Aplikasi tuntunan shalat berbasis multimedia

Gratis

1
15
132
2 years ago
Preview
Full text

APLIKASI TUNTUNAN SHALAT BERBASIS MULTIMEDIA

  Dengan perkembanganteknologi informasi khususnya teknologi multimedia penggunaan tool (alat bantu) yang berbasis pada multimedia dapat membantu umat dalam mempelajari tatacara shalat dengan baik dan benar. Dalam skripsi ini penulis membuat solusi alternatif dari masalah yang ada, yaitu berupa Aplikasi TuntunanShalat Berbasis Multimedia yang memiliki kemampuan memberikan gambaran gerakan shalat dengan animasi serta penjelasan tentang hukum-hukum dalamshalat yang berupa teks yang berisi narasi yang penulis ambil dari sumber bukuDrs.

KATA PENGANTAR

  Puji serta syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya dalam penyusunan skripsi ini yangAlhamdulillah dapat diselesaikan dengan baik. Adil Siregar selaku dosen pembimbing I dan II, yang telah meluangkan perhatian untuk membimbingdan mendidik cara berpikir penulis agar menjadi lebih teliti dan cerdas dalam melakukan apapun.

LEMBAR PERSEMBAHAN

  Namun saya sangat yakin dan percaya dengan seizin Allah SWTskripsi ini dapat terselesaikan dengan baik, karena Dialah yang Maha Berkehendak dan Maha Memiliki segala kekuatan untuk menentukan sesuatu. Teman-teman komunitas TIC yang telah memberikan wadah untuk tetap menjaga dan memelihara motivasi saya yang juga selalu bersedia meluangkanwaktu untuk berdiskusi dan memberi penulis inspirasi.

DAFTAR LAMPIRAN

  MacromediaFlash memiliki keunggulan antara lain pembuatan tombol animasi, pembuatan gambar vector yang rumit, layer grup, action script yang berhubungan denganJava dan ukuran file yang kecil. .mp3 ( MPEG Audio Layer 3) Yaitu merupakan format file audio yang dapat memadatkan audio track dalam CD menjadi file berukuran sangat kecil.

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  Pada kategori anak-anak dan pada kategori tidak terdidik dan tidak memiliki background keagamaan, masih banyak yang tidakmengetahui bacaan-bacaan dalam shalat, rukun, hukum-hukum dalam shalat, syarat serta gerakan-gerakan dalam shalat dengan baik danbenar. Bagi mereka buku-buku tuntunan shalat yang statis tidak memberikan fasilitas contoh cara membaca bacaan shalat serta gerakan-gerakandalam shalat yang dijelaskan dan diperlihatkan secara baik dan benar, serta bacaannya yang sesuai dengan makhariju Al-huruf.

1.2. Pembatasan Masalah

  Aplikasi yang dibuat berbasis multimedia yang dinamis dan memiliki kemampuan menampilkan gerakan-gerakan dalam shalat serta bacaan-bacaan dalam shalat secara jelas dan benar. Aplikasi ini tidak menjelaskan tentang tata cara shalat untuk perempuan, dikarenakan disamping tatacara shalat bagi perempuanberbeda dengan tata cara shalat bagi laki-laki, penulis merasa tatacara shalat bagi perempuan memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggiuntuk diterapkan dalam aplikasi ini.

3. Bagi Universitas

1.6. Metode Penelitian

  Konsep (Concept) Pada tahap ini penulis menentukan tujuan aplikasi yang akan dibuat, identifikasi pengguna, macam aplikasi dan spesifikasi umum. Pengumpulan Bahan (Material Collecting) Pada tahap ini penulis mengumpulkan bahan seperti; gambar, suara, animasi dan lain-lain yang diperlukan dalam aplikasi ini.

1.7. Sistematika Penulisan

  Dalam penyusunan skripsi ini, pembahasan penulis sajikan dalam lima bab pokok bahasan, yang secara singkat akan diuraikan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini berisi tentang latar belakang, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian,metodologi penelitian dan sistematika penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini berisi tentang teori-teori yang berhubungan dengan skripsi ini, mulai dari makna shalat, syarat dan rukunshalat, gerakan serta bacaan shalat, multimedia, program, aplikasi, berbasis, teknologi, teknik, informasi, macromedia director, macromedia flash, dan adobe photoshop.

Bab II LANDASAN TEORI

2.1. Multimedia

  Sistem multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan diperkenalkannya Hypercard oleh Apple pada tahun 1987, danpengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak Audio Visual Connection (AVC) dan video adhapter card bagi PS/2. Multimedia memungkinkan pemakai komputeruntuk mendapatkan output dalam bentuk yang jauh lebih kaya dari pada media tabel dan grafik konvensional (M. Suyanto, 2003:19).

2.1.1. Pengertian Multimedia

  Menurut Robin dan Linda, multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif 3. Menurut Turban, multimedia adalah kombinasi paling sedikit dua media input atau output dari data, media ini dapat berupa audio (suara atau musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (M.

2.1.2. Objek–Objek Multimedia

  TeksBentuk data multimedia yang paling mudah disimpan dan dikendalikan adalah teks. BunyiBunyi dalam aplikasi multimedia sangat penting dan bermanfaat.

4. Video

  Video menyediakan sumberdaya yang kaya dan hidup bagi aplikasi multimedia. Software dan DataAdalah salah satu konsep paling ampuh dalam multimedia untuk keterpaduan serempak yang dapatdicapai dengan menciptakan link ke berbagai dokumen dan dataset.

2.1.3. Manfaat Multimedia

  Multimedia tidak hanya menyediakan lebih banyak teks tetapi juga Lembaga riset dan penerbitan komputer, yaitu Computer Technology Reseach (CTR), menyatakan bahwa orang hanya mampu mengingat 20% dari yang dilihat dan 30% dari yang didengar. Tetapi orang dapat mengingat 50% dari yang dilihat dandidengar dan 30% dari yang dilihat, didengar dan dilakukan sekaligus.

2.2. Macromedia Flash MX

  Components Panel: Berisi komponen-komponen yang diperlukan untuk pembuatan aplikasi interaktif seperti; checkbox, combobox, dan lain-lain. Stage: Area kerja di mana ini merupakan tempat untuk membuat gambar, menambahkan teks dan suara, dan menempatkan tombolnavigasi berikut beberapa komponen yang diperlukan untuk membuat tampilan aplikasi (interface).

17. Text Tool: Digunakan untuk memasukan teks ke dalam stage. Setting

dari text tool terdiri dari; font, font size, font color, bold, italic, alignment, paragraph dan text field.

2.4 Adobe Photoshop

  Adalah sebuah software pengolah gambar atau image yang dibuat oleh adobe. Karenakehandalannya serta fasilitas yang disediakan untuk pengolahan gambar dan efek-efek teks yang disediakan cukup beragam, sehingga sampai saatini, masih belum tersaingi oleh pengolah gambar lain (Bambang P, 2004:1).

1. Menu bar

3. pallet G

4. Toollbox

  Menu Bar: Berisi semua menu yang disusun berdasarkan kesamaan tipe, misalnya, semua menu yang berkaitan dengan layer berada di dalammenu layer, yang berkaitan dengan efek berada dalam menu filter, dan lain-lain. Option Bar: Berisi pilihan tambahan yang berubah sesuai dengan tool (alat) yang digunakan.

5. Toolbox: Berisi semua tool yang digunakan dalam Adobe Photoshop

2.4 Macromedia Director

  Macromedia Director memiliki penampilan yang baik meski dijalankan di komputer pentium I, karena Macromedia Director memiliki pengaturan memori dan data yang baik untuk pekerjaan dengan data yang banyak dan besar. Dari hasil pengamatan yang telah penulis lakukan, penulis akan mencoba memberikan solusi alternatif, salah satunya adalah denganpenerapan sistem pengajaran tuntunan shalat berbasis multimedia, sistem yang mampu memberikan kemudahan dalam memahami tata cara shalat,baik dalam bacaan serta gerakannya secara interaktif dan dinamis.

2.7. Istilah-istilah Yang Berkaitan Dengan Multimedia

  MultimediaPenyediaan informasi pada komputer yang menggunakan suara, grafika, animasi dan teks 5. TeknikPengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yang berkenaan dengan hasil industri (bangunan, mesin); metode atau sistem mengerjakan sesuat 2.8.

BAB II I METODE PENELITIAN Untuk penyusunan skripsi ini dibutuhkan data-data serta informasi untuk

  Studi Kepustakaan Dilakukan dengan cara membaca dan mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan multimedia dan aplikasi serta buku-bukuyang mendukung topik yang akan dibahas dalam penyusunan skripsi ini. Metode Observasi Langsung Metode ini akan dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung ke lapangan tentang kelebihan dan kekurangan dari tool(alat bantu) yang ada, seperti tata cara shalat yang divisualisasikan dengan video, gerakan dan bacaan shalat yang berbentuk gambar danteks statis, dll.

3.1.3. Metode Kuisioner

Metode ini akan dilakukan dengan cara membagikan kuisioner kepada 40 responden kaum pria berdasarkan spesifikasi penggunayang akan dibagi menjadi 4 kategori diantaranya: A : Kategori anakB : Kategori terdidik dan memiliki background keagamaanC : Kategori terdidik dan tidak memiliki background keagamaanD : Kategori tidak terdidik dan tidak memiliki background keagamaan Setiap butir pertanyaan dalam kuisioner merupakan pertanyaan yang secara logis berhubungan dengan masalah penelitian, dan tiappertanyaan merupakan jawaban-jawaban yang mempunyai makna dalam menguji hipotesa. Butir pertanyaan akan ditentukanberdasarkan manfaat penelitian yang merupakan indikator dari tujuan penelitian.

3.2. Metode Pengembangan Aplikasi Multimedia

  Sedangkan untuk pembuatan aplikasi penulis akan menggunakan metode pengembangan multimedia menurut Luther yang dikutip oleh Hadi Gambar 7. Siklus Pengembangan Aplikasi Multimedia Tahap pengembangan apikasi tersebut akan dijelaskan secara rinci seperti dibawah ini: Gambar 8.

3.2.1. Konsep ( Concept)

  Penulis akan menentukan tujuan dari aplikasi pada tahap ini, yakni tahap konsep (concept), yakni tahap awal dimana aplikasi iniakan dibuat berdasarkan dengan metode Luther tersebut. Yang termasuk di dalamnya adalah identifikasi pengguna, macam aplikasi(informasi, media pembelajaran, hiburan, pelatihan, dan lain-lain).

3.2.2. Perancangan ( Design)

  Bahan-bahan yang akan digunakan untuk kebutuahan aplikasi, diperoleh dari membuat sendiri denganmenggunakan beberapa program, seperti: Macromedia Firework MX, Macromedia Flash MX, Macromedia Director MX dan Adobe Photoshop 7.0. Pada tahap ini software yang akan digunakan untukmembangun aplikasi adalah Macromedia Director yang didukung dengan Macromedia Flash, Adobe Photoshop dan Wave pad.

3.2.5. Tes ( Testing)

  Fungsi dari pengetesanadalah memastikan bahwa hasil pembuatan aplikasi tuntunan shalat berbasis multimedia untuk mengetahui apakah tata cara shalat didalam aplikasi ini sudah baik dan benar dan dapat dijadikan script atau tuntunan shalat itu sendiri. Adil Siregar, selaku dosenAgama dan dosen Multimedia Fakultas Sains dan Teknologi UINSyarif Hidayatullah Jakarta yang merupakan orang-orang yang ahli dibidang Multimedia dan Hukum fiqih Islam untuk memperolehjaminan bahwa program aplikasi terbebas dari kesalahan script.

3.2.6. Implementation (Distribution)

  Secara umum rancangan storyboard dalam aplikasiTuntunan Shalat Berbasis Multimedia ini adalah: Storyboard Modul : 1 Gambar kegiatan shalat Halaman : PembukaNama File : INTRO. dirGambar : Halaman1.jpg Menu Utama Audio : Subhanallah.mp3NavigasiMenu Utama : Untuk masuk ke halaman Menu UtamaKeluar : Untuk keluar dari aplikasiNotes : Halaman pembuka merupakan halaman Awal dari aplikasi ini, dimana dalam halaman ini hanya terdapat satu tombol, yaitu menuutama untuk menuju ke halaman selanjutnya.

BAB IV PEMBAHASAN

4.1. Pembahasan Pengumpulan Data

  Aplikasi Tuntunan Shalat Berbasis Multimedia merupakan suatu solusi alternatif dari identifikasi masalah yang telah diuraikan pada bab sebelumnyadan untuk mendapatkan data serta informasi yang diperlukan, penulis menggunakan empat metode pengumpulan data, yaitu: 4.1.1. Pembahasan Studi Keptustakaan Setelah penulis melakukan studi kepustakaan di fakultas sains dan teknologi dengan mempelajari buku-buku yang dapat mendukungteori dalam perancangan sekripsi ini, penulis memperoleh informasi: 4.1.2.

4.1.3. Pembahasan Kuisioner

  Seluruh butir pertanyaan diatas dituangkan dalam lembar kuisioner dan kusioner yang dibuat dibagikan kepada 4 kategoripengguna, yaitu:A : Kategori anakB : Kategori terdidik dan memiliki background keagamaanC : Kategori terdidik dan tidak memiliki background keagamaan D: Kategori tidak terdidik dan tidak memiliki background keagamaanKuisioner ini dibagikan secara acak berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Kategori C, penyebarankuisioner dilakukan di Fakultas Sains dan Teknologi UIN SyarifHidayatullah Jakarta yang memiliki intensitas belajar keagamaan yang lebih sedikit dibanding kategori B.

4.2. Pembahasan Pengembangan Multimedia

Untuk pengembangan aplikasi, penulis telah melakukannya berdasarkan enam tahap pengembangan multimedia menurut Luther (2002:222) yaitu konsep (concept), perancangan (design), pengumpulan bahan(material collecting), pembuatan (assembly), tes (testing), dan distribusi (implementation).

4.2.1. Pembahasan Konsep (Concept)

  Flowchart Animasi Shalat Flowchart diatas menjelaskan bahwa dalam halaman Animasi Shalat berisi 5 proses menuju shalat yang diinginkan, jika pengguna memilih ”ya” maka akan terhubung ke shalat yangdiinginkan dan jika ”tidak” maka pengguna bisa memilih shalat lainnya atau kembali ke menu utama atau keluar dari aplikasi. Flowchart Terima Kasih Flowchart di atas menjelaskan bahwa dalam halaman Terima Kasih berisi 2 proses menuju ke menu utama atau keluar dari aplikasi, jika pengguna memilih ”ya” maka akan terhubungke halaman Terima Kasih yang diinginkan dan jika ”tidak” maka pengguna bisa kembali ke menu utama atau keluar dari aplikasi.

4.2.2.3. Pembahasan Perancangan Arsitektur Navigasi

  Pembuka Menu UtamaPembuat Terima kasih Materi Shalat Animasi ShalatSyarat Shalat Shalat Subuh Pembuka Rukun Shalat Shalat Dzuhur Menu Utama Sunah Shalat Shalat Ashar Materi Shalat Makruh Shalat Shalat Magrib Animasi ShalatBatal Shalat Shalat Isya Pembuat Waktu Shalat Terima kasih Niat-niat ShalatKet. Struktur Navigasi Dari struktur navigasi di atas menjelaskan bahwa tampilan awal dalam aplikasi ini adalah halaman pembuka, pada halamanpembuka terdapat tombol menu utama.

4.2.2.4. Pembahasan Perancangan Diagram Transisi ( State Transition

  Pada halaman Animasi shalat jika pengguna memilih halaman shalatsubuh maka pengguna akan terhubung ke halaman shalat subuh atau dapat kembali lagi ke halaman menu utama untuk dapatmemilih ke halaman selanjutnya yang diinginkan atau keluar dari aplikasi, jika pengguna memilih halaman shalat dzuhur maka Gambar 25. Pada halaman terima kasih jika pengguna memilih halaman terimakasih maka pengguna akan terhubung ke halaman terima kasih atau dapat kembali lagi ke halaman menu utama untuk dapatmemilih ke halaman selanjutnya yang diinginkan atau keluar dari aplikasi.

4.2.2.5. Pembahasan Perancangan Antarmuka (User Interface)

  Untuk rancangan antarmuka yang akan ditampilkan pada aplikasi Tuntunan Shalat Berbasis Multimedia ini disesuaikandengan kebutuhan dan pengetahuan pengguna, artinya dalam aplikasi ini penulis menyerderhanakan setiap halaman yang adadengan cara meminimalkan penggunaan tombol, hal ini dimaksudkan agar pengguna yang belum terbiasa menggunakankomputer tidak terlalu kesulitan untuk mempelajari materi yang ada didalam aplikasi. Rancangan Layar Menu UtamaRancangan ini merupakan tampilan utama dari aplikasi Tuntunan Shalat berbasis multimedia, dimana dalam tampilan menu utama ini terdapat 6 tombol, yaitu: Untuk background penulis menggunakan animasi dan gambar yang dibuat sendiri menggunakan software Adobe Photoshop, dan Macromedia Flash MX 3.

4.2.4. Pembahasan Pembuatan (Assembly)

  Untuk menggabungkan 4 halaman tersebut penulis menggunakan scriptyang dilakukan di Macromedia Director MX, ditambah efek transisi Dalam melakukan proses penggabungan dengan Macromedia Director MX penulis mengatur tampilan aplikasi dengan menggunakan dimensi 1024x768 pixels dan framerate sebesar 30 fps. Pada Halaman Materi Shalat dan Animasi Shalat untuk kemudahan pengguna, pada halaman ini penulis menyediakan tombol ulangi yang akan muncul pada saat materi shalat dan animasi shalat tersebut telah selesai, maka, pengguna dapat mengulanginya.

4.2.5. Pembahasan Tes ( Testing)

  Adil Siregar, selaku dosenMultimedia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif HidayatullahJakarta yang merupakan orang-orang yang ahli dibidang Agama danMultimedia untuk memperoleh jaminan bahwa program aplikasi terbebas dari kesalahan script. Adanya tiga tombol navigasi yang sulit dipahami diantaranya; tombol intro, tentang dan credit yang seharusnya diganti dengantombol pembuka, terima kasih dan pembuat Setelah kekurangan dapat diketahui maka penulis segera memperbaiki kekurangan tersebut dan penulis kembali melakukanpengujian terhadap program aplikasi kepada narasumber yang sama.

4.2.6. Pembahasan Implementation

  Pada tahap ini penulis melakukan implementasi serta evaluasi terhadap aplikasi multimedia. Implementasi aplikasi multimediadipahami sebagai proses yang akan menentukan apakah aplikasi multimedia mampu beroperasi dengan baik dan mengetahui apakahpara pemakai bisa mandiri dalam pengoperasiannya, baik dalam penggunaan maupun penilaian.

4.2.6.2. Pengoperasian Program

4.2.6.3. Evaluasi Program

  Hasil kuisioner terdidik dan tidak memiliki background agama 1 10 100 % 0 % Rata-rata 77 % 23 % 8 2 80 % 20 % 10 9 10 100 % 0 % 5 5 50 % 50 % 8 7 10 100 % 0 % 6 10 100 % 0 % 8 2 80 % 20 % 5 6 4 60 % 40 % 4 3 10 100 % 0 % 2 10 0 % 100 % c. Hasil kuisioner kategori anak-anak 6 4 60 % 40 % 1 7 3 70 % 30 % 8 2 80 % 20 % 2 6 4 60 % 40 % 3 5 5 50 % 50 % 4 5 10 5 5 50 % 50 % 6 10 100 % 0 % 7 10 100 % 0 % 8 6 4 60 % 40 % 9 8 2 80 % 20 % Rata-rata 86 % 14 % Berdasarkan tabel dan diagram di atas rata-rata nilai persentasenya sangat tinggi sebesar 82,5 % dari seluruhresponden menyatakan bahwa aplikasi ini bermanfaat bagi masyarakat.

BAB V PENUTUP Bab ini adalah bab penutup yang berisi kesimpulan dari penulisan skripsi

serta berisi saran-saran yang bermanfaat guna pengembangan aplikasi ini selanjutnya.

5.1. Kesimpulan

  Aplikasi Tuntunan Shalat berbasis Multimedia berdasarkan hasil kuisioner yang telah disebarkan dapat mempermudah umat Islam dalamtata cara shalat dengan baik dan benar tanpa harus terbatas waktu dan tempat. Dalam proses perancangan aplikasi ini penulis menyadari bertambahnya pengetahuan dan wawasan tentang hal-hal baru yang selama ini belumdiketahui oleh penulis terutama pada fungsi dan penerapan multimedia.

5.2. Saran

  Tampilan aplikasi agar lebih diperbesar, hal ini untuk mempermudah umat yang memiliki masalah dalam penglihatan. Aplikasi ini tidak dikhususkan untuk umat Islam saja, oleh karena itu umat non Islam dapat belajar shalat serta mengaplikasikan ilmutersebut saat melaksanakan shalat.

DAFTAR PUSTAKA

  Analisis dan Desain Aplikasi Multimedia untuk Pemasaran. Program Studi Teknik InformatikaFakultas Sians dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Nama : ........................

DAFTAR PERTANYAAN KUISIONER SEBELUM APLIKASI DIBUAT

  Setujukah Anda jika pembelajaran shalat dibuat suatu aplikasi tuntunan shalat yang lebih menarik, dinamis dan mudah dipahami?a). Apakah Anda setuju jika dalam aplikasi tersebut diberikan fasilitas tombol navigasi untuk memudahkan Anda memilih materi yang sesuai dengan yang Andainginkan?

DAFTAR PERTANYAAN KUISIONER

  Apakah aplikasi ini membantu anda dalam mempelajari tata cara shalat dan hukum-hukum dalam shalat?a). Apakah aplikasi ini mempermudah Anda untuk dapat mempelajari tata cara shalat dengan baik dan benar?a).

1. Niat-niat Shalat Fardhu

  Artinya : Saya niat shalat fardhu magrib tiga raka’at menghadap kiblat (makmuman/imaman) karena Allah. Artinya : Saya niat shalat fardhu subuh dua raka’at menghadap kiblat (makmuman/imaman) karena Allah.

2. Tata Cara Mengerjakan Shalat

  Duduk antara Dua SujudSetelah sujud kemudian duduk serta membaca “Allahu akbar” dan setelah duduk membaca : “Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa‘aafinii wa’fu ‘annii.”Artinya : Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezekikepadaku, dan berilah aku petunjuk dan kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku. SalamSelesai tahiyat akhir, kemudian salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri dengan membaca : “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullaah.”Artinya : Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian.

3. Do’a Qunut

  Kumpulan Bacaan Shalat Yang Bersumber dari Buku Drs. Nama Gerakan Dalam Shalat Berdiri tegap menghadap kiblat Takbirotul Ikhram Ruku’ I’tidal Sujud Duduk Antara Dua Sujud Tasyahud Awal Tasyahud Akhir Lampiran 6.

Dokumen baru