Feedback

Analisis Hubungan Laba Akuntansi, Laporan Arus Kas Operasi Dengan Deviden Tunai Pada Industri Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Informasi dokumen
SKRIPSI ANALISIS HUBUNGAN LABA AKUNTANSI, ARUS KAS OPERASI DENGAN DEVIDEN TUNAI PADA INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH : NAMA : SURYA WARNI SIBARANI NIM : 090522020 DEPARTEMEN : AKUNTANSI Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Medan 2011 Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul: “ANALISIS HUBUNGAN LABA AKUNTANSI, LAPORAN ARUS KAS OPERASI DENGAN DEVIDEN TUNAI PADA INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA” Adalah benar hasil karya saya sendiri yang disusun sebagai tugas akhir guna untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak benar, saya bersedia menerima sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Medan, 24 Juni 2011 Yang membuat pernyataan Surya Warni Sibarani NIM: 090522020 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Studi ini menganalisa hubungan antar laba akuntansi dan arus kas dari operasi dengan deviden tunai pada perusahaan perbankan periode 2007 sampai 2009. Studi ini dilakukan untuk mengetahui mana yang mempunyai hubungan yang paling signifikan dengan deviden tunai. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari tiap perusahaan, yang dipublikasikan melalui website www.idx.co.id. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik inferensi non parametrik. Metode sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba akuntansi ( X1) dan arus kas operasi ( X2) sebagai variabel independen, dan deviden tunai ( Y) sebagai variabel dependen yang meliputi 30 perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua variabel independen mempunyai hubungan yang signifikan dengan deviden tunai, tetapi yang mempunyai hubungan yang paling signifikan dan kuat adalah laba akuntansi. Kata kunci : Laba akuntansi, arus kas operasi dan deviden tunai. Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This study analyzed the correlation earning and cash flow from operations to the dividend cash of the banking companies since 2007 up to 2009. This study was also intended to know which performance measures have the most significant effect to the dividend cash. Data that used in this research is financial statements from each company, publized through website www.idx.co.id. Analysis method that used in this research is statistic method with inferensi non parametrik. Sampling method that used is purposive sampling. Variables that used in this research are earnings (X1) and operating cash flow (X2) as variable independent, and dividend cash (Y) as variable dependent consist of the 30 firms. This research concludes that both of two independent variables have positive significant correlation toward dividend cash, but the most significant correlation was from earnings . Key word : earnings, operating cash flow and dividend cash Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Assalamualaikum Warahmatullaahi Wabarkaatuh Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Analisis Hubungan Laba Akuntansi, Arus Kas Operasi Dengan Deviden Tunai Pada Industri Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi kemajuan dimasa yang akan datang. Terwujudnya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan serta dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada : 1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, 2. Bapak Drs. Firman Syarif, MSi, Ak, selaku Ketua Program Studi S1 Akuntansi dan Ibu Dra. Mutia Ismail, MM, Ak, selaku Sekretaris Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Drs. Sucipto, MM, Ak selaku Dosen Pembimbing yang banyak memberikan bimbingan dalam rangka terwujudnya penulisan tugas akhir ini, 4. Bapak Drs. Syahrul Rambe, MM, Ak selaku Dosen Penguji yang banyak memberikan bimbingan dalam rangka terwujudnya penulisan tugas akhir ini, Universitas Sumatera Utara 5. Ibu Dra. Mutia Ismail, MM, Ak selaku Dosen Penguji yang banyak memberikan bimbingan dalam rangka terwujudnya penulisan tugas akhir ini, 6. teristimewa kepada Ibunda tercinta Hasniar Br Manalu yang telah banyak membantu dan memberi semangat kepada penulis baik moril maupun materil dengan tulus dan ikhlas serta mengorbankan apa yang terbaik dari mereka untuk kepentingan penulis selama mengikuti perkuliahan sampai dengan selesai. Akirnya penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua dan apabila dalam penulisan skripsi ini terdapat kata-kata yang kurang berkenan, penulis menghaturkan maaf yang sebesar-besarnya, semoga Allah SWT senantiasa meridhoi kita semua, Amin Ya Robbal’Alamin. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Medan, 24 Juni 2011 Penulis Surya Warni Sibarani 090522020 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman PERNYATAAN. i ABSTRAK . ii ABSTRACT . iii KATA PENGANTAR . iv DAFTAR ISI. vi DAFTAR TABEL . ix DAFTAR GAMBAR . xi DAFTAR LAMPIRAN . xii BAB I BAB II PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah. 1 1.2. Perumusan Masalah . 3 1.3. Tujuan Penelitian . 3 1.4. Manfaat Penelitian . 3 TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis . 5 Universitas Sumatera Utara BAB III 2.1 Laba Akuntansi . 5 2.2 Arus Kas Operasi . 5 2.3 Pengertian Deviden . 7 2.4 Teori Kebijakan Deviden . 8 B. Tinjauan Penelitian Terdahulu . 11 C. Kerangka Konseptual. 12 D. Hipotesis Penelitian. 13 METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian. 14 B. Jenis dan Sumber Data . 14 C. Metode Pengumpulan Data . 15 D. Populasi dan Sampel Penelitian . 15 E. Teknik Pengambilan Sampel. 15 F. Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel. 17 3.1 Variabel Independen (bebas). 17 3.2 Variabel Dependen . 18 G. Metode Analisis Data . 19 3.1 Korelasi Spearman Rank . 20 3.2 Uji t . 21 H. Jadwal Penelitan . 22 Universitas Sumatera Utara BAB IV BAB V ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Data Penelitian . 23 B. Deskripsi Data Penelitian . 23 C. Analisis Objek Penelitian . 24 D. Hasil Analisis Statistik . 32 KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan . 40 B. Keterbatasan Penelitian . 41 C. Saran. 42 DAFTAR PUSTAKA . 43 LAMPIRAN . 45 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL No Tabel Judul Halaman 2.1 Aktivitas Operasi . 5 2.2 Tinjauan Penelitian Terdahulu. . 11 3.1 Sampel Perusahaan Perbankan. 16 3.2 Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel . 19 3.3 Jadwal Penelitian . 22 4.2 Data Laba Akuntansi. 25 4.3 Data Laba Akuntansi. 25 4.4 Data Laba Akuntansi 2009 . 26 4.5 Deskriptive Statistik Laba Akuntansi . 27 4.6 Data Arus Kas Operasi 2007. 27 4.7 Data Arus Kas Operasi 2008 . 28 4.8 Data Arus Kas Operasi 2009 . 28 4.9 Deskriptive Statistik Arus Kas Operasi. 29 4.10 Data Deviden Tunai 2007 . 30 4.11 Data Deviden Tunai 2008 . 30 Universitas Sumatera Utara 4.12 Data Deviden Tunai 2009 . 31 4.13 Deskriptive Statistik Deviden Tunai. 32 4.14 Korelasi Spearman Rank 2007 . 33 4.15 Korelasi Spearman Rank 2008 . 34 4.16 Korelasi Spearman Rank 2009 . 35 4.17 Tabel Uji t 2007 . 37 4.18 Tabel Uji t 2008 . 38 4.19 Tabel Uji t 2009. 39 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR No. Gambar Judul Halaman 2.1 Kerangka Konseptual . 12 4.1 Histogram . 24 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN No. Lampiran Judul Halaman i Daftar Perusahaan Sampel . 45 ii Data penelitian tahun 2007-2009 . 46 iii Descriptive Statistik Laba Akuntansi . 50 iv Descriptive StatistikArus Kas Operasi. 50 v Descriptive Statistik Deviden Tunai . 51 vi Korelasi Spearman Rank Tahun 2007 . 51 vii Korelasi Spearman Rank Tahun 2008 . 52 viii Korelasi Spearman Rank Tahun . 53 ix Uji t 2007-2009 . 54 x Gambar Histogram . 55 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Studi ini menganalisa hubungan antar laba akuntansi dan arus kas dari operasi dengan deviden tunai pada perusahaan perbankan periode 2007 sampai 2009. Studi ini dilakukan untuk mengetahui mana yang mempunyai hubungan yang paling signifikan dengan deviden tunai. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari tiap perusahaan, yang dipublikasikan melalui website www.idx.co.id. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik inferensi non parametrik. Metode sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba akuntansi ( X1) dan arus kas operasi ( X2) sebagai variabel independen, dan deviden tunai ( Y) sebagai variabel dependen yang meliputi 30 perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua variabel independen mempunyai hubungan yang signifikan dengan deviden tunai, tetapi yang mempunyai hubungan yang paling signifikan dan kuat adalah laba akuntansi. Kata kunci : Laba akuntansi, arus kas operasi dan deviden tunai. Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This study analyzed the correlation earning and cash flow from operations to the dividend cash of the banking companies since 2007 up to 2009. This study was also intended to know which performance measures have the most significant effect to the dividend cash. Data that used in this research is financial statements from each company, publized through website www.idx.co.id. Analysis method that used in this research is statistic method with inferensi non parametrik. Sampling method that used is purposive sampling. Variables that used in this research are earnings (X1) and operating cash flow (X2) as variable independent, and dividend cash (Y) as variable dependent consist of the 30 firms. This research concludes that both of two independent variables have positive significant correlation toward dividend cash, but the most significant correlation was from earnings . Key word : earnings, operating cash flow and dividend cash Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tujuan pembagian dividen untuk memaksimumkan pemegang saham atau harga saham dan menunjukan likuiditas perusahaan. Dari sisi investor deviden merupakan salah satu motivator untuk menanamkan dana dipasar modal. Investor lebih memilih dividen yang berupa kas dibandingkan dengan capital gain. Perilaku ini diakui oleh Gordon-Litner sebagai “The bird in the hand theory” bahwa satu burung di tangan lebih berharga daripada seribu burung di udara. Selain itu investor juga dapat mengevaluasi kinerja perusahaan dengan menilai besarnya deviden yang dibagikan Dari sisi emiten kebijakan dividen sangat penting bagi mereka, apakah sebagai keuntungan perusahaan akan lebih banyak digunakan untuk membayar deviden dibanding retain earning atau sebaliknya. Dalam penetapan kebijaksanaan mengenai pembagian deviden, faktor yang menjadi perhatian manajemen adalah besarnya laba yang dihasilkan perusahaan. Ada dua ukuran kinerja akuntansi perusahaan yaitu laba akuntansi dan total arus kas. Laba akuntansi adalah laba dari kaca mata perekayasa akuntansi atau kesatuan usaha karena keperluan untuk menyajikan informasi secara objektif dan terandalkan. Laba akuntansi yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba yang didapat dari selisih hasil penjualan dikurangi harga pokok penjualan dan biaya-biaya operasi perusahaan (laba bersih). Universitas Sumatera Utara Informasi arus kas berguna untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas, laporan arus kas melaporkan arus kas selama periode tertentu dan diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari kegiatan operasi perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar deviden dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar. Murtanto (2004) dalam penelitiannya yang menganalisis hubungan antara laba akuntansi dan laba tunai dengan deviden kas. Mereka menganalisis perusahaan industri Barang Konsumsi pada tahun 1999, 2000 dan 2001. Berdasarkan penelitiannya itu disimpulkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara laba akuntansi terhadap deviden kas. Elizabeth (2000) dalam penelitiannya yang menganalisis hubungan laba akuntansi dan arus kas operasi dengan deviden kas, dengan menggunakan koefisien korelasi Spearman Rank, ia menganalisa 25 perusahaan yang Go publik di BEJ pada tahun 1992, 1993 dan 1994. Berdasarkan penelitiannya itu disimpulkan bahwa ada konsistensi hubungan yang signifikan antara laba akuntansi dan arus kas operasi dengan dividen kas. Pada umumnya laba akuntansi lebih mempengaruhi besarnya dividen kas yang dibagikan daripa arus kas operasi. Penelitian ini merupakan replikasi penelitian Elizabeth (2000) dengan judul “ Analisis Hubungan Laba Akuntansi, Arus Kas Operasi Dengan Deviden Tunai Universitas Sumatera Utara Pada Industri Perbankan yang terdaftar di BEI. Tahun penelitian yang digunakan yaitu tahun 2007,2008,2009. 1.2 Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka penulis merumuskan masalah yang diteliti: 1. apakah terdapat hubungan yang signifikan antara laba akuntansi dengan deviden tunai? 2. apakah terdapat hubungan yang signifikan antara arus kas operasi dengan deviden tunai? 1.3 Tujuan Penelitian 1. untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan anatara laba akuntansi dengan deviden tunai, 2. untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan anatara arus kas operasi dengan deviden tunai, 1.4 Manfaat Penelitian 1. Bagi peneliti, penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan peneliti tentang pasar modal khususnya yang berkaitan dengan hubungan antara laba akuntansi,arus kas operasi dengan deviden kas pada perusahaan industri perbankan yang terdaftar di BEI, 2. Investor maupun calon investor, sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk membeli, menjual atau menahan saham sedangkan nilai suatu dividen saham dapat dihitung dengan harga wajar dividen saham dibagi dengan rasio dividen saham. Harga wajar dividen saham merupakan harga yang diputuskan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan merupakan harga penutupan yang tersedia sebelum RUPS yang akan memutuskan dividen saham (umumnya pada sesi terakhir bursa sebelumnya atau sesi terakhir sebelum RUPS dimulai). E. Tinjauan Peneliti Terdahulu Penelitian terdahulu yang dapat mendukug penelitian ini adalah Fitri Ariyanti (2007) dalam penelitiannya yang berjudul “Analisis Hubungan antara Laba Akuntansi dan Laba Tunai dengan deviden Kas pada Industri Barang Konsumsi di Indonesia Periode 2002-2004.”. Karina Cahyati (2006) dalam penelitiannya yang berjudul “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Deviden Per Share pada Universitas Sumatera Utara Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ” dan Triana Hidayati (2006) dalam penelitiannya yang berjudul “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Deviden Kas di BEJ Tahun 1999-2003”. Tinjauan peneliti terdahulu dapat dilihat pada tabel 2.1 sebagai berikut. Tabel 2.1 Tinjauan Peneliti Terdahulu No 1 2 Nama Peneliti dan Tahun Fitri Ariyanti, 2007 Karina Cahyati, 2006 Judul Penelitian Analisis Hubungan antara Laba Akuntansi dan Laba Tunai dengan deviden Kas pada Industri Barang Konsumsi di Indonesia Periode 20022004. Variabel Variabel Indevenden: -Laba akuntansi -Laba tunai Hasil Penelitian Hasil penelitian yang menggunakan analisis korelasi spearman, menyimpulkan Variabel bahwa terdapat Devenden: hubungan -Deviden antara variabel kas indevenden dengan deviden kas. Variabel yang mempunyai hubungan yang kuat dengan deviden kas adalah variabel laba akuntansi. Analisis Variabel Dari penelitian Faktor-faktor Indevenden: yang yang -Current menggunakan Mempengaruh ratio model regresi i Deviden Per -Debt to berganda, Share pada Equity Ratio diketahui bahwa Perusahaan -Earning per hanya variabel Manufaktur share deviden per yang -Deviden share tahun Terdaftar di per share sebelumnya dan BEJ tahun variabel earning sebelumnya per share saja Keterangan Penelitian dilakukan pada sembilan belas perusahaan industri konsumsi yang terdaftar di BEJ periode tahun 2002-2004. Penelitian dilakukan pada 39 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ periode tahun 2000-2003 Universitas Sumatera Utara 3 Triana Hidayati, 2006 -Total assets yang turn over mempengaruhi devidend per Variabel share secara Devenden: signifikan. Dan -Devidend secara simultan per share disimpulkan bahwa seluruh variabel bebas mempengaruhi variabel terikat secara signifikan. Analisis Variabel Dengan Faktor-faktor Indevenden: menggunakan yang -ROI analisis uji Mempengaru- -Cash Ratio regresi linear hi Deviden -Current berganda, Kas di BEJ ratio peneliti Tahun 1999- -Debt to menyimpulkan total asset 2003 bahwa variabel -Earning per yang share berpengaruh -Cash terhadap cash devidend devidend pay out ratio hanyalah Variabel variabel secara Devenden: signifikan -Deviden hanyalah kas variabel Cash devidend pay out ratio. Dan secara simultan, seluruh variabel indevenden tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel devenden. Penelitian dilakukan pada delapan belas perusahaan yang listing di BEJ pada tahun 1999-2003 dan membagikan deviden kas setiap tahunnya. Universitas Sumatera Utara F. Kerangka Konseptual dan Hipotesis Penelitian 1. Kerangka Konseptual Kerangka konseptual merupakan sintesis atau ekstrapolasi dari tinjauan teori yang mencerminkan keterkaitan antara variabel yang diteliti dan merupakan tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian serta merumuskan hipotesis (Jurusan Akuntansi, 2004: 13). Kerangka konseptual dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Laba Akuntansi (X1) H1 H2 Laba Tunai (X2) Deviden Kas (Y) H3 Gambar 2.1 Kerangka Konseptual Laba akuntansi secara operasional didefinisikan sebagai perbedaan antara pendapatan yang direalisasikan yang berasal dari transaksi suatu periode dan berhubungan dengan biaya historis. kenaikan pada laba akuntansi akan meningkatkan kesempatan pada perusahaan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham karena dividen tunai (dividen kas) diambil dari sisa laba bersih perusahaan (laba Akuntansi) perusahaan. Laba akuntansi berpengaruh positif terhadap dividen kas. Arus kas (laba tunai) menunjukkan posisi kas pada suatu perusahaan. Posisi kas perusahaan yang baik memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk memberikan dividen kepada para pemegang sahamnya Universitas Sumatera Utara karena dividen tunai berbentuk satuan kas. Laba tunai berpengaruh positif terhadap dividen kas. B. Hipotesis Penelitian Hipotesis menurut Erlina (2007 : 41) menyatakan “hubungan yang diduga secara logis antara dua variabel atau lebih dalam rumusan preposisi yang dapat diuji secara empiris”. Hipotesis adalah dugaan atau jawaban sementara terhadap masalah yang akan diuji kebenarannya, melalui analisis data yang relevan dan kebenaranya akan diketahui setelah dilakukan penelitian. Berdasarkan tinjauan teoritis, rumusan masalah dan tinjauan penelitian terdahulu yang telah dikemukakan di awal, maka hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut: H1 : Laba akuntansi berpengaruh secara parsial terhadap deviden kas H2 : Laba tunai berpengaruh secara parsial terhadap deviden kas H3 : Laba akuntansi dan laba tunai secara simultan berpengaruh terhadap dividen kas. Universitas Sumatera Utara BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian asosiatif kausal. Menurut Umar (2003 : 30) penelitian asosiatif kausal adalah “penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variable lainya atau bagaimana suatu variable mempengaruhi variabel lain”. Dengan kata lain desain kausal berguna untuk mengukur hubungan-hubungan antar variabel riset atau berguna untuk menganalisis bagaimana suatu variabel mempengaruhi variabel yang lain. B. Populasi dan Sampel Menurut Sugiono (2004: 72) “ Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek dan subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari, kemudian ditarik kesimpulannya”. Populasi penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2005 sampai dengan tahun 2008. Berdasarkan data yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI), melalui situs www.idx.co.id, di dapat 32 perusahaan yang bergerak dalam sektor Perbankan dalam periode tahun 20052008 yang menjadi populasi dalam penelitian ini. Menurut sugiyono (2004: 73)“ sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan suatu kriteria dengan pertimbangan Universitas Sumatera Utara judgement sampling (Jogiyanto, 2004:79). Adapun kriteria yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: 1. Perusahaan tersebut terdaftar di BEI dan menerbitkan laporan keuangan pada tahun terakhir, yaitu tahun 2005, 2006, 2007, 2008. 2. perusahaan tersebut tidak delisting pada periode penelitian 3. Perusahaan tersebut membayar dividen kas pada tahun 2005 sampai 2008 Berdasarkan kriteria diatas, maka sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah delapan perusahaan. dengan data penelitian yang digunakan sebanyak 32 amatan. Sampel penelitian ini dapat dilihat pada tabel 3.1. Tabel 3.1 Sampel Penelitian NO 1 2 3 4 5 6 7 8 NAMA EMITEN Bank Central Asia Bank Danamon Indonesia Bank Internasional Indonesia Bank Mandiri Bank Negara Indonesia Bank Niaga Bank Pan Indonesia Bank Rakyat Indonesia KODE BBCA BDMN BNII BMRI BNII BNGA PNBN BBRI Sumber data: lampiran i Pada tabel 3.1 diatas menjelaskan bahwa setiap sampel harus memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan peneliti, maka jika ada perusahaan yang gugur pada kriteria pertama, untuk kriteria selanjutnya akan otomatis gugur karena perusahaan tersebut sudah tidak memenuhi syarat lagi sebagai sampel. Universitas Sumatera Utara C. Jenis dan Sumber Data Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan merupakan data sekunder yang informasinya diperoleh secara tidak langsung dari perusahaan. Data sekunder tersebut diperoleh dalam bentuk laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di situs BEI, yaitu www.idx.co.id. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data yang berhubungan dengan variabel penelitian yaitu: informasi mengenai laba akuntansi, arus kas dari aktivitas operasi, dan dividen kas. D. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mendownload data yang dibutuhkan melalui website BEI dan mengumpulkan sumber-sumber yang berhubungan dengan teori dan penelitian terdahulu dalam penelitian ini. E. Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel Defenisi operasional variabel bermanfaat untuk memberikan penjelasan yang lebih spesifik tentang kegiatan atau tindakan yang dibandingkan antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya. Universitas Sumatera Utara DAFTAR PUSTAKA Arifin, Zainal, 2005. Teori Keuangan dan Pasar Modal, Ekonisisa Badan Penerbit Yogyakarta. FE UII, Belkaoi, Ahmad R.2001.Reori Akuntansi, Jilid II, Alih Bahasa Marwata,et.al. Penerbit Salemba Empat,Jakarat. Gulo, W,. 2004. Metode Penelitian, Edisi Pertama, Cetakan Ketiga, PT Gramedia, Jakata. Harahap, Sopyan Syafri, 2004. Analisis Ktitis atas Laporan Keuangan. Edisi Pertama, Cetakan Keempat, PT Raja Grafindo, Jakarta. Hendriksen, Eldon S dan F. Van Breda, 2000. Teori Akunting, Edisi ke-5, Interaksara. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), 2007. Standar Akauntansi Keuangan, Salemba Empat, Jakarta. Margaretha, Frah, 2005. Teori dan Aplikasi Manajemen Keuangan, PT Grafindo, Jakarta. Mudrajat Kuncoro, 2001. Metode Kuantitatif Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi, Edisi Pertama, UPP AMP YKPN, Yogyakarta. Muliyono, Sri, 2003. Statistika Untuk Ekonomi, Edisi Kedua, Penerbit LPFE Universtas Indonesia. Muqodim, 2005. Teori Akuntansi, Edisi ke-1, Ekonisia, Yogyakarta. Nachrowi, nachrowi Djalal dan Hardius Usman, 2002. Penggunaan Teknik Ekonomitri: Pendekatan Populer dan Praktisi dilengkapi Tekhnik Analisis dan Pengolahan Data dengan Menggunakan Paket Program SPSS, cetakan Pertama, PT Gramedia Persada, Jakarta. Universitas Sumatera Utara Prasityo, Bambang dan Lina Miftahul Jannah, 2005. Metode Penelitian Kuantitatif, Edisi Pertama, Cetakan Pertama, PT Raja Grafindo, Jakarta. Sawir, Agnes, 2004. Kebijakan Pendanaan dan Restrukturisasi Perusahan,an, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Soemarson S.R, 2005. Akuntansi Suatu Pengantar, Edisi Kelima, Salemba Empat, Jakarta. Sugiono, 2006. Metode Penelitian Bisnis, Cetakan, kesembilan, Alfabeta, CV, Bandung. Sukousen, Fred K, Smit M. 2004. Intermediate Accounting, Edisi 15, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. Suliyanto , 2006. Metode Riset Bisnis, CV Andi Ofset, Yogyakarta. Sundjaja, Ridwan, Inge Berlian, 2002, Manajemen Keuangan, Buku 1, Cetakan Pertama, PT Prenhllindo, Jakarta. Suwardjono, 2005. Teori Akuntansi Perekayasaan Pelaporan Keuangan, Edisi ke-3, BPFE, Yogyakarta. Syamsul Hadi, 2006. Metodeologi Penelitian Kuantitatif untuk Akuntansi & Keuangan, Ekonisia, Yogyakarta. Wahid Sulaiman, 2003. Statistik Non Parametrik Contoh Kasus Dan Pemecahannya Dengan SPSS, Penerbit ANDI, Yogyakarta. www.idx.co.id Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN Lampiran i Tabel Sampel dan Populasi Kriteria Sampel No Nama Perusahaan 1 Ades Waters Indonesia Tbk Aqua Golden Mississippi Tbk Cahaya Kalbar Tbk Davomas Abadi Tbk Delta Djakarta Tbk Indofood Sukses Makmur Tbk Mayora Indah Tbk Multi Bintang Indonesia Tbk Prasidha Aneka Niaga Tbk Sari Husada Tbk Sekar Bumi Tbk Sekar laut Tbk Siantar Top Tbk Suba Indah Tbk Tiga Pilar Sejahtera Ultra Jaya milk Tbk BAT Indonesia Tbk Bentoel International Investama Tbk Gudang Garam Tbk HM Sampoerna Tbk Bristol Meyrs Squibb Indonesia Tbk Darya Varia Laboratori Tbk Indofarma Tbk Kalbe Farma Tbk 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Ket 1 √ 2 √ 3 √ 4   √ √ √ √ Sampel 1 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √   √ √   Sampel 2 Sampel 3 √ √ √ √ √ √ √ √ Sampel 4 Sampel 5 √ √ √   √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √         √         Sampel 6 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Sampel 7 Sampel 8 Sampel 9 √ √ √   √ √ √ √ √ √  √  Sampel 10 Universitas Sumatera Utara 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Kimia Farma Tbk Merck Tbk Pyridam Farma Tbk Schering Plough Indonesia Tbk Tempo Scan Facific Tbk Mandom Indonesia Tbk Mustika Ratu Tbk Sara Lee Body Care Indonesia Tbk Unilever Indonesia Tbk Kedaung Indah Can Tbk Kadawung Setia Industrial Tbk Langgeng Makmur Industri Tbk √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √  √    Sampel 11   √ √ √ √ Sampel 12 √ √ √ √ Sampel 13 √ √ √ √ √ √   √ √ √ √ Sampel 14 √ √ √   √ √ √   √ √ √   Universitas Sumatera Utara Lampiran ii Data Penelitian Tahun 2006 (dalam Rp) Laba Akuntansi Laba Tunai Deviden Kas No Nama Perusahaan 1 Aqua Golden Mississippi Tbk Delta Djakarta Tbk 85.699.106.348 56.659.911.185 15.510.730.505 51.681.667.000 18.108.286.000 11.224.049.000 Indofood Sukses Makmur Tbk Mayora Indah Tbk 1.962.486.000 1.614.931.000 42.642.000 170.904.609.793 24.389.308.219 19.140.676.295 131.108.000 166.742.000 102.405.000 166.503.038.662 115.042.512.289 31.112.925.000 2.526.343.000 1.905.618.000 962.045.000 5.175.282.000 3.538.693.000 2.410.650.000 78.881.058.000 98.975.851.000 13.824.000.000 1.071.271.451.11 5 640.610.354.353 1.620.723.456 119.534.575.000 116.776.903.000 31.360.000.000 314.043.556.010 234.892.877.849 135.000.000.00 0 2 3 4 5 7 Multi Bintang Indonesia Tbk Bentoel International Investama Tbk Gudang Garam Tbk 8 HM Sampoerna Tbk 9 Bristol Meyrs Indonesia Tbk 6 10 Squibb Kalbe Farma Tbk 11 Merck Tbk 12 Tempo Scan Facific Tbk 13 Mandom Indonesia Tbk 138.803.350.194 90.108.309.327 39.803.487.500 14 Unilever Indonesia Tbk 2.435.370.000 2.174.808.000 1.522.296.000 Universitas Sumatera Utara Lampiran ii Data Penelitian Tahun 2007 (dalam Rp) No Nama Perusahaan 1 2 3 4 5 6 Laba Akuntansi Laba Tunai DevidenKas Aqua Golden Mississippi Tbk Delta Djakarta Tbk 89.270.712.280 115.989.209.324 8.260.746.944 60.611.899.000 87.272.573.000 20.226.164.000 Indofood Sukses Makmur Tbk Mayora Indah Tbk 2.876.440.000 2.613.759.000 264.386.000 238.713.343.143 178.699.351.379 26.830.440.000 133.153.000 227.271.000 84.837.000 343.319.235.437 552.085.102.941 95.798.196.029 Multi Bintang Indonesia Tbk Bentoel International Investama Tbk 7 Gudang Garam Tbk 2.528.677.000 1.449.178.000 481.022.000 8 HM Sampoerna Tbk 5.577.278.000 1.786.380.000 1.292.985.000 9 80.370.154.000 77.247.648.000 25.600.000.000 10 Bristol Meyrs Squibb Indonesia Tbk Kalbe Farma Tbk 1.129.354.542.486 362.898.238.846 100.786.240.522 11 Merck Tbk 123.852.505.000 110.966.960.000 44.800.000.000 12 Tempo Scan Facific Tbk Mandom Indonesia Tbk Unilever Indonesia Tbk 320.560.299.182 294.712.577.526 112.500.000.000 320.560.299.182 178.542.842.753 45.207.104.450 2.777.360.000 2.250.013.000 1.636.560.000 13 14 Universitas Sumatera Utara Lampiaran ii Data Penelitian Tahun 2008 (dalam Rp) No Nama Perusahaan 1 2 3 4 5 Aqua Golden Mississippi Tbk Delta Djakarta Tbk Indofood Sukses Makmur Tbk Mayora Indah Tbk Laba akuntansi Laba Tunai Deviden Kas 95.634.374.933 123.763.513.411 13.116.133.421 100.038.783.000 161.946.514.000 22.846.856.000 4.341.476.000 2.684.806.000 366.730.000 345.420.105.123 138.452.987.153 30.663.360.000 286.286.000 415.213.000 75.582.000 410.139.935.334 55.097.907.586 50.456.765.650 3.165.635.000 2.260.895.000 481.022.000 6.225.233.000 4.745.113.000 3.462.570.000 134.212.109.000 171.852.959.000 38.912.000.000 1.142.712.402.521 807.700.535.344 96.707.694.218 7 Multi Bintang Indonesia Tbk Bentoel International Investama Tbk Gudang Garam Tbk 8 HM Sampoerna Tbk 9 10 Bristol Meyrs Squibb Indonesia Tbk Kalbe Farma Tbk 11 Merck Tbk 140.153.570.000 145.237.471.000 51.520.000.000 12 Tempo Scan Facific Tbk Mandom Indonesia Tbk Unilever Indonesia Tbk 363.370.832.489 292.296.080.215 270.000.000.000 175.319.472.297 101.359.599.478 50.669.048.916 3.431.098.000 2.785.785.000 1.994.516.000 6 13 14 Universitas Sumatera Utara Lampiaran iii Output SPSS Tahun 2006 Correlations Laba Akuntansi Spearman's rho Laba Akuntansi Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Laba Tunai Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Deviden Kas Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N * Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). Sumber: Data diolah dengan SPSS Laba Tunai Deviden Kas 1.000 .648(*) .336 . 14 .012 14 .240 14 .648(*) 1.000 .068 .012 14 . 14 .817 14 .336 .068 1.000 .240 14 .817 14 . 14 Output SPSS Tahun 2007 Correlations Laba Akuntansi Spearman's rho Laba Akuntansi Correlation 1.000 Coefficient Sig. (2-tailed) . N 14 Laba Tunai Correlation .622(*) Coefficient Sig. (2-tailed) .018 N 14 Deviden Kas Correlation .029 Coefficient Sig. (2-tailed) .923 N 14 * Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). Sumber: Data diolah dengan SPSS Laba Tunai Deviden Kas .622(*) .029 .018 14 .923 14 1.000 .292 . 14 .311 14 .292 1.000 .311 14 . 14 Lampiran iii Universitas Sumatera Utara Output SPSS Tahun 2008 Correlations Laba Akuntansi Spearman's rho Laba Akuntansi Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Laba Tunai Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Deviden Kas Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Laba Tunai Deviden Kas 1.000 .314 -.020 . 14 .274 14 .946 14 .314 1.000 .099 .274 14 . 14 .737 14 -.020 .099 1.000 .946 14 .737 14 . 14 Sumber: Data diolah dengan SPSS Universitas Sumatera Utara
Analisis Hubungan Laba Akuntansi, Laporan Arus Kas Operasi Dengan Deviden Tunai Pada Industri Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Analisis Hubungan Laba Akuntansi, Laporan Arus Kas Operasi Dengan Deviden Tunai Pada Industri Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Gratis