Studi Kualitas Air Sungai Konto Kabupaten Malang Berdasarkan Keanekaragaman Makroinvertebrata Sebagai Sumber Belajar Biologi

Gratis

23
164
28
2 years ago
Preview
Full text

  

STUDI KUALITAS AIR SUNGAI KONTO KABUPATEN MALANG

BERDASARKAN KEANEKARAGAMAN MAKROINVERTEBRATA

SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SKRIPSI

DISUSUN OLEH:

SUSAN AMINAH

  

201010070311066

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

  

2014

  

STUDI KUALITAS AIR SUNGAI KONTO KABUPATEN MALANG

BERDASARKAN KEANEKARAGAMAN MAKROINVERTEBRATA

SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

SKRIPSI

DiajukankepadaFakultasKeguruandanIlmuPendidikan

UniversitasMuhammadiyah Malang

sebagaiPersyaratanMemperolehGelar

SarjanaPendidikanBiologi

  

DISUSUN OLEH :

SUSAN AMINAH

201010070311066

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

  

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2014

LEMBAR PERSETUJUAN

  Nama : Susan Aminah Nim : 201010070311066 Jurusan : Pendidikan Biologi Fakultas : Keguruan dan IlmuPendidikan JudulSkripsi : Studi Kualitas Air Sungai Konto Kabupaten Malang Berdasarkan

  Keanekaragaman Makroinvertebrata Sebagai Sumber Belajar Biologi.

  Diajukan untuk dipertanggungjawabkan dihadapan Dewan Penguji Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1)

  Pada Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  Universitas Muhammadiyah Malang Menyetujui

  Pembimbing I Pembimbing II (Dr. Sukarsono, M.Si) (Drs. Wahyu Prihanta, M.Kes )

SURAT PERNYATAAN

  Nama : Susan Aminah Tempat/Tgl. Lahir : Cilacap, 10 Oktober 1991 NIM : 201010070311066 Fakultas/Jurusan : KIP/Pendidikan Biologi

  Menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul

  “Studi Kualitas Air Sungai

Konto Kabupaten Malang sebagai Sumber Belajar Biologi” adalah bukan skripsi

  orang lain baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali dalam bentuk kutipan yang telah disebutkan sumbernya.

  Demikian surat pertanyaan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapat sanksi akademis.

  Malang, 14 Agustus 2014 Yang Menyatakan,

  

(Susan Aminah)

  Mengetahui, Pembimbing I Pembimbing II

   (Dr. Sukarsono, M.Si) (Drs. Wahyu Prihanta, M.Kes )

  LEMBAR PENGESAHAN

  Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  Universitas Muhammadiyah Malang dan diterima untuk memenuhi Sebagian dari Persyaratan

  Memperoleh Gelar Sarjana (S1) Pendidikan Biologi Mengesahkan

  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

  Malang, 14 Agustus 2014 Dekan

  (Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes.)

  Dewan Penguji 1. Dr. Sukarsono, M.Si 1......................................................

  2. Drs. Wahyu Prihata, M.Kes 2. ....................................................

  3. Dra. Elly Purwanti, M.P 3.....................................................

  4. Drs. Atok Miftachul Hudha, M.Pd 4.......................................................

  

MOTTO

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah

selesai tetaplah bekerja keras. Dan kepada Tuhanmu lah engkau berharap”

  

(QS. Al-Insyirah; 6-8)

Tuhan member apa yang kitabutuhkanbukanapa yang kitainginkan.

  

Penyelamatketikakitaterjatuhadalah HARAPAN.

Percayalahandaakanmendapatkansejauhapa yang andausahakan

Karya ini kupersembahkan untuk :

  

Almamamaterku Universitas Muhammadiyah Malang

Jurusanku Pendidikan Biologi dan terutama Bagi Kedua Orang tua

  

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikumWr. Wb.

  Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan berkah, rahmat, taufik, hidayah dan juga inayah-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan tugas akhir skripsi sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang dengan Judul

  “Studi Kualitas Air Sungai Konto

Kabupaten Malang Berdasarkan Keanekaragaman Makroinvertebrata sebagai

sumber Belajar Biologi”

  Penulisan skipsi ini tidak akan terselesaikan dengan baik tanpa adanya bantuan tenaga, informasi, bimbingan dan juga bantuan do’a dari berbagai pihak.

  Oleh karena itu penulis ucapkan banyak terimakasih atas segala bantuan yang telah diberikan. Terutama pada:

  1. Orang tuaku Ibunda Pariyem dan Ayahanda Suwandi, terimakasih atas kasih telah menjadi malaikat yang selalu menjagaku.

  2. Bapak Dr. Ponco Jari Wahyono M.Kes. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.

  3. Ibu Dr. Yuni Pantiwati M.M, M.Pd selaku ketua jurusan Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang.

  4. Bapak Dr. Sukarsono, M.Si selaku pembimbing I yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, petunjuk serta saran yang sangat berharga dalam penyusunan skripsi ini, dan Bapak Drs. Wahyu Prihanta selaku pembimbing II yang dengan kegigihan memberikan bimbingan kepada penulis sampai skrip si ini dapat terselesaikan dengan baik.

  5. Seluruh dosen jurusan biologi. Ibu Dr. Roro eko Susetyarini M.Si selaku dosen wali yang selalu mendampingi saya, memberi dukungan dan solusi kepada penulis.

  6. Ibu Dr. Nurul Mahmudati M.Kes serta keluarga besar Laboratorium Kimia, sebagai tempat saya bernaung.

  7. Teman-teman kelas 8-B yang memberikan dukungan semangat dan motivasi khususnya Atia, Dika, Reza, Ubaidillah, Chasan, Tety, Septi, Wanti, Anik, dan Dimas yang selalu membantu selama penelitian ini berlangsung.

  8. Sigit Prafiadi S.pd yang telah menjadi tempat saya bertanya dan meminta pendapat, serta pemberi semangat.

  9. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, terimakasih atas do’a dan dukungannya Semoga Allah senantiasa membalas amal baik yang telah diberikan, Amin. Sepertigading yang takretak penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

  Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  Malang, 14 Agusutus 2014 Penulis, Susan Aminah

  DAFTAR ISI Halaman

LEMBAR SAMPUL LUAR ......................................................................... i

LEMBAR SAMPUL DALAM ...................................................................... ii

LEMBAR PERSETUJUAN .......................................................................... iii

SURAT PERNYATAAN ............................................................................... iv

LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................... v

MOTTO DAN PERSEMBAHAN ................................................................. vi

KATA PENGANTAR .................................................................................... vii

ABSTRAK ...................................................................................................... ix

DAFTAR ISI ................................................................................................... ix

DAFTAR TABEL .......................................................................................... xii

DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... xiii

DAFTAR GRAFIK ........................................................................................ xiv

DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. xv

  BAB I PENDAHULUAN

  1.1 Latar Belakang ................................................................................... 1

  1.2 Rumusan Masalah .............................................................................. 5

  1.3 Tujuan Penelitian ............................................................................... 5

  1.4 Manfaat Penelitian ............................................................................. 6

  1.5 Batasan Masalah ................................................................................ 6

  1.6 Definisi Istilah .................................................................................... 8

  BAB II TINJAUAN PUSTAKA

  3.3 Populasi dan Sampel .......................................................................... 35

  4.1 Hasil Penelitian .................................................................................. 53

  BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

  3.9 Teknik Analisis Data.......................................................................... 47

  3.8 Teknik pengumpulan data .................................................................. 46

  3.7 ProsedurPenelitian ............................................................................. 40

  3.6 Alat dan Bahan ................................................................................... 39

  3.5 Devinisi Operasional Variabel ........................................................... 36

  3.4 Variabel Penelitian ............................................................................. 36

  3.2 Waktu dan Tempat Penelitian ............................................................ 33

  2.1 Tinjauan umum sungai Konto ............................................................ 9

  3.1 Jenis Penelitian................................................................................... 33

  BAB III METODOLOGI PENELITIAN

  2.7. Kerangka konsep ................................................................................. 32

  2.7 Modul sebagai Sumber belajar........................................................... 30

  2.6 Macam-Macam media Pembelajaran ................................................. 29

  2.5 Syarat hasil penelitian sebagai sumber belajar .................................. 28

  2.4 Ekologi makroinvertebrata................................................................. 21

  2.3 Makroinvertebrata (Makro bentos) .................................................... 18

  2.2 Faktor fisika kimia yang mempengaruhi kualitas air ......................... 10

  4.2 Pembahasan........................................................................................ 66

  BAB V PENUTUP

  5.1 Kesimpulan ........................................................................................ 87

  5.2 Saran .................................................................................................. 88

  

DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 89

LAMPIRAN .................................................................................................... 90

  DAFTAR TABEL TabelHalaman

Tabel 2.1. Hubungan Kecapatan arus, Konsentrasi Oksigen dan Fauna ........ 14Tabel 2.2. Penggolongan Kualitas Air Berdasarkan Oksigen Terlarut ........... 16Tabel 2.3. Kriteria Kualitas Air Berdasarkan BOD ........................................ 17Tabel 2.4. Kriteria Mutu Air Berdasarkan Kelas ............................................ 18Tabel 2.5. Beberapa Contoh Makroinvertebrata berdasarkan Kepekaannya

  Terhadap Bahan Pencemar ............................................................ 23

Tabel 2.6. Ciri Lingkungan Tempat Famili Baetidae ..................................... 24Tabel 2.7. Ciri Lingkungan Tempat Famili Ephemerllidae ............................ 24Tabel 2.8. Ciri Lingkungan Tempat Ordo Plecoptera ..................................... 26Tabel 2.9 Ciri Lingkungan Tempat Famili Tipullidae ................................... 26Tabel 2.10 Ciri Lingkungan Tempat Hidup FamiliSimuliidae ........................ 27Tabel 2.11 Kelompok Media Instruksional menurut Kutek UPI (2012) ......... 30Tabel 3.1 Kriteria Kualitas air berdasarkan Indeks Keanekaragaman Jenis .. 48Tabel 3.2 Kriteria Kualitas air berdasarkan FBI ............................................ 49Tabel 4.1 Karakeristik populasi Makroinvertebrata Sungai Konto ............... 58Tabel 4.2 Pengamatan Kualitas Air Sungai Konto berdasarkan Faktor

  Fisika-Kimia dan Biologi .............................................................. 61

  DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

Gambar 2.1. Peta Administrasi DAS Konto ................................................... 10Gambar 2.2. Famili Baetidae .......................................................................... 23Gambar 2.3. Larva Hydropsyche .................................................................... 25Gambar 2.4. Nimfa Plecoptera ........................................................................ 25Gambar 3.1 SkemaPengambilan Sampel ....................................................... 34

  Gambar 4.1a StasiunPengamatan 1 DesaNgrotoKecPujon .............................. 34 Gambar 4.1b StasiunPengamatan 2 DesaTretesKecPujon ............................... 35 Gambar 4.1c StasiunPengamatan 3 DesaPulorejoKecNgantang ..................... 35

  DAFTAR GRAFIK

Grafik Halaman

  Grafik 4.1 Indeks Shannon-Wiener Spesies Makroinvertebrata di Tiga Stasiun Pengamatan ..................................................................... 53

  Grafik 4.2 Hasil Pengukuran Suhu pada Setiap Stasiun di Daerah Aliran Sungai (DAS) Konto Kabupaten Malang ................................... 54

  Grafik 4.3 Hasil Pengukuran kecerahan pada Setiap Stasiun di Daerah Aliran Sungai (DAS) Konto Kabupaten Malang .................................... 55 Grafik 4.4 Hasil Pengukuran TSS pada Setiap Lokasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Konto Kabupaten Malang ........................................

  56 ......................................... Grafik4.5 Hasil Pengukuran Oksigen terlarut (DO)

  57

  5 Grafik 4.6 Hasil Pengukuran Biological Oxygen Demand (BOD ) .............. 58

  Grafik 4.7 Hasil Pengukuran Derajat Keasaman (pH) ................................... 59 Grafik 4.8 Jumlah Makroinvertebrata Sungai Konto Kab Malang ................ 60 Grafik 4.9 Kepadatan (K) Makroinvertebrata Sungai Konto Kab Malang .... 61 Grafik 4.10 Kepadatan Relatif (KR) Makroinvertebrata Sungai Konto Kabupaten Malang ....................................................................... 62 Grafik 4.11Indeks Dominansi (C) Makroinvertebrata Sungai Konto Kabupaten Malang ....................................................................... 63

DAFTAR LAMPIRAN

  Lampiran 1 : Denah Lokasi Pengambilan Sampel Lampiran 2.1: Hasil Identifikasi Makoinvertebrata Sungai Konto Kab Malang Lampiran 2.2: Jenis dan Jumlah Makoinvertebrata Sungai Konto Kab Malang Lampiran 3: Gambar Hasil Pengamatan Makroinvertebrata Lampiran 4: Ringkasan Hubungan Parameter Fisik-Kimia Air dengan Makroinvertebrata Berdasarkan Perhitungan Korelasi Pearson.

  Lampiran 5: Perhitungan Karakteristik Populasi Makroinvertebrata (K,KR, dan C) Daerah Aliran Sungai (DAS) Konto kab Malang Lampiran 7: Dokumentasi Penelitian Lampiran 8: Analisis KI dan KD Lampiran 9: RPP Materi Invertebrata Lampiran 10: Handout Biologi “Mengenal Invertebrata Air tawar”

  89

DAFTAR PUSTAKA

  Agrista, Ika. 2005. Makroinvertebrata sebagai Indikator Biologis kualitas Air sungai

  (Studi di Sungai Brantas Kabupaten Malang).Malang :Universitas Muhammadiyah Malang.

  Arisandi, Prigi. 2012. Pengukuran Kualitas Air Hulu Daerah Aliran Sungai Kali

  Brantas Berdasarkan Keragaman TaksaEphemeroptera, Plecoptera, dan Trichoptera. Surabaya :UniversitasAirlangga

  Badriyah, Rafiqatul. 20013. Pemanfaatan capung (Odonata) sebagai bioindikator

  Pencemaran Air di Daerah Aliran Sungai Brantas hulu Kota Batu. Malang :

  Universitas Muhammadiyah Malang Cahyono, heru. 2007. Model Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Calon Guru

  Dalam Mengajar Bioteknologi Dengan Mengoptimalkan Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer. Yogyakarta : Universitas Negeri

  Yogyakarta Barrus AT. 2002. PengantarLimnologi. Medan : USU Press.

  Effendi, H. 2003.Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan

  Lingkungan Perairan. Yogyakarta : Kanisius Fachrul, M. F. 2012. Metode Sampling Bioekologi. Jakarta : PT Bumi Aksara.

  Fardiaz,S. 1992. Polusi Air danUdara, Yogyakarta : Kanisius Ginting, E.H, 2006. Kualitas Perairan Hulu Sungai Ciliwung Ditinjau Dari Struktur

  Komunitas Makrozoobentos. Skripsi Tidak diterbitkan. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

  Hasan, M. I. 2008. Pokok-Mokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif). Jakarta : Bumi Aksara. Hutchinson, G.E. 1967. A Treatise on Limnology (I). New York : John Wiley and Sons,inc. Kadir, Abdul. 2013. Buku Petunjuk Praktikum pengetahuan Lingkungan. Malang : Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang.

  90 Kurniawan, Andri. 2013. Akuaponik: Sederhana Berhasil Ganda. Bangka Belitung: UBB Press. Kurtek UPI. 2012. Klasifikasi Media Pembelajaran, (Online), (http://Kurtek.upi.edu/media.html, diakses 02 Februari 2014). Lind, O.T. 1979. Hand Book of Common Methods in Limnology. Sec ED. London : Mosby Company. Mahida, U.N, 1993. Pencemaran Air dan Pengolahan Limbah Industri. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada. Mandeville,S. M. 2002. Benthic Macroinvertebrates in Freshwaters- Taxa Tolerance

  Values, Metrics, and Protocols. New York : New York State Department of Environmental Conservation.

  Menaughton, S.J & Larry L woft. 1998. Ekologi Umum Edisi Kedua. Yogyakarta : Gadjahmada University Press. Michael, P. 1994. Metode Ekologi Untuk Penyelidikan Lapangan dan Laboratorium.

  Terjemahan Yanti, R. Universitas Indonesia. Jakarta. Odum, Eugene P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Yogyakarta : UGM Press. Pakpahan, C.S.H, et all. 2006. Indeks Biodiversity Komunitas Makrozoobenthos

  Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan di Pulau Dompak. Study of

  Management Aquatic Resource Faculty Marine Science and Fisheries : Maritime Raja Ali Haji University

  

Pescod, M. D. 1973. Investigation of Rational Effluen and Stream Standards for

Tropical Countries. A.I.T. Bangkok, 59 pp.

  Poerwanti, 1998. Jenis-Jenis Penelitian. Gramedia. Jakarta. Rahayu, subekti, dkk. 2009. Monitoring Air Di Daerah Aliran Sungai. Bogor : World agroforestry centre-Southeas Asia. 2007. Field Trip guide to Kali Konto

  Watershed. Malang : UniversitasBrawijaya

  Rofieq, Ainur. 2011. Hand Out Metode Penelitian Biologi. Malang : Universitas Muhammadiyah Malang.

  91

  Salmin . 2005. Oksigen Terlarut (Do) dan Kebutuhan Oksigen Biologi (Bod) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan. Oseana, Volume XXX, Nomor 3, 2005 : 21 – 26.

  

Sastrawijaya, A.T. 2009. Pencemaran lingkungan Cetakan ke-3. Jakarta :Rineka cipta

  Setyaningthias, Sari. 2007. Kualitas Air Citarum Hulu Dengan Menggunakan

  Biomonitoring Makrozoobentos. Skripsi Tidak diterbitkan. Bandung :Institut Teknologi Bandung.

  Sina, Alma. 2005. Makrozoo benthos Sebagai Indikator Kualitas Air, Studi Kasus :

  Sungai Cipeles, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tesis Magister Program

  Studi Teknik Manajemen Lingkungan. Bandung : Institut Teknologi Bandung. SNI. 2009. Air dan Limbah

  • – Bagian 72: Cara Uji Kebutuhan Oksigen Biokimis (Biochemical Oxygen Demand/BOD

  5 ). Jakarta : Badan Standarisasi Nasional.

  Simamora,D.R. 2009. Studi Keanekaragaman Makrozoobenthos Di Aliran Sungai Padang Kota Tebing tinggi. Skripsi.USU: Medan. Sudarso, yoyok. 2009. Potensi Larva Thrichoptera sebagai Bioindikator Akuatik.

  LIPI: Pusat Penelitian Limnologi. Sudjana. 2005. Metoda Statistik. Bandung. PenerbitTarsito. Sugiyono. 2010. MetodePenelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Alfabeta. Bandung.

  Suheriyanto, Dwi. 2008. EkologiSerangga. Malang :UIN-malang Press. Venberg, F.G. 1981. Marrine Polution: Fungsional Responses, London : Academia Press.

  Wibisono, WisnuRizki. 2013. PenentuanKualitas Air Sungai CiampelasdenganBioindikatorMakrozoobentos.Bandung :InstitutTeknologi Bandung.

  Wibowo, Anggara. 2005. Stusipenentuan Kinerja Pengelolahan DAS di Sub DAS Konto Hulu. Malang : Universitas Brawijaya. Mahajoeno, Edwi, dkk. 2001. Keanekaragaman Larva Insekta pada Sungai-sungai

  Kecil di Hutan Jobolarang. Surakarta : UNS Surakarta

  92 Wati, Nila Kusuma,dkk. 2012. Pengembangan Handout Bergambar disertai Peta

  Konsep pada Materi Kingdom Plantae untuk Siswa SMA Kelas X Semester II Kurikulum 2006. Palembang :STKIP PGRI Sumatera Barat

  1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Sungai merupakan salah satu sumber air utama bagi masyarakat luas baik yang digunakan secara langsung ataupun tidak langsung. Sungai Konto merupakan

  2 salah satu anak sungai Brantas bagian tengah. Luas sungai Konto mencapai 233 km .

  DAS sungai Konto kabupaten Malang meliputi dua kecamatan yakni Pujon dan Ngantang. Sungai Konto dimanfaatkan sebagai penyuplai air di Waduk Selorejo untuk keperluan irigasi dan pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, digunakan sebagai sumber air bersih untuk kegiatan sehari-hari seperti minum, memasak, mencuci dan mandi.

  Ekosistem daerah aliran sungai bagian hulu merupakan bagian yang sangat penting karena mempunyai fungsi perlindungan terhadap seluruh bagian daerah aliran sungai, yang salah satunya sebagai fungsi tata air. Sub DAS Konto hulu, Kab Malang terjadi alih tata guna lahan pertanian. Dimana pada awalnya di daerah DAS Konto ini merupakan kawasan hutan alami. Akan tetapi mengalami perubahan menjadi kawasan pertanian. Seperti halnya di daerah Pujon dan Ngantang yang sebagian besar wilayahnya adalah lahan pertanian tanaman buah dan sayur.

  Sebagian besar masyarakat yang berada di hulu sungai Konto tepatnya di kecamatan Pujon, terbiasa membuang sisa hasil panen sayur yang sudah membusuk ke badan sungai. Kegiatan ini dipandang dapat mengakibatkan pencemaran DAS

  2

  sungai Konto. Penggunaan pertisida dari lahan-lahan pertanian yang nantinya akan terakumulasi di DAS sungai Konto juga dapat mengebabkan pencemaran air sungai.

  Seperti halnya kegiatan pertanian, industri dan pemukiman di sekitar alur sungai yang terus meningkat setiap tahunnya turut menyumbang angka pencemaran sungai Konto.

  Akumulasi bahan pencemar pada DAS Konto dapat mengubah kondisi fisik maupun kimia dari air sungai. Akibatnya kehidupan dalam air mengalami ganguan baik dalam hal nutrisi maupun tempat tinggal, karena kehidupan dalam air tergantung pada kondisi dasar aliran. Dampaknya keanekargaman ekosistem air akan berkurang, akan terjadi ketidakseimbangan ekologi di lingkungan tersebut karena tidak semua spesies toleran dengan perubahan lingkungannya.

  Pemantauan kualitas perairan dapat dilakukan menggunakan parameter fisika, kimia dan biologis. Menurut Sastrawijaya (2009), menyatakan bahwa pengukuran menggunakan parameter fisika dan kimia cenderung memberikan hasil dengan interpretasi dalam kisaran lebar. Indikator digunakan untuk menilai secara makro perubahan keseimbangan ekologi khususnya pada ekosistem perairan.

  Penentuan kualitas air berdasarkan bioindikator makroinvertebrata saat ini dianggap lebih menunjukkan kondisi lingkungan yang sebenarnya karena adanya karakteristik dari masing-masing makroinvertebrata yang berkaitan dengan preferensi kondisi lingkungan tempat hidupnya. Masing-masing jenis makroinvertebrata memiliki toleransi yang relatif kecil terhadap habitat yang berbeda-beda berdasarkan preferensinya tersebut. Jika ada perubahan kualitas lingkungan pada habitatnya maka

  3

  beberapa jenis yang tidak dapat mentolerir perubahan tersebut akan mati. Hal ini dapat dijadikan indikasi dalam menentukan kualitas lingkungan secara menyeluruh.

  Makroinvertebrata merupakan organisme yang hidupnya melekat pada substrat maupun dasar perairan yang dapat digunakan sebagai indikator untuk menentukan kualitas air, karena makro invertebrata merupakan biota perairan yang yang menghabiskan seluruh hidupnya diperairan tersebut. Makroinvertebrata memiliki ukuran lebih besar dari 1mm. Komunitas makroinvertebrata merupakan kelompok dasar permukaan (epifauna) baik yang yang hidup melekat, merayap atau merangkak serta membenamkan diri untuk membuat lubang pada dasar perairan (infauna) (Fachrul, 2006).

  Menurut penelitian Arisandi (2012) Sungai Konto memiliki taksa terendah dengan 22 taksa. Beberapa jenis makroinvertebrata bentik yang ditemukan disana antara lain Elmidae, Tipulidae, Sundathelphusidae, Heptagenidae, Nematoda, Dugessiidae, Gordiidae, Aphisopodidae. FBI Sungai Konto adalah 3,58

  • – 4,24 yang berarti kualitas air Sungai Konto tidak tercemar sampai dengan tercemar ringan.

  Penurunan keragaman spesies dalam suatu perairan dapat digunakan sebagai indikator biologis adanya pencemaran. Spesies yang ada dalam kepadatan yang tinggi dinamakan spesies indeks atau organisme indikator populasi (Agrista, 2005). Akantetapi untuk memantau kualitas perairan maka perlu digunakan kombinasi parameter fisika, kimia dan biologis. Dengan mengetahui keanekaragaman atau banyaknya jenis hewan makroinvertebrata yang ditemukan pada berbagai kondisi

  4

  lingkungan perairan, maka diharapkan dapat menjadi indikator bagi kondisi kualitas perairan sungai Konto kabupaten Malang pada saat ini.

  Keragaman hewan invertebrata termasuk dalam pembelajaran biologi di kelas

  X SMA. KD 3.8 (Kurikulum 2013) menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan hewan ke dalam filum berdasarkan pengamatan anatomi dan morfologi serta mengaitkan peranannya dalam kehidupan.

  Sumber belajar yang selama ini digunakan dalam materi ini adalah media pembelajaran yang disajikan secara terpisah, seperti: buku teks, LKS, kumpulan foto,ataupun video yang mana oleh guru masih dirasa kurang efektif karena harus menyediakan banyak media dalam setiap pertemuan, serta belum mampu menuntut siswa aktif melakukan percobaan pengolompokan .

  Alternatif yang dapat diberikan dalam hal ini, yaitu Handout yang berisi pengenalan jenis makroinvertebrata dan peranannya sebagai indikator biologis kualitas lingkungan perairan. Oleh karenanya peneliti dalam skripsi ini memberikan solusi yang dikembangkan dalam judul

  “ Studi Kualitas Air Sungai Konto

  

Kabupaten Malang berdasarkan Keanekaragaman Makro-invertebrata sebagai

Sumber B elajar Biologi”.

  5

  1.2 Rumusan Masalah

  Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut :

  1. Bagaimanakah kualitas air sungai Konto Kabupaten Malang berdasarkan evaluasi terpadu antara indeks keanekaragaman makroinvertebrata dan faktor fisika-kimia air? 2. Jenis makroinvertebrata apakah yang dapat dijadikan sebagai indikator biologis untuk menentukan kualitas air Sungai Konto Kabupaten Malang?

  3. Bagaimanakah hasil penelitian kualitas air sungai Konto berdasarkan keanekaragaman makroinvertebrata dapat diterapkan sebagai sumber belajar biologi?

  1.3 Tujuan Penelitian

  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :

  1. Untuk mengetahui kualitas air sungai Konto Kabupaten Malang berdasarkan evaluasi terpadu antara indeks keragaman makro-invertebrata dan faktor fisika-kimia air.

  2. Untuk mengetahui Jenis makro-invertebrata yang dapat dijadikan sebagai indikator biologis untuk menentukan kualitas air Sungai Konto Kabupaten Malang.

  6

  3. Untuk menerapakan hasil penelitian hasil penelitian kualitas air sungai Konto berdasarkan keanekaragaman makroinvertebrata sebagai sumber belajar biologi.

1.4 Manfaat Penelitian

  Beberapa manfaat dari penelitian ini adalah : 1.

  Manfaat teoritis Menambah pengetahuan bagi masyarakat dan instansi terkait, hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu cara penilaian kualitas air selain penilaian faktor fisik kimia perairan juga faktor biologis.

2. Manfaat praktis :

  Manfaat bagi dunia pendidikan yaitu hasil penelitian ini secara keseluruhan dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam bidang kajian pendidikan lingkungan hidup dan pemanfaatan makro-invertebrata sebagai indikator biologis kualitas air sungai berupa modul yang dapat digunakan pembelajaran siswa jenjang SMA kelas X.

  7

1.5 Batasan Masalah

  Agar tidak terjadi gambaran luas dalam penelitian ini, maka peneliti memberikan batasan dalam penelitian ini, yaitu:

  1. DAS Sungai konto yang menjadi objek penelitian adalah di daerah kecamatan Pujon dan kecamatan Ngantan kabupaten Malang, berdasarkan parameter biologi, fisik dan kimia perairan.

  2. Indikator biologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah makroinvertebrata. Sedang parameter fisik dan kimia perairan yang diamati adalah suhu, kecerahan, TSS, pH, DO,dan BOD.

3. Materi biologi yang digunakan sebagai penerapan dari penelitian ini adalah ciri, klasifikasi, dan peran hewan invertebrata.

1.6 Definisi Operasional

  Agar tidak terjadi salah penafsiran maka peneliti memberikan beberapa definisi yang perlu diketahui, sebagai berikut :

1. Kualitas air adalah mutu air yang memenuhi standar untuk tujuan tertentu.

  Syarat yang ditetapkan sebagai standar mutu air berbeda-beda tergantung tujuan penggunaan, sebagai contoh, air yang digunakan untuk irigasi memiliki standar mutu yang berbeda dengan air untuk dikonsumsi. Kualitas air dapat diketahui nilainya dengan mengukur peubah fisika, kimia dan biologi (Rahayu, 2009).

  8

  2. Indeks keanekaragaman adalah suatu pernyataan atau penggambaran secara matematik yang melukiskan struktur kehidupan dan dapat mempermudah dalam menganalisis informasi tentang jenis dan jumlah organisme (Pakpahan.2006).

  3. Makroinvertebrata (bentos) adalah hewan yang hidup di dasar sungai dan biasanya menempel pada subtrat dasar sungai yang berupa bata , pasir, dan lumpur (Odum, 1993).

Dokumen baru

Download (28 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Keanekaragaman Plankton Sebagai Indikator Kualitas Air Danau Siais Kabupaten Tapanuli Selatan
2
87
107
Keanekaragaman Plankton Sebagai Bioindikator Kualitas Air Sungai Batang Toru
3
57
86
Konsep Pengelolaan Kualitas Air Sungai Bedagai Berdasarkan Indikator Biologis Makroinvertebrata Air
5
40
99
Studi Kualitas Air Sungai Konto Kabupaten Malang Berdasarkan Keanekaragaman Makroinvertebrata Sebagai Sumber Belajar Biologi
23
164
28
Pengaruh MOL Rebung Bambu (Dendrocalamus asper) dan Waktu Pengomposan Terhadap Kualitas Pupuk dari Sampah Daun Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang Sebagai Sumber Belajar Biologi
2
28
31
Studi Keanekaragaman Gastropoda Sebagai Bioindikator Pada Aliran Sungai Kalisetail Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi Untuk Sumber Belajar Biologi SMA
1
23
28
Keanekaragaman Hayati Gastropoda di Kawasan Hutan Mangrove Desa Baban Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep Sebagi Sumber Belajar Biologi
17
66
26
Analisis Kandungan Klorin (Cl2) pada Beras yang Beredar Di Pasar Besar Kota Malang Sebagai Sumber Belajar Biologi
10
54
24
Studi Kandungan Bahan Pengawet Dan Pewarna Sintesis Pada Berbagai Bumbu Giling Di Pasar Kota Malang Sebagai Sumber Belajar Biologi
0
14
24
Studi Keanekaragaman Serangga Berdasarkan Distribusi Temporal Di Mangrove Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan Sebagai Sumber Belajar Biologi
2
17
30
Inventarisasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) di Kawasan Wisata Air Terjun Tirto Kemanten, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi Sebagai Sumber Belajar Biologi
0
10
18
Analisis Kualitas Air Dan Strategi Pengendalian Pencemaran Air Sungai Metro di Kota Kepanjen Kabupaten Malang
1
0
10
Perbandingan Kualitas Air Irigasi di Pertanian Organik dan Anorganik Berdasarkan Sifat Fisiko-kimia dan Makroinvertebrata Bentos (Studi Kasus di Desa Sumber Ngepoh, Lawang Kabupaten Malang)
0
0
6
Perubahan Struktur Komunitas Makroinvertebrata Bentos Akibat Aktivitas Manusia di Saluran Mata Air Sumber Awan Kecamatan Singosari Kabupaten Malang
0
0
6
Keanekaragaman Bentik Alga Dan Hubungannya Dengan Kualitas Air Di Perairan Sungai Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan
0
0
11
Show more