HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP MASA PENSIUN DENGAN PERILAKU MENABUNG PADA PEKERJA USIA DEWASA AWAL

Gratis

1
15
78
2 years ago
Preview
Full text

HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP MASA PENSIUN DENGAN PERILAKU MENABUNG PADA PEKERJA USIA DEWASA AWAL SKRIPSI

  Judul Skripsi : Hubungan persepsi terhadap masa pensiun dengan perilaku menabung pada pekerja usia dewasa awal 2. Waktu Penelitian : 7 – 20 Januari 2016 Skripsi ini telah diuji oleh dewan penguji pada tanggal 30 April 2016Dewan Penguji Ketua Penguji : Zakarija Achmat, S.

2. Ni’matuzahroh S.Psi., M.Si ( )

  Psi ( ) Pembimbing 1Pembimbing 2 Zakarija Achmat, S. Psi Malang, 30 April 2016 Mengesahkan,Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang Dra.

SURAT PERNYATAAN

Yang bertandatangan dibawah ini : Nama : Nurul WahidahNim : 201210230311009 Fakultas /Jurusan : PsikologiPerguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang Menyatakan bahwa skripsi/karya ilmiah yang berjudul :Hubungan Persepsi terhadap Masa Pensiun dengan Perilaku Menabung Pada Pekerja Usia Dewasa Awal 1. Adalah bukan karya orang lain baik sebagian maupun keseluruhan kecuali dalam bentuk kutipan yang digunakan dalam naskah ini dan telah disebutkan sumbernya

2. Hasil tulisan karya ilmiah/skripsi dari penelitian yang saya lakukan merupakan Hak bebas Royalti non eksklusif, apabila digunakan sebagai sumber pustaka

  Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia mendapat sanksi sesuai denganundang-undang yang berlaku Malang, 30 April 2016Mengetahui Ketua Program Studi Yang Menyatakan Yuni Nurhamida, S. Psi., M.

KATA PENGANTAR

  Hal ini diperkuat oleh temuan Ajiboye (2011) bahwa selama tiga dekade terakhir, kondisi hidup orang tua di Nigeria telah memburuk akibat penurunan dari kekuatan ekonomi,perubahan struktur keluarga dan peran, terutama pada perawatan anggota yang lebih tua dari keluarga dekat dan tidak berkelanjutan dari program pensiun dan ketidakmampuanpemerintah untuk memenuhi perannya diharapkan dalam perawatan dan dukungan dari orang tua di negara ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Nuraini (2013), bahwa dalam menghadapi masa pensiun bukan merupakan hal yang mudah dan seringkali dianggap sebagai ancamanterhadap kehidupan seseorang di masa yang akan datang sehingga dapat menimbulkan kecemasan bagi yang menjalaninya.

4. Suku bunga Tingginya suku bunga akan menjadi hadiah bagi meningkatnya perilaku menabung

  Persepsi Positif Penilaian individu terhadap suatu objek atau informasi dengan pandangan yang positifatau sesuai dengan yang diharapkan dari objek yang dipersepsikan atau dari aturan yang ada. Persepsi positif terhadap masa pensiun adalah penilaian individu terhadap masa pensiun dan segala hal perubahan yang akan mengikutinya dengan pandangan yang positif.

2. Setelah pensiun akan lebih banyak waktu dan kesempatan kebersamaan bagi keluarga

  Sedangkan Hurlock(dalam Jahja (2011) mengartikan masa dewasa adalah masa pencarian kemantapan dan masa reproduktif yaitu suatu masa yang penuh dengan masalah dan ketegangan emosional, periodeisolasi sosial, periode komitmen, dan masa ketergantungan, perubahan nilai-nilai, kreativitas dan penyesuaian diri pada pola hidup yang baru, yang berada pada kisaran usia 21 – 40 tahun. Apabila individu berada pada lingkungan dimana didalamnya merupakan orang- orang yang menjalani pensiun dengan hal-hal yang kurang menyenangkan, seperti harusmenjalani masa pensiun dengan keadaan fisik yang sakit karena usia yang juga semakian menua, ditambah dengan kesulitan keuangan, serta harus bergantung dengan anggotakeluarga lain.

20 Januari 16. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan Statistical

  Packages for Social Science (SPSS) versi 21.00. Analisa data yang digunakan dalampenelitian ini menggunakan teknik korelasi Product Moment untuk mengetahui hubungan dari kedua variabel yaitu persepsi terhadap masa pensiun dan perilaku menabung.

HASIL PENELITIAN

  Deskripsi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frekuensi PersentaseLaki – Laki 143 57.2 % Perempuan 107 42.8 % Total 250 100 % Berdasarkan tabel 2 dapat dilihat bahwa dari 250 subjek penelitian ini jumlah responden yangmemiliki jenis kelamin laki-laki sebanyak 143 orang (57.2%) dan responden yang memiliki jenis kelamin perempuan sebanyak 107 orang (42.8%). Identifikasi Skor Persepsi Terhadap Masa PensiunKategori Interval Frekuensi Persentase Persepsi Positif 37 – 92 247 98.8% Persepsi Negatif 93 - 1483 1.2% Total 250 100 % Berdasarkan norma skoring yang sudah ditentukan diawal pada tabel 5 untuk melihat persepsisubjek penelitian terhadap masa pensiun didapatkan hasil bahwa dari 250 subjek penelitian yang memiliki persepsi positif terhadap masa pensiun berjumlah 247 subjek atau sekitar98.8% dari keseluruhan subjek.

2 R r Sig. Keterangan Kategori

  Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan asumsi dasar peneliti yang mengatakan bahwa ketika munculnya persepsi negatif mengenai masa pensiun, maka akan menimbulkan kecemasankhususnya dalam hal finansial bagi para pekerja sehingga membuat mereka mengurangi kecemasan tersebut dengan berupaya melakukan tindakan preventif yaitu menabung lebihtinggi jauh sebelum memasuki masa pensiun agar ketika memasuki masa pensiun tidak akan mengalami permasalahan finansial. Survey sederhana juga dilakukan kepada pekerja swasta di Kota Balikpapan untuk mengetahui persepsi mereka mengenai masa pensiunnya nanti dan didapatkan data bahwamayoritas dari mereka saat ini mempersepsikan pensiun merupakan masa yang menyenangkan, karena dengan datangnya pensiun mereka dapat beristirahat dari bekerja,berkumpul lebih banyak dengan keluarga, serta dapat memulai untuk berwirausaha.

SKALA TRY OUT PERILAKU MENABUNG

  Saya menabung secara teratur untuk masa depan SS S TS STS 2. Untuk menghemat, saya berencana untuk mengurangi SS S TS STS pengeluaran saya 7.

ANALISIS SKALA PERSEPSI TERHADAP MASA PENSIUN

  Masapensiun merupakan masa yang penuh dengan perubahan dan yang paling mendasar yaitu perubahan pada ketiga hal tersebut, sehingga hal tersebut membawa pengaruhterhadap persepsi individu mengenai masa pensiunnya. Pengertian Persepsi terhadap Masa PensiunPersepsi terhadap masa pensiun adalah proses individu dalam memberikan arti maupun gambaran tentang masa pensiun yang di pengaruhi oleh faktor internalindividu (kemampuan berfikir, keadaan psikologis) dan faktor eksternal (pengalaman orang lain, lingkungan) sehingga tercipta pandangan terhadap masa pensiun baikberupa persepsi yang positif maupun negatif.

G. Blueprint

Item TotalNo Aspek Objek Persepsi Item Fav Unfav

1 Kognitif Keadaan Fisik 5, 8, 2, 25, 33, 6, 0, 29, 3

  (2012) aspek yang mempengaruhi perilaku menabung antara lain : persepsi terhadap kebutuhan masa depan, keputusan menabung dantindakan penghematan. (2012) menabung merupakan proses tidak menghabiskan uang saat ini untuk digunakan di masa depan dengan berbagaimotif dan tujuan yang melatarbelakanginya.

3 Tindakan penghematan - 2, , 4, 6

  Kesibukan saya ketika pensiun akan saya habiskan di rumah nanti akan saya isi dengan sakit karena kondisi fisikmengerjakan berbagai yang mulai sakit-sakitan.pekerjaan rumah. Fisik yang mulai lemah ketika pensiun nanti saya ketika pensiun nantidapat terhindar dari berbagai membuat saya minder untuk penyakit.

2 Keadaan Finansial

  Perubahan kondisi keuangan ketika pensiun nantimerupakan sesuatu yang sangat saya khawatirkan. Kekhawatiran saya nanti ketika pensiun adalah sayatidak memiliki bawahan lagi seperti pada saat ini.

3 Keadaan Sosial

  Dukungan dari anggota keluarga justru akan membuatkehidupan saya pada masa pensiun nanti akan semakinmudah saya jalani. Dengan datangnya pensiun saya memiliki waktu lebihbanyak untuk berkumpul dengan anggota keluarga.kesulitan untuk menjalin silaturahmi lagi dengan rekankerja saat ini ketika pensiun.

ITEM FAVORABLE UNFAVORABLE

  MalangDengan hormat, Dalam rangka penyelesaian tugas akhir, saya adalah Nurul Wahidah mahasiswaFakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang akan mengadakan penelitian untuk memenuhi salah satu persyaratan wajib dalam menyelesaikan program sarjana. Perlu diketahui bahwa dalam pengisian skala ini hanya digunakan untuk kepentingan penelitian ilmiah dan tidak digunakan untuk maksud tertentu.

3. Apabila anda ingin mengganti jawaban, maka berilah tanda (=) pada jawaban yang pertama dan berilah tanda centang (X) pada jawaban yang baru

  34 L Menikah 4 3 4 4 4 3 4 2 28 21 Lukman Saleh 28 L Menikah 3 1 3 3 3 3 3 4 23 22 Jamil 34 L Menikah 3 3 3 3 3 3 3 3 24 23 Muchlis 30 L Menikah 4 3 3 3 4 4 3 3 27 24 Suhariyadi 28 L Menikah 3 3 3 3 4 2 3 4 25 25 Jumansyah 31 L Menikah 3 3 3 3 3 3 3 4 25 26 Sutaryati 27 Yhoga Prasetya 35 Aan Marjianto 23 L Belum Menikah 3 3 3 3 3 3 3 4 25 28 Bambang Irawan 29 L Belum Menikah 3 3 3 3 3 3 3 4 25 29 M. 40 L Menikah 3 3 4 4 4 3 3 3 27 23 L Belum Menikah 3 3 3 3 3 3 3 3 24 69 Aulia Istiqomah 62 Udin 28 L Menikah 4 3 3 3 3 3 3 3 25 63 Ilham 30 L Menikah 4 3 3 3 3 3 3 3 25 64 Winov 28 L Menikah 3 4 3 4 4 3 3 3 27 65 Mustajab Arif 23 L Menikah 3 3 3 3 3 3 3 3 24 66 Fitri Febriyanti 20 P Belum Menikah 3 3 3 3 3 4 3 3 25 67 Kadariana 26 P Belum Menikah 4 3 4 4 3 4 3 3 28 68 Alya F.

Dokumen baru

Download (78 Halaman)
Gratis