PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KOTA BATU

19 

Full text

(1)

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PARIWISATA DAN

KEBUDAYAAN KOTA BATU

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad Sarjana Ekonomi

Oleh :

TIARA ILMA ISLAMI 201110160311342

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini tepat pada waktunya. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kota Batu” disusun dengan tujuan untuk memenuhi serta melengkapi syarat memperoleh gelar Kesarjanaan di bidang Ekonomi, program studi Manajemen pada Universitas Muhammadiyah Malang. Skripsi ini tidak akan terselesaikan tanpa adanya bantuan serta dukungan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada:

1. Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

2. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Dr. Marsudi, M.M. selaku Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

(4)

5. Dra. Uci Yuliati, M.M. selaku Dosen Pembimbing kedua yang telah memberikan bimbingan serta petunjuk hingga selesainya penulisan skripsi ini. 6. Bapak dan Ibu Dosen beserta staf pengajar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan pendidikan dalam bangku pekuliahan.

7. Keluarga saya, Ayahanda Heri Waloyo dan Ibunda Ika Yulaika, serta Adik saya Aldina Heriawati yang tidak pernah bosan memberikan dukungan, harapan doa dan semangat dalam penyelesaian skripsi.

8. Sahabat-sahabat yang telah memberikan bantuan, semangat dan teman diskusi, yaitu: Widya, Rusmi, Karol, Ongki serta teman-teman manajemen 2011 khususnya kelas G yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang memberikan dukungan dan masukan dalam penyelesaian skripsi.

9. Teman-teman kost Lestari yang telah memberikan dukungan, semangat, serta bantuan dalam penyelesaian skripsi, yaitu: Isma, Pita, Nayla, Eka, Tia, Dea, Olive, Endang.

10. Semua pihak yang telah memberikan sumbangan tenaga dan pikiran dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, terimakasih bantuannya.

(5)

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini jauh dari kesempurnaan. Hal tersebut karena keterbatasan kemampuan yang dimiliki penulis sehingga kritik dan saran sangat diharapkan guna membangun kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat beramanfaat bagi penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

WassalamualaikumWr. Wb

Malang, 29 Agustus 2015

(6)

DAFTAR ISI

b. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ... 11

(7)

3. Motivasi Kerja ... 19

a. Pengertian motivasi ... 19

b. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi ... 19

c. Teori-teori motivasi ... 21

d. Hubungan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja pegawai . 24 C. Hubungan antara motivasi dengan kinerja pegawai ... 24

D. Hubungan antara gaya kepemimpinan, motivasi, kinerja pegawai .... 25

(8)

D. Hasil Analisis Data ... 60

1. Hasil Rentang Skala Kinerja Pegawai ... 60

2. Hasil Rentang Skala Gaya Kepemimpinan Orientasi Produksi .. 62

3. Hasil Rentang Skala Gaya Kepemimpinan Orientasi Karyawan ... 65

4. Hasil Rentang Skala Motivasi Kerja ... 67

5. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda ... 69

E. Uji Hipotesis ... 74

1. Uji F ... 74

2. Uji t ... 75

F. Pembahasan Hasil Penelitian ... 78

V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 85

B. Saran ... 85

(9)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Kuesioner

Lampiran 2 : Hasil Uji Validilitas Lampiran 3 : Hasil Uji Reliabilitas

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Arikuto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Ardana, Komang dkk. 2008. Perilaku Keorganisasian. Yogyakarta: Graha Ilmu. Arikuto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

PT. Rineka Cipta.

Abdilah, Rochmaloka Habsoro. 2011. Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi pada Pegawai Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Jawa Tengah). Semarang: UNDIP.

Aisyah, Nurul. 2013. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perdagangan Dan Pengelolaan Pasar Di Kabupaten Wajo. Makasar: Universitas Hasanudin.

Hasibuan, Malayu S.P. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, Malayu S.P 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. PT. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Mas’ud. 2004. Survey Diagnosis Organizational. Undip, Semarang.

Mathis Robert L, dan Jackson John H. 2006. Human Resource Management .alih bahasa. Salemba Empat: Jakarta.

Robbins, Stephen P. 2002. Perilaku Organisasi: Konsep Kontroversi dan Aplikasi. Edisi Bahasa Indonesia Jilid 2. Jakarta: PT. Prenhallindo.

Robbins, Stephen P. 2003. Perilaku Organisasi. Edisi ke-9. Jakarta: PT INDEKS kelompok Gramedia.

Robbins, Stephen P. 2006. Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

(11)

Robbins, Stephen P. dan Mary Coulter. 2010. Manajemen. Edisi ke-10, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Sanusi, Anwar. 2003. Metodologi Penelitian Praktis Untuk Ilmu Sosial dan Ekonomi. Malang: Buntara Media.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, Edy. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prenada media Group.

Umar, Husein. 2001. Riset Sumber Daya Manusia. Cetakan keempat. Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama.

(12)

1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam sebuah organisasi sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam pencapaian tujuan. Faktor berhasil atau tidaknya organisasi ditentukan oleh adanya sumber daya manusia yang dimiliki. Oleh sebab itu organisasi dituntut agar mampu mengoptimalkan kinerja pegawai. Kinerja merupakan hasil kerja yang mampu diperoleh pekerja, sebuah proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan, dimana hasil kerja tersebut dapat ditunjukan buktinya secara nyata baik dari segi kualitas maupun kuantitas (Sedarmayanthi, 2010:260).

Kinerja merupakan proses bagaimana pekerjaan berlangsung hingga mencapai hasil yang telah ditentukan. Apabila kinerja pegawai dalam sebuah organisasi dapat optimal maka akan berpengaruh pada kualitas pencapaian hasil kerja yang baik, begitupun sebaliknya apabila kinerja pegawai kurang optimal maka akan berpengaruh pada kualitas pencapaian hasil kerja yang kurang baik bagi organisasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai, diantaranya adalah faktor gaya kepemimpinan dan faktor motivasi kerja.

(13)

2

dapat mempengaruhi masa depan organisasi. Pemimpin membuat keputusan guna menentukan arah tujuan organisasi yang akan dicapai. Pemimpin harus mampu mengarahkan, memberikan bimbingan, serta mengatur bawahan agar dapat bekerja sesuai dengan tujuan organisasi. Hubungan yang terjalin antara pimpinan dan pegawai dalam organisasi akan menentukan kinerja pegawai. Pimpinan dituntut untuk mengetahui hal apa saja yang menjadi harapan dari pegawai. Kemudian dapat menyesuaikan harapan dengan gaya kepemimpinan yang diterapkan.

Gaya kepemimpinan merupakan cara yang digunakan seorang pemimpin dalam mempengaruhi bawahanya. Gaya kepemimpinan yang efektif dibutuhkan pemimpin untuk dapat meningkatkan kinerja semua pegawai dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian, gaya kepemimpinan dapat menjadi langkah yang baik dalam peningkatan kinerja pegawai.

(14)

3

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu merupakan salah satu lembaga instansi pemerintah yang mempunyai visi untuk mewujudkan Kota Batu sebagai Kota Kepariwisataan Internasional. Dinas pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu mempunyai 4 bidang yakni bidang pengembangan produk wisata, bidang pengembangan SDM pariwisata, bidang promosi dan pemasaran wisata, dan bidang kebudayaan. Pada setiap bidang dipimpin oleh Kepala Bidang (kabid) yang bertugas untuk mengarahkan pegawai agar dapat bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Penilaian kinerja di dasarkan pada keberhasilan pegawai dalam melaksanakan tugas tersebut.

(15)

4

Tabel 1.1

Prosentase Capaian Kinerja Tahun 2013 dan 2014 Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu

No. Program Kerja Target 3. Pengembangan sumber daya

manusia pariwisata 100% 100% 87% - 13% 4. Promosi dan pemasaran

pariwisata 100% 92% 90% 8% 10% Sumber: Subbag Umum dan Kepegawaian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Kota Batu

Tabel 1.1 diatas menunjukkan prosentase capaian kinerja pegawai pada tahun 2013 dan tahun 2014 cenderung menurun. Hal tersebut terjadi karena belum melaksanakan seluruh program kerja sesuai dengan target. Hal ini seperti program kerja pengembangan sumber daya manusia pariwisata memiliki prosentase tidak tercapai paling tinggi yaitu 13%. Selanjutnya promosi dan pemasaran pariwisata tidak tercapai sebesar 10%, pengembangan kebudayaan tidak tercapai sebesar 8%, kemudian pengembangan produk pariwisata sebesar 4%.

(16)

5

(Faizan, 2011). Gaya kepemmimpinan yang digunakan pada penelitian ini merupakan gaya kepemimpinan menurut Studi University Of Michigan. Berdasarkan wawancara terdapat beberapa permasalahan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu, yaitu kepala dinas dianggap kurang memberikan pengarahan terhadap pegawai, kepala dinas tidak pernah memberikan pengarahan secara langsung sehingga pegawai merasa kurang diperhatikan dalam bekerja.

(17)

6

Berdasarkan hasil wawancara hal yang terjadi bahwa pegawai merasa kurang termotivasi dalam bekerja karena merasa kurang terpenuhi kebutuhan sosial dilingkunganya. Dimana interaksi antar pegawai pada bidang yang satu dengan yang lain kurang baik. Selain itu kebutuhan akan penghargaan, pegawai merasa kurang termotivasi. Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu selain ada kenaikan pangkat setiap 4 tahun sekali, terdapat juga kenaikan pangkat khusus setiap 2 tahun sekali yang diberikan kepada pegawai yang berprestasi dan kinerjanya bagus. Namun demikian pegawai merasa bahwa kenaikan pangkat khusus kurang terbuka dalam pelaksanaaya. Dimana hanya diberikan kepada pegawai yang mempunyai hubungan dekat dengan kepala dinas.

Berdasarkan hasil uraian diatas, maka dalam penelitian ini peneliti tertarik untuk mengambil judul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu”.

B. Rumusan Masalah

Dari uraian latar belakang masalah diatas, maka permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

(18)

7

motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu?

3. Manakah yang lebih berpengaruh signifikan antara variabel gaya kepemimpinan yang terdiri dari gaya kepemimpinan orientasi produksi dan gaya kepemimpinan orientasi karyawan, serta motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu?

C. Batasan Masalah

Agar penelitian ini lebih terarah dan menghindari melebarnya pembahasan, maka penelitian ini akan membatasi permasalahan pada:

1. Teori Gaya Kepemimpinan yang digunakan sebagai dasar acuan adalah teori kepemimpinan dari perspektif perilaku yaitu hasil telaah University of Michigan.

2. Teori Motivasi yang digunakan untuk membahas adalah teori ERG dari Clayton P. Alderfer.

3. Pegawai yang diteliti adalah pegawai yang sudah bermasa kerja lebih dari satu tahun.

D. Tujuan Penelitian:

Penelitian ini bertujuan untuk:

(19)

8

2. Untuk menganalisis variabel manakah antara gaya kepemimpinan yang terdiri dari gaya kepemimpinan orientasi produksi dan gaya kepemimpinan orientasi karyawan, serta motivasi kerja yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu.

3. Untuk menganalisis variabel manakah antara gaya kepemimpinan yang terdiri dari gaya kepemimpinan orientasi produksi dan gaya kepemimpinan orientasi karyawan, serta motivasi kerja yang paling berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu.

E. Manfaat Penelitian

1. Bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu

Diharapkan dapat dijadikan salah satu bahan pertimbangan dalam mengambil dan menentukan gaya kepemimpinan yang tepat, serta dalam pemberian motivasi yang baik agar dapat meningkatkan kinerja pegawai. 2. Bagi penelitian selanjutnya.

Gambar

Tabel 1.1 diatas menunjukkan prosentase capaian kinerja pegawai
Tabel 1 1 diatas menunjukkan prosentase capaian kinerja pegawai . View in document p.15

Referensi

Memperbarui...

Download now (19 pages)