Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur

Full text

(1)

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuki syarat kelulusan pada Program Studi Sistem Informasi Jenjang Sarjana Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

YANE SURYANE 10506103

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)

SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB DI SMA NEGERI 1 SUKARESMI CIANJUR

YANE SURYANE NIM. 10506103

Telah disetujui dan disahkan di Bandung sebagai Skripsi pada tanggal : _______________________

Menyetujui Pembimbing

Wahyu Nurjaya WK, S.T., M.Kom NIP. 4127.70.26.014

Dekan Fakultas Ketua Jurusan Teknik dan Ilmu Komputer Manajemen Informatika

(3)

iii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Illahi Rabbi karena atas segala nikmat dan karunia-Nya yang telah dianugerahkan kepada kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini yang berjudul “SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB DI SMA NEGERI I SUKARESMI CIANJUR”.

Salawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, tabiin-tabiinnya dan sampailah kepada kita selaku umatnya sampai akhir zaman, Amin.

Pada penyusunan Skripsi ini tidak semata-mata hasil kerja penulis sendiri, melainkan juga barkat bimbingan dan dorongan dari pihak-pihak yang telah membantu, baik secara materi maupun secara spiritual. Maka dari itu penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada yang terhormat :

1. Kedua Orang tua atas cinta, kasih sayang, pengorbanan dan kesabaran yang tak ternilai serta do’anya yang tidak mungkin terbalaskan di dunia, semoga Allah selalu menyayangi dan melindungi.

2. Bapak Dr. Ir. Eddy Suryanto Soegoto, M.Sc, selaku Rektor Universitas Komputer Indonesia Bandung.

(4)

iv

4. Bapak Dadang Munandar, SE, M.Si, selaku Ketua Jurusan Manajemen Informatika.

5. Ibu Lusi Melian, S.Si., M.T selaku Dosen Wali yang telah banyak membantu penulis dalam proses akademik selama masa perkuliahan.

6. Bapak Wahyu Nurjaya WK, S.T, M.Kom selaku Dosen Pembimbing yang banyak membantu, membimbing dan memberikan saran kepada penulis. 7. Bapak Iyan Gustiana, S.Kom., M.Kom Dan Ibu Deasy Permatasari, S.Si,

M.T Selaku Dosen Penguji yang telah memberikan dukungan serta saran kepada penulis.

8. Para Dosen Manajemen Informatika UNIKOM Bandung yang telah memberikan pengajaran dengan Ikhlas dan Sabar.

9. Kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Suresmi Cianjur yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan penelitian.

10. Kepada Abang Wow dan Teh Ema, Abang Ewin dan Teh Ela, Abang Winda dan Teh Vivi, Kang Asep dan Teh Yani terima kasih atas doa dan dukungan dalam menyelesaikan skripsi ini dan juga buat keponakan yang lucu Sheva, Lula, Aira, Bumi, Ibra dan Rasya.

11. A Nova terima kasih atas doa, dukungan dan pengertiannya yang diberikan selama penyusunan skripsi ini.

12. Seluruh mahasiswa MI-3 Angkatan 2006 atas kebersamaannya selama ini. 13. Sahabat-sahabatku ”Brigade Kubang Selatan” (Emalia, Elsa, Ricka, Rina,

(5)

v

14. Sahabat-sahabatku Teman Kost (Laya, Mpit, Echa, Reni, Rini), terima kasih atas dukungan yang telah diberikan.

Dalam penyusunan Skripsi ini penulis menyadari masih banyak kekurangan dikarenakan ketertbatasan ilmu dan kemampuan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun untuk perbaikan Skripsi ini dengan senang hati akan penulis terima. Namun harapan besar dari penulis semoga Skripsi ini bermanfaat bagi siapapun.

Akhir kata semoga semua pihak yang telah memberikan bantuan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT Amin. Penulis berharap semoga ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi penulis selaku penyusun, umumnya bagi pembaca.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bandung, Juli 2010 Penulis

(6)

vi

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah 1.2.1. Identifikasi masalah ... 4

1.2.2. Rumusan Masalah ... 4

(7)

vii

2.2. Konsep Dasar Informasi 2.2.1. Pengertian Informasi ... 15

2.2.2. Siklus Informasi ... 16

2.2.3. Nilai Informasi ... 17

2.2.4. Kualitas Informasi ... 17

2.3. Konsep Dasar Sistem Informasi 2.3.1. Pengertian Sistem Informasi ... 18

2.3.2. Komponen Sistem Informasi ... 18

2.4. Pengertian Sistem Informasi Akademik ... 21

2.5. Pengertian Basis Data... 22

2.6. Internet 2.6.1. Sejarah Internet ... 23

2.6.2. Layanan Aplikasi Di Internet ... 24

(8)
(9)
(10)

x

(11)

xi

5.2.6. Implementasi Instalasi Program ... 129 5.2.7. Penggunaan Program ... 134 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Karakteristik Sistem ... 11

Gambar 2.2 Sistem Tertutup ... 14

Gambar 2.3 Siklus Informasi ... 16

Gambar 2.4 Komponen Sistem ...

20

Gambar 2.5 InfrastrukturAplikasi Berbasis Web ...

27

Gambar 3.1 Struktur Organisasi SMA Negeri 1 Sukaresmi ...

39

Gambar 3.2 Membangun

Prototype

...

48

Gambar 4.1

Flowmap

Pendaftaran yang Berjalan ...

66

Gambar 4.2

Flowmap

Pengumuman Hasil Seleksi Masuk yang Berjalan ...

67

Gambar 4.3

Flowmap

Nilai yang Berjalan ...

68

Gambar 4.4

Flowmap

Informasi Jadwal Mata Pelajaran yang Berjalan ...

69

Gambar 4.5 Diagram Konteks yang Berjalan...

70

Gambar 4.6 Data Flow Diagram Level 1 ...

71

Gambar 4.7 DFD Level 2 Proses 1 yang berjalan ...

72

Gambar 4.8 DFD Level 2 Proses 2 yang berjalan ...

72

Gambar 4.9 DFD Level 2 Proses 5 yang berjalan ...

73

Gambar 4.10 DFD Level 2 Proses 6 yang berjalan ...

73

(13)

xiii

Gambar 4.17 Entity Relational Diagram (ERD) ...

93

Gambar 4.18 Struktur Menu Utama ...

103

Gambar 4.19 Struktur Menu Guru ...

104

Gambar 4.20 Struktur Menu Siswa ...

104

Gambar 4.21 Tampilan Halaman Utama ...

105

Gambar 4.22 Input Pendaftaran Siswa Baru ...

105

Gambar 4.23 Input Registrasi Siswa ...

106

Gambar 4.24 Input Registrasi Guru ...

106

Gambar 4.25 Input Login IT Center ...

107

Gambar 4.26 Input Login Guru dan Siswa ...

107

Gambar 4.27 Input dan Pencarian Hasil Seleksi Masuk ...

107

Gambar 4.28 Output Nilai Siswa ...

108

Gambar 4.29 Output Jadwal Mata Pelajaran ...

108

Gambar 4.30 Output Hasil Seleksi Masuk ...

109

Gambar 4.31 Output Pencarian Data Hasil Seleksi Masuk ...

109

(14)

xiv

Gambar 5.1 Implementasi Basis Data ( a) ...

117

Gambar 5.2 Implementasi Basis Data ( b) ...

118

Gambar 5.3 Implementasi Basis Data ( c) ...

118

Gambar 5.4 Implementasi Basis Data Tabel Admin ...

119

Gambar 5.5 Implementasi Basis Data Tabel Berita ...

119

Gambar 5.6 Implementasi Basis Data Tabel Data Guru ...

119

Gambar 5.7 Implementasi Basis Data Tabel Data Siswa ...

120

Gambar 5.8 Implementasi Basis Data Tabel Guru ...

120

Gambar 5.9 Implementasi Basis Data Tabel Hasil Seleksi ...

120

Gambar 5.10 Implementasi Basis Data Tabel Jadwal ...

121

Gambar 5.11 Implementasi Basis Data Tabel Kelas ...

121

Gambar 5.12 Implementasi Basis Data Mata Pelajaran ...

121

Gambar 5.13 Implementasi Basis Data Tabel Message ...

122

Gambar 5.14 Implementasi Basis Data Tabel Nilai ...

122

Gambar 5.15 Implementasi Basis Data Tabel Pembelajaran ...

122

Gambar 5.16 Implementasi Basis Data Tabel Pendaftaran Siswa ...

123

Gambar 5.17 Implementasi Basis Data Tabel Polling ...

123

Gambar 5.18 Implementasi Basis Data Tabel Siswa ...

124

Gambar 5.19 Implementasi Basis Data Tabel Staf ...

124

Gambar 5.20 Implementasi Basis Data Tabel Visitor ...

124

(15)

xv

Gambar 5.22 Halaman Choose Install Location ...

130

Gambar 5.23 Halaman XAMPP Options ...

130

Gambar 5.24 Halaman Installing ...

131

Gambar 5.25 Halaman Setup Wizard ...

131

Gambar 5.26 Halaman Installation Complete ...

132

Gambar 5.27 Halaman XAMPP Control Panel ...

132

Gambar 5.28 Halaman Utama XAMPP ...

133

Gambar 5.29 Halaman Utama ...

134

Gambar 5.30 Halaman Tentang Kami ...

135

Gambar 5.31 Halaman Pendaftaran Siswa Baru ...

136

Gambar 5.32 Halaman Informasi No. Pendaftaran ...

136

Gambar 5.33 Halaman Informasi Hasil Seleksi ...

137

Gambar 5.34 Halaman Surat Keterangan ...

137

Gambar 5.35 Halaman Registrasi Siswa ...

138

Gambar 5.36 Halaman Registrasi Guru ...

138

Gambar 5.37 Halaman Ekstrakulikuler ...

139

Gambar 5.38 Halaman Profil Guru ...

140

Gambar 5.39 Halaman Grafik Pendaftaran ...

140

Gambar 5.40 Halaman Login Guru atau Siswa ...

141

Gambar 5.41 Halaman Utama Guru ...

141

(16)

xvi

Gambar 5.43 Halaman Guru Memilih Kelas ...

142

Gambar 5.44 Halaman Guru Memilih Nama Mata Pelajaran ...

143

Gambar 5.45 Halaman Nilai Siswa ...

143

Gambar 5.46 Halaman Import Nilai ...

143

Gambar 5.47 Halaman Utama Siswa ...

144

Gambar 5.48 Halaman Akademik Di Halaman Siswa ...

144

Gambar 5.49 Halaman Nilai Siswa ...

145

Gambar 5.50 Halaman Cetak Nilai Siswa ...

145

Gambar 5.51 Halaman Login IT Center ...

146

(17)

xvii

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Jadwal Penelitian ... 8

Tabel 4.1 Analisis Dokumen ... 61

Tabel 4.2 Evaluasi Sistem yang Berjalan ... 74

Tabel 4.3 Struktur Field Tabel IT Center ... 94

Tabel 4.4 Struktur Field Data Isian Berita ... 94

Tabel 4.5 Struktur Field Data Guru ... 94

Tabel 4.6 Struktur Field Data Siswa ... 95

Tabel 4.7 Struktur Field Data Guru ... 95

Tabel 4.8 Struktur Field Data Nilai Hasil Seleksi ... 96

Tabel 4.9 Struktur Field Data Jadwal ... 96

Tabel 4.10 Struktur Field Data Kelas ... 96

Tabel 4.11 Struktur Field Data Mata Pelajaran ... 97

Tabel 4.12 Struktur Field Data Message ... 97

Tabel 4.13 Struktur Field Data Nilai Siswa ... 98

Tabel 4.14 Struktur Field Data Pelajaran ... 98

Tabel 4.15 Struktur Field Data Calon Siswa ... 98

Tabel 4.16 Struktur Field Data Polling ... 99

(18)

xviii

Tabel 4.18 Struktur Field Data Staf ... 100

Tabel 4.19 Struktur Field Data Visitor ... 101

Tabel 5.1 Rencana Pengujian ... 111

Tabel 5.2 Implementasi Hasil Pengujian ... 113

Tabel 5.3 Implementasi Antar Muka Halaman Utama ... 125

Tabel 5.3 Implementasi Antar Muka Sub Menu Tentang Kami ... 126

Tabel 5.3 Implementasi Antar Muka Sub Menu Penerimaan Siswa ... 126

Tabel 5.3 Implementasi Antar Muka Sub Menu Staff dan Guru ... 127

Tabel 5.3 Implementasi Antar Muka Sub Menu Login Guru ... 127

Tabel 5.3 Implementasi Antar Muka Sub Menu Login Siswa ... 128

Tabel 5.3 Implementasi Antar Muka Sub Menu Guru ... 128

(19)

xix

DAFTAR SIMBOL

A. Bagan Alir Dokumen (Dokumen Flowmap)

NO.

SIMBOL

NAMA

KETERANGAN

1.

Dokumen

Menunjukkan dokumen input dan output

baik untuk proses manual atau komputer.

2.

Proses Manual Menunjukkan kegiatan atau arah aliran

dokumen atau data.

3.

Garis alir

Menunjukkan arus atau arah aliran

dokumen atau data.

4.

Proses

Menunjukkan kegiatan proses dari operasi

program komputer.

5.

Harddisk

Menunjukkan input atau output

menggunakan harddisk.

6.

Keputusan

Digunakan untuk penyeleksian kondisi.

7.

Simpangan

Digunakan untuk menyimpan data sebagai

(20)

xx

B. Data Flow Diagram (DFD)

NO.

SIMBOL

NAMA

KETERANGAN

1.

Proses

Menunjukkan pemrosesan data yang

berada dalam sistem.

2.

Kesatuan

luar/entity

eksternal

Kesatuan diluar system yang dapat berupa

orang, organisasi atau system lainnya.

3.

Arus data

Menggambarkan aliran data.

4.

Simpangan data Tempat penyimpanan data.

Sumber : Al-bahra Bin Ladjamudin (2005 : 72)

C. Diagram Konteks

NO.

SIMBOL

NAMA

KETERANGAN

1.

Terminator

Pihak – pihak yang berada diluar sistem,

tetapi secara langsung berhubungan

dengan sistem dalam hal member data

atau menerima informasi

2.

Process

Berisi mengenai sistem yang akan dibuat

3.

Data Flow

Berisi Data atau informasi yang mengalir

dari satu pihak ke sistem dan sebaliknya.

(21)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Penelitian

Pembangunan dunia pendidikan yang berkembang pesat seiring dengan laju perkembangan teknologi informasi yang sangat beraneka ragam merupakan salah satu perkembangan di bidang ilmu pengetahuan teknologi informasi, selain itu diperlukan peningkatan mutu dan mekanisme pelayanan di bidang pendidikan agar lebih berdaya guna dan berhasil guna, sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang diciptakan dapat berpartisipasi dalam membangun dunia kerja sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Internet memiliki beberapa sumber daya diantaranya adalah World Wide Wide (WWW) atau biasa disebut web. Saat ini, informasi web didistribusikan melalui pendekatan hyperlink, yang memungkinkan suatu teks, gambar, suara maupun objek yang lain menjadi acuan untuk membuka halaman web yang lain. Halaman-halaman yang diakses pun dapat tersebar diberbagai jaringan internet dibelahan dunia manapun. Web berkembang menjadi alat bantu yang tidak hanya mampu menyediakan informasi, tetapi juga mampu untuk mengolah informasi. Proses pengolahan informasi yang menggunakan teknologi web bisa menjadi salah satu media informasi yang dinamis.

(22)

menghadapi segala problematika yang ada di dalam kehidupannya. Pendidikan dalam kehidupan manusia mempunyai peranan yang sangat penting. Ia dapat membentuk kepribadian seseorang dan pendidikan diakui sebagai kekuatan yang dapat menentukan prestasi dan produktivitas seseorang.

Akan tetapi pada kenyataan sekolah dewasa ini, partisipasi warga sekolah dalam pengembangan dan pelaksanaan program sekolah masih relatif rendah dan pada umumnya masih belum begitu menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab pendidikan anak-anak adalah juga tugas dan tanggung jawab orang tua disamping sekolah dan pemerintah. Hubungan antara guru dengan siswa dalam hal pendidikan merupakan sarana yang sangat berperan dalam membina serta mengembangkan pertumbuhan pribadi peserta didik di sekolah. Masyarakat dan lembaga pendidikan memiliki hubungan yang sangat erat dalam mencapai tujuan atau pendidikan secara efektif dan efisien. Sebaliknya lembaga pendidikan juga harus menunjang pencapaian tujuan atau pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan pendidikan.

(23)

ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang keterampilan, 1 ruang guru, TU dan ruang kepala sekolah.

Dalam suatu sekolah, tentunya tidak lepas dari sistem informasi yang berlaku didalamnya yang sering disebut sistem informasi akademik. Disini peranan teknologi informasi sangat diperlukan seiring dengan perkembangan. Dengan semakin berkembangnya suatu sekolah, bertambahnya siswa dan ilmu pengetahuan yang semakin berkembang, mau tidak mau sekolah harus meningkatkan pelayanan dan kualitas sumber daya manusia yang ada. Sekolah yang baik tentunya memiliki sistem informasi akademik yang cukup bahkan lebih untuk siswa, guru, staf dan calon siswa yang akan ada disekolah tersebut. Setiap siswa harus mengetahui pembelajaran apa yang akan mereka pelajari disekolah di SMA N 1 Sukaresmi yang mereka pilih sebagai tempat meraka belajar dan menuntut ilmu.

(24)

menemukan dan mengungkapkan bagaimana pelaksanaan hubungan orang tua sebagai strategi dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan.

Berlatar belakang masalah tersebut diatas peneliti menetapkan judul penelitian yaitu “Sistem Informasi Akademik Berbasis WEB di SMA Negeri I Sukaresmi Cianjur”.

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah 1.2.1. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latarbelakang masalah di atas maka dapat di identifikasikan masalah-masalah yang muncul adalah sebagai berikut :

1. Belum bisa memberikan informasi yang efektif. Informasi tentang pendaftaran siswa baru, nilai dan jadwal pelajaran siswa masih belum bisa diakses secara mudah dan praktis, sehingga orang tua untuk mengetahui informasi tersebut harus datang langsung ke sekolah.

2. Masih sulitnya memperoleh informasi mengenai hasil seleksi masuk karena waktu hanya terbatas di lingkup jam sekolah.

1.2.2. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah berdasarkan uraian diatas ialah sebagai berikut : 1. Bagaimana Sistem informasi akademik yang saat ini berjalan di SMA

Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

2. Bagaimana perancangan sistem akademik di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

(25)

4. Bagaimana Implementasi Sistem Akademik di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian 1.3.1. Maksud Penelitian

Maksud dari penelitian ini adalah, sebagai berikut :

1. Untuk mengimlementasikan kemampuan dan keahlian dibidang komputer. 2. Membantu pihak intern untuk memberikan kemudahan dalam proses

pengolahan data dalam sistem akademik di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

3. Untuk membuat sistem informasi yang bermanfaat bagi SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

1.3.2. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah, sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui sistem yang sedang berjalan di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

2. Untuk merancang sistem informasi akademik di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

3. Untuk mengetahui analisis dan pengujian program sistem informasi akademik di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

(26)

1.4. Kegunaan Penelitian 1.4.1. Kegunaan Praktis

Bagi SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur dengan penelitian ini, dapat mengembangkan sistem informasi pengecekkan nilai yang sedang berjalan menjadi sistem informasi pengecekkan nilai berbasis komputer yang terintegrasi, sehingga dapat memberikan informasi secara akurat, relevan dan tepat waktu agar dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan.

1.4.2. Kegunaan Akademis

Secara Akademis diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat, diantaranya :

1. Bagi pengembang ilmu pengetahuan, dapat memberikan suatu karya penelitian baru yang dapat mendukung dalam pengembangan sistem informasi.

2. Bagi peneliti, dapat menambah wawasan dengan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh secara teori lapangan.

3. Bagi peneliti lain, dapat dijadikan sebagai acuan terhadap pengembangan ataupun pembuatan dalam penelitian yang sama.

(27)

1.5. Batasan Masalah

Pembatasan masalah ini dilaksanakan agar dalam perancangan sistem yang dihasilkan ini tidak terlalu meluas dan tidak terarah, maka penulis perlu membatasi ruang lingkup dari permasalahan tersebut, sesuai dengan tempat peneliti di bagian tata usaha bidang akademik siswa. Batasan masalah tersebut terdiri dari :

1. Website ini menampilkan informasi seputar SMA N 1 Sukaresmi Cianjur agar lebih di kenal dan di ketahui oleh masyarakat luas khusus nya siswa dan orang tua yang dapat diakses lewat internet.

2. Objek penelitian yang membahas informasi tentang kegiatan akademik di SMA N 1 Sukaresmi khususnya kegiatan pendaftaran siswa baru secara online, pengumuman seleksi masuk secara online, nilai siswa secara online, dan informasi jadwal mata pelajaran secara online.

3. Sistem Informasi yang dibuat hanya sampai pembuatan sistem aplikasi tidak sampai pemasangan aplikasi di Internet.

1.6. Lokasi dan Waktu Penelitian 1.6.1. Lokasi Penelitian

(28)

1.6.2. Jadwal Penelitian

Adapun jadwal penelitian seperti dibawah ini :

(29)

9 2.1. Konsep Dasar Sistem

2.1.1. Pengertian Sistem

Pengertian sistem terbagi dua yaitu dilihat dari pendekatan yang menekankan pada prosedur dan pendekatan yang menekankan pada elemen atau komponennya.

Menurut Abdul Kadir (2003 : 54) Sistem Adalah ”sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan”. 2.1.2. Elemen Sistem

Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :

1. Tujuan

Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.

2. Masukan

(30)

berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).

3. Proses

Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

5. Batas

(31)

menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.

6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik

Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.

7. Lingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

2.1.3. Karakteristik Sistem

Karakteristik sistem atau sifat dari suatu sistem adalah, sebagai berikut :

(32)

1. Komponen (Components)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerjasama untuk membentuk suatu kasatuan. 2. Batasan Sistem (Boundary)

Batasan Sistem (Boundary), merupakan yang membatasi antara suatu dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya.

3. Lingkaran luar sistem (Environments)

Lingkaran luar dari suatu sistem adalah adapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung sistem (Inteface)

Penghubung (Inteface), merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lain.

5. Masukkan (Input)

Masukkan (Input), adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem 6. Keluaran (Output)

Hasil dari energi yang diolah dan di klasifikasikan menjadi keluaran yang lebih berguna.

7. Pengolahan (Proces)

(33)

8. Sasaran/ Tujuan (Goal)

Suatu sistem pasti mempunyai sasaran atau tujuan, sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan.

2.1.4. Klasifikasi Sistem

Klasifikasi Sistem adalah sebagai berikut : A. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

Sistem anstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep. Misalnya, sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dengan Tuhan.

Sistem fisik (phisical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat. Misalnya : sistem komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi dan sistem transportasi.

B. Sistem Deterministik dan Probabilistik

Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. Misalnya : sistem komputer.

(34)

C. Sistem Tertutup dan Terbuka

Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkuangan. Dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkuangan. Misalnya : reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi.

Gambar 2.2 Sistem Tertutup Sumber : Abdul Kadir (2003 : 65 )

Sistem terbuka (open sistem) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkuangan dan dipengaruhi oleh lingkungan. Ciri-cirinya, sistem menerima masukan yang diketahui, yang bersifat acak, maupun gangguan. Selain itu umumnya sistem melakukan adaptasi terhadap lingkuangan.

D. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

Sistem alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam (tidak dibuat oleh manusia). Misalnya : Sistem tata surya. Sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang dibuat oleh manusia. Misalnya : sistem komputer dan sistem mobil.

(35)

E. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks

Berdasarkan tingkat kerumitannya, sistem dibedakan menjadi sistem yang sederhana contohnya : sepeda. Dan sistem yang kompleks contohnya : otak manusia.

F. Kedudukan Sistem Informasi sebagai Sistem Sistem tergolong sebagai berikut :

1) Sistem buatan manusia, 2) Terbuka,

3) Bersifat fisik, dan

4) Dapat tergantung sebagai sistem probabilistik atau deterministik (tergantung pada titik pandang untuk meninjauannya).

2.2. Konsep Dasar Informasi 2.2.1. Pengertian Informasi

Informasi adalah keterangan, penerangan. Data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata, sehingga dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil keputusan, dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang.

(36)

Menurut Ernie Tisnawati Sule dan Kurniawan Saefullah (2005 : 391) Informasi adalah ”data yang telah dproses untuk kegunaan perancangan dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi”.

2.2.2. Siklus Informasi

Pada siklus informasi menggambarkan pengolahan data menjadi informasi dan pemakaian informasi untuk mengambil keputusan, hingga akhirnya dari tindakan hasil pengembalian keputusan tersebut dihasilkan data kembali.

Gambar 2.3 Siklus Informasi Sumber : Abdul Kadir (2003 : 32)

(37)

2.2.3. Nilai Informasi

Nilai informasi (Value of Information ) dapat ditentukan dari dua hal yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan mendapatkannya. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan didalam suatu sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan.

2.2.4. Kualitas Informasi

Untuk informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data harus memiliki kualitas yang berbeda. Kualitas informasi terdiri dari tiga hal yaitu akurat, relevan dan tepat waktu.

1. Akurat

Berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan, tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan yang dapat merubah atau merusak informasi tersebut. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi terhadap keakuratan sebuah informasi antara lain adalah :

a. Kelengkapan (Completeness) Informasi

(38)

kemampuanya untuk mengontrol atau memecahkan suatu masalah dengan baik.

b. Kebenaran (Correctness) Informasi

Informasi yang dihasilkan oleh proses pengolahan data, haruslah benar sesuai dengan perhitungan-perhitungan yang ada dalam proses tersebut.

c. Keamanan (Security) Informasi

Sebuah informasi harus aman, dalam arti hanya diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan saja sesuai dengan sifat dan tujuan dari informasi tersebut.

2. Relevan

Berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk taip-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda, maka informasi bisa dikatakan berguna jika benar-benar berguna dan dibutuhkan pemakainya.

3. Tepat pada waktunya

Berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempnyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan.

2.3. Konsep Dasar Sistem Informasi 2.3.1. Pengertian Sistem Informasi

(39)

dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.

Menurut Hall (2001 : 11) Sistem informasi adalah “sebuah rangkaian prosedur formal di mana data dikelompokkan, diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada pemakai”.

Menurut Abdul Kadir (2003 : 11) “Sistem informasi mencakup sejumlah komponen (manusia, komputer, teknologi informasi, dan prosedur kerja), ada sesuatu yang di proses (data menjadi informasi), dan dimaksudkan untuk mencapai suatu sasaran atau tujuan”.

Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan.

2.3.2. Komponen Sistem Informasi

Sistem informasi adalah kumpulan dari sub sub sistem baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai suatu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna. Komponen dasar sistem informasi meliputi:

Menurut Abdul Kadir (2003 : 70), Dalam suatu sistem informasi terdapat komponen-komponen seperti :

(40)

2. Perangkat lunak (software) atau program : sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.

3. Prosedur : sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehendaki.

4. Orang : semua pihak yang bertanggungjawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi.

5. Basis data (database) : sekumpulan tabel, hubungan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.

6. Jaringan komputer dan komunikasi data : sistem penghubung yang memungkinkan sumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.

(41)

2.4 Pengertian Sistem Informasi Akademik

(http://www.google.co.id/Pengenalan Nilai Budaya dan Etika Bagi Mahasiswa/23 April 2010)

Kata akademik berasal dari bahasa Yunani yakni academos yang berarti sebuah taman umum (plasa) di sebelah barat laut kota Athena. Nama Academos adalah nama seorang pahlawan yang terbunuh pada saat perang legendaris Troya. Pada plasa inilah filosof Socrates berpidato dan membuka arena perdebatan tentang berbagai hal. Tempat ini juga menjadi tempat Plato melakukan dialog dan mengajarkan pikiran-pikiran filosofisnya kepada orang-orang yang datang. Sesudah itu, kata acadomos berubah menjadi akademik, yaitu semacam tempat perguruan. Para pengikut perguruan tersebut disebut academist, sedangkan perguruan semacam itu disebut academia.Berdasarkan hal ini, inti dari pengertian akademik adalah keadaan orang-orang bisa menyampaikan dan menerima gagasan, pemikiran, ilmu pengetahuan, dan sekaligus dapat mengujinya secara jujur, terbuka, dan leluasa.

Sistem Informasi Akademik adalah suatu komponen yang memberikan layanan informasi berupa data yang berhubungan dengan proses akademik.

Sistem informasi Akademik adalah tiang utama dalam mengatur segala hal yang berkaiatan dengan penyelenggaraan pembelajaran maupun hal-hal yang mendukungnya.

(42)

Sistem Informasi Akademik secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan Sekolah-sekolah yang menginginkan layanan pendidikan yang terkomputerisasi untuk meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan, daya saing dan kualitas SDM yang dihasilkannya.

Sistem Informasi Akademik sangat membantu dalam pengelolaan data nilai siswa, mata pelajaran, data staf pengajar (guru) serta administrasi sekolah yang sifatnya masih manual untuk dikerjakan dengan bantuan Software agar mampu mengefektifkan waktu dan menekan biaya operasional.

Fungsi dan prosedur sistem informasi akademik pendidikan merupakan sarana untuk memperoleh kelangsungan hidup manusia melalui pengembangan sumber daya manusia dan pelestarian kebudayaan dari suatu generasi ke generasi selanjutnya.

Dalam hubungan ini, pendidikan harus mampu memberikan pelayanan terhadap setiap warga Negara untuk memperoleh hak-haknya yaitu pengembangan kepribadian dan mempersiapkan diri memasuki masa depan yang lebih baik. SMA sebagai lembaga yang melakukan kegiatan akademik, bertujuan mempersiapkan tenaga kerja tingkat menengah. Kegiatan akademik yang berjalan disetiap sekolah, mayoritas bersifat ekstrakulikuler dan intrakurikuler, yang didasarkan pada Undang-undang dasar pendidikan dan peraturanyang berlaku di sekolah tersebut.

2.5. Pengertian Basis Data

(43)

Menurut Ernie Tisnawati Sule dan Kurniawan Saefullah (2005 : 391) Data adalah ”fakta-fakta atau gambaran mentah/kasar yang memiliki kaitan atau relasi terhadap sebuah organisasi”.

2.6. Internet

Menurut Budi Irawan (2005 : 69) Internet adalah suatu jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan-jaringan komputer lokal dan regional yang memungkinkan komunikasi data antar komputer yang terhubung ke jaringan tersebut.

2.6.1. Sejarah Internet

Internet awalnya merupakan suatu rencana dari Departemen Pertahanan Amerika Setrikat (US Departement of Defence) pada sekitar tahun 1960. Dimulai dari suatu proyek yang dinamakan ARPANET atau Advanced ResearchProject Agency Network. Beberapa universitas di Amerika Serikat diantaranya UCLA, Stanfold, UC Santa Barbara dan University of Utah, diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya telah berhasil menghubungkan empat komputer di lokasi universitas yang berbeda tersebut.

(44)

2.6.2. Layanan Aplikasi Di Internet

Terdapat banyak sekali layanan aplikasi di Internet yang masih terus akan berkembangsejalan dengan perkembangan teknologi informasi, disini akan dibahas beberapa contoh aplikasi yang banyak digunakan, diantaranya adalah :

a) Elekrtonik Mail (E-Mail)

Aplikasi ini adalah yang paling banyak digunakan, dna termasuk salah satu dari aplikasi pertama di Internet. Dengan E-Mail, anda dapat mengirim dan menerima pesan, dokumen secara elektronik dengan pemakai lain di Internet yang menpunyai alamat e-mail.

b) News-USENET

Digunakan sebagai sarana untuk berdiskusi antar pemakai jaringan Internet. Aplikasi ini hamper sama dengan suatu papan pengumuman, dimana setiap orang dapat mengirim, melihat dan menanggapi suatu berita atau suatu topik diskusi dengan fasilitas yang hampir sama dengan e-mail. c) Transfer File

Untuk dapat mengirimkan dan mengambil data yang disimpan dalam bentuk file, digunakan aplikasi FTP antara pemakai dengan suatu FTP server. Dengan adanya apliksi ini, dimungkinkan untuk upload dan download data dalam format data berbentuk file seperti misalnya data aplikasi, gambar dan database.

d) Remote Login – Ternet

(45)

secara interaktif. Aplikasi ini biasanya digunakan untuk mengakses computer berbasis system operasi UNIX dari tempat yang berbeda dari servernya.

e) World Wide Web (WWW)

Dengan menggunkan aplikasi World Wide Web, dimungkinkan untuk mengakses informasi secara interaktif, dan bentuk informasinya berupa tampilan grafis maupun teks. Hal ini dimungkinkan dengan adanya Hypertext Transfer Protocol (HTTP) yang digunakan untuk mengakses suatu informasi yang disimpan pada suatu situs web (website). Untuk dapat menggunakan sarana ini, dibuthkan aplikasi Web Browser.

2.7. Topologi Jaringan

Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut: 1) Topologi Bus

(46)

2) Topologi Cincin

Topologi cincin atau yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.

3) Topologi Token Ring

Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan.

4) Topologi Bintang

Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.

5) Topologi Pohon

Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.

2.8. Arsitektur Online

2.8.1. Infrastuktur aplikasi berbasis web

(47)

Gambar 2.5 Infrastruktur aplikasi berbasis web Sumber : (http://www.pdfqueen.com/html) Infrastruktur aplikasi berbasis web adalah senagai berikut :

a. Web server

Web server merupakan servis utama dalam sebuah aplikasi berbasis web. Web server sigunakan untuk mempublish dokumen-dokumen sehingga client dapat mengaksesnya melalui protokol HTTP. Ada banyak web server seperti Apache, IIS, Tomcat dan lain sebagainya.

b. Scripting Language

Scripting language digunakan sebagai bahasa pemrograman dalam membangun sebuah aplikasi berbasis web. Ada banyak pilihan bahasa pemrograman dalam web, anatara lain :

(48)

9. Java 10.JHTML

c. Database server

Database server digunakan untuk mendukung sebuah aplikasi berbasis web yang membutuhkan proses penyimpanan secara permanen. Contoh database server seperti MySQL, MS SQL server, PostGre SQL, Oracle dan lain sebagainya.

d. TCP/IP

TCP/IP digunakan sebagai protokol standar dalam transmisi paket-paket data.

e. HTTP

HTTP merupakan protokol yang digunakan sebagai layanan web. HTTP berada dalam layer transport dalam protokol TCP/IP.

f. Web browser

Web browser digunakan untuk merender text-text dalam format HTML sehingga menjadi tampilan sesuai desain developernya. Banyak jenis web browser seperti Internet Explorer, Opera, Mozilla, Netscape dan lain sebagainya.

(http://www.pdfqueen.com/html) 2.9. Perangkat Lunak Pendukung 2.9.1. HTML

(49)

(SGML). HTML sebenarnya dokumen ASCII atau teks biasa, yang dirancang untuk tidak tergantung pada satu sistem operasi tertentu.

HTML di buat oleh TIM Berners – lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser mosaic. Selam awala tahun1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambah kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya. Namun perkembangan tersebut tidak sampai mengubah cara kerja dari HTML. HTML 2.0 secara resmi dikeluarkan pada bulan November 1995 oleh IETF (Internet Engineering Task Force). HTML 2.0 ini merupakan penyempurnaan dari HTML +(1993).

HTML 3.0 1995 memberikan kemampuan lebih daripada versi sebelumnya. Sebuah usaha dari World Wide Web Consortium’s HTML Working Group pada tahun 1996 menghasilkan HTML 3.2. HTML 2.3 versi ini diterbitkan secara resmi pada bulan Januari 1997.

A. Struktur Dokumen HTML

Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. Untuk menyampaikan ide pada web browser, HTML menggunakan apa yang dinamakan tag. Tag selalu ditulis diantara tanda lebih kecil dan tanda lebih besar (<tag>).

Secara sederhana HTML terdiri dari dua bagian yaitu Header dan Body. Struktur HTML diapit oleh tag awal <HTML> dan tag akhir </HTML>.

(50)

<HEAD> 2.9.2. Personal Home Page (PHP)

PHP (Personal Home Page) adalah sebuah bahasa yang HTML (Hypertext Markup Language) embedded, artinya perintah-perintah dalam PHP dapat menyatu dengan tag-tag HTML (Hypertext Markup Language) yang didalamnya kita masukan perintah-perintah tertentu. Menurut dokumen resmi PHP, PHP singkatan dari Personal Hypertext preprocessor. PHP merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Hasilnya adalah dikirimkan ke klien, tempat penggunaan memakai browser.

Secara khusus PHP dirancang untuk membuat web dinamis, artinya PHP dapat berbentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya anda bisa menampilkan isi database ke halaman web. Pada prinsipnya PHP mempunyai fungsi yang sama dengan skrip-skrip seperti ASP (Active Server Page), cold fusion atau Perl.

(51)

perintah-perintah program dalam halaman web, pemrograman web dapat dikatagorikan menjadi dua, yaitu:

a. Server-Side Programming b. Client-Side Programming

Pada server-side programming perintah-perintah program dijalankan di web server, sedangkan client-side programming menjalankan perintah pada client, dalam hal ini web browser. Aplikasi web berjalan pada protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) dan semua protokol yang ada di internet selalu melibatkan server dan client. Ketika seseorang mengetikkan alamat di web browser, maka browser akan mengirimkan perintah tersebut ke web server. Jika akan diminta adalah file yang mengandung program server-side maka web server akan menjalankan terlebih dahulu program tersebut dan mengirimkannya ke browser. Jika yang diminta adalah file maka web server akan langsung mengirimkan ke browser apa adanya.

(52)

1. Struktur Dokumen PHP

PHP adalah bahasa yang mudah dibuat. Notepad atau Wordpad merupakan editor teks yang bisa digunakan, selain itu juga kita bisa menggunakan editor text yang lebih lengkap. Seperti UltraEdit-32 atau Crimson Editor. Fungsi-fungsi yang telah ada dalam PHP tidak case sensitive (membedakan hurup besar dengan hurup kecil), namu variablenya case sensitive. Kode PHP diawali dengan tag <? dan diakhiri dengan tag ?>. Ada 3(tiga) cara menuliskan scrip PHP, yaitu:

1. <?

Cara pertama banyak digunakan karena lebih ringkas. Cara kedua digunakan untuk kombinasi XML, sebuah bahasa yang merupakan pengembangan dari HTML. Cara terakhir digunakan untuk mengantisipasi editor-editor yang tidak menerima cara 1 dan 2, seperti Microsoft Frontpage.

2.9.3. Dreamweaver CS4

(53)

itu Adobe Dreamweaver CS4 memberikan keleluasaan kepada anda untuk menggunakan sebagai media penulisan pemrograman web.

Dalam perkembangannya Dreamweaver banyak digunakan para web desainer maupun web programmer. Fasilitas optimal dalam jendela design yang tersedia menjadikan program ini sebuah produk unggulan dalammemberikan kemudahan dalam mendesain web, tidak terkecuali bagi para web desainer pemula. Kemampuan Dreamweaver untuk berinteraksi dengan beberapa bahasa pemrograman seperti : PHP, ASP, JavaScript, dan sebagainya, juga merupakan fasilitas pendukung maksimal kepada para desainer web yang menyertakan bahasa pemrograman web dalam pekerjaannya.

Adobe Dreamweaver Creative Suite 4 (CS4) , merupakan web komersial dikenal juga editor yang memungkinkan Anda untuk merancang, membangun dan mengelola website a kompleks. Editor adalah yang berarti bahwa Anda dapat membuat halaman web Anda secara visual dan apa pun yang Anda lihat pada layar saat desain adalah apa yang akan Anda dapatkan ketika situs Anda dimuat dalam web browser normal.

2.9.4. XAMPP for Window

XAMPP merupakan sebuah tool yang menyediakan beberapa paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dalam buku ini, penulis enggunakan XAMPP versi 1.4.12 yang tersedia dalam CD yang disertakan. XAMPP versi 1.4.12 terdiri atas : Arief Ramadhan & Hendra Saputra (2005:2)

(54)

MySQL adalah data base server relational yang gratis dibawah lisensi GNU (General Public License). Dengan sifatnya yang oper source, memungkinkan juga user untuk melakukan modifikasi pada source code-nya untuk memenuhi kebutuhan spesifikasi mereka sendiri. MySQL merupakan Database server multi-user dan multi-threaded yang tangguh (robust).

1. Koneksi ke Server

Untuk bisa masuk ke server MySQL diperlukan autorisasi berupa password dan username. Jika server MySQL baru pertama kali digunakan setelah instalasi, hanya user dengan nama “root” yang bisa masuk ke dalam server. Untuk saat pertama, tidak akan ditanya password koneksi ke server. Password saat ini masih kosong dan harus di rubah ketika berhasil masuk ke dalam server. Agar tidak seorang pun dapat masuk selain kita dengan hak yang tidak terbatas. Perintah untuk masuk ke MySQL dengan user “root” adalah sebagai berikut (Ridwan&Onno 2001:53):

Shell>mysql – h localhost – u root

Localhost menyatakan bahwa komputer yang sedang kita gunakan untuk koneksi ke server adalah komputer server itu sendiri (local). Jika melakukan koneksi diluar komputer server, maka localhost harus diganti dengan alamat IP dari komputer server. Perintah diatas hanya dapat dilakukan jika user belum dipassword. Jika telah dipassword, maka perintah yang harus dilakukan adalah :

(55)

Jika atribut –p tidak ditulis sedangkan user sudah diberi password untuk masuk ke server, koneksi akan ditolak. Sebaliknya, bila atribut –p ditambahkan pada perintah di atas, maka akan ditanyakan password untuk ke server.

3. PHP 5.0.3 4. SQLite 2.8.15 5. PHPMyAdmin 2.6.1 6. ADODB 4.60

(56)

36 pada objek penelitian ini yaitu mengenai sejarah singkat SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur, visi dan misi SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur, struktur organisasi dan deskripsi tugas yang terdapat pada SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

3.1.1. Sejarah Singkat Sekolah

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sukaresmi adalah Sekolah Menengah Atas yang berada di pemukiman warga yang terletak Di Jln. Mariwati Km.04 Sukaresmi. Secara historis SMA N 1 Sukaresmi berdiri 25 tahun kebelakang tepatnya pada tahun 1984, yang pada mulanya merupakan kelas jauh dari SMA N Ciranjang sekarang, dan berlokasi di SMP Pacet (SLTP N 1 Cipanas sekarang). Tentu saja dulu namanya bukan SMAN 1 Sukaresmi melainkan SMA Cipanas. Tahun 1986 pindah dan menempati gedung baru sendiri yang bertempat di Jln. Mariwati Km.04 Sukaresmi sampai sekarang. Pada awalnya kita hanya memiliki 5 ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang keterampilan, 1 ruang guru, TU dan ruang kepala sekolah.

(57)

diantaranya ruang belajar, ruang laboratorium, ruang perpustakaan, Mesjid, ruang BP, ruang OSIS, lapangan basket, lapangan sepakbola dan lain-lain.

Tahun 1994 SMA Cipanas berganti nama menjadi SMU Cipanas dan tahun pelajaran 1996/1997 berganti nama lagi menjadi SMA N 1 Sukaresmi sampai sekarang, yang memiliki 27 ruang belajar, 1 ruang ; Laboratorium IPA, Laboratorium Komputer dan Bahasa, Perpustakaan, BP, OSIS, 1 ruang Kepala Sekolah, Guru, TU, Musolla Puteri, WC, Lapangan Basket dan Sepak Bola.

(58)

3.1.2. Visi dan Misi Sekolah

Visi dan Misi di SMA N 1 Sukaresmi adalah : 1. Visi

“GEMILANG”

GEnerasi yang semakin cerdas terdidik dan berbudaya dilandasi iman dan taqwa dalam perilaku akhlakul kharimah meMIliki motivasi berprestasi tinggi. Serta LANGkah mantap menyongsong masa depan dengan penuh kreatif dan inovatif dalam lingkuangan agrobisnis dan pariwisata.

2. Misi

a. Mewujudkan proses pembelajaran yang efektif.

b. Mengembangkan sikap kreatif, apresiatif, inovatif dan sportif yang dilandasi iman dan taqwa.

c. Menyiapkan siswa lulusan yang terdidik, berbudaya dan berakhlakul karimah serta mampu menghadapi tantangan masa depan.

d. Mengembangkan kompetensi guru/pegawai yang berdedikasi tinggi menuju terbentuknya karakter kepemimpinan yang kuat. e. menumbuhkembangkan sikap responsif dan antisipatif terhadap

pembaharuan pendidikan.

f. Mewujudkan kerjasama (Tean Work) yang kompak dan dinamis. g. Menumbuhkan motivasi dan sikap yang berwawasan maju dalam

(59)

3.1.3. Struktur Organisasi Sekolah

(60)

3.1.4. Deskripsi Tugas

PEMBAGIAN TUGAS TERTENTU GURU/PEGAWAI

SMA NEGERI 1 SUKARESMI SEMESTER GASAL TAHUN 2010/2011 ======================================================

PEMBAGIAN TUGAS KEPALA SEKOLAH / WAKIL KEPALA

SEKOLAH / KEPALA URUSAN DAN ANGGOTANYA

1. Komite Sekolah adalah badan yang dibentuk dari perwakilan wali siswa.Tugas komite sekolah adalah memantau kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pihak SMA N 1 Sukaresmi agar kebijakan tersebut tidak terlalu memberatkan wali siswa.

2. Kepala Sekolah bertugas sebagai pimpinan sekolah dimana maju mundurnya prestasi SMA N 1 Sukaresmi merupakan tanggung jawabnya. 3. Wakil Kepala Sekolah bertugas untuk membantu Kepala Sekolah

menyusun program, mengorganisir/ mengkoordinir pelaksanaan program yang ditetapkan Kepala Sekolah termasuk pembangunan fisik, menampung aspirasi warga sekolah, membantu Kepala Sekolah dalam pengarahan, pengawasan dan evaluasi dan mewakili Kepala Sekolah jika Kepala Sekolah berhalangan.

(61)

pembelajaran, mengkoordinir kegiatan MGMP/MGP dan menyampaikan laporan.

5. Anggota I Urusan Kurikulum bertugas untuk Membantu ketua menyusun jadwal pelajaran, menyiapkan dokumen kurikulum dan mengelola administrasi kurikulum.

6. Anggota II Urusan Kurukulum bertugas untuk membantu ketua menyusun program, mengatur kegiatan MGMP/MGP dan menyiapkan format/berkas administrasi guru.

7. Anggota III Urusan Kurikulum bertugas untuk membantu ketua menyusun laporan, mengelola peningkatan mutu akademis dan mengatur kegiatan evaluasi KBM.

8. Kepala Urusan Kesiswaan bertugas untuk menyusun program kegiatan kesiswaan, melaksanakan pembinaan siswa, mengkoordinir/mengatur kegiatan siswa, melaksanakan evaluasi kegiatan dan menyampaikan laporan.

9. Anggota I Urusan Kesiswaan bertugas untuk menyusun agenda kegiatan kesiswaan, menyiapkan/mengatur pembinaan prestasi akademik siswa dan mengawasi/mengevaluasi pelaksanaan tata tertib siswa kls XII.

10.Anggota II Urusan Kesiswaan bertugas untuk menyiapkan administrasi kesiswaan, mengkoordinir kegiatan bidang organisasi dan mengawasi/mengevaluasi pelaksanaan tata tertib siswa kls XI.

(62)

OR, menyiapkan/mengatur pelaksanaan upacara bendera, mengawasi/mengevaluasi pelaksanaan tata tertib siswa kelas X.

12.Kepala Urusan Sarana/Prasarana bertugas untuk mengidentifikasi data dan kebutuhan, menyusun program, mengatur pengelolaan sarapras, mengawasi dan mengevaluasi dan menyampaikan laporan.

13.Anggota I Urusan Sarana/Prasarana bertugas untuk membantu ketua menyusun program, mengelola keuangan/Biaya sarana prasarana, mengawasi/mengevaluasi penggunaan biaya/anggaran sarana prasarana. 14.Kepala Urusan Komunikasi & Kerja Sama / Humas bertugas untuk

menyusun program kerja Kom.Kerja., mewujudkan hubungan dan kerja sama intern, menjalin komunikasi dan kerjasama ekstern, mengatur komunikasi dan informasi dan mengevaluasi dan menyampaikan laporan. 15.Aanggota I Urusan Komunikasi & Kerja Sama / Humas bertugas untuk

membantu ketua menyusun program, mengatur komunikasi dan kerjasama intern dan mengelola kesejahteraan warga.

16.Anggota I Urusan Komunikasi & Kerja Sama / Humas bertugas untuk membantu ketua menyusun program, mengatur komunikasi dan kerjasama ekstern dan menyiapkan administrasi Kom.Kerja.

(63)

18.Sekretaris Koordinator BK bertugas untuk menyiapkan administrasi BK, mengelola administrasi staf BK, mengatur Koordinasi dengan Guru/Wali. Kelas, mengatur penanganan siswa bermasalah dan melaksanakan tidak lanjut.

3.2. Metode Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian berdasarkan metode deskriptif dan action.

Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode deskriftif adalah suatu metoda dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi,suatu sistem pemikiran ataupun suatu peristiwa pada masa sekarang. Dalam metode Deskriftif ini akan menjawab pada rumusan masalah yang pertama yaitu Bagaimana sistem informasi akademik yang sedang berjalan di SMA N 1 Sukaresmi Cianjur.

(64)

akdemik yang dapat mengurangi masalah yang terjadi, Bagaimana pengujian sistem informasi akademik di SMA N 1 Sukaresmi Cianjur dan Bagaimana implementasi sistem informasi akademik di SMA N 1 Sukaresmi Cianjur.

3.2.1. Desain Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian berdasarkan metode deskriptip yaitu suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang.

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data 3.2.2.1. Jenis Data

Dalam penelitian ini, terdapat dua jenis data yang digunakan yaitu sebagai berikut :

1. Sumber Data Primer

Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari unit pengamatan atau responden penelitian.

2. Sumber Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang digunakan untuk mendukung data primer, merupakan jenis data yang sudah diolah terlebih dahulu oleh pihak pertama. 3.2.2.2. Metode Pengumpulan Data

A. Sumber Data Primer

(65)

1.Penelitian Kepustakaan (Library Research)

Yaitu penelitian dengan membaca literature yang berhubungan dengan masalah yang akan di bahas.

2. Penelitian Lapangan (Field Research)

Yaitu penelitian langsung ke perusahaan dan instansi yang bersangkutan, teknik yang di lakukan yaitu dengan cara :

a. Wawancara

Data diperoleh dengan melakukan wawancara langsung dengan cara tanya jawab dengan pihak-pihak yang di anggap atau di harapkan dapat mengetahui permasalahan yang terjadi di SMA Negeri 1 Sukaresmi Cianjur.

b. Observasi Lapangan

Dengan teknis ini, maka penulis mengharapkan dapat mengetahui keadaan sistem yang sedang berjalan saat ini, sehingga dapat ditarik kesimpulan mengenai permasalahan yang timbul atau kebutuhan-kebutuhan apa saja yang dapat dipenuhi dalam pengembangan sistem yang dilakukan.

c. Metode Pengamatan

Dengan cara melakukan pengamatan langsung terhadap sistem yang kerja secara langsung terhadap objek yang sedang diteliti.

B. Sumber Data Sekunder

(66)

Dalam hal ini, dokumen-dokumen yang diperoleh dianalisis sehingga diperoleh data-data yang sesuai untuk kegiatan pengembangan sistem.

3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan

Dalam pembangunan suatu sistem berbasis teknologi informasi diperlukan suatu pendekatan dan pengembangan sistem yang akan menentukan proses penyelesaian rekayasa perangkat lunak, adapun pendekatan sistem yang dilakukan penulis adalah dengan menggunakan pendekatan terstruktur dan pengembangan sistem dengan menggunakan model prototype.

3.2.3.1. Metode Pendekatan

Metode pendekatan sistem yang digunakan adalah pendekatan terstruktur. Pendekatan terstruktur (structure approach) dilengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan adalah sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas. metodologi ini mengendalikan penggunaan alat-alat dan teknik-teknik untuk mengembangkan sistem terstruktur.

(67)

3.2.3.2. Metode Pengembangan

Metode pengembangan sistem adalah metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan dan aturan-aturan untuk mengembangkan suatu sistem informasi. Dengan mengikuti metode dan prosedur-prosedur yang diberikan oleh suatu metode, maka pengembangan sistem diharapkan akan dapat diselesaikan dengan berhasil.

Metode penelitian khusus untuk perangkat lunak adalah metode protoype, prototyping merupakan suatu model yang memperlihatkan fitur-fitur suatu produk, layanan, atau sistem usulan. Modelnya dikenal dengan sebutan metode prototype. Metode penelitian ini dipilih karena alasan sebagai berikut :

Protoype memberikan ide bagi disainer sistem maupun user tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Langkah dalam prototyping adalah seperti berikut :

1. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan dasar pemakai. Dalam hal ini perancangan sistem bekerja dengan pemakai untuk menangkap informasi dasar yang diperlukan pemakai.

2. Mengembangkan sebuah prototype. Perancangan sistem menciptakan sebuah prototype dengan cepat. Dengan menggunakan perangkat lunak generasi keempat atau menggunakan perangkat lain. Prototype dapat hanya mancakup fungsi-fungsi yang paling penting atau mencakup seluruh sistem.

(68)

kebutuhan pemakai dan diharapkan pemakai memberi saran-saran untuk perbaikan prototype.

4. Memperbaiki dan meningkatan Prototype. Prototype diperbaiki sesuai dengan semua perubahan yang diminta atau yang disarankan oleh pemakai. Setelah diperbaiki, langkah 3 dan 4 dilakukan secara terus menerus sampai pemakai merasa puas.

Gambar 3.2 Membangun Prototype

(Sumber: Jogiyanto HM,2005, Sistem Teknologi Informasi,Andi) 3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan

(69)

1) Flow Map

Flowmap adalah campuran peta dan flow chart, yang menunjukkan pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam migrasi, jumlah barang yang diperdagangkan, atau jumlah paket dalam jaringan. Flowmap menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.

Ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti :

1. Flow map digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. 2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan

definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.

3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas. 4. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.

5. Lingkup dan range dari aktvitas yang sedangdigambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati.

6. Gunakan simbol-simbol flowmap yang standar.

[http://mugi.or.id/blogs/yandi_tubagus/archive/2009/11/18/data-flow-diagram-dfd-dan-flowmap.aspx/28 april 2010]

2) Diagram Kontek

(70)

sistem.Sistem dibatasi oleh boundary (dapat digambarkan dengan garis putus). Dalam diagram konteks hanya ada satu proses. Tidak boleh ada store dalam diagram konteks.

3) Data Flow Diagram

Menurut Al-Bahra(2005:64) Diagram aliran data flow diagram merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil. salah satu keuntungan menggunakan diagram aliran data adalah memudahakan pemakai atau user yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengeryi sistem yang akan dikerjakan.

Data flow diagram ini adalah suatu network yang menggambarkan suatu sistem automat/ komputerisasi, manualisasi atau gabungan dari keduanya, yang penggambarannya disusun dalam bentuk kumpulan komponen sistem yang saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya. keuntungan dari DFD adalah memungkinkan untuk menggambarkan sistem dari level yang paling tinggi kemudian menguraikannya menjadi level yang lebih rendah (dekomposisi), sedangkan kekurangan dari DFD dalah tidak menunjukkan proses perulangan (looping), proses keputusan dan proses perhitungan.

4) Kamus Data

Menurut Al-Bahra(2005:64) Kamus data berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengartikan aplikasi detail dan mengorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem secara persis sehingga pemakai dan penganalisis sistem mempunyai daras pengertian yang sama tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses.

(71)

kamus data digunakan sebagai alat komunikasi anatara analisis sistem dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir di sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pamakai sistem. 5) Perancangan Basis Data

Menurut Al-Bahra(2005:64) Beberapa definisi basis data dari beberapa orang ahli basis data adalah sebagai berikut :

1. Database adalah sekumpulan data stire (bisa dalam jumlah yang sangat besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, optical disk, magnetic drum atau media penyimpanan sekunder lainnya.

2. Database adalah sekumpulan program-program aplikasi umum yang bersifat ”batch” yang mengeksekusi dan memproses data secara umum (seperti pencarian, peremajaan, penambahan dan penghapusan terhadap data).

3. Database terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan banyak ”user”, dimana masing-masing ”user” (baik menggunakan teknik pemrosesan yang bersifat batch atau on-line) akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan ”user” lain dapat juga menggunakan data tersebut dalam waktu yang bersamaan.

(72)

a. Normalisasi

Beberapa definisi normalisasi:

1) Normalisasi adalah suatu proses memperbaiki/membangun dengan model data relasional, dan secara umum lebih tepat dikoneksikan dengan model data dan logika.

2) Normalisasi adalah proses pengelompokan data kedalam bentuk tabel atau relasi atau file untuk menyatakan entitas dan hubungan mereka sehingga terwujud satu bentuk database yang mudah untuk dimodifikasi.

3) Normalisasi dapat berguna dalam menjawab 2 petanyaan mendasar yaitu : ”apa yang dimaksud dengan design logical?” dan ”apa yang dimaksud dengan disini database fisikal yang baik? what is a physical good database design?”. 4) Normalisasi adalah suatu proses untuk mengidentifikasi ”tabel” kelompok

atribut yang memiliki ketergantungan yang sangattinggi antara satu atribut dengan atribut lainnya.

Langkah-langkah pembentukan Normalisasi: 1) Bentuk tidak normal (Unnormalized Form)

Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau terduplikasi. Data dikumpulkan apa adanya dengan asat menginput.

2) Bentuk Normal ke satu (First Normal/1 NF)

Gambar

Gambar 2.3 Siklus Informasi
Gambar 2 3 Siklus Informasi . View in document p.36
Gambar 2.4 Komponen Sistem Sumber : Abdul Kadir (2003 : 71 )
Gambar 2 4 Komponen Sistem Sumber Abdul Kadir 2003 71 . View in document p.40
Gambar 3.1 Struktur Organisasi SMA Negeri 1 Sukaresmi Sumber : (Dokumen SMA Negeri 1 Sukaresmi)
Gambar 3 1 Struktur Organisasi SMA Negeri 1 Sukaresmi Sumber Dokumen SMA Negeri 1 Sukaresmi . View in document p.59
Gambar 3.2 Membangun Prototype (Sumber: Jogiyanto HM,2005, Sistem Teknologi Informasi,Andi)
Gambar 3 2 Membangun Prototype Sumber Jogiyanto HM 2005 Sistem Teknologi Informasi Andi . View in document p.68
Gambar 4.1 Flowmap Pendaftaran yang berjalan
Gambar 4 1 Flowmap Pendaftaran yang berjalan . View in document p.86
Gambar 4.2 Flowmap Pengumuman Hasil Seleksi Masuk
Gambar 4 2 Flowmap Pengumuman Hasil Seleksi Masuk . View in document p.87
Gambar 4.3 Flowmap nilai yang sedang berjalan
Gambar 4 3 Flowmap nilai yang sedang berjalan . View in document p.88
Gambar 4.4 Flowmap Informasi Jadwal mata pelajaran yang berjalan
Gambar 4 4 Flowmap Informasi Jadwal mata pelajaran yang berjalan . View in document p.89
Gambar 4.6  DFD level 1
Gambar 4 6 DFD level 1 . View in document p.91
Gambar 4.7 DFD Level 2 Proses 1 yang berjalan
Gambar 4 7 DFD Level 2 Proses 1 yang berjalan . View in document p.92
Gambar 4.8 DFD Level 2 Proses 2 yang berjalan
Gambar 4 8 DFD Level 2 Proses 2 yang berjalan . View in document p.92
Gambar 4.12  DFD Level 1 yang Diusulkan Sistem Informasi Akademik SMA N
Gambar 4 12 DFD Level 1 yang Diusulkan Sistem Informasi Akademik SMA N . View in document p.101
Gambar 4.13  DFD Level 2 Proses 1 yang Diusulkan Sistem Informasi Akademik SMA N 1 Sukaresmi Cianjur
Gambar 4 13 DFD Level 2 Proses 1 yang Diusulkan Sistem Informasi Akademik SMA N 1 Sukaresmi Cianjur . View in document p.102
Gambar 4.15  DFD Level 2 Proses 9 yang Diusulkan Sistem Informasi Akademik SMA N 1 Sukaresmi Cianjur
Gambar 4 15 DFD Level 2 Proses 9 yang Diusulkan Sistem Informasi Akademik SMA N 1 Sukaresmi Cianjur . View in document p.104
Gambar 4.16 Tabel Relasi
Gambar 4 16 Tabel Relasi . View in document p.112
Gambar 4.17 ERD (Entity Relational Diagram)
Gambar 4 17 ERD Entity Relational Diagram . View in document p.113
Tabel 4.16 Struktur Field Data Polling
Tabel 4 16 Struktur Field Data Polling . View in document p.119
Gambar 4.18  Struktur Menu Utama
Gambar 4 18 Struktur Menu Utama . View in document p.123
Gambar 4.19  Struktur Menu Guru
Gambar 4 19 Struktur Menu Guru . View in document p.124
Gambar 4.20  Struktur Menu Siswa
Gambar 4 20 Struktur Menu Siswa . View in document p.124
Gambar 4.21 Tampilan Halaman Utama
Gambar 4 21 Tampilan Halaman Utama . View in document p.125
Gambar 4.24 Input Registrasi Guru
Gambar 4 24 Input Registrasi Guru . View in document p.126
Gambar 4.23 Input Registrasi Siswa
Gambar 4 23 Input Registrasi Siswa . View in document p.126
Gambar 4.26 Input Login Guru dan Siswa
Gambar 4 26 Input Login Guru dan Siswa . View in document p.127
Gambar 4.27 Input dan Pencarian Hasil Seleksi Masuk
Gambar 4 27 Input dan Pencarian Hasil Seleksi Masuk . View in document p.127
Gambar 4.31 Output Pencarian Data Hasil Seleksi Masuk
Gambar 4 31 Output Pencarian Data Hasil Seleksi Masuk . View in document p.129
Gambar 4.32  Arsitektur Jaringan secara online
Gambar 4 32 Arsitektur Jaringan secara online . View in document p.130
Gambar 5.2 Implementasi Basis Data ( b)
Gambar 5 2 Implementasi Basis Data b . View in document p.138
Gambar 5.3 Implementasi Basis Data ( c)
Gambar 5 3 Implementasi Basis Data c . View in document p.138
Gambar 5.17 Implementasi Basis Data Tabel Polling
Gambar 5 17 Implementasi Basis Data Tabel Polling . View in document p.143

Referensi

Memperbarui...

Download now (171 pages)
Related subjects : Kecamatan Sukaresmi