HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMPLB BHAKTI LUHUR MALANG

Gratis

10
64
30
2 years ago
Preview
Full text

  

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN

PRESTASI BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

DI SMPLB BHAKTI LUHUR MALANG

SKRIPSI Oleh: GAGUK SULISTIAWAN NIM. 201010420311154 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2014

  

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN

PRESTASI BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

DI SMPLB BHAKTI LUHUR MALANG

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Keperawatan (S.Kep)

Pada Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan

  

Universitas Muhammadiyah Malang

Oleh:

GAGUK SULISTIAWAN

  

NIM. 201010420311154

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2014

  

LEMBAR PERSETUJUAN

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN

PRESTASI BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN

KHUSUS

DI SMPLB BHAKTI LUHUR MALANG

SKRIPSI

Disusun Oleh :

  

Gaguk Sulistiawan

NIM. 201010420311154

  Skripsi ini Telah Disetujui Tanggal 25 Maret 2014

  Pembimbing I, Pembimbing II,

  

Tutu April Ariani, S.Kp., M.Kes Reni Ilmiasih, M. Kep., Sp. Kep. An

  NIDN. 07.1104.7103 NIP.UMM. 114.0804.0454 Mengetahui,

  Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang

Nurul Aini, S.Kep., Ns., M.Kep.

  NIP.UMM.112.0501.0419

  LEMBAR PENGESAHAN

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN

PRESTASI BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

DI SMPLB BHAKTI LUHUR MALANG

SKRIPSI

  Disusun Oleh :

GAGUK SULISTIAWAN

  Di Ujikan Pada Tanggal 12 Juni 2014

  Mengetahui, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan

  Universitas Muhammadiyah Malang

  Yoyok Bekti P., M.Kep, Sp.Kom

  NIP. UMM. 112.0309.0405

  NIM. 201010420311154

  NIDN. 07.1104.7103

  Penguji II, Reni Ilmiasih, M.Kep, Sp. An

  NIP.UMM. 114.0804.0454

  Penguji III, Nurul Aini, S. Kep. Ns, M. Kep

  NIP.UMM. 112.0501.0419

  Penguji IV, Nur Aini, S.Kep, Ns, M,Kep

  NIDN. 07.2904.8301

  Penguji I, Tutu April A., S.Kp, M,Kes

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

  Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : GAGUK SULISTIAWAN NIM : 201010420311154 Program Studi : Ilmu Keperawatan FIKES UMM Judul Skripsi : HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN

  PRESTASI BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMPLB BHAKTI LUHUR MALANG Menyatakan dengan sebenarnya bahwa Tugas Akhir yang saya tulis ini benar-benar hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri. Apabila dikemudian hari dapat dibuktikan bahwa Tugas Akhir ini adalah hasil jiplakan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.

  Malang, Juni 2014 Yang Membuat Pernyataan Gaguk Sulistiawan ____ NIM. 201010420311154

  

Lembar Persembahan

Assalamualaikum wr.wb.

  Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya untuk dapat menyelesaikan karya ini untuk dapat menyelesaikan study sarjana saya. Karya ini saya persembahkan untuk: 1.

  Kedua orang tua saya yang telah memeberikan dukungan moral, materi serta doa, doa bapak ibu sangatlah penting dalam menyelesaikan karya ini. Tanpa bapak dan ibu anak mu ini bukan lah apa-apa. Maap bapak, ibu karna anak mu ini banyak membuat susah dan tidak patuh kepada bapak dan ibu selama ini.

  2. Adik ku Dwi Nurcahyanti dan Dwi Suryo Atmoko terimakasih telah mendukung mas dalam mengerjan karya ini., dan mungkin karya mas ini bisa dibuat motivasi untuk kalian agar lebih giat lagi untuk menyelesaikan Study kalian.. “ Jangan mudah putus asa” 3. Dosen Pembimbing 1(ibu Tutu April A, S.Kp. M.Kes), Dosen

  Pembimbing 2(ibu Reni Ilmiasih, M.Kep. Sp.An), Dosen Penguji 1(ibu Nurul Aini, S.Kp. Ns. M.Kep), Dosen Penguji 2(ibu Nur Aini, S.Kep. Ns. M.Kep) terimakasih ibu yang telah membimbing saya dalam menyelesaikan karya saya ini dan saya mohon maap ibu kalau saya susah dibimbing dan perbuatan saya yang tidak berkenan di hati ibu.

  “terimakasih banyak ibu-ibu Despem” 4. Dosen-dosen saat saya menempuh kuliah, terima kasih bapak ibu dosen telah memberikan banyak ilmu kepada saya dan maapkan muritmu ini yang bandel. Semoga ilmu bapak dan ibu bermanfaat untuk saya dan lingkungan sekitar saya. Aminn..

  5. Nazidah I’lmiyatin Nafi’ah terimakasih telah menemani dan memberikan semangat saat senang, sedih, dan saat saya terpuruk untuk menyelesaikan karya ini. You’ar spirit in my soul.

6. Dan untuk temen temen Psik D 2010 yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. You’ar the best. Thx friends.

MOTO HIDUP

  

Pintar, Baik, Jujur, Tidak Mementingkan Diri Sendiri dan

pemberani itu semua harus kita miliki sebagai perawat

dan kita harus berusaha untuk memilikinya.

  

Jangan habiskan waktu mu dengan percuma..

  Open your mind

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan bimbingan- Nya saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Hubungan Dukungan Sosial Dengan Prestasi Belajar Pada Anak Berkebutuhan Khusus di SPLB Bhakti Luhur Kota Malang

  ”. Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana keperawatan (S.Kep) pada Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

  Bersamaan dengan ini perkenankanlah saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dengan hati yang tulus kepada:

  

1. Yoyok Bekti Prasetyo, S.Kep., M.Kep., Sp.Kom. selaku Dekan Fakultas Ilmu

Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

  2. Nurul Aini, S.Kep., Ns., M.Kep. selaku Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

  3. Tutu April Ariani, S.Kp., M. Kes. selaku pembimbing I yang telah sabar dan

  bijaksana memberikan bimbingan dan masukan yang sangat bermanfaat dalam penyusunan skripsi ini.

  

4. Reni Ilmiasih, M. Kep., Sp. Kep An. selaku pembimbing II yang telah

memberikan ilmu dan menginspirasi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

  5. Dosen dan staf TU Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan

  Universitas Muhammadiyah Malang yang tidak dapat penulis sebutkan satu- persatu, atas ilmu dan bantuan yang telah diberikan kepada penulis.

  

6. Ayahanda (Sampir) dan Ibu (Yulis Utami) yang selalu mencurahkan kasih

  sayang dan mendoakan serta memotivasi dan menginspirasi Gaguk Sulistiawan dari lahir hingga sekarang “menjadi sarjana” dan saudara saya tercinta (Dwi Nurcahyanti) atas doa serta dukungan dalam menempuh perkuliahan ini.

  7. Sahabat-sahabat di PSIK angkatan 2010 khusunya PSIK-D yang turut serta membantu dan memberikan dukungan.

  Dan semua pihak yang membantu penyelesaian skripsi ini. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan setiap langkah-langkah kita menuju kebaikan dan selalu menganugerahkan kasih sayang-Nya untuk kita semua. Akhir kata penulis mohon maaf apa bila masih banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak khususnya bidang keperawatan. Amin.

  Malang, Juli 2014 Penulis

  

ABSTRAK

Hubungan antara Dukungan Sosial Dengan Prestasi Belajar

pada Anak Berkebutuhan Khusus di SMPLB

Bhakti Luhur Kota Malang

1 2 Gaguk Sulistiawan , Tutu April Ariani, S.Kp., M.Kes , 3 Reni Ilmiasih, M.Kep., Sp. Kep. An

  Latar Belakang :

  Anak berkebutuhan khusus memiliki hambatan penglihatan, pendengaran, kecerdasan, fungsi gerak, emosi dan sosial. Kondisi kelainan pada anak berkebutuhan khusus ini membuat anak sering ragu dalam mengambil keputusan, minder, tidak percaya diri dan tidak berani menjalin keakraban dengan orang sekitarnya. Dukungan dari lingkungan sosial sangat mempengaruhi perkembangan anak berkebutuhan khusus. Dukungan dan penerimaan dari orang tua dan angota keluarga yang lain akan memberikan energi dan kepercayaan dalam diri anak berkebutuhan khusus untuk lebih berusaha mempelajari dan mencoba hal-hal baru yang terkait dengan ketrampilan dan pada akhirnya dapat berprestasi.

  Metode Penelitian :

  Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah

  

descriptive analytic dengan pendekatan study cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada

  tanggal 12-13 Mei 2014 di SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang. Subjek penelitian adalah anak berkebutuhan khusus kelas 7, 8, 9 yang tinggal bersama orang tuanya (n=32) diambil dengan metode purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square.

  

Hasil : Hasil perhitungan statistik dukungan sosial didapatkan nilai rata-rata yaitu

  136.19 dan memiliki nilai presentase tertinggi 60% atau 19 anak yaitu dukungan sosial tinggi. Prestasi belajar memiliki nilai presentase tertinggi 53% atau 17 anak yaitu prestasi belajar sangat memuaskan. Hasil analisa uji chi-square didapatkan nilai probabilitas sebesar 0.005 dan hitung (7.938) > tabel (3.841), maka hasil uji statistik dapat disimpulkan Ho ditolak dan Hi diterima.

  Kesimpulan :

  Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diberikan untuk anak berkebutuhan khusus maka semakin tinggi pula prestasi belajar anak berkebutuhan khusus, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial yang diberikan untuk anak berkebutuhan khusus maka semakin rendah pula prestasi belajar anak berkebutuhan khusus.

  

Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Dukungan Sosial dan Prestasi

Belajar

  1. Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

  2. Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

  3. Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

  

ABSTRACT

The Relationship Between Social Support with Learning Achievement to the

Special Needs Children in SMPLB Bhakti Luhur Malang City

1 2 Gaguk Sulistiawan , Tutu April Ariani, S.Kp., M.Kes , 3 Reni Ilmiasih, M.Kep., Sp. Kep. An

  

Background: Special Needs Children have the obstacle in vision, hearing,

  intelligence, movement function, emotion, and social. This disorder condition to the special needs children make them mostly doubt in taking decision, low self-esteem, have no self-confidence, and have no brave to create familiarity to the people around. The support from social environment will really influence to the growth of special needs children. The support and acceptance from parent and other family member will give energy and self-confidence to the special needs children to give more efforts in learning and trying new things that related to skill that finally they can get the achievement.

  

Research Method: Research design that used in this research is descriptive analytic

th th

  with study cross sectional approach. This research conducted on May, 12 -13 2014 in SMPLB Bhakti Luhur Malang City. Research subject is special needs children in th th th the 7 , 8 , and 9 Grade that stay with their parent (n=32) and it is taken by purposive sampling method. Data analysis that conducted in this research is chi- square test.

  Result: Result:

  Statistical calculation result of social support obtained average value for 136.19 and has the highest percentage value for 60% or 19 children, which is high social support. Learning achievement has the highest percentage value for 53% or 17 children, which is very satisfying learning achievement. Analysis result from chi- square test obtained probability value for 0.005 and calculation (7.938) > table (3.841), thus from statistical test result it can be concluded that Ho rejected and Hi accepted.

  

Conclusion: This research shows that more higher of social support given to special

  needs children, can also increase their academic achievement and otherwise the low social support given to special needs children can also their decrease the academic achievement.

  

Keywords: Special Needs Children, Social Support and Learning

Achievement.

  1. The Student Nursing Science, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Malang

  2. Lecturer in Nursing Science, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Malang

  3. Lecturer in Nursing Science, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Malang

  DAFTAR ISI

  2.1.4.1 Layanan Pendidikan ............................................................ 15

  2.3.5 Manfaat Harga Diri ...................................................................... 29

  2.3.4 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Diri ........................ 27

  2.3.3 Karakteristik Harga Diri ................................................................ 26

  2.3.2 Dimensi Harga Diri ....................................................................... 25

  2.3.1 Definisi Harga Diri ........................................................................ 25

  2.3 Konsep Dasar Harga Diri .................................................................. 25

  2.2.5 Dukungan Sosial Pada Anak Berkebutuhan Khusus ............... 23

  2.2.4 Model Kerja Dukungan Sosial .................................................... 22

  2.2.3 Bentuk Dukungan Sosial .............................................................. 20

  2.2.2 Sumber-Sumber Dukungan Sosial .............................................. 19

  2.2.1 Definisi Dukungan Sosial ............................................................. 17

  2.2 Konsep Dasar Dukungan Sosial ....................................................... 17

  2.1.4.2 Layanan Kesehatan ............................................................. 17

  2.1.4 Pelayanan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus ............................ 15

  Halaman Halaman Judul .......................................................................................................... i Lembar Persetujuan ................................................................................................. ii Lembar Pengesahan….............................................................................................. iii Lembar Pernyataan Keaslian ................................................................................... iv Motto Hi dup … ........................................................................................................ v Lembar Persembahan ............................................................................................. vi Kata Pengantar ......................................................................................................... vii Abstrak ..................................................................................................................... ix Abstract .................................................................................................................... x Daftar Isi ................................................................................................................... xi Daftar Tabel .............................................................................................................. xiv Daftar Gambar ......................................................................................................... xv Daftar Lampiran ....................................................................................................... xvi

  2.1.3 Faktor Penyebab Anak Dengan Kebutuhan Khusus ............... 14

  2.1.2 Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus .................................... 10

  2.1.1 Definisi Anak Berkebutuhan Khusus ......................................... 9

  2.1 Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus ................................... 9

  BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................................ 9

  1.6 Batasan Penelitian ............................................................................... 7

  1.5 Keaslian Penelitian .............................................................................. 6

  1.4 Manfaat Penelitian .............................................................................. 5

  1.3.2 Tujuan Khusus ............................................................................... 5

  1.3.1 Tujuan Umum ................................................................................ 5

  1.3 Tujuan Penelitian ................................................................................ 5

  1.2 Rumusan Masalah ............................................................................... 4

  1.1 Latar Belakang ..................................................................................... 1

  BAB I PENDAHULUAN ..................................................................... 1

  2.3.6 Harga Diri Anak Berkebutuhan Khusus .................................... 29

  2.4 Konsep Dasar Prestasi ....................................................................... 31

  5.2.1 Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin .................. 52

  4.8 Prosedur Pengumpulan Data ............................................................ 46

  4.9 Analisa Data ........................................................................................ 48

  4.9.1 Analisa Uivariat .............................................................................. 48

  4.9.2 Analisa Bivariat .............................................................................. 48

  4.10 Etika Penelitian ................................................................................... 50

  

BAB V HASIL PENELITIAN DAN ANALISA DATA ...................... 52

  5.1 Hasil Penelitian .................................................................................... 52

  5.2 Data Umum ......................................................................................... 52

  5.2.2 Distribusi Responden Berdasarkan Kelas ................................. 53

  4.7.2 Uji Validitas .................................................................................... 45

  5.2.3 Distribusi Responden Berdasarkan Usia ................................... 54

  5.3 Data Khusus ........................................................................................ 55

  5.3.1 Distribusi Dukungan Sosial Anak Berkebutuhan Khusus ...... 55

  5.3.2 Distribusi Prestasi Belajar Anak Berkebutuhan Khusus .......... 57

  5.4 Analisa Data ........................................................................................ 58

  5.4.1 Hasil antara Dukungan Sosial dengan Prestasi Belajar pada Anak Berkebutuhan Khusus di SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang ...................................................................... 58

  BAB VI PEMBAHASAN

   ...................................................................... 60

  4.7.3 Uji Reliabilitas ................................................................................ 45

  4.7.1 Instrumen Penelitian ..................................................................... 44

  2.4.1 Definisi Prestasi Belajar ................................................................ 31

  4.1 Desain Penelitian ................................................................................ 39

  2.4.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Melajar ................ 32

  2.5 Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Prestasi Belajar pada Anak Berkebutuhan Khusus ................................................... 34

  BAB III KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

   ........................... 36

  3.1 Kerangka Konsep ............................................................................... 36

  3.2 Hipotesis Penelitian ............................................................................ 38

  BAB IV METODE PENELITIAN

   ...................................................... 39

  4.2 Kerangka Penelitian ............................................................................. 40

  4.7 Instrumen Penelitian, Uji Validitas dan Uji Reliabilitas ................ 44

  4.3 Populasi, Sampel, dan Sampling ....................................................... 41

  4.3.1 Populasi ........................................................................................... 41

  4.3.2 Sampling ......................................................................................... 41

  4.3.3 Sampel ............................................................................................. 41

  4.4 Variabel Penelitian .............................................................................. 42

  4.4.1 Variabel Independen .................................................................... 42

  4.4.2 Variabel Dependen ....................................................................... 42

  4.5 Definisi Operasional ........................................................................... 43

  4.6 Waktu dan Tempat Penelitian ........................................................... 44

  6.1 Hasil Analisis Deskriptif .................................................................... 60

  6.1.1 Identifikasi Karakteristik Responden ......................................... 60

  6.1.2 Dukungan Sosial Responden ....................................................... 61

  6.1.3 Prestasi Belajar Responden .......................................................... 65

  6.2 Hasil Analisis Analitik ........................................................................ 66

  6.2.1 Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Prestas.................

  Belajar Pada Anak berkebutuhan Khusus ................................. 66

  6.3 Keterbatasan Penelitian ..................................................................... 69

  6.4 Implikasi Keperawatan ...................................................................... 70

  BAB VII PENUTUP

   ............................................................................. 71

  7.1 Kesimpulan .......................................................................................... 71

  7.2 Saran ..................................................................................................... 71

  

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 74

LAMPIRAN .......................................................................................... 78

  

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1

  Karakteristik Harga Diri Tinggi dan Rendah .......................... 27

  Tabel 4.1

  Pengembangan variabel berdasarkan definisi oprasional, para- meter instrument, skala, dan hasil ukur ..................................... 43

  Tabel 4.2

  Tabel silang 2 x K ........................................................................ 50

  Tabel 5.1

  Distribusi Responden Berdasarkan Usia .................................... 54

  Tabel 5.2

  Hasil Perhitungan Statistik Dukungan Sosial ............................ 55

  Tabel 5.3

  Gambaran Dukungan Sosial Pada Anak berkebutuhan Khusus Berdasarkan Jenis Dukungan ....................................................... 55

  Tabel 5.4

  Gambaran Dukungan Keluarga Pada Anak Berkebutuhan Khu- sus Berdasarkan Indikator ........................................................... 56

  Tabel 5.5

  Gambaran Dukungan Guru Pada Anak Berkebutuhan Khusus Berdasarkan Indikator ................................................................. 56

  Tabel 5.6

  Gambaran Dukungan Teman Pada Anak Berkebutuhan Khu- sus Berdasarkan Indikator ........................................................... 57

  Tabel 5.7

  Hasil Analisa Chi-Square Tests Hubungan Dukungan Sosial dengan Prestasi Belajar pada Anak Berkebutuhan Khusus ..... 59

  DAFTAR GAMBAR Gambar 3.1

  Rancangan Sistematis Kerangka Konseptual Penelitian .......... 37

  Gambar 4.1

  Kerangka penelitian hubungan antara dukungan social dengan prestasi belajar anak berkebutuhan khusus pada SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang ...................................................................... 40

  Gambar 5.1

  Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin .................. 53

  Gambar 5.2

  Distribusi Responden Berdasarkan Kelas ................................ 54

  Gambar 5.3

  Pembagian Prestasi Belajar ......................................................... 58

  DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1

  Lampiran 7

  Dukumentasi Penelitian ............................................................... 103

  Lampiran 11

  Lembar Konsultasi Bimbingan Skripsi ....................................... 97

  Lampiran 10

  Hasil Analisa Data ......................................................................... 95

  Lampiran 9

  Hasil Uji Normalitas ..................................................................... 94

  Lampiran 8

  Data Kasar Hasil Kuesioner Dukungan Sosial dan Prestasi Belajar Pada Anak Berkebutuhan Khusus di SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang ............................................................................................. 90

  Hasil Kuesioner Karakteristik Responden ................................ 89

  Surat Permohonan Studi Pendahuluan dan Penelitian Kepada Kepala Sekolah SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang ................ 78

  Lampiran 6

  Spss Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Dukungan Sosial Analisis Validitas Reliabilitas ....................................................... 86

  Lampiran 5

  Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Dukungan Sosial ...... 84

  Lampiran 4

  Lembar Kuesioner Penelitian ...................................................... 80

  Lampiran 3

  Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian Penelitian ...... 79

  Lampiran 2

  

Lampiran 12 Contoh Raport Anak Berkebutuhan Khusus ............................ 105

DAFTAR PUSTAKA

  Adamson, L. (2003). Self-image, adolescence and disability. The American journal of

  occupational therapy,57, 578-581

  Alimin, Z. (2002). Assesmen dan intervensi anak berkebutuhan khusus: Reorientasi

  pemahaman konsep pendidikan khebutuhan khusus dan implikasinya terhadap layanan pendidikan Vol. 3 No.1. Bandung :UPI

  Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Bowen, J. (2010). Visual impairment and self-esteem. British journal of visual impairment,

  28(3), 235-243

  ______ . (2010). Visual impairment and its impact on self-esteem. British

  journal of visual impairment, 28(1), 47-56

  Calaguas, G.M. (2012). Academic achievement and school ability: Implications to guidance and counseling programs. Journal of Art, Science and Commerce, 3, 49-55 Catrina. (2001). Self-Esteem in Children With Down Syndrome in The Mainsteam

  Classroom. University of Nottingham Coll, K.M., Cutler, M. M., Thobro, P., Robin, H & Stephanie, P. (2009). An explanatory study of psychosocial risk behaviors of adolescents who are deaf or hard of hearing: Comparisons and recommendations. American Annals of the

  Deaf 154(1), 30-51

  Cosbey, J., Johnston, S. S., Dun, M. L. (2010). Sensory processing disorders and social participation. American Journal of Occupational Therapy, 64, 462-473 Danielsen, A.g., Samdal, O., Hetland, J., & Wold, B. (2009). School related social support and students perceived live satisfaction. The journal of education research,

  102, 303-318

  Delphie, B. (2006). Pembelajaran anak berkebutuhan khusus. Bandung : PT Refika Aditama

  Desforges, A. (2003). The impact of parental involvement, parental support and family education

  on pupil achievements and adjustments a literature review

  . Queen’s printer Djamarah, SB. (2008). Psikologi belajar. Jakarta : Renava Cipta Friedman, M.M. (2010). Keperawatan keluarga : teori dan pusat praktik. Jakarta : ECG Garaigordobil, M & Jose, I. (2007). Self-Consept, Self-Esteem and psychopathological symptoms in persons with intellectual disability. The Spanish

  journal of psychology, 10, 141-150

  Habibollah, N., Rohani, A., Tengku, A., Jamaluddin, S & V. Kumar. (2009). Self- esteem, gender and academic achievement of undergraduate student. American

  Journal of Scientific Research, 3, 26-37 Heatherton, T.F. (2003). Why is there self-esteem. Psychological Inquiry, 14, 38-46 Hidayat, A.A. (2009). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisa data. Jakarta

  :Salemba Medika Hintermair, M. (2007). Self-esteem and satisfaction with live of deaf and hard of hearing people a resource oriented approach to identity work. Journal of deaf

  Lubis, N.L. (2009). Dukungan sosial pada pasien kanker, perlukah?. Medan : USU Press Malechi, K.C., Michelle, D., Lisa, D., Kelly, H & Jacob, R. (2005). Relationship between social support and student adjustment a longitudinal analysis.

  Mungsong, F. (2009). Psikologi dan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Depok : LPSLP3

  disertasi. Yogyakarta : Fakultas Psikologi Gudjah Mada McMulin, J.A. (2004). Self esteem and the intersection of age, class and gender. Journal of Agging Studies, 18, 75-90

  University Press Martini, W. (2005). Prestasi akademis remaja berbakat : Identifikasi faktor yang berperan

  controversies, and decisions faced by parents and education. New York: Oxford

  Marschark, M. (2007). Raising and educating a deaf child a comprehensive guide to the choices,

  Malecki, C & Demaray, K.M. (2003). Social support as a buffer : Running head. Netern Illinois University

  Psychology in The School, 47(7), 691-706

  anggal akses : 21 November 2013. Kuyper, H., Wondimu, A., Alexander, M & Greetje, V.W. (2010). Perceived social support and early adolescents achievement: The meditational roles of motivational beliefs and emotions. J Youth Adolesscence, 39, 36-46

  studies and deaf education, 13, 278-300

  

  Jakarta : Kemenkes Republik Indonesia Khera. (2002). Kiat jitu menjadi pemenang : you can win. Jakarta : PT Prenhallindo dan pearson Education Asia Kunjoro. (2002). Dukungan sosial pada lansia. Jakarta. Online.

  petugas kesehatan. Jakarta : Kemenkes Dirjen Binkesmas Kemenkes. (2010). Pedoman umum perlindungan kesehatan anak berkebutuhan khusus.

  Kemenkes. (2010). Pedoman pelayanan kesehatan anak di sekolah luar biasa (SLB) bagi

  informal. Jakarta Kemendikbut Republik Indonesia

  Kemendikbut. (2012). Pedoman penyelenggaraan program pendidikan usia dini nonformal dan

  Indati, A & Niken, W. (2002). Dukungan sosial dan self-efficacy pada remaja di SMU Negeri 9 Yogyakarta. Jurnal Psikologi, 2, 112-123

  Nugroho, W. (2000). Keperawatan gerontik. Jakarta : EGC

  Nurmalasari, Y. (2007). Hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri pada remaja penderita penyakit lupus. Diakses dari gal 28 April 2013.

  Nursalam. (2011). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

  Osterman, K. (2000). Students need for belonging in the school community. Review of

  educational Reserch, 70, 323-367

  Potter, P.A & Perry. (2010). Fundamental keperawatan. Jakarta : Salemba medika Purwanto. (2010). Statistika untuk penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Ramadhan. (2012). Ayo belajar mandiri : pendidikan ketrampilan dan kecakapan hidup untuk

  anak berkebutuhan khusus. Jogjakarta : Javilitera

  Ratna, W. (2009). Sosiologi dan antropologi kesehatan. Yogyakarta : Pustaka Rihama Riduwan. (2009). Dasar-dasar statistika. Bandung : Alfabeta Ritandiyono, R. (1996). Aktualisasi diri. Jakarta : Fakultas Psikologi Universitas

  Gunadarma Rosenfeld, L. B., Richman, J. M., Bowen, G. L. (2000). Social support networks and school outcomes : The centrality of the teacher. Child and Adolescent Social Work

  Journal, 17, 205-226

  Saam, Z.S. (2012). Psikologi keperawatan. Jakarta : Rajawali Pers Safree, A. (2011). The relationship between social support and academic achievement. International Journal of Humanities and Social Science, 1(5), 277-281 Sarafino, E.P. (2002). Health psychology biopscycho social interaction edition. United states of America : John Wiley and Sons __________ .(2006). Health psychology biopscycho social interaction edition. United states of America : John Wiley and Sons Slameto, (2003). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruihnya. Jakarta : Renava Cipta Somantri, S. (2006). Psikologi anak luar biasa. Bandung : PT Refika Aditama Sugiono. (2013). Statistik untuk penelitian. Bandung : Alfabeta Sukmadinata, N.S. (2003). Landasan psikologi proses pendidikan. Bandung : Rosdakarya.

  Sunarto, (2005). Pengertian prestasi belajar. Bandung : PT Remaja Rosdakarya Sunaryo. (2004). Psikologi untuk keperawatan. Jakarta : EGC Suparno. (2007). Buku ajar cetak pendidikan anak berkebutuhan khusus. Jakarta :

  Depdikbut Dirjen Dikti Sutjijoso, A.R. (2009). Harga diri dan prestasi belajar pada remaja yang obesitas. Jurnal

  Psikologi, 3 (1), 68-75

  Syam, S. (2008). The secret of attractor factor. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama Tamini, B & Raya, V. (2011). The impact of gender, age and academic brach on self- esteem of student. Journal of Basic and Applied Scientific Research, 1(5), 1065-1069 Weiner, M.T., Miller, M. (2006). Deaf children and bullying: Direction for future research. American Annals of the Deaf, 151, 61-70 Xu, Y & John, F. (2008). Facilitating family involvement and support for inclusive education. The School Community Journal, 18, 53-72

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang membutuhkan pendidikan dan layanan khusus untuk mengoptimalkan potensi kemanusiaannya secara utuh akibat adanya perbedaan kondisi dengan kebanyakan anak lainnya. Mereka adalah yang secara fisik, psikologis, kognitif, atau sosial terhambat dalam mencapai tujuan atau kebutuhan dan potensi secara maksimal sehingga memerlukan penanganan yang terlatih dari tenaga profesional. Anak penyandang cacat perlu dikenali dan diidentifikasi dari kelompok anak pada umumnya, karena mereka memerlukan pelayanan yang bersifat khusus yang bertujuan untuk mengurangi keterbatasan dan ketergantungan akibat kelainan yang diderita, serta menumbuhkan kemandirian hidup dalam bermasyarakat.

  Anak berkebutuhan khusus memiliki hambatan penglihatan, pendengaran, kecerdasan, fungsi gerak, emosi dan sosial. Ini menimbulkan dampak terganggunya fungsi metal pada anak berkebutuhan khusus. Kondisi kelainan pada anak berkebutuhan khusus itu membuat anak sering ragu dalam mengambil keputusan, minder, tidak percaya diri dan tidak berani menjalin keakraban dengan orang sekitarnya. Bentuk reaksi atas kondisi kelainannya akan timbul rasa penyesalan diri, penyesalan terhadap orang tua dan orang lain disekitarnya, sehingga menimbulkan sikap negatif seperti rendah diri, menolak kemampuan diri, isolasi diri, merasa tidak berdaya dan tidak berguna.

  2

  Konsep diri anak berkebutuhan khusus pada dasarnya diperoleh melalui kontak sosial dan pengalaman yang berhubungan dengan orang lain. Dampak negatif dari kondisi kelainan anak berkebutuhan khusus sangat tergantung bagaimana anak memberikan reaksi atas kondisi kelainannya. Dampak negatif anak berkebutuhan khusus tidak dibawa sejak lahir melainkan dibentuk sejak usia anak dan dipengaruhi oleh perlakuan yang diterima dari lingkungan terutama keluarga, sehingga lingkungan sosial terutama orang yang berarti dalam hidupnya menentukan berat ringannya dampak negatif pada anak berkebutuhan khusus.

  Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih minimalnya dukungan bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia. Anak berkebutuhan khusus yang ada di Indonesia sekitar 1,48 juta baru sekitar 26 % diantaranya yang memperoleh layanan pendidikan. Anak berkebutuhan khusus juga mempunyai masalah akses yang terbatas mengingat dari sekitar 1.311 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada hanya 23% diantaranya yang berstatus negeri dan kebanyakan terkonsentrasi di Pulau Jawa. Anak berkebutuhan khusus yang terdapat di Sekolah Luar Biasa (SLB) sekitar 66.610 anak usia sekolah penyandang cacat (14,4% dari seluruh anak penyandang cacat). Ini berarti masih ada 295.250 anak penyandang cacat (85,6%) ada di masyarakat dibawah pembinaan dan pengawasan orang tua dan keluarga dan pada umumnya belum memperoleh akses pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya. Jumlah anak penyandang cacat yang ada di Sekolah meningkat pada tahun 2009 menjadi 85.645 dengan rincian di SLB sebanyak 70.501 anak dan di sekolah inklusif sebanyak 15.144 anak. Ini menunjukkan peningkatan kepedulian akan prestasi anak berkebutuhan khusus dan orang tua memberikan dukungan untuk meningkatkan self esteem sehingga kemampuan anak berkebutuhan khusus dapat dikeluarkan. Anak berkebutuhan khusus jika diberikan dukungan yang tinggi maka anak berkebutuhan khusus dapat

  3

  berprestasi tinggi pula. Ini telah dibuktikan oleh 46 atlet tuna grahita yang sukses mengharumkan nama bangsa di Special Olympics World Summer Games 2011 Athena, Yunani. Mereka berhasil meraih 15 emas, 13 perak dan 11 perunggu, jauh melebih pencapaian mereka di acara yang sama di Shanghai, China, empat tahun sebelumnya.

  Hasil studi pendahuluan peneliti pada tanggal 22 februari 2014 di SMLB Bhakti Luhur Kota Malang, dengan responden 41 anak yang terdiri dari tuna grahita dan tuna netra. Hasil wawancara dengan guru pengajar mengatakan bahwa anak berkebutuhan khusus yang dibina mempunyai tingkat prestasi yang sangat tinggi, seperti belum lama ini anak berkebutuhan khusus binaan yayasan SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang memperoleh juara dalam bidang atletik, melukis, dan puisi di tingkat propinsi dan akan mengirim anak binaannya tersebut ke tingkat nasional, tetapi dukungan orang tua pada anak berkebutuhan khusus di SMPLB Bhakti Luhur tidak cukup tinggi karena saat ada pemanggilan ke sokolah sering tidak hadir, rata- rata pendidikan orang tua SMA, dan status ekonomi orang tua rata-rata dari golongan menengah ke bawah. Tingkat pendidikan orang tua yang rendah mengakibatkan ketidaktahuan orang tua tentang bagaimana mengasuh atau memberi stimulus yang tepat bagi perkembangan anaknya yang berkebutuhan khusus dan kondisi lain pada orang tua secara sosial dan psikologis belum siap menerima anak dengan berkebutuhan khusus bahkan ada orang tua yang menolak kehadiran anaknya yang berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus dengan keluarga miskin sering sulit mendapatkan hak dasarnya sebagai anak secara wajar dan memadai. Banyak anak berkebutuhan khusus di SMPLB Bhakti Luhur yang mengalami kesulitan belajar pada awal pembelajaran karena sering di ejek oleh teman seusianya yang normal.

  4

  Dukungan dari lingkungan sosial sangat mempengaruhi perkembangan anak berkebutuhan khusus (Efendi, 2008). Keluarga dalam hal ini orang tua adalah lingkungan terdekat dan utama dalam kehidupan anak berkebutuhan khusus. Dukungan dan penerimaan dari orang tua dan anggota keluarga yang lain akan memberikan energi dan kepercayaan dalam diri anak berkebutuhan khusus untuk lebih berusaha mempelajari dan mencoba hal-hal baru yang terkait dengan . ketrampilan hidupnya dan pada akhirnya dapat berprestasi Peran aktif orang tua ini merupakan bentuk dukungan sosial yang menentukan kesehatan dan perke- bangannya, baik secara fisik maupun psikologi bagi anak berkebutuhan khusus. Dukungan sosial pada umumnya dapat ditumbuhkan dari orang lain yang berarti seperti anggota keluarga, teman, saudara, dan rekan kerja. Kemampuan pada anak berkebutuhan khusus akan mencapai kemajuan yang lebih baik jika pada prosesnya terdapat kolaborasi antara orang tua dengan para profesional praktisi pendidikan.

  Berdasarkan uraian di atas peneliti tertarik melakukan penelitian berkaitan dengan “Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Prestasi Belajar Pada Anak Berkebutuhan Khusus

  ”

1.2 Rumusan Masalah

  Rumusan masalah yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah “Apakah ada Hubungan antara Dukunagan Sosial dengan Prestasi pada Anak Berkebutuhan Khusus ”.

  5

1.3 Tujuan Penelitian

  1.3.1 Tujuan Umum

  Sesuai dengan rumusan masalah yang ada dan sudah ditetapkan, maka tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Prestasi pada Anak Berkebutuhan Khusus.

  1.3.2 Tujuan Khusus 1.

  Mengidentifikasi dukungan sosial pada anak berkebutuhan khusus di SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang.

2. Mengidentifikasi prestasi belajar pada anak berkebutuhan khusus di SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang.

  3. Menganalisis hubungan dukungan sosial dengan prestasi belajar pada anak berkebutuhan khusus di SMPLB Bhakti Luhur Kota Malang.

1.4 Manfaat

  1.4.1 Manfaat Bagi Peneliti

  Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan wawasan dan pengetahuan peneliti, serta menjadi pengalaman berharga untuk peneliti yang kemudian menjadi sumber referensi pada penelitian berikutnya.

  1.4.2 Manfaat Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

  Sebagai sarana untuk menambah wawasan, pemahaman, dan pengetahuan bagi anak berkebutuhan khusus untuk tidak menyarah meraih prestasi dan lebih banyak anak berkebutuhan khusus memahami akan kemampuanya dan dapat membanggakan nusa bangga dan orang tuanya terlebih bangga terhadap dirinya sendiri.

  6

  1.4.3 Manfaat Bagi Masyarakat Dan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus

  Sebagai sarana untuk menambah wawasan, pemahaman, dan pengetahuan bagi para masyarakat dan orang tua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus untuk tidak direndakan dan selalu memberikan dukungan dalam berprestasi

  1.4.4 Manfaat Bagi Institusi Kesehatan

  Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi instansi kesehatan guna mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan sosial dan rasa berharga pada anak berkebutuhan khusus untuk mencapai prestasi yang diinginkan serta instansi kesehatan bisa membuat suatu strategi dalam mengatasi masalah tersebut dengan bekerja sama secara lintas sektor.

  1.4.5 Manfaat Bagi Peneliti Lain

  Hasil penelitian ini diharapkan menjadi sumber dan referensi untuk peneliti lain yang akan meneliti tentang prestasi pada anak anak berkebutuhan khusus.

1.5 Keaslian Penelitian

  Penelitian yang dilakukan ini merupakan replikasi dari penelitian yang telah ada sebelumnya, namun dari segi variabel dan subjek penelitian ini benar-benar asli dan belum pernah diteliti sebelumnya.

  Penelitian Neta Sepfitri (2011) meneliti tentang Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Motivasi Berprestasi Siswa MAN 6 Jakarta. Perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh Neta Sepfitri terletak pada variabel dependen dan variable independennya. Pada penelitian ini variabel dependennya adalah dukungan sosial dan

  7

  harga diri, sedangkan pada variabel independennya adalah prestasi anak berkebutuhan khusus. Perbedaan selanjutnya terletak pada tujuan penelitian. Tujuan penelitian Neta adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dengan motivasi prestasi, sedangkan tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan harga diri dengan prestasi pada anak berkebutuhan khusus.

  Penelitian Edy Subowo dan Martiarini (2012) meneliti tentang Hubungan Antara Harga Diri Remaja Dengan Motivasi Berprestasi Pada Siswa SMK Yosonegoro Magetan. Perbedaan dengan penelitian ini terletak pada variabel dependen serta pada tujuannya. Pada penelitian yang dilakukan Edy Subowo dan Martiarini variabel independennya motivasi berprestasi. Perbedaan selanjutnya terletak pada tujuan dan respondennya. Tujuan penelitian Edy Subowo dan Martiarini adalah untuk mengerahui hubungan harga diri dengan motivasi prestasi pada siswa SMK, sedangkan tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan harga diri dengan prestasi pada anak berkebutuhan anak khusus.

1.6 Batasan Penelitian

  Peneliti an ini akan menganalisis “Hubungan Dukungan Sosial Dengan Prestasi Anak Berkebutuan Khusus ”.

  Batasan penelitiannya yaitu: 1.

  Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mempunyai perbedaan pertumbuhan dan perkembangan dengan anak normal pada usianya yang mengalami kelainan baik fisik, mental intelektual, sosial maupun emosional. Anak yang tergolong anak berkebutuhan khusus meliputi:

  8

  tuna grahita, tuna daksa, tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, gangguan konsentrasi, anak hiperaktive (Ramadhan, 2012).

  2. Dukungan sosial adalah dukungan yang oleh orang ke orang lain yang dipercaya, dapat diandalkan, dapat memberikan perhatian dan dapat menjadikan seseorang merasa dirinya ada (Ratna, 2009). Dukungan sosial meliputi dukunngan instrumental, informasi, penghargaan, emosi (kuntjoro, 2002).

  3. Prestasi belajar yaitu hasil kecakapan atau kemampuan individu untuk menguasai sejumlah materi tertentu program pelajaran yang diajarkan atau dipelajari melalui usaha yang dilakukannya dalam proses belajar (Suryabrata, 1993).

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (30 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

ANALISIS PERBANDINGAN KEMAMPUAN BERINTERAKSI SOSIAL PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI DENGAN SEKOLAH LUAR BIASA
0
8
31
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMPLB BHAKTI LUHUR MALANG
10
64
30
HUBUNGAN ANTARA PENDERITA ASMA SAAT BALITA DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTALAMA 1,2,3,4 MALANG
0
16
22
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN ANAK DI PAUD DENGAN HASIL PRESTASI BELAJAR ANAK DI SDN KAUMAN 1 MALANG
0
3
18
PENYESUAIAN SOSIAL SISWA REGULER DENGAN ADANYA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD INKLUSI GUGUS 4 SUMBERSARI MALANG
59
413
26
8PROBLEMATIKA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS IV DI SDN SUMBERSARI III MALANG
0
5
25
DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUAPADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (RETARDASI MENTAL)
0
8
2
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA PANTI ASUHAN
0
9
71
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA MAHASISWA
0
20
15
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KETERASINGAN PADA REMAJA
1
53
2
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK SMU NEGERI III MALANG
0
4
2
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN ADVERSITY QUOTIENT PADA WIRAUSAHAWAN
4
40
64
35 HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS II SMK KESEHATAN BHAKTI KENCANA TASIKMALAYA
0
0
6
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN RELIGIUSITAS DENGAN PENERIMAAN ORANG TUA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SKRIPSI
1
3
16
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN STRES PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK AUTIS DI SLB AUTIS DI SURAKARTA SKRIPSI
0
0
144
Show more