Efektifitas Pelatihan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Mengingat Materi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013

Gratis

0
78
163
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang A. Individu tidak akan terlepas dari proses belajar dimulai dari awal

  Dari data tersebut menunjukan bahwa setiap tahunnya banyak mahasiswa yang mendapatkan nilai yang rendah pada mata kuliahPsikologi Umum sehingga diharapkan dengan penerapan pelatihan Mind Mapping mahasiswa dapat meningkatkan ingatan jangka panjang terhadap materi yang dipelajari sehingga nilai mata kuliah yang dipelajari juga meningkat. Hasil penelitian tersebut juga memberikan informasi bahwa Mind Map mungkin tidak efektif untuk meningkatkan ingatan terhadap informasi dalam waktu yang lebih pendek sehingga disarankan untuk mengevaluasi efektifitas dalam mengingat informasi dalam waktu yanglebih lama.

2. Manfaat Teoritis

Penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam perkembangan ilmu psikologi khususnya Psikologi Kognitif dan memberikan informasitambahan dalam pengembangan teori dan metode dalam meningkatkan ingatan.

D. Sistematika Penelitian

  Sistematika penulisan dalam penelitian ini berisikan intisari dari : Bab I : Pendahuluan Bab ini berisi uraian singkat tentang latar belakang permasalahan, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan. Bab II : Tinjauan Pustaka Bab ini berisi teori-teori kepustakaan yang digunakan sebagai landasan di dalam penelitian ini, diantaranya teori tentang memori dan Mind Mapping.

BAB V : Kesimpulan dan Saran Bab ini berisikan kesimpulan yang mencakup hasil analisa dan intepretasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Kemampuan Mengingat A

data penelitian dan saran berupa saran metodologis untuk penelitian selanjutnya dan saran praktis bagi siapapun, terutama wanita, yang inginmeningkatkan kemampuan spasial mereka.

1. Defenisi Ingatan

  Oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan bahwa ingatan adalah kemampuan kita untuk menyimpan, dan mempertahankan informasi untukkemudian dipanggil dan dikembalikan dalam waktu yang kita inginkan. Manusia tidak akan sadar dengan semua yang informasi yang masuk melalui indera manusia.

3. Jenis-jenis Ingatan jangka panjang

  Ingatan eksplisit (seringdisebut juga ingatan deklaratif) dimana kita secara sadar mengingat informasi seperti fakta atau peristiwa yang dapat secara verbaldikomunikasikan. Namun ketika informasi tersebut tidak secara sadar diingat dengan tujuan tertentu akan disimpan pada ingatanimplisit.

b. Ingatan Episodik, Ingatan Semantik dan Ingatan Prosedural

  Nairne (2005) menjelaskan bahwa ingatanepisodik merupakan ingatan untuk peristiwa tertentu yang terjadi kepada kita secara pribadi. Dimulai dari atensi untuk memilih informasi yang kelak akan diolah.

5. Tingkat Pemrosesan Informasi

  Craik dan Lochart dalam Matlin (2005) mengemukakan sebuah alternatif lain dari stage memory model Atkinson dan Shiffrin yaitu level of processing. Informasi akan lebih cepat terlupakanjika diproses pada tingkat yang dangkal, tapi akan lebih lama diingat jika diproses pada tingkat yang lebih dalam.

b. Tingkat pemrosesan Informasi Mendalam

  Dalam Pemrosesan informasi tingkat yang lebih dalam, informasi yang diterima didasarkan pada pemahaman terhadap arti dari sebuah katadan makna dari kata yang diucapkan. Informasi pada tingkat ini akan disimpan pada ingatan jangka panjang.

1. Distinctiveness

  Stimulus yang berbeda akan membantu untuk mengingat suatu informasi sehingga ketika informasi di panggil kembali , secaraotomatis otak akan mencari sesuatu yang berbeda. Selain itu ada juga proactive interference bahwa orang akan kesulitan belajar hal yang baru karena hal yang lama akan mengganggu hal yang baru dipelajari.

B. Mind Mapping 1

  Pengertian Mind MappingMind Map adalah “alternatif pemikiran keseluruhan otak terhadap pemikiran liner.” Michael Michalko, Crakcing creativity. Mind Mapping atau pemetaan pikiran merupakan cara mencatat yang kreatif, efektif dan secara harfiah akan “memetakan” pikiran-pikitan kita.

2. Kegunaan Mind Map

  Mendorong kita untuk melihat gambaran yang lebih besar dan alur yang lebih kreatifc. Mempermudah kita untuk merencanakan atau membuat pilihan dari sumber materi yang kita harapkan untuk suatu tugas dan dimana kitakan meletakannya.

3. Keunggulan Mind Mapping

  Mind Mapping akan memakan waktu yang lebih lama dari catatan linearMungkin karena ada bentuk gambar dalam Mind Map sehingga banyak orang yang berpiki bahwa Mind Map \ akanmenghabiskan banyak waktu daripada catatan linear. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian oleh Penelitian yang dilakukan oleh Putri dan Sudianto (2013) yang menunjukkan bahwadengan menerapkan metode Mind Map siswa lebih termotivasi, lebih kreatif dan kemampuan mengingat mereka meningkat sehinggamemudahkan dalam menangkap dan memahami pelajaran.

BAB II I METODE PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah pemberian perlakuan akan

A. Identifikasi Variabel Penelitian

  mengubah kemampuan mengingat seseorang; skor yang didapatkan dari prestest dan posttest akan dibandingkan. Terdapat tiga jenis variabel yang diidentifikasi untuk dapat menguji hipotesa dalam penelitian ini.

B. Defenisi Operasional Variabel Penelitian

  Tes yang akan digunakanuntuk mengukur kemampuan mengingat adalah soal materi yang terdiri butir soal tes yang mengukur makna dari kata-kata dan kalimat (berupadefenisi/istilah penting) mengenai materi Stress and health. Mind Mapping adalah pencatatan manual yang berbentuk seperti “peta” dimulai dari titik tengah kertas dengan membuat tema utama materikemudian dilanjutkan dengan memikirkan cabang-cabang ataupun sub tema yang bersangkutan dengan tema utama dan mencari hubunganantara sub tema dengan menggunakan warna ataupun gambar yang dapat memudahkan individu yang menggunakannya.

C. Teknik Pengontrolan Variabel Ekstraneous

  Mahasiswa yang menjadi partisipandalam penelitian ini telah di wawancara untuk mendapatkan mahasiswa yang pernah mengambil mata kuliah psikologi umum stress and health dan tidaksedang mengulang mata kuliah psikologi umum. Kelompok kontrol dan kelompok eksperimen menggunakan ruangan yang sama dan waktu pengerjaan tes serta kondisi ruangan pada kedua kelompokpenelitian sama.

D. Populasi dan Sampel Penelitian

  Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 orang dengan 19 orang di kelompok eksperimen dan 18 orang dikelompok kontrol. Lokasi PenelitianPenelitian ini dilakukan di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara dengan pertimbangan bahwa jumlah sampel yang memadai, efesien waktu dan pertimbangan biaya penelitian.

E. Teknik Pengambilan Sampel

  Metode maupun teknik pengambilan sampel adalah cara yang digunakan untuk mengambil sampel dari populasi dengan menggunakanprosedur tertentu, dalam jumlah yang sesuai, dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang benar-benar dapatmewakili populasi (Hadi, 2000). Sebelum post-test dilaksanakan, kelompokeksperimen diberi waktu 15 menit untuk mengingat kembali materi Stress and health dari Mind Map yang mereka telah buat di pelatihan hari ketiga dan kelompok kontrol diberi waktu 15 menit juga untuk meningat materi dengan memberikan hand out materi di Stress and health.

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian akan dibahas pada bab ini. Analisa data dilakukan dengan

  Tes kemampuan mengingat materi Psikologi Umum II mengenai Stress and health terdiri dari 17 buahaitem dengan 4 pilihan jawaban dengan skor 1 untuk jawaban yang benar dan skor 0 untuk jawaban yang salah. Gambaran Kelompok Kontrol Berdasarkan Tingkat KemampuanMengingat Tes yang digunakan pada kelompok komtrol sama dengan tes yang digunakan pada kelompok eksperimen yaitu tes kemampuan mengingat,sehingga mean hipoteik dan standar deviasi hipotetiknya juga sama.

2. Hasil Penelitian

  Hasil observasi hari pertama penelitian kelompok eksperimenHari pertama penelitian kelompok eksperimen dilakukan pada tanggal 17 oktober 2014 pukul 10.00-12.0 diruang kuliah C.31 Fakultas Psikologi USU yang membahas mengenai Mind Map yang membahas mengenai konsep dan hal yang berhubungan dengan Mind Map. Mind Map memudahkan mahasiswa untuk mengingat semua informasi yang pentingdalam perkuliahan seperti materi psikologi umum II topik stress and health karena Mind Map yang berisikan keyword dan gambar serta warna yangmembuat Mind Map dapat dengan mudah membantu mahasiswa mengingat materi yang mereka pelajari.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini akan diuraikan kesimpulan jawaban dari permasalahan

  penelitian , serta akan dikemukakan beberapa saran untuk peneliti lain yang ingin menguji tema yang hampir sama dengan penelitian ini. Skor tes kemampuan mengingat materi mahasiswa yang mengikuti pelatihan Mind Mapping lebih tinggi daripadaskor tes kemampuang mengingat materi mahasiswa yang tidak mengikuti pelatihan Mind Mapping.

B. Saran

  Saran PraktisSaran praktis ini mengajak mahasiswa untuk mempertimbangkan agar menggunakan metode Mind Mapping sebagai metode pencatatanyang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kemampuan mengingat materi dan meningkatkan prestasi belajar. Penelitian berikutnya hendaklah memperluas materi yang disampaikan dan tidak hanya bertumpu pada satu materi psikologiumum stress and health.

DAFTAR PUSTAKA

  Efektivitas Mind Mapping dalam meningkatkan ingatan terhadap materi pelajaran IPA. Penerapan metode Mind Map untuk meningkatkan kemampuan mengingat di sekolah dasar.

MODUL EKSPERIMEN PELATIHAN MIND MAPPING PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI USU

WESTLEY 091301084 DEPARTEMEN PSIKOLOGI UMUM DAN EKSPERIMEN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERISTAS SUMATERA UTARA 2014

KATA PENGANTAR

  Disusun oleh : Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan ijinNya kepada penulis, sehingga pembuatan modul untuk penelitian akhir diFakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara dengan judul “ Efektifitas Mind Mapping terhadap kemampuan mengingat materi pada Mahasiswa ” ini dapat terselesaikan dengan baik. Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu IkaSari dosen pembimbing yang telah banyak memberikan pengetahuan seputar pengerjaan dan membimbing dalam pembuatan modul ini.

MODUL UMUM

  2 10 Menonton video Mind File video, menit Map Mediaaudiovisual (komputer& Infocus) 3 40 Latihan membuat Mind Praktik Laptop; menit Map “ Masa Depan Ideal” Mediaaudiovisual (komputer& Infocus) 4 10 Catatan Harian Peserta Diskusi Kertas ; menitPena 5 10 Penutupan kegiatan hari II MicrophoneMenit , rewardLatihan Membuat Mind Map “ Masa Depan Ideal” Teman-teman yang pasti punya keinginan yang harus tercapai di Masa depan. Seperti keinginan untuk lulus dengan nilai yang tinggi, mendapat ilmuyang lebih mendalam, bertemua dengan orang yang baru, memiliki uang yang tidak terbatas, berpergian ke seluruh dunia, dsbnya.

1. Pengertian Mind Mapping

  Dengan sistem yang benar, Mind Map dengan kertas juga dapat dibentuk dengan informasi yang besar dan lebih jelasdaripada catatan linear. Mind Mapping akan memakan waktu yang lebih lama dari catatan linearMungkin karena ada bentuk gambar dalam Mind Map sehingga banyak orang yang berpiki bahwa Mind Map \ akanmenghabiskan banyak waktu daripada catatan linear.

4. Praktek Pembuatan Mind Map

  Dengan Mind Map, semakin banyak informasi yang kita pelajari, akan memudahkan kita untukmengingat jumlah informasi yang lebih banyak. Apa saja yang diperlukan untuk membuat Hal yang perlu dipersiapkan adalah kertas kosong, pena berwarna atau pensil warna, otak, dan imajinasi.

WESTLEY FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2014

  Namun, stresssering dialami sebagai hal yang tidak menyenangkan, seperti hal yang buruk yang lebih baik tidak pernah kita alami. Sekumpulan wanita swedia yang kehilangan pekerjaan dan tidak bekerja selama 9 bulan dibandingan denganwanita dengan pekerjaan yang tetap didapat hasil bahwa wanita yang kehilangan pekerjaan memiliki sel darah putih yang kurang reaktif terhadap infeksi.

1. Life Events

  Menurut penelitian Edna Foa dan David Riggs (1995) bahwa wanita yang mengalami peristiwa tersebut cenderung akanmenyimpannya didalam memori sebagai peristiwa kehidupan yang negatif dan mengakibatkan gejala stres saat mereka mengingatperistiwa tersebut. Karena merasa terancam dan terus-menerus diteror maka seseorang pasti merasa tidak nyaman (gelisah), depresi, takut,masalah tidur, dan pikirannya kembali mengganggu tentang bencana yang dahulu setelah serangan, khususnya bagi yangberada didekat serangan itu atau yang kehilangan orang yang dicintai atau harta (Druss & Marcus, 2004; Holman & others,2008; Ramchand & others, 2008) e.

5. Kondisi Lingkungan

  Reaksi Fisik terhadap Stress dan Kesehatan Salah satu topik yang sering muncul dalam dunia medis dan psikologi adalah dampak stress terhadap kesehatan. Sebuah istilah yang sering digunakanadalah Biopsychological model of health yaitu teori yang menjelaskan bahwa kesehatan fisik dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologi dan sosial.

3. Exhaustion Stage yang merupakan masa kelelahan dan ketahan terhadap stress menurun; bila terus berlangsung dapat mengakibatkan kematian

  Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Reaksi terhadap Stress Banyak dari kita mengalami beberapa kejadian yang tidak menyenangkan di dalam kehidupan kita, tetapi banyak juga dari kita yang langsung bangkit untukmeneruskan hidup. Reaksi terhadap stres bervariasi antara individu yang satu dengan individu yang lainnya, dandari waktu ke waktu pada orang yang sama.

A. Cognitive Factors in Stress Reactions

  Stress (variabel situasi) mempengaruhiorang dengan kognitif yang berbeda dan karakteristik emosional sebelum stressor (variabel orang) dengan cara yang berbeda. Meyer Friedman dan RayRosenman (1974), berdasarkan medical test nya, melihat banyak dari pasiennya yang menderita penyakit jantung, khususnya priamuda yang berumur 30 sampai 60 tahun, dan memiliki perilaku yang sama.

f. Tidak bersahabat dan agresif

  Type A behavior memiliki hubungan dengan penyakit jantung berdasarkan dua faktor yang paling mempengaruhi, yaitu tekanan darah tinggi dankolesterol. Person Variables in Reactions to Stress: Gender and Ethnicity Ada fakta yang muncul bahwa perbedaan gender dan etnik termasuk dalam stress dan coping.

a. Gender Differences in Response to Stress. Perempuan lebih mungkin

  Perempuan yang tidak menikah memiliki 50% tingkat kematian yang lebih tinggidibandingkan perempuan yang sudah menikah, tetapi pria yang belum menikah memiliki 250% tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkandengan pria yang telah menikah. Kedua, kelompok minoritas sering mengalamistress dalam berinteraksi dengan kelompok mayoritas yang berdasarkan Coping with stress (mengatasi stress) Coping adalah usaha yang dilakukan oleh individu untuk berdamai atau mengatasi stress atau penyebab stress dan/atau mengontrol reaksi mereka terhadap stressatau penyebabnya.

A. Effective Coping

  Ada 3 strategi coping cognitive yang efektif, yaitu denganmengubah cara kita berfikir terhadap stress, mengalihkan perhatian kita dari masalah yang tidak dapat diubah/selesaikan, dan denganmenyelesaikannya dengan cara religious. Oleh karena itu cara mengatasi lainnya yang juga efektifadalah dengan mengatur psikologis dan reaksi psikologis kita terhadap stress atau penyebab stress tersebut.

B. Ineffective Coping

  Terkadang dalam menangani stress, orang melakukan beberapa usaha yang sebenarnya hanya merupakan proses ‘melarikan diri’ dari masalah. Inilah beberapa coping stress yang tidak efektif : Withdrawal 1.

2. Aggression(penyerangan)

  Dalam menyelesaikan masalahnya, ada juga orang yang menggunakan metode yang sama sekali tidak membantu atau bahkanmemperburuk keadaan yaitu dengan mengkonsumsi obat terlarang atau alcohol. Cara itu memang memberikan kesenangan, tapi dalam waktuyang sementara, namun ini merupakan cara yang tidak efektif untuk mengatasi stress karena sama sekali tidak menghilangkan sumber masalahbahkan dapat memperburuk.

4. Defense mechanisms(mekanisme pertahanan)

  Contoh : Seserorang yang memiliki napsu seks yang rendah akan menlihat orang lain memiliki napsu seks yang berlebihan, padahalmasalah seks terdapat pada dirinya. Contoh : seorang pria yang diselingkuhi pacarnya berkata kepada dirinya sendiri bahwa wanita itu memang bukan yang terbaik baginyadan ia pantas untuk mendapatkan yang lebih baik.

i. Intellectualization

  Changing Health-Related Behavior Patterns Tujuan utama dari psikologi kesehatan adalah untuk mencegah masalah kesehatan dengan membantu individu mengubah perilaku yang menciptakanresiko kesehatan melalui strategi seperti belajar untuk bersantai, tidak merokok atau menyalahgunakan zat lain, serta berolahraga dan makan dengan benar. Psikolog hanya baru-baru ini terlibat dalam pencarian cara yang efektif untuk mengubah perilaku makan yang tidak sehat dikarena alasan yang sama.

3. Keanekaragaman Manusia : Psikologi dan Kesehatan Wanita

  Satu dekade yang lalu, psikolog Judith Rodin dan Jeanette Ickovics menyimpulkan apa yang psikolog tahu tentang kesehatan dan perawatankesehatan perempuan serta mengeluarkan seruan dalam upaya penelitian baru di daerah ini. Yang terakhir adalah wanita yang memiliki pekerjaan yang memuaskan, menikah dan memiliki anak merupakan wanita yang paling sehat.

B. Sumber Stress Life Event 1

  Promosi kerja Negatif :Kejahatan, pemerkosaan dan kekerasan a. Kehilangan anggota keluarga : Kecelakan mobil Bencana Alam : Gunung berapi, gempa bumi c.

e. Daily Hasels : Kehilangan dompet, ketinggalan barang-

  Tidak mampu, memenuhi, motif : gagal ujian karena sering telat Konflik 3. Approach-approach : dua, hasil positif b.

4. Pressure (Tekanan)

  Aspek Umum Reaksi terhadap Stress (2) I. Psikologis dan fisiologis ,sama Reaksi Psikologis terhadap stress A.

B. Reaksi Fisik terhadap stress dan Kesehatan

  Resistance Stage : Suhu normal, Masih bertahan, Adaptasi c. Exhaustion Stage : Kelelahan, Berlangsung lama, Kematian D.

A. Prior Experience with stress B. Developmental Faktor

  Kepribadian : orang, berbeda-beda Kepribadian Tipe A : Friedman and Rosenman , 1974 a. Kompetitif, pekerja keras, dan ambisius b.

E. Person Variables in Reactions to Stress: Gender and Ethnicity Perbedaan Gender dalam respon terhadap stress A

B. Perbedaan gender dalam pernikahan

  Mendorong kita untuk melihat gambaran yang lebih besar dan alur yang lebih kreatif Mempermudah kita untuk merencanakan atau membuat pilihan dari sumber materi Format yang lebih menarik dan menyenangkan bagi mata dan otak,pemikiran dan ingatan. Sumber yang paling jelas dari stres dalam hidup yang membuat stres karena memerlukan penyesuaian dan kemampuan untuk mengatasinyaadalah ______ a.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Efektifitas Pelatihan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Mengingat Materi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013
0
78
163
Pengaruh Kepribadian Big Five Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
10
88
76
Tingkat Stres pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013
16
98
77
Efek Kafein Terhadap Kejadian Tremor Tangan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan Tahun 2010
4
70
68
Uji Tapis Talasemia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013 Tahun 2013 Dengan Menggunakan Indeks Eritrosit
0
31
0
Pengaruh Aroma Terhadap Kemampuan Mengingat Jangka Pendek Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
2
102
101
Hubungan antara Self-efficacy dengan Self-regulated Learning pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
10
85
124
Gambaran E-Readiness Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
0
42
156
Pengaruh Tayangan Humor Terhadap Peningkatan Memori Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
15
170
92
Prasangka terhadap Front Pembela Islam pada Mahasiswa Muslim Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
1
38
137
Efektifitas Pelatihan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Mengingat Materi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013
0
0
89
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kemampuan Mengingat 1. Defenisi Ingatan - Efektifitas Pelatihan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Mengingat Materi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013
0
0
15
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Efektifitas Pelatihan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Mengingat Materi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013
0
0
11
BAB II LANDASAN TEORI - Pengaruh Mind Mapping terhadap Pemahaman Materi Ajar Psikologi Umum I pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
0
0
19
BAB I PENDAHULUAN - Pengaruh Mind Mapping terhadap Pemahaman Materi Ajar Psikologi Umum I pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara
0
0
12
Show more