Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang

Gratis

51
267
87
3 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif, di mana data yang diperoleh melalui 30 responden yang merupakansampel kemudian diolah dengan menggunakan statistik dan disajikan dalam bentuk analisis ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif, di mana data yang diperoleh melalui 30 responden yang merupakansampel kemudian diolah dengan menggunakan statistik dan disajikan dalam bentuk analisis ilmiah.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada sebuah organisasi pemerintahan, kesuksesan atau kegagalan dalam

  Kepemimpinan yang ada di Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda HilirKabupaten Deli Serdang dipimpin oleh seorang Camat yang membawahi 30 orang pegawai membutuhkan kepemimpinan yang baik sehingga Kantor CamatSinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang dapat menciptakan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Salah satu permasalahan yang terjadi di Kantor Camat Sinembah TanjungMuda Hilir Kabupaten Deli Serdang yang juga merupakan permasalahan hampir di semua lembaga atau instansi pemerintahan adalah munculnya keluhan danketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan kepada masyarakat yang tidak maksimal seperti yang dikemukakan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris(http:// www.

E. Kerangka Teori

Adapun teori-teori yang mendasari penelitian ini adalah :

1. Kepemimpinan

1.1 Pengertian Kepemimpinan

  Kepemimpinan adalah suatu kegiatan dalam memimpin sedangkan pemimpin adalah orangnya yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lainsehingga orang lain tersebut mengikuti apa yang diinginkannya. Kepemimpinan merupakan subjek yang penting di dalam manajemen dan ilmu administrasi karena kepemimpinan terkait dengan hubungan antara atasan danbawahan di dalam organisasi.

1.2. Teori Kepemimpinan

  Teori SifatTeori ini menyatakan bahwa seseorang dapat menjadi pemimpin yang baik apabila memiliki sifat-sifat yang positif sehingga para pengikutnya dapatmenjadi pengikut yang baik, sifat-sifat kepemimpinan yang umum misalnya bersifat adil, suka melindungi, penuh percaya diri, penuh inisiatif, mempunyaidaya tarik, energik, persuasif, komunikatif dan kreatif. Teori KharismatikTeori ini menyatakan bahwa seseorang menjadi pemimpin karena orang tersebut mempunyai kharisma (pengaruh yang sangat besar).

1.3. Fungsi-Fungsi Kepemimpinan

Fungsi kepemimpinan berhubungan dengan situasi sosial dalam kehidupan kelompok/ organisasi dimana fungsi kepemimpinan harus diwujudkan dalaminteraksi antar individu. Menurut Rivai (2005:53) secara operasional fungsi pokok kepemimpinan dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Fungsi Instruktif

  Kepemimpinan yang efektif memerlukan kemampuan untuk menggerakkan dan memotivasi orang lain agar mau melaksanakan perintah. Pada tahap pertama dalam usaha menetapkan keputusan, pemimpin kerapkali memerlukan bahan pertimbanganyang mengharuskannya berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya yang dinilai mempunyai berbagai bahan informasi yang diperlukan dalammenetapkan keputusan.

5. Fungsi Pengendalian

  Fungsi pengendalian bermaksud bahwa kepemimpinan yang sukses/ efektif mampu mengatur aktivitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinasiyang efektif, sehingga memungkinkan tercapainya tujuan bersama secara maksimal. Fungsi pengendalian ini dapat diwujudkan melalui kegiatanbimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan.

1.4. Teknik Kepemimpinan

  Teknik Memberi Teladan, Semangat, dan DoronganDengan teknik ini pemimpin menempatkan diri sebagai pemberi teladan, pemberi semangat, dan pemberi dorongan. Dengan cara demikian diharapkandapat memberikan pengertian dan kesadaran kepada para bawahan sehingga mereka mau dan suka mengikuti apa yang menjadi kehendak pemimpin.

1.5. Gaya Kepemimpinan

  Gaya kepemimpinan seorang pemimpin itu mempunyai sifat, kebiasaan, tempramen, watak, dan kepribadian tersendiri yang unik dan khas, hingga tingkahlaku dan gaya yang membedakan dirinya dengan orang lain. Hal ini justru akan memperburuk keadaan organisasi yang dipimpinnya, tetapi sebaliknya, harusbersifat fleksibel, yakni menyesuaikan gayanya dengan situasi yang ada, kondisi dan individu dalam organisasinya.

1. Kinerja

2.1. Pengertian Kinerja Pegawai

  Pengertian kinerja menurut Siswanto (2002:235) menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seseorangdalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang diberikan kepadanya. Berdasarkan beberapa definisi tersebut, penulis mengambil kesimpulan tentang definisi dari kinerja seseorang pegawai adalah sebagai hasil pekerjaanatau kegiatan seorang pegawai secara kualitas dan kuantitas dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yangdiberikan kepadanya.

2.2. Pengukuran Kinerja Pegawai

  Sedangkan menurut Mathis (2002:78) yang menjadi indikator dalam mengukur kinerja atau prestasi karyawan adalah sebagai berikut:1. Sedangkan menurut Mathis (2002:78) yang menjadi indikator dalam mengukur kinerja atau prestasi karyawan adalah sebagai berikut:1.

3. Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai

  Berdasarkan deskripsi teori-teori yang ada dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan merupakan suatu cara yang dimiliki oleh seorang pemimpin dalammempengaruhi sekelompok orang atau bawahan untuk bekerja sama dan berdaya upaya dengan penuh semangat dan keyakinan untuk mencapai tujuan yang telahditetapkan. Sedangkan Kinerja pegawai adalah hasil pekerjaan atau kegiatan seorang pegawai secara kuantitas dan kualitas untuk mencapai tujuan organisasi yangmenjadi tugas dan tanggungjawabnya dimana tugas pegawai negeri adalah bersifat pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat.

F. HIPOTESIS

Hipotesis merupakan jawaban sementara dari penelitian yang akan dilakukan, yang mana kebenarannya perlu untuk diuji serta dibuktikan melalui Berdasarkan pada perumusan masalah dan kerangka teori yang telah dipaparkan diatas, maka hipotesis dalam penelitian ini adalah : “Ada pengaruh antara kepemimpinan terhadap kinerja pegawai Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang”.

G. DEFINISI KONSEP

  Definisi konsep yang dipakai dalam penelitian ini adalah: 1. KinerjaKinerja pegawai merupakan hasil kerja yang dapat dicapai seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuai wewenang dan tanggung jawabmasing-masing dalam rangka untuk mewujudkan tujuan organisasi yang diukur dari kuantitas dan kualitas pekerjaannya.

H. DEFINISI OPERASIONAL

  PengarahanCamat memberikan pengarahan yang jelas dan dapat dimengerti oleh pegawai dalam melakukan pekerjaan. KomunikasiKomunikasi sebagai cara yang dilakukan Camat dalam proses pekerjaan sehingga pegawai mau bekerjasama.

I. SISTEMATIKA PENULISAN

  BAB II : METODOLOGI PENELITIAN Bab ini terdiri dari bentuk penelitian, lokasi penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, teknik penentuan skor dan teknik analisa data. BAB IV : PENYAJIAN DATA Bab ini berisikan penyajian data-data dari lapangan atau berupa dokumen- dokumen yang akan dianalisis.

BAB II METODOLOGI PENELITIAN A. Bentuk Penelitian Bentuk penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah bentuk

  Populasi dan sampel Dalam penelitian ini yang menjadi populasi dan sampel penelitian adalah seluruh pegawai (aparat) Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir KabupatenDeli Serdang dengan jumlah populasi sebanyak 30 orang. Pengumpulan data sekunder, yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara menelaah sejumlah buku, karya ilmiah, dan dokumen/arsip yangberhubungan dengan masalah yang diteliti.

E. Teknik Penentuan Skor

  Melalui penyebaran angket yang berisikan beberapa pertanyaan maka ditentukan skor dari setiap jawaban sehingga menjadi data yang bersifatkuantitatif. Teknik pengukuran skor atau nilai yang digunakan dalam penelitian ini adalah memakai skala Likert untuk menilai jawaban kuesioner.

5 Dengan interval 0,66 maka kategori jawaban responden dapat diklasifikasikan

  dengan urutan sebagai berikut : a. skor untuk kategori tinggi : 2,34 – 3,00 b.

F. Teknik Analisa data

1. Koefisien Korelasi Pearson Product Moment

  Metode ini digunakan untuk mengetahui besar kecilnya dan ada atau tidaknya hubungan atau pengaruh antar variabel. Penggunaan teknik korelasi seperti ini didasarkan atas sumber data yang diperoleh penulis serta adanya interval data yang berguna untuk melihat apakahjawaban responden tergolong tinggi, sedang, dan rendah.

2 Product Moment (R xy ) x 100%

  Setelah penyerahan kedaulatan/ penghapusan Negara Sumatera Timur sekitar tahun 1945/ 1950, Sinembah Tanjung Muda Hulu dibagi 2 Kecamatanyaitu Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu dan Kecamatan SinembahTanjung Muda Hilir yang berkedudukan di Desa Talun Kenas terdiri dari 38 Desa dan pada tahu 1991 diciutkan menjadi 15 Desa dan 80 Dusun. 2 Luas wilayah Kecamatan Sinembah adalah 190,50 Km , yang berbatasan dengan : Adapun ke 15 Desa Kecamatan Sinembah Tanjung Hilir Muda adalah sebagai berikut: 10.

B. Penduduk

  Tabel : Jumlah penduduk di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda HilirNo. Desa/Kelurahan Dewasa Anak-Anak Lk Pr Lk Pr(1) (2) (3) (4) (5) 10 Nagara Beringin 971 936 470 492 Struktur organisasi adalah suatu kerangka kegiatan yang merupakan pembagian kerja dan membuat tata hubungan antara pekerjaan-pekerjaan yangkeseluruhannya dapat menjamin koordinasi dan kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebihdahulu.

C. Struktur Organisasi Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir

  CAMAT KELOMPOK SEKRETARIS JABATAN FUNGSIONAL KEPALA SUB KEPALA KEPALA SUB BAGIAN SUB BAGIAN UMUM BAGIAN KEUANGAN PROGRAMKepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi Pemerintahan Ketentraman Pemberdayaan Kesejahteraan dan KetertibanMasyarakat Desa Sosial Kebersihan Umum Sumber : Data Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir (berdasarkan PERDA Kab. Deli Serdang Nomor 886 Tahun 2008 tentang TugasPokok,Fungsi Dan Rincian Tugas Jabatan Perangkat Daerah Kab.

1. Camat

  melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa ataukelurahan. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugas atau yang belum dapat dilaksanakan Pemerintahan Desa dan Kelurahan.i.

2. Sekretaris Camat

  Memberi petunjuk, membagi tugas dan membimbing bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan lancar dan tertib. Mengkoordinasikan penyusunan program dan penyelenggaraan tugas- tugas seksi secara terpadu dan tugas pelayanan administratif.

3. Kepala Sub Bagian Umum

  Memberi petunjuk, membagi tugas dan membimbing bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan lancar dan tertib. Menyusun laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sesuai hasil yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban pelaksaan tugas.m.

4. Kepala Sub Bagian Program

  Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan tentang langkah- langkah yang perlu diambil dengan ketentuan yang berlaku. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sesuai dengan hasil yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban tugas.j.

5. Kepala Sub Bagian Keuangan

  Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan tentang langkah- langkah yang perlu diambil dengan ketentuan yang berlaku.i. Menyusun laporan sesuai hasil yang yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.j.

6. Kepala Seksi Pemerintahan

  Melakukan dan memfasilitasi terhadap penyelesaian perselisihan yang timbul antara Pemerintah desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD).i. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan tentang langkah- langkah yang perlu diambil dengan ketentuan yang berlaku.o.

7. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum

  Melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan Ketentraman dan Ketertiban Umum. Membantu Camat dalam pengawasan dan pemantauan terhadap pengurusan maupun pelaksanaan setiap izin yang dikeluarkan, agar sesuaidengan Peraturan Daerah atau ketentuan yang berlaku.k.

8. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat

  Melakukan pembinaan usaha gotong royong masyarakat dan melakukan penyuluhan dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawabdalam pembangunan. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sesuai dengan hasil yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban tugas.n.

9. Kepala Seksi Kebersihan

  Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan tentang langkah- langkah yang perlu diambil dengan ketentuan yang berlaku.n. Meneliti dan melegalisasi surat keterangan ahli waris yang diterbitkan Kepala Desa dan Lurah.o.

BAB IV PENYAJIAN DATA Penyajian data pada bab ini merupakan hasil dari kuesioner yang telah

A. Deskripsi Data Identitas Responden

  disebarkan kepada pegawai Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda HilirKabupaten Deli Serdang yang berjumlah 30 orang. Penyajian data meliputi identitas data responden, jawaban responden terhadap pertanyaan yang diajukanberdasarkan daftar pertanyaan pada kuisioner yang diuraikan dalam tabel dan di interpretasikan.

1. Identitas Responden Menurut Jenis Kelamin

  Jenis Kelamin Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 Laki-laki 20 66,67 2 Perempuan 10 33,33 TOTAL 30 100 Sumber : Kuesioner Penelitian 2010 Berdasarkan tabel 3 di atas, dapat dilihat bahwa dari seluruh responden yang berjumlah 30 orang, dimana 20 orang (66,67%) adalah laki-laki dan sisanya10 orang (33,33%) adalah perempuan. Pendidikan Terakhir Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 SD - - 2 SLTP/ SMP 4 13,33 3 SLTA/ SMA/ SMU 20 66,67 4 Program Diploma I - - 5 Program Diploma III 3 10 6 Sarjana 2 6,67 7 Pasca Sarjana 1 3,33TOTAL 30 100 Sumber : Kuesioner Penelitian 2010 Dari tabel 5 di atas, dapat dilihat bahwa pegawai yang ada di KantorCamat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang yang lebih banyak dari tamatan SLTA/SMU 20 orang (66,67%), kemudian SLTP/SMP sebanyak 4orang (13,33%).

4. Identitas Responden Menurut Golongan

  Golongan Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 I 1 3,33 2 II 11 36,67 3 III 9 30 4 IV - - 5 Honorer 9 30 TOTAL 30 100Sumber : Kuesioner Penelitian 2010 Pegawai Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang lebih banyak bergolongan III dan di susul golongan II dan I. hal ini dapat dilihatpada tabel sebagai berikut : Dilihat dari tabel di atas golongan mayoritas berasal dari golongan II sebanyak 11 orang (36,67%), lalu disusul golongan III sebanyak 9 orang (30%),diantaranya golongan I sebanyak 1 orang (3,33%), dan pegawai honor sebanyak 9 orang (30%).

B. Deskripsi Data Variabel Penelitian

  Tabel 8 : jawaban responden mengenai camat memberikan uraian pekerjaan secara lengkap kepada pegawai Kategori Jumlah (orang) Presentase (%) Sering 16 53,33Kadang-kadang 14 46,67 TOTAL 30 100Sumber : Kuesioner Penelitian 2010 Dari tabel 8 di atas, dapat dilihat bahwa responden yang menyatakan pekerjaan yang diberikan Camat sering diuraikan dengan lengkap sebanyak 16orang (53,33%), dan yang menyatakan kadang-kadang ada sebanyak 13 orang(46,67%). Tabel 12 : jawaban responden mengenai kemampuan Camat dalam menciptakan komunikasi yang baik antara atasan denganbawahan Kategori Jumlah (orang) Presentase (%) Mampu 12 40 Kadang-kadang 18 60 TOTAL 30 100Sumber : Kuesioner Penelitian 2010 Dari tabel 12 di atas, dapat dilihat bahwa responden yang menyatakanCamat cukup mampu menciptakan komunikasi yang baik antara atasan dengan bawahan ada sebanyak 18 orang (60%), dan yang menyatakan mampu adasebanyak 12 orang (40%).

2. Informasi Jawaban Responden Terhadap Pertanyaan Tentang Kinerja Pegawai Sebagai Variabel Terikat (Y)

  Tabel 25 : jawaban responden mengenai kemampuan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telahditentukan Kategori Jumlah (orang) Presentase (%) Mampu 18 60 Kadang-kadang 12 40 TOTAL 30 100Sumber : Kuesioner Penelitian 2010 Dari tabel 25 di atas, dapat dilihat bahwa responden yang menyatakan pegawai mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telahditentukan ada sebanyak 18 orang (60%), dan yang menyatakan kadang-kadang ada sebanyak 12 orang (40%). Tabel 29: jawaban responden mengenai pegawai sudah memiliki kerjasama yang baik dengan pimpinan dan para pegawai yang lainKategori Jumlah (orang) Presentase (%) Sudah 17 56,67Kadang-kadang 12 40 belum1 3,33 TOTAL 30 100Sumber : Kuesioner Penelitian 2010 Dari tabel 29 di atas, dapat dilihat bahwa responden yang menyatakan sudah memiliki kerjasama yang baik dengan pimpinan dan para pegawai lainnya Dapat disimpulkan bahwa seluruh pegawai sudah memiliki kerjasama yang baik.

BAB V ANALISA DATA A. Klasifikasi Data Setelah keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian diuraikan, maka

  Dari tabel di atas, dapat dilihat dapat disimpulkan bahwa kebanyakan responden menyatakan kepemimpinan yang dijalankan oleh Camat di KantorCamat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang berlangsung baik. Dapat disimpulkan bahwa kebanyakan responden menyatakan kinerja pegawai yang ada di Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir KabupatenDeli Serdang berlangsung baik.

B. Analisa Korelasi

  Berarti keeratan antara pengaruh kepemimpinan dengan kinerja pegawai di kantorCamat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang adalah berada pada tingkat yang “rendah”. Dari hasil r (koefisien korelasi) di atas, maka besarnya pengaruh tersebut dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: = (0.297)2 x 100%= 0.088 x 100%= 8.82% Dari perhitungan di atas dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh variabel kepemimpinan (X) terhadap kinerja pegawai (variabel Y) adalah sebesar8.82%.

D. Hubungan variabel X dan variabel Y (Pengaruh kepemimpinan terhadap

  Kinerja Pegawai, variabel kinerja pegawai diukur dari empat indikator antara lain Kuantitas kerja, Kualitas kerja, Pemanfaatan waktu yang dimilikidalam menyelesaikan pekerjaan, Kerjasama dengan pegawai lain dan pimpinan Dari data-data yang berhubungan dengan kuantitas pekerjaan, sebagian besar pegawai sudah bekerja dengan baik dan jarang melakukan kesalahan dalambekerja, ini dapat dilihat berdasarkan tebel 20 sebanyak 60% pegawai menyelesaikan pekerjaan jarang melakukan kesalahan. Dan Dalam hal Kerjasama, para pegawai di Kantor Camat Sinembah TanjungMuda Hilir Kabupaten Deli Serdang sudah bekerjasama dengan baik dapat dilihat dari jawaban-jawaban responden yang ada, sebanyak 17 orang atau 56,67%menjawab bahwa para pegawai sudah memiliki kerjasama yang baik antara pimpinan dan bawahan begitupun diantara pegawai.

BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Atas semua penjelasan yang terurai dengan merujuk pada aspek-aspek

  Camat merupakan pemimpin yang bertanggungjawab terhadap segala pekerjaan dan keputusan yang telah diambil oleh Kantor Camat SinembahTanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang. Berhasil atau tidaknya suatu pekerjaan di Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten DeliSerdang bergantung pada kinerja pegawai dan hal ini tidak jauh dari pengaruh kepemimpinan.

B. Saran

  Kinerja pegawai pada kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir KabupatenDeli Serdang saat ini sudah cukup baik, dan sebaiknya pula dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi, misalnya dengan cara memberikanpelatihan dan pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar kinerja seluruh pegawai yang ada di Kantor Camat SinembahTanjung Muda Hilir kabupaten Deli Serdang dapat terus ditingkatkan. Aspek Motivasi kerja pada Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda HilirKabupaten Deli Serdang masih dirasa kurang maksimal, dan Camat perlu memperhatikan hal ini guna meningkatkan kinerja pegawai yang maksimal,misalnya dengan diadakannya rekreasi satu atau dua kali dalam setahun, mengenai dan untuk operasionalnya, pihak Kecamatan dapat bekerjasamadengan pihak ketiga (sponsor) yang tidak mengikat, selain itu dapat juga diperoleh dari iuran sukarela aparat Kecamatan.

DAFTAR PUSTAKA

  Arep, Ishak dan Tanjung, Hendri. Budaya Organisasi dan Peningkatan Kinerja Perusahaan.

I. Identitas Responden

  Menurut Bapak/ Ibu, apakah Camat memberikan pengarahan yang jelas dalam pekerjaan yang diberikan kepada para pegawai?a. Apakah Bapak/ Ibu sudah memiliki kerjasama yang baik dengan pimpinan dan para pegawai yang lain?a.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Teluk Nibung Kota TanjungBalai
25
199
107
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang
22
226
101
Hubungan Kepemimpinan Camat Dengan Etika Kerja Pegawai Di Kantor Camat Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
1
77
100
Pengaruh Kepemimpinan Camat Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Kantor Camat Medan Selayang)
37
263
91
Kualitas Bakteriologis Air Pada Perlindungan Mata Air Dikaitkan Dengan Sanitasi Lingkungan Di Desa Besamat Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang Tahun 2000
0
29
89
Pengaruh Kepemimpinan Camat Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Di Kantor Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Tapanuli Selatan.
18
97
92
Pengaruh Motivasi Terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Pegawai Di Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang
0
14
87
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Camat Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang
51
267
87
Analisis Pemberdayaan Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Camat Deli Tua Kabupaten Deli Serdang
1
55
140
Pengaruh Kepemimpinan Camat terhadap Efektivitas Kerja Pegawai (Studi Pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang)
16
166
66
Peranan Kepemimpinan Camat Dalam Meningkatkan Akhlak Pegawai Pada Kantor Camat Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir
0
8
94
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Teluk Nibung Kota TanjungBalai
0
2
15
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - Hubungan Kepemimpinan Camat Dengan Etika Kerja Pegawai Di Kantor Camat Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
0
1
28
Hubungan Kepemimpinan Camat Dengan Etika Kerja Pegawai Di Kantor Camat Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
0
1
10
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang
0
1
15
Show more