Analisis Pengaruh Faktor Yang Melekat Pada Tax Payer (Wajib Pajak) Terhadap Keberhasilan Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan

 10  54  124  2017-03-01 15:59:46 Report infringing document
ANALISIS PENGARUH FAKTOR FAKTOR YANG MELEKAT PADA TAX PA YER (WAJIB PAJAK) TERHADAP KEBERHASILAN PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUN.AN (Studi Empiris Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kebayoran Baru 2) Ull I Oleh: Nama : Angga Munggara Han_· sman --rn tt'rtn, NIM : QPSXRYセ[N@ ·,_" MᄋセL⦅@ '. ,.,:. ,., ,._," ;ᆪZゥG」Nカᄋ[ャ^{ォセsRウ@ k ャ。ウhゥォセ@ 'i.J:"Q'T. : . llRUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN ILMU SOSIAL UNIVERSITAS ISLAM NEGER[ SYARrF HIDAYATULLAH JAKARTA 1430 H/2009 ____ セMBGLNエj@ ." ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR YANG MELEl(A T P ADA TAX PA YER (WAJIB PAJAK) TERHADAP KEBERHASILAN PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) (Studi Empiris Di Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Kebayoran Baru Dua) Skripsi Diajukan kepada Fakultas Ekonomi dan llmu Sosial Untuk Memenuhi Syarat-syarat untuk Meraih Gelar Sarjana Ekonomi Oleh Angga Munggara Harisman NIM: 103082029330 Di Bawah Bimbingan Pembimbing I Pembimbing II Prof. Dr. H. Abdul Hamid, M.S. NIP : 131 474 891 Afif Sulfa S.E.,Ak.,M.Si. JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN ILMU SOSIAL UNIVERSIT AS ISLAM NEGERI SY ARIF HIDAY ATULLAH JAKARTA Hari ini Karn is Tanggal 10 Bulan Dcsembcr tahun Dua ribu Scmbilan telah dilakukan Ujian Skripsi atas Nama Angga Munggara Harisman, NIM : 103082029330 dcngan judul skripsi "Analisis Pengarull Faktor-Falitor Yang Melekat Pada Tax Payer (wajib Pajak)Terlladap Keberlzasilan Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan (Studi Empiris Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kenayoran Baru Dua). Memperhatikan kemampuan keilmuan dan penampilan mahasiswa tersebut selama ujian berlangsung, maka skripsi ini sudah dapat diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan llmu Sosial Univcrsitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Jakarta, I 0 Desember 2009 Tim Penguji Ujian Skripsi Ke tu a Prof. Dr. H. Abdul Hamid, MS NIP : 131.474.891 S.ekretaris Afif Sulfa, S.E.,Ak.,M.Si. Hari ini Rabu Tanggal 18 Bulan November Tahun Dua Ribu Sembilan telah dilakukan Ujian Komprehensif atas nama Angga Munggara Harisrnan NIM: I 03082029330 dengan judul Skripsi "Analisis Pengarulz Faktor-Faktor Yang Melekat Pada Tax Payer (Wajib Pajak) Terlladap Keberllasilan Pe11erimaa11 Pajak Bumi Dan Ba11g1111a11 (Studi Empiris Pada Kantor Pelaya11a11 Pajak Pratama Kebayoran Baru Dua) . Memperhatikan penampilan mahasiswa tersebut selama ujian berlangsung, maka skripsi ini sudah dapat diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Jurusan Akuntansi Faknltas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri SyarifHidayatullah Jakarta. Jakarta, 18 November 2009 Tim Pcnguji Ujian Komprehensif Yessi Fitri, S.E., Ak., M.Si Ketua Hepi pセQカ。ョL@ Dr. Yahya Hamja, MM Penguji Ahli S , ., Ak.,.M.M Sekretaris DAFT AR RIWA Y AT HID UP I. IDENTIT AS PRIBADI 1. Nama 2. Tempat & Tgl. Lahir 3. Tinggal di 4. Alamal Angga Munggara Harisman Lebak, 30 Januari 1985 Bayah Baral 2 Batah Baral 2. Kee. Bayah, Kab. Lebak, Ban ten 081210007059 5. Telepon II. PENDIDIKAN I. SD SON Bayah Baral 2 2. MTS Daar El-Kutub Bayah 3. MA Daar El-Kulub Bayah Ill. LATAR BELAKAN KELUARGA f. Ayah !ding Nazmudin S.Pdl 2. Tempal & Tgl. Lahir Majalengka, 7 Juli 1955 3. Alamat Desa Sukamurni, Kee. Maja, Kab. Majalengka, Jawa Barat 081384775288 4. Telepon 5. !bu 6. Tempat & Tgl. Lahir 7. Alam al 8. Telepon 9. Anak Ke dari Hal um Lebak, 3 Februari 1958 Bayah Baral 2, Kee. Bayah, Kab. Lebak, Banlen 0252 401154 Pertama dari 4 bersaudara ABSTRACT The objective of' this research have been understanding the influence of factors inherent in the tax payer (compulsory tax) to pay the tax Land and Building success and acceptance of Land and Building Tax Services Office in the Land and Building Tax Pratama .Jakarta Kebayoran Baru Dua. Research was conducted by using regression linier to double with dummy variables, a sample of this research was 100 respondents to pay the Land and Building T{lx Services Ojjice in the Land and Building Jl1xes PraJoma Jok11rta Kebayoran Baru Dua. Sampling method used was the judgment sampling. Collecting data using the primary data is data taken directly.from the re.17J1mdents to the questionnaire technique. Research results obtained in the partial test is the obligat01y tax on laws and regulations from Land and Building Tax and unite on the implementation of mandatory tax penalty fines Land and Building Tax sign(ficant effect on the success of the reception of Land and Building Tax. Awarnes of taxation, attitudes assessable development priorities of the government, edua1tion mandatory taxes, mandatory status of the house tax, income tax shall live long in the location object tax and income tax obligation to the heavy case load Land and Building Tax is not a significant effect on the success of the reception of Land and Building Tax. Simultaneously the independent variables affect the success of the reception of Land and Building Ttu: as dependent variables. Keywords: Factors that inherent on the Jax payer (obligatory t{lx), compliance, /{IX Revenue of Land {Ind Building. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara faktorfaktor yang melekat pada tax payer (wajib pajak) yang membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan keberhasilan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Pratama Jakarta Kebayoran Baru Dua. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dengan variabel dummy, sampel penelitian ini sebanyak I 00 responden yang membayar Pajak Bumi dan Bimgunan di Kantor Pelayanan Pajak bumi dan Bangunan Pratama jakarta Kebayoran Baru Dua. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah judgemenl sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer yaitu data yang dian1bil langsung dari responden dengan teknik kuesioner. Hasil penelitian diperoleh dalam pengujian seeara parsial adalah pemahaman wajib pajak terhadap undang-undang dan peraturan Pajak Bumi dan Bangunan dan presepsi wajib pajak tentang pelaksanaan sanksi denda Pajak Bumi dan Bangunan berpengaruh signifikan terhadap keberhasifan penerimaan Pajak terhadap prioritas Bumi dan Bangunan. Kesadaran perpajakan, sikap wajib ーZセェ。ォ@ pembangunan pemerintah, pendidikan wajib pajak, status rumah wajib pajak, lama tinggal wajib pajak di lokasi obejek pajak dan pendapatan wajib pajak terhadap berat tidaknya beban Pajak Bumi dan Bangunan tidak berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan. Secara simultan variabel independen berpengaruh terhadap keberhasilan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan sebagai variabel dependen. pajak), kepatuhan, Kata kunci: Faktor-faktor yang melekat pada tax payer HキZセェゥ「@ Keberhasilan Penerimaan pajak Bumi dan Bangunan. KATA PENGANTAR Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahi rabbil'alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu memberikan rahmat dan cinta-Nya scrta semru1gat hidup untuk terus mencari ridho-Nya. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah Muhamad SAW, revolusioner dunia yllilg membawa umat manusia dari jrunllil jahiliyah menuju jrunllil keselamatan, pemimpin dan publik figur kaum yang beriman, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umat yllilg setia. Turwujudnya skripsi ini bukanlah merupakllil basil penulis pribadi, akllil tetapi berkat adllilya bantuan baik moril dan materil dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis tidak lupa untuk menyampaikllil rasa terima kasih yang sebesar-besamya kepada: 1. Bapak Abdul Hamid, H., Prof., Dr., MS, Dekan Fakultas ekonomi dan Ilmu Sosial, selaku dosen pembimbing I yang telah banyak meluangkan waktunya dengan penuh kesabaran dllil keikhlasan memberikan segala hal yang berharga dallli11 pembuatan skripsi ini. 2. Bapak Afif Sulfa, SE., Ak . M.Si, Ketua .lurusan Akuntansi, selaku dosen pembimbing II yang telah banyak membantu penulis disela-sela kesibukannya dengan penuh kesabaran. 3. Bapak Azam Jasin, Prof., Dr. MBA, Penguji Ahli Sidllilg Skripsi yllilg berkenan melullilgkan waktunya untuk menguji skripsi penulis dan memberkan pelajaran berharga bagi penulis. 4. Bapak Yahya Hamja, MM, Penguji Ahli Tim PengLiji Ujian Komprehensif yang berkenan meluangkan waktunya untuk mengi.;ji komprehensip dan memberikan motivasi dan kesadaran penulis sebagai mahasiswa ekonomi. 5. !bu Yessi Fitri, SE., Ak., Msi, Sekretaris Jurusan Akuntansi dan ketua Tim Penguji Ujian Komprehensif dan menyadarkan penulis hidup dalam kehidupan sosial masyarakat dan memberikllil pe!Bijaran berharga tentllilg mekanisme belajar yang benar. 6. Bapak Hepi Prayudiawan. SE . Ak., MM, Sekretaris Tim Penguji Ujian Komprehensif yang meluangkan waktu mengajarnya tmtuk memehuni tanggung jawabnya sebagai Tim Penguji untuk menguji komprehensif penulis dan memberikan pelajaran tentang waktu yang begitu berharga dalam melaksanakan tanggungjawab. 7. Untuk segenap Dosen Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan, pendidikan dan inspirasi yang tak terhingga untuk bekal pengabdian di masyarakat. 8. Kedua orang tua tercinta !ding Nazmudin S.Pdl dan Halum yang selalu mendoakan di setiap sujudnya dan memberikan cinta serta kasih sayang yang amat sangat besar dan menjaga anak-anaknya dalam jalan Islam serta tak pemah lelah memberi semangat agar penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. A" sayang dan cinta Bapak dan Mamah . Serta ketiga adikadikku Hafid Usman, Halida Zakiyah dan Havaz Fazrurrahman yang selalu menjadi inspirasi dan selalu meberikan senyum-senyum yang penuh wama bagi penulis untuk terus melangkah ke depan. Semangat terus meraih cita-cila yaa. 9. Perempuanku Vita Fitriyah yang menemani penui.is dari awal sampai skripsi ini hadir ke tengah-tengah pembaca. Peran kamu sungguh berarti dalam ruang kampus, semoga peran selalu berarti dalam ruang lairmya esok hari. Semoga Allah meridhoi dan menjaga kita, amiiiin. 10. My Best Friend, Ahmad "Cebhel" Nida, Abdul "Akim" Hakim, Rima "Ceu' Ima" Yulianti dan Dini "Achuy" Pratiwi yang selalu menemani kesedihan dan kebahagiaan juga memotivasi penulis untuk selalu semangat berjuang. Dimanapun kita berada, kita tetap satu. 11. Temen-temen kamar kostan, Ahmad "onta" Ilhan1 Syarif dan Gandhi "mamo" Angelino, terima kasih sudah menjadi korban jail dan usil penulis saat penulis sedang suntuk dan bete, it's all just a joke. semangal yaa Sob . Temen-temen kostn, Veri "Veli" Andi terima kasih internet dan Muhamad "ucen" Husen, terima kasih atas segala waktunya untuk menemam penulis bercanda dan berdiskusi. Semangal terus ya kawankawan. . lbu-ibu kostn Nadya, Ayu, !ta dan lsma yang selalu memberikan warna-warni yang indah di kostn. Semoga silaturahmi kit a letap terjaga ya Buuu. 12. Sahabat-sahabati PMII KOMFEIS seperjuangan, kakak-kakak senior Bang Aki, Bang Kubil, Bang Alwi, Bang Hasyim, Bang Bewok, Bang Margi dan Bang Helmi serta pandawa dan punggawa lainnya yang selalu membimbing penulis dalam belajar berorganisasi. Love U all. Adek-adek tercinta yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik Badru, Bembeng, Badri, Buie, Galuh, Gita, Ute dan yang lainya, semangat terus mengkibarkan bendera aswaja di kampus UJN tercinla. 13. Teman-teman seperjuangan yang sudah lama kena! atau pun baru kenal, terima kasih banyak atas segala suport n dukungan. Serta semua pihak yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu, atas bantuan dan jasa-jasa yang telah terkorbankan untuk penulis mudah-rnudahan Allah SWT akan senantiasa rnelimahkan rahmat clan cinta-Nya serta pahala yang berlipat ganda dengan penuh keridhoan-Nya. Wassalaamu'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Angga Munggara Harisrnan DAFT AR ISi Daftar Riwayat Hidup . . Abstract . 11 A bstrak . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . m Kata Pengantar . . . 1v Daftar Isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . vn Daftar Tabel . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . x Daftar Garn bar . . x1 Daftar lan1piran . x11 BABI PENDAHULUAN A. Latar Belakang . . BAB II B. Perumusahan Masalah . . 8 C. Tujuan dan Manfaat Penelitian . 9 TINJAUAN PUSTAKA A. Konsep Dasar Perpajakan. . II I. Pengertian Pajak Dan Pajak Bumi dan Bangunan. 11 2. Dasar Hukum Dan Tujuan Undang-unclang PBB . 14 3. Subjek Pajak. 15 4. Objek Pajak. 15 5. Objek Pajak Yang Tidak Dikenakan PBB . 15 6. Tarif Pajak, Dasar Pengenaan Pajak Dan Cara Menghitung PBB . 16 7. Sanksi Dan Denda PBB. 17 8. Jangka Waktu Pembayaran . 19 9. Pem bagian Hasi !. . . . . . . . . . . . . . . 20 B. Konsep Dasar Tax Payer (Wajib Pajak). 21 I. Pengertian Wajib Pajak. 21 2. Faktor-faktor Yang Melekat Pada Wajib Pajak. 21 a. Kesadaran Perpajakan . . 21 b. Pemahaman wajib Pajak Terhadap Undang-undangPBB. . 22 c. Sikap Wajib Pajak Terhadap Prioritas Pembangunan Pemerintah. 22 d. Presepsi Wajib Pajak Tentang Pelaksanaan Sanksi Denda PBB . . . . . . . 23 e. Pendidikan Wajib Pajak. 23 f. Pendapatan Wajib Pajak Terhadap Berat Tidaknya Be ban PBB . 24 g. Lama Tinggal Wajib Pajak Di Lokasi Objek Pajak. 24 h. Status Rumah Wajib Pajak. 25 C. Keberhasilan Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan 25 D. Kerangka Pemikiran . 31 E. Perumusan 1-lipotesis . 33 BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian . 34 B. Metode Penentuan Sampel . 34 C. Metode Pengumpulan Data. 35 I. Data Primer . . 35 2. Data Sekunder . . 35 D. Metode Analisis Data. 35 I. Uji Validitas dan Realibilitas . 36 2. Uji Asumsi Klasik . 39 a. Uji Normalitas Data. 39 b. Multikolenearitas. 39 c. Heterokedastisitas . 40 3. Analisis Regresi Berganda Variabel Dummy. 41 4. Uji Hipotesis. 43 a. Uji !. 43 E. Operasional Variabel Penelitian . 45 BABIV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Profil Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Selatan 2 . 50 I. Sejarah . . 50 2. Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik. 51 3. Struktur Organisasi. 53 4. Tugas Dan Fungsi. 55 5. Sumber Daya Manusia . 56 B. Karakteristik Responden. 58 I. Hasil Analisis Data Kualitatif . . 58 C. Uji Kualitas Data. 64 1. Uji Validitas . 64 2. Uji Reliabilitas. 68 D. Uji Asumsi Klasik . 71 I. Uji Multikolenearitas. 71 2. Uji Heterokedastisitas . 73 3. Uji Normalitas. 73 E. Uji Hipotesis . 75 I. Uji Koefisien Determinasi (R 2 ) . . . . . . . 75 2. Persamaan Regresi Berganda Variabel Dummy. 76 3. Uji Statistik !. 79 4. Uji Statistik Fisher (F) . 84 BABY KESIMPULAN DAN IMPLIKASI A. Kesimpulan. . 86 B. lmplikasi Dan Saran . kekuasaan melaui media komunikasi dan lain sebagainya. 2.3 Definisi Relasi Kerja Relasi adalah kata yang diartikan sebagai hubungan sedangkan kerja dalam kamus besar bahasa Indonesia didefinisikan sebagai sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah atau mata pencaharian. Jadi relasi kerja adalah hubungan yang terjalin antara individu maupun kelompok dengan individuindividu yang lain dalam melakukan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencari nafkah. Relasi kerja identik dengan pekerja yang melakukan interaksi dengan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 12 pekerja-pekerja lain di dalam wilayah kerja dan membentuk suatu ikatan emosional antar sesamanya dan memiliki satu tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan. Di dalam perusahaan ataupun di dalam perkebunan pekerja atau karyawan diklasifikasikan berdasarkan jabatan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing, mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Beberapa jenis karyawan tersebut berbaur menjadi satu kesatuan di dalam wilayah kerja dan melakukan interaksi di setiap hari kerjanya dan saling menunjukkan loyalitas dan etos kerja kepada pihak perusahaan ataupun perkebunan. Relasi kerja dibangun atas kesadaran diri dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam perkebunan relasi kerja awalnya terbangun antar sesama divisi kerja dan biasanya dijalin antar sesama jabatan. Contohnya, relasi kerja karyawan dimulai dari interaksi yang dilakukan pada penempatan divisi kerja seperti relasi yang terbentuk antar sesama pekerja petik cengkih, pekerja petik kopi ataupun pekerja penyadap getah karet. Untuk perkembangannya akan berurutan ke atas sampai relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pimpinan divisi atau mandor sehingga di dalam setiap divisi kerja akan tercipta relasi kerja yang berlevel mikro, dan begitu seterusnya sehingga relasi kerja terbentuk dalam cakupan makro atau di seluruh divisi kerja di dalam perkebunan. Relasi kerja merupakan relasi kuasa yang sengaja dibangun oleh pihak perkebunan atau pemegang faktor produksi untuk mengatur dan mengontrol sistem kerja. Sistem kerja yang dimaksud adalah semua aturan yang dibentuk dan dibangun sedemikian rupa oleh pihak perkebunan guna membatasi ruang gerak para karyawan dan imbasnya adalah kepatuhan dan rasa takut. Tujuan inilah yang hendak dicapai dalam relasi kuasa dimana hubungan yang terjalin antar anggota di dalam wilayah kerja mempengaruhi satu sama lain dan mayoritas dari dampak yang dihasilkan adalah berkuasanya pemimpin dan terkuasanya karyawan. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 13 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Apabila membicarakan tentang produksi kekuasaan di dalam wilayah perkebunan maka kekuasaan akan terlihat dari kebijakan yang diambil. Kebijakan sendiri memiliki pengertian sebagai rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tata pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya) atau dapat juga didefinisikan sebagai pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sebagai garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran. Untuk mengetahi lebih jauh tentang produk dari kekuasaan di dalam perkebunan yang dihasilkan oleh berbagai macam kebijakan, patut diketahui beberapa macam kebijakan yang membawa dampak negatif dan positif produksi dari kekuasaan itu sendiri. Kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya: 2.4.1 ฀abour Market Flexibility Labour market flexibility atau dalam bahasa Indonesia dapat kita sebut sebagai pasar kerja fleksibel merupakan salah satu kebijakan yang tercipta untuk mengatur urusan ketatatenagakerjaan dalam suatu perusahaan. Sedangkan definisi umum dari labour market flexibility atau pasar kerja fleksibel itu sendiri adalah kebjakan yang memberikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian. Labour market flexibility atau bisa kita singkat dengan LMF merupakan suatu inovasi kebijakan yang diambil bukan hanya oleh Negara melainkan oleh dunia dengan tujuan meluweskan pengaturan tatatenaga kerja yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau dengan kata lain memudahkan dalam mengatur tenaga kerja ataupun buruh di dalam suatu lembaga kerja. Kebijakan LMF sendiri terbentuk untuk dijadikan sebagai suatu strategi baru untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memaksimalkan keuntungan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 14 dari hasil produksi yang didapat dengan memanfaatkan peraturan tenaga kerja kontrak. Pengaturan yang dimaksud adalah mengatur keluar masuknya tenaga kerja kontrak disesuaikan dengan peraturan yang dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Fleksibilitas dalam pasar kerja inilah yang memberikan keleluasaan untuk perusahaan menerapkan sebuah aturan tenaga kerja yang berlaku tidak untuk buruh tetap melainkan untuk karyawan kontrak. Terdapat 4 dimensi fleksibilitas yakni: 1. Perlindungan kesempatan kerja 2. Fleksibilitas upah : pembatasan variasi tingkat upah melalui berbagai institusi dan regulasi termasuk upah minimum, aktivitas serikat buruh dan negosiasi upah 3. Fleksibilitas internal atau fungsional yang merupakan kemampuan perusahaan untuk mengatur kembali proses produksi dan penggunaan tenaga kerja demi produktivitas dan efisiensi yang mencakup fleksibilitas numerikal dan fungsional. 4. Fleksibilitas di sisi permintaan dari pekerja dalam keleluasaan waktu kerja dan mobilitas antar pekerjaan Mengapa membahas kebijakan LMF, alasannya adalah karena kebijakan ini adalah kebijakan yang merupakan awal dari adanya produksi kekuasaan yang akhirnya berdampak pada relasi kerja karyawan perkebunan. Kebijakan ini erat kaitannya dengan strategi karena strategi ada untuk menciptakan suatu kebijakan yang tepat sasaran. Tujuan dan fungsi dari adanya kebijakan maupun strategi adalah yang utama untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi orang-orang yang diberikan kebijakan. Akan tetapi terkadang keberadaan strategi dan kebijakan tidak sesuai dengan fungsi utamanya bahkan melenceng begitu jauh. Seperti yang dikatakan Haryanto (2011) bahwa muara berbagai kebijakan dan strategi adalah meningkatnya indeks ketimpangan sosial ekonomi di masyarakat. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 15 Ketimpangan seperti ini selanjutnya menimbulkan dampak saring (filtering effect) yang menghambat peluang kaum miskin dalam memperoleh berbagai pelayanan dan buah pembangunan. Melencengnya kebijakan yang diambil adalah salah satu hasil dari produksi kekuasaan yang memberikan dampak negatif kepada para karyawan sebagai penggerak roda produksi di dalam perkebunan. Apabila ada salah satu produksi kekuasaan yang tidak tepat sasaran dan imbasnya langsung kepada para karyawan akan menimbulkan suatu bentuk kritik dan perlawanan yang tidak langsung dilakukan oleh para karyawan melainkan mereka akan membendungnya dalam sikap-sikap individu yang tidak taat pada aturan atau sikap anti kekuasaan. 2.4.2 Outsourcing/ Kontrak Kerja Di dalam wilayah kerja sendiri akan banyak kita temukan sistem kerja yang ada khususnya sistem kerja yang berhubungan dengan ketengakerjaan. Salah satunya adalah sistem kerja outsourcing, sistem kerja ini dapat didefinisikan sebagai sebuah sebuah upaya mengalihkan pekerjaan atau jasa ke pihak ketiga. Tujuan utama outsourcing pada dasarnya adalah untuk: ฀ menekan biaya ฀ berfokus pada kompetensi pokok ฀ melengkapi fungsi yang tak dimiliki ฀ melakukan usaha secara lebih efisien dan efektif ฀ meningkatkan fleksibilitas sesuai dengan perubahan situasi usaha ฀ mengontrol anggaran secara lebih ketat dengan biaya yang sudah diperkirakan ฀ menekan biaya investasi untuk infrastruktur internal Sebenarnya Praktek PKWT dan outsourcing merupakan wujud dari kebijakan Pasar Kerja Fleksibel yang dimintakan kepada pemerintah Indonesia Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1฀ oleh IMF dan World Bank sebagai syarat pemberian bantuan untuk menangani krisis ekonomi 1997. Kebijakan Pasar Kerja Fleksibel merupakan salah satu konsep kunci dari kebijakan perbaikan iklim investasi yang juga disyaratkan oleh IMF dan dicantumkan dalam Letter of Intent atau nota kesepakatan ke-21 antara Indonesia dan IMF butir 37 dan 42. Kesepakatan dengan IMF tersebut menjadi acuan bagi penyusunan kebijakan dan peraturan perbaikan iklim investasi dan fleksibilitas tenagakerja. Kontrak kerja merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak dimana di dalam dunia kerja diwakili oleh pihak pertama pekerja dan pihak kedua adalah pihak perusahaan. Keduanya saling membuat suatu kesepakatan akan sistem kerja yang akan dijalani ketika pekerja telah masuk di dalam perusahaan, pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kebijakan seperti apa yang akan dibuat sehingga pihak pekerja haruslah mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun kontrak tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka Berpikir. 22 2.4 Hipotesis 23 III. METODE PENELITIAN. 24 3.1 Rancangan Penelitian. 24 3.1.1 Jenis Penelitian. 24 3.1.2 Unit Analisis. 24 3.2 Jenis dan sumber Data. 24 3.2.1 Metode Penelitian. 24 3.3 Metode Analisis Data . 25 3.3.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 25 3.3.2 Uji t . 26 3.3.3 Uji F . 27 3.3.4 Koefisien Determinasi Berganda . 28 3.4 Uji Ekonometrika . . 28 3.4.1 Uji Multikolinearitas . 28 3.4.2 Uji Autokorelasi 29 3.4.3 Uji Heterokedastisitas 29 3.5 Definisi Operasional 30 xii IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. 31 4.1 Gambaran Umum Pendapatan Domestik di Indonesia. 31 4.1.1 Investasi . . 33 4.1.1 Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 40 4.1.2 Kurs Dollar Amerika Serikat . 43 4.2 Analisis Data. . 47 4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 47 4.2.2 Uji Statistik. 48 4.2.3 Uji Ekonometrika. 48 4.3 Pembahasan . 49 V. KESIMPULAN DAN SARAN. 59 5.1 Kesimpulan. 60 5.2 Saran . 60 DAFTAR PUSTAKA. 61 LAMPIRAN. 65 xiii DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Perkembangan Investasi di Indonesia. 4.2 Hasil Uji Multikolinieritas . 50 xiv 34 DAFTAR GAMBAR Halaman 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia . 3 1.2 Total Investasi Indonesia. . 5 2.1 Pengaruh Pendapatan Terhadap Investasi. 12 2.2 Teori Hick Suku Bunga Terhadap Pendapatan. 15 2.3 Hubungan Kurs dengan Produk Domestik Bruto.19 2.4 Kerangka Berfikir . . 22 4.1 Perkembangan Produk Domestik Bruto di Indonesia. 31 4.2 Perkembangan Investasi di Indonesia. 40 4.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia .40 4.4 Perkembangan Nilai Rupiah Terhadap Nilai Dollar Amerika. . 44 4.5 Analisis Data dan Uji Autokorelasi. 51 xv DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1 Data Variabel Penelitian. 66 2 Logaritma Natural . 68 3 Hasil Regresi Linier Berganda. 72 xvi
Dokumen baru
Dokumen yang terkait

Analisis Pengaruh Faktor Yang Melekat Pada Ta..

Gratis

Feedback