Perbedaan VO2max dan Gambaran Gerakan Pernapasan Antara Mahasiswa Perokok Dengan Bukan Perokok Saat Latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Gratis

0
48
54
2 years ago
Preview
Full text

PERBEDAAN VO MAX DAN GAMBARAN GERAKAN

PERBEDAAN VO MAX DAN GAMBARAN GERAKAN

2 PERNAPASAN ANTARA MAHASISWA PEROKOK DENGAN BUKAN PEROKOK SAAT LATIHAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Oleh : RIKO MADRESTY HUTABARAT 0801001

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2012

PERBEDAAN VO MAX DAN GAMBARAN GERAKAN

2 PERNAPASAN ANTARA MAHASISWA PEROKOK DENGAN BUKAN PEROKOK SAAT LATIHAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA KARYA TULIS ILMIAH Karya Tulis Ilmiah Ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Kelulusan Sarjana Kedokteran OLEH : RIKO MADRESTY HUTABARAT NIM: 0801001 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 01

  TUJUAN : Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengambilan oksigen maksimal dan gerakan pernafasan antara mahasiswa FK USU perokok dengan bukan perokok saat latihan. KESIMPULAN : Tidak ada perbedaan VO 2 max dan gerakan pernafasan antara mahasiswa perokok dengan bukan perokok pada saat latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

KATA PENGANTAR

  TUJUAN : Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengambilan oksigen maksimal dan gerakan pernafasan antara mahasiswa FK USU perokok dengan bukan perokok saat latihan. KESIMPULAN : Tidak ada perbedaan VO 2 max dan gerakan pernafasan antara mahasiswa perokok dengan bukan perokok pada saat latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  Sampel udara ekspirasi yang dikumpulkan selama menit-menit terakhir olah raga, pada saat konsumsi O 2 maksimum karena yang bersangkutan bekerja sekeras mungkin, dianalitis untuk mengetahui presentase kandungan O dan CO nya. Kemudian digunakan persamaan untuk menentukan jumlah O 2 yang dikonsumsi,dengan memperhitungkan presentase O 2 dan CO 2 dalam udara inspirasi, volume total udara ekspirasi dan presentase O dan CO 2 2 dalam udara ekspirasi (Sherwood, 2001).

1.2. Rumusan Masalah

“Bagaimana perbedaan VO 2 max dan gambaran gerakan pernapasan antara mahasiswa perokok dengan bukan perokok saat latihan di Fakultas KedokteranUniversitas Sumatera Utara?”

1.3. Tujuan Penelitian

  Tujuan Umum Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan VO max dan 2 gambaran gerakan pernapasan antara mahasiswa perokok dengan bukan perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran Sumatrea Utara. Untuk mengetahui VO 2 max mahasiswa perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

2 Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

  Untuk mengetahui grafik kedalaman inspirasi dan ekspirasi pada mahasiswa perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Untuk mengetahui grafik kedalaman inspirasi dan ekspirasi pada mahasiswa bukan perokok saat latihan di Fakultas Kedokteran Universitas SumateraUtara.

1.4. Manfaat Penelitian

  Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk: 1. Bagi peneliti untuk mengetahui dampak rokok terhadap pengambilan oksigen pada saat olahraga dan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Sistem Pernapasan

2.1.1. Fisiologi Pernapasan

  Fungsi sistem pernapasan adalah untuk mengambil oksigen (O 2 ) dari atmosfer ke dalam sel-sel tubuh dan untuk mentranspor karbon dioksida (CO ) 2 yang dihasilkan sel-sel tubuh kembali ke atmosfer (Sloane, 2004). Respirasi eksternal adalah difusi O 2 dan CO 2 antara udara dalam paru dan kapilar pulmonar.

2.2.1. Tekanan pada Ventilasi

  Tekanan atmosfer (barometik) adalah tekan yang ditimbulkan oleh berat udara di atmosfer terhadap benda-benda dipermukaan bumi. Tekanan intra-alveolus, yang juga dikenal sebagai tekanan intrapilmonalis, adalah tekanan di dalam alveolus.

2.3. Pengaturan Pernapassan

  Demikian juga, otot-otot pernapasan harus secara berirama berkontraksi dan berelaksasi agar udara dapat masuk dan keluar paru secara bergantian. Ventilasi alveolus dapat meningkat sampai dua puluhkali lipat selama olahraga berat untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan akan penyerapan O 2 dan pengeluaran CO 2 .

2.4. Volume dan Kapasitas Paru

  Volume dan kapsitas seluruh paru pada wanita kira-kira 20 sampai 25 persen lebih kecil daripada pria dan lebih lagi pada orang yang atletis dan bertubuh besardaripada orang yang bertubuh kecil dan astenis (Guyton & Hall, 2008) 2.5. Dampak progresif latihan atletik terhadap VO 2 max yang dicatat dalam satu kelompok subjek yang dimulai pada tingkat tanpa latihan dan kemudian meningkat ke program latihan selama 7 sampai 13 minggu.

2.6.1. Pengertian VO 2 max

  VO max, juga dikenal sebagai "pengambilan 2 oksigen maksimal" dapat dinyatakan dalam banyak cara (dari liter oksigen per menit atau lebih dinormalisasi mililiter oksigen per kilogram berat badan permenit). Pengukuran ditentukan oleh gabungan dari kemampuan sistem pernapasan 2 untuk mengkontaktilkan otot skelet dan kemampuan otot tersebut mengkonsumsi O 2 (Hargreaves, 2003).

2.6.2. Pengukuran VO max

2 VO

  Sampel udara ekspirasi yang dikumpulkan selama menit-menit terkahir olah raga, pada saat konsumsi O 2 maksimum karena yang bersangkutan bekerja sekeras mungkin, dianalitis untuk mengetahui presentase kandungan O 2 dan CO 2 nya. Kemudian digunakan persamaan untuk menentukan jumlah O yang dikonsumsi, dengan memperhitungkan presentase O dan CO 2 2 2 dalam udara inspirasi, volume total udara ekspirasi dan presentase O 2 dan CO 2 dalam udara ekspirasi (Sherwood, 2001).

2.7. Rokok

  Dengan adanya kandungan tar yang beracun ini, sebagian dapat merusak sel paru karena dapat lengket dan menempel pada jalan napas dan paru-paru sehingga mengakibatkan terjadinya kanker. Asap rokok yang dihembuskan oleh perokok aktif dan terhirup olehperokok pasif, lima kali lebih banyak mengandung karbon monoksida, empat kali lebih banyak mengandung tar dan nikotin (Wardoyo, 1996).

2.8. Pengaruh Rokok Terahadap Pernapasan Secara luas diketahui bahawa merokok dapat mengurangi “napas” atlet

  Pertama, salah satu dampak nikotin adalah menyebabkan konstriksi bronkiolus terminal paru-paru, yangmeningkatkan resistensi aliran udara ke dalam dan ke luar paru-paru. Ketiga, nikotin melumpuhkan silia pada permukaan sel epitel pernapasan yang normalnya terusbergerak untuk memindahkan kelebihan cairan dan partikel asing dari saluran pernapasan.

BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

3.1. Kerangka Konsep Penelitian

  Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan perbedaan VO 2 max dan gambaran gerakan pernapasan terhadap perokok dengan bukan perokok saat latihan. Variabel independen Variabel dependenPerokok VO max dan gerakan 2 pernapasanBukan Perokok Gambar 3.1.

3. Dimana setiap 3 menit stage akan berganti dengan diikuti kenaikan

  Kapasitas pengambilan oksigen maksimal (VO 2 max) 1. Definisi : kapasitas pengambilan oksigen yang diambil pada saat melakukan latihan.

3.3. Hipotesis

Ada perbedaan VO 2 max dan gambaran gerakan pernapasan antara mahasiswa perokok dan bukan perokok pada saat latihan di Fakultas KedokteranSumatera Utara.

BAB 4 METODE PENELITIAN

  4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fisiologi Fakultas KedokteranUniversitas Sumatera Utara pada bulan Juni sampai November 2011 terhadap mahasiswa perokok dengan bukan perokok usia 18-23 tahun. 4.3 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa angkatan 2008, 2009 dan 2010 yang perokok dan bukan perokok di Fakultas Kedokteran UniversitasSumatera Utara.

4.4 Metode Pengumpulan Data

  Masukan data pasien ke dalam komputer dan tentukan target heart rate yaitu 70% dari maksimal heart rate beserta protokol yang akan digunakanyaitu modbalke dengan waktu treadmill test selama 10 menit, dimana 30 detik pretest, 9 menit exercise dan 30 detik recovery. Stage berganti setiap 3 menit, dimulai dari pretest, stage 1, stage 2 dan stage 3.

4.5 Metode Pengolahan dan Analisis Data Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji statistik “t independent”

  Hasil dikatakan bermakna bila P < 0,05. Analisis statistik dilakukan dengan bantuan komputerisasi (Wahyuni, 2008).

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

  Distribusi perokok dan bukan perokok berdasarkan usia Umur Riwayat Perokok Total Perokok Bukan Perokok(n) (n) 18 8 3 11 19 10 8 18 20 2 12 14 21 8 6 14 22 2 1 3 Total 30 30 60 Distribusi kriteria perokok sampel yang diperlihatkan pada tabel 5.2. Distribusi Kriteria Perokok Sampel Kriteria perokok perokok (n) Ringan 19 Sedang 9 Berat 2 Total 30 Distribusi frekuensi olahraga sampel yang diperlihatkan pada tabel 5.3.dimana frekuensi olahraga sampel yang paling banyak baik pada perokok maupun bukan perokok adalah sesekali berolahraga.

5.1.3. Hasil Analisis VO 2 max pada Mahasiswa Perokok dan Bukan Perokok saat Latihan

  stage 1 – stage 2 Perokok -0,100.900 Bukan perokok -0,13Hasil uji t independent diperoleh rata-rata kenaikan gelombang amplitudo pada saat stage 1 ke stage 2 pada perokok -0,10 (SD 1,029) dan bukan perokok -0,13 (SD 1,008). stage 2 – stage 3 Perokok -0,770.538 Bukan perokok -0,70Hasil uji t independent diperoleh rata-rata kenaikan gelombang amplitudo pada saat stage 2 ke stage 3 pada perokok -0,77 (SD 0.817) dan bukan perokok -0,70 (SD 0,974).

5.2 Pembahasan

  Sistem pernapasan mencakup paru dan sistem saluran yang menghubungkan tempat berlangsungnya pertukaran gas dengan lingkungan luar,juga terdapat suatu mekanisme ventilasi, yang terdiri atas kerja rangka toraks dan otot pernafsan yang terekam dalam grafik gerakan pernasan. Ini berhubungan dengan frekuensi berolahraga sampel yang sesekali berolahraga (tabel 5.3) Berdasarkan hasil penelitian, tidak terdapat perbedaan gerakan pernapasan antara perokok dan bukan perokok selama latihan 10 menit.

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

  Tidak terdapat perbedaan vo2max antara perokok dengan bukan perokok saat latihan selama 10 menit. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai pengambilan oksigen maksimal dan gerakan pernapasan, yatu dengan menambah waktu latihan agar mencapaitarget yang maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

  Fisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit. Guyton dan Hall., 1997.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  Nama : Riko Madresty HutabaratTempat / Tanggal Lahir : Pematang Siantar/5 Juni 1991Agama : IslamAlamat : Jl. Demikianlah surat perjanjian ini Saya perbuat tanpa paksaan dan apabila di kemudian hari Saya mengundurkan diri, kepada Saya tidak akan dituntut apapun.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Perbedaan Arus Puncak Ekspirasi pada Perokok dan Bukan Perokok
8
87
60
Gambaran Pola Pertumbuhan Balita pada Keluarga Perokok dan Bukan Perokok di Kecamatan Berastagi Tahun 2014
2
42
117
Impression Management Mahasiswi Perokok di Universitas Sumatera Utara (Studi Deskriptif Kualitataif Impression Management Mahasiswi Perokok di Universitas Sumatera Utara)
3
86
149
Gambaran Parameter Hematologik pada Perokok dan Bukan Perokok Pria di RSUP Haji Adam Malik pada Tahun 2013
1
107
77
Gambaran Academic Self-Management pada Mahasiswa Asing Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
4
66
156
Perbedaan Gambaran EKG dan Tekanan Darah antara Mahasiswa Perokok dengan Bukan Perokok Saat Latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
1
42
69
Perbedaan VO2max dan Gambaran Gerakan Pernapasan Antara Mahasiswa Perokok Dengan Bukan Perokok Saat Latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
0
48
54
Perbedaan Kesanggupan Berolahraga dan Masa Pemulihan Antara Mahasiswa Perokok dengan Bukan Perokok Saat Latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
4
85
55
Gambaran Stres pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
17
106
67
Pengaruh Tekanan Darah Pada Perokok Di Kalangan Mahasiswa Lelaki Angkatan 2007 Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
2
18
62
Perbedaan Waktu Transportasi Mukosiliar Hidung Pada Perokok Dan Bukan Perokok
2
89
87
Nitric Oxide Pada Perokok dan Bukan Perokok
0
0
5
Gambaran Pola Pertumbuhan Balita pada Keluarga Perokok dan Bukan Perokok di Kecamatan Berastagi Tahun 2014
0
0
24
BAB I PENDAHULUAN - Gambaran Pola Pertumbuhan Balita pada Keluarga Perokok dan Bukan Perokok di Kecamatan Berastagi Tahun 2014
0
0
8
5. SMA Negeri 39 Jakarta - Perbedaan Arus Puncak Ekspirasi pada Perokok dan Bukan Perokok
0
0
15
Show more