Pengaruh Rasio Kecukupan Modal dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Penyaluran Kredit (Studi Kasus pada BUSN Non Devisa Konvensional yang Terdaftar di OJK 2011-2014)

Gratis

9
103
46
2 years ago
Preview
Full text

DAFTAR RIWAYAT HIDUP DATA PRIBADI

  NAMA : Anita Rusmini NIM : 21112061JURUSAN : Akuntansi FAKULTAS : EkonomiJENIS KELAMIN : Perempuan TEMPAT TANGGAL LAHIR : Bandung, 29 Januari 1995AGAMA : Islam ALAMAT : jl. Tahun 2001-2006 : SD Negeri Pagerwangi I 3.

KATA PENGANTAR

  Skripsi dengan judul “Pengaruh Rasio Kecukupan Modal dan DanaPihak Ketiga terhadap Penyaluran Kredit (Studi Kasus Pada BUSN Non Devisa Konvensional Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan Periode2011-2014) ” ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk memenuhipersyaratan dalam menempuh jenjang Strata Satu (S1) Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Komputer Indonesia. Dengan segala kerendahan hati dan rasa hormat penulis mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada pihak-pihak yang secara langsungmaupun tidak langsung yang telah memberikan bantuannya kepada penulis.

1. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.Sc., selaku Rektor Universitas

  48 Tabel 4.1 Rasio Kecukupan Modal Pada BUSN Non Devisa Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Tahun 2011 Tabel 4.2 Perkembangan Rasio Kecukupan Modal Tahun 2011 – 2014 ........... 67 Tabel 4.5 Penyaluran Kredit Pada BUSN Non Devisa Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Tahun 2011-2014 ............

11. PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional.2014.Annual Report

  Analisis Pengaruh Dpk, Sbdk Dan Suku BungaKredit Terhadap Kredit Konsumtif Di Indonesia (Studi Kasus Bank Umum Di Indonesia Periode Oktober 2011 S/D Maret 2014. Jurnal Ekonomi danBisnis Universitas Brawijaya (Volume 2 Tahun 2015). Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Jumlah Penyaluran Kredit Pada Industri Perbankan di Indonesia.

V. Wiratna Sujarweni.2015. Metodologi Penelitian(Bisnis&Ekonomi).Yogyakarta: Pustakabarupress

  www.bankina.co.id www.beritametro.co.idwww.bi.go.id www.ojk.go.id Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bab I sampai dengan bab IV mengenai pengaruh rasio kecukupan modal dan dana pihak ketiga terhadappenyaluran kredit pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional periode tahun 2011-2014, maka penulis menarik suatu kesimpulan sebagaiberikut: 1. Rasio kecukupan modal (CAR) berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit pada Bank Umum Swasta Nasional Non DevisaKonvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode tahun 2011 – 2014.

5.2.1 Saran Operasional

  Agar pengaruh rasio kecukupan modal optimal pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional yang terdaftar di Otoritas JasaKeuangan, sebaiknya bank dapat menjaga kestabilan kecukupan modalnya dan dapat menambah permodalan pada bank tersebut jika diperlukansehingga jumlah modal inti dan modal pelengkap selalu tercukupi. Agar dana pihak ketiga optimal pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, sebaiknyabank harus memiliki strategi dan ide baru untuk meningkatkan jumlah dana pihak ketiga yang dihimpun seperti membuat dan mempromosikanproduk tabungan baru dengan keunggulan potongan biaya administrasi yang rendah dan menyediakan reward bagi nasabah yang sering 1.

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

  Email : Anitarusmini@ymail.com ABSTRACTThis study empirically examine the Effect of Capital Adequacy Ratio (CAR) and third party funds partially to Lending to the banks registered in the period 2011-2014 the Financial Services Authority. This research uses descriptive analysis verification with a population of 23 banks, the selection of the sample using random sampling techniques so obtained samples are 22 bankswith 88 banking financial report on the Financial Services Authority registered in the 2011-2014 period.

Bab I Pendahuluan

  1.3 Rumusan Masalah Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :1) Seberapa besar pengaruh rasio kecukupan modal (CAR) terhadap penyaluran kredit pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional.2) Seberapa besar pengaruh dana pihak ketiga terhadap penyaluran kredit pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional. 1.4 Maksud dan Tujuan Penelitian 1.4.1 Maksud Penelitian Maksud dari penelitian ini adalah agar peneliti dapat memperoleh informasi dan pengetahuan mengenai bagaimana Pengaruh Rasio Kecukupan Modal dan Dana Pihak Ketigaterh adap Penyaluran Kredit pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

2.1.3 Penyaluran Kredit

2.1.3.1 Pengertian Penyaluran Kredit

III. METODE PENELITIAN

3.1 Metode Penelitian

6 3.2 Operasionalisasi Variabel Menurut Sugiyono (2012:58) menjelaskan bahwa pengertian operasionalisasi variabel adalah sebagai berikut:“Operasionalisasi variabel adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang haltersebut, kemudian ditarik kesimpulannya .”Operasionalisasi variabel diperlukan untuk menentukan variabel yang dapat dioperasionalisasikan atau diukur dengan menggunakan jenis, indikator, serta skala darivariabel-variabel yang terkait dalam penelitian. 3.3 Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data

3.3.1 Sumber Data

  Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data dalam bentuk angka-angka. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder internal.

i Bro Pusat Statstk”

3.3.2 Teknik Pengumpulan Data

  Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:1) Penelitian kepustakaan (Library Research) Penelitian ini dilakukan untuk menghimpun teori-teori, pendapat yang dikemukakan oleh para ahli yang diperoleh dari buku-buku kepustakaan serta literatur lainnya yangdijadikan sebagai landasan teoritis dalam rangka melakukan pembahasan. Landasan teori ini dijadikan sebagai pembanding dengan kenyataan di perusahaan.2) Riset Internet (Online Research) sebagai media pendukung dalam penelusuran informasi tambahan mengenai teorimaupun data-data yang diperlukan dalam penelitian ini.

3.4 Populasi, Sampel dan Tempat serta waktu penellitian

3.4.1 Populasi

  Sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu 88 laporan keuangan Bank Umum SwastaNasional Non Devisa Konvensional yang terdiri dari neraca, laporan perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum dan laporan perhitungan rasio keuangan selama 4 periode daritahun 2011 -2014 dengan jumlah perbankan sebanyak 22 unit Bank Umum Swasta NasionalNon Devisa Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. 3.4.3 Tempat Penelitian Untuk memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, maka penulis mengadakan penelitian di Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional II Bandungyang berlokasi di Jl.

3.5 Metode Pengujian Data

3.5.1 Analisis Data

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel terikat dan variabel bebas keduanya mempunyai distribusi normal ataukah tidak.Uji normalitas uji dapat dilakukan dengan cara metode grafi p-plot dengan ketentuan sebagai berikut: 7  Jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti garis diagonal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas Jika data menyebar jauh dari garis diagonal atau tidak mengikuti garis diagonal, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas

B. Uji Multikolinearitas

  Uji Autokorelasi Pada pengujian autokorelasi digunakan uji Durbin-Watson untuk mengetahui ada tidaknya autokorelasi pada model regresi dan berikut nilai Durbin-Watson yang diperoleh melaluihasil estimasi model regresi. Analisis Korelasi Besarnya pengaruh masing-masing komponen variabel bebas terhadap variabel tidak bebas yaitu rasio kecukupan modal terhadap penyaluran kredit dan dana pihak ketiga terhadappenyaluran kredit dapat diketahui dengan menggunakan korelasi pearson.

3.6 Pengujian Hipotesis

  Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini dengan menggunakan pengujian secara parsial, yaitu untuk menguji apakah ada pengaruh signifikan dari variabel-variabel bebas (X)terhadap variabel terikat (Y). H : 1 = 0, Rasio Kecukupan Modal secara parsial tidak berpengaruh terhadapβ Penyaluran Kredit.

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

  4.1.1.1 Rasio Kecukupan Modal (CAR) pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan tahun 2011-2014 Pada gambar 4.1 rasio kecukupan modal (CAR) pada Bank BUSN non devisa konvensional periode 2011-2014 cenderung mengalami penurunan dan peningkatan. 4.1.1.2 Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan tahun 2011-2014 Pada gambar 4.2 dana pihak ketiga pada Bank BUSN Non Devisa Konvensional memiliki trendline yang meningkat dari tahun ke tahun, jumlah dana pihak ketiga yang meningkat ini dipengaruhi besarnya jumlah giro, tabungan dan deposito yang dihimpun bank.

4.1.2.1 Uji Asumsi Klasik

  Uji Heterokedastisitas Hasil dari uji heterokedasititas dalam penelitian ini terlihat bahwa titik titik yang diperoleh tidak membentuk pola tertentu, tetapi menyebar tidak beraturan dan berada di atas dandibawah sumbu Y pada angka nol. 4.1.2.2 Analisis Regresi Linier Berganda (Multiple Regression) Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, maka persamaan regresi linier berganda yang akan dibentuk adalah sebagai berikut:Y= = -2,411 + 0,161X 1 +6,133X2 Hasil analisis regresi berganda dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.3.

1. Analisis Korelasi Antara rasio kecukupdan modal Dengan penyaluran Kredit

  Analisis Korelasi Antara Kebijakan Loan to Value Dengan penyaluran Kredit Konsumsi Nilai koefisien korelasi yang diperoleh antara dana pihak ketiga(X ) dengan penyaluran2 kredit (Y) adalah sebesar 0,696. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis bahwa H ditolak dan H 1 diterima, artinya secara parsial rasio kecukupan modal (CAR) berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kreditperbankan periode tahun 2011-2014.

4.2 Pembahasan

  Artinya semakin tinggi rasio kecukupan modal yang dimiliki bank maka 12 Terdapat pengaruh Rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 13,7% terhadap penyaluran kredit pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional yang terdaftar di OtoritasJasa Keuangan. Hal ini sesuai dengan fenomena yang terjadi pada Bank Anglomas, Bank INA Perdana dan Bank Kesejahteraan Ekonomi dimana telah terjadi peningkatan rasio kecukupan modal akantetapi tidak diikuti dengan penurunan penyaluran kredit.

5.2.1 Saran Operasional 1

  Sebaiknya bank dapat menjaga kestabilan kecukupan modalnya dan dapat menambah permodalan pada bank jika diperlukan sehingga jumlah modal inti dan modal pelengkapselalu tercukupi. Sehingga kecukupan modal yang dimiliki bank dapat meningkatkan kinerja keuangannya.

2. Sebaiknya bank harus memiliki strategi dan ide baru untuk meningkatkan jumlah dana

  Bank Victoria Internasional, Tbk Tabel 3.2 Daftar Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional Sebagai Sampel No Nama Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa 01. Bank Sinar Harapan Bali Daftar Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa Konvensional Sebagai PopulasiNo Nama Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa 08.

Dokumen baru

Download (46 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis Pengaruh Efisiensi Operasional, Kecukupan Modal, Dana Pihak Ketiga Dan Risiko Kredit Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
3
62
82
Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga Dan Non Performing Financing Terhadap Penyaluran Dana Perbankan Syariah Di Indonesia
0
41
114
Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Rasio Risk Based Bank Rating terhadap Penyaluran Kredit Pada Bank Umum yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
1
47
139
Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Capital Adequacy Ratio Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus pada Bank Umum Syariah Indonesia yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan)
3
37
60
Pengaruh Non Performing Loan dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Penyaluran Kredit (Studi Kasus pada Bank Umum Swasta Nasional yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan 2010-2013)
2
17
58
Pengaruh Rasio Kecukupan Modal dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Penyaluran Kredit (Studi Kasus pada BUSN Non Devisa Konvensional yang Terdaftar di OJK 2011-2014)
9
103
46
Pengaruh Rasio Kecukupan Modal Dan Suku Bunga Kredit Terhadap Volume Penyaluran Kredit Pada Bank Danamon Tbk
1
13
164
Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return On Asset (ROA) (Studi Kasus Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
0
45
75
Pengaruh Rasio Kecukupan Modal dan Risiko Kredit Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus pada Bank Pembangunan Daerah yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan 2011-2014)
1
5
32
Pengaruh Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (CAR) Dan Rasio Kredit Terhadap Dana Pihak Ketiga (LDR) Terhadap Kredit Yang Diberikan Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
0
5
1
Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Penyaluran Kredit Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus pada BUSN Devisa yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014)
0
2
1
Analisis Dana Pihak Ketiga Dan Kecukupan Modal Dampaknya Terhadap Penyaluran Kredit Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
0
9
161
Pengaruh Rasio Kecukupan Modal dan Rasio Kredit Bermasalah Terhadap Tingkat Pengembalian Atas Aset pada Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2010-2014
2
12
65
Pengaruh Tingkat Kecukupan Modal dan Rasio Penyaluran Pembiayaan terhadap Profitabilitas (Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri)
4
36
52
Analisis Pengaruh Efisiensi Operasional, Kecukupan Modal, Dana Pihak Ketiga Dan Risiko Kredit Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
0
0
12
Show more