Perilaku komunikasi para pengguna media sosial path di kalangan mahasiswa UNIKOM Kota Bandung : (studi deksriptif mengenai perilaku komunikasi para pengguna media sosial path di kalangan mahasiswa UNIKOM Kota Bandung)

Gratis

7
114
145
2 years ago
Preview
Full text

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  DATA PRIBADI : Nama Lengkap : Ekky Puspika SariTempat dan Tanggal Lahir : Palembang, 17 April 1991Jenis Kelamin : PerempuanAgama : IslamStatus : Belum MenikahNama Ayah : Hemson SaidiNama Ibu : NurbaitiAlamat : Jl. Telp/Hp : 089634146097E-Mail : eky.puspika@yahoo.com Hobby : Nonton, Shopping, Jalan-Jalan, Kuliner.

PENDIDIKAN FORMAL

  2009-2013 : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung (Berijazah)2005-2008 : Sekolah Menengah Atas SMA Negeri 3 Muara Enim Sumsel2002-2005 : Sekolah Menengah Pertama SMP YKPP Pertamina Prabumulih Sumsel1996-2002 : Sekolah Dasar SD Lematang Lestari Pertamina ORGANISASI 1. Ceramah Umum Dekan Fisip UNIKOM “Peningkatan Kualitas Keilmuwan,Keterampilan ICT dan Kewirausahaan sebagai fakultas Ilmu Sosial dan IlmuPolitik Unggulan “UNIKOM BANDUNG 2009” 2.

KATA PENGANTAR

  WbPuji dan syukur peneliti panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat, hidayah dan karunia-Nya lah, peneliti dapat menyelesaikan penelitian ini dengan tepat waktu, dengan judul Skripsi, “PerilakuKomunikasi Para Pengguna Media Sosial Path di Kalangan Mahasiwa Unikom Kota Bandung” (Studi Deskriptif Mengenai Perilaku KomunikasiPara Pengguna Media Sosial Path di Kalangan Mahasiwa Unikom Kota Bandung) . Eddy Soeryanto Soegoto selaku Rektor UNIKOM yang telah memberi izin untuk melakukan penelitian dan memberikan pengalaman baik akademis dan non akademis yang sangat beharga bagi peneliti selamamelaksanakan kegiatan kuliah di Universitas Komputer Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA A

  Namun harus diketahui bahwa fungsi sebenarnya dari media sosial adalah untuk berbagi dengan sekelompok temanterpercaya dan keluarga, hal-hal yang ingin dibagikan akan jauh lebih pribadi dan lebih intim, orang akan membuka lebih banyak tentang diri mereka ketikadikelilingi oleh orang-orang yang lebih bisa dipercaya dari pada orang lain. Path dibuat tidak samata-mata untuk meramaikan dunia media sosial yangkini marak untuk menandingi Facebook juga Twitter tetapi dibuat untuk menjadi sebuah jurnal kehidupan yang dapat digunakan untuk berbagi semua saat yang Ada satu lagi yang menarik dari Path, yaitu tersedianya delapan free filter lenses untuk mempercantik foto atau video yang siap di unggah untuk dibagikan ke teman terdekat.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

1.3.1 Maksud Penelitian

1.3.2 Tujuan Penelitian

  Adapun maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana perilaku komunikasi para pengguna media sosial Pathdi kalangan mahasiwa Unikom kota Bandung. Untuk mengetahui motif yang mendasari perilaku komunikasi mahasiswa Unikom dalam mengakses media sosial Path.

1.4 Kegunaan Penelitian

  Secara teoritis penulis mengharapkan penelitian ini dapat memberikan hasil yang bermanfaat, sejalan dengan tujuan penelitian di atas. Hasil daripenelitian ini diharapkan dapat berguna baik secara teoritis maupun praktis.

1.4.1 Kegunaan Teoritis

1.4.2 Kegunaan Praktis

  Secara praktis, kegunaan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.4.2.1 Kegunaan Bagi Peneliti Hasil Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menambah wawasan serta sebagai salah satu rujukan untuk meneliti lebih lanjutdari sisi dan masalah penelitian yang sama dalam konteks psikologi komunikasi. 1.4.2.3 Kegunaan Bagi Masyarakat Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai perilaku komunikasi pengguna media sosialPath dan untuk bisa mendeksripsikan perilaku komunikasi yang muncul baik positif maupun negatif terhadap kemajuan teknologi terutama pada bidang mediasosial.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEIMKIRAN

2.1 Tinjauan Pustaka

2.1.1 Tinjauan Penelitian Terdahulu

  Pada penelitian ini, peneliti melihat tinjauan penelitian sebelumnya mengenai pembahasan perilaku komunikasi yang sudah ada, peneliti dapatmelihat dan mencarinya ke universitas-universitas yang ada di Bandung, penelusuran data online (Internet) dan membaca keterangannya diabstrak. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa berbagai faktor yang melatarbelakangi terjadinya perilaku komunikasi melaluitwitter pada mahasiswa yang mengakses situs tersebut dengan intensitas waktu yang tinggi antara kebutuhan dalam mencari informasi, adanyafasilitas dan kemudahan internet, dan memiliki waktu luang yang banyak.

2. Eky Ahmad Hidayat

  Setelahdilakukan wawancara, peneliti melalukan katagorisasi dari pertanyaan yang diajukan dan hasil tersebut di analisis secara deskriptif menurutobservasi serta wawancara kecil untuk memastikan bahwa informan adalah seorang pecandu internet. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Daya tarik serta minat yang sangat tinggi untuk melakukan hubungan relasi di dunia maya, hiburan dan informasi menjadikan paramahasiswa mengalami kecanduan.

2.1.2 Tinjauan Tentang Komunikasi

2.1.2.1 Pengertian Komunikasi

  Semakin dewasa manusia, maka semakin rumit komunikasi yang dilakukannya, dimanakomunikasi yang dilakukan tersebut dapat berjalan lancar apabila terdapat persamaan makna antara dua pihak yang terlibat. Melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka dan lainnya.” (Marhaeni Fajar2009:32) “cara yang baik untuk menggambarkan komunikasi adalah dengan menjawab pertanyaan berikut: Who Says What In Which Channel To(siapa mengatakan apa dengan saluran apa Whom With What Effect?

2.1.2.2 Fungsi Komunikasi

  Mempengaruhi (to influence)Komunikasi sebagai sarana untuk mempengaruhi, terdapat upaya untuk mempengaruhi komunikan melalui isi pesan yang dikirim oleh Keempat tujuan komunikasi di atas, turut mengambil peranan dalam setiap proses yang terjadi. Mulai dari mengubah sikap seseorang, merubahpendapat dan pandangan seseorang, merubah perilaku, serta merubah kehidupan sosial penggunanya.

2.1.2.3 Tujuan Komunikasi

  Setiap individu dalam berkomunikasi pasti mengharapkan dari tujuan komunikasi itu sendiri, secara umum tujuan komunikasi adalah mengharapkanadanya unpan yang diberikan oleh lawan bicara serta semua pesan yang kita sampaikan dapat diterima oleh lawan bicara kita dan adanya efek yang terjadisetelah melakukan komunikasi tersebut. Sertatujuan utama adalah agar semua pesan yang disampaikan dapat dimengerti dan diterima oleh komunikan dan menghasilkan umpan balik.

2.1.2.4 Unsur-Unsur Komunikasi

Komunikasi di dalam buku Jurnal Komunikasi dan Informasi olehDeddy Mulyana menyatakan dalam versi yang lebih besar ada 6 unsur pesan komunikasi sebagai berikut :

1. Source (sumber)

  Sumber adalah dasar yang digunakan di dalam penyampaian pesan dan digunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. Effect (Hasil) Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi, yakni sikap dan tingkah laku orang, sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

2.1.3 Tinjauan Tentang Komunikasi Massa

2.1.3.1 Pengertian Komunikasi Massa

  Definisi komunikasi massa yang paling sederhana dikemukan olehBittner (Rakhmat, 2003:188) dalam buku Elvinaro, Lukiati dan Siti yang berjudulKomunikasi Massa Suatu pengantar, yakni : “Komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang (mass communication is messages communicated t hrough a mass medium to a large number of people)”. Media komunikasi yang termasuk media massa adalah radio siaran dan televisi, keduanya dikenal sebagai media elektronik, suratkabar dan majalah keduanya disebut sebagai media cetak.

2.1.3.2 Karakteristik Komunikasi Massa

  Komunikasi mengutamakan isi ketimbang hubunganSalah satu prinsip komunikasi menurut (Mulyana, 2000:99) adalah bahwa komunikasi mempunyai dimensi isi dan dimensi hubungan yaitu dimensiisi menunjukan muatan atau isi komunikasi yaitu apa yang dikatakan, sedangkan dimensi hubungan menunjukan bagaimana caramengatakannya, yang juga mengisyaratkan bagaimana hubungan para peserta komunikasi itu. Umpan balik tertunda (delayed) dan tidak langsung (indirect)Komponen umpan balik atau yang lebih popular dengan sebutan feedback merupakan faktor penting dalam proses komuniaksi antar persona,kelompok dan massa.

2.1.3.3 Fungsi Komunikasi Massa

  Fungsi komunikasi massa secara umum menurut Effendy (1993) dalam buku Elvinaro, Lukati dan Siti (2007:18), mengemukakan fungsi komunikasimassa secara umum adalah : 1. Fungsi InformasiFunngsi memberikan informasi ini diartikan bahwa media massa adalah penyebar informasi bagi pembaca, pendengar atau pemirsa.

2. Fungsi Pendidikan

3. Fungsi Mempengaruhi

  Sedangkan fungsi komunikasi massa bagi masyarakat menurutDomminick (2001) dalam buku Elvinaro, Lukiati & Siti yang berjudulKomunikasi Massa Suatu Pengantar tediri dari : 1. Linkage (Pertalian)Media massa dapat menyatukan .nggota masyarakat yang beragam, sehingga membentuk linkage (pertalian) berdasarkan kepentingan danminat yang sama tentang sesuatu, 4.

2.1.4 Tinjauan Tentang Perilaku

2.1.4.1 Pengertian Perilaku

  Perilaku manusia adalah sekumpulan perilaku yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi 1 dan atau genetika . Perilaku seseorang dikelompokkan ke dalam perilaku wajar, “Perilaku adalah hasil pengalaman, dan perilaku digerakkan atau dimotivasi oleh kebutuhan untuk memperbanyak kesenangan danmengurangi penderitaan”.

2.1.4.2 Faktor-Faktor Personal yang Mempengaruhi Perilaku

  Sampson (1976) dalam buku dalam bukunyaPsikologi Komunikasi “terdapat dua perspektif yang berpusat pada personal (person-contered perspective) dengan perspektif yang berpusat pada situasi (situation- contered persperctive).” (Jalaluddin Rakhmat , 2008:33) 2 Perspektif yang berpusat pada persona mempertanyakan faktor-faktor internal apakah, baik berupa sikap instink, motif, kepribadian, sistem kognitifyang menjelaskan perilaku manusia. Secara garis besar ada dua faktor yaitu faktor biologis dan faktor sosiopsikologis.

1. Faktor Biologis

  Bahwa warisan biologismanusia menentukan perilakunya, dapat diawali sampai struktur DNA yang menyimpan seluruh memori warisan biologis yang diterima darikedua orang tuanya. Walaupun banyak sarjanamenolak sosiobiologis sebagai determinisme biologis dalam kehidupan sosial, tidak seorangpun yang menolak kenyataan bahwa struktur biologismanusia genetika, sistem saraf, dan sistem hormonal sangat mempengaruhi perilaku manusia.

2. Faktor Sosiopsikologis

  KemauanMenurut Richard Dewey dan W,J Humber, kemauan merupakan : ï‚· Hasil keinginan untuk mencapai tujuan tertentu yang begitu kuat sehingga mendorong orang untuk mengorbankan nilai- nilai yang lain, yang tidak sesuai dengan pencapaian tujuan. ï‚· Berdasarkan pengetahuan, tentang cara-cara yang diperlukan untuk mencapai tujuanï‚· Dipengaruhi oleh kecerdasan dan energi yang diperlukan untuk mencapai tujuanï‚· Pengeluaran energi yang sebenarnya dengan satu cara yang tepat untuk mencapai tujuan.

2.1.4.3 Faktor-Faktor Situasional yang Mempengaruhi Perilaku

  Dalam buku Jalaluddin Rakhmat 2008 , berjudul Psikologi KomunikasiDelgado menyimpulkan bahwa respons otak sangat dipengaruhi oleh “setting” atau suasana yang melingkupi organisme (Packard, 1978:45). Kesimpulan Delgado membawa kita pada pengaruh situasional terhadap perilaku manusia.

1. Aspek-aspek objektif dari lingkungan

  Satu pesan komunikasi yang disampaikan pada pagi hari akan memberikan maknayang lain bila disampaikan pada tengah malam, Jadi yang mempengaruhi manusia bukan saja di mana mereka berada tetapi jugabila mana mereka berada. Ada situasi yang memberikan rentangankhlayak perilaku (behavioral appopriatennes), seperti situasi di taman dan situasi yang banyak memberikan kendala pada perilaku, seperti masjid.

2.1.5 Tinjauan Tentang Internet

2.1.5.1 Pengertian Internet

  (Deni Darmawan, 2012:97)“Definisi yang lain adalah internet bagaikan sebuah kota elektronik yang sangat besar di mana setiap penduduk memiliki alamat (internet addres ) yang dapat digunakan untuk berkirim surat atau informasi. Lalu ada aktifitas sehari-hari yang dapat dilakukan seperti membeli buku atau Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanyadapat menghambat pertukaran pikiran.

2.1.6 Tinjauan Tentang Media Baru (New Media)

  Media sosial seperti Facebook, Twitter dan Path merupakan jenis-jenis media baru yang termasuk dalam kategori online media. Tindak komunikasi melalui media secara intensif dapat dilakukan diantara penggunanya, di samping tindak komunikasi yang berlangsung secaraintensif pengguna juga cenderung berkomunikasi secara ekspresif .

2.1.7 Tinjauan Tentang Media Sosial

  Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan http://wibawaadiputra.wordpress.com/2013/01/27/media-sosial-jejaring-sosial- Situs media sosial mempunyai banyak bentuk seperti blog, microblog(Twitter), jejaring sosial (Facebook dan Linkedln), situs media-sharing (Youtube,Flikr, Slideshare), situs social bookmark dan voting (digg, reddit), situs review(Yelp), forum dan dunia virtual (Second Life). Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai berikut : “Sosial media adalah sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang 4 memungkinkan penciptaan dan pertukaran user- generated content”.

2.1.8 Tinjauan Tentang Media Sosial Path

  Mereka akan terbebas dari campur tangan atau komentar orang lain yang tidak Gambar 2.1 Media Sosial Path Path diciptakan oleh gabungan entrepreneur yang telah berhasil sebelumnya, seperti Dave Morin (mantan karyawan Facebook), Shawn Fanning(pencipta Napster), dan Dustin Mierau (pengembang Mac Napster). Path merupakan perpaduan fitur-fitur yang sudah ada pada media sosial lain, seperti Friendster,Foursquare, Instagram, Facebook, Twitter, yang menjadi satu pada aplikasi media sosial Path ini.

2.1.9 Tinjauan Tentang Mahasiswa

  Dari pendapat di atas bias dijelaskanbahwa mahasiswa adalah status yang disandang oleh seseorang karena hubungannya dengan perguruan tinggi yang diharapkan menjadi calon-calon 8 intelektual. Dengan adanya cara, teknik dan metode baru yang lebih baik diharapkan biaya dapatmenjadi lebih murah, penggunaan bahan baku lebih sedikit untuk hasil yang lebih baik, dan penggunaan sumber daya alam lebih.

2.1.10 Tinjauan Tentang Teori Mediamorfosi

  Dia mendefinisikanmediamorfosis sebagai “perubahan bentuk media komunikasi, biasanya disebabkan oleh interaksi kompleks dari kebutuhan-kebutuhan penting, tekanan-tekanan kompetitif dan politis, dan inovasi- inovasi sosial dan teknologis”. Bagaimana tentang situasi komunikasi dengan perantara komputer yang Walther (1996) telah memberi nama komunikasi hiperpersonal untuk komunikasi dengan perantara komputer yang secara sosial lebih menarik dari padakomunikasi langsung.

2.2 Kerangka Pemikiran

  Perubahan dramatis ini memunculkanpertanyaan-pertanyaan dasar tentang dari mana asal media baru dan apa dampak mereka pada media yang telah ada. E-mail dan jenis komunikasi komputer lainnya memungkinkan presentasi diri yang sangat selektif, dengan lebih sedikit penampilan atau perilakuyang tidak dinginkan dibandingkan komunikasi langsung.

5. Orang yang terlibat komunikasi via-komputer kadang kala mengalami

  Pengaruh sosial media terhadap perubahan perilaku komunikasimasyarakat memang sangat besar contohnya pada penggunaan Facebook danTwitter, yang sampai saat ini mempunyai pengaruh tinggi terhadap perubahan perilaku dan kepribadian individu baik itu positif ataupun negatif dan kini padapenggunaan media sosial baru yaitu Path yang juga membawa perubahan besar terhadap perilaku komunikasi penggunanya. Perilaku komunikasi mahasiswa pengguna media sosial Path adalah landasan dari penelitian ini, Karena Banyaknya mahasiswa yang menggunakan ponsel smartphone dan tablet .inilah yang membuat Path banyak digunakan sebagai media untuk bersosialisasi, sehingga membuat peneliti tertarik untuk meneliti perilaku komunikasi mahasiswaUnikom yang ditimbulkan akibat penggunaan Path.

1. Motif adanya dorongan-dorongan atau alasan-alasan yang timbul mengapa

  Path yang exclusive dan berbeda dengan media sosial lain, share awake dan fitur Nike, akan membuat motif penggunaan Path di kalangan mahasiswa Unikom sangat tinggi dan beragam yang mengarah pada perkembangan teknologi yang terus menerus berinovasi. Dari ke exclusive pan Path itulah akan menimbulkan kesenangan dalam mengakses media sosial ini sehingga akan timbulintensitas waktu yang tinggi dalam membuka Path kapanpun dan di mana pun mereka berada, kesenangan tersebut akan menghasilkan suatu gayahidup di tengah interaksi yang mereka lakukan dalam media sosial Path ini.

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN

3.1 Objek Penelitian

3.1.1 Sejarah Media Sosial Path

  Lebih jauh, orang- orang yang ada di friends list adalah orang-orang yang benar-benar dikenal,sehingga kemungkinan terjadi kesalahpahaman dalam komentar/pesan atau hal- hal lain yang orang tulis di Path akan sangat kecil sekali. Kelebihan Path yang sangat menonjol dari jejaring sosial lainnya adalah jumlah Dengan menjamurnya jejaring sosial seperti Foursquare dan juga akhir-akhir ini, Path telah menjadi salah satu dari sosial media yang Pinterest patut diperhatikan.

3.1.2 Visi, Misi, Tujuan dan Moto Media Sosial Path

  3.1.2.1 Visi Media Sosial Path Visi utama media sosial Path adalah untuk membuat sebuah jejaring dengan kualitas yang tinggi dan menjadikan pengguna nyaman untukberkontribusi setiap waktu. 3.1.2.4 Moto Media Sosial Path Path mempunyai moto atau tagline “The smart journal that helps you share life with the ones you love.” Yaitu tentang hubungan yang bisa dipercaya sepanjang kehidupan seseorang.

3.1.3 Fitur-Fitur Path 1. Profil

  Selain dapat mengubah gambar yang menjadi gambarprofil, pengguna juga dapat mengubah gambar dari latar belakang halamanPath pengguna. Path dapat mengunggahmomen dari pengguna ke dalam beberapa jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Foursquare, Tumblr dan Twitter.

2. Belanja

  Fitur belanja merupakan fitur terbaru yang diluncurkan oleh Path yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh stiker yang dapat digunakandalam mengirim pesan. Setiap stiker dan filteryang tersedia dalam fitur ini merupakan produk berbayar.

3. Mengunggah Foto dan Video

  Fitur lain dari Path adalah foto dan video di mana pengguna dapat mengunggah foto dan juga video untuk berbagi dengan pengguna lain. Mengunggah foto dan video dapat dilakukan dengan mengambil data yang tersedia didalam telepon seluler ataupun mengambil foto dan video baru.

4. Mengunggah Lokasi

  Fitur ini dapat tersambung dengan jejaring sosialFoursquare apabila pengguna memiliki akun di jejaring sosial tersebut. Penandaan lokasi dilakukan dengan GPS yang terdapat di dalam telepon seluler pengguna dan mengakses data dari lokasi yang tersedia melaluiFoursquare.

5. Musik, Film, Buku

  Pengguna Path dapat membagikan musik yang sedang mereka dengar, film yang sedang ditonton, atau buku yang sedang dibaca oleh penggunasendiri kepada pengguna lainnya. Pengguna terlebih dahulu mencari juduldari lagu, film, dan buku yang diinginkan dan kemudian dipilih untuk dibagikan dengan pengguna lain.

6. Mengunggah Status

  Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah status yang diinginkan dengan menggunakan huruf serta emoticon yang ada. Fitur-fiturPath ini dapat dilakukan secara bersamaan dalam satu post.

7. Tidur

  Fitur ini menandakan bahwa si pengguna sedang tidur dan dapat menghitung jangka waktu dari saat tombol tidur ditekan sampai tombolbangun ditekan kemudian. Apabila pengguna mengaktifkan fitur ini maka akan muncul status tidur di halaman pengguna sendiri dan pengguna lainnya.

8. Mengirim Pesan Kepada Pengguna Lain

  Fitur ini merupakan salah satu fitur terbaru Path di mana pengguna dapat mengirim pesan secara pribadi kepada pengguna lain. Pesan pribadi ini dapat menggunakan huruf, emoticon maupun stiker yang dapat didapatkan dari fitur belanja.

9. Komentar

  Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah komentar untuk setiap momen dari pengguna lain yang telah menjadi teman. Fiturkomentar dapat digunakan untuk setiap jenis momen yang ada seperti foto, status, musik, dan lain-lain.

10. Emosi

  Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyatakan emosi yang merupakan tanggapan dari setiap momen pengguna lain. Setiap emosi yang dipilih oleh pengguna lain atas momen yang diunggah akan terlihat pada momen tersebut.

11. Terlihat

  Fitur ini memberikan pengguna informasi atas berapa banyak dari pengguna lain yang telah melihat momen yang diunggah pengguna. Setiappengguna yang telah melihat momen yang diunggah akan terlihat di bagian khusus dan dapat diakses oleh setiap pengguna.

3.1.4 Pendiri (Founder) Media Sosial Path

  Gambar 3.13Pendiri (Founder) Media Sosial Path 1. Dave Morin 2.

3. Dustin Mierau

(Sumber :Google Images)

3.1.5 Data Perkembangan Media Sosial Path

  Path raih pendapatan terbesar sepanjang sejarah, pengguna Path 3.0 mengirimkan 1 Juta pesan dalam 24 Jam pertama, sejak Path 3.0 Dirilis, datangsebagai pendatang baru di dunia media sosial, tampaknya pembaruan tersebut adalah sebuah langkah yang baik bagi Path, karena tercatat dalam 24 jam pertama,ada dua pencapaian baru yang didapat oleh Path berkat pembaruan tersebut. Pencapaian yang pertama adalah dalam 24 jam pertama aplikasi Path 3.0 dirilis,Path mendapat uang lebih banyak dari pada yang pernah mereka buat, dan dalam jangka waktu yang sama, satu juta pesan terkirim melalui fitur private messagingterbaru mereka.

3.1.6 Tinjauan Tentang Mahasiswa Unikom Pengguna Path

  Kemudahan dalam mengoperasikan dan mengakses, biaya akses yang murah, hadirnya aplikasi-aplikasi yang menarik, serta pengembangan-pengembangan yang dilakukan Jejaring sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai hiburan yang murah meriah disaat lelah dengan tugas-tugas yang menumpuk. Dapat sejenak bermaindi dunia maya untuk curhat atau lain sebagainya, dalam media sosial mereka dapat memperkuat hubungan pertemanan, membangun hubungan sosial dalam duniamaya, menghapus batasan teman dalam dunia nyata, mengikuti tren teman sebaya, berbagi foto, berhubungan dengan teman lama, dan lain sebagainya.

3.2 Metode Penelitian

  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif.

3.2.1 Desain Penelitian

  Selain itu, semua yang di kumpulkan berkemungkinan menjadi kunci terhadap apa yang sudah di teliti”. (Moleong, 2013:11) Sedangkan menurut Jalaluddin RakhmatStudi penelitian deskriptif adalah sebuah metode yang bertujuan melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik populasi dibidangtertentu atau bidang tertentu secara fakta dan cermat.

2. Mengidentifikasikan masalah atau memeriksa, kondisi dan praktek-praktek

  Menentukan apa, yang dilakukan orang lain dalam menghadapi masalah yang sama dan belajar dari pengalaman mereka untuk menetapkan rencanadan kepuasan pada waktu yang akan dating. (Rakhmat 2004:25) Berdasarkan penjelasan mengenai definisi studi deskriptif diatas, dalam hal ini peneliti menggunakan studi deskriptif untuk menggambarkan dengan jelasPerilaku Komunikasi Para Pengguna Media Sosial Path di Kalangan Mahasiswa Unikom Kota Bandung.

3.2.2 Tenik Pengumpulan Data

3.2.2.1 Studi Pustaka

  Supranto dalam buku Rosadi Ruslan, mengemukakan:“Studi pustaka adalah “Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan materi data atau informasi melalui jurnal ilmiah, buku-bukureferensi dan bahan- bahan publikasi yang tersedia di perpustakaan”(Ruslan, 2003:31)Pada studi pustaka peneliti menggunakan : a. Internet searching untuk mencari data-data yang berkaitan dengan penelitianPada penelitian apapun bisa juga dalam pengumpulan data dilakukan secara online atau media internet dengan mencari dan mengumpulkaninformasi-informasi berupa data-data yang berkaitan dengan penelitian yang sedang diteliti oleh peneliti.

3.2.2.2 Studi Lapangan

Adapun studi lapangan yang dilakukan peneliti, dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Wawancara mendalam atau indepth interview

  Untuk mengetahui indikasi sampel informan yang mana terdapat dalam setiap informan terkandung informasi yang bisamemberikan fakta informasi dan pendapat yang diambil oleh peneliti guna 2. ObservasiMenurut Marshall (1995) dalam Nurohman (2011:19), Observasi menyaratkan pencatatan dan perekaman sistematis mengenai sebuahperistiwa, artefak-artefak, dan perilaku-perilaku informan yang terjadi dalam situasi tertentu, bukan seperti yang belakangan diingat, diceritakankembali dan digeneralisasikan oleh peneliti itu sendiri.

3.2.3 Tenik Penentuan Informan

  Subjek penelitian yaitu keseluruhan objek dimana terdapat beberapa narasumber atauinforman yang dapat memberikan informasi tentang masalah yang berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan. Dalam hal ini, informan merupakan sumber data penelitian yang utama yang memberikan informasi dan gambaran mengenaipola perilaku dari kelompok masyarakat yang diteliti.

3.2.4 Teknik Analisa Data

  Teknik analisis data kualitatif menurut Bogdan dan Biklen adalah :“Sebuah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapatdikelola, mensintesiskanya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yangdapat diceritakan kepada orang lain ”. Kesimpulan awal yang dikemukan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak dikemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung padatahap pengumpulan data berikutnya.

4.2.4.1 Uji Keabsahan Data

  Uji keabsahan data ini diperlukan untuk menentukan valid atau tidaknya suatu temuan atau data yang dilaporkan penelitidengan apa yang terjadi sesungguhnya di lapangan. Pemeriksaan sejawat berarti pemerikasaan yang dilakukan dengan jalan mengumpulkan rekan-rekan sebaya, yang memiliki pengetahuan umumyang sama tentang apa yang sedang diteliti, sehingga bersama mereka peneliti dapat me-review persepsi, pandangan dan analisis yang sedangdilakukan.

4. Membercheck Proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data

  Tujuan membercheck adalah untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data. Sehinggainformasi yang diperoleh dan akan digunakan dalam penulisan laporan sesuai dengan apa yang dimaksud sumber data atau informan.

3.2.5 Lokasi dan Waktu Penelitian

  photo Banyak penyebab yang di timbulkan oleh efek media sosial yang mendorong orang memiliki perilaku komunikasi tertentu, salah satunya Path yangmerupakan aplikasi media sosial yang dapat memenuhi seluruh yang diinginkan penggunanya dan merupakan alat komunikasi efektif yang memang berbeda denganmedia sosial lainnya. Inilah yang mendorong berbagai motif, interaksi, dan informasi pada banyaknya mahasiwa yang menggunakan Path terutamadi kalangan mahasiswa Unikom, selain berbeda dan lengkap, Path yang exclusive dan hanya bisa diakses di gadget dan ponsel smartphone, menjadi daya tarik tersendiribagi mahasiswa Unikom untuk menggunakannya.

BAB II METODE PENELITIAN

2.1 Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif

  Menurut Moleong dalam buku metodologi penelitian kualitatif bahwa studi Deskriptif adalah : “Data yang di kumpulkan berupa kata –kata, gambar dan bukan angka – angka. Mengidentifikasikan masalah atau memeriksa, kondisi dan praktek-praktek yang berlaku Menentukan apa, yang dilakukan orang lain dalam menghadapi masalah yang sama dan belajar dari pengalaman mereka untuk menetapkan rencana dankepuasan pada waktu yang akan dating.

BAB II I PEMBAHASAN Hasil dari penelitian diatas menunjukan bahwa perilaku komunikasi yang

  Untuk mengakses media sosial Path ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan perangkat mobile phone karena Path memang tidakmembuat webs app, pertemanannya pun dibatasi hanya 150 orang karena itulah Path menjadi media sosial yang exclusive dan memiliki jaringan kualitas tinggi, ke exclusive itulah yang mendorong kebanyakan orang untuk pindah dalam hal menggunakan media sosial terutama di kalangan mahasiswa Unikom. Begitupun kalo mereka berada di tempat hangout dan tempat hiburan serta tempat makan yang mahal seperti kafe, mall, restaurant, hotel, berlibur ke bali, ataudaerah-daerah yang terkenal pasti mereka selalu mensharenya di Path dan dibagikan Informasi dari pengolahan tersebut dapat menjadi informasi sehingga mengalami pengolahan yang memberikan makna untuk berguna dan bermanfaat bagi bahan pembuatkeputusan.

BAB 1V SIMPULAN

4.1 Simpulan

  Motif untuktidak mau dianggap ketinggalan jaman karena media sosial Path itu exclusive berbeda dengan media sosial lainnya, fiturnya lebih lengkap dan menarik karena pertemananya dibatasi 150 orang, dan hanya dapat di akses di gadgetdan ponsel smartphone I Phone. Motif karena media sosial Path itu exclusive, berbeda dari media sosial lainnya dan media sosial lain itu sudahterlalu umum.

2. Interaksi Perilaku komunikasi mahasiwa Unikom selama berinteraksi

  Mahasiswa pengguna media sosial Path dapat berbagi dan mendapatkan informasi yangberguna dan bermanfaat dari pengguna lainnya, seperti buku, film, musik, tempat, foto-foto terbaru tanpa harus membuka google ataupun yang lainkarena sudah praktis, mereka dapat mengetahuinya dan membagikan ulang ke pengguna lain dengan bahasa Repath yaitu pengulangganmen share momenkembali. Perilaku komunikasi mahasiswa Unikom yang ditimbulkan dari menggunakan media sosial Path yaitu adanya motif yang beragam dalam menggunakan Path, karena Path berbebeda dengan media sosial lainnya,mereka dapat eksis, berlebihan (gaul bahasa anak jaman sekarang), tidak ketinggalan jaman dengan memakai Path.

Dokumen baru

Download (145 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Fungsi dan Pengaruh Media Sosial Line Terhadap Kebutuhan Afiliasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip USU 2010-2012 (Studi korelasional pengaruh media sosial line terhadap kebutuhan afiliasi di kalangan mahasiswa komunikasi FISIP USU stambuk 2010-2012)
6
53
106
Perpustakaan UNIKOM : selayang pandang pedoman pengguna perpustakaan Tahun 2013
1
54
44
Perpustakaan UNIKOM : selayang pandang pedoman pengguna perpustakaan
0
6
53
Pola komunikasi kaum sosialita di lingkungan masyarakat Kota Bandung : (studi deskriptif pola komunikasi kaum sosialita di Komunitas ABSOLVE Bandung)
0
14
1
Perilaku komunikasi para pengguna media sosial path di kalangan mahasiswa UNIKOM Kota Bandung : (studi deksriptif mengenai perilaku komunikasi para pengguna media sosial path di kalangan mahasiswa UNIKOM Kota Bandung)
7
114
145
Perilaku komunikasi dokter muda (KOAS) : (studi fenomenologi tentang perilaku komunikasi dokter muda/koas kepada para pasien di Rumah Sakit Umum Daerah R.Syamsudin, S.H.Kota Sukabumi)
0
8
1
Perilaku komunikasi pengguna ganja :(studi dramaturgi perilaku komunikasi pengguna ganja di Kota Bandung)
1
10
1
Perilaku komunikasi narapidana anak : (studi fenomenologi tentang perilaku komunikasi narapidana anak di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas III Sukamiskin Bandung)
1
14
131
Perpustakaan UNIKOM : selayang pandang pedoman pengguna perpustakaan 2012
0
36
55
Perancangan media informasi mengenai toleransi di kalangan remaja
0
4
28
Perilaku komunikasi para pengguna media sosial path di kalangan mahasiswa UNIKOM Kota Bandung : (studi deksriptif mengenai perilaku komunikasi para pengguna media sosial path di kalangan mahasiswa UNIKOM Kota Bandung)
1
10
145
Perilaku komunikasi dalang sandiwara : (studi fenomologi mengenai perilaku komunikasi dalang sandiwara di Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu)
0
12
1
Pola komunikasi kaum sosialita di lingkungan masyarakat Kota Bandung : (studi deskriptif pola komunikasi kaum sosialita di Komunitas ABSOLVE Bandung)
0
5
1
Makna ziarah sebagai media komunikasi transendental : (studi etnografi komunikasi mengenai ziarah di Pemakaman Nangka Beurit Kabupaten Subang)
9
43
155
Pola komunikasi diantara para pelaku one night stand mahasiswa UNS Surakarta SKRIPSI
0
1
123
Show more