POLA JARIGAN KOMUNIKASI PADA KOMUNITAS SUPORTER SEPAKBOLA DALAM MENJAGA SOLIDARITAS ANTAR ANGGOTA (Studi Pada Anggota Romanisti Indonesia Regional Malang)

Gratis

1
17
45
3 years ago
Preview
Full text

DAFTAR LAMPIRAN

  Teori Komunikasi (Theories of Human Communication). Komunikasi Organisasi dalam Perspektif Teori dan Praktek.

NON BUKU:

  Wardhani, K Sari. Pola Jaringan Komunikasi Dalam Komunitas Fotografi(Studi Pada Komunitas Fotografi di Kota Blitar).

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berbagai macam bentuk perkumpulan atau komunitas mulai

  Hal yang kemudian menjadi menarik untuk diteliti adalah pola jaringan komunikasi sepertiapa yangmembuat komunitas ini tetap ada diantara banyaknya komunitas- komunitas suporter sepakbola dengan nama-nama besar lainnya serta dari Sebagaimana yang telah diketahui bahwa As Roma bukanlah klub sepakbola dengan nama besar, tidak seperti Barcelona, Manchester Unitedmaupun Real Madrid yang tidak akan menemui banyak masalah terhadap solidaritas serta regenerasi anggotanya. hal yang dapat dilakukan dalam analisis jaringan komunikasi, yaitu: (1) mengidentifikasi klik dalam sutausistem; (2) mengidentifikasi peranan khusus seseorang dalam jaringan misalnya sebagai liaisons, bridges, dan isolated; dan (3) mengukurberbagai indikator (indeks) struktur komunikasi seperti keterhubunganKlik, keterbukaan klik, keintegrasian klik, dan lain sebagainya.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang dikemukakan dalam latar belakang, penulis sangat tertarik untuk melakukan penelitian, yaitu :

1. Bagaimana Pola jaringan yang terbentuk dalam komunitas Romanisti

  Tujuan Penelitian Dalam penelitian ini, penulis bertujuan untuk mengetahuiPola apa dan bagaimanajaringan komunikasi yang terbentuk dalam komunitasRomanisti Indonesia Regional Malang dalam menjaga solidaritas antar anggota D. Manfaat PraktisDari hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan wawasan baru khususnya kepada seluruh anggota komunitas Romanisti Indonesia Regional Malang dalam memandang ilmu komunikasi.

E. Kajian Pustaka Dan Landasan Teori 1 Pengertian Ilmu Komunikasi

  Kataatau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris“communication”),secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latincommunicatus, dan perkataan ini bersumber padakata communis Dalam kata communis ini memiliki makna „berbagi‟atau „menjadi milik bersama‟ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna. Bahwa komunikasi manusia adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok, organisasi danmasyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain (Adiprakosa, 2008).

e) Efek (dengan dampak/efek apa?)

  Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah pesan verbal (bahasa), dan pesannonverbal (kial/gesture, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya) yang secara langsung dapat/mampu menerjemahkan pikiran dan atau perasaankomunikator kepada komunikan. Dalam konteks ini, komunikasi dianggap suatu tindakan yang disengajauntuk menyampaikan pesan demi memenuhi kebutuhankomunikator, seperti menjelaskan sesuatu sesuatu kepada orang lain atau membujuk untuk melakukan sesuatu Beberapa definisi komunikasi dalam konseptual tindakan satu arah: a.

E.2 JARINGAN KOMUNIKASI

  Hasil dari studinya memperlihatkanbahwa orang yang sebagai pengantara memegang posisi atau status yang lebih tinggi dari orang-orang lain yang bukan sebagai pengantara danmerupakan wakil-wakil yang kuat dalam struktur pimpinan. Mereka menemukan bahwa partisipan mempunyai pengalaman yang lebih banyakmengenai organisasi, sedangkan dengan yang terisolasi kurang matang, kurang tegas dan mempunyai konsep diri yang lemah dan sangat Penemuan ini memperlihatkan bahwa orang yang terisolasi kurang mempunyai pengalaman, lebih merasa tidak aman dan kurang mempunyaimotivasi untuk mencapai hasil, dibandingkan dengan partisipan.

E.3 KOMUNITAS

  Komunitas adalah sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya, dimana dalam sebuah komunitas terjadi relasipribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values (Kertajaya Hermawan, 2008). Proses Masing-masing komunitas, karenanya akan memiliki cara dan mekanisme yang berbeda dalam menanggapi dan menyikapi keterbatasan yangdihadapainya serta mengembangkan kemampuan kelompoknya (Airachma,2009).

E.4 TEORI JARINGAN ORGANISASI

  Salah satu cara untuk melihat susunan organisasi adalah dengan menguji pola-pola interaksi ini untuk melihat siapa yang berkomunikasidengan siapa. Karena tidak ada seorang pun yang berkomunikasi dengan sama dengan semua anggota organisasi, dapat dilihat hubungankomunikasi kelompok-kelompok yang saling terhubung untuk membentuk keseluruhan jaringan organisasi.

METODE PENELITIAN

  Metode survey ini lebih menekankan pada individu sebagai unit analisis dengan penggunaan teknik sampling yang memutuskan individu F.1 Fokus Penelitian Tidak hanya komunitas yang mengalami perkembangan pesat yang kemudian menarik untuk diteliti, komunitas yang bersifat minoritas danbisa tetap bertahan juga sangat menarik untuk diteliti. Peneltian ini hanya terfokus pada komunitas Romanisti Indonesia Regional Malang yang terusberusaha bertahan dalam eksistensi komunitas suporter sepakbola dengan nama besar yang lain di Malang.

d) Sumber bersedia diwawancara/ mudah ditemui

G. Teknik Pengumpulan Data

  Data primer adalah data yang diperoleh langsung darisubyek penelitian yaitu, informan dan responden, sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh peneliti, yang berupa dokumen-dokumen,buku, makalah, artikel, skripsi lain yang berhubungan dengan masalah penelitian. (Sugiyono, 2007 : 72) Teknik wawancara ini digunakan sebagai tehnik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menentukanpermasalahan yang diteliti, tetapi apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam, tehnik pengumpulan data inimendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau self-report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan atau keyakinan pribadi.

H. Teknik Analisis Data

  Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis jaringan yaitu data jaringan komunikasi yang mengandung indikasi jenisjaringan, arus informasi, anggota jaringan, pemencil (pemisah), dan beberapa orang yang berpengaruh besar dalam sebuah organisasi ataukomunitas. Bila jawaban yang diwawancarai(anggota Romanisti Indonesia Regional Malang) setelah dianalisis belum memuaskan, maka peneliti akan melanjutkan pertanyaan lagi sampai tahaptertentu sehingga diperoleh data yang dianggap kredibel tentang komunitas ini.

I. Teknik Keabsahan Data

  Beberapa cara yang dapatdilakukan seorang peneliti untuk menjaga kredibilitas hasil penelitian tersebut adalah dengan melakukan aktivitas validasi ialah peneliti akanturut serta dalam komunitas Romanisti Indonesia Regional Malang tersebut untuk memperoleh data, dan dalam penelitian ini penelitimenggunakan tehnik “triangulasi” sebagai tehnik keabsahan datanya. Teknik triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi sumber, yang merupakan pembandingan danpengecekkan balik subyek penelitian yaitu anggota komunitas terhadap derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu yangberbeda dalam penelitian (Sugiyono, 2007 : 83).

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS SEPEDA ONTHEL DALAM MEMPERTAHANKAN SOLIDARITAS ANGGOTA (Studi pada Onthel’e Aranet / Onar)
2
8
33
INTERAKSI SIMBOLIK DALAM PROSES KOMUNIKASI NONVERBAL PADA SUPORTER SEPAKBOLA (Studi Pada Anggota Juventus Club Indonesia Chapter Malang)
5
65
20
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI APMA (ASOSIASI PENGUSAHA MANIK-MANIK DAN AKSESORIS) JOMBANG DALAM MENJAGA SOLIDARITAS (Studi pada anggota organisasi APMA Jombang)
1
40
12
PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI ANTAR ANGGOTA KOMUNITAS RINGO48 (Studi Pada Komunitas Ringo48 di Kota Malang)
0
8
11
"STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI SUPORTER SEPAKBOLA” (Studi Pada Anggota Komunitas Suporter Curva Boys 1967 Ultras Persela)
2
37
16
AKTIVITAS KOMUNIKASI ANGGOTA KOMUNITAS SENAM ZUMBA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH MEMBER (Studi pada anggota zumba di “Fitness Story” Malang)
2
68
37
POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS OUTSIDER DALAM MEMPERTAHANKAN SOLIDARITAS (Studi pada Komunitas Outsider di Kota Malang)
2
16
15
POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS SEPEDA ONTHEL DALAM MEMPERTAHANKAN SOLIDARITAS ANGGOTA (Studi pada OnthelÂ’e Aranet / Onar)
1
8
33
POLA JARINGAN KOMUNIKASI DALAM KOMUNITAS FOTOGRAFI ( Studi Pada Anggota Blitarian Fotografi Club di Blitar )
8
33
23
Komunikasi organisasi komunitas suporter aremania Malang dalam pembinaan akhlak anggota
2
23
122
Pola komunikasi suporter sepakbola (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Arsenal Indonesia Suporter Solo) COVER SKRIPSI
1
26
28
Jurnal. Aditya Tri Saputra. D1212002
0
0
20
Strategi Komunikasi Antar Anggota Dalam
0
1
13
MEMAHAMI POLA KOMUNIKASI KELOMPOK ANTAR ANGGOTA KOMUNITAS PUNK DI KOTA SEMARANG
0
0
20
Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pola Komunikasi Suporter Klub Sepak Bola PSS Sleman dalam Membangun Solidaritas antar Anggota
0
0
15
Show more