Pengaruh Etika Auditor dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Bandung yang Terdaftar di BPK)

Gratis

0
24
83
2 years ago
Preview
Full text

The Influences Ethics and Independence Auditor on Quality Audit (Survey on Accounting Firm Public in Region Bandung)

  The Influences Ethics and Independence Auditor on Quality Audit (Survey on Accounting Firm Public in Region Bandung) Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Komputer Indonesia ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect auditor ethics and independence of the auditor to audit quality either simultaneously or partially. The data used in this research is primary data obtained through a questionnaire to all respondents, the auditor who works in the firm inBandung area listed in the CPC.

GITA FEBRIYANI EKA RAHAYU

  Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Komputer Indonesia ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect auditor ethics and independence of the auditor to audit quality either simultaneously or partially. The data used in this research is primary data obtained through a questionnaire to all respondents, the auditor who works in the firm inBandung area listed in the CPC.

I. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Penelitian

  (Sukrisno Agoes, Jan Hoesada,2012:14)Untuk menjamin tingginya tingkat laporan audit yang “tidak dapat dipersalahkan”, para manager dan direktur audit sebaiknya menerapkansebuah sistem verifikasi yang dirancang untuk dapat mendeteksi kesalahan- kesalahan mekanis dan buruknya pertimbangan dimana mereka tidak beradadalam posisi untuk dapat mendeteksinya sendiri. Konsepindependensi memberi panduan mantap tentang kemerdekaan yang menyatakan opini audit, kemerdekaan posisional auditor terhadap auditee,sesama auditor, dan masyarakat, serta tanggung jawab sosial auditor.(Sukrisno Agoes, Jan Hoesada, 2012:16-17) Seperti halnya menurut hasil evaluasi BPK atas hasil audit laporan keuangan yang terjadi pada salah satu Akuntan Publik Drs.

1.2 Rumusan Masalah

  Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Seberapa besar pengaruh etika auditor terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung.

2. Seberapa besar pengaruh independensi auditor terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung

4

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

  1.3.1 Maksud Penelitian Maksud penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi pengolahan data Skripsi/Tugas Akhir pada Fakultas Ekonomi di UniversitasKomputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, guna bermanfaat bagi bagian Akademi pada Fakultas Ekonomi di UNIKOM. Untuk mengetahui berapa besar pengaruh etika auditor terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung.

1.4 Kegunaan Penelitian

  1.4.1 Kegunaan Praktis Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemecahan masalah tentang Pengaruh Etika Auditor dan Independensi Auditor terhadap KualitasAudit. Bagi Perkembangan IlmuDapat menjadi referensi ilmiah tentang Pengaruh Etika Auditor, danIndependensi Auditor terhadap Kualitas Audit pada beberapa kantor akuntan publik di Wilayah Bandung.

2. Bagi Penulis

  Peneliti mengharapkan hasil penelitian dapat bermanfaat dan selain itu untuk menambah pengetahuan, dan juga memperoleh gambaran langsungbagaimana Pengaruh Etika Auditor,dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit pada beberapa kantor akuntan publik di Wilayah Bandung. Bagi Peneliti lainPenelitian ini dapat menjadi bahan referensi untuk perbaikan atau pengembangan materi bagi peneliti lain yang ingin mengkaji di bidang ataumasalah yang sama.

II. KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

2.1.1 Pengertian Etika Auditor

  Permintaan pembatalan atau perubahan suatu opini audit, dengan ancaman pembalasanpun sekali-kali tidak dapat 7 Independensi dalam audit berarti mengambil sudut pandang yang tidak bias dalam pengujian audit, evaluasi atas hasil pengujian danpenerbitan laporan audit. Kualitas audit menurut mereka adalah probabilitas bahwa auditor tidak akan melaporkan laporan audit dengan opini wajar tanpa pengecualianuntuk laporan keuangan yang mengandung kekeliruan material.

2.2.1. Pengaruh Etika auditor terhadap Kualitas audit

  10 Etika profesi auditor digunakan dalam interprestasi dan kaidah etika yang harus dilakukan seorang auditor dalam memeriksa laporan keuangandan menghasilkan kualitas audit yang layak untuk dipublikasikan. Arens, dan Amir Abadi Jusuf,2013:74) Penelitian yang dilakukan oleh Lavin (1976) dalam Alim (2007) menjelaskan lebih mendalam konsep independensi dalam hal hubunganantara klien dan auditor melalui pengamatan pihak ketiga.

III. METODELOGI PENELITIAN

  Metode penelitian adalah suatuteknik atau cara mencari, memperoleh, mengumpulkan atau mencatat data, baik berupa data primer maupun data sekunder yang digunakan untukkeperluan menyusun suatu karya ilmiah dan kemudian menganalisa faktor- faktor yang berhubungan dengan pokok-pokok permasalahan sehingga akanterdapat suatu kebenaran data-data yang akan diperoleh. Dapat disimpulkan bahwa metode deskriptif dan verifikatif merupakan metode yang bertujuan menggambarkan benar tidaknya fakta-fakta yang ada serta menjelaskan tentang hubungan antar variabel yang diselidiki dengan cara mengumpulkan data, mengolah, menganalisis, danmenginterpretasi data dalam pengujian hipotesis statistik.

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Analisis Deskriptif Tanggapan Responden

  4.1.1.1 Etika Auditor Gambar diatas memperlihatkan bahwa hasil perhitungan persentase total skor dari etika auditor sebesar 84,1% nilai ini berada dalam intervalantara 84,1%-100% dan berada dalam kategori sangat tinggi. 4.1.1.2 Independensi Auditor Gambar diatas memperlihatkan bahwa hasil perhitungan persentase total skor dari independensi auditor sebesar 64%, nilai ini berada dalam kelasinterval antara 52,01%-68% dan berada dalam kategori cukup tinggi.

4.1.2 Hasil Analisis Verifikatif

  Analisis Regresi Linier Berganda Dengan menggunakan rumus 1 1 X 2 X 2 Y= a + β + β Hasil perhitungan koefisien regresi linier berganda diatas sama dengan perhitugan menggunakan program SPSS yaitu sebagai berikut:Hasil koefisien regresi yang diperoleh adalah: Y= 3,059 + 0,493X 1 + 0,715X 2 Berdasarkan persamaan regresi diatas dapat dilihat koefisien regresi dari variabel etika auditor dan independensi auditor bertanda positif independen bertanda positif. Uji Normalitas dapat dilihat dari nilai probabilitas (signifikansi) yang diperoleh dari uji Kolmogorov-Smirnov, dengan ketentuan1)Jika probabilitas >0,05 maka distribusi dari populasi adalah normal 2)Jika probabilitas <0,05 maka populasi tidak berdistribusisecara normal.

3. Pengaruh Etika Auditor terhadap Kualitas Audit a

  Karena nilai thitung(4,259) lebih besar dari ttabel (2,052) maka pada tingkat kekeliruan 5% sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis bahwaH ditolak dan H 1 diterima, artinya secara parsial independensi auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik diwilayah Bandung. Pengaruh X 2 terhadap Y = 0,472 x 0,472 = 0,223 atau 22,3% Jadi ketika etika auditor tidak mengalami perubahan, independensi auditor memberikan pengaruh sebesar 22,3%terhadap kualitas audit di Kantor Akuntan Publik wilayah Bandung.

4.2 Pembahasan

4.2.1 Pengaruh Etika Auditor terhadap Kualitas Audit

  Dok dan Perkapalan Surabaya (PERSERO)yang dilakukan oleh seorang auditor pada KAP Budiman,Wawan, Pamudji dan Rekan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum sepenuhnyamelaksanakan dan mematuhi Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan jasa yangdiberikan. Hal ini dikhawatirkan dapat mengurangi kualitas audit dan melanggar etika seorang audit karena seorang auditor sebaiknya mempunyaikompetensi profesional karena harus menjaga pengetahuan dan keterampilan profesional mereka dalam tingkat yang cukup tinggi dan tekun dalammenerapkan pengetahuan dan keterampilan ketika memberikan jasa profesional.

DAFTAR PUSTAKA

  48- 51.http://www.syariahmandiri.co.id/2013/10/bsm-kembali-raih-annual-report-award/PPAJP.depkeu.go.id 25 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh etika auditor dan independensi auditor terhadap kualitas audit, baik secara parsial maupunsecara simultan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada seluruh responden, yaitu auditoryang bekerja di KAP di wilayah Bandung yang terdaftar di BPK.

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

2.1 Kajian Pustaka

  Auditor Intern (Internal auditor)Auditor intern adalah auditor yang bekerja pada masing-masing perusahaan untuk melakukan audit manajemen yang tugas pokoknyaadalah menentukan apakah kebijakan dan prosedur yang telah diterapkam oleh manajemen puncak telah dipatuhi, menentukan baik atau tidaknyapenjagaan terhadap kekayaan organisasi serta menentukan informasi yang dihasilkan oleh berbagai bagian organisasi. Independensi dalam fakta ini merupakan tinjauan terhadap kebebasan yang sesungguhnya dimiliki olehauditor, sehingga merupakan kondisi ideal yang harus diciptakan oleh auditor.2) Independensi Profesi Merupakan Independensi yang ditinjau menurut citra (image) auditor dari pandangan publik atau masyarakat umum terhadap auditor yang bertugas.

2.3 Hipotesis Penelitian

Hipotesis merupakan suatu pernyataan yang bersifat sementara atau dengan anggapan, pendapat atau asumsi yang mungkin benar dan mungkin salah.

BAB II I METODELOGI PENELITIAN

  Pada umumnya kalau data itu reliabel dan obyektif, maka terdapat Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa metode penelitian adalah suatu teknik atau cara mencari, memperoleh, mengumpulkan, mencatatdata, baik primer maupun sekunder yang dapat digunakan untuk keperluan menyusun karya ilmiah dan kemudian menganalisis faktor-faktor yangberhubungan dengan pokok permasalahan sehingga akan didapat suatu kebenaran atau data yang diperoleh. Umi Narimawati (2010:29) mendefinisikan metode verifikatif adalah Dapat disimpulkan bahwa metode deskriptif dan verifikatif merupakan metode yang bertujuan menggambarkan benar tidaknya fakta-fakta yang ada sertamenjelaskan tentang hubungan antar variabel yang diselidiki dengan cara mengumpulkan data, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasi data dalampengujian hipotesis statistik.

3.3 Sumber Data

  Sumber data yang digunakan dalam penelitian tentang pengaruh Etika dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit yaitu menggunakan data primer. Data primer pada penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan kuisioner dan melakukan wawancara secara langsung dengan pihak- Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis untuk mendapatkan dan mengumpulkan data adalah menggunakan metode surveimenggunakan kuisioner.

3.4 Populasi, Sampel, dan Tempat serta Waktu Penelitian

  Didalam suatu penelitian, populasi dan sampel sangat diperlukan. Hal tersebut agar penelitian yang dilakukan benar-benar mendapatkan data sesuaiyang diharapkan.

3.4.1 Populasi Penelitian

  Menurut Sugiyono (2014:80) pengertian populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kualitas dankarakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. 3.4.3 Tempat dan Waktu Penelitian Untuk memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, maka penulis mengadakan penelitian di KAP Bandung.

3.5 Metode Pengumpulan Data

Uji validitas digunakan untuk membuktikan sejauh mana data yang terdapat di kuisioner dapat mengukur tingkat ke validitasan suatu kuisioner. Suatukuisioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuisioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuisioner tersebut Test of Validity) selanjutnya dilakukan analisis data yang terdiri dari: windows 20.0, setelah semua data-data dalam penelitian ini terkumpul, maka

3.5.1 Uji Validitas (

  Pengujian validitas ini menggunakan Total Correlation (correlated Item),analisis ini dengan cara mengkorelasikan masing-masing skor item dengan skor total dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang over estimasi. 0,05) maka instrumen atau item-item pertanyaan berkolerasi signifikan terhadap skor total 2)Jika r hitung < r tabel (uji 2 sisi dengan sig.

3.5.2 Uji Reliabilitas (Test of Reliability)

  Pengujiasn reliabilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalahdengan internal consistency, yaitu dilakukan dengan cara mencobakan instrument sekali saja, kemudian dianalisis dengan menggunakan suatu teknik perhitunganreliabilitas. Teknik yang digunakan untuk menguji keandalan kuesioner pada penelitian ini adalah metode split-half dari Spearman-Brown menurut Sugiyono(2009:126) dengan langkah-langkah sebagai berikut:  Butir-butir instrument di belah menjadi dua kelompok, yaitu kelompok instrument ganjil dan genap.

3.6 Metode Pengujian Data

  Berdasarkan penjelasan tersebut dapat dikatakanbahwa merupakan kelanjutan dari pengolahan data dimana terjadi proses mencari dan menyususn secara sistematik data yang telah diproses dari hasil obsevasi dandokumentasi yang telah dilakukan dengan cara mengorganisasikannya ke dalam kategori hingga membuat kesimpulan sehingga mudah untuk dipahami oleh dirisendiri maupun orang lain. Analisis VerifikatifMenurut Umi Narimawati (2010:29) metode verifikatif adalah memeriksa benar tidaknya apabila dijelaskan untuk menguji suatu cara dengan atau tanpaperbaikan yang telah dilaksanakan di tempat lain dengan mengatasi masalah yang Menurut Suharsimi Arikunto (2013:284) cara analisis data untuk alternatif jawaban yang diberi nilai, akan berbeda dengan alternatif yang hanyamenunjukkan kategori saja, bukan gradasi atau peringkat.

3.6.1 Pengujian Hipotesis

  Uji Daerah Penerimaan dan Penolakan Hipotesis Gambar 3.1Sumber: Sugiyono (20011:185) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Etika Auditor danIndependensi Auditor terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan PublikWilayah Bandung yang terdaftar di BPK. Maka dapat dikatakan bahwa etika auditor berpengaruh terhadap kualitas audit ke arahpositif pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Bandung yang terdaftar di BPK.

2. Independensi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Audit pada Kantor

  Bagi Kantor Akuntan PublikKantor Akuntan Publik disarankan untuk selalu menjaga sikap etika dan independensinya kepada kliennya agar kualitas yang dihasilkan baik pula tanpaterjadi kesalahan karena kurang cermat dan profesional atas pemberian pendapat yang diberikan. Auditor yang mendapat tugas dari kliennya diusahakan benar-benar independen, tidak mendapat tekanan dari klien, tidak memiliki perasaan sungkan sehingga dalam melaksanakan tugas auditnya benar-benar objektif dandapat menghasilkan audit yang berkualitas.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh Independensi Auditor,Pengalaman Auditor Dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Audit
0
8
134
Pengaruh Etika Auditor dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Bandung yang Terdaftar di BPK)
0
24
83
Pengaruh Integrasi dan Independensi Terhadap Kinerja Auditor (Penelitian pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung yang Terdaftar di BPK RI)
4
24
50
Pengaruh Etika Profesi dan Pengalaman Auditor Terhadap Audit Judgment (Penelitian pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung yang Terdaftar di BPK RI)
23
148
62
Pengaruh Kompetensi Auditor Eksternal dan Profesionalisme Auditor terhadap Kualitas Audit (Survey Pada Kantor Akuntan Publik di Bandung yang Terdaftar di BAPEPAM-LK)
0
5
2
Pengaruh Integritas Auditor dan Skeptisisme Profesional Auditor terhadap Kualitas Audit (Survei pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Bandung yang Terdaftar di BAPEPAM-LK)
1
30
49
Pengaruh Pengalaman Auditor dan Independensi Auditor Terhadap Audit Judgment (Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung)
14
46
30
Pengaruh Independensi Auditor Dan Kinerja Auditor Terhadap Kualitas Audit (survei Pada Kantor Akuntan Publik Di Bandung)
0
15
70
Pengaruh Integritas dan Masa Perikatan Auditor Terhadap Kualitas Audit (Penelitian Pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung yang terdaftar di BAPEPAM-LK)
2
10
47
Pengaruh Indepedensi dan Integritas Auditor terhadap Kualitas Audit (Penelitian pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Kota Bandung yang terdaftar di BAPEPAM-LK)
1
5
1
Pengaruh Fee Audit dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit (Survei Pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung)
0
4
1
Pengaruh Tekanan Anggaran Waktu dan Etika Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung)
8
38
77
Pengaruh Kompetensi Auditor dan Komitmen Organisasi Terhadap Kualitas Audit (Survey Pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung yang Terdaftar di BAPEPAM-LK)
1
8
32
Pengaruh Due Professional Care dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Audit (Survey Pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Kota Bandung yang Terdaftar di BAPEPAM-LK)
0
31
67
Pengaruh Perilaku Disfungsional Auditor dan Masa Perikatan Audit Terhadap Kualitas Audit (Penelitian Pada Kantor Akuntan Publik di Bandung yang Terdaftar di BAPEPAM-LK)
0
8
60
Show more