OPTIMASI SEDIAAN KRIM SERBUK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN BASIS VANISHING CREAM

 52  236  22  2017-02-15 11:59:31 Report infringing document

  

SKRIPSI

ASRI VERNI NINGSIH

OPTIMASI SEDIAAN KRIM SERBUK DAUN

KELOR ( Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI

ANTIOKSIDAN DENGAN BASIS

  VANISHING

CREAM

PROGRAM STUDI FARMASI

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2014

  LembarPengesahan

OPTIMASI SEDIAAN KRIM ANTIOKSIDAN SERBUK

DAUN KELOR ( Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI

ANTIOKSIDAN DENGAN BASIS

VANISHING CREAM SKRIPSI

  

Telah diuji dan dipertahankan didepan tim penguji

pada tanggal 13 Agustus 2014

Oleh:

ASRI VERNI NINGSIH

  

NIM: 201010410311157

Tim Penguji Penguji I Penguji II Dra. Esti hendradi M.Si., Apt., Ph.d Dra. Uswatun Chasanah, M.Kes., Apt. Penguji III Penguji IV Drs. Achmad Inoni., Apt. Arina Swastika Maulita., S.Farm., Apt.

  LembarPengesahan

OPTIMASI SEDIAAN KRIM ANTIOKSIDAN SERBUK

DAUN KELOR ( Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI

ANTIOKSIDAN DENGAN BASIS

VANISHING CREAM SKRIPSI

  

Dibuat untuk memenuhi syarat mencapaigelar Sarjana Farmasi pada Program

Studi Farmasi Fakultas ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Malang

2014

  

Oleh:

ASRI VERNI NINGSIH

NIM: 201010410311157

Disetujui Oleh:

   Pembimbing I Pembimbing II

Dra. Esti hendradi M.Si., Apt., Ph.d Dra. Uswatun Chasanah, M.Kes., Apt.

NIP. 19571114198703200 NIP UMM.144.0704.000443

  Puji syukur Alhamdulilah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayat serta karuniaNya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Optimasi Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Sebagai Antioksidan dengan Basis Vanishing Cream

  ” untuk memenuhi salah satu persyaratan akademik dalam menyelesaikan program Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

  Dalam proses penyusunan skripsi ini penulis tidak terlepas dari berbagai pihak yang memberikan bimbingan, bantuan serta doa sehingga penulis dapat menyelesaikan dengan baik. Untuk itu penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar

  • – besarnya kepada : 1.

  Kedua orang tua saya, bapak H. Sri Yadi dan mama Hj. Aisyah Gasim yang dengan penuh kasih sayang, ketulusan dan kesabaran selalu memberikan sepenuhnya semangat, nasihat, dukungan moral dan materi, serta yang paling utama adalah doa yang berlimpah sehingga saya dapat menjalani studi farmasi dengan baik dan menyelesaikan skripsi ini dengan lancar.

  2. Ibu Dra. Esti Hendradi M.Si., Apt., Ph.d selaku dosen pembimbing I dan Ibu Dra. Uswatun Chasanah, M.Kes, Apt. selaku dosen pembimbng II yang selalu memberikan arahan dengan penuh semangat dan kesabaran, membimbing dan meluangkan waktu serta memberikan motivasi kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi dengan baik.

  3. Bapak Drs. H Achmad Inoni, Apt., dan Ibu Arina Swastika Maulita, S.Farm, Apt., selaku tim penguji yang memberikan dorongan, saran, kritik yang membangun serta nasihat untuk skripsi yang telah dikerjakan kepada penulis.

  4. Bapak Yoyok Bekti P., M.Kep, Sp.Kom. selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang, yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti program sarjana.

  5. Ibu Sovia Aprina Basuki selaku Kepala Laboratorium Sediaan Farmasetika dan Laboratorium Kimia Terpadu, yang telah memberikan izin dan kesempatan kepada penulis untuk melakukan penelitian.

  6. Ibu Siti rofida S.Si., Apt., M.Far. sebagai Dosen Wali yang telah memberikan asuhan akademik, bimbingan moral dan nasihat selama menjalankan studi.

  7. Seluruh staf pengajar Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan ilmu pengetahuan sehingga penulis menyelesaikan pendidikan sarjana dengan lancar.

  8. Mas Ferdi dan Mbak Bunga selaku laboran yang membantu dan mendampingi penulis dalam penelitian.

  Adik – adik saya Dwi sumarni, Hisbullah Naufal Yadi, Fatahillah Catur Priyadi dan Dida Hafizah Asmarabiah yang menjadi penyemangat.

  10. Kakak K. Sagho Ari yang selalu memberikan motivasi, dorongan dan menjadi penyemangat dalam menyelesaikan penelitian dan penulisan skripsi.

  11. Rya bebek dan Reza Grazia sebagai sahabat terbaik selama masa perkuliahan, Laily Ami Sulistio Rini (Jack) dan Evy Mulyana Sari yang menjadi teman seperjuangan dalam penelitian dan penyelesaian skripsi ini.

  12. Ophy ester, Ursula dan teman – teman kos bendungan wlingi 17 yang telah membantu dan memberikan dukungan.

  13. Teman – teman angkatan 2010 khususnya kelas farmasi C atas persahabatan selama dibangku perkuliahan.

  14. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu- persatu, terima kasih atas bantuan, dukungan, semangat dan doa yang telah diberikan dalam penyelesaian skripsi ini. Akhir kata, semoga Allah S.W.T membalas kebaikan Bapak, Ibu dan saudara sekalian. Semoga skripsi ini dapat memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang kefarmasian bagi kita semua.

  Malang, Juli 2014 Asri Verni Ningsih

RINGKASAN

  Kelor (Moringa oleifera Lam) merupakan salah satu tanaman yang saat ini mulai dikembangkan sebagai bahan dasar kosmetika. Daun kelor mempunyai kandungan antioksidan alami yaitu zeatin sebagai belum diketahui masyarakat sehingga dibutuhkan suatu inovasi untuk menciptakan sediaan dari daun kelor yang memaksimalkan fungsi dari kandungannya. Iklim Indonesia yang tropis dan meningkatnya polusi membuat masyarakat membutuhkan proteksi lebih untuk kulit agar mengurangi kecepatan proses penuaan, maka dibutuhkan jenis kosmetika yaitu antioksidan topikal yang dapat menambah antioksidan alami pada kulit sehingga dapat meredam radikal bebas. Sediaan antioksidan topikal yang paling aseptabel dan efektif adalah krim karena terpenetrasi cepat ke kulit karena terdapat fase minyak yang berfungsi untuk menahan penguapan air dari sediaan dan dari kulit sehingga kulit tetap lembab dan dan dipilih dalam basis vanishing

  cream karena lebih mudah dioleskan, diratakan dan dibersihkan.

  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi yang dapat memberikan karakteristik fisik dan kimia (pH, viskositas dan daya sebar), aseptabilitas dan efektivitas antioksidan yang terkandung dalam sediaan krim serbuk daun kelor dengan kadar 10%, 15% dan 20% serta menentukan kadar berapakah penggunaan serbuk daun kelor yang dapat memberikan karakteristik fisik, kimia, aseptabilitas dan efektivitas antioksidan yang terbaik terhadap sediaan dalam basis vanishing

  cream.

  Pada penelitan ini dibuat sediaan dengan 3 macam formula dengan bahan pembuatan basis yaitu asam stearate 4,5%, TEA 1,5%, cera alba 1%, vaselin album 30%, Tween 80 2,05%, Span 20 7,5%, propilenglikol 15%, Gliserin 10%, nipagin 0,2%, nipasol 0,4% dan aquades sampai 100%. Setelah basis terbentuk ditimbang masing

  • – masing 180g, 170g dan 160g dan ditambah serbuk daun kelor formula I(20g), II (30g) dan III (40g). Evaluasi sediaan meliputi tipe emulsi, organoleptis, pH, daya sebar, viskositas, aseptabilitas dan efektivitas antioksidan.

  Tahap awal dilakukan uji tipe emulsi dengan metode pengenceran dan dengan metode pewarnaan menggunakan methylene blue dan Sudan III. Hasil uji ketiga formula menunjukkan bahwa krim serbuk daun kelor termasuk dalam tipe krim m/a. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan organoleptis, didapatkan bahwa sediaan ketiga formula memiliki tekstur yang lembut, berbau khas daun dan berwarna hijau. Pada pemeriksaan pH menunjukkan pH FI (5,90 ± 0,06) > FII (5,61 ± 0,03) > FIII (5,59 ± 0,02). Hasil analisis statistic dengan One-Way Anova diperoleh F hitung (79,191) > f tabel (5,143). Kemudian untuk mengetahui perbedaan tiap formula dilakukan uji HSD didapatkan FI > (FII = FIII).

  Berdasarkan uji daya sebar sediaan krim dari masing

  • – masing formula dapat diketahui bahwa pada FI (0,006±0,002) mempunyai harga daya sebar yang paling besar dibandingkan FII (0,003±0,001) dan FIII (0,004±0,002). Hasil statistik dengan One-Way Anova didapatkan harga F hitung (3,831) < F tabel (5,143) yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna pada daya sebar.

  Berdasarkan pemeriksaan viskositas didapatkan hasil FI (163,33±11,55), FII (173,33±5,77) dan FIII (196,67±11,55). Hasil statistik dengan One-Way

  

Anova didapatkan F hitung (6,333) > F tabel (5,143). Hasil uji HSD, (FI=FII) <

(FII=FIII).

  Dari hasil evaluasi uji antioksidan diperoleh nilai antioksidan serbuk daun kelor sebesar 123,76 µg/ml yang menunjukkan bahwa efektivitasnya lebih besar dari pada krim serbuk daun kelor dengan nilai efektivitas FI (352 µg/ml), FII (266,70 µg/ml) dan FIII (251,45 µ g/ml). Namun dapat dilihat bahwa dengan penambahan kadar serbuk daun kelor maka efektivitas antioksidan semakin meningkat.

  Berdasarkan karakteristik fisik, kimia dan aseptabilitas dari ketiga formula, FI merupakan formula yang terbaik karena memberikan karakteristik fisik dan aseptabilitas yang baik terhadap sediaan krim serbuk daun kelor (Moringa oleifera Lam.) tetapi dari uji efektivitas antioksidan FIII merupakan yang tebaik karena mempunyai nilai efektivitas antioksidan yang paling tinggi dibandingkan dengan FI dan FII.

  

ABSTRACT

OPTIMIZATION MORINGA LEAF POWDER CREAM

PREPARATION (Moringa oleifera Lam.) AS AN

ANTIOXIDANT IN A VANISHING CREAM BASE

ASRI VERNI NINGSIH Moringa leaf powder containing zeatin which act as natural antioxidants

  Indonesia's tropical climate and environmental pollution are increasing, making the public require more protection is needed for the skin type of cosmetics that topical antioxidants. The most effective and aseptabel preparation is cream because it is easily penetrated into the skin and takes into account the value of antioxidant wich is in preparation.

  This research was to determine the levels of moringa leaf powder (10%, 15% and 20%) gives the physical characteristics, aseptability and the effectiveness of the antioxidant is the best in the vanishing cream formula. Evaluation includes type of emulsion, dispersive power, viscosity and effectiveness of antioxidant value.

  Organoleptic Examination result for all formula has a soft texture, smells of specific leaf, the colour is green. Statistical analysis by One-way Anova found that there were significant differences for the evaluation of pH, viscosity, but to spread the power and value of the antioxidant there is no differences. The avaluate aseptability, the moringa leaf powder at 10%is the assessment criteria acceptability among the tree formulas.

  Based on physical characteristics (pH, power spread and viscosity) and the aseptability of the tree formulas, the moringa leaf powder at 10% is the best because it gives the physical characteristics and acceptability were good. For the antioxidant value, the moringa leaf powder at 20% has the highest value.

  Keyword: Moringa leaf powder, antioxidant cream, Antioxidant.

  

ABSTRAK

OPTIMASI SEDIAAN KRIM SERBUK DAUN KELOR

( Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN

BASIS

VANISHING CREAM ASRI VERNI NINGSIH

  Serbuk daun kelor mengandung zeatin yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Iklim Indonesia yang tropis dan meningkatnya polusi membuat masyarakat membutuhkan proteksi lebih dengan jenis komosmetika berupa antioksidan topikal. Sediaan yang paling aseptabel dan efektif adalah krim karena mudah masuk kedalam kulit dan dapat mengoptimalkan efek antioksidan dari sediaan.

  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pada kadar berapa (10%, 15% dan 20%) serbuk daun kelor yang dapat memberikan karakteristik fisik, aseptabilitas dan efektivitas antioksidan yang terbaik dalam sediaan krim. Evaluasi meliputi evaluasi tipe emulsi, daya sebar, viskositas dan efektivitas antioksidan.

  Hasil pemeriksaan organoleptis semua formula memiliki tekstur lembut, bau khas daun dan berwarna hijau. Analisis statistik menggunakan One-Way Anova menemukan bahwa terdapat perbedaan bermakna untuk evaluasi pH dan viskositas dan tidak ada perbedaan bermakna pada daya sebar dan efektivitas antioksidan. Pada evaluasi aseptabilitas, serbuk daun kelor kadar 10% mempunyai kriteria yang terbaik dari ketiga formula.

  Berdasarkan karakteristik fisik (pH, viskositas dan dayaa sebar) dan aseptabilitas semua formula, serbuk daun kelor 10% adalah yang terbaik karena memberikan karakteristik dan aseptabilitas yang baik. Untuk nilai antioksidan, serbuk daun kelor pada kadar 20% memiliki nilai tertinggi.

  Kata kunci : Serbuk daun kelor, krim antioksidan, antioksidan.

DAFTAR ISI

  2.1.4 Morfologi Tanaman Kelor ......................................................6

  2.3.1 Struktur Kulit...........................................................................17

  2.3 Kulit ...................................................................................................17

  2.2.4 Mekanisme Kerja Antioksidan ................................................15

  2.2.3 Pemakaian Antioksidan ...........................................................14

  2.2.2 Bahaya Radikal Bebas .............................................................13

  2.2.1 Definisi Antioksidan ...............................................................12

  2.2 Antioksidan ....................................................................................12

  2.16. CaraPembuatanSerbukDaunKelor ..........................................12

  2.1.5 Kandungan Kimia tanaman Kelor ...........................................9

  Halaman HALAMAN JUDUL ..........................................................................................i HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................ii KATA PENGANTAR ........................................................................................iv RINGKASAN .....................................................................................................vi ABSTRAK ..........................................................................................................vii DAFTAR ISI .......................................................................................................x DAFTAR GAMBAR ..........................................................................................xiii DAFTAR TABEL ..............................................................................................xv DAFTAR LAMPIRAN ......................................................................................xiv

  BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................1

  2.1.2 Klasfikasi Tanaman Kelor .......................................................6

  2.1.1 Sejarah Tanaman Kelor ...........................................................5

  2.1 Tanaman Kelor ..................................................................................5

  BAB II TINJAUAN PUSTAKA .........................................................................5

  1.5 Manfaat Penelitian .............................................................................4

  1.4 Hipotesis Penelitian ...........................................................................4

  1.3 Tujuan Penelitian ..............................................................................3

  1.2 Rumusan Masalah .............................................................................3

  1.1 Latar Belakang ..................................................................................1

  2.1.3 Deskripsi Umum Tanaman Kelor ...........................................6

  2.3.2 Fungsi Kulit .............................................................................19

  4.6.2 Formula Krim Serbuk Daun Kelor ..........................................34

  5.2 HasilPemeriksaanTipeEmulsiSediaan ..............................................42

  5.1 HasilPemeriksaanOrganoleptisSerbukDaunKelor (Moringaoleifera Lam.) ...................................................................42

  BAB V HASIL PENELITIAN ...........................................................................42

  50 ......................................................................41

  4.8.2 Perhitungan IC

  4.8.2 Perhitungan Persentase Inhibisi ..............................................41

  4.8.1 Data Absorbansi .....................................................................40

  4.8 Analisis Data ....................................................................................40

  4.7.4 Evaluasi Uji Antioksidan ........................................................37

  4.7.3Evaluasi Aseptabilitas Sediaan.................................................36

  4.7.2 Evaluasi Fisik Sediaan ............................................................35

  4.7.1 Evaluasi Tipe Emulsi ..............................................................35

  4.7 Evaluasi Sediaan ..............................................................................35

  4.6.1 Formula Basis Vanishing Cream ............................................33

  2.4 Krim ..................................................................................................19

  4.6 Rancangan Formula..........................................................................33

  4.5 Metode Kerja ....................................................................................32

  4.4 Alat ....................................................................................................31

  4.3 Bahan ................................................................................................31

  4.2.2 Waktu Penelitian .....................................................................31

  4.2.1 Tempat Penelitian ....................................................................31

  4.2 Waktu dan Tempat Penelitian ..........................................................31

  4.1 Rancangan Penelitian .......................................................................31

  BAB III KERANGKA KONSEPTUAL .............................................................29

  2.6 Evaluasi Sediaa Semisolida ...............................................................26

  2.5 Formulasi Basis .................................................................................22

  2.4.2 Vanishing Cream .....................................................................21

  2.4.1 Definisi dan Tipe Krim ...........................................................19

  5.3 HasilUjiKarakteristikFisikdan Kimia Sediaan .................................44

  5.3.1 HasilPemeriksaanOrganoleptisSediaanKrimSerbuk DaunKelor (Moringaoleifera Lam.) .......................................44

  5.3.2 HasilPengukuran pH Sediaan ..................................................45

  5.3.3 HasilPengukuranDayaSebarSediaan .......................................46

  5.3.4 HasilPengukuranViskositasSediaan ........................................48

  5.4HasilPengamatanAseptabilitasSediaan ..............................................49

  5.5HasilEvaluasiUjiEfektivitasAntioksidanSediaan ...............................52 Kelor ........................................................................................52

  5.5.2 Hasil Evaluasi Uji Evektiviitas Antioksidan Krim Serbuk Daun Kelor ..............................................................................52

  5.5.3 Hasil Evaluasi Uji Evektiviitas Antioksidan Vitamin C (Kontrol Positif) ......................................................................54

  BAB VI PEMBAHASAN ...................................................................................55 BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN ...........................................................61 DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................63

  

DAFTAR GAMBAR

  Gambar Halaman

  2.1 Akar Kelor .....................................................................................................7

  2.2 Batang Kelor .................................................................................................7

  2.3 Daun Kelor ....................................................................................................8

  2.4 Bunga Kelor ..................................................................................................8

  2.5 Buah Kelor ....................................................................................................9

  2.7 Cara PembuatanSerbukDaunKelor ...............................................................12

  2.8 Proses Masuknya Radikal Bebas kedalam Tubuh ........................................13

  2.9 Mekanisme Kerja Antioksidan ......................................................................16

  2.10 Struktur Kimia Zeatin .................................................................................17

  2.11 Struktur Kulit ..............................................................................................18

  2.12 Reaksi Penangkapan Radikal Oleh DPPH ..................................................28

  3.1 Bagan Kerangka Konseptual .........................................................................30

  4.1 Skema Kerja ..................................................................................................32

  4.2 Skema Pembuatan Basis Vanishing Cream ..................................................34

  4.3 Cara Pembuatan Larutan DPPH 40 µg/ml ....................................................37

  4.4 Cara Pembuatan Larutan Blanko ..................................................................38

  4.5 Cara Pembuatan larutan Uji Serbuk Daun Kelor ..........................................39

  4.6 Cara Pembuatan Larutahn Kontrol Positif ....................................................40

  5.1 Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ...............................................42

  5.2 Hasil Pewarnaan methylene blue Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) berturut

  • – turut pada kadar 10% (FI), 15% (FII) dan 20% (FIII) .....................................................................................43

  5.3 Hasil Pengamatan Mikroskop Pewarnaan Sudan III Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) berturut

  • – turut pada kadar 10% (FI), 15% (FII) dan 20% (FIII).................................................................... 44

  5.4 Histogram harga pH Formula I, II, dan III Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.). Data Merupakan Rerata Dari Tiga Kali Replikasi ± SD ............................................................................................46

  5.5 Histogram Harga Daya Sebar Formula I, II, dan III Sediaan Krim Serbuk

  Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.). Data Merupakan Rerata Dari Tiga Kali Replikasi ± SD .....................................................................................48

  5.6 Histogram Harga Viskositas Formula I, II, dan III Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.). Data Merupakan Rerata Dari Tiga Kali Replikasi ± SD .....................................................................................49

  5.7 Histogram Harga Persentase Nilai Kemudahan dioleskan Formula I, II, dan III Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ...........50 Dan III Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringaoleifera Lam.) ...........51

  5.9 Histogram Harga Persentase Nilai Kemudahan dicuci Formula I, II, dan

  III Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ..................51

  5.10 Histogram Harga Nilai IC Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.)

  50 Replikasi 1, 2 dan 3 .....................................................................................52

  5.11 Histogram Harga Nilai IC

  50 Formula I (1), Formula II (2) dan Formula

  III (3) Sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.). Data Merupakan Rerata dari tiga Kali Replikasi .............................53

  5.12 Histogram Harga NilaiIC

  50 Vitamin C Replikasi 1, 2 dan 3 ........................54

  

DAFTAR TABEL

  Tabel Halaman

  II.1 Kandungan Nutrisi Daun Kelor ....................................................................10

  II.2 Kandungan Protein, Lemak, Vitamin dan Mineral Daun Kelor ...................11

  II.3 Kandungan Asam Amino Daun Kelor .........................................................11

  II.4 Spesifikasi Sediaan yang diinginkan ............................................................27

  IV.2 Formula Krim Serbuk Daun Kelor .............................................................34

  V.1 Hasil Pemeriksaan Tipe Emulsi Sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ..........................................................43

  V.2 Hasil Pengamatan Organoleptis Sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ..........................................................44

  V.3 Hasil Pengukuran pH sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ..............................................................................45

  V.4 Hasil Pengukuran Daya Sebar Sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ..........................................................47

  V.5 Hasil Pengukuran Viskositas Sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ..........................................................48

  V.6 Perbandingan Parameter Aseptabilitas Sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringaoleifera Lam.) ...............................................50

  V.7 Hasil Pengujian Nilai Efektivitas Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ..............................................................................52

  V.8 Hasil Pengujian Nilai Efektivitas Antioksidan Krim Serbuk Daun Kelor (Moring aoleifera Lam.) ..............................................................................53

  V.9 Hasil Pengujian Nilai Efektivitas Antioksidan Vitamin C ...........................54

  

DAFTAR LAMPIRAN

  Lampiran Halaman

  1 Daftar Riwayat Hidup ......................................................................................65

  2 Surat Pernyataan...............................................................................................66

  3 Cara Pembuatan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) .......................68

  4. Data Pengukuran Penyebaran Sediaan Krim Antioksidan Serbuk Daun

  5 Form Informed Consent Untuk Uji Aseptabilitas ............................................75

  6 Prosedur Uji Aseptabilitas................................................................................76

  7 Hasil Pengamatan Aseptabilitas Sediaaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) .....................................................................................78

  8 Data Pengukuran Nilai Efektivitas Antioksidan (IC

  50 ) Serbuk Daun Kelor

  (Moringa oleifera Lam.) .................................................................................81

  9 Data Pengukuran Nilai Efektivitas Antioksidan (IC

  50 ) Vitamin C (Kontrol

  Positif) ............................................................................................................82

  10 Data Pengukuran Nilai Efektivitas Antioksidan (IC

  50 ) Sediaan Krim

  Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) .....................................................83

  11 Hasil Uji Statistik Pengukuran pH Sediaan KrimSerbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) .................................................................................85

  12 Hasil Uji Statistik Pengukuran Daya Sebar Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ......................................................................86

  13 Hasil Uji Statistik Pengukuran Viskositas Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ......................................................................88

  14 Hasil Uji Statistik Pengukuran Efektivitas Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) ......................................................................90

  15 Hasil Uji Statistik Pengukuran Efektivitas Antioksidan Vitamin C (Kontrol Positif) ..................................................................................................96

  16 Hasil Uji Statistik Pengukuran Efektivitas Antioksidan Sediaan Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.)

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait
Tags

OPTIMASI SEDIAAN KRIM SERBUK DAUN KELOR (Mori..

Gratis

Feedback