Pengembangan media pembelajaran matematika basis android pada materi peluang untuk siswa SMK

Gratis

8
14
198
2 years ago
Preview
Full text

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BASIS ANDROID PADA MATERI PELUANG UNTUK SISWA SMK SKRIPSI

  Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran matematika pada materi peluang untuksiswa SMK untuk digunakan pada perangkat mobile android dan mengetahui bagaimana respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasisandroid tersebut. Sehingga media pembelajaran matematika berbasis android ini dapat dijadikan sebagai media penunjang proses belajar siswa, yang dapat digunakan secaramandiri dan bebas pemanfaatan dimanapun dan kapanpun.

SAGHRILLAH RAHMAWATI

  Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran matematika pada materi peluang untuksiswa SMK untuk digunakan pada perangkat mobile android dan mengetahui bagaimana respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasisandroid tersebut. Sehingga media pembelajaran matematika berbasis android ini dapat dijadikan sebagai media penunjang proses belajar siswa, yang dapat digunakan secaramandiri dan bebas pemanfaatan dimanapun dan kapanpun.

KATA PENGANTAR

  Bapak dan Ibu Dosen Pendidikan Matematika UIN Syarif HidayatullahJakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan kepada penulis beserta staff jurusan yang selalu membantu penulis dalam proses administrasi. yang telah bersedia menjadi ahli media serta siswa-siswi SMK Taruna Bhakti yang telahmembantu penulis dalam penelitian skripsi ini.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan

  Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru matematika di SMKTaruna Bhakti Depok, pada proses pembelajaran matematika, media pembelajaran yang sering digunakan dalam penyampaian materi adalahberbentuk power point dengan tampilan visual statis yang dapat dilihat siswa di saat pembelajaran tersebut berlangsung. Berdasarkan uraian diatas, media pembelajaran matematika pada materi peluang untuk siswa SMK yang telah ada dipandang perlu untuk dikembangkanmenjadi media yang sifatnya mobile dan dapat diakses dengan mudah pada perangkat Android siswa.

B. Identifikasi Masalah

  Pada dunia pendidikan di Indonesia, kurangnya inovasi pendidik dalam pemanfaatan teknologi dan pengembangan media pembelajaran. Merambahnya aplikasi-aplikasi hiburan didalam ponsel tidak dibarengi merambahnya media pembelajaran yang dapat digunakan siswa, sehinggaberdampak pada rendahnya prestasi belajar siswa.

C. Pembatasan Masalah

  Materi yang disajikan dalam media pembelajaran disesuaikan dengan silabusKTSP untuk SMK/MAK kelas XII dan terbatas pada materi peluang yang terdiri dari kompetensi: a. Produk yang dikembangkan bukan ditujukan untuk menggantikan media buku, modul atau lembar kerja siswa dalam pembelajaran, namun sebagaimedia pembelajaran alternatif agar siswa merasakan pengalaman belajar yang berbeda, dan sebagai penunjang belajar siswa untuk dapat lebih memahamimateri karena dapat mendengarkan dan melihat penjelasan materi peluang secara mandiri dimanapun dan kapanpun.

D. Rumusan Masalah

  Bagaimana mengembangkan media pembelajaran matematika basis android pada materi peluang untuk siswa SMK? Bagaimanakah tingkat kelayakan dan keberhasilan media pembelajaran yang dihasilkan?

E. Spesifikasi Produk yang Dihasilkan

  Spesifikasi dari produk pengembangan media pembelajaran matematika basis android ini adalah sebagai berikut. Produk yang dikembangkan adalah sebuah aplikasi pembelajaran yang dijalankan pada smartphone atau tablet PC berbasis android sebagai mediapembelajaran yang sifatnya mobile.

2. Produk dikembangkan dengan menggunakan program Eclipse

  Produk yang dihasilkan mencakup 6 menu utama, yaitu materi, contoh soal, latihan, test, sejarah dan petunjuk. Setiap menu berisi materi dengan sajianyang beragam, yaitu teks, gambar, animasi, audio, dan video tutorial pembelajaran.

F. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Mengembangkan produk pembelajaran berbentuk aplikasi offline yang berjalan pada platform android dengan substansi media berupa sajian teks,gambar, audio, video pada menu sejarah, materi, contoh soal, latihan, dan test materi peluang. Bagi Masyarakat, dapat menjadi bahan masukkan untuk melakukan penelitian pengembangan media pembelajaran basis android lebih lanjut atau sebagaipedoman untuk mengembangkan media lain pada materi matematika yang lain.

BAB II LANDASAN TEORI A. Deskripsi Teoritik Pada bab ini akan dijelaskan mengenai teori yang mendasari atau mendukung

  Beberapa uraian konsep yang berkaitan dengan penelitian ini adalah pengertian media pembelajaran, matematika, dan platform android berikut software pendukungnya. Media Pembelajaran Matematika Berikut ini akan dijelaskan mengenai konsep media, media pembelajaran, fungsi dan manfaat media pembelajaran, pola pemanfaatan media, karakteristikmedia pembelajaran, dan matematika.

a. Pengertian Media Pembelajaran

  Sejalan dengan batasan ini, karena pengertian dari media sangat luas, kita membatasi media pendidikan saja yaknimedia yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran. Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut, Seel & Richey dalam Azhar mengatakan bahwa media pembelajaran dapat dikelompokan ke dalam empatkelompok, yaitu (1) media hasil teknologi cetak, (2) media hasil teknologi audio- visual, (3) media hasil teknologi yang berdasarkan komputer, dan (4) media hasil 4 gabungan teknologi cetak dan komputer.

a) Media berbasis telekomunikasi, seperti telekonferen, dan kuliah jarak jauh

  Azhar Arsyad mengatakan bahwa belajar dengan menggunakan indera ganda Multimedia adalah suatu penggunaan gabungan beberapa media dalam menyampaikan informasi yang berupa teks, grafis atau animasi grafis, movie,video dan audio. Posisi media dalam sistem pembelajaran Berdasarkan beberapa uraian tentang media, ciri-ciri umum yang terkandung pada media, yaitu:1) Media memiliki pengertian fisik yang dewasa ini dikenal sebagai hardware(perangkat keras), yaitu benda yang dapat dilihat, di dengar, atau diraba dengan panca indera.

6) Penekanan media pembelajaran terdapat pada visual dan audio

  7)Media pembelajaran terdiri beberapa macam sajian, berbentuk audio, visual, atau gabungan audio-visual. Media yang merupakan penggabungan daribeberapa media dalam penyampaian informasinya sering disebut dengan 13 visual, maupun kinestetik dapat disajikan, sehingga pelajar dapat memilih media yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing.

b. Fungsi Dan Manfaat Media Pembelajaran

  Pada kondisi siswa SMA atau dibawahnya pada jaman sekarang, yang dapat dikatakan hampir semua melek IT, media berbasisteknologi yang dapat disajikan oleh mobile device akan sangat relevan untuk dijadikan sebagai alat bantu belajar siswa. Hamalik mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru,membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa.

2) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indra

  Dalam penelitian ini, media yang dikembangkan difungsikan sebagai media pembelajaran suplemen, atau sebagai media tambahanuntuk proses belajar siswa. Seperti yang dinyatakan Deni Darmawan, bahwa yaitu meningkatkan produktivitas pendidikan, memberikan kemungkinan kegiatan pengajaran bersifat individual, memberi dasar yang lebih dinamis terhadappendidikan, pengajaran yang lebih mantap, memungkinkan belajar secara seketika dan penyajian pendidikan yang luas.

8) Peran guru mengalami perubahan ke-arah yang positif

11 Media pembelajaran dikembangkan dan digunakan sesuai dengan

  16 Secara umum manfaat yang dapat diperoleh dari pembelajaran dengan media adalah kegiatan pembelajaran lebih menarik dan interaktif, serta jumlah waktuKBM yang singkat untuk pembelajaran matematika tidak menjadi kendala untuk membuat siswa memahami materi pelajaran. Hal tersebut karena penyampaianmateri dibantu dengan media yang dapat di gunakan kapanpun dan dimanapun(bersifat mobile), sehingga sikap dan perhatian belajar siswa dapat lebih ditingkatkan dan dipusatkan baik di dalam atau pun diluar kelas.

c. Pola Pemanfaatan Media

  Media pembelajaran yang dipilih haruslah sesuai dengan tujuan, materi, dan strategi pembelajarannya.2) Pemanfaatan Media di Luar Situasi KelasPemanfaatan media pembelajaran di luar situasi kelas dibedakan dalam dua kelompok utama, yaitu:a. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.2) Karakteristik media dalam multimedia pembelajaran adalah sebagai berikut:1) Sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran, pemilihan dan penggunaan media pembelajaran harus memperhatikan karakteristik komponenlain, seperti tujuan, materi, strategi dan juga evaluasi pembelajaran.

1) Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin

13 Arief S. Sadiman, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya

18 Dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi, terdapat aspek dan kriteria penilaian media pembelajaran seperti yang dituliskan Niken Arianidalam buku Pembelajaran Multimedia di Sekolah, diantaranya:1) Aspek Desain Pembelajaran, yang meliputi: a)Kejelasan tujuan pembelajaran (rumusan, realistis) b)Relevansi tujuan pembelajaran dengan SK/KD/Kurikulum c)Cakupan dan kedalaman tujuan pembelajaran d)Ketepatan penggunaan strategi pembelajaran e)Interaktivitas f)Pemberian motivasi belajar g)Kontekstualitas dan aktualitas h)Kelengkapan dan kualitas bahan bantuan belajar i) Kesesuaian materi dengan tujuan pembelajaran j)Kedalaman materi k) Kemudahan untuk dipahami l)Sistematis, runut, alur logika jelas m) Kejelasan uraian, pembahasan, contoh, simulasi, latihan n)Konsistensi evaluasi dengan tujuan pembelajaran o)Ketepatan dan ketetapan alat evaluasi p)Pemberian umpan balik terhadap hasil evaluasi 2)Aspek Komunikasi Verbal a)Komunikatif, sesuai dengan pesan dan dapat diterima/ sejalan dengan keinginan sasaranb) Kreatif dalam ide berikut penuangan gagasan c)Sederhana dan memikat d)Audio (narasi, sound effect, backsound, musik) e)Visual (layout design, typography, warna) f)Media bergerak (animasi, movie) 15 15

g) Layout Interactive (ikon navigasi)

  19 Reusable (sebagian atau seluruh program media pembelajaran dapat dimanfaatkan kembali untuk mengembangkan media pembelajaran lain). 17.17 Erman Suherman dkk, Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer, (Bandung: UPI, 2001), h.18.18 18 Menurut Ismail, matematika adalah cara atau metode berpiki dan bernalar, “ilmu tentang bilangan, hubungan antara bilangan, dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah mengenai bilangan”.

17 Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, matematika diartikan sebagai

  20 pada musik penuh dengan simetri, pola, dan irama yang dapat menghibur, alat bagi pembuat peta arsitek, navigator angkasa luar, pembuat mesin, dan akuntan. 19 Menurut James dan James (1976), dalam kamus matematikanya mengatakan bahwa matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan besaran, dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnyadengan dengan jumlah yang banyak yang terbagi ke dalam tiga bidang, yaitu aljabar, analisis dan goemetri.

20 Maka dari beberapa pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian

  matematika yaitu bahasa simbol yang terdefinisikan secara sistematik, antara satu konsep dengan konsep yang lain saling berkaitan dan pembuktian objek abstrak matematika dibangun dengan penalaran deduktif, serta matematika merupakanilmu pasti dan universal yang mendasari perkembangan teknologi modern. Dari uraian tentang media pembelajaran dan matematika, dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran matematika adalah alat atau mediayang membawa pesan-pesan dan informasi pembelajaran matematika dari pemberi pesan kepada penerima pesan yang disampaikan secara sistematiksehingga penerima pesan memperoleh pengetahuan dan keterampilan sesuai tujuan pembelajaran.

2. Android dan Program Eclipse

Berikut ini akan diuraikan mengenai android dan dan software pengembangan aplikasinya yaitu Eclipse.

a. Android

  Android merupakan sistem operasi untuk perangkat mobile yang berbasisLinux dan bersifat terbuka atau opensource dengan lisensi GNU yang dimilikiGoogle. Sejak open source ini dirilis pada tahun 2008, Android memiliki update yang luar biasa banyaknya yang masing-masing memperkenalkan fitur baru danperforma yang lebih baik.

2) Mac OS X (Mac OS X 10.4.8 atau lebih baru)

  Pada pengembangan media, materi pokok yang disajikan dalam aplikasi pembelajaran adalah materi pencacahan, permutasi, kombinasi, dan peluang suatukejadian. a)Apabila A dan A’ merupakan dua buah kejadian yang saling komplemen, maka peluang komplemen kejadian A {ditulis P(A’)} adalah P(A’)= 1 – 5)Kejadian majemuk � � = peluang yang sama, maka peluang kejadian A adalah P(A) = b.

c) Dua kejadian A dan B disebut saling lepas jika P(AUB) = P(A)+P(B)

1. Model Pengembangan

  Reviewer yang menilai produk harus melihat kedalaman materi yang diberikan apakah sudah sesuai dengan tingkatpebelajar yang akan menggunakan produk tersebut dan apakah sudah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.2) Apakah struktur isinya sudah sesuai. PedagogyUntuk mengevaluasi pedagogi, hal yang harus ditanyakan adalah apakah pengguaan komputer merupakan media yang terbaik untuk menyampaikan 32 Hal-hal yang harus diperhatikan adalah :metodelogi, interaktivitas, pembelajaran kooperatif, strategi belajar, kontrol pengguna, pertanyaan,menjawab pertanyaan, kualitas umpan balik, dan tingkat penguasaan materi.

C. Hasil Penelitian yang Relevan

  Adapun penelitian yang relevan telah dilakukan salah satunya Pengembangan Aplikasi Android sebagai Media Pembelajaran Matematika Pada Materi Dimensi Tiga untuk Siswa SMA Kelas X. Penelitian ini dilakukan oleh Rohmi Julia Purbasari.

35 X

  Jenis penelitian tersebut adalah penelitian pengembangan, produk yang dikembangkan berupa aplikasi android berbasis Adobe AIR (Adobe Integrated Runtime) yang dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Adobe Flash Profesional CS6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan termasuk dalam kategori praktis sehingga layak untuk digunakansebagai media pendukung dalam proses pembelajaran.

D. Kerangka Berpikir

  Berdasarkan hasil wawancara dengan guru SMK Taruna Bhakti, peneliti mendapatkan kesimpulan bahwa terdapat beberapa masalah yang terjadi dalamproses pembelajaran, yaitu jumlah pertemuan yang hanya seminggu sekali, kondisi siswa yang tidak selalu dapat menerima pelajaran di setiap proses KBM,dan sifat pelupa siswa akibat rentang waktu pertemuan pembelajaran yang cukup lama sehingga seringkali membuat pembelajaran harus diulang sebelum lanjut kemateri berikutnya. Pengembangan dilakukan untuk menghasilkan suatuproduk media pembelajaran yang dapat diakses siswa kapanpun dan dimanapun , yaitu berupa aplikasi pembelajaran yang dijalankan dengan perangkat mobileseperti pada tren masyarakat saat ini yang disebut ponsel pintar (smartphone), yang salah satunya bersistem operasi Android.

E. Pertanyaan Penelitian

  Bagaimana bentuk dan isi aplikasi pembelajaran dengan menggunakan program Eclipse basis Android yang dikembangkan sebagai mediapembelajaran matematika? Bagaimana tanggapan responden terhadap kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan dengan program Eclipse basis Android pada materi Peluang untuk tingkat SMK?

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Model Pengembangan Berdasarkan latar belakang dan tujuan penelitian yang telah dibahas pada BAB I, metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode

  Sebagaimana yang dikatakan olehSugiyono bahwa penelitian Research and Development adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan 1 produk tersebut. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran dalam bentuk perangkat lunak yang dikembangkan dengan program eclipse basis Android.

B. Prosedur Pengembangan

  Pengembangan media pembelajaran diawali oleh adanya masalah kebutuhan pengguna terhadap media pembelajaran yang sifatnya mobile, mudahdigunakan untuk belajar dimanapun dan kapanpun, dan sesuai dengan perkembangan zaman dalam hal teknologi. Walaupun produk yang dikembangkan sudah melalui beberapa tahap alfa test oleh ahli media dan materi dan bisa dikatakan sudah selesai,namunproduk tersebut harus dinilai oleh praktisi lapangan dan pengguna (beta test) sehingga memungkinkan terdeteksi suatu kesalahan-kesalahan kecil yangtidak terdeteksi pada tahap-tahap sebelumnya.

C. Desain Uji Coba

  Uji coba oleh praktisi lapangan, pada tahap ini produk diuji oleh para guru yang berkaitan dengan siswa kelas XII, yaitu guru matematika, guru BP kelas XII, dan guru kejuruan yang merupakan wakil ketua bidang kurikulum 41 pembelajaran di SMK Taruna Bhakti. Tujuan uji coba tahap ini adalah untuk melihat kesalahan-kesalahan kecil yang luput dari pengamatan ahli media danmateri sehingga dapat dilakukan perbaikan jika memang diperlukan sebelum di uji cobakan kepada sasaran pengguna produk.

3. Uji coba kelompok kecil, atau uji coba terbatas pada pengguna smartphone

  Ada beberapa instrumen yang digunakan pada penelitian ini, 42 diantaranya adalah: instrumen studi lapangan, instrumen untuk validasi ahli, instrumen penilaian media pembelajaran oleh praktisi lapangan, dan instrumenpenilaian media pembelajaran oleh siswa. Instrumen tersebut ditujukankepada para ahli media dan ahli materi sehingga media yang dikembangkan dapat divalidasi dari segi media dan materi yang ada di dalamnya, yang meliputipenilaian terhadap kualitas isi, kualitas instruksional, kualitas komunikasi visual dan kualitas teknisnya.

4. Instrumen penilaian atau respon siswa

  Instrumen penilaian atau respon siswa terhadap media pembelajaran digunakan untuk mengumpulkan data penilaian dari siswa terhadap media. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket yang diukur dengan menggunakan skala pengukuran skala Likert, yaitu untuk mengukur sikap,pendapat, dan persepsi para siswa tentang media pembelajaran yang dikembangkan.

5. Instrumen Data Hasil Belajar Siswa

  Data hasil belajar siswa ini diambil untuk mengetahui tingkat keberhasilan media pembelajaran matematika basis android. Data hasil belajar yang akandiambil disini adalah hasil ulangan harian siswa subjek penelitian.

F. Uji Coba Produk

  Black box testing, dilakukan untuk mengetahui apakah program yang dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan fungsionalnya. Pengetesan dilakukan pada 46 seluruh modul program yang telah di instal pada beberapa smartphone android.

G. Teknik Analisis Data

  Analisis yang dilakukan diarahkan untuk menjawab rumusan masalah dan pertanyaan penelitian sesuaidengan data yang dikumpulkan berdasarkan instrumen penelitian yang telah dibuat. Analisis data instrumen studi lapangan Analisis dari instrumen studi lapangan dapat dilihat langsung sebagai kebutuhan dari media pembelajaran yang akan dikembangkan karenainstrumen tersebut berupa wawancara terstruktur.

3. Analisis data penilaian guru terhadap media pembelajaran

  Tabel 3.6 Pedoman Skor Instrumen Penilaian oleh Guru Kriteria Pernyataan Sangat Kurang Tidak Respon Setuju Setuju Setuju Setuju Positif 4 3 2 1 Negatif 1 2 3 4 Selanjutnya dilakukan perhitungan tiap butir pernyataan menggunakan 7 rumus sebagai berikut: �ℎ ℎ� � � � � � = × %�ℎ Keterangan:P = persentase kelayakan media, 48 Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, maka range persentase dan kriteria kualitatif dapat ditetapkan seperti pada tabel 3.5. Analisis data penilaian siswa terhadap media pembelajaran Analisis data instrumen penilaian siswa terhadap media pembelajaran basis android menggunakan cara yang sama seperti analisis penilaian olehguru yaitu menggunakan skala Likert.

BAB IV PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil Pengembangan Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan

  model pengembangan ADDIE, yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Berikut ini hasil pengembangan media pembelajaran matematika berbasis android menggunakan software Eclipse.

1. Analysis (analisis)

  Analisis LiteraturAnalisis literatur ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa, tentang indikator dan tujuanpembelajaran yang akan dicapai sesuai rancangan pembelajaran yang telah disusun oleh guru pengajar matematika di kelas XII SMK Taruna Bhakti tahun ajaran 2014-2015. Instrumen evaluasiseperti latihan dan tes yang disajikan pada media merupakan sekumpulan arsip instrumen tes yang direkomendasikan oleh guru pengajar matematika kelas XIISMK Taruna Bhakti tahun ajaran 2013-2014 yang berasal dari soal UN SMK.

1) Menyiapkan background, teks, animasi, gambar, video, dan suara narasi

  Setelah media pembelajaran selesai dikembangkan, hasil pengembangan media pembelajaran basis android dikonsultasikan kepada ahli yang terdiridari dua ahli media, dan dua ahli materi untuk mengetahui tingkat kelayakan media serta mengetahui kekurangan-kekurangan media pembelajaran yangmasih perlu direvisi. Icon navigasi pada sebelum dan sesuadah revisi tahap I dapat dilihat pada Gambar 4.10.(7) Memaksimalkan suara yang ada pada sajian videoPada tahap ini, volume suara dimaksimalkan dengan menggunakan aplikasi pendukung, yaitu audio recorder, lalu di kompres dengan audio converter dan terakhir digabungkan dengan video awal menggunakan camtasia.

4. Implementation (implementasi)

  Selanjutnya, siswa diberikan angket respon media pembelajaran untuk dapat memberi tanggapan tentangkualitas media pembelajaran ini. Soal latihan dan tes yang diberikan kepada siswa bersifat static, artinya soal yang muncul hanya yang sudah tersedia, dan tidak ada random pada soal yagdisediakan.

5. Evaluation (evaluasi)

Evaluasi pada bagian ini adalah tahap terakhir dalam proses pengembangan media pembelajaran, yaitu proses menganalisis data yang telah diperoleh danmelakukan revisi tahap akhir berdasarkan evaluasi saat implementasi.

B. Deskripsi dan Analisa Hasil Uji coba

  Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah analisis kelayakan dan keberhasilan media pembelajaran. Berikut ini adalah hasil analisis data yangdiperoleh.

1. Analisis kelayakan media

  Kualitas memotivasi 79,69 Baik 4 Kualitas tes dan penilaiannya 81,88 Baik 5 Dampak bagi siswa 78,75 BaikRata-rata 82,06 Baik Berdasarkan tebel diatas, didapatkan informasi bahwa media pembelajaran basis android ini dapat memberikan kesempatan belajar mandiri pada siswasebesar 86,88%, dapat memberikan bantuan belajar sebesar 83,13%, dan dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat sebesar 79,69%. Komponen yang Dinilai Kriteria perolehan Skor(%) 1 Kekomunikatifan 75,83 Baik 2 Kualitas Audio 81,88 Baik 3 Kualitas Visual 82,81 Baik 4 Layout interaktif 73,75 Cukup Baik 5 Media bergerak 81,25 Baik 76 Berdasarkan tabel diatas, didapatkan informasi umum bahwa pemaparan materi pada media pembelajaran ini cukup komunikatif, kualitas audio yangdisajikan baik, tampilan media baik, dan media bergerak yang dalam hal ini animasi video pun baik.

2. Analisis Keberhasilan

  Data hasil ulangan diperoleh dari rekapitulasi guru pengajar matematika kelas XII SMKTaruna Bhakti yang bersangkutan. Persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah memenuhi kriteria minimal yang ingin dicapaidalam penelitian ini, yaitu ≥85% dari jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian ini.

C. Kajian Produk Akhir

  Produk akhir dari media pembelajaran basis android pada materi peluang tidak jauh berbeda dari hasil revisi ketiga yang divalidasi oleh ahli media. Tes sumatif berisi 20 butir soal tentang 80 Produk dilengkapi dengan menu tentang dan help yang dapat dilihat dengan menyentuh menu pilihan pada masing-masing perangkat android yang digunakanketika user sedang berada pada menu utama.

D. Keterbatasan Penelitian Terdapat beberapa keterbatasan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut

  Penentuan standar kualitas media pembelajaran dalam penelitian ini sebatas melalui penilaian oleh 2 ahli media, 2 ahli materi yang merupakan guru matapelajaran matematika kelas XII yang bersangkutan, 3 orang praktisi lapangan(guru), dan 40 siswa kelas XII SMK Taruna Bhakti. Sehingga kualitas media pembelajaran dapat saja berubah apabila di ujikan pada skala yang lebih luas 2.

3. Proses pengembangan media pembelajaran hanya menggunakan software

eclipse versi 2011, sehingga media tidak dapat dimaksimal dalam pembuatan animasi layar.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan uraian pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan

  Tingkat kelayakan dan keberhasilan media pembelajaran matematika basis android pada materi peluang untuk siswa SMK kelas XII yang dikembangkanadalah sebagai berikut: a. Media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan berhasil dan dapat dijadikan sebagai media penunjang belajar siswa berdasarkan data hasilbelajar siswa subjek uji coba, dengan presentase jumlah siswa subjek ujicoba yang tuntas mencapai 87,50%.

B. Saran

  Saran-saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian pengembangan media pembelajaran basis android pada materi peluang untuk siswa SMK adalahsebagai berikut. Untuk pengembangan selanjutnya diberikan tes dan latihan soal yang lebih banyak dan dapat dirandom sehingga siswa dapat berlatih lebih banyak darimedia yang dihasilkan.

3. Perlunya kerjasama beberapa ahli yang kompeten dalam suatu tim seperti

  programmer, desaigner, animator, dan ahli materi agar dapat dihasilkan media pembelajaran interaktif basis android yang menggunakan database. Dengan tujuan dapat dihasilkan media interaktif dengan kualitas yang lebih baik dan dapat di-update selalu untuk semua materi pelajaran matematikaseperti skenario aplikasi social media.

DAFTAR PUSTAKA

  “Pengembangan aplikasi android sebagai media pembelajaran matematika pada materi dimensi tiga untuk siswa SMA kelas X.” Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang, Vol.1, No.2, 2012. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan.

LEMBAR HASIL WAWANCARA DENGAN GURU MATEMATIKA 1

  Mohon beri tanda (√) pada kolom yang telah disediakan sesuai dengan penilaianBapak terhadap aspek materi pada media pembelajaran matematika basis android ini secara objektif. 91Lampiran 3 Angket Penilaian Aspek Media Penilaian aspek media pada media pembelajaran basis Android oleh Ahli MediaNama Penguji :Pekerjaan :Mohon beri tanda (√) pada kolom yang sesuai dengan penilaian Bapak secaraobjektif.

RUBRIK PENILAIAN ANGKET PENILAIAN ASPEK MATERI 1

  Poin 1, jika umpan balik yang diberikan media tidak ada yang sesuai dengan input pengguna, contohnya pada menu latihanb. Poin 2, jika terdapat beberapa umpan balik yang diberikan media yang kurang sesuai dengan input yang diberikan penggunac.

RUBRIK PENILAIAN UNTUK ASPEK MEDIA

  Kontrol play, pause, dan stop tidak dapat berfungsi b.kontrol play, pause, dan stop berfungsi sebagian c.kontrol play, pause dan stop agak sulit namun berfungsi seluruhnya d.kontrol play, pause dan stop mudah dan berfungsi seluruhnya 7. Seluruh makna icon navigasi yang digunakan tidak jelas dan terlihat lebih menonjol dari substansi media yang disajikan.

9 Tri Khusni Sa’adah

  111Lampiran 12 13 15 12 12 4 4 4 14 12 9 3 3 3 12 4 9 3 3 3 12 12 9 3 3 3 11 12 9 3 4 3 3 Dampak Bagi Guru DanPembelajaran Siswa 3677,78 28 2 Visual 1275,00 9 1 Audio (%) KriteriumPersentase HasilSkor No. Aspek Kualitas Komunikasi Visual 98120 32 36 88,89Total 4877,08 11 37 2 Redaksi Instruksional 3680,56 29 1 Sistematika Penyajian (%) KriteriumPersentase HasilSkor No.

1. Aspek Kualitas Instruksional

  10"};int[] kunci = {3, 2, 1, 2, 4, 5, 5, 4, 3, 1, 4, 3, 2, 5, 1, 3, 2, 3, 1, 5}; int[] soal = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20};/**called when activity is first created. R.layout.simple_spinner_dropdown_item); soal12.setAdapter(pil12);soal12.setOnItemSelectedListener(new OnItemSelectedListener(){ public void onItemSelected(AdapterView<?> arg0, View arg1, int arg2, long arg3){index12 = soal12.getSelectedItemPosition(); }public void onNothingSelected(AdapterView<?> arg0){ }}); ArrayAdapter<String> pil13= newArrayAdapter<String>(this,android.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh penggunaan media -al-qur'an dalam pembelajaran matematika terhadap pembentukan sikap keberagaman siswa
3
58
525
Penrapan model pembelajaran advance organizer untuk meningkatkan sikap positif siswa dalam pelajaran matematika
0
7
121
Pengaruh pembelajaran matematika menggunakan media cai (Computer-asssited insruction) dengan tipe tutorial terhadap hasil belajar matematika siswa
0
9
199
Pengaruh metode pembelajaran inkuiri-discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi termokimia
4
46
106
Penerapan metode pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa
0
7
241
Penggunaan media pembelajaran zooming presentation untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas x pada konsep suhu dan kalor
0
6
6
Pengembangan media pembelajaran matematika basis android pada materi peluang untuk siswa SMK
8
14
198
Pengembangan model pembelajaran matematika berbasis wesita
1
4
100
Pengaruh pembelajaran matematika menggunakan media cai Computer-assisted instruction dengan tipe simulasi terhadap motivasi belajar matematika siswa
1
12
170
Penerapan model motivasi ARCS dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan disposisi matematik siswa
0
15
0
Penggunaan soal-soal open ended dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan representasi verbal siswa
7
45
191
matematika untuk siswa
0
26
2
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square pada materi ruang dimensi tiga untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Baubau
0
1
12
Pengembangan media pembelajaran ipa terpadu interaktif dalam bentuk moodle untuk siswa smp pada tema hujan asam
0
1
19
Penggunaan media pembelajaran MIVI (Media Interaktif Visual) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada topik sistem gerak manusia
0
0
7
Show more