Sistem informasi pelayanan pembuatan sertifikat tanah Kantor Pertanahan Kota Bandung : laporan kerja praktek

Gratis

6
61
52
2 years ago
Preview
Full text

RADEAWAN RIZKIA PUTRA 10909073 ARDY MARDIANA 10909074

  PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG2011 SISTEM INFORMASI PELAYANAN PEMBUATAN SERTIFIKAT TANAH DI KANTOR PERTANAHAN KOTA BANDUNG SISTEM INFORMASI PELAYANAN PEMBUATAN SERTIFIKAT TANAH DI KANTOR PERTANAHAN KOTA BANDUNGLaporan Kerja Praktek Diajukan untuk memenuhi syarat Mata Kuliah Kerja PraktekProgram Diplomat III Jurusan Manajemen Informatika Oleh :Dea Ramadhanisa Sukma NIM.10909070Radeawan Rizkia Putra NIM. 10909074 Bandung, 20 Oktober 2011 Pembimbing Jurusan, Pembimbing Lapangan, Wahyu Nurjaya WK, ST.

KATA PENGANTAR

  Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang dapat membangun untuk perbaikan serta penambahanpengetahuan bagi penulis khususnya, dan untuk pihak lain yang membutuhkan pada umumnya. Ibu dan Bapak, serta kakak dan adik-adik yang telah memberikan doa dan dukungan yang tidak ternilai.

DAFTAR PUSTAKA

Buku

1. Arifin Yusuf, Anlisa perancangan Sistem Informasi, 2007 2

  Yogiyanto, HM, Akt, MBA, Ph. D., “ANALISIS & DISAIN SISTEM INFORMASI: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis”, Edisi Kedua, Cetakan Pertama, Penerbit ANDI Yogyakarta, 1999.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Praktek Kerja Lapangan Sistem informasi merupakan salah satu sistem yang berpengaruh

  Saat ini Teknologi Informasi yang merupakan bagian dari IPTEK telah mengalami perkembangan yang signifikan, dimana hal itu telahmenjadi tren dan perusahaan-perusahaan mulai mencoba memanfaatkan atau memadukan teknologi informasi kedalam sistem informasidiperusahaannya dengan tujuan membuat sebuah sistem informasi perusahaan yang lebih baik dan efektif. Kurangnya efektifitas dan efisiensi (dalam memberikan informasi persyaratan yang harus dipenuhi pemohon dan perkiraan waktuyang dibutuhkan dalam melakukan pembuatan sertifikat, memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk menghasilkaninformasi tersebut karena sebelum menghasilkan informasi tersebut resepsionis menyerahkan data dan kebutuhan pemohonkepada bagian analis).

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah

1.2.1. Identifikasi Masalah

  Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan pada saat kerja praktek, maka diidentifikasikan masalah sebagai berikut : 1. Data yang belum terintegrasi menyebabkan adanya pencatatan data yang berulang.

1.2.2. Rumusan Masalah

  Bagaimana sistem informasi berkas masuk dalam pembuatan sertifikat tanah data yang lebih akurat pada KantorPertanahan Kota Bandung. Bagaimana Sistem Informasi pengolahan data dapat mempermudah pembuatan pembuatan sertifikat tanah.

4. Mencegah terjadinya kesalahan pada saat pencatatan laporan Data pemohon

1.3. Maksud Dan Tujuan Kerja Praktek Lapangan

Maksud dan tujuan Kerja Praktek yang kami laksanakan di KantorPertanahan Kota Bandung adalah sebagai berikut :

1.3.1 Maksud Kerja Praktek

Maksud dari penelitian yang dilakukan penulis adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Kerja Praktek selama satu bulan danuntuk meneliti suatu sistem informasi yang berjalan pada Kantor Pertanahan Kota Bandung dengan adanya tugas kerja praktek ini penulis mengetahui dan memahami sistem informasi dan pengalaman didalam dunia kerja serta memberikan banyakwawasan bagi penulis.

1.3.2. Tujuan Kerja Praktek Lapangan

  Memperluas wawasan kami terhadap jenis Tujuan dari Kerja Praktek yang dilakukan oleh penulis adalah : 1. Batasan Masalah Batasan masalah dalam pembuatan laporan berdasarkan dengan kerja praktek yang telah dilakukan yaitu: 1.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Pengertian Sistem

  Sistem berasal dari bahasa Latin ( systēma) dan bahasa Yunani ( sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapaibeberapa sasaran atau maksud, tujuan dan sasaran yang sama.

2.1.1. Elemen Sistem

  KontrolMerupakan pengawas dari pelaksanaan pencapaian tujuan sistem yang dapat berupa kontrol pemasukan data (input),kontrol keluaran data (output), kontrol pengoperasian, dll. MasukanMerupakan bagian dari sistem yang bertugas untuk menerima data masukan dimana data dapat berupa asal masukan,frekuensi pemasukan data, jenis pemasukan data, dll.

2.1.2. Karakteristik Sistem

  Keluaran (Output)Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkansistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

2.1.3. Klasifikasi Sistem

  Contoh: Sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi (bisnis dalam menghadapi persaingan pasar yang 4. Sistem Tertutup (Closed System)Sistem fisik dimana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungandi luar sistem tersebut. Sistem ini dapat digambarkan dalam cara-carasebagai berikut: b) Sistem Manusia c) Sistem Mesin Perancang sistem lebih banyak menggunakan metode“Relatively Closed dan Deterministic System”, karena sistem ini dalam pengerjaannya lebih mudah meramalkan hasil yang akandiperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi.

2.2. Pengertian Informasi

  M (2001 : 8) Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya danbermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari pengolahan satu atau beberapa data yang memberikanarti dan manfaat.

2.3. Pengertian Sistem Informasi

  M (2001 : 11) Sistem informasi merupakan suatu sistem dalam suatu organisasi untuk mempertemukankebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakanpihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Bila mengacu pada definisi sistem maka sistem informasi dapat definisikan sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiriatas komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.

2.4. Metode Pendekatan Sistem

  Alat Bantu Analisis a) Flow MapFlow Map adalah aliran data berbentuk dokumen atau formulir didalam suatu sistem informasi yang merupakansuatu aktivitas yang saling terkait dalam hubungannya dengan kebutuhan data dan informasi. d) Kamus DataKamus Data merupakan suatu kamus yang berfungsi untuk mendeskripsikan data dan aliran informasi yang ada padaData Flow Diagram, Kamus data yang digunakan dalam perancangan berisi data yang dipakai dalam pembuatanprogram aplikasi.

2.5. Pengertian Basis Data

  Menurut Nugroho yang tertuang dalam bukunya yang berjudul( Konsep Pengembangan Sistem Basis Data ) menyebutkan bahwa definisi dari basis data adalah Kumpulan berorganisasi dari data-datayang berhubungan sedemikian rupa sehingga mudah disimpan, dimanipulasi, serta di panggil oleh pengguna. Ketidakmampuan (kesulitan) pengguna atau program aplikasi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

BAB II I PROFIL PERUSAHAAN Dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat saat

  Oleh karena itu, untuk menunjang kegiatanoperasional yang baik dan teratur, maka diperlukan suatu sistem yang terkomputerisasi. Dengan sistem pelayanan pendaftaran sertifikat yang telah berjalan, BPN kota Bandung telah melaksanakan tugasnya sebagai lembagayang ditunjuk oleh pemerintah dalam melakukan administrasi pertanahan untuk masyarakat.

3.1. Tinjauan Umum Perusahaan

3.1.1. Sejarah Perusahaan

  Pada tahun 1965 agraria dipisah dan dijadikan sebagai lembaga yang terpisah dari naungan Menteri Pertanian dan padasaat itu Menteri Agraria dipimpin oleh R. Pada tahun 1998 masih menggunakan format yang sama dengan nama Menteri Negara Agraria/ Badan Pertanahan Pada tahun 2002 Pada tahun 2005 sampai saat ini BPN RI yang dipimpin olehJoyo Winoto, Ph.

3.1.2. Bidang Garapan Perusahaan

  Pada sistem yang berjalan, BPN kota Bandung menggunakan sistem loket dimana pada sistem tersebut mengharuskan seorangwarga negara yang ingin mendaftarkan tanahnya dan ingin memiliki sertifikat tanah tersebut mendatangi loket-loket yangada dan telah ditentukan oleh pihak BPN. Misalkan, untuk mendapatkan sertifikat tanah sebelumnya pemohon diharuskanuntuk mendatangi loket II dengan mengisi formulir permohonan untuk memperoleh dokumen, kemudian pemohon harusmendatangi loket III untuk melakukan pembayaran administrasi, dilanjutkan dengan mendatangi loket IV untuk mengupdate datadan menerima dokumen.

3.3. Deskripsi Kerja

  Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran TanahMempunyai Tugas menyiapkan Bahan dan melakukan penetapan hak dalam rangka pemberian, perpanjangan, danpembaruan hak tanah, pengadaan tanah, perijinan, pendataan dan penertiban bekas tanah hak; pendaftaran, peralihan,pembebanan hak atas tanah serta pembinaan Pejabat Pembuat Akta Tanah ( PPAT) (Pasal 63). a) Subseksi Tematik Dan Potensi TanahMempunyai tugas menyiapkan pelaksanaan pemeriksaan, saran dan pertimbangan mengenai penetapan Hak Milik,Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai, perpanjanagn jangka waktu, pembaharuan hak, perijinan, peralihan hak atastanah; penetapan dan/ rekomendasi perpanjangan jangka waktu pembayaran uang pemasukan dan atau pendaftaranhak tanah perorangan ( Pasal 66(1)).

BAB IV ANALISIS PRAKTEK KERJA LAPANGAN

4.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan

  Untuk mengetahui dan mempelajari sistem yang ada, diperlukan suatupenggambaran aliran-aliran informasi dari bagian-bagian yang terkait. Adapun analisis yang dilakukan adalah analisis mengenaianalisis dokumen, analisis prosedur dan analisis prosedur yang sedang berjalan..

4.1.1. Analisis Dokumen

  Analisis dokumen merupakan metode analisis data dengan cara mengumpukan data-data yang berhubungandengan obyek yang akan diteliti dan diuji berdasarkan dokumen yang ada di lembaga terkait. Analisis dokumen sistem informasi pengelolaan data dan dokumen yang digunakan di Kantor Pertanahan KotaBandung belum menerapkan sistem informasi yang terintegrasi sehingga proses pengelolaan data dapatdilakukan secara efektif dan efisien.

4.1.2. Analisis Prosedur Yang Sedang Berjalan

  Flow map sistem informasi Berkas masuk dan berkas keluar bisa dilihat padagambar dibawah ini: Pembayaran BagianPengakuan Hak Bagian PendaftaranKepala Kantor Gambar 4.1 Flowmap pendaftaran yang berjalan Sertifikat SahSertifikat SahSertifikat SahMemberi kan Tanda TanganSertifikatc Sertifikat SahBukti Pembayaran Cetak SertifikatSP Surat Ukur Membuat SPSP Membuat Surat Ukur Surat UkurSertifikat Sertifikat Berkas BerkasBerkasa Membuat BuktiBukti Pembayaranb 4.1.2.2. Data Flow DiagramData Flow Diagram (DFD) merupakan alat yang digunakan untukmenggambarkan suatu sistem yang telah adaatau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebutmengalir ataupun lingkungan fisik dimana data tersebut akandisimpan.

4.1.3. Evaluasi Sistem Yang Berjalan

  Sistem yang berjalan pada pengolahan data surat masuk dan surat keluar belum terkoordinasi dengan baikkarena dilaksanakan masih manualnya peralatan yang digunakan sehingga masih terdapatnya arsip yang sulitditemukan, dan belum terdapat laporan yang menyeluruh. Dalam proses pencatatan berkas masuk dan berkas keluar supaya tidak terjadi keterlambatan dalam pencatatannya dan dalammembuat lapiran surat masuk dan surat keluar 2.

4.2. Usulan Perancangan Sistem

  Perancangan sistem merupakan tahap lanjut dari analisis sistem di mana pada perancangan sistem di gambarkan rancangan sistem yangakan di bangun sebelum di lakukan pengkodean ke dalam suatu bahasa pemograman. Tahapan ini sangat penting dalam menentukan baik atautidaknya hasil perancangan untuk membangun suatu sitem sehingga menghasilkan suatu sisten yang lebih baik.

2. Petugas Larasita mengecek kelayakan data pendaftaran, jika tidak layak akan dikembalikan kepada pemohon

  Jika layak, petugas Larasita memvalidasi data pendaftaran lalu disimpan kedalam database dan kemudian diserahkan ke bagianpengukuran. Bagian pengakuan hak menginput dan mencetak sertifikat dan kemudian diserahkan kepada kepala kantor untuk divalidasi.

4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem

  Tujuan perancangan sistem ini adalah untuk membuat sistem informasi berkas masuk dan berkas di kantor badan pertanahankota bandung dan sistem pembuatan sertipikat tanah. Perancangan ini diusulkan merupakan langkah untuk menegaktifitaskan, mengefesiensikan waktu sistem yang manualmenjadi sistem terkomputerisasi.

4.2.2. Perancangan Prosedur Yang Diusulkan

  Berdasarkan Uraian sistem yang berjalan, analis permasalahan, maka sistem dalam dinas tersebut perlu dikembangkan atau di sempurnakan . Oleh karena itu padaFlowmap ini hanya mengalami sedikit perubahan yaitu adanya dokumen output yang berupa laporan berkasmasuk dan laporan berkas keluar yang keluarkan bagian pencatatan untuk di tujukan kepada kepala kantor.

4.2.2.2. Diagram Kontek

Diagram konteks adalah level yang paling tinggi dalam sebuah diagram alir data yang hanya memiiki sebuah lingkaran(proses) yang memodelkan hubungan antara system dengan terminator di luar sistem gambar diagram konteks usulan dapatdi lihat di bawah ini: Data pendaftaran Sertifikat valid SistemInformasi Bagian pelayanan Pemohonan pendaftaranSertifikat valid Gambar 4.5. Diagram konteks yang diusulkan

4.2.2.3. Data Flow Diagram

DFD (Data flow Diagram) menunjukan bagaimana arsitektur sistem informasi di bangun karena dapat menjadipanduan bagi programmer dalam membuat modul program data flow diagram dapat dilihat dibawah ini : 36Data Pendaftaran valid Layak 2 1 Memvalidasi data Mengecekpendaftaran kelayakan Data pendaftaran valid Bagian pelayanan 3 Data Membuat surat Pengukuran ukurData pendaftaran valid Surat ukur Data Pengukuran 4 Sertifkat Sertifikat 6 5 Mencetak MemberikanMemvalidasi sertifikatsertifikat sertifikat Sertifikat SertifikatValid validpemohonan Sertifikat valid Gambar 4.6 DFD yang diusulkan

4.2.2.4. Kamus Data

A. Data Pendaftaran

  Nama alur data : Data pendaftaran Nama file : datapendaftaran.dbJalur data : bagian pelayanan_proses1, proses1_proses2, proses2_arsip data pendaftaran valid, arsipdata pendaftaran valid_proses3 Penjelasan : - Struktur data : - Field name type Width KeteranganNo_pendaftar Text 30 No PendaftaranNama Text 30 NamaAlamat Text 40 Alamat B. Data PengukuranNama alur data : Data pendaftaran Nama file : Datapengukuran.dbJalur data : proses3_arsip surat ukur, arsip surat ukur_proses4Penjelasan : - Struktur data : - C.

4.2.3. Evaluasi Terhadap Sistem Yang Diusulkan/ Dirancang

  Permasalahan : a) Alur informasi yang belum optimal (proses pelayanan pelanggan yang kurang efektif). Pemecahan Sistem yang Nyata : a) Pembuatan alur informasi yang lebih fleksibel, dimana resepsionis dapat mengurangi waktunyadalam melayani pelanggan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil pengembangan sistem yang telah dilakukan

  Dengan dibuat atau dikembangkannya menjadi suatu sistem informasi surat masuk dan surat keluar yang berbasiskankomputerisasi sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja khususnya dari segi proses pencatatan surat masuk dan suratkeluar dan pembuatan laporan akan menjadi lebih cepat dan akurat. Dalam penggunaan sistem yang terkomputerisasi ini di harapkan selalu melakukan Back up data ( barupa CD), sehingga apabilaterjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti harddisk rusak, sehingga data yang disimpan tidak hilang.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Penggabungan sertifikat tanah menurut PP No.3/1997 di Kantor Pertanahan Kabupaten Kuningan : laporan hasil kerja praktek
0
7
41
Sistem informasi pembuatan laporan penjualan PT.Delta Internusa Depo Subang : lapoan kerja praktek
0
11
1
Sistem pelayanan perubahan daya PT.PLN (persero) UPP Bandung Selatan : laporan kerja praktek
0
13
45
Penggabungan sertifikat tanah menurut PP No.3/1997 di Kantor Pertanahan Kabupaten Kuningan : laporan hasil kerja praktek
0
3
41
Sistem informasi pelayanan pembuatan sertifikat tanah Kantor Pertanahan Kota Bandung : laporan kerja praktek
6
61
52
Sistem informasi pelatihan karyawan di PT.INTI Bandung : laporan kerja praktek
2
21
57
Sistem informasi pelayanan teller di Bank Jabar Kantor Cabang Pembantu Jalan Merdeka No.312 Pangandaran : laporan hasil kerja praktek
0
8
47
Aplikasi sistem informasi geografis untuk pelayanan ijin peruntukan penggunaan tanah pada DInas Tata Kota-Kota Bandung Bagian sub Dinas Perijinan Pemanfaatan Ruang Kota : laporan kerja praktek
0
2
1
Sistem informasi Bank Indonesia Bandung : laporan kerja praktek
0
2
1
Sistem pelayanan kesehatan KBI Bandung menggunakan visual basic 6.0 : laporan kerja praktek
0
6
93
Sistem pencatatan pendapatan pembuatan sertifikat akta tanah pada BPN Kotamdya Sukabumi : laporan kuliah kerja praktek
0
7
70
Sistem informasi pengolahan data barang CV.Admis Bandung : laporan kerja praktek
3
9
31
Sistem informasi absensi pegawai Diskominfo Bandung : laporan kerja praktek
8
12
57
Sistem informasi peralihan hak sertifikat pada Bagian Peralihan Pembebanan Hak dan PPAT Kantor Pertahanan Kota Bandung : laporan kerja praktek
0
3
44
Sistem informasi perubahan hak atas tanah dan kepuasan pelayanan di Kantor Pertanahan Kota Cimahi
2
16
205
Show more