Peningkatan keterampilan berbicara dengan menggunakan media gambar dalam pembelajaran bahasa indonesia kelas V MI Al-Husna Jurang Mangu Tanggerang Selatan

Gratis

0
6
159
2 years ago
Preview
Full text
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V MI AL-HUSNA JURANG MANGU TANGGERANG SELATAN SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk Memenuhi Syarat Mencapai Sarjana Pendidikan oleh: SAIFUDDIN NIM 208018300013 PRODI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2015 ABSTRAK Saifuddin,NIM: 208018300013. Skripsi. Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Menggunakan Media Gambar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V MI Al-husna Jurang Mangu Tangsel. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2015. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan media gambar agar siswa kelas V di MI Al-Husna mencapai KKM. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tahap observasi, refeksi, dan keputusan. Siklus pertama dilakukan 3x pertemuan, sedangkan pada siklus kedua dilakukan 2x pertemuan.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Al-husna Jurang Mangu Tangsel tahun pelajaran2013/2014. Hasil penelitian adalah. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini dilihat dari ketuntasan belajar sebesar 75%. Siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal 70. Dari hasil penelitian pada siklus I siswa yang sudah mencapai KKM sebesar58%, dengan skor rata-rata 6,96 dan pada siklus II hasil belajar meningkat sebesar 88,5% dengan skor rata-rata 10,62 jadi peningkatanya yakni 30%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada konsep keterampilan diskusi siswa dapat meningkat melalui penerapan media gambar. Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, keterampilan diskusi, media gambar. i ABSTRACT Saifuddin, NIM: 208018300013. Thesis. Speaking Skills Improvement by Using Media in Learning Indonesian Image Class V MI Al-Husna Canyons Mangu Tangsel. Government Elementary School Teacher Education Department, Faculty of Science and Teaching Tarbiyah, State Islamic University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, in 2015. This research aims to improve speaking skills using media images to fifth grade students at MI Al-Husna reached KKM. The method used in this research is using classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation phase, refeksi, and decisions. The first cycle is done 3x meeting, while the second cycle is done 2x pertemuan.Subjek in this study were students of class V MI Al-Husna Canyons Mangu Tangsel years pelajaran2013 / 2014. Results of the study are. Indicators of success in the study of completeness study visits by 75%. Students who achieve the minimum completeness criteria 70. From the results of the study in the first cycle of students who have reached KKM sebesar58%, with an average score of 6.96 and the second cycle learning outcomes increased by 88.5% with an average score of 10, 62 so peningkatanya namely 30%. Based on these results it can be concluded that student learning outcomes in the concept of student discussion skills can be improved through the application of image media. Keywords: classroom action research, discussion skills, media images. ii KATA PENGANTAR Assalamualaikum Wr. Wb. Segala puji bagi Allah SWT dan shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Alhamdulilah skripsi yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Berbicara menggunakan Media Gambar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V MI Al-husna” ini selesai ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar kesarjanaan pada Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Oleh karena itu, pada kesempatan ini izinkan penulis menyampaikan rasa hormat dan ucapan trimakasih kepada semua pihak yang sangat tulus telah memberikan dukungan dan motivasi dalam segi apapun , terutama kepada: 1. Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A. selaku dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) serta para pembantu dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Bapak Fauzan, MA., sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). 3. Dra. Hindun, M.Pd selaku dosen pembimbing skripsi yang telah meluangkan waktu, dorongan dan ilmu untuk membimbing penulis dengan penuh kesabaran dan keikhlasan untuk menyelesaikan skripsi ini. 4. Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan yang telah begitu banyak memberikan ilmunya kepada penulis. 5. Ucapan terima kasih dan penghormataan serta penghargaan yang istimewa untuk kedua orang tua penulis yang tercinta. Karyaku ini ku persembahkan untuk orang-orang yang selalu hidup di jiwaku Ayah tercinta (Wardi) dan Almarhum Bunda tersayang (Roisyah), yang tak kenal lelah memberikan kasih sayang, motivasi serta dukungan baik dalam moril, materil maupun sepiritual demi keberhasilan putra-putrimu dalam mewujudkan cita-cita dalam mencapai ridho-Nya. Kalianlah orang pertama yang melekat dihati ananda. Semaoga kalian termasuk orang-orang yang selalu dirindukan setiap iii anak manusia, dan amal kalian diterima oleh Allah serta menjadi ahli surga. Amin 6. Teman seperjuangan bimbingan Abu Musal yang berama-sama berjuang dalam suka dan duka mengerjakan skripsi ini, akhirnya skripsi ini bisa diselesaikan. 7. Sahabat-sahabat tersayangku Mustofa Lutfi, Purwa Hendra, Abu Musal, Hilda Amalia Putri, Khoironi, Sri Mulyani, Rina Faradita, Desi Rosmayanti, Lailatul Musyarofah, Fatihatul Mahasin, Mukhlis, Ahmad Yani, Zulfia Zahra, Aryadini, Umi Atiyah, Fitriani Rifah yang telah banyak membantu dan memberikan inspirasi, kebersamaan dan hari-hari indah bersama kalian yang tak pernah terlupakan. 8. Teman-teman tercinta Mahasiwa/i UIN khususnya teman-teman satu angkatan Jurusan Pendidkan Guru Ibtidaiyah angkatan 2008 yang slalu membantu untuk ikut mendo’akan penulis serta memberikan motivasi agar penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. Serta teman-teman yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang banyak membantu dan memberikan dorongan. Akhirnya penulis berharap semoga amal baik, doa dan harapan yang dihaturkan dari semua pihak kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini mendapatkan balasanpahala yang berlimpah dari Allah SWT. Penulis berharap semoga skripsi bermanfaat bagi semua pihak yang membantu, meskipun skripsi ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu kritik dan saran yang sangat membangun dari berbagai pihak tetap penulis harapkan untuk perbaikan dimasa yang akan datang. Wassalamualaikum Wr.Wb Jakarta, 7 Juli 2015 Penulis iv DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK . i ABSTRACT . ii KATA PENGANTAR . iii DAFTAR ISI . v DAFTAR TABEL . . ix DAFTAR GAMBAR . . BAB I. BAB II. x PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah . 1 B. Identifikasi Masalah . 2 C. Batasan Masalah . 3 D. Rumusan Masalah . 3 E. Tujuan Penelitian . 3 F. Manfaat Penelitian . 3 KAJIAN TEORI A. Hakekat Keterampilan Berbicara . 4 1. Pengertian Keterampilan Berbicara . 4 2. Jenis-jenis Keterampilan Berbicara . 6 3. Karakteristik Keterampilan Berbicara . 18 4. Guna Keterampilan Berbicara . 20 B. Media . 20 1. Pengertian Media . 20 2. Media Gambar . 23 a. Pengertian Media Gambar . 23 b. Manfaat Media Gambar . 24 v c. Syarat-syarat Media Gambar . 24 d. Teknik Penggunaan Media Gambar . 24 e. Pemeliharaan Media Gambar . 25 f. Kelebihan dan Kekurangan Media Gambar . 26 C. Pembelajaran Bahasa Indonesia . 26 1. Perbedaan Pengajaran dan Pembelajaran . 28 2. Teori Pembelajaran . 28 3. Jenis-Jenis Pembelajaran . 29 D. Penelitian yang Relevan . 31 E. Hipotesis Tindakan . 32 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian . 33 B. Metode dan Desain Intervensi Tindakan atau Rancangan SiklusPenelitian . 33 1. Metode Penelitian . 33 2. Intervensi Tindakan atau Perencanaan Siklus Penelitian . 34 C. Subjek/Partisipan yang Terlibat dalam Penelitian . 34 D. Peran dan Posisi Peneliti dalam Penelitian . 35 E. Tahapan Intervensi Tindakan . 35 F. Hasil Intervensi Tindakan yang Diharapkan . 37 G. Data dan Sumber Data . 37 H. Instrument-instrumen Pengumpulan Data . 38 1. Instrument Tes . 38 2. Instrumen Nontes . 38 a. Catatan Lapangan . 38 b. Wawancara . 38 c. Lembar Observasi . 38 I. Teknik Pengumpulan Data . 39 J. Analisis Data dan Interpretasi Hasil Analisis. 40 1. Analisis Data . 40 vi 2. a. Aktivitas Guru . 40 b. Aktivitas Siswa . 41 c. Hasil Belajar . 41 Interpretasi Data . 41 K. Pengembangan Perencanaan Tindakan. 43 1. Perencanaan . . 43 2. Pelaksanaan. . 43 3. Pengamatan . 43 4. Refleksi . 43 5. Penilaian . 44 BAB IV.DESKRIPSI, ANALISIS DATA, INTERPRESTASI HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Sekolah. 45 1. Sejarah Singkat Berdirinya MI Al-Husna Jurang Mangu . 44 2. Visi dan Misi . 45 3. Sarana dan Prasarana . 46 a. Fasilitas Sekolah . 46 b. Waktu Pembelajran. 47 c. Keadaan Guru . 47 B. Deskripsi Data Hasil Pengamatan Efek/Intervensi Tindakan . 48 1. Siklus 1 . 49 a. Tahap Perencanaan . 49 b. Tahap Pelaksanaan . 50 c. Tahap Observasi . 51 d. Tahap Refleksi . 54 e. Keputusan . 58 2. Siklus 2 . 60 a. Tahap Perencanaan . 60 b. Tahap Pelaksanaan . 60 c. Tahap Observasi . 61 vii d. Tahap Refleksi . 65 C. Pemeriksaan Keabsahan Data . 69 D. Pembahasan . 71 BAB V 1. Deskripsi Tingkah Laku Siswa dalam Pembelajaran . 71 2. Deskripsi Tingkah Laku Guru dalam Pembelajaran . 73 3. Deskripsi Hasil Pembelajaran . 75 SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan. 76 B. Saran . 76 DAFTAR PUSTAKA . 77 LAMPIRAN-LAMPIRAN viii DAFTAR TABEL Tabel 1.1 : Tahapan Intervensi Tindakan . 35 Tabel 1.2 : Teknik Pengumpulan Data . 40 Tabel 1.3 : Klasifikasi Aktifitas Guru . 41 Tabel 1.4 : Tabel Pembobotan Penilaian . 42 Tabel 1.5 : Tabel Diskusi Kelompok . 44 Tabel 2.1 : Sarana dan Prasarana . 46 Tabel 2.2 : Keadaan Guru/ Tenaga Pengajar MI Al-Husna Jurang Mangu Tahun Pelajaran 2013-2014 . 48 Tabel 2.3 : Hasil Pretest di Kelas V MI Al-husna Jurang Mangu . 51 Tabel 2.4 : Aktivitas Guru Selama Proses Pembelajaran Saat Pre-test . 52 Tabel 2.5 : Hasil Pre-Test . 56 Tabel 2.6 : Aktivitas Guru Selama Proses Pembelajaran Saat Post-Test . 59 Tabel 2.7 : Hasil Post-Test . 62 Tabel 3.1 : Aktivitas Guru Selama Porses Pembelajaran Saat Post Test . 72 Tabel 3.2 : Hasil Post-Test Diskusi Kelompok I . 65 Tabel 3.3 : Hasil Post-Test di Kelas V MI Al-Husna Jurang Mangu . 68 Tabel 3.4 : Hasil Pretest di Kelas V MI Al-Husna Jurang Mangu . 69 Tabel 3.5 : Lembar Observasi Aktivitas Siswa Selama Proses Pembelajaran . ix 71 DAFTAR GAMBAR Gambar 3.1 : Model Penelitian Tindakan Kelas . Gambar 4.1 : Grafik Perbandingan Tindakan Siswa Selama Proses . 34 Pembelajaran yang Sesuai dengan KBM Pada Pertemuan Pertama dan Kedua . x 72 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam setiap proses pembelajaran selalu melibatkan pendidik dan peserta didik, maka diperlukan hubungan timbal balik yang baik antara guru dan keduanya sehingga siswa dapat aktif dalam proses pembelajaran. Aktivitas pembelajaran melibatkan kemampuan fisik, kemampuan mental, dan kemampuan sosial. KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) SD(Sekolah Dasar) dan MI (Madrasah Ibtidaiyah) pada salah satu SK(Standar Kompetensi) untuk siswa kelas V Semester satu khususnya aspek berbicara adalah sebagai berikut; mengungkapkan pikiran, pendapat, perasaan, fakta secara lisan dengan menanggapi suatu persoalan, menceritakan hasil pengamatan, atau berwawancara. Dalam hal ini dijabarkan ke dalam “KD (Kompetensi Dasar) yaitu menceritakan hasil pengamatan dengan bahasa yang runtut, baik, dan benar" Berdasarkan aspek-aspek keterampilan berbahasa, berbicara merupakan salah satu dari empat aspek keterampilan berbahasa yang sangat penting dimiliki dan dikuasai oleh seseorang. kekuasaan melaui media komunikasi dan lain sebagainya. 2.3 Definisi Relasi Kerja Relasi adalah kata yang diartikan sebagai hubungan sedangkan kerja dalam kamus besar bahasa Indonesia didefinisikan sebagai sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah atau mata pencaharian. Jadi relasi kerja adalah hubungan yang terjalin antara individu maupun kelompok dengan individuindividu yang lain dalam melakukan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencari nafkah. Relasi kerja identik dengan pekerja yang melakukan interaksi dengan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 12 pekerja-pekerja lain di dalam wilayah kerja dan membentuk suatu ikatan emosional antar sesamanya dan memiliki satu tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan. Di dalam perusahaan ataupun di dalam perkebunan pekerja atau karyawan diklasifikasikan berdasarkan jabatan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing, mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Beberapa jenis karyawan tersebut berbaur menjadi satu kesatuan di dalam wilayah kerja dan melakukan interaksi di setiap hari kerjanya dan saling menunjukkan loyalitas dan etos kerja kepada pihak perusahaan ataupun perkebunan. Relasi kerja dibangun atas kesadaran diri dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam perkebunan relasi kerja awalnya terbangun antar sesama divisi kerja dan biasanya dijalin antar sesama jabatan. Contohnya, relasi kerja karyawan dimulai dari interaksi yang dilakukan pada penempatan divisi kerja seperti relasi yang terbentuk antar sesama pekerja petik cengkih, pekerja petik kopi ataupun pekerja penyadap getah karet. Untuk perkembangannya akan berurutan ke atas sampai relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pimpinan divisi atau mandor sehingga di dalam setiap divisi kerja akan tercipta relasi kerja yang berlevel mikro, dan begitu seterusnya sehingga relasi kerja terbentuk dalam cakupan makro atau di seluruh divisi kerja di dalam perkebunan. Relasi kerja merupakan relasi kuasa yang sengaja dibangun oleh pihak perkebunan atau pemegang faktor produksi untuk mengatur dan mengontrol sistem kerja. Sistem kerja yang dimaksud adalah semua aturan yang dibentuk dan dibangun sedemikian rupa oleh pihak perkebunan guna membatasi ruang gerak para karyawan dan imbasnya adalah kepatuhan dan rasa takut. Tujuan inilah yang hendak dicapai dalam relasi kuasa dimana hubungan yang terjalin antar anggota di dalam wilayah kerja mempengaruhi satu sama lain dan mayoritas dari dampak yang dihasilkan adalah berkuasanya pemimpin dan terkuasanya karyawan. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 13 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Apabila membicarakan tentang produksi kekuasaan di dalam wilayah perkebunan maka kekuasaan akan terlihat dari kebijakan yang diambil. Kebijakan sendiri memiliki pengertian sebagai rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tata pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya) atau dapat juga didefinisikan sebagai pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sebagai garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran. Untuk mengetahi lebih jauh tentang produk dari kekuasaan di dalam perkebunan yang dihasilkan oleh berbagai macam kebijakan, patut diketahui beberapa macam kebijakan yang membawa dampak negatif dan positif produksi dari kekuasaan itu sendiri. Kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya: 2.4.1 ฀abour Market Flexibility Labour market flexibility atau dalam bahasa Indonesia dapat kita sebut sebagai pasar kerja fleksibel merupakan salah satu kebijakan yang tercipta untuk mengatur urusan ketatatenagakerjaan dalam suatu perusahaan. Sedangkan definisi umum dari labour market flexibility atau pasar kerja fleksibel itu sendiri adalah kebjakan yang memberikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian. Labour market flexibility atau bisa kita singkat dengan LMF merupakan suatu inovasi kebijakan yang diambil bukan hanya oleh Negara melainkan oleh dunia dengan tujuan meluweskan pengaturan tatatenaga kerja yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau dengan kata lain memudahkan dalam mengatur tenaga kerja ataupun buruh di dalam suatu lembaga kerja. Kebijakan LMF sendiri terbentuk untuk dijadikan sebagai suatu strategi baru untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memaksimalkan keuntungan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 14 dari hasil produksi yang didapat dengan memanfaatkan peraturan tenaga kerja kontrak. Pengaturan yang dimaksud adalah mengatur keluar masuknya tenaga kerja kontrak disesuaikan dengan peraturan yang dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Fleksibilitas dalam pasar kerja inilah yang memberikan keleluasaan untuk perusahaan menerapkan sebuah aturan tenaga kerja yang berlaku tidak untuk buruh tetap melainkan untuk karyawan kontrak. Terdapat 4 dimensi fleksibilitas yakni: 1. Perlindungan kesempatan kerja 2. Fleksibilitas upah : pembatasan variasi tingkat upah melalui berbagai institusi dan regulasi termasuk upah minimum, aktivitas serikat buruh dan negosiasi upah 3. Fleksibilitas internal atau fungsional yang merupakan kemampuan perusahaan untuk mengatur kembali proses produksi dan penggunaan tenaga kerja demi produktivitas dan efisiensi yang mencakup fleksibilitas numerikal dan fungsional. 4. Fleksibilitas di sisi permintaan dari pekerja dalam keleluasaan waktu kerja dan mobilitas antar pekerjaan Mengapa membahas kebijakan LMF, alasannya adalah karena kebijakan ini adalah kebijakan yang merupakan awal dari adanya produksi kekuasaan yang akhirnya berdampak pada relasi kerja karyawan perkebunan. Kebijakan ini erat kaitannya dengan strategi karena strategi ada untuk menciptakan suatu kebijakan yang tepat sasaran. Tujuan dan fungsi dari adanya kebijakan maupun strategi adalah yang utama untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi orang-orang yang diberikan kebijakan. Akan tetapi terkadang keberadaan strategi dan kebijakan tidak sesuai dengan fungsi utamanya bahkan melenceng begitu jauh. Seperti yang dikatakan Haryanto (2011) bahwa muara berbagai kebijakan dan strategi adalah meningkatnya indeks ketimpangan sosial ekonomi di masyarakat. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 15 Ketimpangan seperti ini selanjutnya menimbulkan dampak saring (filtering effect) yang menghambat peluang kaum miskin dalam memperoleh berbagai pelayanan dan buah pembangunan. Melencengnya kebijakan yang diambil adalah salah satu hasil dari produksi kekuasaan yang memberikan dampak negatif kepada para karyawan sebagai penggerak roda produksi di dalam perkebunan. Apabila ada salah satu produksi kekuasaan yang tidak tepat sasaran dan imbasnya langsung kepada para karyawan akan menimbulkan suatu bentuk kritik dan perlawanan yang tidak langsung dilakukan oleh para karyawan melainkan mereka akan membendungnya dalam sikap-sikap individu yang tidak taat pada aturan atau sikap anti kekuasaan. 2.4.2 Outsourcing/ Kontrak Kerja Di dalam wilayah kerja sendiri akan banyak kita temukan sistem kerja yang ada khususnya sistem kerja yang berhubungan dengan ketengakerjaan. Salah satunya adalah sistem kerja outsourcing, sistem kerja ini dapat didefinisikan sebagai sebuah sebuah upaya mengalihkan pekerjaan atau jasa ke pihak ketiga. Tujuan utama outsourcing pada dasarnya adalah untuk: ฀ menekan biaya ฀ berfokus pada kompetensi pokok ฀ melengkapi fungsi yang tak dimiliki ฀ melakukan usaha secara lebih efisien dan efektif ฀ meningkatkan fleksibilitas sesuai dengan perubahan situasi usaha ฀ mengontrol anggaran secara lebih ketat dengan biaya yang sudah diperkirakan ฀ menekan biaya investasi untuk infrastruktur internal Sebenarnya Praktek PKWT dan outsourcing merupakan wujud dari kebijakan Pasar Kerja Fleksibel yang dimintakan kepada pemerintah Indonesia Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1฀ oleh IMF dan World Bank sebagai syarat pemberian bantuan untuk menangani krisis ekonomi 1997. Kebijakan Pasar Kerja Fleksibel merupakan salah satu konsep kunci dari kebijakan perbaikan iklim investasi yang juga disyaratkan oleh IMF dan dicantumkan dalam Letter of Intent atau nota kesepakatan ke-21 antara Indonesia dan IMF butir 37 dan 42. Kesepakatan dengan IMF tersebut menjadi acuan bagi penyusunan kebijakan dan peraturan perbaikan iklim investasi dan fleksibilitas tenagakerja. Kontrak kerja merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak dimana di dalam dunia kerja diwakili oleh pihak pertama pekerja dan pihak kedua adalah pihak perusahaan. Keduanya saling membuat suatu kesepakatan akan sistem kerja yang akan dijalani ketika pekerja telah masuk di dalam perusahaan, pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kebijakan seperti apa yang akan dibuat sehingga pihak pekerja haruslah mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun kontrak tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka Berpikir. 22 2.4 Hipotesis 23 III. METODE PENELITIAN. 24 3.1 Rancangan Penelitian. 24 3.1.1 Jenis Penelitian. 24 3.1.2 Unit Analisis. 24 3.2 Jenis dan sumber Data. 24 3.2.1 Metode Penelitian. 24 3.3 Metode Analisis Data . 25 3.3.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 25 3.3.2 Uji t . 26 3.3.3 Uji F . 27 3.3.4 Koefisien Determinasi Berganda . 28 3.4 Uji Ekonometrika . . 28 3.4.1 Uji Multikolinearitas . 28 3.4.2 Uji Autokorelasi 29 3.4.3 Uji Heterokedastisitas 29 3.5 Definisi Operasional 30 xii IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. 31 4.1 Gambaran Umum Pendapatan Domestik di Indonesia. 31 4.1.1 Investasi . . 33 4.1.1 Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 40 4.1.2 Kurs Dollar Amerika Serikat . 43 4.2 Analisis Data. . 47 4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 47 4.2.2 Uji Statistik. 48 4.2.3 Uji Ekonometrika. 48 4.3 Pembahasan . 49 V. KESIMPULAN DAN SARAN. 59 5.1 Kesimpulan. 60 5.2 Saran . 60 DAFTAR PUSTAKA. 61 LAMPIRAN. 65 xiii DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Perkembangan Investasi di Indonesia. 4.2 Hasil Uji Multikolinieritas . 50 xiv 34 DAFTAR GAMBAR Halaman 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia . 3 1.2 Total Investasi Indonesia. . 5 2.1 Pengaruh Pendapatan Terhadap Investasi. 12 2.2 Teori Hick Suku Bunga Terhadap Pendapatan. 15 2.3 Hubungan Kurs dengan Produk Domestik Bruto.19 2.4 Kerangka Berfikir . . 22 4.1 Perkembangan Produk Domestik Bruto di Indonesia. 31 4.2 Perkembangan Investasi di Indonesia. 40 4.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia .40 4.4 Perkembangan Nilai Rupiah Terhadap Nilai Dollar Amerika. . 44 4.5 Analisis Data dan Uji Autokorelasi. 51 xv DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1 Data Variabel Penelitian. 66 2 Logaritma Natural . 68 3 Hasil Regresi Linier Berganda. 72 xvi

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Aplikasi starter experiment approach dalam KBK menggunakan media gambar dengan bantuan komputer terhadap hasil belajar biologi
0
5
105
Peningkatan keterampilan menulis karangan dengan penerapan metode permainan susun gambar dalam pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III SD Muhammadiyah 12 Pamulang Tangerang Selatan
3
24
93
Penerapan metode snowball throwing dalam peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas III MI Pembangunan UIN Jakarta
2
8
164
Peningkatan keterampilan membaca siswa pada pembelajaran tematik dengan menggunakan lingkungan sekolah sebagai media di kelas II MI Ath-Thoyyibiyyah Kalideres Jakarta Barat
0
5
100
Pengaruh penggunaan media gambar terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa kelas V di SDIT Az-Zahra Pondok Petir Sawangan Depok Tahun pelajaran 2013/2014
1
9
132
Upaya meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas I melalui media kartu huruf di MI Al Huda Sakti Ciputat Tangerang Selatan
0
7
131
Peningkatan keterampilan bercerita dengan menggunakan media boneka tangan pada siswa Kelas VII MTS YANUSA Pondok Pinang Jakarta Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014
0
17
145
Peningkatan keterampilan berbicara dengan menggunakan media gambar dalam pembelajaran bahasa indonesia kelas V MI Al-Husna Jurang Mangu Tanggerang Selatan
0
6
159
Peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia dalam pokok bahasan mengarang melalui media gambar kolase di MI Ainul Yaqiin Parung Jaya Tangerang Tahun pelajaran 2013/2014
0
12
114
Peningkatan keterampilan membaca melalui penerapan metode SQ3R pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MI Al-Khairiyah Mampang Prapatan Jakarta Selatan Tahun pelajaran 2013-2014
0
16
111
Pengaruh penerapan metode debat terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V MI Misbahul Falah Duren Mekar Kota Depok
0
11
0
Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan penggunaan media pemutaran film di kelas V MI Miftahul Hidayah Kota Bekasi
2
124
132
Peningkatan keterampilan menulis paragraph deskripsi dengan media gambar pada siswa kelas V MI Al-Khoeriyah, Leuwisadeng, Bogor Tahun Pelajaran 2013/2014
0
7
91
Peningkatan motivasi belajar siswa melalui media audio visual pada mata pelajaran PKN siswa kelas II MI Al-Husna Ciledug Tahun pelajaran 2013/2014
3
11
126
Penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V A MI “Al-Husna” Kecamatan Karawaci Kota Tangerang
2
15
127
Show more