Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi)

 8  126  69  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

DAFTAR ISI

  5 1.3 Ruang Lingkup Pembahasan………………………… 6 1.4 Tinjauan Pustaka dan Kerangka Teori………………. 7 1.5 Tujuan dan Manfaat Penelitian …………………….

2.1 Pengertian Tato …………………………………………. 14

  21 2.4 Pandangan Masyarakat Jepang Tentang Horimono/Irezumi......................................................... 24 BAB III ANALISIS MAKNA SIMBOLIK YANG TERKANDUNG DALAM GAMBAR TATO TRADISIONAL JEPANG BERGAMBAR BINATANG(HORIMONO/ IREZUMI) 3.1 Naga ( Dragon )…………………………………...

KATA PENGANTAR

  Kepada kedua Orang Tua tercinta penulis, Bapak Asra Noermatias danIbunda Upik, yang selalu mendoakan dan mendukung agar penulis selalu sehat dan semangat, serta telah banyak memberikan duku ngan moral danmaterial yang tidak terhingga sehingga penulis bisa menyelesaikan skripsi ini dan menyelesaikan perkuliahan dan mendapat gelar sarjana sepertiyang telah dicita-citakan. Interaksi makna simbolik adalah segala hal yang saling berhubungan dengan pembentukan makna dari suatu benda atau lambangatau simbol, baik benda mati maupun benda hidup, melalui proses komunikasi baik sebagai pesan verbal maupun non verbal, dan tujuan akhirnya adalahmemaknai lambang atau simbol (objek) tersebut berdasarkan kesepakatan bersama yang berlaku di wilayah atau kelompok komunitas masyarakat tertentu.

1.1. Latar Belakang Masalah

  Yakuza memiliki latar belakang yang panjang dan cukup unik sehingga membuatnya berbeda dariorganisasi-organisasi kriminal lainnya di negara-negara lain di dunia.1 ___________ Yakuza merupakan suatu bentuk organisasi kriminal yang terbentuk pertama kali pada zaman Edo, tepatnyapada pemerintahan Shogun Tokugawa dan sampai sekarang organisasi ini masih tetap eksis dalam masyarakat Jepang serta merupakan organisasi terbesar di Jepang. Proses ini memakan waktu yang tidak sebentar, bahkan untuk tato seluruh tubuh waktu yang diperlukan bisa mencapai lebih dari100 jam tergantung dari gambar yang diinginkan oleh seseorang yang ingin membuat gambar tato tersebut.

1.2. Perumusan Masalah

  Apalagi pembahasan yang cenderung terekspos mengenai tato di berbagai media baik itu cetak maupun elektronikmemperburuk citra tato dengan hanya menampilkan tato sebagai representasi dari vandalisme (aktifitas perusakan dan kekerasan ) dan kriminalitas. Gambar-gambar horimono/irezumi biasanya berupa hewan-hewan mitologi tradisional, dewa-dewa, tokoh spiritual dan pahlawan, binatang, Makna-makna simbolik yang terkandung dalam setiap gambar tato(horimono/irezumi) khususnya yang bergambar binatang seperti naga, singa anjing, kura-kura, harimau, ikan koi, dan ular yang masing-masing memilikimakna pertahanan, pengawalan atau perlindungan, panjang umur, kebahagiaan, kekuasaan, keganasan, ketekunan, keberanian, kesuburan dan lain-lain.

1.3. Ruang Lingkup Pembahasan

  Dalam pembahasannya penulis menganggap perlu adanya pembatasan ruang lingkup permasalahan agar masalah penelitian tidak terlalu luas dan Dalam penelitian ini, ruang lingkup yang akan dibahas difokuskan pada interpretasi makna simbolik yang terkandung pada tato tradisional Jepang yangbergambar binatang yang umumnya sering digunakan sebagai objek pembuatan tato . Makna yang terkandung dalam gambar horimono/irezumi yang bergambar binatang 3.

1.4. Tinjauan Pustaka dan Kerangka Teori

1.4.1. Tinjauan Pustaka

  Kebudayaan universal adalah unsur-unsur yang ada dalam semua kebudayaan di seluruh dunia, baik yang kecil, yang bersahaja, terisolasi maupunyang besar dan kompleks dengan suatu jaringan hubungan yang luas. Tato merupakan salah satu seni body decorating dengan menggambar kulittubuh dengan alat tajam (berupa jarum, tulang, dan sebagainya), kemudian bagian tubuh yang digambar tersebut diberi zat pewarna atau pigmen berwarna-warni.

1.4.2. Kerangka Teori

  Semiotika adalah studi tentang tanda dan segala yang berhubungandengannya, cara berfungsinya, hubungannya dengan tanda-tanda lain, pengirimannya dan penerimaannya oleh mereka yang mempergunakannya. Interaksi simbolik menurut Effendy (1989: 352) adalah suatu faham yang menyatakan bahwa hakekat terjadinya interaksi sosial antara individu dan antarindividu dengan kelompok, kemudian antara kelompok dengan kelompok dalam masyarakat, ialah karena komunikasi, suatu kesatuan pemikiran di manasebelumnya pada diri masing-masing yang terlibat berlangsung internalisasi atau pembatinan.

1.5. Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.5.1. Tujuan Penelitian

  Sesuai dengan pokok permasalahan sebagaimana yang telah dikemukakan sebelumnya, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Untuk mengetahui makna simbolik apa saja yang terkandung dalam setiap gambar horimono/irezumi.

1.5.2. Manfaat Penelitian

  Bagi peneliti sendiri dapat menambah wawasan mengenai sejarah dan perkembangan tato serta makna yang terkandung dari setiap gambar horimono/irezumi atau tato Jepang khususnya yang bergambar binatang. Memberikan informasi kepada masyarakat luas pada umumnya dan mahasiswa Sastra Jepang pada khususnya tentang makna dari gambar horimono/irezumi yang bergambar binatang.

1.6. Metode Penelitian

  Beberapa aspek penting perlu dicari dan digali, meliputi : masalah, teori, konsep dan penarikan kesimpulan dan saran (Nasution, 2001 : 14) Dengan kata lain, studi kepustakaan (library research) adalah pangumpulan data dengan cara membaca buku-buku atau referensi yang berkaitandengan materi yang akan dibahas. Dalam metode ini, penulis memanfaatkan sumber-sumber yang didapatkan dari koleksi pribadi dan koleksi buku di perpustakaan pusat USU, perpustakaanpusat dan jurusan Sastra Jepang Universitas Bung Hatta, perpustakaan KonsulatJenderal Jepang di Medan serta jurnal-jurnal ataupun artikel-artikel yang dimuat di majalah maupun internet sebagai sumber data.

2.1. Pengertian Tato

  Olehsebab itu, tato merupakan sebuah pernyataan untuk menyampaikan ungkapan dengan melalui gambar-gambar tato yang memiliki fungsi dan makna bagipemakainya. Selain ditulis dengan (bunshin), tato juga ditulis dengan huruf horiiremon, mon yang berarti membuat pola dan dibeberapa wilayah seperti di Saka danKyoto, tato disebut irebokuro.

2.2. Sejarah Tato

  Tato klasikJepang terbatas pada desain tertentu yang merupakan pahlawan legendaris dan motif agama yang dikombinasikan dengan hewan simbolik tertentu dan bunga danberangkat dengan latar belakang gelombang, awan dan baut petir. Tato Jepang tradisional berbeda dari tato Barat dalam yang terdiri dari desain utama tunggal yang mencakup belakang dan meluas ke, kaki tangan dandada.

2.3. Konsep Makna Simbolik

  Teori interaksi simbolik berpandangan bahwa seseorang berbuat dan bertindak bersama dengan orang lain, berdasarkan konsep makna yang berlakupada masyarakatnya; makna itu adalah produk sosial yang terjadi pada saat interaksi; aktor sosial yang terkait dengan situasi orang lain melalui prosesinterpretasi atau tergantung kepada orang yang menafsirkannya (Jhonson Pardosi dalam Logat Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Volume IV No. 2 Oktober Tahun2008). Penulis mendefinisikan interaksi simbolik adalah segala hal yang saling berhubungan dengan pembentukan makna dari suatu benda atau lambang atau Interaksi simbolik ada karena ide-ide dasar dalam membentuk makna yang berasal dari pikiran manusia (Mind) mengenai diri (Self), dan hubungannyadi tengah interaksi sosial, dan tujuan bertujuan akhir untuk memediasi, serta menginterpretasi makna di tengah masyarakat (Society) dimana individu tersebutmenetap.

2.4. Pandangan Masyarakat Jepang Tentang Horimono/Irezumi Seni tato bergerak dan berubah dalam berbagai bentuk dan pemaknaan

  Selain anak-anak muda, banyak orang yang lebih dewasa pun memilih untuk mempunyai tato di tubuhnya, sebagai pelengkap fashion dan mengikuti trenyang ada karena tren fashion dalam industri budaya pop berlaku bagi siapapun dan memasyarakat. Tato tradisional mungkin menjadi sesuatu yang bersifat religius dan magis karena gambar yang digunakan berupa simbol-simbolyang terkait dengan alam dan kepercayaan masyarakat.

3.1. Naga ( Dragon )

  Contohnya di Amerika (American dragon) , Naga melambangkan‘Kekuatan’, sementara Naga Jepang (Japanese Dragon), melambangkan‘Keinginan (cita-cita) dan Kepintaran’ , biasanya untuk Japanese Dragon di gabung dengan Macan untuk menvisualkan ‘Keinginan dan Keindahan’. Naga digambarkan sebagai seekor ular raksasa yangmemiliki tanduk dari rusa, sisik dari ikan gurami, empat cakar dari elang, jiwanya berasal dari setan dan misterius, jenggot serta kumis seperti lidah tambahan dibahu dan punggung.

3.2. Singa Anjing ( Lion Dog )

  Singa anjing yang dimaksud disini bukanlah dua hewan yang digambar bersamaan, melainkan perawakan singa yang digabung dengan perawakan anjing. Karena hal itu, Horigoro III sebagai seniman tato Jepang menggambarseluruh patung batu atau porselen yang sekarang ini banyak kita lihat ditempat- tempat suci Jepang, kuburan, dan rumah pribadi yang telah menjadi simbolpengawalan, pelindung suaka yang terinspirasi dari karakter anjing Korea (koma inu) yang sama bagusnya dengan karakter singa Cina (kara shishi).

3.3. Kura-kura ( Turtle ) Kura-kura di dalam horimono melambangkan kebahagiaan (felicity)

  Kura-kura merupakan hewan reptil yang sudah ada sejak 340 juta tahun yang lalu dan memiliki keunikan serta keindahan. Karakter Jepang untuk kura-kura memperlihatkan kepala seperti ular di bagian atas dengan cakar di sebelah kiri dan tempurung disebelah kanan, dan ekordi bagian bawah.

3.4 Harimau ( Tiger ) Harimau dapat melambangkan rasa tidak terkalahkan atau kekuasaan

  Nafsu atau keinginan, keganasan, sensualitas, kecepatan dan keindahan adalah beberapa hal yang dikaitkan dengan harimau di Jepang. Hewan ini juga dikenalkarena kekejaman dan kemurkaannya sehingga merupakan simbol yang sangat populer digunakan di banyak kebudayaan di Asia.

3.5 Ikan Koi

  Khususnya spesimen yang indah telahdikenal untuk mendapatkan harga yang lebih dari setengah juta dolar dari kolektor swasta yang mengkhususkan diri dalam pemuliaan mereka terhadap ikan koi. Hal ini juga salah satu yang paling populer dan indah dalam simbol tato Jepang - kecantikan yang tidak dapatdipungkiri dalam makna simbolik..

3.6 Ular ( Snake )

  Di Barat pada khususnya, ular merupakan godaan Baik Timur dan Barat desain tato seperti ular sering muncul dalam mitos dan legenda dalam banyak budaya di seluruh dunia. Dalam banyak mitos, gigitan ular dan bisa ular yang ditampilkan sebagai representasi dari hidup dan mati.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

4.1. Kesimpulan

  Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa orang-orang yang memakai tato merupakanseorang penjahat, narapidana, dan preman. Interaksi Makna simbolik adalah segala hal yang saling berhubungan dengan pembentukan makna dari suatu benda atau lambang atausimbol, baik benda mati, maupun benda hidup, melalui proses komunikasi baik sebagai pesan verbal maupun perilaku non verbal,dantujuan akhirnya adalah memaknai lambang atau simbol (objek) tersebut berdasarkan kesepakatan bersama yang berlaku di wilayahatau kelompok komunitas masyarakat tertentu.

4.2. Saran

  Sebelum menetapkan bahwa tato itu baik atau buruk, ada baiknya terlebih dahulu menyelidiki latar belakang dan arti dari tato itu sendiri. Disarankan bagi pembacadan mahasiswa yang ingin mengetahui atau meneliti budaya-budayaJepang lainnya agar benar-benar memahami konsep budaya tersebut dengan baik dan benar dan didukung oleh data yang akurat.

DAFTAR PUSTAKA

  Bandung : ITB Press Sudjiman, Panuti dan Aart van Zoest. Manusia dan Masyarakat Jepang Dalam Perjuangan Hidup.

Informasi dokumen
Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Ikan Koi Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Kerangka Teori Tinjauan Pustaka dan Kerangka Teori 1. Tinjauan Pustaka Kesimpulan Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Konsep Makna Simbolik Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Kura-kura Turtle Harimau Tiger Latar Belakang Masalah Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Naga Dragon Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Pandangan Masyarakat Jepang Tentang HorimonoIrezumi Pengertian Tato Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Perumusan Masalah Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Ruang Lingkup Pembahasan Metode Penelitian Sejarah Tato Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi) Singa Anjing Lion Dog Ular Snake Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi)
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam..

Gratis

Feedback