KONSTRUKSI PEMBERITAN KASUS HAMBALANG DI MEDIA ( Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos Dan Kompas Edisi 6-15 Juni 2012 )

Gratis

1
3
61
2 years ago
Preview
Full text

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

Nama : Zaid Nasrul hudaNim : 08220161Jurusan : Ilmu KomunikasiFakultas : Ilmu Sosial Dan Ilmu PolitikJudul Skripsi :Konstruksi Pemberitaan Kasus Hambalang Di Media (Analisis Framing Harian Jawa Pos dan Kompas Edisi 6-15Juni 2012) Disetujui, LEMBAR PENGESAHAN Nama : Zaid Nasrul hudaNim : 08220161Jurusan : Ilmu KomunikasiFakultas : Ilmu Sosial Dan Ilmu PolitikJudul Skripsi : konstruksi Pemberitaan Kasus Hambalang Di Media (Analisis Framing Harian Jawa Pos dan Kompas Edisi 6-15Juni 2012) Telah dipertahankan dihadapan Dewan Penguji SkripsiJurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Muhammadiyah Malang dan Dinyatakan LULUS Pada Hari : RaboTanggal : 16 Januari 2013Tempat : Ruang Jurusan 609 MengesahkanDekan FISIP

BERITA ACARA BIMBINGAN SKRIPSI 1

  Fakultas: Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 4. Judul skripsi: Konstruksi Pemberitaan Kasus Hambalang Di Media (Analisis Framing Pada Jawa Pos DanKompas Edisi 5-16 Juni 2012) 7.

LEMBAR PERYATAAN ORISINALITAS

  Hal yang ingin diketahui dari analisitersebut terbagi menjadi dua point yakni yang pertama bagaimana keterbukaan dua media tersebut memberikan pemberitaan kasus hambalang kepada masyakat,kemudianyang kedua tentu saja bagaimna konstruksi framing kasus hambalang pada Jawa Pos dan Kompas pada edisi tersebut. Sisi ekomoni media yang lenih ketara dari ada Berbeda dengan apa yang dilakukan Jawa Pos, Kompas yang memang terkenal sangat kritis dalam pemberitaan-pemberitaan kasus korupsi maupunberita yang bersifat politik, memberikan pemberitaan yang sangat terbuka dan tanpa ditutup-tutupi.

LEMBAR PERSEMBAHAN

  Saat kulemah tak berdaya (ibu dan Ayah tercinta) yang selalu memanjakan doa kepada putra tunggaltercinta dalam setiap sujudnya. Terima kasih untuk semuanya Untuk ribuan tujuan yang harus dicapai, unutuk jutaan impian yang akan dikejar, untuk sebuah pengharapan agarjauh lebih bermakna.

KATA PENGANTAR

  Berkat bimbingan dan karuia yangdiberikan-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “KonstruksiPemberitaan Kasus Hambalang di Media (Analsis Framing Pada Jawa Pos DanKompas Edisi 6-15 Juni 2012) Adapun penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui keterbukaan dalam pemberitaan kasus hambalang serta bagaimana konstruksi Framing padamedia Jawa Pos dan Kompas terhdap pemberitaan kasus Hambalang. Kedua orang tua, Ayahanda Senatum dan Ibunda Sholikah yang memberikan dukungan moril dan materiil secara ikhlas dan tak terhingga.

DAFTAR ISI

Halaman Juduli Lembar Persetujuanii Lembar Pengesahaniii Berita Acara Bimbingan Skripsiiv Lembar Pernyataan Orisinalitasv MOTTOvi ABSTRAKSIvii LEMBAR PERSEMBAHANix KATA PENGANTARx DAFTAR ISIxii DAFTAR TABLExv DAFTAR GAMBARxvi DAFTAR LAMPIRANxvii

BAB I PENDAHULUAN

  10 Komunikasi Massa 1.1 Media Cetak 11 1.2 Jenis Media Cetak 12 2. 33 Framing 4.1 Konsep Framing konsep framing 33 4.2 Tehnik Framing 34 4.3 Model Analisis Framing 35 F.

BAB II I PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

  Frame jawa Pos 57 A.1 Edisi 6 juni 2012 58 A.2 Edisi 11 Juni 2012 61 A.3 Edisi 15 juni 2012 66 B. Frame Kompas 70 B.1 Edisi 6 Juni 2012 78 B.2 Edisi 9 Juni 2012 81 B.3 Edisi 11 Juni 2012 83 B.4 Edisi 12 Juni 2012 88 C.

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN

DAFTAR TABLE Tabel 1 Tabel Kerangka Framing Pan dan Kosicki 42 Tabel 2 Tabel perbedaan konstruksi jawa pos dan kompas 93 DAFTAR GAMBAR Gambar 1 : Table Pada Jawa Pos Edisi 6 Juni 2012 61 Gambar 2 : Berita Singkat Jawa Pos Pada Edisi 11 Juni 2012 65 Gambar 3 : Data 16 Universitas yang diduga menerima anggaran besar 72 Gambar 4 : Petikan keterangan Nazarudin telah selesai diperiksa 73 Gambar 5 : keseluruhan pelaku yang diduga terkait korupsi 74 Gambar 6 : Penggambaran raut muka kelelahan nazarudin 76 Gambar 7 : Tiga tokoh terkait kasus korupsi yang menyeramkan 78 Gambar 8 : kutipan Bambang Widjanto 87

DAFTAR LAMPIRAN 1

  Informasi adalah hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatukejadian-kejadian nyata, dan dapat digunakan sebagai alat bantuan untuk pengambilan suatu keputusan yang memiliki nilai-nilai berita. Citra pers yang dominan dalam sejarah selalu dikaitkan dengan pemberian hukuman bagi para pengusaha percetakan,penyunting dan wartawan, perjuangan untuk memperoleh kebebasan pemberitaan, berbagai kegiatan surat kabar untuk memperjuangkankemerdekaan, demokrasi, dan hak kelas pekerja, serta peran yang dimainkan pers bawah tanah di bawah penindasan kekuatan asing atau pemerintahandiktator.

TUJUAN PENELITIAN

MANFAAT PENELITIAN 1

Dalam penelitian ini, penulis bertujuan: Untuk mengetahui bagaimanaHarian Jawa Pos dan Kompas melakukan konstruksi pada Kasus Hambalang D. Manfaat akademisDari hasil penelitian ini, diharapkan dapat dimanfaatkan oleh kalangan akademis, sebagai bahan referansi penelitian-penelitianselanjutnya tentang analisis framing pada pemberitaan di media

2. Manfaat Praktis

Dari hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya keterbukaan media dalam memberikan informasi padamasyrakat.

E. TINJAUAN PUSTAKA 1

  Komunikasi MasaaPengertian komunikasi massa, merujuk pada pendapat Tan dan Wright, merupakan bentuk komunkasi yang menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, berjumlahbanyak, bertempat tinggal yang jauh (terpencar), sangat heterogen dan menimbulkan efek tertentu (Ardianto, 2004 : 3). Ia juga mengatakan bahwa komunikasi massa Dapat disimpulkan bahwa komunikasi massa adalah penyebaran pesan dengan menggunakan media modern yang ditujukan kepada massa yangabstrak, yakni sejumlah orang yang tidak tampak oleh si penyampai pesan, misalnya pembaca surat kabar, pendengar radio, penonton televisi dan film.

2. Konstruksi Media Dan Realitas Sosial

  Substansi teori konstruksi sosial media massa adalah pada sirkulasi informasi yang cepat dan luas sehingga konstruksi sosial berlangsung dengansangat cepat dan sebarannya merata. Konfirmasi adalah tahapan ketika media massa maupun penonton memberi argumentasi dan akuntabilitas terhadappilihannya untuk terlibat dalam pembentukan konstruksi.

2.1 Peran Dan Fungsi Media

  Catatan Dewan Pers pada tahun 2002 (dalam hearing di parlemen 21/3/2002) meyatakan bahwa, dari 1.690 penerbitan SIUPP yang dikeluarkan olehDeppen pada 1999 ternyata yang “tercatat aktif terbit hanyalah 551 penerbitan pers” . Juga bukanlah khlayak yang telah terkena pelintiran spin doctor dari petugas humas dan think thank orang atau parpol tertentu.

2.2 Keterbukaan Pemberitaan

  Pada pasal 19 disebutkan : “Setiap orang berhakatas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat; dalam hal ini termasuk kebebasan menganut pendapat tanpa mendapat gangguan, danunetuk mencari, menerim, dan menyampaikan keterangan-keterangan dan pendapat dengan cara apa pun dan dengan tidak memandang batas-batas”. Meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sertadata dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang ada (Fatahila 2008).

2. Sebagai teknik, jurnalistik adalah “keahlian” (expertise) atau

  Jurnalistik termasuk ilmu terapan (applied science) yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dankomunikasi dan dinamika masyarakat itu sendiri. Ada juga tulisan yang tidak termasuk berita juga tidak bisa disebut opini, yakni feature, yang merupakan perpaduan antara news dan views.

2. Menguasai bidang liputan (beat)

  Mengumpulkan fakta dan data peristiwa yang bernilai berita –aktual, faktual, penting, dan menarik—dengan “mengisi” enam unsur berita 5W+1H (What/Apa yang terjadi, Who/Siapa yang terlibat dalam kejadian itu,Where/Di mana kejadiannya, When/Kapan terjadinya, Why/Kenapa hal itu terjadi, dan How/Bagaimana proses kejadiannya) 2. Komposisi naskah berita terdiri atas: Head (Judul), Date Line (BarisTanggal), yaitu nama tempat berangsungnya peristiwa atau tempat berita dibuat, plus nama media Anda, Lead (Teras) atau paragraf pertama yangberisi bagian paling penting atau hal yang paling menarik, dan Body (Isi) berupa uraian penjelasan dari yang sudah tertuang di Lead(http://indicomm.wordpress.com/kode-etik-jurnalistik-2/jurnalistik-berita/).

3. Ideologi Dan Kapitalis Media

  Impitan kepentingan komersial dan ideal dalam pers mempersulit peran publik di dalam ikut menentukan warna media massa yang dipilihnya(untuk dibaca, didengar, dan dipirsa). Dalam masyarakat yang sistem sosial politiknya demokratis, akan menyediakan informasi yang layak bagi rakyatnya sebaliknya dalammasyarakat yang tidak demokratis, sistem komunikasi (dalam hal ini media massa) yang ada digunakan untuk mempertahankan kekuasaannya.

4. Framing

  Analisis ini mencermati strategi seleksi, penonjolan, dan pertautan fakta ke dalam Dengan kata lain framing adalah pendekatan untuk mengetahui bagaimana prespektif atau cara pandang yang digunakan wartawan ketikamenyeleksi isu dan menulis berita (Sobur, 2006:162). Pertama, model Pan dan kosicki yang merupakan Rumusan atau model Gamson dan Modiglani didasarkan pada pendekatan konstruksionis yang melihat representasi media berita dan artikel,terdiri atas package interpretative yang mengandung konstruksi makna tertentu.

1. Pendekatan Penelitian

  Serta, sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan ataumenuliskan Analisis Framing adalah salah satu alternatif dari analisis isi selain analisis isi kuantitatif yang dominan dan banyak dipakai. Namun tentu saja apa yang diulas Jawa Pos dan Kompas berbeda walaupun pada edisi yang sama.

4. Tehnik Analisis Data

  Tidak ada cara tertentu yang dapat diikuti untuk mengadakan analisis, sehingga setiap peneliti harus mencari sendirimetode yang dirasakan cocok dengan sifat penelitianny a Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis framing dariWilliam model analisis framing menurut Pan & Kosicki. Dengan demikian struktur sintaksis dapat diamati dari bagan berita(headline yang dipilih, lead yang dipakai, latar informasi yang dijadikan sandaran, sumber yang dikutip dan sebagainya).

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (61 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

KONSTRUKSI MEDIA DALAM PEMBERITAAN KONFLIK GAZA (Analisis Framing pada Berita Harian Kompas dan Republika Edisi 16-24 November 2012)
0
3
43
KONSTRUKSI PEMBERITAAN KEPEMIMPINAN JOKO WIDODO DI MEDIA ( Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos Edisi 15 oktober sampai 27 oktober 2012 )
0
6
18
KECENDERUNGAN PEMBERITAAN KASUS MALINDA DEE DI SURAT KABAR (Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos dan Harian Kompas Edisi 30 Maret – 8 April 2011)
0
3
45
KONSTRUKSI MEDIA DALAM PEMBERITAAN KONTROVERSI KEDATANGAN GEORGE W BUSH KE INDONESIA Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos dan KOMPASEdisi 1421 November 2006
0
4
2
KONSTRUKSI MEDIA DALAM PEMBERITAAN KASUS KEMATIAN AKTIVIS HAM MUNIR Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos dan RepublikaEdisi 28 Maret­ 6 April 2005
0
6
2
KONSTRUKSI MEDIA ATAS KEPUTUSAN PEMBEBASAN BERSYARAT TOMMY SOEHARTO (Analisis Framing Berita di Harian Jawa Pos Edisi 30 Oktober­ 12 November 2006)
0
30
2
KONSTRUKSI SURAT KABAR DALAM PEMBERITAAN TENTANGPEMBERIAN GELAR PAHLAWAN NASIONAL KEPADA GUS DUR(Analisis Framing Berita pada Surat Kabar Harian Jawa Pos dan Kompas Edisi 3-5 Januari 2010)
0
19
3
KONSTRUKSI PERS TENTANG PEMBERITAAN PEMBENTUKAN KABINET INDONESIA BERSATU II(Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos dan Kompas Edisi 17 23 Oktober 2009)
0
5
4
KEBIJAKAN PEMBERITAAN TENTANG KENAIKKAN HARGA BBM Analisis Framing Pada Headline Berita Harian Kompas dan Jawa Pos Edisi 28 September - 1 Oktober 2005
0
7
2
KONSTRUKSI MEDIA ATAS KASUS PERSETERUAN PKB VERSI GUS DUR DAN PKB VERSI MUHAIMIN ISKANDAR (Analisis Framing Terhadap Berita Harian Jawa Pos Edisi 2 April- 27 Mei 2008)
0
22
3
KONSTRUKSI PEMBERITAN KASUS HAMBALANG DI MEDIA ( Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos Dan Kompas Edisi 6-15 Juni 2012 )
1
3
61
KONSTRUKSI PEMBERITAAN MEDIA TERHADAP KEBAKARAN KILANG MINYAK UP IV PERTAMINA CILACAP (Analisis Framing pada Harian Jawa Pos dan Kompas periode 3-6 April 2011)
0
7
48
KONSTRUKSI PEREMPUAN DALAM MEDIA MASSA (Analisis Framing Pada Kolom For Her Harian Jawa Pos Edisi 30 Maret. 6,13, 20 April. 28 September dan 19 Oktober 2011)
0
20
60
KECENDERUNGAN PEMBERITAAN KASUS MALINDA DEE DI SURAT KABAR (Analisis Framing Pada Harian Jawa Pos dan Harian Kompas Edisi 30 Maret – 8 April 2011)
0
4
45
KONSTRUKSI MEDIA MASSA DALAM PEMBERITAAN BOM SOLO (Analisis Framing Berita Harian Jawa Pos dan Republika Edisi 26-29 September 2011)
0
2
43
Show more