Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Kabupaten Simalungun (1987-2000)

 3  82  80  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

Lembar Pengesahan Pembimbing Skripsi PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA LIHOU

  Lembar Pengesahan Pembimbing Skripsi PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA LIHOUKABUPATEN SIMALUNGUN (1987-2000) SKRIPSI SARJANA DIKERJAKAN O L E H Desriany Panjaitan 060706014 Pembimbing Dra. 195408141984032002 Skripsi ini diajukan kepada panitia ujianFakultas Sastra USU Medan, untuk melengkapiSalah satu syarat ujian Sarjana SastraDalam bidang Ilmu Sejarah Lembar Pengesahan Ujian Skripsi PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA LIHOU KABUPATEN SIMALUNGUN (1987-2000) Yang diajukan olehNama : Desriany Panjaitan Nim : 060706014 Telah disetujui untuk diujikan dalam ujian skripsi oleh Pembimbing Dra.

DEPARTEMEN ILMU SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011

  Lembar Pengesahan Ujian Skripsi PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA LIHOU KABUPATEN SIMALUNGUN (1987-2000) Yang diajukan olehNama : Desriany Panjaitan Nim : 060706014 Telah disetujui untuk diujikan dalam ujian skripsi oleh Pembimbing Dra. Hum Tanggal, NIP 196409221989031001 DEPARTEMEN ILMU SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Lembar Persetujuan Ketua Departemen DISETUJUI OLEH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN DEPARTEMEN ILMU SEJARAH Ketua Departemen Drs.

LEMBAR PERSEMBAHAN

  (matius 5:8) Skripsi ini saya persembahkan untuk kemuliaan nama Tuhan dan kedua orang tua saya:Ayahanda : A. Manurung Skripsi ini juga penulis persembahkan kepada orang-orang yang saya kasihi.

UCAPAN TERIMA KASIH

  Sebagai sebuah perusahaan yang baru berdiri, pengelolaannya masih memerlukan proses yang panjang dengan dukungan dari berbagai pihak, makaPDAM Tirta Lihou belum begitu mendapat perhatian dan respon dari masyarakat sekitar karena mereka belum begitu mengetahui dengan jelas tentang air minum. Sebagai sebuah perusahaan yang baru berdiri, pengelolaannya masih memerlukan proses yang panjang dengan dukungan dari berbagai pihak, makaPDAM Tirta Lihou belum begitu mendapat perhatian dan respon dari masyarakat sekitar karena mereka belum begitu mengetahui dengan jelas tentang air minum.

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  Di beberapa daerah di Indonesia fasilitas penyediaan air bersih masih kurang, baik itu disebabkan karena sumber air yang jauhdari pemukiman, daerah yang belum memiliki sumber air, ataupun sumber air yang ada belum dikelola dengan baik, sehingga kapasitasnya belum terpenuhi dankualitasnya belum terjamin. Menyadari akan hal tersebut, maka perlu sarana dan prasarana dari pemerintah untuk membangun perusahaan yang 1 dapat mengolah air yang kualitasnya sudah terjamin yaitu perusahaan air minum.

2 Belanda

  Tirta Lihou diambil dari dua kata yang berasal dari dua bahasa yang berbeda 5 yaitu Tirta yang berarti air , sedangkan Lihou berasal dari bahasa Simalungun yang artinya bersih, jadi jika kedua kata ini digabungkan maka arti dari Tirta Lihou adalah23 Perda Kabupaten Simalungun Nomor: 5 Tahun 1974, Pokok-pokok Pemerintah di Daerah. Sesuai dengan surat keputusan Bupati KDH tingkat IISimalungun No.188-342/1940/HUK/1987 tanggal 13 Januari 1987 tentang PDAMTirta Lihou Kabupaten Dati II Simalungun yang melayani kebutuhan air minum untuk wilayah kecamatan dalam lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Dati II6 Sejak didirikannya sarana dan prasarana air minum oleh pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1925 yang dikenal dengan nama Water Leading Bedriyf, awal mulanya dibangun 6 unit produksi air minum.

1.2. Rumusan Masalah

  Rumusan masalah merupakanpernyataan yang lengkap dan terperinci mengenai masalah yang akan diteliti berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah. Berangkat dari latar belakang di atas maka perlu dibuat suatu perumusan mengenai masalah yang hendak diteliti sebagai landasan utama dalam sebuahpenelitian dan substansi dari penulisan.

1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Dalam membuat suatu penelitian pasti memiliki tujuan dan manfaat yang dapat dipetik, dimana tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaranyang lengkap terhadap permasalahan yang diteliti. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan reverensi untuk penelitian mengenai perusahaan yang bergerak pada bidang air minum khususnya Perusahaan Daerah Air minum Tirta Lihou.

1.4. Tinjauan Pustaka

  Perusahaan Daerah AirMinum Tirta Lihou awalnya adalah perusahaan air minum yang dipegang oleh dinas pekerjaan Kabupaten Simalungun dan kemudian dipegang oleh perusahaan daerah 11 setelah adanya kebijakan dari pemerintah pusat. Noviyanti Damanik dalam skripsinya yang berjudul “PerkembanganPerusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bulian Tebing Tinggi (1977-1990)”, menjelaskan tentang perkembangan Perusahaan Daerah Air Minum dari tahunketahun, dalam proses perkembangan perusahaan tersebut, tidak terus-menerus mengalami kemajuan akan tetapi ada saat dimana perusahaan mengalami masalah.1011 Tri Joko, Sistem Penyediaan Air Minum, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2009, 1, 14, 26.

1.5. Metode Penelitian

  Kedua, kritik sumber, merupakan cara untuk mengetahui data yang lebih akurat melalui: -Kritik Intern yang merupakan cara untuk memperoleh dokumen yangdengan menganalisis sejumlah data tertulis yang berkaitan dengan PDAM Tirta Lihou, -Kritik Ekstern untuk memperoleh data yang otentik. Dalam tahapan ini, data yang diperoleh dianalisa sehingga melahirkan suatu analisa yang baru dan sifatnya lebih objektif dan ilmiah dari objek yang diteliti.

BAB II LATAR BELAKANG BERDIRINYA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA LIHOU

  Gambaran Umum Lokasi Penelitian Gambaran umum lokasi penelitian merupakan salah satu bagian yang penting dalam penulisan. Hal ini dimaksudkan untuk mengenalkan kepada pembaca wilayahyang dipilih sebagai lokasi penelitian, sebelum membahas lebih lanjut mengenai topik yang dibahas dalam penelitian ini.

2.1.1. Letak Geografis

  Adapun batas-batas wilayah daerah tingkat II KabupatenSimalungun terletak di antara 02º36-03º18' LU dan 98º32'-99º35' BT, dengan ketinggian rata-rata 369 meter di atas permukaan laut yang memiliki batas-batassebagai berikut: sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang, sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Asahan, sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir, dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Karo. Wilayah Simalungun yang terdiri dari daerah dataran dan pegunungan mempunyai curah hujan yang sangat baik untuk perkebunan dan pertanian rakyat.15 Badan Pusat Statistik Kabupaten Simalungun, Simalungun Dalam Angka Tahun 1999, hal.1.

2.1.2. Keadaan Penduduk

  Pada masa penjajahan Belanda di Simalungun, masyarakatnya masih homogen jika dilihat dari arti kata Simou yang artinya samar-samar atau antarakelihatan dan tidak kelihatan, tetapi ada, dan Lungun yang artinya sunyi atau sepi karena wilayah ini dulunya terdiri dari hutan belantara yang sunyi, dimanapenduduknya sangat sedikit. Ciri-ciri kota pertanian dapat ditandai dengan kegiatan perkotaan yang masih bercampur dengan kegiatan pertanian, industri-industri yang berkembang masihdalam taraf pengelolaan hasil pertanian dari daerah yang belum berkembang dan pelayannya diperuntukkan bagi kebutuhan daerah setempat dan sektor pelayanan jasabersifat perorangan dengan skala kecil.

17 Badan Pusat Statistik Kabupaten Simalungun, Simalungun Dalam Angka Tahun 1999, hal.39

2.1.3. Struktur Sosial Budaya Masyarakat Simalungun

  Kelompok etnik inilah yang akan menjadi dasar-dasar dari pembentukan sistem sosial dan budaya di Simalungun, sebab mereka datang denganbudaya yang lengkap yang mereka miliki. Seperti suku Jawa, Melayu, Batak Toba, Simalungun, Karo, Nias, Tionghoa dan Dalam bidang agama, masing-masing suku yang tinggal di Simalungun mayoritas agama yang mereka anut adalah agama yang mereka bawa dari daerah asalmereka datang.

2.2. Sejarah Kabupaten Simalungun

  Orang hanya mengenal daerah Tano Jau atau Batak Timur, karenawilayahnya yang terletak di sebelah paling timur dari sub-sub suku Batak lainnya. Daerah ini dulunya dikenal sebagai wilayah dari kerajaan Nagur dan Silo yang menurut legenda adalah asal muasal keturunan kerajaan-kerajaan yang ada di Simalungun.

18 Purba

19 Tanah Simalungun merupakan suatu daerah yang subur, sangat baik

  Dalam kurun waktu 1367-1833 tidak ada pembangunan yang berarti, karena adanyapergolakan baik peperangan di antara sesama kerajaan dan perpecahan yang timbul di di dalam kerajaan-kerajaan akibat perebutan kekuasaan. Perubahan yang terjadi didalam kerajaan yaitu sikap dan tingkah laku yang penuh dengan kehati-hatian dan merendah diri (tidak lancing atau gegabah untuk bertindak).

21 Purba Deisa Nawaluh atau Batak Timur Raya artinya wilayah (daerah) sebelah timur

  Dengan masuknya Belanda, Kerajaan Maropat dipecah menjadi tujuh yang disebut Kerajaan Marpitu (Raja Nan Tujuh) yaitu, kerajaan Tanah Jawa, kerajaanSiantar, kerajaan Dolok Silau, kerajaan Pane yang ditambah dengan kerajaanSilimakuta, kerajaan Raya, dan kerajaan Purba yang ditandai dengan adanya kontrak pendek (Korte Verklaring) yang dibuat pada tahun 1907 dengan pemerintah Belandayang isinya tentang: 1. Dalam revolusi sosial yang terjadi hampir serentak di wilayah Sumatera Timur dilakukan oleh barisan-barisan para pemuda RI yangmemang sudah bertekad ingin menghapuskan sistem kerajaan yang dianggap tidak sesuai lagi dengan kondisi Indonesia yang telah merdeka.

22 Kompleks Siantar Hotel

2.3. Sejarah Berdirinya PDAM Tirta Lihou

  Air minum adalah air untuk kebutuhan masyarakat secara umum dan rumah tangga khususnya yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yangmemenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Tanah Simalungun yang terdiri dari hutan belantara merupakan daerah yang sangat subur dan sangat cocok untuk dijadikan sebagai areal perkebunan danpertanian.

23 Partuanon adalah para bangsawan beserta keluarganya

  Namun mengingat besarnya masalah yang dihadapi dan investasi dana yang diperlukan masih jauh dari kemampuan pemerintah daerah, sehinggapemerintah pusat perlu membantu pemerintah daerah dengan mengambil prakarsa 25 dalam penyediaan air bersih. Berdasarkan peraturan daerah Kabupaten Daerah tingkat II Simalungun No.12 tahun 1983 perusahaan air minum Kabupaten Simalungun berubah statusnya menjadi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Kabupaten Daerahtingkat II Simalungun yang berkantor pusat di Jalan Haji Adam Malik No.

BAB II I PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA LIHOU PERIODE 1987-2000

3.1. Kondisi Perusahaan

  Sebagai sebuah perusahaan yang baru berdiri, pengelolaannya juga masih memerlukan proses yang panjang dengandukungan dari berbagai pihak, maka PDAM Tirta Lihou belum begitu mendapat perhatian dan respon dari masyarakat sekitar karena mereka belum begitu mengetahuidengan jelas tentang air minum. Di daerah Simalungun terdapat sungai yang dipergunakan sebagai sarana untuk irigasi persawahan, selain itu terdapat mata air yang dipakai untuk keperluanmemasak terutama mereka yang hidup atau tinggal di pinggiran kota dan juga di desa.

3.2. Prinsip Pelayanan Air Bersih PDAM

  Seperti yangdirasakan bahwa air bersih merupakan barang kebutuhan yang sangat dibutuhkan dalam aktivitas hidup sehari-hari, seperti untuk dikonsumsi, untuk mandi, cuci kakus(MCK) dan banyak lagi manfaat yang dapat dinikmati dari keberadaan air bersih. Kondisi PDAM akibatpenerimaan yang rendah yang disebabkan oleh tarif air yang tidak dapat disesuaikan, sehingga turut menyebabkan tingkat pelayanan yang rendah, konsumsi air yangrendah, dan kehilangan air yang tinggi akibat kurangnya pemeliharaan.

3.3. Struktur dan Sistem pengelolaan PDAM Tirta Lihou

  Dalam suatu perusahaan perlu adanya struktur dan sistem pengelolaan yang baik yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses berkembangnya ataupunmerosotnya suatu perusahaan. Air minum selain harus bebas dari zat yang berbahaya bagi kesehatan, juga harus menarik rasa dan baunya.

26 Drs. M. Manulang, Dasar-dasar Management (Bagian Perencanaan dan Organisasi), Medan: Penerbit B. A. P. P. I. T. Cabang Sumatera Utara, 1962, hal. 38

3.2.1. Struktur Organisasi

  Struktur organisasi merupakan bahagian yang tidak terpisahkan dan sangat penting bagi sebuah lembaga ataupun sebuah perusahaan, karena dengan strukturorganisasi yang jelas maka akan mempengaruhi perkembangannya. Begitu juga halnya dengan perusahaan air minum yang ada diKabupaten Simalungun yang didirikan pada tahun 1970, dan kemudian berubah nama pada tahun 1987 menjadi Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Lihou KabupatenSimalungun.

3.2.2. Keuangan dan Administrasi

  Masalah yang menyangkut dengan bidang keuangan dan administrasi mencakup masalah anggaran dinas air minum, penerimaan, pengeluaran, posisikeuangan dan nilai usaha, sistem tarif, dan tunggakan. Pada tahun 1989 PDAM mengalami kerugian dikarenakan banyak hal, seperti kebocoran pipa, manejemenperusahaan yang belum efektif dan efisien, banyak konsumen atau pemakai air yang Sejak tahun 1994 PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun memiliki pinjaman yang digunakan untuk pengembangan usaha perusahaan, namun dalamperjalannya hingga tahun 2000 PDAM belum mampu untuk memenuhi seluruh kewajiban pembayaran pinjaman yang telah jatuh tempo.

3.2.3. Kerja Sama dengan Pihak Luar

  Langkah-langkah yang ditempuh PDAM Tirta Lihou dalam usaha pengembangan administratif keuangan, peningkatan sarana dan prasarana, padadasarnya adalah untuk mempercepat proses pembangunan perusahaan khususnya dan untuk masyarakat Kabupaten Simalungun pada umumnya. Mengingat besarnya masalah yang dijumpai dan jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk pengembangan suatu perusahaan air minum di tingkat daerah, makasalah satu langkah yang diambil adalah melalui kerja sama dengan masyarakat dalam bentuk partisipasi.

3.2.4. Aktivitas Usaha PDAM Tirta Lihou

  Sedangkan bagi pihak perusahaan sendiri dapat mengambil keuntungan dari jumlah/pemakaian air oleh penduduk maka Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Simalungun, PDAM berupaya memberikan sarana air bersih yang kebanyakan berasal dari mata air, dan hanyabeberapa saja yang masih menggunakan sumur bor. Sumber air melalui pompanisasiSumber air ini adalah sumber air yang berasal dari mata air atau umbul yang dialirkan dengan menggunakan pompa dengan memakai tenagalistrik.

27 Wawancara dengan Yahmin Idris Purba, tanggal 12 November 2010 di Kantor PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun

  28 Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.16 tahun 2005, yang dimaksud dengan air baku adalah air yang dapat berasal dari sumber air permukaan, cekungan air tanah dan/atauair hujan yang memenuhi baku mutu tertentu sebagai air baku untuk air minum. Produksi air dan jumlah kehilangan airMengingat akan jumlah konsumen pemakai air yang dilayani oleh PDAM Tirta Lihou kian lama semakin meningkat jumlahnya yang dimulai sejak tahun 1987-30 Wawancara dengan Firman Simanjuntak SE, tanggal 12 November 2010 di Kantor PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun.

31 Wawancara dengan Linda Siallagan, tanggal 13 November 2010 di Kantor PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun

  Tingginya jumlah kehilangan air dikarenakan pipa transmisi/distribusi keropos, dan water meter pelanggan yang rusak. Adapun kenaikan tarif rata-rata pertahun berada di bawah 10 %, disebabkan tarif air minum PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun belum pernah disesuaikanmulai dari tahun 1998.

3.4. Permasalahan yang dihadapi PDAM

  Permasalahan PDAM di Simalungun cukup signifikan, seperti kesulitan keuangan, instalasi yang tua, manajemen pelayanan yang kurang berjalan denganbaik, dan SDM yang tidak memadai. Hal ini dapat mengakibatkan dampak yang panjang yaitu tunggakan rekening air semakin meningkat dan akhrinya menghambatperputaran uang yang seharusnya untuk membangun jaringan baru dan membayar utang.

BAB IV PERANAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA LIHOU TERHADAP KABUPATEN SIMALUNGUN Dari uraian mengenai Perusahaan Daerah Air Minum dapat diketahui peranan

  Di beberapa daerah di Indonesia fasilitas penyediaan air bersih masih kurang, baik itu disebabkan karena sumber air yang jauh daripemukiman, daerah yang belum memiliki sumber air, ataupun sumber air yang ada belum dikelola dengan baik, sehingga kapasitasnya belum terpenuhi dan kualitasnyabelum terjamin. Kebiasaan tradisional ini juga tergambar pada masyarakat di Simalungun yang seringmenggunakan sungai sebagai sumber air minum keluarga khususnya yang tinggal di daerah pedalaman yang jauh dari instalasi-instalasi air minum yang ada di pusat-pusatkecamatan.

4.1. Peranan PDAM terhadap Masyarakat Simalungun

  Dengan adanya PDAM di daerah Simalungun dapat dipastikan masyarakat bisa mendapat air bersih, karena air dari PDAM Tirta Lihou sumber airnya diambildari bukit-bukit yang ada di daerah Simalungun dan dari sumur bor ataupun pegunungan yang ada di sekitar daerah Simalungun. Dan bagi mereka yang mempunyai modal yang lumayan besar mendirikan perusahaan seperti pabrik tahu dan tempe, perusahaan air limun, pabrik es, dan perusahaan makanan ringan misalnya kupinggajah, kue kering dan lain sebagainya.

4.2. Peranan PDAM terhadap Perekonomian Daerah

  Secara umum diketahui bahwa tidak semua sumber keuangan yang berada di daerah sepenuhnya milik daerah tersebut melainkan ada kebijakan dari pemerintahpusat yang mengatur tentang pendapatan daerah dan pendapatan daerah untuk negara. Dengan adanyaUU tersebut daerah mempunyai dua sumber pendapatan yang berasal dari Negara dan pendapatannya sendiri yang dikelola oleh daerah sesuai dengan kondisinya.

32 Seperti yang dikatakan oleh Joeniarto SH dalam bukunya mengenai

33 Bagi pemerintah daerah di Simalungun, sumber pendapatan keuangan daerah juga berasal dari PDAM Tirta Lihou sebagai salah satu badan usaha milik daerah

  Digunakannya kartu kendali, untuk memonitor pemasangan jaringan ke pelanggan baru supaya tidak tejadi keterlambatan pemasangan, yang bisadimanfaatkan oleh oknum dari dalam perusahaan yang mengakibatkan perusahaan mederita kerugian dan hanya menguntungkan oknum tersebut. Transparasi Birokrasi untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik sebagai pegawai pemerintah dan pegawai daerah yang bertanggung jawab, makaseharusnya bagian operasional dalam PDAM dapat bergerak cepat sesuai dengan prosedur dan transparasi di dalam pengurusan dapat terjadi dan sarandapat lebih diperbaiki.

BAB V KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil

  Sehubungan dengan berkembangnya daerah Simalungun yang dilihat dari tingkat jumlah penduduknya dan perusahaan perkebunan, maka Belanda membangunbeberapa sarana dan prasarana air bersih untuk kebutuhan masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan air di beberapa daerah yang masih belummendapatkan air bersih maka dibangunlah perusahaan air minum yang kemudian dikenal dengan nama Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Simalungun yangtidak hanya mampu melayani kebutuhan masyarakat Simalungun saja tetapi mencakup ke semua wilayah Kabupaten di Simalungun.

DAFTAR PUSTAKA

  Siallagan, Linda, Peranan Manajemen dalam Meningkakan Kinerja Pegawai - PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun, Skripsi S-1, Pematangsiantar: Universitas Simalungun, 2008. Pemerintah Kabupaten Simalungun, Corporate Plan Perusahaan Daerah Air - Minum Tirta Lihou Kabupaten Simalungun, 2000.

77 Lampiran 1

BUPATI DIREKTUR UTAMA BADAN PENGAWAS DIREKTUR UMUMDIREKTUR TEKNIK

  Anggota : Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Daerah tingkat II Simalungun II Simalungun 4. Ketua pengganti : Sekretaris Wilayah Daerah tingkat II Simalungun 7.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Kabupaten Simalungun (1987-2000) Aktivitas Usaha PDAM Tirta Lihou Keadaan Penduduk Gambaran Umum Lokasi Penelitian Kerja Sama dengan Pihak Luar Keuangan dan Administrasi Struktur dan Sistem pengelolaan PDAM Tirta Lihou Kondisi Perusahaan Prinsip Pelayanan Air Bersih PDAM Latar Belakang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Kabupaten Simalungun (1987-2000) Letak Geografis Gambaran Umum Lokasi Penelitian Metode Penelitian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Kabupaten Simalungun (1987-2000) Permasalahan yang dihadapi PDAM Rumusan Masalah Tujuan dan Manfaat Penelitian Sejarah Berdirinya PDAM Tirta Lihou Sejarah Kabupaten Simalungun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Kabupaten Simalungun (1987-2000) Struktur Organisasi Struktur dan Sistem pengelolaan PDAM Tirta Lihou Struktur Sosial Budaya Masyarakat Simalungun Tinjauan Pustaka Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Kabupaten Simalungun (1987-2000) Perusahaan Daerah Air Minum Pdam Tirta Lihou Kabupaten Simalungun
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Liho..

Gratis

Feedback