Pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestai belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi SMA Negeri kota Tangerang Selatan

Gratis

2
18
102
2 years ago
Preview
Full text

PENGARUH MINAT MEMBACA BUKU SOSIOLOGI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SMA NEGERI 8 KOTA TANGERANG SELATAN

  PENGARUH MINAT MEMBACA BUKU SOSIOLOGI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SMA NEGERI 8 KOTA TANGERANG SELATANSKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk MemenuhiPersyaratan Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan (S.pd)        Oleh: TRI SUTAJI NIM: 105015000660 ABSTRAK Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam pembelajaran. Skripsi ini menganalisa dan memberikan penjelasan mengenai pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaransosiologi SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan.

JURUSAN ILMU PENDIDIKAN SOSIAL FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2010

  Skripsi ini menganalisa dan memberikan penjelasan mengenai pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaransosiologi SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan. Alat pengumpulan data yang digunakan untukmengetahui gaya belajar siswa berupa angket, sedangkan sumber informasi prestasi belajar diperoleh dari raport semester ganjil kelas XI IPS SMA Negeri 8 KotaTangerang Selatan.

KATA PENGANTAR

  Namun, dalam kapasitas penulis yang serba dlai’f dan dikepung dengan berbagai keterbatasan, skripsi ini rasanya sebuah pencapaian monumental yang membuat diri ini merasa besar, atau minimal membesarkan perasaan penulis dan mengobarkan bara semangat untuk memburupencapaian-pencapaian berikutnya yang dianggap besar oleh orang-orang besar. Terima kasih juga teruntuk Aa dan Teteh-tetehku Tak lupa, penulis juga menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada orang-orang yang telah menanam jasa dalam diri penulis, yang terhormat: 1.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan kualitas

  20 Tahun 2003 tentangSistem Pendidikan Nasional sebagai berikut: “Pendidikan nasioal berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalamrangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yangberiman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang 11 demokratis serta bertanggung jawab”. Selama penulis melaksanakan PPKT di SMA Negeri 8 Kota TangerangSelatan, nampak terlihat bahwa saat ini minat baca anak khususnya pada buku-buku pelajaran khususnya sosiologi sangat minim, ini dikarenakanmotivasi dan dorongan dari guru untuk mencanangkan pentingnya membaca, serta kurangnya inisiatif dari diri siswa untuk membaca.

TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA

B. Identifikasi, Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Identifikasi Masalah

  Siswa yang mempunyai minat baca yang tinggi terhadap buku sosiologi berpengaruh terhadap prestasi belajar sosiologi siswa. Pembatasan Masalah Untuk menghindari kesalahpahaman, maka penulis akan membatasi permasalahan dalam pembahasan penelitian agar memperjelas danmemberi arah yang tepat pada pembahasan pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologisiswa SMA Negeri 8 Kota Tangerang.

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Untuk mengetahui minat siswa dalam membaca buku pelajaran sosiologi di SMAN 8 Kota Tangerang Selatan. Untuk mengetahui besarnya tingkat kontribusi pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar siswa pada matapelajaran sosiologi di SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan.

BAB II LANDASAN TEORI A. Minat Membaca

1. Pengertian Minat Membaca

  Menurut Gray dan Rogers dalam buku Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan bahwa:“dengan membaca seseorang akan banyak mendapat keuntungan antara lain: Untuk mengisi waktu luang, mengetahui hal-hal yangaktual, mengetahui lingkungan, dapat memuaskan pribadi-pribadi, memenuhi tuntutan praktis dalam kehidupan sehari-hari,meningkatkan minat terhadap sesuatu lebih lanjut, memuaskan 11 tuntutan intelektual, memuaskan tuntutan spiritual, dan lain-lain”. Dari uraian tentang minat dan membaca di atas dapat disimpulkan bahwa minat membaca adalah kecenderungan hati dan jiwa terhadap suatuyang dapat dibaca yang dianggap penting dan berguna sehingga sesuatu itu diperlukan, diperhatikan, dan diingat terus-menerus yang kemudian diikutidengan perasaan senang.

2. Indikator Minat Membaca

  Perasaan Senang Seorang siswa yang berminat membaca buku sosiologi, maka ia harus senang terhadap buku sosoiologi tersebut, yaitu dengan senanghati mempelajari dan membaca ilmu yang berhubungan dengan hal tersebut, dan tidak ada sedikitpun perasaan terpaksa. Dalam hal ini, perhatian yang diberikanoleh siswa yang berminat terhadap membaca dapat diukur melalui prestasi siswa, perhatian dan sikap yang diberikan ketika membacaberlangsung, keaktifan dalam belajar di kelas dan lain-lain.

12 Depdikbud, Kamus Besar Bahasa Indonesia,(Jakarta: Balai Pustaka, 1998), Cet. 1, h

  Emosi Dalam MembacaEmosi adalah “reaksi yang kompleks yang mengandung aktivitas dengan derajat yang tinggi dan adanya perubahan dalam kejasmanian 14 serta berkaitan dengan perasaan yang kuat”. Dalam hal ini, siswa yang memiliki minat yang tinggi dalam membaca, siswa tersebut akanmeresapi makna yang terkandung dalam buku dan larut dalam isi bacaan.

3. Faktor Yang Mempengaruhi Minat

  Cukup banyak faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya minat terhadap sesuatu, dimana secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi13 dua yaitu bersumber dari dalam individu yang bersangkutan dan yang14 Alisuf Sabri, Psikologi Pendidikan, (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 2007), Cet. Minat untuk belajaratau menuntut ilmu pengetahuan timbul karena ingin mendapat penghargaan masyarakat, karena biasanya yang memiliki ilmupengetahuan cukup luas (orang pandai) mendapat kedudukan yang tinggi dan terpandang dalam masyarakat.

15 Abdul Rachman Shaleh dan Muhbib Abdul Wahab, Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam, (Jakarta: Kencana, 2004), h. 264-265

  LingkunganFaktor lingkungan luar (kondisi lingkungan) yang mendorong kelancaran atau kemacetan proses belajar mengajar, meliputi: 1) Lingkungan sekitar sekolah, seperti: keadaan lingkungan gedung sekolah, juga sistem pendidikan dan organisasi serta administrasisekolah.2) Lingkungan sekitar rumah siswa, seperti tetangga, fasilitas atau sarana umum, strata sosial masyarakat, situasi sosial masyarakat,situasi kultural, dan sebagainya. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi ada atau tidaknya sikap positif siswa terhadap yang dipelajarinya, yaitu kesesuaian antara minatdan bakatnya dan kesesuaian antara yang dipelajari dengan taraf inspirasi dan kemampuannya.

B. Prestasi Belajar

1. Pengertian Prestasi Belajar

  Istilah prestasi belajar kerap digunakan dalam pendidikan untuk mengungkapkan kondisi belajar peserta didik yang telah melalui prosespembelajaran dalam suatu masa tertentu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata prestasi mempunyai arti perolehan atau sesuatu yang diperoleh dari usaha, bekerja dan 17 sebagainya.

17 Depdikbud, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1998), Cet. 1, h

  Perubahan tersebut bisa berupa dari tidak tahu menjadi tahu, dan tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak dapat mengerjakansesuatu menjadi dapat mengerjakan sesuatu, dari memberikan respon yang salah atas stimulus-stimulus ke arah memberikan respon yang 19 benar”. Dari uraian di atas tentang prestasi dan belajar, dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang telah dicapai dalam suatu prosesaktivitas yang dapat membawa perubahan tingkah laku pada diri individu.

21 Thursan Hakim, Belajar Secara Efektif, (Jakarta: Pustaka Pembangunan Swadaya

  Prestasi belajar sebagai indikator kualitas dan kuantitas pengetahuan   yang telah dikuasai anak didik. Prestasi belajar sebagai indikator intern dan ekstern dari institusi pendidikan.

2. Indikator Prestasi Belajar

  Prestasi belajar siswa memiliki indikator-indikator tertentu, indikator yang dapat dijadikan tolak ukur dalam menyatakan bahwa proses belajarmengajar dapat dikatakan berhasil apabila daya serap terhadap materi pelajaran yang diajarkan mencapai prestasi tinggi, baik secara individuatau kelompok, dan perilaku yang digariskan dalam tujuan pengajaran atau tujuan instruksional khusus telah dicapai siswa, baik individu ataukelompok. Tujuan-tujuan pembelajaran yang dicapai siswa terdiri dari tiga kategori yaitu domain kognitif, afektif, dan psikomotorik.

22 Zainal Arifin, Evaluasi Intruksional Prinsip, Teknik, Prosedur, (Bandung: PT. Remaja

  Kemampuan mengingat (recall) konsep-konsep yang khusus dan yang umum, metode dan proses serta struktur.2) Comprehension (pamahaman) Kemampuan memahami tanpa mengetahui hubungan-hubungannya dengan yang lain, juga tanpa kemampuan mengaplikasikanpemahaman tersebut.3) Application (penerapan) Kemampuan menggunakan konsep-konsep abstrak pada objek- objek khusus dan konkrit. Konsep abstrak tersebut bisa berupa ide-ide umum, prosedur prinsip-prinsip teknis, atau teori yang harus diingiat dan diaplikasikan.4) Analysis (analisis) Kemampuan memahami dengan jelas hirarki ide-ide dalam suatu unit bahan atau membuat keterangan yang jelas tentang hubunganantara ide yang satu dengan ide yang lainnya.

3. Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

  Setiap siswa di sekolah dapat menunjukkan prestasi yang berbeda dengan siswa lainnya. Faktorinternal adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar, sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang ada di luar individu.

a. Faktor-faktor internal

  IntelegensiIntelegensi adalah kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasiyang baru dengan cepat dan efektif, mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif,mengetahui relasi dan mempelajari dengan cepat. MotifDalam proses belajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanyamempunyai motif untuk berfikir dan memusatkan perhatian, merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berhubunganatau menunjang belajar.

24 Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, (Jakarta: PT. Rineka

b. Faktor Eksternal

  Kondisi lingkungan keluarga yang sangat menentukan keberhasilan belajar seseorang diantaranya ialah adanya hubunganyang harmonis diantara sesama anggota keluarga, tersedianya tempat dan peralatan belajar yang cukup memadai, keadaan ekonomikeluarga yang cukup, suasana lingkungan keluarga yang cukup tenang, adanya perhatian yang besar dari orang tua terhadapperkembangan proses belajar dan pendidikan anak-anaknya. Adapun lingkungan atau tempat tertentu yang dapat menghambat keberhasilan belajar antara lain adalah tempat hiburantertentu yang banyak dikunjungi orang yang lebih mengutamakan kesenangan atau hura-hura seperti diskotik, bioskop, pusat-pusatperbelanjaan yang merangsang kecenderungan konsumerisme, dan tempat-tempat hiburan lainnya yang memungkinkan orang dapatmelakukan perbuatan maksiat seperti judi, mabuk-mabukan, penyalahgunaan zat atau obat.

C. Hakikat Pembelajaran Sosiologi

1. Pengertian Sosiologi

  Sosiologi merupakan refleksi dari keadaan masyarakat yang sedang berubah dan teori-teori yang sedang dihasilkannya merupakan hasil darikeadaan masyarakat itu sendiri. Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan- hubungan sosial antara oknum yang satu dengan yang lain, antara oknumdan golongan serta sifat dan perubahan dari lembaga-lembaga dan buah pikiran sosial yang berusaha mencapai sintesis antara ilmu jiwa sosial dan 25 Thursan Hakim, Belajar Secara Efektif, (Jakarta: Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara, 2000), h.

2. Tujuan, dan Ruang Lingkup Sosiologi

  22 tahun 2006 tentang standar isi, mata pelajaran sosiologi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuansebagai berikut: 1) Memahami konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, kelompok sosial, struktur sosial, lembaga sosial, perubahan sosial, dan konfliksampai dengan terciptanya integrasi sosial.2) Memahami berbagai peran sosial dalam kehidupan bernasyarakat3) menumbuhkan sikap, kesadaran dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. b.

D. Kerangka Berpikir

  Terdapat dua faktor yang mempengaruhi ada atau tidaknya sikap positif siswa terhadap yang dipelajarinya, yaitu kesesuaian antara minat danbakatnya dan kesesuaian antara yang dipelajari dengan taraf inspirasi dan kemampuannya. Secara umum dapat dikatakan bahwa makin sesuai dengan Oleh karena itu, antara minat dan prestasi belajar merupakan dua sisi yang saling berhubungan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya.

E. Hipotesis

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Yang dimaksud dengan metode penelitian adalah strategi umum yang

  Ha : terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar sosiologi. Ho : tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar sosiologi.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

C. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional

  Definisi Operasional Minat membaca yang digunakan sebagai acuan dalam penelitian ini adalah suatu aktivitas ataupun situasi terhadap obyek yang dianggappenting dan berguna, sehingga sesuatu itu diperlukan, diperhatikan, dan diingat terus menerus yang kemudian diikuti dengan perasaan senang. Prestasi belajar dalam penelitian ini adalah prestasi belajar pada mata pelajaran sosiologi khususnya kelas XI IPS SMA Negeri Kota TangerangSelatan yang terdiri dari tiga kelas.

D. Populasi dan Sampel

1. Populasi

  Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam suatu wilayah penelitian, 2 maka penelitiannya merupakan penelitian populasi”. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 8Tangerang Selatan yang terdiri dari 3 kelas yang berjumlah 100 siswa.

2 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: PT

2. Sampel

  3 Sampel adalah “sebagian atau wakil populasi yang diteliti”. Dalam teknik ini semua individu dalam populasi baik secara sendiri- sendiri atau bersama-sama diberi kesempatan yang sama untuk menjadi 4 anggota sampel”.

E. Teknik Pengumpulan Data

  Dalam penelitian ini angket diberikan kepada responden dengan tujuan untuk memperoleh data mengenai minat siswa dalam membacabuku sosiologi. Dalam penelitian ini peneliti menghimpun data berupa dokumen- dokumen sekolah dan data raport atau nilai tentang prestasi belajarsosiologi siswa kelas XI IPS semester I SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan.

F. Pengolahan Data dan Analisis Data

  EditingDalam pengolahan data, yang pertama dilakukan adalah editing dalam tahap ini dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan dankebenaran dalam pengisian angket sehingga terhindar dari kekeliruan atau kesalahan sehingga menghasilkan data yang akurat dan valid. Analisis MeanAnalisis ini digunakan untuk mengetahui besarnya mean (rata-rata) nilai angket minat membaca buku sosiologi dan prestasi belajar pada mata pelajaran sosiologi.

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Profil SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan

1. Sejarah Singkat Berdirinya SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan

  Akhirnya pada tahun 2006 niat masyarakatCireundeu dan sekitarnya untuk memiliki SMA Negeri akhirnya tercapai juga setelah berdirinya SMA Negeri 3 Ciputat pada tanggal 26 April 2006berdasarkan SK Bupati Tangerang Nomor 421/Kep.134-Huk/2006, dan sekarang telah berganti nama menjadi SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatanberdasarkan Perwal No.10 Tahun 2009. Secara geografis SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan berada diKecamatan Ciputat Timur yang langsung berbatasan dengan Kelurahan LebakBulus Kecamatan Cilandak Jakarta selatan dan Kelurahan Limo KecamatanCinere Kota Depok dan secara administratif penduduk/masyarakat Ciputat Timur adalah warga Kota Tangerang Selatan.

2. Visi, Misi dan Tujuan SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan

  Misi Sekolah 1) Menciptakan lulusan yang berakhlak mulia dan bertakwa kepada Tuhan YME.2) Menciptakan keunggulan dibidang bahasa, sains dan agama.3) Menciptakan lulusan yang menguasai sains dan teknologi. 5) Menciptakan lulusan yang siap ditampung di perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri.6) Menciptakan lulusan yang mandiri dan dapat diterima di masyarakat.

d. Tujuan Sekolah

Dalam jangka waktu 4 tahun ke depan tujuan yang diharapkan adalah:1) Terlaksananya etos kerja dan budaya belajar yang tinggi untuk menunjang tercapainya visi dan misi sekolah.2) Teciptanya kondisi sekolah yang ber-Wawasan Wiyatamandala dengan sekolah sebagai pusat budaya.3) Terwujudnya lingkungan sekolah yang kondusif sehingga menunjang terlaksananya kegiatan pembelajaran yang efektif danefisien.4) Terwujudnya kondisi ruang belajar dan sarana prasarana pembelajaran yang memadai.5) Terwujudnya akses dalam menjalin jaringan kerjasama (network) dengan berbagai pihak dalam mencapai benchmarking, differentiation dan value added sekolah. 6) Meningkatnya kemampuan sumber daya personil sekolah.7) Terlakasananya program kegiatan ekstra kurikuler secara mandiri dan rutin.8) Terwujudnya output peserta didik yang bermutu sesuai dengan tujuan pembangunan nasional dan dan visi misi SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan.  

3. Keadaan Guru SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan

  Tahun Pelajaran 2009 / 2010 SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan memiliki tenaga pengajar dan tenaga kependidikan yang bervariatif dilihat dari jenis kelamin, jabatanmaupun pendidikan seperti tabel berikut: 6 Dra. Kemajuan suatu sekolah tidak hanya di ukur dari segi fasilitas saja, namun yang menjadi tolok ukuradalah segi kuantitas dan kualitas siswa tersebut.

4. Keadaan Siswa SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan

  Keadaan siswa-siswi yang ada di SMA Negeri 8 Kota TangerangSelatan bervariatif, artinya sekolah tersebut memiliki beberapa kelas yang cukup, seperti terlihat pada tabel berikut : Tabel 5Keadaan siswa-siswi SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2009/2010 NO Kelas Jumlah Rombel Jumlah Siswa 1 X 5 189 2 XI IPA 2 81 3 XI IPS 3 100 4 XII IPA 2 80 5 XII IPS 3 124 Jumlah 15 574

5. Sarana dan Prasarana

  SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan memiliki sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar mulai dari ruang sekolahyang memadai maupun sarana lain seperi berikut: a. Ruang Ibadah Sumber Data: Dokumen SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan.

B. Hasil Uji Instrumen Penelitian

  Dan angket yang dibuat sebanyak 30 pertanyaan yang berkaitan dengan variabel(X) yaitu minat membaca buku sosiologi dan disebarkan kepada 45 responden yaitu kelas XI IPS SMA Negeri Kota Tangerang Selatan yang terdiri dari tigakelas yang diambil secara random. Sedangkan variabel (Y) yaitu prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi, penulis peroleh dari nilai raport sosiologi semester I siswakelas XI IPS yang terdiri dari tiga kelas.

D. Analisa Data

  SOAL JAWABAN FREKUENSI PERSENTASE 6 Sangat Setuju 25 55,55%Setuju 20 44,44%Kurang Setuju 0%Tidak Setuju 0% JUMLAH 45 100%Berdasarkan tabel 8 siswa yang menjawab sangat setuju sebesar 55,55%, dan setuju sebesar 44,44%, dan tidak ada yang menjawab kurang setuju dan tidak setuju, ini menunjukkan bahwa siswa selain membacabuku paket sosiologi mereka juga membaca buku yang lain dan mereka melakukannya dengan senang hati. SOAL JAWABAN FREKUENSI PERSENTASE 12 Sangat Setuju 2 4,44%Setuju 16 35,55%Kurang Setuju 27 60%Tidak Setuju 0% JUMLAH 45 100%Berdasarkan tabel 29 bahwa responden yang menjawab sangat setuju sebesar 4,44%, setuju 35,55%, kurang setuju 60%, dan tidak setuju 0%, ini   Berdasarkan tabel 30 responden yang menjawab sangat setuju sebesar 2,22%, setuju 64,44%, kurang setuju 33,33%, dan tidak setuju 0%,ini menunjukkan bahwa siswa terlarut dalam isi bacaan yang ada dalam buku sosiologi.

2. Analisis Korelasi Variabel X (Minat Membaca Buku Sosiologi) dan

  Sebelum diberikan interpretasi data, terlebih dahulu dikemukakan kembali hipotesa penelitian, yaitu:Ha (Hipotesa Alternatif) : Adanya korelasi positif yang signifikan antara pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar sosiologi. Minat membaca buku sosiologiNilai rata-rata mengenai minat membaca buku sosiologi adalah 81, sedangkan nilai tertinggi adalah 91 dan nilai terendah adalah 70.

3. Korelasi antara minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran sosiologi

  Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa korelasi antara variabel X (minat membaca bukusosiologi) dengan variabel Y (prestasi belajar pada mata pelajaran sosiologi) terdapat korelasi yang tergolong sedang atau cukup. Sedangkan untuk mengetahui kontribusi (sumbangan) yang diberikan variabel X terhadap variabel Y digunakan rumus koefisiendeterminan sebagai berikut: 2 KD = r x 100 %  2 = (0,513) x 100%= 0,263169 x 100% = 26,3169%= 26,31% Dari perhitungan diperoleh hasil KD sebesar 26,31% maka dapat diketahui minat membaca buku sosiologi dalam mempengaruhi prestasibelajar sosiologi adalah sebesar 26,31%.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dari pengaruh minat

  Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan pada bab IVtentang pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran sosiologi siswa SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan,maka dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut: 1. Terdapat korelasi yang sedang atau cukup antara minat membaca buku sosiologi terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran sosiologi siswa.

B. Saran

  Penelitian mengenai “Pengaruh Minat Membaca Buku SosiologiTerhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan” menunjukkan hubungan yang terkait antara minat membaca buku terhadap prestasi belajar yang dimiliki oleh siswa khususnyapada mata pelajaran sosiologi, dan asumsi saya menyatakan bahwa minat membaca merupakan kunci sukses peserta didik untuk berprestasi. Orang tua hendaknya mengawasi dan membina anak-anaknya ketika berada di rumah dan lingkungan khususnya dalam hal peningkatan minatbaca anak, usahakan orang tua memberikan arahan kepada siswa bahwa dengan membaca dapat meningkatkan wawasan pengetahuan siswa.

DAFTAR PUSTAKA

  Saya membaca buku bukan hanya buku paket sosiologi saja tetapi buku yang lain juga saya lakukan dengan senang hati:a. Ketika saya membaca buku sosiologi saya terlarut dalam isi bacaan yang ada di dalam buku:a.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

minat belajar siswa terhadap mata pelajaran pendidikan agama islam di SMA darul ulum
0
9
95
Pengaruh minat membaca buku sosiologi terhadap prestai belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi SMA Negeri kota Tangerang Selatan
2
18
102
Pengaruh kreativitas mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa (studi kasus di SMP 2 kota Tangerang Selatan
1
24
77
Pengaruh sumber belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMP bakti Mulya 400 Pondok Pinang Jakarta Selatan
0
4
89
Pengaruh penggunaan media audio video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu
0
6
161
Pengaruh strategi spiritual teaching terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI (Al-Islam) SMP Muhammadiyah Parakan Tangerang Selatan
15
71
104
Pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di MTS al-Mursyiyyah Pamulang
1
24
67
Pengaruh media video terhadap hasil belajar siswa SMA pada konsep gerak lurus: kuasi eksperimen di SMA Negeri 6 Tangerang Selatan
0
7
273
Pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Fatahillah Pondok Pinang Jakarta Selatan
0
3
16
Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan metode advokasi di MTs Yaspina Rempoa Tangerang Selatan
0
7
243
Penerapan variasi stimulus untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi pokok bahasan pendapatan nasional kelas X di SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan
0
8
187
Penggunaan media pembelajaran flipchart dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di MA Nurul Falah Pagedangan
0
14
165
Hubungan minat belajar mahasiswa terhadap hasil belajar pada mata kuliah sosiologi
3
11
125
Hubungan kecerdasan emosional dengan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi di kelas X SMA Darussalam Ciputat Tangerang Selatan
16
120
101
Pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran bahasa dan sastra indonesia pada siswa kelas IX MTS Izzatul Islam Tajurhalang, Bogor Tahun ajaran 2014/2015
0
9
112
Show more