metode ataupun cara argumentasi yang dipegang oleh suatu kelompok atau organisasi. Hal ini didasarkan pada suatu ibadah dilakukan sesuai dengan pendapat yang dipahami dan kemampuan untuk memahami sebuah perintah dalam agama.3 Teori dan praktek yang berbeda dalam penentuan awal bulan Qamariyah tidak hanya terjadi pada umat Islam di tanah air, begitupula di negara-negara lain yang berpenduduk agama Islam. Bahkan, di Saudi Arabia yang merupakan tempat dimana agama Islam pertama kali di dakwahkan oleh Rasulullah terjadi perbedaan penentuan awal bulan Qamariyah. Maka dari itu tidak heran bilamana perbedaan penentuan awal bulan Qamariyah itu juga terjadi di Indonesia pemikiran itu tidak lepas dari keberadaan faktor perkembangan ilmu, budaya, tempat dan sumber daya manusia. Di Indonesia, secara umum menentukan awal bulan Qamariyah lahir tiga arus utama mazhab hisab rukyat yaitu, pertama, mazhab rukyat yang dipresentasikan oleh organisasi kemayarakatan Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama, kedua, mazhab hisab yang dipelopori oleh Muhammadiyah dan mazhab Imkan al-Ru’yah yang dimunculkan oleh pemerintah.4 Nahdhatul Ulama sebagai organisasi masyarakat Islam yang berhaluan ahlussunnah waljamaah berketetapan mencontoh sunnah Rasulullah dan para sahabatnya dan mengikuti ijtihad para ulama empat mazhab (Hanafi, Maliki, 3 Tono Saksono, Mengkompromikan Rukyat dan Hisab, (Jakarta: Amythas Publicita, 2007), hal. 6-7. 4 Ahmad Izzudin, Fiqh Hisab Rukyat: Menyatukan NU & Muhammadiyah dalam Penentuan Awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha, (Jakarta: Erlangga, 2007), h.xvi 14 Syafi’i dan Hambali) dalam hal penentuan awal bulan Qamariyah wajib menggunakan ru’yatul hilal bilfi’li (melihat hilal secara langsung) atau istikmal (menyempurnakan bulan Sya’ban 30 hari).5 Muhammadiyah menetapkan hisab wujudul hilal sebagai pegangan dalam penentuan awal bulan Qamariyah.6 Kendatipun demikian, Muhammadiyah menyatakan “Apabila ahli hisab menetapkan bahwa (tanggal) bulan belum tampak, padahal kenyataan ada orang yang melihat pada malam itu juga, Majlis Tarjih memutuskan bahwa rukyatlah yang muktabar.7 Pemerintah sendiri memiliki kewenangan (kompetensi) untuk berusaha menghilangkan perbedaan pendapat. Untuk itu Pemerintah memilih konsep imkanurrukyat dalam penentuan awal bulan Qamariyah. Konsep ini memadukan antara mazhab rukyat dan mazhab hisab. Aplikasi imkanurrukyat yaitu sistem hisab digunakan untuk menghitung kemungkinan hilal (tanggal) bulan dirukyat. Kemudian jika menurut data hisab imkanurrukyat sudah dinyatakan mungkin untuk dirukyat, tetapi praktik di lapangan tidak dapat dirukyat karena mendung atau gangguan cuaca, maka dasar yang digunakan adalah istikmal.8 Selain ormas Islam besar di atas yang seringkali mengalami perbedaan, terdapat pula umat Islam dari suku-suku tertentu di pelosok Indonesia yang menentukan penetapan awal bulan Ramadhan dan Idul Fitri 5 6 7 8 Ibid. Wahyu Widiana, Penentuan Awal Bulan Qamariyah, h. 24. Ahmad Izzudin, Fiqh Hisab Rukyah, h. 82. Ahmad Izzudin, Fiqh Hisab Rukyah, h. 82. 15 tidak mengikuti Pemerintah, seperti aliran Alip Rebo Wage di Purbalingga, Aliran Gowa Tallo di Sulawesi, masyarakat Desa Wakal di Maluku, dan lain sebagainya. Terkait dengan hal tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian pada masyarakat Desa Wakal, Kecamatan Lei Hitu di Maluku, karena setiap tahun di desa tersebut selalu menjalankan ibadah puasa dan merayakan Iedul Fitri dan Iedul Adha lebih cepat dari yang ditentukan Pemerintah. Padahal masyarakat Desa Hitu dan desa-desa di sekitarnya yang juga merupakan bagian Kecamatan Lei Hitu, Propinsi Maluku, pada umumnya mengikuti ketetapan Pemerintah.9 Masyarakat Desa Wakal sepenuhnya mempercayakan penetapan awal bulan Qamariah dan hari raya Iedul Fitri kepada para tokoh-tokoh adat dan pengurus mesjid desa tersebut. Apa dasar hukum dan bagaimana sistem juga praktek para tokoh adat dan Bapa Raja dalam menetapkan awal bulan Qamariyah, menjadi bahasan utama dalam penelitian ini. Adapun judul penelitian ini adalah: “Penetapan Awal Bulan Qamariyah Perspektif Masyarakat Desa Wakal” (Studi Kasus Desa Wakal Kecamatan Lei Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, Ambon). B. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Pembatasan Masalah Banyaknya pemikiran penetapan awal bulan Qamariyah di Indonesia membuka peluang sebagai objek penelitian. Salah satunya adalah pemikiran 9 Wakal. Wawancara penulis dengan Bapa Imam Duma Supeleti, Imam Besar Mesjid Nurul Awal 16 yang dilakukan oleh masyarakat Desa Wakal. Untuk itu secara umum penelitian ini terbatas pada penetapan awal bulan Qamariyah dalam perspektif masyarakat Desa Wakal. Adapun perinciannya penulis membatasi sebagai berikut: a. Masyarakat Desa Wakal adalah masyarakat yang tinggal di Desa Wakal, Kecamatan Lei Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. b. Penentuan awal bulan yang dimaksud dalam tulisan ini merupakan awal bulan dalam kalender Islam atau dengan kata lain awal bulan Qamariyah. c. Dalam pembahasan penetapan awal bulan Qamariyah dalam tulisan ini, penulis hanya akan memberikan fokus bahasan mengenai penetapan awal Ramadhan, Iedul Fitri dan Iedul Adha. 2. Rumusan Masalah Menurut teori ilmu Falak yang berlaku saat ini perbedaan yang ditolerir adalah perbedaan satu hari dari yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam pelaksanaan hari raya Iedul Fitri maupun Iedul adha. Sedangkan kenyataannya masyarakat Desa Wakal dalam merayakan Iedul Fitri dan Iedul Adha selalu berbeda 2 bahkan sampai 4 hari dari yang ditetapkan oleh Pemerintah. Penetapan awal bulan Qamariyah dalam Islam sangat penting terutama pada bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah. Dimana bulan-bulan tersebut sangat berkaitan dengan ibadah. 17 Rumusan tersebut di rinci dalam bentuk pertanyaan sebagai berikut: a. Mengapa selalu terjadi perbedaan antara masyarakat Desa Wakal dengan Pemerintah dalam menentukan awal-awal Bulan Qamariyah khususnya bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah? b. Apa dasar hukum dan metode yang digunakan dalam penentuan awal-awal bulan Qamariyah khususnya bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah oleh masyarakat Desa Wakal? C. Tujuan dan Manfaat Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah di atas maka tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah: 1. Untuk mengetahui profil masyarakat Desa Wakal. 2. Untuk mengetahui sistem yang digunakan masyarakat Desa Wakal untuk menentukan awal bulan Qamariyah. 3. Untuk mengetahui landasan hukum yang digunakan masyarakat Desa Wakal untuk menentukan awal bulan Qamariyah. 4. Untuk mengetahui respon masyarakat sekitar mengenai praktek penetapan awal bulan Qamariyah perspektif masyarakat Desa Wakal. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Secara teoritis, sebagai sumbangsih penulis terhadap pengembangan Ilmu Falak di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, khususnya untuk memperkaya khazanah kemajemukan metode penentuan awal bulan Qamariyah. 18 2. Secara praktis, memberikan informasi mengenai profil dan sejarah masyarakat Desa Wakal khususnya yang berkaitan dengan menentukan awal bulan Qamariyah. D. Studi Kajian Terdahulu Adapun fungsi dari studi review yaitu untuk menghindari dari tuduhan duplikasi dan penjiplakan (plagiat) atau peniruan atas judul yang hampir sama pada judul-judul skripsi sebelumnya. Dari penelusuran penulis, saluran pemasaran komoditas anggur, dan 3) untuk mengetahui kontribusi usahatani anggur terhadap pandapatan petani anggur. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara disengaja (Purposive). Daerah yang dimaksud adalah Kecamatan Wonoasih, Kotamadya Probolinggo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan komparatif. Pada penelitian ini digunakan metode penentuan area yaitu dengan menggunakan metode “Cluster Sampling”, dimana dipilih 2 (dua) desa/cluster dari 9 (sembilan) desa yang ada di Kecamatan Wonoasih. Kemudian metode pengambilan contoh dilakukan pada petani yang mempunyai lahan usahatani anggur di kedua desa vi tersebut dengan menggunakan metode “Total Sampling”, sehingga jumlah sampel yang dapat diambil yaitu sebesar 29 petani. Sedangkan metode pengambilan contoh pada lembaga pemasaran atau pedagang masing-masing saluran pemasaran adalah dengan menggunakan metode Snow Ball Rolling. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian berdasarkan pada jenis data yang diperlukan, yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian dapat ditunjukkan pada kesimpulan yang diperoleh yaitu: 1) Ratarata pendapatan usahatani anggur masa panen bulan Maret-April di Kecamatan Wonoasih tahun 2005 dikatakan menguntungkan yaitu sebesar Rp. 15.702.842,24 per responden yang luas lahannya rata-rata 0,189 ha, 2) Ketiga saluran pemasaran anggur jenis Red Prince, Alphonso lavalle, dan Belgie di Kotamadya Probolinggo efisien karena memiliki nilai EP < 50%. Namun jika dilihat pada besarnya persentase nilai EP maka saluran pemasaran pendek lebih efisien daripada saluran pemasaran panjang, dan 3) Nilai rata-rata kontribusi pendapatan usahatani anggur terhadap pendapatan total keluarga petani adalah sebesar 42,82% sehingga termasuk dalam kategori kontribusi sedang, dimana status usahatani anggur tersebut pada sebagian besar petani (58,62%) bukan merupakan usaha pokok. vii KATA PENGANTAR Puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan hidayah yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga mampu menyelesaikan karya ilmiah tertulis dengan judul “Efisiensi Pemasaran dan Pendapatan Usahatani Anggur (Studi Kasus di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo)” Pada kesempatan kali ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah banyak memberikan bantuan dan petunjuk baik secara moral maupun secara material dalam menyelesaikan karya ilmiah tertulis ini, khususnya kepada: 1. Dr. Ir. T. Sutikto, M.Sc, selaku Rektor Universitas Jember yang telah memberikan kesempatan kepada penulis dalam menyelesaikan karya ilmiah tertulis ini, 2. Prof. Dr. Ir. Endang Budi Trisusilowati, MS, selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember yang telah memberikan bantuan perijinan dalam menyelesaikan karya ilmiah tertulis ini, 3. Ir. H. Imam Syafi’i, MS, selaku Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Jember yang telah memberikan bantuan sarana dan prasarana dalam menyelesaikan karya ilmiah tertulis ini, 4. Ir. Sugeng Raharto, MS, selaku Dosen Pembimbing Utama yang telah memberikan bimbingan, nasehat dan arahan dalam penyelesaian karya ilmiah tertulis ini, 5. Ir. Sri Subekti, MSi, selaku Dosen Pembimbing Anggota I yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, nasehat dan petunjuk kepada penulis dalam penyelesaian karya ilmiah tertulis ini, 6. Ir. Moch Samsoehudi, MS, selaku Dosen Penguji Anggota II yang telah banyak memberi masukan, arahan, dan nasehat demi kesempurnaan karya ilmiah tertulis ini, 7. Kepala Dinas Pertanian Kotamadya Probolingo beserta staf atas segala bantuan yang diberikan dalam pengumpulan data-data, viii 8. Bapak Camat Kecamatan Wonoasih beserta staf yang telah yang telah memberikan ijin penelitian kepada penulis, 9. Petani Anggur di Kecamatan Wonoasih, khususnya Kelurahan Wonoasih dan Jrebeng Lor sebagai responden yang telah memberikan banyak informasi yang dibutuhkan oleh penulis, 10. Orang tua dan saudara-saudaraku atas dukungan dan doanya selama pelaksanaan hingga terselesaikannya karya ilmiah tertulis ini, 11. Sahabat-sahabat terbaik yang pernah aku miliki (Fitri, Estrina, Evi, Sheila), dan rekan-rekan Sosek 2001 yang senantiasa memberikan bantuan dan motivasi sehingga penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah tertulis ini, 12. Penghuni Karimata 69 (Mba’ Gesti dan Mba’ Ochie), terima kasih atas segala nasehat dan perhatian yang telah kalian berikan, 13. Semua pihak yang telah membantu terselesainya karya ilmiah tertulis ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan karya ilmiah tertulis ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan untuk dapat lebih menyempurnakan karya ilmiah tertulis ini. Akhir kata, semoga karya ilmiah tertulis ini dapat memberikan manfaat bagi yang memerlukannya. Jember, Januari 2006 Penulis ix DAFTAR ISI DAFTAR TABEL . xii DAFTAR GAMBAR . xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Identifikasi Masalah . 5 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian . 5 1.3.1 Tujuan Penelitian. 5 1.3.2 Kegunaan Penelitian . 6 II. KERANGKA DASAR TEORI DAN HIPOTESIS . 7 2.1 Tinjauan Pustaka . 7 2.1.1 Morfologi dan Teknik Budidaya Tanaman Anggur . 7 I. 2.1.2 Teori Produksi dan Pendapatan. 12 2.1.3 Teori Pasar dan Pemasaran . 16 a. Teori Permintaan dan Penawaran . 16 b. Saluran Pemasaran. 18 c. Biaya Pemasaran. 19 d. Keuntungan Pemasaran (Marketing Margin). 19 e. Efisiensi Pemasaran . 20 2.1.4 Kontribusi Usahatani . 21 2.2 Kerangka Pemikiran. 23 2.3 Hipotesis . 26 III. METODOLOGI PENELITIAN . 27 3.1 Penentuan Daerah Penelitian . 27 3.2 Metode Penelitian . 27 3.3 Metode Pengambilan Contoh. 27 3.4 Metode Pengumpulan Data . 28 x 3.5 Metode Analisis Data . 29 3.6 Terminologi . 33 IV. TINJAUAN UMUM DAERAH PENELITIAN . 34 4.1 Gambaran Umum Daerah Penelitian. 34 4.1.1 Letak dan Keadaan Geografis . 34 4.1.2 Keadaan Penduduk . 34 4.1.3 Keadaan Pendidikan . 35 4.1.4 Keadaan Mata Pencaharian . 36 4.1.5 Keadaan Sarana Komunikasi dan Transportasi. 37 4.1.6 Usahatani Anggur di Wilayah Kecamatan Wonoasih . 38 V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . 40 5.1 Pendapatan Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 40 5.2 Efisiensi Saluran Pemasaran Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 45 5.3 Kontribusi Pendapatan Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Terhadap Pendapatan Keluarga. 53 VI. KESIMPULAN DAN SARAN . 57 6.1 Kesimpulan 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 106 1 2 3 4 df2 5 6 7 8 9 4.03 4.03 4.03 4.02 4.02 4.02 4.01 4.01 4.01 4 4 4 4 3.99 3.99 3.99 3.99 3.98 3.98 3.98 3.98 3.98 3.97 3.97 3.97 3.97 3.97 3.97 3.96 3.96 3.96 3.96 3.96 3.96 3.95 3.95 3.95 3.95 3.95 3.95 3.95 3.95 3.94 3.94 3.94 3.94 3.94 3.94 3.94 3.94 3.94 3.18 3.18 3.18 3.17 3.17 3.16 3.16 3.16 3.16 3.15 3.15 3.15 3.15 3.14 3.14 3.14 3.14 3.13 3.13 3.13 3.13 3.13 3.12 3.12 3.12 3.12 3.12 3.12 3.11 3.11 3.11 3.11 3.11 3.11 3.11 3.1 3.1 3.1 3.1 3.1 3.1 3.1 3.1 3.09 3.09 3.09 3.09 3.09 3.09 3.09 3.09 2.79 2.79 2.78 2.78 2.78 2.77 2.77 2.77 2.76 2.76 2.76 2.76 2.75 2.75 2.75 2.75 2.74 2.74 2.74 2.74 2.74 2.73 2.73 2.73 2.73 2.73 2.72 2.72 2.72 2.72 2.72 2.72 2.72 2.71 2.71 2.71 2.71 2.71 2.71 2.71 2.71 2.7 2.7 2.7 2.7 2.7 2.7 2.7 2.7 2.7 2.7 2.56 2.55 2.55 2.55 2.54 2.54 2.54 2.53 2.53 2.53 2.53 2.52 2.52 2.52 2.52 2.51 2.51 2.51 2.51 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.49 2.49 2.49 2.49 2.49 2.49 2.48 2.48 2.48 2.48 2.48 2.48 2.48 2.48 2.47 2.47 2.47 2.47 2.47 2.47 2.47 2.47 2.47 2.46 2.46 2.46 2.4 2.4 2.39 2.39 2.39 2.38 2.38 2.38 2.37 2.37 2.37 2.37 2.36 2.36 2.36 2.36 2.35 2.35 2.35 2.35 2.35 2.34 2.34 2.34 2.34 2.34 2.33 2.33 2.33 2.33 2.33 2.33 2.33 2.32 2.32 2.32 2.32 2.32 2.32 2.32 2.32 2.31 2.31 2.31 2.31 2.31 2.31 2.31 2.31 2.31 2.31 2.29 2.28 2.28 2.28 2.27 2.27 2.27 2.26 2.26 2.26 2.25 2.25 2.25 2.25 2.24 2.24 2.24 2.24 2.24 2.23 2.23 2.23 2.23 2.23 2.22 2.22 2.22 2.22 2.22 2.22 2.21 2.21 2.21 2.21 2.21 2.21 2.21 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.19 2.19 2.19 2.19 2.19 2.2 2.2 2.19 2.19 2.18 2.18 2.18 2.18 2.17 2.17 2.17 2.16 2.16 2.16 2.16 2.15 2.15 2.15 2.15 2.15 2.14 2.14 2.14 2.14 2.14 2.13 2.13 2.13 2.13 2.13 2.13 2.12 2.12 2.12 2.12 2.12 2.12 2.12 2.12 2.11 2.11 2.11 2.11 2.11 2.11 2.11 2.11 2.11 2.1 2.1 2.1 2.13 2.13 2.12 2.12 2.12 2.11 2.11 2.11 2.1 2.1 2.1 2.09 2.09 2.09 2.09 2.08 2.08 2.08 2.08 2.08 2.07 2.07 2.07 2.07 2.07 2.06 2.06 2.06 2.06 2.06 2.06 2.05 2.05 2.05 2.05 2.05 2.05 2.05 2.05 2.04 2.04 2.04 2.04 2.04 2.04 2.04 2.04 2.04 2.03 2.03 2.03 2.07 2.07 2.07 2.06 2.06 2.06 2.05 2.05 2.05 2.04 2.04 2.04 2.03 2.03 2.03 2.03 2.03 2.02 2.02 2.02 2.02 2.01 2.01 2.01 2.01 2.01 2.01 2 2 2 2 2 2 1.99 1.99 1.99 1.99 1.99 1.99 1.99 1.99 1.98 1.98 1.98 1.98 1.98 1.98 1.98 1.98 1.98 1.97 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 107 t Table �� 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 0.25 0.50 1.00000 0.81650 0.76489 0.74070 0.72669 0.71756 0.71114 0.70639 0.70272 0.69981 0.69745 0.69548 0.69383 0.69242 0.69120 0.69013 0.68920 0.68836 0.68762 0.68695 0.68635 0.68581 0.68531 0.68485 0.68443 0.68404 0.68368 0.68335 0.68304 0.68276 0.68249 0.68223 0.68200 0.68177 0.68156 0.68137 0.68118 0.68100 0.68083 Tingkat signifikansi untuk uji satu arah 0.10 0.05 0.025 0.01 0.005 Tingkat signifikansi untuk uji dua arah 0.20 0.10 0.050 0.02 0.010 3.07768 1.88562 1.63774 1.53321 1.47588 1.43976 1.41492 1.39682 1.38303 1.37218 1.36343 1.35622 1.35017 1.34503 1.34061 1.33676 1.33338 1.33039 1.32773 1.32534 1.32319 1.32124 1.31946 1.31784 1.31635 1.31497 1.31370 1.31253 1.31143 1.31042 1.30946 1.30857 1.30774 1.30695 1.30621 1.30551 1.30485 1.30423 1.30364 6.31375 2.91999 2.35336 2.13185 2.01505 1.94318 1.89458 1.85955 1.83311 1.81246 1.79588 1.78229 1.77093 1.76131 1.75305 1.74588 1.73961 1.73406 1.72913 1.72472 1.72074 1.71714 1.71387 1.71088 1.70814 1.70562 1.70329 1.70113 1.69913 1.69726 1.69552 1.69389 1.69236 1.69092 1.68957 1.68830 1.68709 1.68595 1.68488 12.70620 4.30265 3.18245 2.77645 2.57058 2.44691 2.36462 2.30600 2.26216 2.22814 2.20099 2.17881 2.16037 2.14479 2.13145 2.11991 2.10982 2.10092 2.09302 2.08596 2.07961 2.07387 2.06866 2.06390 2.05954 2.05553 2.05183 2.04841 2.04523 2.04227 2.03951 2.03693 2.03452 2.03224 2.03011 2.02809 2.02619 2.02439 2.02269 31.82052 6.96456 4.54070 3.74695 3.36493 3.14267 2.99795 2.89646 2.82144 2.76377 2.71808 2.68100 2.65031 2.62449 2.60248 2.58349 2.56693 2.55238 2.53948 2.52798 2.51765 2.50832 2.49987 2.49216 2.48511 2.47863 2.47266 2.46714 2.46202 2.45726 2.45282 2.44868 2.44479 2.44115 2.43772 2.43449 2.43145 2.42857 2.42584 63.65674 9.92484 5.84091 4.60409 4.03214 3.70743 3.49948 3.35539 3.24984 3.16927 3.10581 3.05454 3.01228 2.97684 2.94671 2.92078 2.89823 2.87844 2.86093 2.84534 2.83136 2.81876 2.80734 2.79694 2.78744 2.77871 2.77068 2.76326 2.75639 2.75000 2.74404 2.73848 2.73328 2.72839 2.72381 2.71948 2.71541 2.71156 2.70791 0.001 0.002 318.30884 22.32712 10.21453 7.17318 5.89343 5.20763 4.78529 4.50079 4.29681 4.14370 4.02470 3.92963 3.85198 3.78739 3.73283 3.68615 3.64577 3.61048 3.57940 3.55181 3.52715 3.50499 3.48496 3.46678 3.45019 3.43500 3.42103 3.40816 3.39624 3.38518 3.37490 3.36531 3.35634 3.34793 3.34005 3.33262 3.32563 3.31903 3.31279 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember �� 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 0.25 0.50 0.68067 0.68052 0.68038 0.68024 0.68011 0.67998 0.67986 0.67975 0.67964 0.67953 0.67943 0.67933 0.67924 0.67915 0.67906 0.67898 0.67890 0.67882 0.67874 0.67867 0.67860 0.67853 0.67847 0.67840 0.67834 0.67828 0.67823 0.67817 0.67811 0.67806 0.67801 0.67796 0.67791 0.67787 0.67782 0.67778 0.67773 0.67769 0.67765 0.67761 Tingkat signifikansi untuk uji satu arah 0.10 0.05 0.025 0.01 0.005 Tingkat signifikansi untuk uji dua arah 0.20 0.10 0.050 0.02 0.010 1.30308 1.30254 1.30204 1.30155 1.30109 1.30065 1.30023 1.29982 1.29944 1.29907 1.29871 1.29837 1.29805 1.29773 1.29743 1.29713 1.29685 1.29658 1.29632 1.29607 1.29582 1.29558 1.29536 1.29513 1.29492 1.29471 1.29451 1.29432 1.29413 1.29394 1.29376 1.29359 1.29342 1.29326 1.29310 1.29294 1.29279 1.29264 1.29250 1.29236 1.68385 1.68288 1.68195 1.68107 1.68023 1.67943 1.67866 1.67793 1.67722 1.67655 1.67591 1.67528 1.67469 1.67412 1.67356 1.67303 1.67252 1.67203 1.67155 1.67109 1.67065 1.67022 1.66980 1.66940 1.66901 1.66864 1.66827 1.66792 1.66757 1.66724 1.66691 1.66660 1.66629 1.66600 1.66571 1.66543 1.66515 1.66488 1.66462 1.66437 2.02108 2.01954 2.01808 2.01669 2.01537 2.01410 2.01290 2.01174 2.01063 2.00958 2.00856 2.00758 2.00665 2.00575 2.00488 2.00404 2.00324 2.00247 2.00172 2.00100 2.00030 1.99962 1.99897 1.99834 1.99773 1.99714 1.99656 1.99601 1.99547 1.99495 1.99444 1.99394 1.99346 1.99300 1.99254 1.99210 1.99167 1.99125 1.99085 1.99045 2.42326 2.42080 2.41847 2.41625 2.41413 2.41212 2.41019 2.40835 2.40658 2.40489 2.40327 2.40172 2.40022 2.39879 2.39741 2.39608 2.39480 2.39357 2.39238 2.39123 2.39012 2.38905 2.38801 2.38701 2.38604 2.38510 2.38419 2.38330 2.38245 2.38161 2.38081 2.38002 2.37926 2.37852 2.37780 2.37710 2.37642 2.37576 2.37511 2.37448 2.70446 2.70118 2.69807 2.69510 2.69228 2.68959 2.68701 2.68456 2.68220 2.67995 2.67779 2.67572 2.67373 2.67182 2.66998 2.66822 2.66651 2.66487 2.66329 2.66176 2.66028 2.65886 2.65748 2.65615 2.65485 2.65360 2.65239 2.65122 2.65008 2.64898 2.64790 2.64686 2.64585 2.64487 2.64391 2.64298 2.64208 2.64120 2.64034 2.63950 108 0.001 0.002 3.30688 3.30127 3.29595 3.29089 3.28607 3.28148 3.27710 3.27291 3.26891 3.26508 3.26141 3.25789 3.25451 3.25127 3.24815 3.24515 3.24226 3.23948 3.23680 3.23421 3.23171 3.22930 3.22696 3.22471 3.22253 3.22041 3.21837 3.21639 3.21446 3.21260 3.21079 3.20903 3.20733 3.20567 3.20406 3.20249 3.20096 3.19948 3.19804 3.19663 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 109 Tingkat signifikansi untuk uji satu arah 0.25 0.10 0.05 0.025 0.01 0.005 0.001 0.50 0.20 0.10 0.050 0.02 0.010 0.002 0.67757 0.67753 0.67749 0.67746 0.67742 0.67739 0.67735 0.67732 0.67729 0.67726 0.67723 0.67720 0.67717 0.67714 0.67711 0.67708 0.67705 0.67703 0.67700 0.67698 0.67695 1.29222 1.29209 1.29196 1.29183 1.29171 1.29159 1.29147 1.29136 1.29125 1.29114 1.29103 1.29092 1.29082 1.29072 1.29062 1.29053 1.29043 1.29034 1.29025 1.29016 1.29007 1.66412 1.66388 1.66365 1.66342 1.66320 1.66298 1.66277 1.66256 1.66235 1.66216 1.66196 1.66177 1.66159 1.66140 1.66123 1.66105 1.66088 1.66071 1.66055 1.66039 1.66023 1.99006 1.98969 1.98932 1.98896 1.98861 1.98827 1.98793 1.98761 1.98729 1.98698 1.98667 1.98638 1.98609 1.98580 1.98552 1.98525 1.98498 1.98472 1.98447 1.98422 1.98397 2.37387 2.37327 2.37269 2.37212 2.37156 2.37102 2.37049 2.36998 2.36947 2.36898 2.36850 2.36803 2.36757 2.36712 2.36667 2.36624 2.36582 2.36541 2.36500 2.36461 2.36422 2.63869 2.63790 2.63712 2.63637 2.63563 2.63491 2.63421 2.63353 2.63286 2.63220 2.63157 2.63094 2.63033 2.62973 2.62915 2.62858 2.62802 2.62747 2.62693 2.62641 2.62589 3.19526 3.19392 3.19262 3.19135 3.19011 3.18890 3.18772 3.18657 3.18544 3.18434 3.18327 3.18222 3.18119 3.18019 3.17921 3.17825 3.17731 3.17639 3.17549 3.17460 3.17374 Tingkat signifikansi untuk uji dua arah 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Penetapan awal bulan qamariyah perspektif mas..

Gratis

Feedback