pengaruh model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDIT Al-Mubarak Jakarta pusat tahun ajaran 2014/2015

Gratis

2
21
258
2 years ago
Preview
Full text

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN

  Sampel dalam penelitian ini terdiridari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang berjumlah 28 siswa dan kelompok kontrol yang juga berjumlah 28 siswa. Berdasarkan hasill uji-t pada pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan taraf signifikansi 0,05%, menunjukkan bahwa kedua rata-rata keterampilan menulis karangan kelompok kontrol memperoleh nilai probabilitas lebih kecil dari taraf signifikansi (0,000 < 0,05).

KATA PENGANTAR

  Pd., dan Ahmad Fathony, SH., sebagai kakak dan keluarga besar di IKPA BBPP BAZIS Provinsi DKI Jakarta yang senantiasamemberikan semangat, dukungan, ilmu dan pengalaman yang berharga kepada peneliti. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mohon maaf atas segala kekurangan yang terdapat dalam laporan ini, dan guna memperbaiki kesalahantersebut, peneliti menerima saran dan kritik yang positif dari pembaca agar laporan ini menjadi lebih baik dan dapat bermanfaat di masa yang akan datang.

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Profil SekolahLampiran 2 : Kisi-Kisi InstrumenLampiran 3 : Instrumen Penelitian Pretest Kelompok Eksperimen dan Kelompok KontrolLampiran 4 : Instrumen Penelitian Posttest Kelompok Eksperimen dan Kelompok KontrolLampiran 5 : RPP Pertemuan Pertama Kelompok KontrolLampiran 6 : RPP Pertemuan Kedua Kelompok KontrolLampiran 7 : RPP Pertemuan Ketiga Kelompok KontrolLampiran 8 : RPP Pertemuan Keempat Kelompok KontrolLampiran 9 : RPP Pertemuan Pertama Kelompok EksperimenLampiran 10 : RPP Pertemuan Kedua Kelompok EksperimenLampiran 11 : RPP Pertemuan Ketiga Kelompok EksperimenLampiran 12 : RPP Pertemuan Keempat Kelompok EksperimenLampiran 13 : Deskripsi Statistik Pretest Kelompok KontrolLampiran 14 : Deskripsi Statistik Pretest Kelompok EksperimenLampiran 15 : Deskripsi Statistik Posttest Kelompok KontrolLampiran 16 : Deskripsi Statistik Posttest Kelompok EksperimenLampiran 17 : Uji Normalitas Pretest Kelompok KontrolLampiran 18 : Uji Normalitas Pretest Kelompok EksperimenLampiran 19 : Uji Normalitas Posttest Kelompok KontrolLampiran 20 : Uji Normalitas Posttest Kelompok EksperimenLampiran 21 : Uji Homogenitas Pretest Kelompok Kontrol dan EksperimenLampiran 22 : Uji Homogenitas Posttest Kelompok Kontrol dan EksperimenLampiran 23 : Uji Hipotesis Pretest dan Postest Kelompok KontrolLampiran 24 : Uji Hipotesis Pretest dan Postest Kelompok KontrolLampiran 25 : Hasil Karangan Pretest Abdullah Suhail SalimLampiran 26 : Hasil Karangan Pretest Bidadari Surga FirdausyLampiran 27 : Hasil Karangan Pretest Ilham Khairul FikriLampiran 28 : Hasil Karangan Pretest Naila Rahma Al-Qasimi 1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sekolah adalah suatu lembaga yang dirancang khusus untuk pengajaran

  Sebenarnya banyak siswa yang antusias di dalam pembelajaran menulis, karena dengan menulis siswa dapat menuangkan segala yang ada di dalampikirannya. Tidak hanya selalu dengan model ceramah yang menjelaskan unsur- unsur yang terdapat dalam karangan tetapi tidak mengajak siswa untuk menuliskarangan dengan kreatif dan tetap memperhatiakan unsur-unsur dalam menulis karangan.

B. Identifikasi Masalah

  Perumusan Masalah Penelitian Untuk memperjelas pemasalahan yang diteliti, maka masalah tersebut dirumuskan sebagai berikut:“Bagaimana pengaruh model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDIT Al-Mubarak Jakarta Pusat tahun pelajaran 2014/2015?” E. d) Bagi sekolah, hasil penelitian ini akan diberikan sesuatu yang baik pada sekolah itu sendiri dan sekolah lain pada umunya dalam rangka perbaikanmutu pendidikan.

BAB II KAJIAN TEORI A. Teori Belajar dan Pembelajaran

1. Belajar dan Pembelajaran

1 Perubahan dalam kepribadian manusia dapat terlihat dari sebagainya)”

  Pengertian Model Pembelajaran Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas ataupembelajaran dalam tutorial dan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran termasuk di dalamnya buku-buku, film, komputer, kurikulum, 7 dan lain-lain. Menurut Kemp di dalam bukuModel-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru yang ditulis oleh Rusman, mengatakan bahwa model pembelajaran adalah suatukegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan 8 pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.

B. Pembelajaran Terpadu

  Pengertian Pembelajaran TerpaduKonsep pembelajaran terpadu merupakan pada hakikatnya anak sebagai 11 pembelajar dan proses yang melibatkan pengembangan berpikir dan belajar. 12 dipelajari atau dipecahkan oleh siswa baik secara individual maupun secara kelompok dengan metode yang bervariasi dan dengan bimbingan guru guna 12 mengembangkan pribadi siswa secara utuh dan terintegrasi.

2. Model-model Pembelajaran Terpadu

  Keunggulan model ini adalah setiap siswa mempunyaiketertarikan mata pelajaran yang berbeda, dengan begitu siswa dapat saling bertukar pengalaman dan berbagi informasi. Dan yang terakhir adalah model networked adalah model pembeljaran terpadu yang mengandalkan kemungkinan pengubahan konsepsi, bentuk pemecahanmasalah, maupun tuntutan bentuk keterampilan baru setelah siswa mengadakan studi lapangan dalam situasi, kondisi, maupun konteks yangberbeda.

3. Pengertian dan Karakteristik Model Pembelajaran Webbed

  Pembelajaran terpadu model webbed adalah pembelajaran terpadu yang 15 menggunakan pendekatan tematik. Model pembelajaran tematik ini bertolak dari suatu tema yang dipilih dan dikembangkan oleh guru bersama siswa.

15 Trianto, Model Pembelajaran Terpadu Konsep,Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) 2010, (Jakarta: PT Bumi Aksara). h. 41

  Selain kelebihan yang dimiliki, model webbed juga memiliki beberapa kekurangan antara lain:1) Sulit dalam menyeleksi tema,2) Cenderung untuk merumuskan tema yang dangkal, dan3) Dalam pembelajaran, guru lebih memusatkan perhatian pada kegiatan daripada pengembangan konsep. Oleh karena itu, sebagai guru yang profesional ketika di dalam kelas agar tujuan pembelajaran tercapai dengan hasil yang baik, guru haruslahmempersiapkan perencanaan yang baik sesuai dengan kondisi peserta didik di dalam kelas.

C. Menulis

1. Definisi Menulis

  Soenardi Djiwandono, “Menulis merupakan kegiatan penggunaan kemampuan bahasa yang aktif-produktif yang sebaiknya diselenggarakan 21 dalam bentuk tes subjektif Dengan menulis seseorang dapat menuangkan ”.segala yang ada di dalam pikirannya. Khaerudin Kurniawan dalam bukunya Bahasa Indonesia Keilmuan Untuk Perguruan Tinggi, mengartikan “menulis merupakan suatu proses kreatif yang melibatkan cara berpikir divergen (menyebar) daripada konvergen 23 (memusat) Menulis merupakan suatu proses kreatif, kendati demikian ”.wujud yang dihasilkan itu sangat bergantung pada kepiawaian, imajinasi, dan 24 kreativitas penulis dalam mengungkapkan gagasan.

28 Novi Resmini, dkk.

  Banyak yang melakukannya secara spontan, tetapi juga ada yang berkali-kali mengadakan koreksi dan penulisankembali. Dari uaraian di atas dapat disimpulkan bahwa menulis merupakan suatu kegiatan yang penting bagi siswa untuk melatih kecerdasan untuk berpikir danmenuangkan apa yang dipikirkannya.

2. Tujuan Menulis

  Tujuan penulisan adalah gambaranatau perencanaan menyeluruh yang kan mengarahkan penulis dalam 31 melakukan tindakan menyelesaikan tulisannya. Adapun maksud dan tujuan penulis ( the writer’s intention) adalah “responsi atau jawaban yang diharapkan oleh penulis akan diperolehnya dari pembaca”.29 Berdasarkan batasan ini, dapatlah dikatakan bahwa:Jauharoti, dkk, Pembelajaran Bahasa Indonesia MI, (Surabaya: Aprianta, 2009), edisi pertama, paket 14 h.

32 Henry Guntur Tarigan, Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, (Bandung: Angkasa, 2008), h. 24

  21 Tulisan yang bertujuan memperkenalkan atau menyatakan diri sang pengarang kepada para pembaca.6) Creative purpose (tujuan kreatif) Tulisan yang bertujuan mencapai nilai-nilai artistic nilai-nilai kesenian.7) Problem solving purpose (tujuan pemecahan masalah) Dalam tulisan seperti ini penulis ingin memecahkan masalah yang dihadapi. Dalam berbagai kegiatan menulis tersebut, siswa diharapkan nantinya dapat menulisdengan memperhatikan unsur-unsur kebahasaan dalam kaidah penulisanBahasa Indonesia yang baik dan benar, seperti penggunaan ejaan, huruf, dan tanda baca.

3. Manfaat Menulis

  Menulis merupakan hal yang sangat penting, karena menulis dapat menjadi media seseorang untuk menuangkan pikiran atau perasaan dalambentuk tulisan seperti mengarang, membuat surat, dan sebagainya. Selain menambah kecerdasan juga menambah kreativitas seorangdalam menulis, hal tersebut sangatlah penting bagi seorang yang ingin menekuni dalam bidang menulis.

4. Tahap Proses Menulis

  Sebagai proses menulis serangkaian aktivitas yang terjadi dan melibatkan beberapa fase, yaitu fase prapenulisan (persiapan), fase penulisan(pengembangan isi karangan), dan fase pascapenulisan (telaah dan revisi atau 37 penyempurnaan tulisan). Penulis mengembangkan butir demibutir ide yang terdapat dalam kerangka karangan, dengan memanfaatkan bahan atau informasi yang telah penulis pilih dan kumpulkan.

D. Ruang Lingkup Pembelajaran Menulis di SD/MI

  Agar tujuan menulis dapat tercapai dengan baik, maka diperlukan latihan yang memadai dan secara terus-menerus. Selain itu, anak pun harus dibekalidengan pengetahuan dan pengalaman yang akan ditulisnya, karena pada hakikatnya menulis adalah menuangkan sesuatu yang telah ada dalam pikirannya.

38 Isah Cahyani dan Hodijah. Kemampuan Berbahasa Indonesia di Sekolah Dasar

  26 SD/MI adalah siswa harus mempunyai modal pengetahuan yang cukup tentang ejaan, kosakata, dan pengetahuan tentang mengarang itu sendiri. Untuk mencapai tujuan pembelajaran menulis seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, pembelajaran menulis di SD/MI harus dimulai daritahap yang paling sederhana lalu pada hal yang sederhana, ke yang biasa, hingga pada yang paling sukar.

E. Hasil Penelitian yang Relevan

  Untuk mendukung penelitian ini, berikut ini disajikan beberapa penelitian yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. Penelitian yang dilakukan oleh Dwi Febri Setyowati (2014) dalam penelitian yang berjudul “Pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah (problembased learning) terhadap keterampilan menulis argumentasi siswa kelas XSMA Negeri 7 Tangerang Tahun Pelajaran 2012/2013 ”, Skripsi JurusanPendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah danKeguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

39 Dwi Febri Setyowati, Pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah (problem

  Adapun perbedaan penelitian Nurhasanah dengan skripsi ini dapat dilihat dari pendekatan yang digunakan, jenis menulis yang dipilih dan jenjang kelaspendidikannya. Penelitian Ulfiana Permata (2013) dalam penelitian yang berjudul,“Pengaruh Model Pembelajaran Webbing dalam Keterampilan Menulis Puisi SiswaKelas VIII SMPN 2 Tangerang Selatan Semester Genap Tahun Pelajaran2012/2013 ”, Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

F. Pengajuan Konseptual Perencanaan Tindakan

  Diterapkannya pembelajaran terpadu model pembelajaran webbed bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna kepada siswa denganmelalui keterlibatan siswa secara aktif dan pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Melalui pengalaman langsung siswa akan memahami terhadap apayang dipelajarinya dan mengaitkannya dengan apa yang telah dipahaminya.

41 Ulfiana Permata, Pengaruh Model Pembelajaran Webbing dalam Keterampilan

  29 Pembelajaran terpadu model webbed ini akan diterapkan pada mata pelajaran bahasa Indonesia dalam keterampilan menulis karangan. Denganmenggunakan tema yang telah ditentukan, guru akan menyampaikan materi bahasa Indonesia yang akan menuntun siswa dalam membuat karangan yangberkaitan dengan tema.

G. Hipotesis Tindakan

  Berdasarkan kerangka teori yang telah dikemukakan di atas, maka hipotesis dari penelitian ini adalah:H : Tidak terdapat pengaruh model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDIT Al-Mubarak Jakarta Pusat. H 1 : Terdapat pengaruh model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDIT Al-Mubarak Jakarta Pusat.

BAB II I METODELOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini adalah SDIT Al- Mubarak, Jakarta Pusat. Tepatnya di Jl. Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kode Pos: 10570. Penelitian ini dimulai pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 pada

  bulan Februari-September 2015. Penelitian eksperimen ini dilakukan di SDIT Al-Mubarak, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada kelas IV tahun ajaran 2014/2015 dengan kompetensi dasar “menyusun karangan tentang berbagai topik sederhana dengan memerhatikan penggunaan ejaan, huruf besar, tanda titik, tanda koma, danlain-lain ”.

B. Metode Penelitian

  Metode ini dipilih karena tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui dampakyang ditimbulkan dari suatu perlakuan (treatment), yaitu pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran webbed yang diterapkan pada kelompok eksperimen kemudian dibandingkan dengan kelompok kontrol yang melakukan pembelajaran Bahasa Indonesia tanpa menggunakan model pembelajaran webbed. Untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan dari tidak adanyarandomisasi, maka kedua sampel yang dipilih harus memiliki karakteristik yang sama.

C. Desain Penelitian

  Desain penelitian ini melibatkan dua kelompok yang dibandingkan, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Setelah itu kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran webbed dalam matapelajaran Bahasa Indonesia, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode ceramah saja dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.

1 Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: Bumi Aksara, 2009), h. 86

  PopulasiPopulasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik terentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk 2 dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah cara-cara memperoleh data yang dipergunakan untuk penelitian.

F. Instrumen Penelitian

  Instrumen TesTes adalah cara (yang dipergunakan) atau prosedur (yang perlu ditempuh) dalam rangka pengukuran dan penilaian di bidang pendidikan, yang berbentukpemberian tugas atau serangkaian tugas (baik berupa pertanyaan-pertanyaan (yang harus dijawab) atau perintah-perintah (yang harus dikerjakan) oleh testee,sehingga (atas dasar data yang diperoleh dari hasil pengukuran tersebut) dapat 6 dihasilkan nilai yang melambangkan tingkah laku atau prestasi testee. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis dalam bentuk uraian yang diberikan kepada sampel penelitian untuk mengetahui ada atautidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan.

ASPEK SKOR

  Setelahinstrument dikonstruksi tentang aspek-aspek yang akan diukur dengan berdasarkan teori tertentu, maka selanjutnya dikonstruksikan dengan para ahlidengan cara meminta pendapatnya tentang instrumen yang telah disusun itu. Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh 12 peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

I. Teknik Analisis Data

  Penggunaan teknik analisis denganmenggunakan uji-t dimaksudkan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menulis karangan antara kelompok eksperimen yang menggunakan modelpembelajaran webbed dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan model pembelajaran webbed. Hipotesis Statistik Hipotesis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah:H : µ 1 = µ2 H 1 : µ 1 ≠ µ2 Keterangan: 41 H : Tidak terdapat pengaruh model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDIT Al- MubarakJakarta Pusat.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan di SDIT Al- Mubarak Jakarta Pusat. Setiap jenjang

  Hal ini dikarenakan dalam proses penulisan karangan yang dilakukan oleh siswa tidak berangkat jauh dari sub-sub tema yangtelah siswa tentukan untuk menulis karangannya. Kelompok kontrol merupakan kelompok yang melaksanakan pembelajaranBahasa Indonesia tanpa menggunakan model pembelajaran webbed, sedangkan 44 74 Y10 61 63 74 Y11 60 11 X11 71 53 55 53 10 X10 61 51 72 Y9 53 9 X9 75 70 12 X12 63 Y12 72 57 63 16 X16 73 51 88 Y15 60 15 X15 66 80 Y14 50 65 14 X14 78 73 83 Y13 65 13 X13 75 77 Y8 8 X8 kelompok eksperimen adalah kelompok yang melaksanakan pembelajaran BahasaIndonesia dengan menggunakan model pembelajaran webbed.

B. Hasil Analisis

  Uji Normalitas Pretest dan PosttestData pada uji normalitas ini diperoleh dari pretest dan posttest keterampilan menulis karangan siswa pada kelompok eksperimen dankelompok kontrol kelas IV SDIT Al Mubarak Jakarta Pusat. Uji Data Pretest dan Posttest Keterampilan Menulis KaranganKelompok Kontrol Uji-t data pretest dan posttest menulis karangan kelompok kontrol ini, bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kemampuan awal dankemampuan akhir kelompok tersebut, terdapat perbedaan kemampuan menulis karangan atau tidak.

1 KONTROL

  Uji Data Pretest dan Posttest Keterampilan Menulis KaranganKelompok Eksperimen Uji-t data pretest dan posttest menulis karangan kelompok eksperimen ini, bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kemampuan awal dankemampuan akhir kelompok tersebut, terdapat perbedaan kemampuan 60 menulis karangan atau tidak. Adapun hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji-t terhadap hasil pretest-postest kelompok eksperimen dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 4.14 Hasil Uji-t Data Posttest Keterampilan Menulis Karangan Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol Paired Differences 95% ConfidenceInterval of the Difference Std.

C. Pembahasan Hasil Penelitian

  Pertama peneliti menampilkan sebuah gambar yang berkaitan dengan tema “Keluarga”, secara spontan siswa dapat mengetahui tema yang diberikan melalui gambar yangditampilkan, banyak siswa yang menjawab dengan jawaban yang beragam ketika ditampilkan gambar yang berkaitan dengan tema pada pertemuan pertama. Dari kegiatan tersebut didapat langkah-langkah menulis karanganmenggunakan model pembelajaran webbed, yaitu menentukan tema, membuat ide 64 pokok dari setiap paragraf sehingga setiap satu ide pokok yang dibuat mewakili satu paragraf yang akan dibuat dalam sebuah karangan, selanjutnyamengembangkan ide pokok yang telah dibuat dengan sayarat sebuah karangan yang anatar paragraf dan kalimatnya harus sesuai.

a. Pretest Menulis Karangan Kelompok Kontrol (Lampiran 21-25)

  Sehingga isi dari karangan yangdibuat oleh Abdullah Suhail Salim dikategorikan dalam informasi yang terbatas atau dengan akata lain pesan yang disampaikan dalam karangan yangdibuatnya kurang dan pengembangan ide dari paragraf yang dibuatnya tidak cukup. 3 NAMA : Ilham Khoirul Fikri (Lampiran 23)JUDUL : Keluargaku ASPEK SKORIsi 17 Organisasi 9 Kosakata 10 Pengembangan Bahasa 9 Mekanik 2 JUMLAH 47 Dari aspek isi yang dibuat oleh siswa kelas IV Mina A SDIT Al-Mubarak yang bernama Ilham Khoirul Fikri memang telah sesuai dengan tema yangdiberikan yakni yang bertemakan keluarga.

b. Pretest Menulis Karangan Kelompok Eksperimen (Lampiran 26-30)

  Ini dikarenakan dalam karangan yang ditulis olehZhafran yang berjudul “Berlibur Bersama Keluarga” terdapat beberapa kata diawal kalimat tidak menggunakan huruf kapital dan dalam menuliskan namadaerah pun Zhafran tidak diawali dengan huruf kapital atau huruf besar. Kemudian dari teknik penulisan yang terdapat dalam karangan Haliza, diperoleh bahwa Haliza sudah dapatmenguasai penggunaan huruf dalam membuat karangan dan penggunaan tanda baca, sehingga dalam karangan yang ditulis oleh Haliza sedikit ditemukankesalahan dalam teknik penulisan karangannya.

c. Posttest Menulis Karangan Kelompok Kontrol (Lampiran 31-35)

  1 NAMA : Abdullah Suhail Salim (Lampiran 31)JUDUL : Cita-citaku ASPEK SKORIsi 24 Organisasi 16 Kosakata 16 Pengembangan Bahasa 18 Mekanik 3 JUMLAH 77 Dari aspek isi yang terdapat dalam karangan yang dibuat oleh AbdullahSuhail Salim sudah cukup relevan dengan tema dan judul, informasi yang terdapat dalam karangannya pun cukup, dan pengembangan ide dalamkarangan pun cukup baik. 3 NAMA : Ilham Khoirul Fikri (Lampiran 33)JUDUL : Cita-citaku Untuk Masa Depan ASPEK SKORIsi 20 Organisasi 15 Kosakata 17 Pengembangan Bahasa 18 Mekanik 3 JUMLAH 73 82 Dari aspek isi karangan yang dibuat oleh Ilham Khoirul Fikri yang berjudul “Cita-citaku Untuk Masa Depan” sudah relevan namun isi yang lebihmengarahkan kepada judul yang telah dibuat belum sepenuhnya tergambarkan.

D. Keterbatasan Penelitian

  Sehingga memungkinkan terjadi interaksi antar siswa atauantar kelompok yang menyebabkan terjadinya bias dalam penelitian. Peneliti belum bisa mengoptimalkan pembelajaran dengan baik dalam waktu yang sudah ditentukan, yaitu 2x35 menit.

BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka dapat disimpulkan

  Hal ini dapat dilihat dari perbandinganrata-rata hasil pretest-posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Demikian juga berdasarkanhasil perhitungan uji-t pada skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok control dengan taraf signifikansi 0,05%, nilai probabilitas lebih kecil dari tarafsignifikansi (0,000 < 0,05) berarti hipotesis alternatif (H a ) diterima dan hipotesis nol (H ) ditolak.

B. Saran

  Sekolah, diharapkan dapat menerapkan dan mengembangkan model pembelajaran webbed pada pembelajaran Bahasa Indonesia untukmeningkatkan keterampilan menulis karangan siswa, khususnya di kelas IV. Karena beberapa keterbatasan dalam melaksanakan penelitian ini, maka disarankan ada penelitian lanjutan yang meneliti tentang pembelajaran denganmenggunakan model pembelajaran webbed pada materi keterampilan lain atau mengukur aspek yang lain.

PROFIL SEKOLAH SDIT AL-MUBARAK JAKARTA PUSAT

  Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Almubarak yang berada di wilayah Jakarta Pusat, khususnya pada guru-guru Sekolah Dasar IslamTerpadu Al Mubarak yang bertugas di bawah bimbingan Yayasan Wakfiah Al Mubarak. Dalam aplikasinya Sekolah Islam Terpadu sebagai sekolah yang memadukan pendidikan umum dan agama menjadi jalinan kurikulum.

A. Sekilas tentang Yayasan Wakfiah Al Mubarak

  Usman Abidin, semua kegiatan masjid dan madrasahAl Mubarak makin berkembang, akhirnya pada tahun 1976 diadakan musyawarah pengurus Masjid serta para jama’ah Masjid Al Mubarak, dandisepakati untuk membentuk Yayasan Wakfiah Al Mubarak yang akan mengurus tanah wakaf, mengelola dan mengembangkan kegiatan di Masjid danMadrasah Al Mubarak. Jadi keberadaan SDIT Al Mubarak diharap mampu menjawab kebutuhan mereka akan pendidikan yang komprehensi dan terpadu untuk melanjutkanpendidikan yang telah diterima anak di TK.

1. Aspek Hukum & Legalitas

  Bahwa peraturan dan perundangan yang berlaku di Indonesia, khususnya yang terkait dengan pendidikan, memungkinkan masyarakat untukberpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat itu sendiri akan pendidikan. Bab III Pasal 4 ayat (6); “Pendidikan diselenggarakan dengan memberda-yakan semua komponen masyarakat melalui peran sertadalam penyeleng-garaan dan pengendalian mutu layanan pendidikan”.

Pasal 8 ; “Masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan”

  Bab XV Pasal 54 ayat (1); “Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasiprofesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan”.iv. Bab XV Pasal 54 ayat (2); “Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan”.

2. Aspek Kebutuhan Masyarakat

  Makin banyaknya orang tua muda usia yang dua-duanya bekerja, berangkat pagi dan pulang petang. Terpadu maksudnyabukan hanya menambah kurikulum nasional dengan tambahan kurikulum agama dan life skill, tapi juga memadukannya dalam satubangunan kurikulum yang tak terpisahkan.

5. Majlis ta’lim

  sebelum terbentuknyaYayasan 6. Bazaar amalPelaksanaannya kebutuhan pokok Ramadhan dan dengan harga yang Iedul Fitri.terjangkau.

B. Profil sekolah yang dijadikan tempat penelitian

  Karakteristik guru yang bertugas di Sekolah Dasar Islam Terpadu AlMubarak Jakarta Pusat, memiliki dinamika yang dinamis, terlebih sejak bergulirnya pemberdayaan guru sebagai tenaga profesional. Dalam penelitian ini ditetapkan 30 orang guru sebagai sampel penelitian yang dipilih secara acak.

1. Visi dan Misi Sekolah Dasar islam Terpadu Al Mubarak

  Terwujudnya sarana dan prasarana pendidikan yang relevan dan mutakhir. Memberikan jaminan pelayanan yang prima dalam berbagai hal untuk mendukung proses belajar dan bekerja yang harmonis dan selaras.

2. Program Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Mubarak

1. Program Harian h

  Kultum siswa dan guru b. Piket guru dan siswam.

2. Program Pekanan

  Dengan tujuan menciptakan siswa yang memiliki kecerdasanintelektual (Intelegence Quotions), kecerdasan emosional (EmotionalQuestions), dan kecerdasan spiritual (Spritual Quotions) yang tinggi serta kemampuan beramal (kerja) yang ihsan. Untuk mendapatkan gambaran perkembangan anak, sekolah melakukan penilaian melalui observasi, respon secara verbal, nilai harian,nilai uji kompetensi, proyek anak, hasil karya, porto folio, dan saat proses berlangsungnya pembelajaran yang diharapkan dapat memberikan gambaranseimbang tentang kemajuan anak.

3. Fasilitas yang ada di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Mubarak

  Dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, dan untuk kenyamanan pembelajaran bagi siswa maka perlu adanya fasilitas pendukung. Adapunfasilitas yang disediakan di sekolah antara lain: b.

4. Data Perkembangan Siswa

  Hal ini dilihat dari nilai kebutuhan dan antusias masyarakat terhadap sekolahlanjutan setelah taman kanak-kanak terutama yang berbasis terapan antara pelajaran umum dan pelajaran berbasis agama. MS2 ManajemenPendidkan KepalaSekolah No Nama Pendikan Jabatan Tabel 4.3 Daftar Pegawai 2014-2015 Para guru Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Mubarak adalah guru- guru yang kompeten dibidangnya dengan kualifikasi pendidikan sarjana danD3.

5. Data Kepegawaian

  I S1 PAI Guru Pendamping 19 Lely Fathonah, S. KomAk S 1 PAI Guru BidangStudi 12 SitiHajijah SMK Guru BidangStudi 11 Hasanah,S.

KISI-KISI INSTRUMEN

  Langkah-langkah dalam membuat karangan yaitu:1) Menentukan Tema Tema adalah suatu perumusan dari topik yang akan dijadikan pembahasan dari tujuan yang akan dicapai melalui topik yang sudah dirumuskan.2) Menyusun Kerangka Karangan Kerangka adalah rencana kerja yang memuat garis-garis besar suatu karangan.3) Mengembangkan Kerangka Karangan Pengembangan karangan adalah memaparkan bukti yang mendukung dalam bentuk paragraf. Siswa menyusun Belajar mandiri, bertanggung siswa dalam menyusun karangan dengan jawab dan percaya drikarangan dengan memperhatikan memperhatikan penggunaan ejaan tandapenggunaan ejaan tanda titik dan tanda koma titik dan tanda koma yang baik dan benar.yang baik dan benar.

DESKRIPSI STATISTIK PRETEST KELOMPOK KONTROL

  28 67.9 3.6 3.6 1 68 71.4 3.6 3.6 1 67 3.6 70 3.6 1 65 64.3 10.7 10.7 3 63 53.6 75.0 1 3.6 7.1 3.6 3.6 100.0 Total28 100.0 100.0 1 82 96.4 3.6 3.6 1 76 92.9 7.1 3.6 2 75 85.7 7.1 7.1 2 73 78.6 3.6 3.6 1 28 Missing 50 17.9 17.9 17.9 5 50 28 Pretest Kontrol Frequency Percent Valid Percent Cumulative PercentValid 1 Sum1715 82 1 Maximum 32 Minimum 2 94.713 .000 Range 1 Std. Deviation 7.047 .000Variance 49.661 .000Range 7.1 65 1.00 Mode 63.00 1.00 Median 63.57 28 Mean 28 28 Missing 2 7.1 17.9 17.9 17.9 5 60 21.4 3.6 3.6 1 59 3.6 7.1 3.6 1 56 14.3 7.1 7.1 2 55 3.6 3.6 100.0 Total28 100.0 100.0 DESKRIPSI STATISTIK POSTTEST KELOMPOK KONTROL Statisticseksperimen kontrol N Valid 28 28 Missing 27 27 Mean 74,39 1,00Median 74,50 1,00Mode 73 1 Std.

DESKRIPSI STATISTIK POSTTEST KELOMPOK EKSPERIMEN

88 2 7,1 7,1 96,4 28 1 Sum 2190 90 1 Maximum 63 27 Minimum 1 Std. Deviation 6,286 ,000 Variance 39,508 ,000Range 74 28 Missing Mean 78,21 1,00Median 77,00 1,00 Mode 28 Statisticseksperimen kontrol N Valid 90 1 3,6 3,6 100,0 Total28 100,0 100,0 EksperimenFrequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid63 1 3,6 3,6 3,6 86 1 3,6 3,6 85,7 83 2 7,1 7,1 82,1 82 2 7,1 7,1 75,0 81 1 3,6 3,6 67,9 80 2 7,1 7,1 64,3 79 1 3,6 3,6 57,1 77 3 10,7 10,7 53,6 75 1 3,6 3,6 42,9 74 6 21,4 21,4 39,3 73 1 3,6 3,6 17,9 72 2 7,1 7,1 14,3 71 1 3,6 3,6 7,1 87 1 3,6 3,6 89,3

UJI NORMALITAS PRETEST KELAS EKSPERIMEN DAN KONTROL

Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig Statistic Df Sig.PRETEST KONTROL .170 28 .038 .902 28 .420POSTTEST EKSPERIMEN .133 28 .200 .942 28 .537Lampiran 18

UJI NORMALITAS POSTTEST KELAS KONTROL

  .638 6 12 .699 Lampiran 23 Lower Upper Pair1 eksperimen –control 74,804 6,866 ,918 72,965 76,642 81,529 Mean 95% ConfidenceInterval of the Difference T Df Sig. Error Mean 55 ,000 Lampiran 22 Lower Upper Pair1 eksperimen Mean 95% ConfidenceInterval of the Difference T Df Sig.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

pengaruh model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDIT Al-Mubarak Jakarta pusat tahun ajaran 2014/2015
2
21
258
Pengaruh penggunaan media gambar terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa kelas V di SDIT Az-Zahra Pondok Petir Sawangan Depok Tahun pelajaran 2013/2014
1
9
132
Pengaruh model pembelajaran learning cycle terhadap keterampilan berpikir kritis siswa
0
9
8
Pengaruh penerapan metode menulis berantai terhadap keterampilan menulis karangan narasi di kelas IV SD Islam Annajah Petukangan Selatan Jakarta Selatan Tahun ajaran 2013/2014
0
11
165
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe inside outside circle (ioc) untuk meningkatkan hasil belajar ips siswa kelas VII-B smp muhammadiyah 17 ciputat tahun ajaran 2014/2015
2
35
0
Pengaruh model pembelajaran Inquiry Training terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada konsep Kalor
0
19
0
Pengaruh model experiential learning terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SDN Cengkareng Timur 15 Pagi Jakarta Barat
9
91
238
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan komunikasi sains dan hasil belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya pada pokok bahasan gerak lurus semester 1 tahun ajaran 2016/2017 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
10
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan komunikasi sains dan hasil belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya pada pokok bahasan gerak lurus semester 1 tahun ajaran 2016/2017 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
28
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan komunikasi sains dan hasil belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya pada pokok bahasan gerak lurus semester 1 tahun ajaran 2016/2017 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
25
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan komunikasi sains dan hasil belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya pada pokok bahasan gerak lurus semester 1 tahun ajaran 2016/2017 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
29
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok tekanan kelas VIII semester II MTsN 2 Palangka Raya tahun ajaran 2014/2015 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
12
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok tekanan kelas VIII semester II MTsN 2 Palangka Raya tahun ajaran 2014/2015 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
29
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok tekanan kelas VIII semester II MTsN 2 Palangka Raya tahun ajaran 2014/2015 - Digital Library IAIN Palangka Raya
1
1
21
Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok tekanan kelas VIII semester II MTsN 2 Palangka Raya tahun ajaran 2014/2015 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
1
48
Show more