Feedback

Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Kabupaten Samosir

Informasi dokumen
SKRIPSI PENGARUH PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN DAERAH DAN AKSESIBILITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH PADA PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR Oleh : NAMA : MARJUKI SAGALA NIM : 090522014 DEPARTEMEN : AKUNTANSI Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi 2011 Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN Dengan ini saya mengatakan bahwa skripsi yang berjudul : “Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Kabupaten Samosir” adalah benar hasil karya sendiri dan judul yang dimaksud belum pernah dimuat, dipublikasikan, atau diteliti oleh mahasiswa lain dalam konteks penulisan skripsi tingkat S1 Ekstensi Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Semua sumber data informasi yang diperoleh, telah dinyatakan dengan jelas, benar apa adanya. Apabila di kemudian hari pernyataan ini tidak benar, saya bersedia menerima sanksi yang ditetapkan oleh Universitas Sumatera Utara. Medan, Yang Juli 2011 Membuat Pernyataan MARJUKI SAGALA NIM : 090522014 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Universitas Sumatera Utara Medan. Adapun judul skripsi ini yaitu : Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah pada Pemerintah Kabupaten Samosir. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan saran dan masukan dari berbagai pihak agar penulisan skripsi ini menjadi lebih baik. Dalam penulisan skripsi ini, penulis mendapatkan banyak bimbingan, bantuan serta dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak, selaku Ketua Program Studi S1 Akuntansi dan Ibu Dra. Mutia Ismail, MM, Ak, selaku Sekretaris Program Studi S1 Akuntansi. 3. Bapak Drs. Hasan Sakti Siregar, M.Si, Ak, selaku Dosen Pembimbing yang telah banyak membantu dan memberikan arahan kepada penulis dari awal hingga penyelesaian skripsi ini. Universitas Sumatera Utara 4. Ibu Prof. Erlina, M.Si, Ak, Ph.D, selaku Dosen Pembanding/Penguji I dan Bapak Drs. Rustam, M.Si, Ak, selaku Dosen Pembanding/Penguji II. 5. Bapak Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon, Ibu Hotmariani Simbolon, SH, M.Kn, Kadis Pendapatan, Keuangan dan Asset Daerah Bapak Jamen Nainggolan,SE, Bapak Drs. Abdu Nainggolan dan Bapak Saipul O. Situmorang yang telah memberikan kesempatan tugas belajar kepada penulis. 6. Istri tercinta Nila Ningsih Silalahi dan Anak tercinta Michelo Jeremi Sagala, kedua orangtua, mertua dan saudara-saudara yang telah banyak memberikan dukungan moril maupun materil serta seluruh responden yang telah ikut berpartisipasi dalam penyelesaian skripsi ini. Demikianlah skripsi ini disusun dengan segala keterbatasan penulis, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang memerlukannya. Medan, Juli 2011 Penulis (MARJUKI SAGALA) NIM: 090522014 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris apakah penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan keuangan memiliki pengaruh positif dalam peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah daerah seharusnya mampu menyajikan laporan keuangan daerah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Dan sudah sewajarnya pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel kepada masyarakat selaku pemangku kepentingan di daerah tersebut. Karena secara normatif bahwa tujuan dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah adalah untuk memenuhi amanah dari masyarakat. Penelitian ini dilakukan di wilayah pemerintah kabupaten Samosir, selama lima bulan mulai dari bulan Maret hingga Juni 2011. Metode pengambilan sampel yang digunakan oleh penulis adalah quota sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer, adapun metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah melalui survey kuesioner kepada tiap-tiap responden yang terdiri dari pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten Samosir. Untuk menganalisis data penelitian ini penulis menggunakan regresi linear berganda dengan alat bantu program statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan keuangan secara parsial maupun secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Hal ini dapat dilihat dari nilai F-test sebesar 4,871 dengan signifikan 0,011. Jika nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka dengan demikian pengaruh yang ditimbulkan adalah positif. Kata kunci : laporan keuangan daerah, aksesibilitas, transparansi dan akuntabilitas. Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This research aims to empirically examine weather presentation of local financial reports and accessibility of financial report have positive influence on enhanching transpanrency and accountability in the management of local finance. Local government should be able to provide local financial report according to government accounting standar. In additional, it is inevitable that management of local finance must be done by transparent and accountable for public as stakeholder in that region. Because normatively that purpose of activities run by government is to fulfill the mandate of citizen. This research had carried out in local government of Samosir, during five months from February to june 2011. Sample’s taking method that used by researcher is simple random sampling. Data type that used by researcher is primary data, and the method used to collect data is trough suvey questionnaire of which the respondents were employee in government of Samosir regency area. To analyze data of the research the researcher using multiple linear regression by statistical product and service solutions (SPSS). The result of research showed that presentation of local financial report and accessibility of financial report have influence against transparency and accountability of management of local finance. This thing can be seen from the value of F-test 4,871 at significance level 0,011. If significant value is smaller than 0,05 so the influence resulted is positive. Keywords : local financial report, accessibility, transparency and accountability. Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI PERNYATAAN . i KATA PENGANTAR. ii ABSTRAK . iv ABSTRACT . v DAFTAR ISI . vi DAFTAR TABEL . x DAFTAR GAMBAR . xii DAFTAR LAMPIRAN . xiii BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG 1 B. PERUMUSAN MASALAH 4 C. TUJUAN PENELITIAN . 5 D. MANFAAT PENELITIAN 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis . 6 1. Laporan Keuangan Daerah . 6 2. Aksesibilitas Laporan Keuangan . 7 3. Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah . 10 Universitas Sumatera Utara B. Tinjauan Penelitian Terdahulu 12 C. Kerangka Konseptual dan Hipotesis . 12 1. Kerangka Konseptual . 12 2. Hipotesis Penelitian 14 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 15 B. Teknik Penentuan Populasi dan Sampel 15 C. Teknik Pengumpulan Data 16 D. Definisi Operasional 17 E. Analisis Data 23 1. Pengujian Validitas dan Reliabilitas 23 a. Validitas . 23 b. Reliabilitas 23 2. Uji Normalitas 24 a. Analisis Grafik 24 b. Analisis Statistik 25 3. Uji Asumsi Klasik 25 a. Uji Heterokesdastisitas 26 b. Uji Autokorelasi 26 4. Pengujian Hipotesis 28 a. Uji Koefisien Determinasi 29 b. Uji Parsial dengan T-test 29 Universitas Sumatera Utara c. Uji Simultan dengan F-test 29 BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 31 1. Sejarah Singkat Kabupaten Samosir 31 2. Validitas 38 a. Penyajian Laporan Keuangan Daerah 38 b. Aksesibilitas Laporan Keuangan 39 c. Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah . 39 3. Reliabilitas 39 B. Deskripsi Data secara Statistik 41 1. Tingkat Respon 41 2. Penyajian Laporan Keuangan (X1) 42 3. Aksesibilitas Laporan Keuangan (X2) 47 4. Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Y) C. Uji Normalitas 50 55 1. Analisis Grafik 56 2. Analisis Statistik 58 D. Pengujian Asumsi Klasik 58 1. Uji Heterokesdastisitas 58 2. Uji Autokorelasi 60 Universitas Sumatera Utara E. Pengujian Hipotesis . 60 BAB V 1. Uji Koefisien Determinasi 61 2. Uji T-test 62 3. Uji F-test 65 F. Pembahasan Hasil Penelitian 66 KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan 69 B. Saran 69 DAFTAR PUSTAKA. 72 LAMPIRAN. 74 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Nomor Judul Halaman Tabel 2.1 Tinjauan Penelitian Terdahulu 12 Tabel 3.1 Jumlah Sampel . 16 Tabel 4.1 Hasil Uji Validitas Variabel Penyajian Laporan Keuangan 38 Tabel 4.2 Hasil Uji Validitas Variabel Aksesibilitas Laporan Keuangan 39 Tabel 4.3 Hasil Uji Validitas Variabel Transparansi dan Akuntabilitas 40 Tabel 4.4 Hasil Uji Reliabilitas Masing-masing Variabel . 41 Tabel 4.5 Tingkat Respon Keseluruhan . 41 Tabel 4.6 Pekerjaan . 42 Tabel 4.7 Jawaban Responden Tentang Penyajian Laporan Keuangan (P1) 43 Tabel 4.8 Jawaban Responden Tentang Penyajian Laporan Keuangan (P2) 43 Tabel 4.9 Jawaban Responden Tentang Penyajian Laporan Keuangan (P3) 44 Tabel 4.10 Jawaban Responden Tentang Penyajian Laporan Keuangan (P4) 45 Tabel 4.11 Jawaban Responden Tentang Penyajian Laporan Keuangan (P5) 45 Tabel 4.12 Jawaban Responden Tentang Penyajian Laporan Keuangan (P6) 46 Tabel 4.13 Jawaban Responden Tentang Penyajian Laporan Keuangan (P7) 47 Tabel 4.14 Jawaban Responden Tentang Aksesibilitas Laporan Keuangan (P1) 48 Tabel 4.15 Jawaban Responden Tentang Aksesibilitas Laporan Keuangan (P2) 48 Tabel 4.16 Jawaban Responden Tentang Aksesibilitas Laporan Keuangan (P3) 49 Tabel 4.17 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P1) 50 Universitas Sumatera Utara Tabel 4.18 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P2) 51 Tabel 4.19 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P3) 51 Tabel 4.20 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P4) 52 Tabel 4.21 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P5) 53 Tabel 4.22 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P6) 53 Tabel 4.23 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P7) 54 Tabel 4.24 Jawaban Responden Tentang Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (P8) 55 Tabel 4.25 One Sampel Kolmogorov-Smirnov Test . 58 Tabel 4.26 Hasil Uji Durbin Watson . 60 Tabel 4.27 Variabel Entered 61 Tabel 4.28 Hasil Uji Koefisien Determinasi . 62 Tabel 4.29 Hasil Uji T-test 63 Tabel 4.30 Hasil Uji F-test . 65 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Nomor Judul Halaman Gambar 2.1 Kerangka Konseptual 13 Gambar 3.1 Durbin Watson . 27 Gambar 4.1 Histogram dengan Kurva Normal . 56 Gambar 4.2 Kurva P-Plot Normal . 57 Gambar 4.3 Diagram Scatterplot 59 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN Nomor Judul Halaman Lampiran 1 Tabel hasil pengujian SPSS 17.0 74 Lampiran 2 Charts . 86 Lampiran 3 Daftar SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir. 88 Lampiran 4 Kuesioner 90 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris apakah penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan keuangan memiliki pengaruh positif dalam peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah daerah seharusnya mampu menyajikan laporan keuangan daerah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Dan sudah sewajarnya pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel kepada masyarakat selaku pemangku kepentingan di daerah tersebut. Karena secara normatif bahwa tujuan dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah adalah untuk memenuhi amanah dari masyarakat. Penelitian ini dilakukan di wilayah pemerintah kabupaten Samosir, selama lima bulan mulai dari bulan Maret hingga Juni 2011. Metode pengambilan sampel yang digunakan oleh penulis adalah quota sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer, adapun metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah melalui survey kuesioner kepada tiap-tiap responden yang terdiri dari pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten Samosir. Untuk menganalisis data penelitian ini penulis menggunakan regresi linear berganda dengan alat bantu program statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan keuangan secara parsial maupun secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Hal ini dapat dilihat dari nilai F-test sebesar 4,871 dengan signifikan 0,011. Jika nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka dengan demikian pengaruh yang ditimbulkan adalah positif. Kata kunci : laporan keuangan daerah, aksesibilitas, transparansi dan akuntabilitas. Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This research aims to empirically examine weather presentation of local financial reports and accessibility of financial report have positive influence on enhanching transpanrency and accountability in the management of local finance. Local government should be able to provide local financial report according to government accounting standar. In additional, it is inevitable that management of local finance must be done by transparent and accountable for public as stakeholder in that region. Because normatively that purpose of activities run by government is to fulfill the mandate of citizen. This research had carried out in local government of Samosir, during five months from February to june 2011. Sample’s taking method that used by researcher is simple random sampling. Data type that used by researcher is primary data, and the method used to collect data is trough suvey questionnaire of which the respondents were employee in government of Samosir regency area. To analyze data of the research the researcher using multiple linear regression by statistical product and service solutions (SPSS). The result of research showed that presentation of local financial report and accessibility of financial report have influence against transparency and accountability of management of local finance. This thing can be seen from the value of F-test 4,871 at significance level 0,011. If significant value is smaller than 0,05 so the influence resulted is positive. Keywords : local financial report, accessibility, transparency and accountability. Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sejak berakhirnya kekuasaan rezim orde baru, perhatian masyarakat Indonesia terus meningkat terhadap masalah transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Hal ini tidak terlepas dari keinginan masyarakat terhadap pelaksanaan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Setiap kebijakan pemerintah dituntut transparan supaya pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme dapat diwujudkan demi tercapainya kehidupan yang berkeadilan dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat. Masyarakat juga menghendaki terwujudnya penyelenggara negara yang mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh rasa tanggung jawab yang harus dilaksanakan secara transparan, efektif dan efisien. Keadaan yang terus berkembang mendorong masyarakat menuntut reformasi total dilakukan di seluruh tatanan kehidupan bernegara. Otonomi daerah merupakan salah satu isu penting dari reformasi total tersebut akhirnya bisa terwujud yang ditandai dengan disahkannya UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Berdasarkan Pasal 1 ayat 6 dari undang-undang itu menyebutkan bahwa daerah A dan B saling berkolerasi dengan kuat, maka bisa dipilih A atau B yang dikeluarkan dari model regresi 2. Menggunakan metode lanjut seperti Regresi Bayesian atau Regresi Ridge Pengujian multikolinieritas dpat dilakukan dengan melakukan korelasi antara variabel bebas (independent variabel). Jika nilai korelasi antara variabel bebas tersebut lebih besar dari 0,7 (Nunnally, 1967), maka dapat dikatakan bahwa adanya gejala multikolinieritas. Disamping dengan melakukan uji korelasi tersebut, pengujian ini juga dapat dilakukan dengan melihat nilai VIF (Variance Inflation Factor) dari model penelitian, jika nilai VIF diatas 2 (Hair, 2003), maka dapat dikatakan bahwa telah terjadi gejala multikolinieritas dalam model penelitian. 32 Universitas Sumatera Utara 3.6.2.3 Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual atas suatu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika varians dari residual dari suatu pengamatan ke pengamatan lainnya tetap, maka disebut Homoskedastisitas. Dan jika varians berbeda, maka disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heteroskedastisitas. Untuk mendeteksi ada tidaknya gejala heteroskedastisitas adalah dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot di sekitar nilai X1, X2, X3, dan Y. Jika ada pola tertentu, maka telah terjadi gejala heteroskedastisitas. Uji asumsi klasik yang digunakan hanya terbatas pada ketiga uji di atas, sedangkan uji autokorelasi tidak digunakan. Hal ini dikarenakan uji autokorelasi yang bertujuan untuk menguji apakah dalam suatu model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pada periode t-1 atau sebelumnya muncul karena observasi yang berurutan sepanjang tahun yang berkaitan satu dengan yang lainnya, maka uji autokorelasi ini sering ditemukan pada time series, sedangkan data yang dikumpulkan oleh penulis ada data crossection, maka masalah autokorelasi relatif tidak terjadi. 3.6.3 Pengujian Hipotesis Pengujian hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi linier berganda. Menurut Kuncoro (2003 : 216), sebagai alat statistik, regresi bermanfaat dalam menjawab pertanyaan penelitian sebagai berikut, (1) 33 Universitas Sumatera Utara seberapa jauh variasi perubahan variabel dependen mampu dijelaskan oleh seluruh variabel independen yang dimasukkan dalam model; (2) manakah di antara variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen; (3) apakah dengan dimasukkannya tambahan satu variabel independen dapat memperbaiki prediksi terhadap variabel dependen; (4) apakah prediksi terhadap variabel dependen dari sejumlah variabel independen lebih baik dibandingkan dengan kombinasi variabel independen yang lain; dan (5) apakah penambahan sampel/observasi akan meningkatkan daya prediksi model. Pada penelitian ini pendekatan analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis linear berganda. Metode analisis linear berganda digunakan untuk melihat secara langsung pengaruh beberapa variabel dependen tersebut. Model analisis regresi linear berganda adalah sebagai berikut : Y = a + b1X1 + b2X2 + e Keterangan : Y = Transparansi pengelolaan keuangan daerah (variabel dependen) X1 = Penyajian laporan keuangan daerah (variabel independen) X2 = Aksesibilitas laporan keuangan daerah (variabel independen) a = Konstanta b1 = koefisien regresi X1 (arah garis regresi yang menyatakan perubahan nilai Y, akibat perubahan X1) b2 = koefisien regresi X2 (arah garis regresi yang menyatakan perubahan nilai Y, akibat perubahan X2) e = Kesalahan residual (error term) 34 Universitas Sumatera Utara 3.6.3.1 Uji Parsial (Uji-t) Uji statistik t dikenal juga sebagai uji signifikasi individual. Uji ini menunjukkan seberapa jauh pengaruh variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen. Bentuk pengujiannya adalah : H0 : b1 = 0, artinya suatu variabel independen secara parsial tidak berpengaruh terhadap variabel dependen Ha : b1 ≠ 0, artinya suatu variabel independen secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen Kriteria pengambilan keputusan : Apabila probabilitas = 5%, maka Ha ditolak 3.6.3.2 Uji Simultan (Uji-F) Uji-F digunakan untuk melihat apakah variabel independen secara bersama-sama (simultan) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Melalui uji statistik dengan langkah-langkah sebagai berikut : H0 : b1=b2=b3=0, artinya secara bersama-sama (simultan) variabel independen tidak terdapat pengaruh terhadap variabel dependen Ha : b1≠b2≠b3≠0, artinya secara bersama-sama (simultan) variabel independen terdapat pengaruh terhadap variabel dependen, dengan kriteria : H0 diterima, apabila Fhitung< Ftabel pada = 5% Ha diterima, apabila Fhitung> Ftabel pada = 5% Hipotesis penelitian ini diuji dengan menggunakan analisa regresi berganda. Pengujian hipotesis ditujukan untuk menguji ada tidaknya pengaruh 35 Universitas Sumatera Utara dari variabel independen secara keseluruhan terhadap variabel dependen. Pengujian hipotesis dengan menggunakan Uji F atau yang biasa disebut dengan Analysis of Varian (ANOVA). Pengujian ANOVA atau Uji F bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan melihat tingkat signifikansi atau dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel. Pengujian dengan tingkat signifikansi dilakukan dengan ketentuan yaitu apabila hasil signifikansi pada tabel ANOVA 0,05, maka H0 diterima (tidak berpengaruh). Pengujian dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel dilakukan dengan ketentuan yaitu apabila Fhitung > Ftabel ( 0,05) maka H0 ditolak (berpengaruh), sementara sebaliknya apabila Fhitung < Ftabel ( 0,05) maka H0 diterima (tidak berpengaruh). Adapun Ftabel dicari dengan memperhatikan tingkat kepercayaan () dan derajat bebas (degree of freedom). 3.6.3.3 Adjusted R2 Pengujian adjusted R2 digunakan untuk mengukur proporsi atau presentase sumbangan variabel independen yang diteliti terhadap variasi naik turunnya variabel dependen. adjusted R2 berkisar antara nol sampai dengan 1 (0≤ adjusted R2 ≤ 1). Hal ini berarti apabila adjusted R2 = 0 menunjukkan tidak adanya pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen, bila adjusted R2 semakin besar mendekati 1, menunjukkan semakin kuatnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dan bila adjusted R2 semakin kecil mendekati 0, maka dapat dikatakan semakin kecilnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. 36 Universitas Sumatera Utara 3.6.4 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di wilayah Pemerintah Kota Medan yang beralamat di Jalan Kapten Maulana Lubis No.2 Medan Sumatera Utara. Tabel 3.6 Jadwal penelitian Tahapan Penelitian Oktober November Desember Januari Februari Penyelesaian proposal Pencarian data awal Pengajuan proposal Penyerahan proposal pada dosen pembimbing Bimbingan dan perbaikan proposal Seminar proposal Pengumpulan data Pengolahan data Analisis data Bimbingan skripsi Penyelesaian skripsi 37 Universitas Sumatera Utara BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Penelitian 4.1.1 Sejarah Singkat Kota Medan Pada zaman dahulu kota Medan dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha. Beberapa sungai melintasi kota Medan ini dan semuanya bermuara ke Selat Malaka. Sungai-sungai itu adalah Sei Deli, Sei Babura, Sei Sikambing, Sei Denai, Sei Putih, Sei Badra, Sei Belawan dan Sei Sulang Saling/Sei Kera. Pada mulanya yang membuka perkampungan Medan adalah Guru Patimpus lokasinya terletak di Tanah Deli, maka sejak zaman penjajahan orang selalu merangkaikan Medan dengan Deli (Medan-Deli). Setelah zaman kemerdekaan lama kelamaan istilah Medan Deli secara berangsur-angsur lenyap sehingga akhirnya kurang popular. Dahulu orang menamakan Tanah Deli mulai dari Sungai Ular (Deli Serdang) sampai ke sungai Wampu di Langkat sedangkan kesultanan Deli yang berkuasa pada waktu itu wilayah kekuasaannya tidak mencakup daerah diantara kedua sungai tersebut. Secara keseluruhan jenis tanah di wilayah Deli terdiri dari tanah liat, tanah pasir, tanah campuran, tanah hitam, tanah cokelat dan tanah merah. Hal ini merupakan penelitian dari Van Hissink tahun 1990 yang dilanjutkan oleh penelitian Vriens tahun 1910 bahwa disamping jenis tanah seperti tadi ada lagi ditemui jenis tanah liat yang spesifik. Tanah liat inilah pada waktu penjajahan Belanda di tempat yang bernama Bakaran Batu (sekarang Medan 38 Universitas Sumatera Utara Tenggara atau Menteng) orang membakar batu bata yang berkualitas tinggi dan salah satu pabrik batu bata pada zaman itu adalah Deli Klei. Mengenai curah hujan di Tanah Deli digolongkan dua macam yakni : Maksima Utama dan Maksima Tambahan. Maksima Utama terjadi pada bulan- bulan Oktober s/d bulan Praja 53 Rumah Sakit Umum Daerah 54 Sekertarian DPRD 55 Bagian Pemerintahan 56 Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol 57 Bagian Kesejahteraan Sosial 58 Bagian Administrasi Pembangunan 59 Bagian Perekonomian 60 Bagian Hukum Universitas Sumatera Utara 61 Bagian Organisasi 62 Sekertaris daerah 63 Kepala dinas pendapatan dan pengelolaan keuangan 64 Dinas Pendidikan 65 Kantor UPT Pendidikan Wilayah I Doloksanggul 66 Kantor UPT Pendidikan Wilayah Ii Lintong Nihuta 67 Kantor UPT Pendidikan Wilayah III Onan Ganjang 68 Kantor UPT Pendidikan Wilayah IV Pakkat 69 Kantor UPT Pendidikan Wilayah V Parlilitan 70 Dinas Kesehatan 71 Rumah Sakit Umum Daerah 72 Puskesmas Matiti 73 Puskesmas Sigompul 74 Puskesmas Onan Ganjang 75 Puskesmas Pakkat 76 Puskesmas Parlilitan 77 Puskesmas Hutapaung 78 Puskesmas Paranginan 79 Puskesmas Bakkara 80 Puskesmas Sijamapolang 81 Puskesmas Tara Bintang 82 Puskesmas Hutagalung 83 Puskesmas Saitnihuta 84 Dinas Prasarana Wilayah 85 Dinas Tata Ruangdan Permukiman Universitas Sumatera Utara 86 Kantor UPTD Air Minum 87 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 88 Dinas Perhubungan dan Pariwisata 89 Kantor Pasar dan Kebersihan 90 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 91 Kantor Keluarga Berencana 92 Dinas Tenaga Kerja dan Sosial 93 Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi 94 Kantor Pemuda dan Olahraga 95 Kantor Kesatuan Bangsa dan Ketertiban Umum 96 Dewan Perwakilan Daerah 97 Kepala Daerah dan Wakil Kepala 98 Sekretariat Daerah 99 Sekretariat DPRD 100 Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan 101 Inspektorat 102 Kantor Camat Doloksanggul 103 Kantor Camat Lintong Nihuta 104 Kantor Camat Onan Ganjang 105 Kantor Camat Pakkat 106 Kantor Camat Parlilitan 107 Kantor Camat Polung 108 Kantor Camat Paranginan 109 Kantor Camat Bakti Raja 110 Kantor Camat Sijamapolang Universitas Sumatera Utara 111 Kantor Camat Tara Bintang 112 Kantor Lurah Doloksanggul 113 Badan Kepegawaian Daerah 114 Bdan Pemberdayaan Masyarakat Desa 115 Dinas Pertanian 116 Dinas Peternakan dan Perikanan 117 Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup 118 Kantor Pertambangan dan Energi 119 Sekretariat Daerah 120 Sekretariat DPRD 121 Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah 122 Badan Kepegawaian Daerah 123 Inspektorat Kabupaten 124 Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Otonomi Desa 125 Badan Lingkungan Hidup, Penelitian dan Pengembangan 126 Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan 127 Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu 128 Dinas Pendapatan, Keuangan dan Asset Daerah 129 Dinas Pendidikan Nasional 130 Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan 131 Dinas Kehutanan dan Perkebunan 132 Dinas Pekerjaan Umum 133 Dinas Tata Ruang, Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan 134 Dinas Kesehatan 135 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Universitas Sumatera Utara 136 Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Pemuda dan Olah Raga 137 Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika 138 Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya 139 Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan 140 RSU DR Hadrianus Sinaga Pangururan 141 Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat 142 Satuan Polisi Pamong Praja 143 Kantor Keluarga Berencana 144 Kantor Camat Pangururan 145 Kantor Camat Palipi 146 Kantor Camat Nainggolan 147 Kantor Camat Simanindo 148 Kantor Camat Harian 149 Kantor Camat Sianjur Mula-mula 150 Kantor Camat Sitio-tio 151 Kantor Camat Ronggur Nihuta 152 Kantor Camat Onan Runggu Universitas Sumatera Utara Lampiran 3. Deskriptif Statistik Variabel N Mean Std. Deviation PN 152 21.3224 1.48101 ALK 152 13.6250 1.17260 TA 152 13.500 1.10388 Valid N (listwise) 152 Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer dengan Alat Bantu Program Statistik (2010,data diolah) Lampiran 4. Hasil Uji Validitas Item Pertanyaan Variabel Penyajian Laporan Keuangan SKPD (X1) Pertanyaan Corrected item total correlation (r hitung) r tabel Validitas 1 0,366 0,361 Valid  2 0,411 0,361 Valid  3 0,577 0,361 Valid  4 0,459 0,361 Valid  5 0,640 0,361 Valid  Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer dengan Alat Bantu Program Statistik, 2010 (data diolah). Lampiran 5. Hasil Uji Validitas Item Pertanyaan Variabel Aksesibilitas Laporan Keuangan SKPD (X2) Universitas Sumatera Utara Pertanyaan Corrected item total correlation (r hitung) r tabel Validitas 1 0,577 0,361 Valid  2 0,566 0,361 Valid  3 0,610 0,361 Valid  Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer dengan Alat Bantu Program Statistik, 2010 (data diolah). Lampiran 6. Hasil Uji Validitas Item Pertanyaan Variabel Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan SKPD (Y) Pertanyaan Corrected item total correlation (r hitung) r tabel Validitas 1 0,580 0,361 Valid  2 0,559 0,361 Valid  3 0,732 0,361 Valid  Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer dengan Alat Bantu Program Statistik, 2010 (data diolah). Lampiran 7. Uji Normalitas Universitas Sumatera Utara Histogram Normal P-Plot of Regression Standardized Residual. Lampiran 8. Universitas Sumatera Utara Hasil Uji Gejala Multikolonieritas No Variabel Tolerance VIF 1 Penyajian Laporan Keuangan SKPD .696 1.437  2 Aksesibilitas Laporan Keuangan SKPD .696 1.437  Dependen Variabel : Y = Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan SKPD. Lampiran 9. Hasil Uji Heteroskedastisitas Scatterplot Lampiran 10. Universitas Sumatera Utara Regresi Linier Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients B 1 (Constan Standardized Collinearity Coefficients Statistics Std. Error t Beta 16.555 2.179 x1 -.260 .064 x2 .183 .081 Sig. Tolerance VIF 7.596 .000 -.349 -4.057 .000 .696 1.437 .194 2.256 .026 .696 1.437 t) a.Dependent variabel : Transparansi dan Akuntabiltas Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer dengan Alat Bantu Program Statistik, 2010 (data diolah). Lampiran 11. ANOVA Model 1 Sum of Squares Regression Df Mean Square 43.028 2 21.514 Residual 140.972 149 .946 Total 184.000 151 F 22.739 Sig. .000a a.Predictors : (Constant), aksesibilitas laporan keuangan, penyajian laporan keuangan. b. Dependent Variabel : transparansi dan akuntabilitas. Universitas Sumatera Utara Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer dengan Alat Bantu Program Statistik, 2010 (data diolah). Lampiran 12. Hasil Uji T Hitung Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics B 1 (Constant) Std. Error 16.555 2.179 x1 -.260 .064 x2 .183 .081 t Beta Sig. Tolerance 7.596 .000 -.349 -4.057 .000 .696 1.437 .194 2.256 .026 .696 1.437 a.Dependent variabel : Transparansi dan Akuntabiltas Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer dengan Alat Bantu Program Statistik, 2010 (data diolah). Lampiran 13. DAFTAR PERTANYAAN I. Identitas Responden Nama : (boleh tidak diisi) Jabatan VIF : Universitas Sumatera Utara (boleh tidak diisi) Lama Menjabat : II. Pertanyaan Pengaruh Penyajian laporan keuangan SKPD dan Aksesibilitas Laporan Keuangan SKPD terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan SKPD Di Pemerintahan (Pilih Kabupaten yaitu Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Samosir) Bapak/Ibu dimohon untuk memberikan tanggapan yang sesuai atas pertanyaanpertanyaan berikut dengan memilih skor yang tersedia dengan cara silang (X). Jika menurut Bapak/Ibu tidak ada jawaban yang tepat, maka jawaban dapat diberikan pada pilihan yang mendekati. Skor jawaban adalah sebagai berikut : Skor 1 Sangat Tidak Setuju (STS) Skor 2 Tidak Setuju (TS) Skor 3 Netral (N) Skor 4 Setuju (S) Skor 5 Sangat Setuju (SS) STS TS N S SS STS TS N S SS I.Penyajian Laporan Keuangan 1.Laporan Keuangan disajikan berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan 2.Laporan keuangan menggunakan dasar akrual 3.Jurnal korolari diperlukan untuk menjembatani dari laporan realisasi anggaran yang menggunakan kas basis ke yang menggunakan dasar akural 4.Dalam laporan keuangan aset disajikan sebesar nilai perolehan 5.Laporan keuangan disampaikan kepada PPKD sebagai dasar penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah 81 II.Aksesibilitas Laporan Keuangan 1.Laporan Keuangan dipublikasikan secara terbuka melalui media massa Universitas Sumatera Utara 2.Memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi tentang laporan keuangan 3. Masyarakat dapat mengakses laporan keuangan daerah melalui internet STS TS N S SS III.Transparansi dan Akuntabilitas 1.Pengelolaan Keuangan diselenggarakan berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai 2.Laporan Keuangan disampaikan oleh Kepala Daerah kepada BPK untuk melakukan Pemeriksaan 3.Laporan Keuangan SKPD di reviw olehInspektorat sebelum diserahklan kepada BPL   Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara
Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Kabupaten Samosir
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Kabupaten Samosir

Gratis