Perancangan sistem informasi penjuala ndan pembelian pada Sinar Kencana Meubel

Gratis

0
12
130
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam era globalisasi sekarang ini, perkembangan teknologi semakin pesat

  Komputer adalah salah satu sarana terpenting bagi perusahaan dimana kita dapat mengolah dan mengakses data yang diperlukandengan cepat dan tepat sehingga perusahaan dapat memanfaatkan waktu secara Untuk meningkatkan kinerja suatu perusahaan adalah dengan cara membangun sistem yang dapat menghasilkan suatu informasi yang tepat, relevan,dan terkontrol dengan baik. Hal ini terlihat pada kecenderungan orang atau suatu badan usaha untuk selalu menggunakan komputer dalam segala aktifitas kegiatanusahanya terutama dalam hal pengolahan data atau informasi dan pengambilan keputusan akan lebih efektif dan efisien , apalagi jika dilengkapi sistem informasidalam penyajian informasi yang berjalan dengan waktu relatif cepat dan akurat.

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah 1. Identifikasi Masalah

  Proses pengolahan data barang, mulai dari data penjualan dan pembelian masih dilakukan secara manual serta pencatatan data barangbelum tersimpan di dalam database sehingga menyulitkan dalam melakukan pencarian data barang dan stock barang. Pencarian data masih manual sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan data yang dicari.

1.2.2. Rumusan Masalah

  Bagaimana sistem pembelian dan penjualan yang sedang berjalan pada Sinar Kencana Meubel. Bagaimana perancangan Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian pada Sinar Kencana Meubel sehingga diharapkan dapat memenuhikebutuhan.

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian

  Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun Sistem InformasiPenjualan dan Pembelian Barang pada Sinar Kencana Meubel dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan untuk mempermudah prosespengolahan data dan pembuatan laporan. Untuk melakukan Implementasi dari perancangan Sistem InformasiPenjualan dan Pembelian Barang pada Sinar Kencana Meubel sehingga dapat berjalan dengan baik.

1.4. Kegunaan Penelitian

  Kegunaan dari penelitian ini bagi penulis adalah untuk menerapkan ilmu dan pengembangan pengetahuan yang didapat selama dibangku kuliah. Denganpenyusunan proposal pengajuan skripsi ini diharapkan timbul suatu motivasi untuk meningkatkan kemampuan penguasaan disiplin ilmu yang ditekunidalam bidang komputer dan dalam pembuatan aplikasi, untuk menambah pengetahuan dan pengalaman dalam ruang lingkup dunia kerja yangsesungguhnya.

1.4.1. Kegunaan Akademis

  Bagi penulis sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan ilmu SistemInformasi yang telah di dapat selama di bangku kuliah. Kegunaan Praktis Bagi perusahaan, sistem Informasi penjualan dan pembelian barang ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Sinar Kencana Meubelsehingga akan lebih mudah dalam melakukan pengolahan data.

1.5. Batasan Masalah

  Sistem informasi yang dirancang meliputi proses pengolahan transaksi penjualan, pemesanan barang, dan pembelian barang dari supplier padaSinar Kencana Meubel. Tidak membahas tentang retur barang yang rusak atau cacat dari konsumen.

1.6. Lokasi dan Waktu Penelitian

  Lokasi penelitian yang dilakukan penulis adalah di Sinar Kencana Meubel, yang beralamat di Jalan Raya Ujung Berung No. Sedangkan waktu penelitian eyang dilakukan penulis pada bulan Maret 2013.

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Sistem 2.1.1. Pegertian Sistem Sistem menurut Abdul Kadir (2003:54), bahwa sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan. Sistem menurut Tata Sutabri (2012:10) secara sederhana, sistem dapat

  Menurut Tata Sutabri (2012:17), terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu menekankan pada prosedurnya dan yangmenekankan pada komponen atau elemennya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang salingberhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

2.1.2. Klasifikasi Sistem

  Menurut Tata Sutabri (2012:22) Sistem merupakan suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen lain karena sistem memiliki sasaranyang berbeda untuk setiap kasus yang terjadi yang ada di dalam sistem tersebut. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik Sistem Abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik, misalnya sistem telogi, yaitu sistem yang berupapemikiran hubungan antara manusia dan Tuhan.

2.1.3. Karakteristik Sistem

  Batas Sistem (Boundary)Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Pengolah Sistem (Process)Proses merupakan kumpulan prosedur yang akan memanipulasi input yang kemudian akan disimpan dalam bagian basis data dan seterusnya akan diolahmenjadi suatu output yang akan digunakan oleh si penerima.

2.2. Konsep Dasar Informasi

  Menurut Davis (1999), informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilankeputusan saat ini atau saat mendatang. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data Dari pengertian diatas, maka penulis menyimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari proses pengolahan data yang mempunyai nilai bagi seseorangatau sekelompok orang yang menerima dan menggunakan informasi tersebut.

2.2.1. Fungsi dan Siklus Informasi

  Informasi yang disampaikan kepada pemakai mungkin merupakan hasil data yang sudah diolahmenjadi sebuah Keputusan. Data yang diolah melaui suatu model menjadiinformasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan yang berarti menghasilkan suatu tindakanyang lain yang akan membuat sejumlah data kembali.

2.2.2. Kualitas Informasi

  Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapatmerubah atau merusak informasi tersebut. Tepat Waktu (timely basis)Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat, informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi, karena informasi merupakanlandasan didalam pengambilan keputusan.

2.3. Konsep Dasar Sistem Informasi

  Menurut Abdul Kadir (2003 : 11), Sistem Informasi adalah kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang di rancang untuk mentransformasikandata ke dalam bentuk informasi yang berguna. Menurut Tata Sutabri (2012:46), Sistem Informasi adalah sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian,mendukung operasi bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.3.1. Komponen Sistem Informasi

  b) Blok Model (Model Block)Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengancara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. c) Blok Keluaran (Output Block)Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemenserta semua pemakai sistem.

2.3.2. Perencanaan Sistem Informasi

  Perencanaan Sistem Informasi adalah suatu proses menentukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan, tahap inimenyangkut mengkonfigurasikan dari komponen-komponan perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem sehingga setelah instalasi dari sistem akanbenar-benar memuaskan rancang bangun yang telah ditetapkan pada akhir analisis sistem. Pada desain sistem ada dua kegiatan penting, yaitu kegiatan menentukanbagaimana sistem akan dikembangkan dan kegiatan yang lain adalah kegiatan mengkonfigurasikan perangkat lunak dan perangkat keras untuk mendapatkanpemecahan masalah yang maksimal.

2.4. Pengertian Sistem Penjualan, Barang, dan Pembelian Barang

  Sistem Penjualan adalah serangkaian kegiatan mulai dari diterimanya order penjualan sampai mencatat timbulnya tagihan/piutang dagang. Barang adalahobjek dalam sistem jual beli.

2.4.1. Pengertian Sistem Informasi Penjualan

  Dikutkip dari http://id.shvoong.com/ business management/ marketing/ 2309872 pengertian sistem penjualan/ #ixzz2VehDpbZ9/ 20 April 2013, SistemInformasi penjualan adalah sub system informasi bisnis yang mencakup kumpulan prosedur yang melaksanakan, mencatat, mengkalkulasi, membuat dokumen daninformasi penjualan untuk keperluan manajemen dan bagian lain yang berkepentingan, mulai dari diterimanya order penjualan sampai mencatattimbulnya tagihan/piutang dagang. Pengertian Barang Dikutip dari http://www.anneahira.com/pengertian-barang-dan-jasa.htm 20 April 2013, Barang didefinisikan sebagai suatu produk fisik (berwujud, tangible) yang dapat diberikan pada seorang pembeli dan melibatkan perpindahankepemilikan dari penjual ke pelanggan, kebalikan dengan suatu jasa (tak berwujud, intangible).

2.5. Arsitektur Jaringan

  Menurut Abdul Kadir (2003 : 346) Jaringan komputer adalah hubungan dua buah simpul (umumnya berupa komputer) atau lebih yang tujuan utamanyaadalah untuk melakukan pertukaran data. Dalam prakteknya, jaringan komputer memungkinkan untuk melakukan berbagi perangkat lunak, perangkat keras, dan bahkan berbagai kekuatanpemrosesan.

2.5.1. Jenis-jenis Jaringan Menurut Letak Geografis

  LAN adalah jaringan kecepatan tinggi yang secara geografi mencakup area yangrelative sempit atau jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuahgedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi. WAN adalah jaringan komunikasi data yang secara geografi mencakup area yang sangat luas, lingkup regional/ nasional/ global, dan sering menggunakanfasilitas transmisi umum seperti telepon dan juga biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contohkeseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada diNegara-negara lain.

2.5.2. Topologi Jaringan

  Setiap computer yang mengirimkan apa yang diterimanya, ring adalah jaringan yang aktif. c) Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikitperalatan saja yang terhubung.

2.6. Unified Modeling Language (UML)

  UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blueprint, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa programyang spesifik, skema database, dan komponen UML adalah sebuah bahasa standar untuk pengembangan sebuahsoftware yang dapat menyampaikan bagaimana membuat danmembentuk model-model,tetapi tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya dibuat yang merupakan salah satu prosesimplementasi pengembangan software. Diagram Statechart berfokus pada obyekyang dalam suatu proses (atau proses menjadi suatu obyek), diagram Activity berfokus pada aktifitas-aktifitas yang terjadi yang terkait dalam suatu prosestunggal.

2.9. Perangkat Lunak Pendukung

  Perangkat lunak adalah sekumpulan intruksi yang di berikan untuk mengendalikan perangkat keras computer. Berikut ini adalah perangkat lunakpendukung yang digunakan oleh penulis.

2.9.1. Java

  Bytecode ini dapat dijalankan disemua computer yang telah dilengkapi dengan program JavaInterpreter dan Java Virtual Machine. Bahasa ini juga mendukung koneksi ke database, menyediakan sarana untuk membuat aplikasi berbasis Windows, dan juga dapatdipakai untuk pemrograman jaringan.

2.9.2. Netbeans

  NetBeans merupakan sebuah proyek kode terbuka yang sukses dengan pengguna yang sangat luas, komunitas yang terus tumbuh, dan memiliki hampir100 mitra dan terus bertambah. Tersedia juga NetBeans Platform, sebuah fondasi yang modular dan dapat diperluas yang dapat digunakan sebagai perangkat lunak dasar untuk membuataplikasi desktop yang besar.

2.9.3. XAMPP

  Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasayang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General PublicLicense dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.

2.9.4. MySQL

  MenurutMenurut Kadir (2008:2), “MySQL adalah sebuah software open source yang digunakan untuk membuat sebuah database .” MySQL adalah sebuah server database open source yang terkenal yang digunakan berbagai aplikasiterutama untuk server atau membuat WEB. Mysql berfungsi sebagai SQL(Structured Query Language) yang dimiliki sendiri dan sudah diperluas olehMysql umumnya digunakan bersamaan dengan PHP untuk membuat aplikasi server yang dinamis dan powerfull.

2.9.5. PhpMyAdmin

  Dikutip dari http://www.pradhana.net/tag/pengertian-phpmyadmin/ 20 April pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL melalui Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web). phpMyAdmin mendukungberbagai operasi MySQL, diantaranya (mengelola basis data, tabel-tabel, bidang(fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users), perijinan (permissions), dan lain-lain).

2.9.6. IReport

  Sedangkanserver adalah sistem atau proses yang menyediakan data atau layanan yang di Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dankomponen server. Komponen klien tersebut akan menyiapkan data yangdimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesinserver, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server.

2.11. Star UML

  Tujuan dari proyek StarUML adalah untuk membangun sebuah alat pemodelan perangkat lunak dan juga platform yang Star UML mendukung UML (Unified Modeling Language). Berdasarkan pada UML version 1.4 dan dilengkapi 11 macam diagram yang berbeda,selanjutnya mendukung notasi UML 2.0 dan juga mendukung pendekatan MDA(Model DrivenArchitecture) dengan dukungan konsep UML.

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Dalam penelitian ini, penulis menjelaskan tentang sejarah Sinar Kencana Meubel, visi dan misi Sinar Kencana Meubel, struktur organisasi dan deskripsi tugas semua bagian dalam organisasi

3.1.1. Sejarah Singkat Sinar Kencana Meubel

  KuswaraBuntaram atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ko Apuk yang membuka tokonya di Jalan Raya Ujung Berung No. Sampai sekarang Sinar Kencana Meubel mejadi salah satu pilihan toko meubel bagi konsumen untuk memenuhi kebutuhan kosumen dengankomitmen yang sampai sekarang masih di pertahankan, yaitu menjaga kualitas produk dan mengutamakan kepuasan konsumen.

3.1.2. Visi dan Misi Sinar Kencana Meubel Visi dari Sinar Kencana Meubel :

  Struktur Organisasi Sinar Kencana Meubel Struktur organisasi adalah kerangka pembagian tanggung jawab fungsional kepada unit-unit organisasi yang dibentuk guna terciptanya sistem kerja kolektifyang harmonis dan dimanis serta terciptanya efektivitas dan efisiensi kerja yang maksimal. Adapun struktur organisasi yang terdapat pada Sinar Kencana Meubel dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Pemilik Bag.

3.1.4. Deskripsi Tugas

  Adapun deskripsi mengenai tugas, wewenang dan tanggung jawab padaSinar Kencana Meubel adalah sebagai berikut: 1. Pemilik Pemilik berfungsi dan bertugas sebagai edukator, manajer dan supervisor, pemimpin / leader, innovator dan motivator.

5. Pelayan

  Melayani dan mendampingi kosumen yang akan membeli barang dengan baik. penjualan dan bag.

3.2. Metode Penelitian

  Metode penelitian merupakan cara penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data agar mencapai tujuan tertentu. Menurut Sugiyono (2009:3) Metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

3.2.1. Desain Penelitian

  Penelitian deskriptif dapat dilakukan pada saat ini atau dalamkurun waktu yang singkat, tetapi dapat pula dilakukan dalam waktu yang cukup panjang. Penelitian yang berlangsung saat ini disebut penelitian deskriptif,sedangkan penelitian yang dilakukan dalam kurun waktu yang panjang disebut penelitian longitudinal.

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data

  Jenis dan metode pengumpulan data digunakan penulis untuk mendapatkan data sebagai bahan kajian dalam penelitian ini dengan tujuan Menurut Guritno, Suryo et al (2011) metode pengumpulan data ialah teknik atau cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkandata. Metode (cara atau teknik) menunjuk suatu kata yang abstrak dan tidak diwujudkan dalam benda, tetapi hanya dapat diperlihatkan penggunaannyamelalui angket, wawancara, pengamatan ujian, dokumentasi, dan lainnya.

3.2.2.1. Sumber Data Primer

  D (2011:50) “Data primer merupakan sumber- sumber dasar yang merupakan bukti atau saksi utama dari kejadian yang laluData primer adalah data yang menggunakan metode penelitian lapangan (Field Research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mendatangi langsung tempat yang dijadikan objek penelitian. Penulis melakukan wawancara secara langsung dan terbuka kepada bagian-bagian yang terkait dengan penjualan dan pembelian di Sinar KencanaMeubel.

3.2.2.2. Sumber Data Sekunder

  Adapun data yang berasal dari sumber data sekunder diperoleh dengan teknik dokumentasi. Dalam hal ini, dokumen-dokumen yang diperoleh dianalisis sehingga diperoleh data-data yang sesuai untuk kegiatan pengembangan sistem.

3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem

Metode pendekatan dan pengembangan sistem digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan sistem sehingga sistem yang dihasilkan akan sesuaidengan yang diharapkan.

3.2.3.1. Metode Pendekatan Sistem

  Pendekatan berorientasi objek akan memandang sistem yang akan dikembangkan sebagai suatu kumpulan objek yang berkorespondensi denganobjek-objek dunia nyata. Menurut Dewi Agushinta R, dalam jurnal Seminar Ilmiah NasionalKomputer dan Sistem Intelijen (KOMMIT 2006) bahwa pemodelan berorientasi objek memiliki beberapa keuntungan, diantaranya : Metode pengembangan sistem sangat di butuhkan dalam perancangan sebuah sistem, karena sebelum memulai dalam pembuatan koding c.

3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem

  Seringterjadi seorang pelanggan hanya mendefinisikan secara umum apa yang dikehendakinya tanpa menyebutkan secara detail output apa saja yang dibutuhkan,pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Untuk mengatasi ketidakserasian antara pelanggan dan pengembang, maka harusdibutuhkan kerjasama yanga baik diantara keduanya sehingga pengembang akan mengetahui dengan benar apa yang diinginkan pelanggan dengan tidakmengesampingkan segi-segi teknis dan pelanggan akan mengetahui proses-proses dalam menyelesaikan sistem yang diinginkan.

5. Implementasi menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui sistem yang diharapkan

  Pengembang kadang-kadang menggunakan implementasi yang sembarangan. Tidak mencerminkan proses perancangan yang baik.

3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan

  Sesuai dengan metode pendekatan sistem yang digunakan yaitu metode berorientasi objek, maka penulis memakai pemodelan dengan notasi UML(Unified Modeling Language). Untuk mendapatkan banyak pandangan terhadap sistem informasi yang akan dibangun, UML menyediakan beberapa diagramvisual yang menunjukkan berbagai aspek dalam sistem.

a. Diagram Use Case

  Banyaknya diagram sequence yang harus digambar adalah sebanyak pendefinisian use case yang memiliki proses sendiri atau yangpenting semua use case yang telah didefinisikan interaksi jalannya pesan sudah dicakup pada diagram sequence sehingga semakin banyak use caseyang didefinisikan maka diagram sequence yang harus dibuat juga semakin banyak. Komponen dasar yang biasanya ada dalam suatu sistem adalah komponen user interface yang menangani tampilan, komponen business processing yang menangani fungsi-fungsi proses bisnis, komponen data yang menangani manipulasi data, dan komponen security yang menangani keamanan sistem.

3.2.4. Pengujian Software

  Metode pengujian adalah cara atau teknik untuk menguji perangkat lunak, mempunyai mekanisme untuk menentukan data uji yang dapat menguji perangkatlunak secara lengkap dan mempunyai kemungkinan tinggi untuk menemukan kesalahan. Dilihat dari objek, fungsi, dan kegunaannya, black box testing sangat cocok digunakan untuk menguji apakah program / perangkat lunak sudahberfungsi dengan benar dan sesuai dengan keinginan pengguna.

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 5.1. Implementasi Implementasi adalah proses penerapan rancangan program yang telah dibuat

  pada bab sebelumnya atau aplikasi dalam melaksanakan sistem informasi pemrograman yang telah dibuat, hasil dari tahapan implementasi ini adalah suatusistem pengolahan data yang sudah dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian dapat diketahui apakah perangkat lunak ini dapat menghasilkan sistem informasiakademik yang sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

5.1.1. Batasan Implementasi

  Perangkat lunak yang digunakan dalam pengimplementasian basis data ini adalah MySQL yang telah terkompilasi kedalam sebuah perangkat lunakbebas yaitu Xampp. Sistem ini dirancang hanya untuk pengolahan data penjualan dan pembelian barang pada Sinar Kencan Meubel yang meliputi : stok barang, pemesananbarang, pembelian barang, dan penjualan barang.

5.1.2. Implementasi Perangkat Lunak

  Halaman Pembelian BarangHalaman ini berfungsi untuk melihat data pemesanan yang belum di proses, mencari data pemesanan yang belum di proses, menghapus datapemesanan yang belum di proses dan memproses transaksi pembelian. Halaman Daftar SupplierHalaman ini berfungsi untuk mencari, melihat, menambah, edit dan menghapus data supplier yang hanya bisa di akses oleh Bag.

5.2.1. Rencana Pengujian Rencana pengujian yang akan dilakukan dengan menguji sistem

  Rencana pengujianselengkapnya terlihat pada tabel dibawah ini : Tabel 5.1 Rencana Pengujian Jenis Kelas Uji Detail Pengujian Pengujian Verifikasi data login user dengan memasukkan username dan Login UserBlack box password oleh pegawai. Proses pengisian data penjualan padaPengujian transaksi form transaksi penjualan sekaligus Black box penjualan barang proses simpan, tambah data dan cetak faktur.

5.2.2. Kasus dan Hasil Pengujian

Kasus dan hasil pengujian dibuat untuk mengetahui apakah SistemInformasi Penjualan dan Pembelian Pada Sinar Kencana Meubel ini dapat berjalan dengan baik atau tidak.

1. Kelas Uji Login User

  Data Masuk Yang diharapkan Pengamatan KesimpulanUser name : Password : Tabel 5.2 Pengujian Login User Kasus dan Hasil Uji (Data normal) Berikut ini adalah tabel pengujian memasukan beberapa data pemesanan ke database: Kelas Uji Pemesanan Barang atau Password[ √ ] Diterima[ ] Ditolak 2. User tidak dapat login jika salahUsername dan bebasTidak dapat Login dan Menampilkanpesan kesalahan bebas gudang Berikut ini adalah tabel pengujian login akun user untuk pengecekkan user yang telah terdaftar : Kasus dan Hasil Uji (Data salah) Data Masuk YangDiharapkan Pengamatan Kesimpulan [ √ ] Diterima[ ] Ditolak Dapat login dan masuk ke halamanutama Bag.

5. Kelas Uji Pengisian Data Supplier

Isi data karyawan Dapat masuk ke form isian dataKaryawan [ √ ] Diterima[ ] Ditolak Tidak dapat melanjutkanproses pengisian Isi data karyawan Tidak dapat menyimpan datakaryawan dan Kasus dan Hasil Uji (Data salah/Tidak Lengkap) Data Masuk YangDiharapkan Pengamatan Kesimpulan [ √ ] Diterima[ ] Ditolak Tombol simpan sesuai denganyang diharapkan Data karyawan tersimpan kedalam database Klik TombolSimpan [ √ ] Diterima[ ] Ditolak Pengisian data karyawan sesuaidengan yang diharapkan Kasus dan Hasil Uji (Data normal) Data MasukYang diharapkan Pengamatan Kesimpulan Isi data supplier Dapat masuk ke form isian datasupplier Kelas Uji Pengisian Data KaryawanKasus dan Hasil Uji (Data normal) Data Masuk [ √ ] Diterima[ ] Ditolak 6. Tidak dapat melanjutkanproses pengisian data supplier Isi data supplier Tidak dapat menyimpan datasupplier dan menampilkanpesan kesalahan Kasus dan Hasil Uji (Data salah/Tidak Lengkap) Data Masuk YangDiharapkan Pengamatan Kesimpulan [ √ ] Diterima[ ] Ditolak Tombol simpan sesuai denganyang diharapkan Data supplier tersimpan kedalam database Klik TombolSimpan [ √ ] Diterima[ ] Ditolak Pengisian data supplier sesuaidengan yang diharapkan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan

5.2.3. Kesimpulan Hasil Pengujian

  Berdasarkan hasil pengujian dengan kasus sample uji yang telah dilakukan memberikan kesimpulan bahwa perangkat lunak ini dapat digunakan dengan baik,namun pengujian tersebut dapat dikatakan belum sempurna, karena hanya dilakukan pada satu sisi pengujian. Dari semua yang telah dilakukan dalampengujian ini diharapkan dapat mewakili pengujian fungsi yang lain dalam program Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian ini.

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan sangat penting di dalam

  Penulismencoba untuk merubah analisis sistem yang ada saat ini menjadi lebih baik, sehingga kelebihan dan kekurangan dari sistem tersebut dapat diketahui dandiidentifikasikan, serta membandingkannya antara sistem yang lama dengan sistem yang baru. Analisis sistem digunakan untuk mengetahui informasi apa saja yang masuk dan keluar didalam Pemesanan, dan Penjualan barang di Sinar Kencana Meubel.

4.1.1. Analisis Prosedur Yang Berjalan

  Kegiatan analisis sistem adalah kegiatan untuk melihat sistem yang sudah berjalan, melihat bagian mana yang bagus dan tidak bagus, dan kemudianmendokumentasikan kebutuhan yang akan dipenuhi dalam sistem yang baru. Pencarian Barang Pada proses ini, konsumen akan melihat-lihat barang yang dipajang padaSinar Kencana Meubel dengan didampingi oleh salah satu pelayan dari toko hingga konsumen menemukan barang yang di carinya.

4.1.2. Use Case Diagram

  Adapun use case diagram yang berjalan saat ini pada Sinar Kencana Meubel adalah : 61 Gambar 4.1 Use Case Diagram Sistem Penjualan dan Pembelian yang Berjalan 4.1.3. Definisi Aktor dan Deskripsinya Aktor merupakan orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itusendiri.

4.1.4. Definisi Use Case dan Deskripsinya

  Use Case merupakan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit- unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor. Table 4.2 Definisi Use Case dan Deskripsinya No Use Case Deskripsi 1 Pencarian BarangMerupakan proses dimana konsumen mencari barang yang dibutuhkannya, kemudianmelakukan pembayran kepada bag.

4.1.5. Skenario Use Case

  Skenario use case mendeskripsikan aktor-aktor yang melakukan prosedur dalam sistem, serta menjelaskan respon yang ditanggapi oleh sistem tersebutterhadap prosedur yang dilakukan oleh aktor. Berikut adalah skenario use case yang berjalan saat ini di Sinar Kencana Meubel, yaitu : Table 4.3 Skenario Use Case Pencarian Barang yang Berjalan Identifikasi Nama Use Case Pencarian Barang Konsumen Aktor Bag.

4.1.6. Activity Diagram

  Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan Evaluasi terhadap sistem yang sedang berjalan dimaksudkan guna memperoleh solusi terbaik terhadap perubahan sistem, dan evaluasi ini dilakukansetelah tahap proses analisis terhadap sistem yang sedang berjalan. Diharapkan dengan dibangunnya sistemDalam pembuatan laporan informasi ini, dapat Bag.sering kali memakan waktu membantu dalam penjualan 2 yang lama karena harus pembuatan laporan dengan dan Bag.merekap data yang masih cepat, karena data gudangberbentuk arsip.

4.2. Perancangan Sistem

  Perancangan sistem dilakukan setelah tahap analisis sistem selesai mendapatkan gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan. Berdasarkanhasil analisis sistem pada bab sebelumnya, maka diusulkan perancangan sistem baru untuk mengatasi beberapa permasalahan yang ada di sistem sebelumnya.

4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem

  Gambaran Umum Sistem yang di Usulkan Sistem informasi yang diusulkan untuk sistem informasi penjualan ini memiliki beberapa keunggulan dan perbedaan dari sistem yang sedang berjalan. Pada sistem yang lama data-data penjualan dan stock barang hanya disimpan dalam bentuk arsip dan buku besar yang disusun pada sebuah lemari, sehinggamemerlukan waktu yang lama untuk mencari data-data penjualan maupun stock barang dan dalam melakukan proses lainnya.

4.2.3. Diagram Use Case Yang di Usulkan

  Diagram use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu. Adapun use case diagram sistem informasi penjualan yang di usulkan adalah sebagai berikut: 72System Pencarian Barang Bag.

4.2.3.1 Definisi Aktor Yang di Usulkan

  Aktor merupakan orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itusendiri. Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor yang di usulkan pada Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian Barang pada Sinar Kencana Meubel.

4.2.3.2 Definisi Use Case Yang di Usulkan

  Use Case merupakan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit- unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor. Berikut adalah deskripsi pendefinisian use case yang di usulkan pada Sistem Informasi Penjualan danPembelian Barang pada Sinar Kencana Meubel.

NO USE CASE DESKRIPSI

  Merupakan proses penjulan barang 2 Penjualan Barang kepada konsumen dimana yang mengelola proses ini adalah Bag. GudangMerupakan proses pembelian barang 4 Pembelian Barang kepada supplier dimana yang mengelola proses ini adalah Bag.

4.2.3.3 Skenario Use Case Yang di Usulkan

  Penjualan untuk masuk ke dalam sistem dan dapat mengakses sistem diantaranya untukmencari data stock barang. Validasi data login dengan data username dan password yang ada di database.

4.2.3.4 Diagram Activity Yang di Usulkan Diagram aktivity adalah cara lainnya untuk memodelkan aliran kejadian

  penjualan input data memeriksa datapenjualan penjualan tdk lengkapmenampilkan pesanlengkap simpan datake database cetak fakturcetak laporan penjualan Gambar 4.8 Activity Diagram Penjualan Barang yang di Usulkan 84Bag. penjualan input data memeriksa datapemesanan pemesanan tdk lengkapmenampilkan pesanlengkap simpan datake database cetak faktur Gambar 4.9 Activity Diagram Pemesanan Barang yang di Usulkan 85Bag.

4.2.4.1 Sequence Diagram

  Diagram Sekuen menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan message yang dikirimkan dan diterima 86 antar objek. Penjualan Form Login SI Penjualan Form Stock Barang 1 : buka aplikasi()2 : tampil form login() 3 : masukan username/password() 4 : validasi login() 5 : pesan login berhasil()6 : tampil halaman utama penjualan() 7 : buka menu stock barang() 8 : tampil form stock barang() 9 : masukan keyword() 10 : validasi keyword()11 : pesan data ditemukan() 12 : data barang() Gambar 4.11 Sequence Diagram Pencarian Barang 87 2.

4.2.4.2 Class Diagram

  Diagram kelas atau class diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Kelasmemiliki apa yang disebut atribut dan metode atau operasi.

4.2.4.3 Component Diagram

  Diagram komponen atau component diagram dibuat untuk menunjukkan organisasi dan ketergantungan di antara kumpulan komponen dalam sebuahsistem. Diagram komponen fokus pada komponen sistem yang dibutuhkan dan ada di dalam sistem.

4.2.4.4 Deployment Diagram

  Diagram deploymen atau deployment diagram menunjukkan konfigurasi komponen dalam proses eksekusi aplikasi. Berikut adalah diagram deploymenuntuk Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian pada Sinar Kencana Meubel.

4.2.5. Perancangan Antar Muka

Sub bab ini membahas mengenai struktur menu, perancangan input output, yang akan digunakan pada pembuatan Sistem Informasi Penjualan dan Pembelianpada Sinar Kencana Meubel.

4.2.5.1 Struktur Menu

  Struktur menu digunakan untuk memudahkan pemakai dan juga sebagai petunjuk dalam mengoperasikan sistem informasi penjualan dan pembelian ini,agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam memilih menu-menu yang diinginkan. Menu-menu tersebut akan tampil sesuai hak akses dari masing-masingbagian.

4.2.5.2 Perancangan Input

  Form Pemesanan BarangForm pemesanan barang berfungsi untuk menginputkan, menyimpan data pemesanan barang yang akan di proses pada form pembelian. Form Penjualan BarangForm penjualan barang berfungsi untuk menginputkan, meyimpan, dan mencetak data penjualan barang.

4.2.5.3 Perancangan Output

  Rancangan output adalah produk dari sistem informasi yang dihasilkan setelah input dilaksanakan. Dalam rancangan output, sistem informasi ini juga memanfaatkan file database mengandung data-data yang terbilang cukup banyak sehinggamembutuhkan tempat yang cukup luas untuk menggambarkan bagaimana sebenarnya rancangan output pada aplikasi yang akan dibuat.

4.2.6. Perancangan Arsitektur Jaringan

  Arsitektur jaringan yaitu untuk gambaran fisik sistem yang akan diterapkan pada komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan yangdihubungkan dengan menggunakan kabel-kabel jaringan. Topologi yang digunakan dalam pembangunan jaringan ini adalah menggunakan topologi star.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan dan penerapan

  sistem terhadap permasalahan yang ada dalam sistem informasi penjualan dan pembelian pada Sinar Kencana Meubel adalah sebagai berikut : 1. Membangun Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian yang dapat membantu pengolahan data sehingga dapat meminimalisir resikokehilangan dan keamanan data yang terjamin.

6.2. Saran

  Bagi peneliti yang hendak mengembangkan diharapkan dapat melakukan penyempurnaan terhadap proses pembelian maupun penjualan secarakredit. Bagi peneliti yang hendak mengembangkan diharapkan kedepannya dapat melakukan penyempurnaan sistem yaitu proses retur barang rusak.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengembangan sistem informasi pembelian barang (studi kasus PT.Tiara Royale pada Departemen Purchasing and Store Order)
1
8
275
Sistem informasi penjualan pembelian dan persediaan barang pada Toko Sinar Saluyu
1
10
1
Perancangan sistem informasi penjualan dan pembelian obat di Apotek Emulinda Bandung
3
20
152
Perancangan sistem informasi E-Learning berbasis website di SMK Kesehatan Bhakti Kencana Cimahi
0
7
27
Perancangan sistem informasi rekam medis pasien pada Aproderma Clinic
2
21
188
Perancangan sistem informasi perparkiran pada Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)
0
4
1
Perancangan sistem informasi penjualan berbasis e-commerce pada All-Age Merch
0
5
1
Perancangan sistem informasi penjualan dan pembelian suku cadang pada Bengkel Aqsha Motor
0
4
1
Perancangan sistem informasi akuntasi pembelian bahan pada PT.Maicih Inti Sinergis Bandung dengan menggunakan PHP dan MySQL berbasis web
0
4
1
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Dan pembelian Barang Pada Toko Almira Meubel Berbasis Internet
0
2
1
Perancangan sistem informasi penjuala ndan pembelian pada Sinar Kencana Meubel
0
12
130
Perancangan sistem informasi penjualan dan pembelian di PT.dua Berlian : laporan kerja praktek
4
29
37
Perancangan sistem informasi pembelian dan penjualan di Perusahaan Gede Jaya
0
4
51
Perancangan sistem informasi penjualan dan pembelian alat tulis kantor berbasis Java pada Hikmah Stationery Bandung
13
82
162
Perancangan sistem informasi e-commerce berbasis web pada blackshoes
0
25
170
Show more