PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG

Gratis

2
10
121
2 years ago
Preview
Full text
ABSTRAK PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG Oleh: SUMARTI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Sejarah siswa kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung dengan model pembelajaran Inquiry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar pengamatan dan lembar tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif dengan teknik persentase, kemudian dilakukan pemaknaan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada : (1) motivasi belajar siswa, yaitu sebesar 56,25% pada siklus I, 74,19% pada siklus II, dan 90% pada siklus III, (2) hasil belajar siswa ranah kognitif meningkat dari nilai rata-rata 69,53 pada siklus I, 73,71 pada siklus II, dan 80,66 pada siklus III, ranah afektif, meningkat dari 56,25% pada siklus I, 74,19% pada siklus II, dan 90% pada siklus III, ranah psikomotor meningkat dari nilai rata-rata 70,08 pada siklus I, 75,18 pada siklus II, dan 80,59 pada siklus III. Implikasi, berdasarkan hasil temuan adalah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan motivasi belajar, dan peningkatan motivasi belajar dapat meningkatkan hasil belajar. Kata kunci : Media Audio Visual, Motivasi Belajar, dan Hasil Belajar ABSTRACT USING OF AUDIO VISUAL MEDIA TO INCREASED MOTIVATION AND STUDENT’S LEARNING OUTCOMES ON HISTORICAL SUBJECT FOR THE TENTH GRADE IN SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG By SUMARTI This research was aimed to know that using of audio visual media could increase motivation and learning outcome of History subject in the tenth grade’s students of SMA Negeri 9 Bandar Lampung by using Inquiry learning model. Method which used in this research was Penelitian Tindakan Kelas (PTK). It was consist of three cycles, each cycles has planning, implementation, observation, and reflection. Data as collected using observation sheet and test learning outcome’s sheet. Data was analyzed descriptively using percentage technique, then got that meaning qualitively. Result of this research showed that there was an increasing on: (1) student’s motivation to learn, which 56,25% on 1st cycle, 74,19% on 2nd cycle, and 90% on 3rd cycle, (2) student’s learning outcomes in cognitive aspect increased from average value 69,53 on 1st,cycle,73,71 on 2nd cycle, and 80,66 on 3rd cycle, in affective aspect was 56,25% on 1st cycle,74,19% on 2nd cycle, and 90% on 3rd cycle, in psychomotor aspect increased from average value 70,08 on 1st cycle, 75,18 on 2nd cycle, and 80,59 on 3rd cycle. Implication, based on research result was audio visual media could increase learninbg motivation, and the increasing motivation of learning could increase learning outcome. Keyword : Audio Visual Media. Learning Motivation, Learning Outcomes MOTO Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain) ( Q.S.Asy-Syarh: 6-7 ) Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang diberi ilmu dengan beberapa derajat ( Q.S. Al Mujadalah: 11) PERSEMBAHAN Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas izin dan ridhaNyalah kupersembahkan karyaku kepada orang-orang tercinta 1. Ayahanda Siwat (Alm) dan Marsinah (alm) yang telah melahirkan, membesarkan, dan mendidikku dengan kasih sayang, dan selalu mendoakanku agar selalu bersabar dan bersyukur terhadap apa yang diperoleh. 2. Suamiku tercinta Imam Santoso, M.Pd, yang selalu memberikan motivasi, perhatian,dan pengorbanan moril dan materi hingga selesainya tesis ini 3. Anak-anakku tersayang Niken Feladita, M,Sc,Apt dan Shinta Wulandari yang senantiasa memberikan motivasi dan menjadi sumber semangat dalam hidupku 4. Saudara-saudaraku yang telah banyak membantu dan mendoakan hingga selesainya tesis ini 5. Almamaterku tercinta Universitas Lampung RIWAYAT HIDUP Peneliti dilahirkan di Wates, Lampung tengah pada tanggal 22 April 1960, anak kedelapan dari sepuluh bersaudara dari pasangan Bapak Siwat dan Ibu . Marsinah. Peneliti menyelesaikan pendidikan dasar di SD Karang Rejo Wates tahun 1972, Sekolah Menengah Pertama diselesaikan di SMP Persiapan Bekri selesai pada tahun 1975, dan Sekolah Menengah Atas diselesaikan di SMA Negeri 2 Bandar Lampung pada tahun 1979. Pada tahun 1979 peneliti melanjutkan kuliah di Universitas Lampung di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan IPS Program studi Sejarah dan selesai pada tahun 1984. Pada tahun 2012 peneliti melanjutkan S2 di Universitas Lampung pada Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Peneliti diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil pada bulan Maret 1985 dan saat ini peneliti bertugas di SMA Negeri 9 Bandar Lampung. Menikah dengan Imam Santoso, M.Pd pada tahun 1987 dan dikarunia dua orang anak yang bernama Niken Feladita, M,Sc,Apt dan Shinta Wulandari. SANWACANA Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya penulis diberi kesempatan dan kesehatan untuk menyelesaikan tesis yang berjudul “ Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung”. Tesis ini disusun sebagai salah satu syarat tuntuk memperoleh gelar Magister Pendidikan pada program pascasarjana Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Lampung. Penulisan tesis ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan, motivasi dan saran yang diberikan oleh semua pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada: 1. Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., selaku Rektor Universitas Lampung 2. Prof. Dr. Sudjarwo, M.S., selaku Direktur Pasca Sarjana Universitas Lampung. 3. Dr. H. Bujang Rahman, M.Si. Selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. 4. Dr. H. Pargito, M.Pd., Ketua Program Studi Magister Pendidikan IPS Universitas Lampung, sekaligus sebagai pembimbing I yang dengan sabar dan murah hati membimbing, memberi masukan, dan saran demi selesainya penulisan tesis ini. i 5. Bapak Dr. R. Gunawan Sudarmanto, S.E, S.Pd, M.M. Sekretaris Program Studi Magister Pendidikan IPS Universitas Lampung. 6. Ibu Dr. Hj. Trisnaningsih, M.Si. selaku Pembimbing II, yang dengan sabar telah memberikan masukan, saran dan kritik selama penulisan tesis ini. 7. Bapak Dr. H. Edy Purnomo, M.Pd. selaku pembahas dalam seminar hasil dan penguji, terima kasih atas saran dan masukannya dalam penulisan tesis ibi 8. Ibu Dr. Pujiati M.Pd. selaku Pembahas dalam seminar proposal, seminar hasil dan penguji terima kasih atas masukan, saran dan kritik dalam penyempurnaan tesis ini. 9. Bapak/Ibu dosen Pascasarjana Pendidikan IPS Universitas Lampung yang senantiasa menambah dan membuka wawasan penulis. 10. Drs. Hendro Suyono selaku kepala SMA Negeri 9 Bandar Lampung, seluruh guru, staf TU dan siswa SMA Negeri 9 Bandar Lampung. 11. Rekan-rekan seperjuangan Magister Pendidikan IPS angkatan 2012 yang telah membantu dan memberikan dorongan kepada penulis. 12. Siswa/ siswi SMA Negeri 9 Bandar Lampung, khususnya kelas X Ilmu-Ilmu Sosial 2 Tahun pelajaran 2013-2014 13. Keluarga, sanak saudara, handai tolan, atas perhatian dan motivasinya 14. Semua pihak yang telah membantu dan mendukung penulis dalam menyelesaikan tesis ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Penulis menyadari bahwa penulisan tesis ini jauh dari sempurna untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu penulis harapkan. Akhirnya penulis berharap semoga karya ini bermanfaat bagi dunia ii pendidikan yang selalu berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Bandar Lampung, September 2014 Penulis Sumarti NPM 1223031036 iii DAFTAR ISI halaman SANWACANA DAFTAR ISI ..................................................................................... i ................................................................................... iv DAFTAR TABEL ............................................................................. vii DAFTAR GAMBAR ....................................................................... xii DAFTAR LAMPIRAN .................................................................. . xiii BAB I PENDAHULUAN ..................................................................... 1 1.1. Latar Belakang Masalah ................................................................. 1 1.2. Identifikasi Masalah .................................................................. 10 1.3. Rumusan Masalah ......................................................................... 10 1.4. Tujuan Penelitian ....................................................................... 11 1.5. Manfaat Penelitian ...................................................................... 11 1.6. Ruang Lingkup Ilmu ..................................................................... 12 BAB II KAJIAN PUSTAKA ............................................................ 14 2.1.Kajian teori ................................................................................... 14 2.1.1. Belajar dan Pembelajaran ........................................................ 14 2.1.1.1.Pengertian Belajar ........................................................... 14 2.1.1.2.Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belajar ...................... 15 2.1.1.3.Kedudukan Sejarah dalam IPS .......................................... 17 2.1.1.4.Pembelajaran Sejarah ......................................................... 18 2.1.1.5.Hasil Belajar .................................................................... 24 2.1.1.6.Teori Belajar ................................................................... 29 iv 2.1.2.Motivasi ................................................................................... 33 2.1.2.1. Pengertian Motivasi ........................................................ 33 2.1.2.2.Fungsi Motivasi dalam Belajar ........................................ 35 2.1.2.3.Macam-macam Motivasi .................................................. 36 2.1.2.4.Ciri-ciri Motivasi................................................................ 38 2.1.2.5Teori tentang Motivasi ..................................................... 40 2.1.3.Media Pembelajaran ................................................................. 43 2.1.3.1.Pengertian Media .......................................................... 43 2.1.3.2.Ciri-ciri Media Pembelajaran ......................................... 45 2.1.3.3.Pentingnya Media dalam Proses Pembelajaran ............... 45 2.1.3.4.Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran ........................ 48 2.1.3.5.Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran .......................... 50 2.1.3.6. Jenis-jenis Media Pembelajaran ....................................... 53 2.1.3.7. Media Audio Visual ....................................................... 53 2.1.3.8. Video sebagai Media Pembelajaran…………………… .... 56 2.1.3.9. Langkah-langkah Penggunaan Media Audio visual .......... 59 2.2. Kajian Empiris yang Mendukung Topik Penelitian .................. 62 2.3. Kerangka Berpikir ...................................................................... 65 2.3.1. Penggunaan Media Audio Visual dapat Meningkatkan Motivasi Belajar .................................................................. 65 2.3.2. Peningkatan Motivasi dapat meningkatkan Hasil Belajar .. 65 2.4. Hipotesis Tindakan .................................................................... 67 BAB III METODE PENELITIAN ........................................................... 68 3.1. Pendekatan Penelitian ............................................................... 68 3.2 Setting Penelitian ...................................................................... 69 3.3. Rancangan Tindakan ................................................................... 71 3.4. Devinisi Operasional Variabel ................................................... 79 3.4.1. Penggunaan Media Audio Visual ....................................... 79 3.4.2. Motivasi Belajar .................................................................. 81 3.4.3. Hasil Belajar ....................................................................... 83 3.5. Kriteria Keberhasilan Penelitian ................................................ 88 3.5.1.Indikator Keberhasilan dengan Media Audio Visual ......... 88 3.5.2.Indikator Keberhasilan Peningkatan Motivasi .................. 88 3.5.3.Indikator Ketercapaian Hasil Belajar ................................. 89 3.6.Sumber Data ................................................................................ 89 3.7.Teknik dan Alat Pengumpulan Data ............................................ 90 3.7.1. Teknik Pengumpulan Data ................................................... 90 3.7.2. Alat Pengumpul Data .......................................................... 91 3.8. Teknik Analisis data ................................................................. 92 v BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ....................... 93 4.1. Tinjauan Umum Lokasi Penelitian ........................................... 93 4.1.1. Letak Geografis SMA Negeri 9 Bandar Lampung ............ 93 4.1.2 Sejarah Berdirinya SMA negeri 9 Bandar lampung .......... 94 4.1.3. Visi dan Misi SMA Negeri 9 Bandar Lampung ............. 95 4.1.4. Keadaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMA Negeri Bandar Lampung .............................................................. 98 4.1.5. Keadaan Siswa SMA Negeri 9 Bandar Lampung ......... 100 4.1.6. Fasilitas Pembelajaran di SMA Negeri 9 Bandar Lampung100 4.2. Deskripsi Hasil Penelitian ....................................................... 101 4.2.1. Hasil Penelitian Siklus I ................................................... 101 4.2.1.1. Perencanaan ........................................................ 101 4.2.1.2. Pelaksanaan Tindakan .......................................... 103 4.2.1.3. Pengamatan (Observasi) ........................................ 106 4.2.1.4. Refleksi .. ............................................................. . 126 4.2.1.5. Rekomendasi Siklus I ............................................ 128 4.2.2. Hasil Penelitian Siklus II ............................................... 128 4.2.2.1. Perencanaan ......................................................... 128 4.2.2.2. Pelaksanaan Tindakan ........................................... 131 4.2.2.3. Pengamatan (Observasi) ........................................ 133 4.2.2.4 Refleksi ................................................................. 154 4.2.2.5. Rekomendasi Siklus II .......................................... 156 4.2.3. Hasil Penelitian Siklus III .............................................. 157 4.2.3.1. Perencanaan ......................................................... 157 4.2.3.2. Pelaksanaan Tindakan ........................................... 159 4.2.3.3. Pengamatan (observasi) ....................................... 162 4.2.3.4. Refleksi ............................................................. 182 4.3. Pembahasan Hasil Penelitian .................................................... 183 4.3.1.Penggunaan Media Audio Visual dapat meningkatkan Motivasi Belajar sejarah siswa di kelas XSMA Negeri 9 Bandar Lampung .............. 183 4.3.2.Peningkatan motivasi dapat Meningkatkan Hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung ...................................................... 188 4.4. Keterbatasan Penelitian .............................................................. 194 BAB V SIMPULAN DAN SARAN ...................................................... 195 5.1.Simpulan ............................................................................ 195 5.2. Saran .................................................................................. 196 DAFTAR PUSTAKA .................................................................... 197 LAMPIRAN vi DAFTAR GAMBAR Gambar halaman 2.1. Hierarkhi Kebutuhan Maslow .................................... 42 2.2. Kerucut Pengalaman Edgar Dale ............................. 47 2.3. Bagan Kerangka Pikir ..................................................... 67 3.1. Siklus Penelitian Tindakan .......................................... 73 xii DAFTAR LAMPIRAN Lampiran halaman 1. Surat Ijin Penelitian ……………………………………….. ....... 201 2. Balasan Ijin Penelitian ................................................................. 202 3. Surat Keterangan Penelitian ………………………………… 203 4. Silabus Sejarah ........................................................................... 204 5. Program Tahunan ....................................................................... 210 6. Program Semester ........................................................................ 211 7. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ........................................... 213 8. Soal Tes Hasil Belajar Siklus 1 ................................................... 239 9. Soal Tes Hasil Belajar Siklus 2 ................................................... 243 10. Soal Tes Hasil Belajar Siklus 3 .................................................. 246 11. Kunci Jawaban Soal Tes Hasil Belajar Siklus 1 – 3 .................... 250 12. Instrumen Pengamatan Pelaksanaan Pembelajaran ................... 251 13. Hasil Penilaian Pelakasanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Media Audio Visual Siklus I Pertemuan ke 1 … .......................... 254 14. Hasil Penilaian Pelakasanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Media Audio Visual Siklus I Pertemuan ke 2 … ......................... 257 15. Hasil Penilaian Pelakasanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Media Audio Visual Siklus II Pertemuan ke 1 … ......................... 260 16. Hasil Penilaian Pelakasanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Media Audio Visual Siklus II Pertemuan ke 2 … ........................ 263 17. Hasil Penilaian Pelakasanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Media Audio Visual Siklus III Pertemuan ke 1 … ....................... 266 18. Hasil Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Media Audio Visual Siklus III Pertemuan ke 2 … ....................... 269 19. Instrumen Pengamatan Motivasi Siswa .................................... 272 20. Analisis Motivasi Siswa Siklus 1 Pertemuan ke 1 ...................... 273 xiii 21. Analasis Motivasi Siswa Siklus 1 Pertemuan ke 2 ...................... 274 22. Analisis Motivasi Siswa Siklus 2 Pertemuan ke 1 ...................... 275 23. Analasis Motivasi Siswa Siklus 2 Pertemuan ke 2 ...................... 276 24. Analisis Motivasi Siswa Siklus 3 Pertemuan ke 1 ...................... 277 25. Analasis Motivasi Siswa Siklus 3 Pertemuan ke 2 ...................... 278 26. Hasil Belajar Ranah Kognitif Siklus ke 1 .................................. 279 27. Hasil Belajar Ranah Kognitif Siklus ke 2 ................................... 281 28. Hasil Belajar Ranah Kognitif Siklus ke 3 .................................. 283 29. Instrumen Pengamatan Sikap Siswa ........................................... 285 30. Analisis Sikap Siswa Siklus 1 Pertemuan ke 1 .......................... 286 31. Analisis Sikap Siswa Siklus 1 Pertemuan ke 2 .......................... 287 32. Analisis Sikap Siswa Siklus 2 Pertemuan ke 1 .......................... 288 33. Analisis Sikap Siswa Siklus 2 Pertemuan ke 2 .......................... 289 34. Analisis Sikap Siswa Siklus 3 Pertemuan ke 1 .......................... 290 35. Analisis Sikap Siswa Siklus 3 Pertemuan ke 2 .......................... 291 36. Instrumen Pengamatan Keterampilan Siswa .............................. 292 37. Analisis Nilai Keterampilan Peserta Didik Siklus I Pertemuan ke 1 ............................................................................ 293 38. Analisis Nilai Keterampilan Peserta Didik Siklus I Pertemuan ke 2 ............................................................................ 294 39. Analisis Nilai Keterampilan Peserta Didik Siklus II Pertemuan ke 1 ........................................................................... 295 40. Analisis Nilai Keterampilan Peserta Didik Siklus II Pertemuan ke 2 ............................................................................ 296 41. Analisis Nilai Keterampilan Peserta Didik Siklus III Pertemuan ke 1 ............................................................................ 297 42. Analisis Nilai Keterampilan Peserta Didik Siklus III Pertemuan ke 2 ............................................................................ 298 43. Riwayat Hidup ............................................................................ 299 xiv DAFTAR TABEL Tabel halaman 1.1. Hasil Ulangan Tengah Semester Ganjil Ranah Afektif Kelas X IIS 2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013-2014 ............................................................. 4 1.2. Hasil Ulangan Tengah Semester Ganjil Ranah Keterampilan Kelas X IIS 2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013 -2014 ................................................................................... 5 1.3. Hasil Ulangan Tengah Semester Ganjil Ranah Pengetahuan Kelas X IIS 2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013 -2014 ................................................................................... 5 2.1. Hubungan Antara Media dengan Tujuan Pembelajaran …..…….51 2.3. Kajian Empiris yang Mendukung Judul. Penelitian ....................... 62 3.1. Kisi-kisi Instrumen Nilai Motivasi .............................................. 82 3.2. Kisi-kisi Instrumen Nilai Sikap .................................................... 84 3.3. Kisi-kisi Instrumen Nilai Keterampilan ....................................... 86 4.1. Keadaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di SMA Negeri 9 Bandar Lampung ................................................... 99 4.2. Rekapitulasi Jumlah Siswa SMA Negeri 9 Bandar Lampung ..................................................................................... 100 4.3. Fasilitas Pembelajaran di SMA Negeri 9 Bandar Lampung ……101 4.4 Hasil Pengamatan Pelaksanaan Pembelajaran Pembelajaran Menggunakan Media Audio Visual (Siklus 1) .............................. 107 vii 4.5. Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi Siswa pada Indikator Tekun Siklus I ........................................................................... 109 4.6.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Ulet Siklus I ......................................................................................... 110 4.7.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikikator Dapat Mempertahankan pendapat siklus I ......................................... 111 4.8.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Lebih Senang Bekerja Mandiri siklus I ................................................ 112 4.9. Distribusi Frekuensi Nilai Notivasi pada Indikator Cepat Bosan pada Tugas-tugas Rutin siklus I .................................. 113 4.10.Rekap Nilai Motivasi per Indikator Siklus ke 1 ..................... 114 4.11. Hasil Belajar Ranah Kognitif ................................................ 116 4.12.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Religius Siklus I ............... 117 4.13.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Disiplin Siklus I ............... 118 4.14.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Jujur Siklus I .................... 119 4.15.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Bersahabat Siklus I .......... 120 4.16.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Tanggung Jawab Siklus I . 121 4.17.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Semangat Kebangsaan Siklus I .................................................................................... 122 4.18.Rekap Nilai Sikap per Indikator pada Siklus 1 ....................... 123 . 4.19.Pengamatan Nilai Keterampilan Indikator Materi Presentasi (Siklus I) ................................................................................ 124 4.20. Pengamatan Nilai Keterampilan Indikator Cara Penyampaian (Siklus I) ......................................................... 125 4.21. Rekap Nilai Keterampilan per Indikator pada Siklus 1 ........... 126 viii 4.22. Hasil Pengamatan Pelaksanaan Pembelajaran Menggunakan Media Audio Visual (Siklus 2)......................... 134 4.23. Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi Siswa pada Indikator Tekun siklus 2 ...................................................................... 137 4.24.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi Ulet Siklus 2 ................... 138 4.25.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi Pada Indikator Dapat Mempertahankan Pendapat pada Siklus 2 ............................... 139 4.26.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Lebih Senang Bekerja Mandiri pada Siklus 2 .................................. 140 4.27.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Cepat Bosan pada Tugas-tugas Rutin pada siklus 2 ....................... 141 4.28. Rekap Nilai Motivasi per Indikator pada Siklus ke 2 ............ 142 4.29. Hasil Belajar Ranah Kognitif Siklus 2 .................................. 144 4.30.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Religius pada Siklus 2 ..... 145 4.31.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Disiplin pada Siklus 2 ...... 146 4.32.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Jujur pada Siklus 2 ........... 147 4.33.Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Bersahabat pada Siklus 2 .. 148 4.34.Distribusi Frekuensi Nilai sikap Tanggung Jawab Siklus 2 . 149 4.35.Distribusi Frekuensi Nilai sikap Semangat Kebangsaan Siklus 2 ................................................................................... 150 4.36. Rekap Nilai Sikap per Indikator pada Siklus ke 2 .................. 151 4.37. Hasil Pengamatan Nilai Keterampilan siswa Indikator Materi Presentasi Siklus 2 ..................................................... 152 4.38.Pengamatan Nilai Keterampilan Indikator Cara Penyampaian Siklus 2 .................................................................................. 153 ix 4.39. Rekap Nilai Ketrampilan per Indikator ................................. 154 4.40. Hasil Pengamatan Pelaksanaan Pembelajaran Menggunakan Media Audio Visual Siklus 3 ........................... 163 4.41.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi Siswa pada Indikator Tekun siklus 3 ...................................................................... 165 4.42.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Ulet Siklus 3 ...................................................................................... 166 4.43.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Dapat Mempertahankan Pendapat Siklus 3 ........................................ 167 4.44.Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Lebih Senang Bekerja Mandiri Siklus 3 ................................ 168 4.45. Distribusi Frekuensi Nilai Motivasi pada Indikator Cepat Bosan pada Tugas-tugas Rutin siklus 3 ................................. 169 4.46. Rekap Nilai Motivasi per Indikator pada Siklus 3 ................. 170 4.47. Hasil Belajar Ranah Kognitif ................................................ 172 4.48. Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Religius pada Siklus 3 ...... 173 4.49. Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Disiplin Siklus 3 .............. 174 4.50. Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Jujur Siklus 3 .................... 175 4.51. Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Bersahabat Siklus 3 .......... 176 4.52. Distribusi Frekuensi Nilai sikap Tanggung Jawab Siklus 3 . 177 4.53. Distribusi Frekuensi Nilai Sikap Semangat Kebangsaan Siklus ke 3 ........................................................ 178 4.54. Rekap Nilai Sikap per Indikator Siklus 3 ............................. 179 4.55. Pengamatan Nilai Keterampilan Indikator Materi Presentasi Siklus ke 3 ............................................................ 180 x 4.56. Pengamatan Nilai Keterampilan Indikator Cara PenyampaianSiklus ke 3 ...................................................... 181 4.57. Rekap Nilai Keterampilan per Indikator pada Siklus ke 3 ........ 182 4.58. Rekapitulasi Hasil Pelaksanaan Pembelajaran Sejarah Menggunakan Media Audio Visual siklus ke 1 – ke 3 ........ 185 4.59.Rekapitulasi Data Motivasi Belajar Siswa Siklus 1 – 3 .......... 187 4.60.Rekapitulasi Data Hasil Belajar Ranah Kognitif Siklus 1- 3 . 190 4.61 Rekapitulasi Hasil Belajar Ranah Afektif Siklus 1- 3 ............ 191 4.62. Rekapitulasi Hasil Belajar Ranah Reterampilan Siklus 1 - 3 193 xi 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Masalah Pembelajaran merupakan jantung dari proses pendidikan dalam suatu institusi pendidikan. Pendidikan intelektualitas, tetapi lebih ditekankan tidak hanya mencakup pengembangan pada proses pembinaan kepribadian anak didik secara menyeluruh sehingga anak menjadi dewasa (Sagala, 2012: 3). Dapat dikatakan tujuan akhir pendidikan adalah menciptakan manusia seutuhnya yang memiliki ilmu pengetahuan dan memiliki nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu hidup mandiri sebagai anggota masyarakat dalam lingkungannya. Tujuan yang hendak dicapai tersebut adalah pencapaian kompetensi tertentu pada setiap diri siswa. Agar kompetensi siswa dapat tercapai maka salah satu unsur yang perlu mendapat perhatian adalah pembelajaran. Melalui pembelajaran inilah akan muncul kegiatan belajar. Pembelajaran yang memunculkan kegiatan belajar merupakan pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan berbagai kompetensi yang ada dalam diri siswa serta aspek-aspek lain misalnya minat, motivasi, dan hasil belajar . Salah satu upaya penggalian dan peningkatan kompetensi pada diri siswa dapat dilakukan dengan mempelajari sejarah. Sejarah merupakan cabang ilmu pengetahuan yang menelaah tentang asal-usul dan perkembangan serta peranan 2 masyarakat di masa lampau berdasarkan metode dan metodologi tertentu (Sapriya,2012: 208-209). Terkait dengan hal tersebut, pendidikan sejarah yang diberikan di sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, berisi pengetahuan masa lampau yang mengandung nilai-nilai kearifan yang dapat digunakan untuk melatih kecerdasan, membentuk sikap, watak dan kepribadian siswa, agar siswa dapat menjadi manusia dewasa dan mampu hidup mandiri di lingkungan masyarakatnya. Pada tingkat pendidikan menengah atas sejarah diberikan sebagai mata pelajaran tersendiri. Pendidikan sejarah memiliki arti strategis dalam pembentukan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat serta dalam pembentukan manusia Indonesia yang memiliki rasa kebangsaan dan rasa cinta tanah air (Sapriya, 2012: 209). Mata pelajaran sejarah bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: a) membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan sebuah proses dari masa lampau, masa kini dan masa depan, b) melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta sejarah secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah dan metodologi keilmuan, c) menumbuhkan apresiasi dan penghargaan peserta didik terhadap peninggalan sejarah sebagai bukti peradaban bangsa Indonesia di masa lampau d) menumbuhkan pemahaman peserta didik terhadap proses terbentuknya bangsa Indonesia melalui sejarah yang panjang dan masih berproses hingga masa kini dan masa yang akan datang, e) menumbuhkan kesadaran dalam diri peserta didik sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki rasa bangga dan cinta tanah air yang dapat diimplementasi kan dalam berbagai bidang kehidupan baik nasional maupun internasional (Sapriya, 2012 :209-210). Berdasarkan tujuan pembelajaran sejarah tersebut, dapat dikatakan bahwa pelajaran sejarah sangat penting bagi siswa untuk memahami masa lalu, masa kini dan merencanakan masa depannya dalam kehidupan berbangsa dan 3 bernegara, maka hal yang perlu dipikirkan adalah bagaimana mengembangkan proses pembelajaran sejarah agar tujuan itu dapat dicapai. Persepsi siswa mengenai pelajaran sejarah ialah suatu pelajaran yang hanya berisi hafalan, deretan fakta, tahun dan peristiwa sehingga membosankan bagi siswa, akibatnya motivasi siswa dalam pembelajaran sejarah sangat rendah yang ditandai dengan bermacam-macam kegiatan yang tidak ada ada kaitannya dengan proses belajar mengajar, seperti mengobrol dengan teman, mengantuk, main game atau mengerjakan tugas mata pelajaran lain. Menurut Uno (2013: 27), peranan motivasi dalam belajar (a) menentukan hal-hal yang dapat dijadikan penguat belajar (b) memperjelas tujuan belajar yang hendak dicapai, (c) menentukan ragam kendali terhadap rangsangan belajar, (d) menentukan ketekunan belajar. Menguasai fakta diperlukan dalam mempelajari sejarah, sebab analisis dapat dilakukan jika siswa menguasai fakta-fakta sejarah, tetapi belajar sejarah tidak berhenti sampai pada penguasaan fakta-fakta belaka, melainkan perlu dikembangkan kebiasaan berpikir kesejarahan sampai tahap berpikir tingkat tinggi. Untuk menguasai fakta inilah dibutuhkan motivasi belajar, karena fakta sejarah adalah sesuatu yang sudah lama terjadi, untuk menumbuhkan motivasi diperlukan media dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, pembelajaran sejarah di SMA Negeri 9 Bandar Lampung selama ini berlangsung cenderung menggunakan strategi konvensional dalam menyampaikan materi pelajaran. Pembelajaran berpusat pada guru (teacher centered). Guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dan sekali-sekali tanya jawab tanpa menggunakan media pembelajaran, sedangkan siswanya kurang siap menerima pelajaran, 4 sehingga mereka hanya mencatat hal-hal yang dijelaskan guru. Model pembelajaran seperti ini membuat siswa hanya menerima dan tidak melatih kemampuan untuk belajar aktif. Hal ini terlihat dari seringnya siswa minta izin keluar pada saat pembelajaran berlangsung. Pada akhirnya penggunaan metode konvensional dimana siswa kurang aktif dalam belajar mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa atau berada di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh sekolah atas masukan guru mata pelajaran. Penentuan angka KKM ditetapkan pada awal tahun ajaran dengan memperhatikan 1. Intake (kemampuan rata-rata peserta didik) 2. Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar) 3. Kemampuan daya pendukung (berorientasi pada sumber belajar) (Kemdiknas.Dit Pembinaan SMA,2010) Rendahnya hasil belajar sejarah dapat dilihat pada Tabel 1.1., 1.2, dan 1.3 . Tabel 1.1. Hasil Ulangan Tengah Semester Ganjil pelajaran Sejarah Ranah Afektif Kelas X IIS 2Tahun Pelajaran 2013-2014 Aspek yang dinilai Kriteria/jumlah siswa Persentase Baik Cukup Kurang B C K Religius 25 7 78,13 21,87 Disiplin 15 9 8 46,88 28,13 25,00 Jujur 10 15 7 31,25 46,88 21,87 Bersahabat 14 9 9 43,75 28,13 28,13 Tanggung jawab 11 10 11 34,37 31,25 34,37 Sumber : Daftar nilai guru sejarah kelas X IIS 2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tabel 1.1 menunjukkan bahwa hasil belajar ranah sikap, dari 32 siswa yang mencapai kriteria baik hanya 46,88%, cukup 31,25%, dan kurang 21,87%. Hal ini berarti bahwa pada ranah sikap perlu dilakukan perbaikan melalui proses pembelajaran. Hasil belajar ranah keterampilan dapat dilihat pada tabel 1.2. 5 Tabel 1.2. Hasil Ulangan Tengah Semester Ganjil pelajaran Sejarah Ranah Keterampilan (psikomotor) Kelas X IIS 2Tahun Pelajaran 2013-2014 Keterangan (KKM 75) Jumlah siswa Persentase ≥ 75 15 46,88 < 75 17 53,12 Jumlah 32 100 Sumber : Daftar nilai guru sejarah kelas X IIS 2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tabel 1.2 menunjukkan bahwa hasil belajar ranah keterampilan, siswa yang mencapai nilai KKM hanya 46,88% atau sejumlah 15 siswa, hal ini disebabkan karena dalam pembelajaran guru kurang optimal dalam memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia. Tabel 1.3. Hasil Ulangan Tengah Semester Ganjil pelajaran Sejarah Ranah Pengetahuan (kognitif) Kelas X IIS 2 Tahun Pelajaran 2013-2014 Keterangan (KKM 75) Jumlah siswa Persentase ≥ 75 17 53,12 < 75 15 46,88 Jumlah 32 100 Sumber : Daftar nilai guru sejarah kelas X IIS 2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tabel 1.3 menunjukkan bahwa hasil belajar ranah kognitf (pengetahuan), siswa yang mencapai nilai KKM hanya 53,12% atau sejumlah 17 siswa, hal ini disebabkan karena dalam pembelajaran guru kurang optimal dalam menggunakan sumber dan media pembelajaran yang yang tersedia. Media yang digunakan berupa gambar diam, bagan, buku teks,tabel dan papan tulis. Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 9 Bandar lampung cenderung masih berpusat pada guru (teacher centered), text book centered dan mono media. Guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dalam setiap penyampaian materi pelajaran sejarah, karena menurut guru tersebut metode ceramah merupakan metode yang paling mudah dilaksanakan oleh setiap guru. Hal ini menyebabkan banyak siswa di SMA Negeri 9 Bandar Lampung menganggap proses pembelajaran sejarah ini adalah sesuatu yang membosankan, monoton, 6 kurang menarik, terlalu banyak hafalan, kurang variatif dan berbagai keluhan lainnya. Akibatnya motivasi siswa untuk berperan serta dalam kegiatan belajar mengajar rendah. Hal ini berarti diperlukan upaya dari guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa agar hasil belajarnya meningkat, berupa penggunaan metode yang bervariasi dan penggunaan media dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran, guru dituntut untuk bisa menumbuhkan minat belajar siswa terhadap mata pelajaran yang diampunya. Keberhasilan seorang guru dapat diukur dari kemampuannya mengajar dan tingginya kualitas lulusan. Orientasi pembelajaran sejarah di tingkat SMA bertujuan agar siswa memperoleh pemahaman ilmu dan memupuk pemikiran historis dan pemahaman sejarah. Pemahaman ilmu membawa pemerolehan fakta dan penguasaan ide-ide dan kaedah sejarah. Objek sejarah adalah peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau hingga masa kini. Bagi guru sejarah akan sangat sulit menghadirkan peristiwa-peristiwa itu jika tidak menggunakan alat bantu atau media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan alat bantu dalam proses belajar mengajar adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Media pembelajaran sangat membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan dari materi pelajaran yang akan disampaikan oleh guru kepada peserta didik (siswa). Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya pada bidang informasi, berpengaruh terhadap pemahaman proses penyampaian informasi sebagai proses komunikasi. Agar pendidikan tidak tertinggal perlu adanya penyesuaian-penyesuaian terutama yang berkaitan dengan faktor-faktor 7 pembelajaran di sekolah. Salah satu faktor tersebut adalah media pembelajaran yang perlu dipelajari dan dikuasai oleh setiap guru, sehingga guru dapat menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa secara berdaya guna dan berhasil. Menurut Hamalik dalam Arsyad (2013: 19), penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan minat belajar, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Selain itu media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, memadatkan informasi, dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, karena dengan media, proses pembelajaran akan lebih menarik. Menurut Sadiman (2012: 17), salah satu kegunaan media pembelajaran adalah untuk memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka). Melalui media yang tepat semua peristiwa, konsep, dan fakta yang ada dapat dihadirkan ke dalam kelas. Penggunaan media pembelajaran perlu dilakukan mengingat keterbatasan kemampuan guru dalam menyampaikan informasi atau materi pelajaran dan keterbatasan siswa dalam menyerap informasi atau memahami materi pelajaran. Dengan menggunakan media pembelajaran dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi pelajaran dan tercapainya tujuan pembelajaran yang diinginkan. Dengan menggunakan media pembelajaran siswa juga lebih dimudahkan dalam memahami materi pelajaran tentang suatu peristiwa itu sudah lama terjadi. 8 Penggunaan media juga bermanfaat untuk menangkap atau peristiwaperistiwa tertentu (Sanjaya,2012: 70). Peristiwa-peristiwa penting dapat diabadi kan dengan foto, film atau direkam melalui video, kemudian peristiwa dapat digunakan ketika dibutuhkan. Guru dapat menjelaskan peristiwa proses perkembangan ulat menjadi kupu-kupu atau peristiwa lainnya. Dalam pelajaran sejarah guru dapat menjelaskan bagaimana kehidupan manusia purba atau bagaimana terjadinya penjajahan bangsa-bangsa asing di Indonesia. Demikian pentingnya penggunaan media pembelajaran, maka yang harus diperhatikan oleh guru adalah bagaimana seorang guru mampu memilih dan menggunakan serta menyesuaikan media pembelajaran dengan materi yang disampaikan dalam proses pembelajaran. Pada proses pembelajaran, siswa difasilitasi untuk terlibat secara aktif mengembangkan potensi dirinya menjadi kompetensi. Guru menyediakan pengalaman belajar bagi siswa untuk melakukan berbagai kegiatan yang memungkinkan siswa mengembangkan potensi yang dimilikinya menjadi kompetensi yang ditetapkan dalam dokumen kurikulum. Hal ini sesuai dengan kurikulum 2013 yang menganut pandangan dasar bahwa pengetahuan tidak dapat dipindahkan begitu saja dari guru ke siswa. Siswa adalah subjek yang memiliki kemampuan untuk secara aktif mencari, mengolah, mengkonstruksi dan menggunakan pengetahuan. Berdasarkan Permendikbud no 81 A tahun 2013 tentang implementasi kurikulum 2013 pendekatan dalam proses belajar mengajar dalam menggunakan pendekatan scientific (ilmiah) yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan untuk semua 9 mata pelajaran. Dalam pembelajaran sejarah, pengamatan dilakukan pada objek sejarah yang berupa situs sejarah. Oleh karena sejarah adalah sesuatu yang sudah terjadi, dalam pembelajaran bisa ditampilkan dalam bentuk media yaitu media video, gambar, model dan lain-lain. Jadi penggunaan media dalam proses pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 merupakan suatu keharusan. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media audio visual. Salah satu jenis media audio visual adalah video. Video adalah salah satu media informasi yang banyak disukai oleh banyak kalangan termasuk siswa, karena video bersifat komunikatif dan memiliki daya tarik tersendiri, sebab informasi dalam format video dapat memberi kesan sebenarnya atas fakta di lapangan sehingga siswa dapat merasakan langsung pesan yang disampaikan. Agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara maksimal, guru harus berupaya untuk menciptakan pembelajaran yang dapat memotivasi siswa artinya guru harus bekerja secara professional. Berbagai upaya yang dilakukan oleh guru dalam proses belajar mengajar akan berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Guru yang tinggi gairahnya dalam mengajar menjadikan siswa lebih bergairah dalam belajar. Jika motivasi siswa dalam belajar tinggi diharapkan hasil belajarnya akan tinggi. Berdasarkan pada permasalahan diatas mendorong penulis untuk melakukan penelitian dengan judul Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung. 10 1.2.Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah maka identifikasi masalahnya adalah sebagai berikut. Dari segi siswa . 1) Kurangnya motivasi belajar sejarah siswa kelas X IIS2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung 2) Rendahnya hasil belajar sejarah siswa kelas X IIS2 SMA Negeri 9 Bandar Lampung yang ditunjukkan oleh nilai siswa yang masih banyak dibawah KKM yang ditetapkan. Dari segi guru . 1) Rendahnya kemampuan guru dalam menggunakan metode mengajar sehingga tidak dapat menarik minat siswa 2) Rendahnya kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran sehingga tidak dapat menumbuhkan motivasi siswa. 1.3. Rumusan Masalah Bertitik tolak dari permasalahan di atas, maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut . 1. Apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan motivasi belajar sejarah siswa di kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung? 2. Apakah meningkatnya motivasi belajar dapat meningkatkan hasil belajar sejarah siswa di kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung? 11 1.4. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah: 1. untuk mengetahui bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan motivasi belajar sejarah siswa kelas X SMA Negeri 9 Bandar lampung. 2. untuk mengetahui bahwa meningkatnya motivasi belajar dapat meningkatkan hasil belajar sejarah kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung. 1.5. Manfaat Penelitian 1. Bagi siswa Siswa dapat lebih termotivasi dalam belajar, karena media audio visual dapat memberi kesan sebenarnya atas fakta di lapangan, dan dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar. Meningkatnya minat akan meningkatkan aktifitas siswa dalam belajar. Meningkatnya aktifitas siswa dalam belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 2. Bagi guru Memperoleh pengalaman dalam penggunaan media audio visual yang dapat meningkatkan motivasi memperbaiki proses siswa pada pembelajaran sejarah dan dapat pembelajaran sejarah dengan menggunakan media pembelajaran audio visual agar dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa . 3. Bagi Sekolah Dapat digunakan sebagai masukan guna kepentingan manajemen sekolah. Pihak sekolah akan melihat efektifitas pembelajaran dengan menggunakan 12 media audio visual (video), sehingga menjadi suatu pemikiran untuk meneruskan dan mengembangkannya pada mata pelajaran lain 1.6. Ruang Lingkup Ilmu Ruang lingkup ilmu/kajian keilmuan penggunaan media audio visual untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar sejarah. Menurut Woolever, dalam Pargito (2010 : 33-34) sebagai berikut . Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial terdapat 5 (lima) tradisi, tidak saling menguntungkan secara ekslusif, melainkan saling melengkapi. Menurut National Council for Social Studies mengemukakan bahwa karakteristik IPS adalah (1) involves a search for pattern in our liver; (2) involves both the content and processes of learning; (3) requires information processing; (4) social studies as sciences; (5) involves the development and analysis of one’s own value and application requires problem solving and decision making of these values in social action. Kelima tradisi itu adalah sebagai berikut : 1. Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai Transmisi Kewarganegaraan 2. Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai Pengembangan Pribadi 3. Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai Refleksi Inquiri 4. Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial 5. Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai Pengambilan Keputusan yang rasional dan Aksi Sosial. Kajian ilmu yang berkaitan dengan penelitian ini yaitu sejarah dalam lingkup Pendidikan IPS sebagai transmisi kewarganegaraan (social studies as a citizenship transmission ). Karena di dalam program citizenship transmission ada suatu upaya untuk mengajarkan tentang nilai-nilai luhur yang memiliki tujuan untuk membentuk sikap pribadi yang baik yang diharapkan dapat dimiliki oleh peserta didik. Salah satu tujuan pendidikan sejarah adalah menumbuhkan kesadaran dalam diri peserta didik sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki rasa bangga dan cinta tanah air, melahirkan empati dan perilaku toleran yang dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kehidupan, masyarakat dan bangsa.. Hal ini terlihat dari adanya pengembangan penilaian sikap sebagai bagian 13 yang tidak terpisahkan dari penilaian hasil belajar. Sejarah merupakan bagian dari pendidikan IPS sebagai pengembangan pribadi seseorang (social studies as a personal of the individual), dapat membekali kemampuan seseorang dalam pengembangan diri melalui berbagai keterampilan sosial dalam kehidupannya. Mata pelajaran sejarah harus membekali siswa tentang pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai, sehingga dapat membentuk jati diri siswa yang mampu hidup di tengah masyarakat dengan damai, dapat menjadi contoh tauladan serta dapat memberi kelebihannya pada orang lain. Selanjutnya sebagai ruang lingkup dalam penelitian ini mencakup subjek, objek, tempat, waktu dan kajian ilmu yang sesuai dengan penelitian. 1. Subjek penelitian. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik dan guru Sejarah. 2. Obyek penelitian. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran sejarah dengan menggunakan media audio visual, motivasi belajar siswa, dan hasil belajar siswa yang mencakup ranah sikap, keterampilan dan pengetahuan. 3. Waktu penelitian. Waktu penelitian ini yaitu pada semester genap tahun pelajaran 2013-2014. 14 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Kajian Teori 2.1.1. Belajar dan Pembelajaran 2.1.1.1. Pengertian Belajar Menurut Winkel (2012: 59), belajar merupakan aktivitas mental/psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan sejumlah perubahan dalam pengetahuan-pemahaman, keterampilan dan nilai sikap. Perubahan itu bersifat relative konstan dan berbekas. Perolehan perubahan dapat berupa suatu hasil yang baru atau penyempurnaan terhadap hasil yang telah diperoleh. Belajar dapat dipahami sebagai tahapan perubahan seluruh tingkah laku individu yang relative menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif (Syah, 2008: 92). Belajar juga merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto, 2010: 2). Belajar juga dapat diartikan sebagai perubahan tingkah laku atau penampilan, dengan serangkaian kegi

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Efektivitas pemanfaatan media audio visual vidio pembelajaran dalam upaya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran sejarah (penelitian kelas di SMP Bina Sejarah Depok)
2
8
235
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di Kelas X Ma Attaqwa
1
7
174
Penggunaan media audio visual untuk meningkatkan motivasi belajar PKN pada siswa kelas III di MI Dakwah Islamiyah Cawang Jakarta Timur Tahun pelajaran 2013/2014
0
8
103
Peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas V pada kompetensi dasar perjuangan mempertahankan kemerdekaan melalui media audio visual di MI Jauharotul Huda Cakung Jakarta Timur
0
11
122
Peningkatan motivasi belajar siswa melalui media audio visual pada mata pelajaran PKN siswa kelas II MI Al-Husna Ciledug Tahun pelajaran 2013/2014
3
11
126
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PERMESINAN MATA PELAJARAN DASAR KOMPETENSI KEJURUAN SISWA KELAS X MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL
0
4
71
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA SD KELAS I.
0
4
16
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KESEJARAHAN SISWA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH.
2
4
34
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA PELAJARAN IPA.
0
2
28
Penggunaan media audio-visual untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas I SD Negeri Sarikarya tahun ajaran 2014/2015 dalam mata pelajaran IPS.
0
0
279
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL VIDEOUNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X-2SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN2015/2016.
0
0
17
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN.
1
1
17
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL DAN AKTIVITAS BELAJAR DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR VOCABULARY SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS X (Quasy Experiment: SMAN 8 GARUT)
0
0
17
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATERI PELAJARAN ALAT MUSIK DAYAK
0
1
9
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 1 PRAMBANAN SLEMAN PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN
0
0
222
Show more