Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service, Penjualan dan Pembelian Sparepart Pada Hen’s Jaya Motor

Gratis

3
45
175
3 years ago
Preview
Full text

SISTEM INFORMASI PELAYANAN JASA

SERVICE,PENJUALAN DAN PEMBELIAN SPAREPART PADA HEN ’S JAYA MOTOR SKRIPSIDiajukan untuk memenuhi salah satu syarat dalam kelulusan Jenjang Strata Satu Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Oleh : Bagus Enfa Oktoma1.05.08.513 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG2014

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIAPROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

BIODATA MAHASISWA DATA PRIBADI:

  (022) 2506553, 2508412 BANDUNG 40132 Nim : 10508513 Nama : Bagus Enfa OktomaTempat/Tgl. Lahir : Bandung, 1990-10-05 Jenis Kelamin : PriaSemester : 12 Jenjang Pendidikkan : Program Sarjana (Strata - I)Alamat Rumah : komplek pesona bhayangkara indah RT 01 RW 06, Cileunyi,Kab.

DATA KELUARGA:

  Nama Ayah : Mustofa Nama Ibu : Endang SetyawatiAlamat Orang Tua : komplek pesona bhayangkara indah RT 01 RW 06, Cileunyi,Kab. Telpon Orang Tua : 0817202162Pekerjaan Orang Tua : POLRI Dengan ini saya, yang bertandatangan dibawah ini, menyatakan bahwa data di atas adalah benar.

KATA PENGANTAR

  Tidak lupa sholawat serta salam penulislimpahkan kepada Nabi Muhamad saw., sehingga penulis dapat dengan lancar menyelasaikan laporan skripsi yang berjudul “Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service Penjualan dan Pembelian Sparepart Pada Hen’s Jaya Motor”. Keberhasilan penulis dalam penyusunan laporan ini tidak lepas dari bantuan dan dorongan berbagai pihak, oleh karena itu perkenankan penulis untukmenyampaikan terimakasih yang tulus kepada semua pihak yang telah membantu memberikan dukungan material, spiritual dan motivasi yang tak terhingga, antaralain kepada : 1.

4. Syahrul Mauluddin,S.Kom.,M.Kom. selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Komputer Indonesia

  selaku dosen pembimbing yang telah banyak memberikan bantuan dan pengarahan serta masukan yang sangatberharga kepada penulis dalam pengerjaan skripsi ini. Semua pihak yang telah membantu penyelesaian laporan skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

  Tidak lepas dari perkembangan teknologi tersebut maka untuk menghasilkan suatu hasil yang baik danmempercepat pekerjaan perlu menggunakan sarana pendukung yang sempurna yaitu komputer, dengan penggunaan komputer sangat diperlukan untukperusahaan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan untuk mempercepat dan mempermudah penyampaian informasi. Cara untuk meningkatkan usaha suatu perusahaan adalah dengan cara membangun sistem yang dapat menghasilkan suatu informasi yang tepat waktu,dan terkontrol dengan baik.

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang dijelaskan diatas terdapat beberapa didapatkan identifikasi masalah sebagai berikut :

1.2.1 Identifikasi Masalah

  Proses pencatatan pada nota transaksi penjualan dan pelayanan jasa service masih menggunakan sistem manual. Kurang tertatanya penyimpanan data transaksi melingkupi nota penjualan sparepart dan pelayanan service sehingga menimbulkan resiko kehilangan dan kerusakan.

1.2.2 Rumusan masalah

  Bagaimana membuat sistem informasi pengolahan data pelayanan jasa service penjualan dan pembelian sparepart di Bengkel Hen’s JayaMotor yang diusulkan. Bagaimana pengujian sistem informasi pelayanan jasa service penjualan dan pembelian sparepart yang diusulkan pada Bengkel Hen’s Jaya Motor, sehingga system informasi dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi kesalahan error.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

  Sesuai dengan identifikasi masalah diatas maka maksud dari kegiatan penelitian adalah untuk membuat suatu sistem informasi pelayanan jasa service,penjualan dan pembelian sparepart. Untuk menggambarkan Sistem Informasi pelayanan jasa service, penjualan dan pembelian sparepart yang sedang berjalan di Bengkel Hen’s Jaya Motor.

1.4 Kegunaan Penelitian

  Bagi peneliti untuk mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan penulis selama kuliah, serta menambah wawasan mengenaisistem informasi penjualan dan pembelian khususnya yang ada pada Bengkel Hen’s Jaya Motor. Bagi penulis lain dapat dijadikan sebagai acuan terhadap pengembangan ataupun pembuatan karya penelitian atau yang memiliki minat sama untuk mengembangkan sistem informasi penjualan dan pembelian.

1.5 Batasan Masalah

  Sistem informasi yang dibangun adalah sistem informasi pelayanan jasa service, penjualan, dan pembelian spare parts pada Bengkel Hen’s JayaMotor. Laporan yang dibuat pada sistem ini adalah laporan jasa service, laporan penjualan sparepart, dan laporan pembelian sparepart.

1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

  Adapun lokasi penelitian yang dilakukan Penulis bertempat di Bengkel Hen’s Jaya Motor yang beralamat di Jl. Dalam kegiatan penelitian diperlukan waktu yang cukup lama.

1.7 Sistematika Penulisan

Makalah penelitian ini disusun dengan menggunakan sistematika sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi tentang Latar Belakang Penelitian yang menjelaskan permasalahan yang terjadi di perusahaan, Identifkasi dan Rumusan Masalah,Maksud dan Tujuan Penelitian, Kegunaan Penelitian, Batasan Masalah Lokasi danWaktu Penelitian, Sistematika Penulisan BAB II LANDASAN TEORI Bab ini berisi tentang teori-teori yang mendukung selama penelitian. Teori yang diutamakan adalah tentang Pengertian Sistem, Pengertian Informasi,Pengertian Sistem Informasi, Konsep-Konsep Basis Data (Database), PengertianSistem Informasi Penjualan, Jaringan Komputer, Perangkat Lunak Pendukung,

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN Bab ini berisi tentang Objek Penelitian meliputi Sejarah Singkat Perusahaan, Struktur Organisasi Perusahaan, Deskripsi Tugas, Metode Penelitian, Pengujian Software. Analisis system yang berjalan. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi tentang Perancangan Sistem, Perancangan Antar Muka, Perancangan Arsitektur jaringan, Implementasi dan Pengujian. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisikan tentang Kesimpulan dan Saran dari hasil penelitian yang telah dilakukan

BAB II LANDASAN TEORI Pada landasan teori akan dijelaskan beberapa teori yang berkaitan dengan

permasalahan yang akan dibahas sebagai sarana untuk mendukung sekaligus memperkuat dalam penyusunan suatu sistem informasi pelayanan yang akan . dibangun

2.1 Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi dibangun oleh dua unsur utama yaitu sistem dan informasi. Untuk lebih memudahkan pemahaman mengenai Sistem Informasi,maka pengertian mengenai sistem, informasi, dan sistem informasi akan diuraikan sebagai berikut :

2.1.1 Pengertian Sistem

  M (2002:1) Terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekan kepada prosedur dan menekankepada komponen dan elemen. Pendekatan sistem yang lebih menekan pada prosedur mendefinisikan sebagai : “suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dariprosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

2.1.2 Krateristik Sistem

  Keluaran SistemKeluaran (output) adalah hasil dari energi yang di olah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Sasaran sistemSetiap sistem pasti mempunyai tujuan ataupun sasaran yang mempengaruhi input yang dibutuhkan dan output yang akan dihasilkan.

2.1.3 Klasifikasi Sistem

  Sistem Tertutup (closed system)Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya, sistem ini bekerja secara Secara teoritis sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar system (secara relatif tertutup, tidak benar – benar tertutup). 2.1.8 Pengertian Sistem Informasi Menurut Jogiyanto (2001 : 11) yang dimaksud Sistem Informasi adalah suatu sistem yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian,mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.2 Konsep Basis Data

  Database atau basisdata yang merupakan kumpulan data-data yang saling berhubungan dengan yang lainya, tersimpan dalam simpanan luar komputer danmembutuhkan perangkat lunak tertentu untuk memanipulasi atau menghubungkanya. DBMS merupakan koleksi terpadu dari database dan program-program komputer yang digunakan untuk mengakses dan memelihara database.

2.3 Definisi Judul

  Dalam hal ini, penulis mendefinisikan arti kata dari judul skripsi yang diambil dari judul Sistem Informasi Pelayanan Pelayanan Jasa Service, Penjualandan Pembelian Sparepart Pada Hen’s jaya motor. Dengan adanya definisi-definisi ini diharapkan penulis lebih mengerti dan memahami maksud penelitian ini.

2.3.1 Definisi Penjualan

  Hal ini dapat disebabkan karena sasaran penjualan yang diharapkan tidak tercapai dan pendapatan pun akan berkurang. Pengertian penjualan menurut Henry Simamora dalam buku“Akuntansi “Penjualan adalah pendapatan lazim dalam perusahaan dan merupakan jumlah kotor yang dibebankan kepada pelanggan atas barang danjasa”.(2000;24) 2.

2.3.2 Definisi Pembelian

  Pembelian Secara Cash atau tunai adlah pembelian yang dilakukan sekali transaksi dengan menerima barang yang di beli dan memberikan uangsebagai alat tukar yang sesuai dengan jumlah yang disepakati 2. Pembelian Credit atau Berkala adal pembelian yang dilakukan lebih dari satu kali transaksi, pada transaksi pertama pembeli memberika sejumlahuang sebagai uang muka dan penjual memberikan barang yang di beli dengan catatan akan terjadi pembeyaran kedua.

2.3.3 Definisi Pelayanan Jasa ( Service)

  Perkembangan jasa berawal dari tukar-menukar barang secara sederahana Menurut Supranto (2006, p227), jasa/pelayanan merupakan suatu kinerja penampilan, tidak berwujud dan cepat hilang, lebih dapat dirasakan daripadadimilik, serta pelanggan lebih dapat berpartisipasi aktif dalam proses mengkonsumsi jasa tersebut. Kondisi dan cepat lambatnya pertumbuhan jasa akan tergantung padapenilaian pelanggan terhadap kinerja (penampilan) yang ditawarkan oleh pihak produsen.

2.3.4 Definisi Sparepart / Suku Cadang

Spare parts diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yaitu suku cadang, penulis juga mempunyai kesimpulan bahwa suku cadang disini adalah komponen- komponen yang ada pada sepeda motor.

2.4 Arsitektur Jaringan

  2.4.1 Pengertian Jaringan Komputer Yang disebut jaringan komputer (computer network) atau sering disingkat jaringan saja adalah hubungan dua buah simpul (umumnya berupa komputer) ataulebih yang tujuan utamanya adalah untuk melakukan pertukaran data. Local Area Network LAN adalah jaringan komputer yang mencangkup area dalam satu ruang, satu gedung, atau beberapa gedung yang berdekatan.

2. Metropolitan Area Network

  Jaringan yang menghubungkan bank yang terltak dalam satukota atau kampus yang tersebar dalam beberapa lokasi tergolong termasuk MAN. Internet Internet merupakan dua komputer atau lebih yang saling berhubungan membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia(internasional), yang berinteraksi dan berbagi informasi.

2.4.3 Topologi Jaringan

  Topologi Tree (pohon)Topologi model ini merupakan perpaduan antara topologi bus dan star, yang mana terdiri dari kelompok-kelompok dari workstation dengan konfigurasi star yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi bus. Topologi ini memungkinkan untuk pengembangan jaringan yang telah ada, dan memungkinkan untuk mengkonfigurasi jaringan sesuai dengankebutuhan.

2.5 Pengertian

  Tetapi ada jaringan yang memilikikomputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Menurut Fahrial dalam Hamri ( 2010:224 ) Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan clientadalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang dedicated server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.

2.6 Perangkat Lunak Pendukung

Perangkat lunak pendukung adalah perangkat lunak yang digunakan dalam merancang sistem dari mulai coding sampai implementasinya. Pada perancanganaplikasi pelayanan service, penjualan dan pembelian ini perangkat lunak pendukung yang digunakan adalah Oracle Developer Suite 6i dan Oracle Database Enterprise 10g berikut adalah definisi dari perangkat lunak pendukung tersebut :

2.6.1 Pengenalan Oracle

  Perkembangan permrograman yang dikeluarkan oleh produk oracle sangatlah cepat dan karena perkembangannya tersebut, maka setiap perusahaanbanyak menggunakan jasa dari perusahaan oracle ini. Saat ini oracle telah menjadi standar khusus untuk pembangunan aplikasi dan database enterprise.

2.6.1.1 Oracle SQL dan PL/SQL

  Oracle merupakan sebuah basis data relasional atau RDBMS (Relational Database Management System) yang sangat popular dan saat ini banyak Oracle memiliki sistem keamanan yang tinggi sehingga data-datanya dapat terjaga dengan baik. Selain itu, juga form dapat memproses sebuah perhitungan dalam sebuah table dan dapat dalam range atau bagian tertentu 2) Oracle ReportSebuah report adalah tampilan halaman yang berorientasi menampilkan data di mana user dapat memilih data apa yang akan ditampilkan, dalam bentukbagaimana, tetapi user tidak dapat mengubah data tersebut.

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN Bab ini menguraikan objek penelitian yang akan diteliti dan metode

  penelitian. Metode penelitian merupakan metode yang digunakan dalam melaksanakan penelitian, dan merupakan dasar dalam penyusunan perancanganpenelitian.

3.1 Objek Penelitian

  Dalam penyusunan proposal usulan penelitian skripsi yang menjadi objek penelitian yaituHen’s Jaya Motor Yang bertempatan pada Jalan Raya Cileunyi No 02 Bandung Jawa Barat, Indonesia. Objek Penelitian pada perusahaan meliputi sejarah perusahaan, struktur organisasi, visi dan misi perusahaan sertadeskripsi kerja yang ada pada lingkungan Hen’s Jaya Motor.

3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan

  Pada awal 2013 pemilik bengkel yang bernama Hendrik yang akan mendirikan sebuah bengkel yang akan diberi namaHen’s Jaya Motor. Dimana pemilik bengkel pada saat itu melihat potensi daerah Jl.

3.1.2 Visi dan Misi

Hen’s Jaya Motor Untuk menghadapi era globalisasi Hen’s Jaya Motor telah membuat suatu keputusan dengan menyatakan sebuah visi dan misi yaitu :

3.1.2.1 Visi Dan Misi Hen’s Jaya Motor

  Bengkel Hen’s Jaya Motor memiliki Visi dan Misi, visi dan misinya adalah : a. Mewujudkan penjualan barang kendaraan yang terjangkau dan berkualitas.

3.1.3 Struktur Organisasi Perusahaan

  Struktur organisasi pada perusahaan Bhaladika. bagian yang tercetak tebal adalah bagian yang terlibat dalam sistem informasi yang diusulkan.

3.1.4 Deskripsi Tugas

  Deskripsi tugas (Job Description) adalah suatu rincian yang menunjukan posisi, tanggung jawab, wewenang, fungsi dan tugas yang harus dilakukan. Bagian KasirBagian kasir mempunyai tugas untuk mengatur semua keuangan dan membuat laporan keuangan dari transaksi penjualan dan pembelian.

3.2 Metode Penelitian

  Pada tahap pertama penulis melakukan dengan cara mengumpulkan data dan bahan yang diperlukan terlebih dahulu, dan pada tahap berikutnya penulismengolah dan membahas sampai pada suatu kesimpulan yang pada akhirnya dapat dibuat suatu laporan untuk melampirkan semua kegiatan yang dikerjakanselama dilakukannya penelitian di Bengkel Hen’s jaya Motor. 3.2.2 Jenis Pengumpulan data Penelitian yang dilakukan membutuhkan suatu metode yang digunakan sebagai alat atau sarana pengambilan data-data yang berkaitan.

3.2.2.1 Sumber Data Primer

  ObservasiObservasi atau pengamatan langsung yang dilakukan terhadap sistem yang berjalan meliputi prosedur yang digunakan dari proses pelayanan jasa service, 2. Informasi yang didapat dengan metode ini berupa keterangan mengenai proses dan prosedur sistem berjalan yang dilakukan.

3.2.2.2 Sumbet Data Sekunder

Untuk menambah data yang akan ditulis diperlukan dokumentasi sebagai pelengkap dalam penyusunan penelitian. Hal ini dilakukan dengan cara pencarianbahan-bahan atau buku bacaan, karya ilmiah dan sumber

3.2.3 Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem

Adapun metode pendekatan dan pengembangan sistem yang digunakan oleh penulis, yaitu:

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem

  DFD ( Data Flow Diagram )merupakan diagram yang mepresentasikan grafik dari suatu sistem yang menggambarkan komponen-komponen sebuah sistem serta aliran data, kamusdata yang dapat diartikan fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Entity Relationship Diagram ( ERD ) merupakansuatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak dan tabel relasi yang merupakan suatu file yang terdiri daribeberapa group elemen yang berulang-ulang perlu diorganisasikan terlebih dahulu.

3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem

  Didalam pengembangan sistem, metode yang digunakan penulis adalah prototype, menurut Yasmi Afrizal dan Wahyuni (2011) : tahap-tahappengembangan prototype adalah sebagai berikut :1) Pengumpulan kebutuhan : developer dan klien bertemu untuk dan menentukan tujuan umum, kebutuhan yang diketahui dan gambaran bagian-bagian yang akan dibutuhkan berikutnya. Detail kebutuhan mungkin tidak dibicarakan disini, pada awal pengumpulan kebutuhan 2) Perancangan : Perancangan dilakukan cepat dan rancangan mewakili semua aspek software yang diketahui, dan rancangan ini menjadi dasarpengembanan prototype.3) Evaluasi prototype : klien mengevaluasi prototype yang dibuat dan digunakan untuk menjelaskan kebutuhan software.

3.2.3.3 Alat Bantu Analisis dan Perancangan

  Aliran Data (data flow) Data flow atau aliran data adalah aliran yang menunjukkan perpindahan data dari satu bagian ke bagian lain dalam suatu sistem. Jadi ERD ini berbeda dengan DFD yangmerupakan suatu model jaringan fungsi yang akan dilaksanakan oleh sistem, sedangkan ERD merupakan model jaringan data yang menekankan pada struktur-struktur dan relationship data.

3.2.4 Pengujian Software

  Pengujian white box merupakan metode design tes yang menggunakan struktur kontrol desain prosedur untuk memastikan bahwa operasi internal bekerjasesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. Dengan metode black box pengujiandilakukan dengan mencari fungsi-fungsi perintah yang tidak benar, menguji kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada tampilan perangkat lunak yangtelah dikembangkan.

3.3 Analisis Sistem Yang Berjalan

Pada bagian analisis sistem yang berjalan setelah melakukan observasi dan wawancara secara langsung di Bengkel Henz Jaya Motor tentang sistempelayanan jasa service penjualan dan pembelian. masih menggunakan sistem manual seperti pembuatan laporan, pencatatan stok data sparepart masih disimpanpada buku dan proses transaksi penjualan sparepart dan layanan jasa service masih menggunakan pencatatan dalam nota transaksi, sehingga terjadipenumpukan arsip dokumen yang tidak teratur dan belum tersedianya tempat penyimpanan arsip, sehingga keamanan dari datanya kurang terjamin rentandalam hal kehilangan dokumen

3.3.1. Analisis Dokumen

  Analisis dokumen bertujuan untuk mengetahui lebih jelas dan fungsi dari semua dokumen yang ada pada Bengkel Henz Jaya Motor. Nama Dokumen : Data ServiceElemen : MekanikRangkap : 1Elemen : kode_sparepart, nama_sparepart, nama_service, nama_pelanggan.

3.3.2. Analisis Prosedure Yang Berjalan

Adapun prosedur dari Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service, PenjualanDan Pembelian Spare parts pada Bengkel Hen’s Jaya Motor yang sedang berjalan adalah sebagai berikut :

a. Prosedure Pelayanan Jasa Service :

  Bagian mekanik cek/memperbaiki kerusakan motor dan membuat data service, apabila perbaikan motor selesai kemudian bagian mekanik menyerahkan data service perbaikan selesai ke bagian kasir untuk di buatkan nota transaksi dan apabila ada pergantian sparepart bagianmekanik meminta persetujuan pergantian sparepart kepada pelanggan dan mengecek sparepart ke bagian gudang. Mekanik menerima konfirmasi dari pelanggan, apabila data service pergantian sparepart tidak disetujui, mekanik menyerahkan data serviceke bagian kasir untuk dibuatkan nota transaksi, dan apabila pelanggan menyetujui pergantian sparepart, kemudian mekanik mengganti sparepart dan mencatat data sparepart ke dalam data service dan diserahkan ke bagian kasir untuk dibuatkan nota transaksi.

b. Prosedur Penjualan Sparepart :

  1. Pelanggan mengajukan permintaan sparepart mewakili verbal ke bagian kasir.

c. Prosedur Pembelian Sparepart 1. Supplier menyerahkan form pemesanan sparepart ke bagian gudang

  Bagian gudang menerima sparepart yang dipesan dan faktur penjualan kemudian mengecek sparepart yang di pesan berdasarkan fakturpenjualan, jika tidak sesuai maka bagian gudang menyerahkan sparepart yang tidak sesuai/cacat kepada supplier, jika sparepart yang dipesan sesuai, bagian gudang mencatat penambahan data sparepart ke persediaan data sparepart dan menyerahkan faktur penjualan ke bagiankasir. Bagian gudang menerima sparepart yang telah diretur beserta faktur penjualan, kemudian mencatat penambahan data sparepart kepersediaan data sparepart dan menyerahkan faktur penjualan ke bagian kasir.

3.3.2.2. Diagram Konteks

  Diagram Konteks digunakan untuk menggambarkan sistem pengolahan data secara garis besar atau menyeluruh, diagram konteks ini dirancangmemperhatikan masukan yang dibutuhkan oleh sistem dan keluaran yang dihasilkan oleh sistem itu sendiri. Data yang menjadi inputan dari sistem yang sedang berjalan adalah data permintaan sparepart mewakili verbal,permintaan pelayanan service mewakili verbal, pergantian sparepart disetujui, pergantian sparepart tidak disetujui, form pemesanan sparepart, faktur penjualan, sparepart yang di pesan, sparepart yang telah diretur, form pemesanan sparepart yang telah diisi dan disetujui.

3.3.2.3. Data Flow Diagram

Data Flow Diagram berfungsi untuk menggambarkan sistem yang ada pada konteks diagram dengan menjadi beberapa proses utama yang terjadi antara entitas luar yang terlibat dalam sistem pada Sistem Informasi Pelayanan jasa service penjualan dan pembelian pada Bengkel Hen’s Jaya Motor yang sedang berjalan, berikut DFD pada gambar 3.6 :

1. DFD Level 0

permintaan pelayanan service mewakili verbal, Data Service Pergantian Sparepart Tidak Disetujui, PELANGGAN Data Service Pergantian Sparepart Disetujui JASA SERVICE PELAYANAN1.0 Data Service Pergantian Sparepart, Nota Transaksi Data Persediaan data Sparepart Data Persediaan data Sparepart Data Persediaan data Sparepart Data Nota Transaksi Data Nota Transaksi Permintaan sparepart mewakili verbal Permintaan sparepart Tidak ada mewakili verbal, Nota Transaksi PENJUALAN Data Persediaan data Sparepart SPAREPART2.0 Data Nota Transaksi Arsip Nota Transaksi Arsip Persediaan data Sparepart Sparepart Yang Telah Diretur Form Pemesanan Sparepart, Sparepart Yang Dipesan, Faktur Penjualan, Data Faktur Penjualan Data Nota Transaksi PEMILIK SUPPILER PEMBELIAN3.0 Data Persediaan data Sparepart Form pemesanan yang telah diisi Data Persediaan data Sparepart Form pemesanan yang telah diisi dan disetujui Arsip Persediaan Data Sparepart Form Pemesanan Sparepart Yang Telah Diisi dan disetujui,Sparepart Yang dipesan Tidak Sesuai/cacat Biaya Pembelian Sparepart Data Faktur Penjualan Arsip faktur Penjualan sparepart. Untuk lebih memperjelas dokumen apa saja yang mengalir didalam proses yang sedang berjalan, maka penulis menurunkan DFD Level 0 yang sedang berjalan ke dalam DFD Level 1.0 yang sedang berjalan.

1. Data Flow Diagram Level 1 Proses 1

Permintaan Pelayanan Service Mewwakili Verbal, PELANGGAN Data Service Pergantian Sparepart Data Persediaan Data Sparepart motor dan mencatat Cek / memperbaiki data service 1.1 Arsip Persediaan Data Sparepart Data Service Perbaikan Selesai Arsip Nota Transaksi Data Nota Transaksi Data Service Pergantian Sparepart Di Setujui Data Service Pergantian Sparepart Tidak Di Setujui Mengganti sparepart Membuat Nota dan Mencatat data Transaksi Memperbaiki dan service1.2 Data Service Dan Sparepart1.3 Arsip Persediaan Data Sparepart Data Persediaan Data Sparepart Nota Transaksi Pengurangan Data Mencatat1.3 Data Nota Transaksi Data Nota Transaksi SparepartPEMILIK Gambar 3.7 DFD Level 1 Proses 1 yang sedang berjalan Berdasarkan gambar 3.7 diatas dapat dilihat bahwa dari satu proses dengan nama proses pelayanan jasa service dapat dipecah lagi menjadi beberapa prosesyang berhubungan dengan 2 (dua) entitas luar yaitu entitas pelanggan dan pemilik.

2. Data Flow Diagram Level 1 proses

Permintaan Sparepart Mewakili Verbal Arsip Persediaan Data Sparepart PELANGGAN Cek Data Data Persediaan Data Sparepart Permintaan Sparepart Tidak Ada Mewakili Verbal Data Permintaan Sparepart Tersedia Sparepart 2.1 Data Persediaan Data Sparepart Data Nota Transaksi Membuat Nota Data Nota Transaksi Arsip Nota Transaksi Data Nota Transaksi Data Nota Transaksi Transaksi2.2 Pengurangan Data Mencatat Sparepart 2.3 PEMILIK Data Nota Transaksi Gambar 3.8 DFD Level 2 Proses 2 yang sedang berjalan Berdasarkan gambar 3.8 diatas dapat diketahui bahwa didalam proses penjualan sparepart dipecah lagi menjadi beberapa proses yang berhubungandengan 2 (dua) media penyimpanan berupa arsip yaitu arsip persediaan data sparepart, arsip nota transaksi, dan dua entitas luar yaitu pelanggan dan pemilik.

3. Data Flow Diagram Level 1 proses 3

Form Pemesanan Data Sparepart SUPPLIER Mencatat Pemesanan Sparepart sparepart

3.1 Form Pemesanan Sparepart Yang Telah Diisi persetujuan pemesanan

3.5 Yang Telah Diisi

3.2 Sparepart Yang Dipesan Tidak Sesuai / cacat Sparepart Yang Dipesan Faktur Penjualan, Cek Sparepart3.3 Data Faktur Penjualan Arsip Faktur Penjualan Data Faktur Penjualan Sparepart Yang Telah Diretur Faktur Penjualan, Sparepart Yang Dipesan sesuai Faktur Penjualan,3.4 Data Persediaan data spaerpart Mencatat PenambahanFaktur Penjualan Data Sparepart Arsip persediaan data Sparepart Form Pemesanan Sparepart Yang Telah Diisi dan disetujui Biaya Pembayaran Melakukan Pembayaran Faktur Penjualan PEMILIK Pembelian Sparepart Form Pemesanan Sparepart Gambar 3.9 DFD Level 3 Proses 3 yang sedang berjalan Berdasarkan gambar 3.9 diatas dapat diketahui bahwa didalam proses pembelian sparepart dipecah lagi menjadi beberapa proses yang berhubungandengan 2 (dua) media penyimpanan berupa arsip persediaan data sparepart, faktur penjualan dan 2 (dua) entitas luar yaitu pemilik dan supplier.

3.3.3 Evaluasi Sistem Yang Berjalan

  Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian dari sistem informasi jasa layanan service dan penjualan dan pembelian sparepart yang sedang berjalan Tabel 3.1 Evaluasi Sistem yang sedang berjalan. Proses transaksi penjualan sparepart dan layanan jasa service masih menggunakan media berbentuk dokumen sehingga data Kasir - Gudang Perlu dibangun sistem informasi pelayanan jasa service, penjualan sparepart dan pembelian , sehingga dapat diintegrasikan dan prosespengolahan data pelanggan dan transaksinya menjadi lebihcepat dan mudah.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Perancangan Sistem

  Perencanaan sistem ini menyangkut estimasi dari kebutuhan-kebutuhanfisik, tenaga kerja dan dana yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan sistem serta untuk mendukung operasinya setelah diterapkan. Menggambarkan sistem yang akan dibentuk, berupa peng-gambaran perencanaan, pembuatan sketsa, pengaturan dari beberapa elemen terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.

4.1.1 Tujuan Perancangan Sistem

  Perancangan sistem yang akan diaplikasikan ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum kepada pengguna tentang sistem yang akandibangun dan mengidentifikasikan komponen-komponen sistem informasi yang akan didesain secara rinci. 4.1.2 Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan Pada tahap ini dijelaskan tentang pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam suatu kesatuan yang utuh dan berfungsi.

4.1.3 Perancangan Prosedur yang diusulkan

Berdasarkan prosedur pelayanan jasa yang sedang berjalan dapat diuraikan sebagai berikut :

a. Pelayanan Jasa Service yang diusulkan

  Bagian kasir menerima data service pergantian sparepart kemudian mengupdate pergantian sparepart ke aplikasi sistem informasi pelayananjasa service, penjualan dan pembelian kemudian membuat nota pelayanan service dan sparepart dan menyerahkan kepada pelanggan, kemudian bagian kasir membuat laporan dan rekapitulasi pelayanan service dan sparepart kepada pemilik. Bagian gudang mengecek sparepart berdasarkan faktur penjualan apabila terdapat sparepart yang rusak/cacad bagian gudang menginput data retur sparepart kemudian mencetak retur sparepart dan diserahkan kepada supplier dan apabila sparepart yang dipesan sesuai bagian gudang menginputkan data sparepart ke aplikasi pembelian.

4.1.3.3.1 DFD Level 1

Dengan DFD dapat dengan mudah diketahui proses-proses yang terjadi dalam sistem. Data flow diagram level 1 yang diusulkan dari sistem informasi pelayanan

F. Data Merk_kend

  Pelayanan Service, PEMILIK Pergantian Sparepart Tidak Disetujui, Permintaan Pelayanan Service, Pergantian Sparepart Disetujui Kendaraan Data Merk Data Sparepart Data Pelayanan Service dan Data Pelayanan Service dan sparepart sparepartF. Data Retur_d Data Pemesanan Sparepart yang telah disetujui, Data Retur Pembelian Sparepart, PEMBELIAN3.0 Data Retur Sparepart Data Sparepart Yang Telah Data Sparepart Yang Telah Diretur DireturF.

4.1.3.3.2 DFD Level 1 proses 1

  Data Service Data Kendaraan Data Service Data Merk Kend Data Mekanik Data Permintaan Pelayanan Service Data Permintaan Pelayanan Service Data Permintaan Pelayanan Service Data Permintaan Pelayanan Service, Data perbaikan Service Selesai, Data service pergantian selesai Data Permintaan Pelayanan Service, Data perbaikan Service Selesai, Data service pergantian selesai Data Sparepart Data SparepartF. Berdasarkan gambar 4.15 diatas dapat dilihat bahwa didalam proses pelayanan service terdapat beberapa proses yang dilakukan, dari mulai input datapermintaan pelayanan service, cetak data service, cek / memperbaiki motor, cetak nota pelayanan service dan sparepart, mengganti sparepart, update pergantian sparepart, membuat laporan dan rekap pelayanan dan pergantian sparepart.

4.1.3.3.3 DFD Level 2 proses 2

  Penjualann_d Data Permintaan Pembelian Sparepart Ada Data Permintaan Pembelian Sparepart Data Permintaan Pembelian Sparepart Data Permintaan Pembelian Sparepart Data Permintaan Pembelian Sparepart Gambar 4.16 DFD Level 2 proses 2 penjualan sparepart. Berdasarkan gambar 4.16 diatas dapat dilihat bahwa didalam proses penjualan terdapat beberapa proses yang dilakukan, dari mulai cek sparepart,Input data permintaan sparepart, cetak nota penjualan sparepart, membuat laporan dan Rekap penjualan sparepart.

4.1.3.3.4 DFD Level 3 Proses 3

  Pemesanan_h Data Pembelian Sparepart Sparepart Yang Dipesan Cek Sparepart Input Data Sparepart3.4 Data Sparepart Yang Sesuai Pemesanan3.5 Data Retur Sparepart Data Sparepart Yang Sesuai Data Pembelian Data Sparepart Yang SesuaiF. Retur_d Data Retur Data Retur Sparepart Yang Telah Diretur, Sparepart yang tidak sesuai/cacat Data Retur Sparepart, Sparepart Yang Telah Diretur Sparepart Cetak Data Retur Sparepart3.7 F.

4.1.3.4 Kamus Data Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada di DFD yang diusulkan

  Nama arus data : Laporan PenjualanAlias : - Aliran arus data : file penjualan_h - proses 2.4, file penjualan_d Struktur data : no_penj, tgl_penj, kode_sp, nama_sp, satuan, qty_penj, total_penj. Nama arus data : Laporan PembelianAlias : -Aliran arus data : file pembelian_h - proses 3.1, file pembelian_d - proses.3.1Struktur data : no_pembelian, tgl_beli, no_faktur, tgl_kirim, kode_supplier, tlp_sup, kontak, kode_sp, nama_sp, satuan,qty_beli.

4.1.4 Perancangan Basis Data

  Perancangan basis data merupakan perancangan yang digunakan untuk pembuatan dan penyimpanan data ke dalam sistem yang terdiri dari beberapa file database. Pada perancangan basis data ini akan dibahas Normalisasi, Entity Relationships Diagram (ERD), Relasi Tabel dan Struktur File.

4.1.4.1 Normalisasi

  Langkah pertama dalam merancang basis data dengan sumber kamus data adalah membentuk tabel/skema tidak normal yaitu menggabungkan semuaatribut yang ada pada kamus data dalam satu tabel/skema. } Bentuk Normal Kedua : Tahap normalisasi kedua adalah menentukan kunci dari normalisasi pertama yang digunakan sebagai primary key pada tabel, membentuk tableberdasarkan primary key dan mengelompokkan data pada tabel 1.

4.1.4.3 Entity Relationship Diagram (ERD)

Komponen utama pembentukan Entity Relationship Diagram atau biasa disebut dengan Diagram E-R yaitu Entity (entitas) dan Relation (relasi), sehingga 1 Pembelian_d Mempunyai N memiliki Retur_h 11 Terima_retur_h Mempunyai Terima_retur_d1 N 11 Gambar 4.19 Entity Relationship Diagram Sistem Informasi Pelayanan JasaService, Penjualan dan Pembelian Sparepart

4.1.4.4 Struktur File

  Nama file : Penjualan_detailPrimary Key : -Keterangan : Data PenjualanAtribut : Tabel 4.3 Sturktur File Penjualan_detail No Nama Field Tipe Key Panjang KeteranganNo Penjualan (Primary 1 No_penj Varchar2 * 18 Key) 2 Kode_sp Varchar2 10 Kode Sparepart (ForeignKey) 3 Qty_penj Number 10 Jumlah sparepart yang akan di keluarkan 4 Total_penj Number 10 Subtotal harga penjualan 3. Nama file : SparepartPrimary Key : Kode_spKeterangan : Data SparepartAtribut : Tabel 4.14 Sturktur File Sparepart No Nama Field Tipe Key Panjang Keterangan 1 Kode_sp Varchar2 * 15 Kode Sparepart (Primary Key) 2 Nama_sp Varchar2 50 Nama Sparepart 3 Satuan Varchar2 15 Satuan Sparepart 4 Stok_minimal number 10 Stok Minimal Sparepart 5 Harga_beli number 14 Harga Beli Sparepart 6 Harga_jual number 14 Harga Jual Sparepart 7 Kategori Varchar2 30 Kategori Sparepart 14.

4.1.4.5 Kodefikasi

  Adapun pengkodean dalam sistem informasi penjualan, pembelian dan pelayanan modifikasi yang digunakan adalahsebagai berikut : 1. Kode PenjualanFormat Umum : NPJ-XXXX/MM/YYKeterangan : Penjualan-0001/06/14NPJ-: No Penjualan XXXX : Menunjukan no urut penjualanMM : Menunjukan no urut bulanYY : Menunjukan no urut tahunContoh : NPJ-0001/06/14 Format Umum : NPB-XXXX/MM/YYKeterangan : Pembelian-0001/06/14NPB-: No Pembelian XXXX : Menunjukan no urut pembelianMM : Menunjukan no urut bulanYY : Menunjukan no urut tahunContoh : NPB-0001/06/14 4.

4.2 Perancangan Antar Muka

  Program dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari intruksi-intruksi atau perintah-perintah terperinci yang sudah disiapkan oleh komputer sehingga dapatmelakukan fungsi sesuai dengan yang telah ditentukan. Tujuan dari pembuatan program ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat aktivitas yangberhubungan dengan pengolahan data dan untuk membentuk suatu sistem yang lebih baik.

4.2.1 Struktur Menu

  Struktur menu adalah bentuk umum dari suatu perancangan program untuk memudahkan melihat dan memfungsikan sesuai dengan kebutuhan. Maksudnya adalah untuk memberikan suatu deskripsi tentang program yang sedang dibuat.

4.2.2 Perancangan Input

  Inputan yang digunakan untuk menangkap data dan semua kode-kode yang digunakan. Tombol simpan, digunakan untuk menyimpan data penjualan sparepart yang ada pada tabel.

4.2.3 Perancangan Output Perancangan output digunakan untuk menghasilkan suatu informasi

  Rancangan Output Data Rekapitulasi Pelayanan Service Dan Sparepart Gambar 4.43 Rancangan output data rekapitulasi pelayanan service dan sparepart. Rancangan Output Laporan Pelayanan Service Dan Sparepart Gambar 4.44 Rancangan output data laporan pelayanan service dan sparepart.

4.3 Perancangan Arsitektur Jaringan

  Jenis topologi jaringan yang dipakai adalah Topologi bus. Lalu lintas data yang padat menyebabkan jaringan lambat.

4.4 Implementasi

  Tahap implementasi dapat diterapkan jika sistem perangkat lunak dan perangkat kerasnya telah dipersiapkan, Kegiatan implementasi sistem inimeliputikebutuhan Perangkat Lunak, Perangkat Keras, Basis Data, dan implementasi antarmuka, serta pengujian program sistem yang telah dirancangsesuai dengan kebutuhan. 4.4.4 Implementasi Basis Data (Sintaks SQL) Implementasi basis data dilakukan dengan menggunakan bahasa PL/SQL, dimana aplikasi pemrograman yang digunakan Oracle Database 10g adalahImplementasi basis datanya dalam bahasa SQL adalah sebagai berikut: 1.

5. Merk_Kend

  CREATE TABLE MERK_KEND (KODE_MERKKEND VARCHAR2 (10),MERK_KENDARAAN VARCHAR2 (30),CONSTRAINT PK_MERK_KEND PRIMARY KEY (MERK_KEND)); 6. Tabel Penjualan_header CREATE TABLE PENJUALAN_HEADER (NO_PENJ VARCHAR2(10),TGL_PENJ DATE,CONSTRAINT PK_NO_PENJ PRIMARY KEY (NO_PENJ)); 7.

8. Pembelian_header

CREATE TABLE PEMBELIAN_HEADER (NO_PEMBELIAN VARCHAR2(18),TGL_BELI DATE,TGL_KIRIM DATE,NO_FAKTUR VARCHAR2(18),GRANDTOTAL_BELI NUMBER(16),NO_PM VARCHAR(18),CONSTRAINT PK_NO_PEMBELIAN PRIMARY KEY(NO_PEMBELIAN)); 9. Tabel Pembelian_detail create table pembelian_detail(NO_PEMBELIAN VARCHAR(18),KODE_SP VARCHAR2(10),QTY_BELI NUMBER(10),DISKON(%) NUMBER(10),DISKON(RP) NUMBER(16)); FOREIGN KEY (no_pembelian)REFERENCES pembelian_header(no_pembelian);

10. Pelayanan_h

CREATE TABLE PELAYANAN_H (NO_PELAYANAN VARCHAR2(16),TGL_PELAYANAN DATE,NAMA_PELANGGAN VARCHAR2(50),NO_POL VARCHAR2(15),KELUHAN VARCHAR2(30),KODE_MEKANIK VARCHAR2(10),KODE_KENDARAAN VARCHAR2(10),CONSTRAINT PK_NO_PELAYANAN PRIMARY KEY(NO_PELAYANAN)); 11. Tabel Pelayanan_d CREATE TABLE PELAYANAN_D(NO_PELAYANAN VARCHAR2(16),QTY_PELY NUMBER(10),GRANDTOTAL_PELY NUMBER(16),KODE_SERVICE VARCHAR2(15),KODE_SERVICE VARCHAR2(15));ALTER TABLE pelayanan_d ADD CONSTRAINT pelayanan_d_fkFOREIGN KEY (no_pelayanan)

12. Pemesanan_h

  Tabel Pemesanan_d CREATE TABLE PEMESANAN_D(NO_PM VARCHAR2(18),QTY_PM NUMBER(10),KODE_SP VARCHAR2(10),ALTER TABLE pemesanan_d ADD CONSTRAINT pemesanan_d_fkFOREIGN KEY (no_pm)REFERENCES pemesanan_h(no_pm); 14. Tabel Retur_header CREATE TABLE Retur_header (NO_RETUR VARCHAR2(18),TGL_RETUR DATE,CONSTRAINT PK_NO_RETUR PRIMARY KEY (NO_RETUR)); 15.

16. Terima_retur_header

CREATE TABLE TERIMA_RETUR_HEADER (NO_TERIMA_RETUR VARCHAR2(18),TGL_TERIMA_RETUR DATE,CONSTRAINT PK_NO_TERIMA_RETUR PRIMARY KEY(NO_TERIMA_RETUR)); 17. Tabel Terima_retur_detail CREATE TABLE TERIMA_RETUR_DETAIL(NO_TERIMA_RETUR VARCHAR2(18),NO_RETUR VARCHAR2(18),NO_PEMBELIAN VARCHAR2(18),QTY_TERIMA_RETUR NUMBER(10),SISA NUMBER(10));ALTER TABLE terima_retur_detail ADD CONSTRAINT terima_retur_detail_fkFOREIGN KEY (no_ terima_retur)

4.4.5 Implementasi Antar Muka

  Halaman ini diakses oleh bagian kasir yang dilakukan saat ada permintaan service dan pergantian sparepart dari pelanggan. Halaman LaporanPada halaman ini untuk mencetak semua laporan, seperti laporan pembelian, laporan pelayanan jasa service, laporan penjualan sparepart, laporanpembelian sparepart, laporan retur sparepart dan laporan terima retur sparepart.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Sistem Informasi Pembelian, Penjualan Sparepart dan Jasa Service Pada Kembar Motor Bandung
1
17
143
Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service Penjualan Dan Pembelian Suku Cadang (Spare Part) Pada Trijaya Motor
11
60
163
Sistem Informasi Pembelian Penjualan dan Pelayanan Jasa Service pada PT. Abadi Aqumas
1
54
161
Sistem Informasi Pembelian, Penjualan Sparepart dan Jasa Service Pada Kembar Motor Bandung
9
91
143
Sistem Informasi Jasa Service Penjualan Dan Pembelian Di Bengkel Budhi Jaya Motor Bandung
0
7
1
Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service, Penjualan dan Pembelian Spare Parts Pada Ade Irma Motor
0
2
1
Sistem Informasi Pelayanan Service Penjualan Dan Pembelian Sparepart Pada Hurip Jaya Motor Bandung
0
4
1
Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service dan Penjualan Sparepart di CV Kancana Bandung Berbasis Desktop
0
11
1
Sistem Informasi Penjualan dan Jasa Service dan Sparepart Pada Bengkel Kencana Motor
0
2
1
Sistem Informasi Penjualan pembelian Sparepart Dan Jasa Di Semar Mulya Motor
0
30
1
Sistem Informasi Penjualan Sparepart Dan Service Motor Pada Bengkel Djaya Motor
0
3
1
Sistem Informasi Penjualan, Pembelian Dan Jasa Service Pada Bengkel Central Motor
0
24
49
Sistem informasi pelayanan jasa servis dan penjualan sparepart di Bengkel Istana Bahana Motor
29
229
117
Perancangan sistem informasi pelayanan jasa service dan penjualan sparepart pada Bengkel Merdeka Abadi Motor
17
37
153
Sistem Informasi Pelayana Service dan Penjualan Sparepart pada Ahass Cemara Agung Motor
1
7
38
Show more