Uji Ke-Efektifan Pupuk Hayati Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Mucuna bracteata

 2  30  89  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

RIWAYAT HIDUP

  Penulis lahir di Kisaran (Kabupaten Asahan) pada tanggal 25 Juli 1989 putri dari Bapak Armansyah dan Ibu Rabiatul Adwiyah. Tahun 2007 penulis lulus dari SMA Negeri 3 Kisaran dan pada tahun yang sama terdaftar masuk ke Program Studi Agronomi, Departemen Agroekoteknologi,Fakultas Pertanian USU Medan melalui jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (PMP).

KATA PENGANTAR

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam meningkatkan panjang sulur, luas daun, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk,jumlah seluruh bintil akar, jumlah bintil akar efektif dan kadar hara N daun Mucuna bracteata dan perlakuan pupuk hayati Rhiphosant mampu meningkatkan kadar klorofil daun Mucuna bracteata. Melihat berbagai permasalahan diatas maka penulis tertarik untuk mencoba memodifikasi media tanam dengan aplikasi agen hayati sepertiRhizobium pada Mucuna bracteata untuk meningkatkan kadar beberapa jenis haraN, P, K yang terkandung didalamnya yang pada akhirnya akan diserap oleh tanaman kelapa sawit dan dapat meningkatkan produktivitasnya sekaligusmengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia dari + 675 kg/ha urea (data dari perkebunan Adolina) menjadi + 337,5 kg/ha urea (berkurang 50 %).

TINJAUAN PUSTAKA

  Mucuna bracteata Menurut Harahap, dkk (2008) klasifikasi dari tanaman kacangan ini adalah sebagai berikut:Kingdom : PlantaeDivisio : SpermatophytaSub Divisio : AngiospermaeKelas : DicotyledoneaOrdo : FabalesFamili : FabaceaeSub Famili : FaboideaeGenus : MucunaSpecies : Mucuna bracteata Mucuna bracteata memiliki sistem perakaran tunggang sebagai mana kacangan lain, berwarna putih kecokelatan, tersebar di atas permukaan tanah dan dapat mencapai kedalaman 1 meter di bawah permukaan tanah. Pada tanah dengan kandungan nitrogen yang tinggi, maka pertumbuhan tanaman lebih mengarah kepada laju pertumbuhan vegetatif, yang terlihat dari Menurut Hadisuwito (2007), keunggulan media berbahan dasar pupuk organik antara lain: 1.

2 O total 30-40

  Pemanfaatansecara langsung ialah dengan menjadikan TKKS sebagai mulsa sedangkan secara tidak langsung dengan mengomposkan terlebih dahulu sebelum digunakan sebagaipupuk organik. Berikut ini adalah analisis kandungan hara tandan kosong kelapa sawit (TKKS) disajikan pada Tabel 2.

2 O total % 3,9 <5

  Bahan dan Alat Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih Mucuna bracteata sebagai objek percobaan, sub soil sebagai media tanam, pasir sebagai media tanam pendederan benih, kompos TKKS dan abu TKKS sebagai penambah unsur hara, polibeg ukuran 4 kg sebagai wadah tanam, Rhiphosant sebagai pupukhayati yang mampu meningkatkan P dan kelarutan kalium dalam tanah. εijk = Pengaruh galat pada blok ke-i yang mendapat perlakuan media tanam pada taraf ke-j dan Rhiphosant pada taraf ke-k.

PELAKSANAAN PENELITIAN

  Pendederan dilakukan dengan mendederkan biji Mucuna pada media tanam pasir selama 1 minggu Persiapan Media Tanam Media tanam yang digunakan adalah subsoil yang diambil di Jln. Deli Serdang dengan cara mencari satu titik penggalian dan mengambil tanah + 30 cm dari permukaan,subsoil : kompos TKKS (3:1) dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan dengan proses perajangan kemudian ditumpuk dan disiram dengan limbah cair dari PKSkemudian dibalik dengan mesin pembalik (bachus) dan akhirnya dikemas , subsoil : abu TKKS (3:1) dari sisa pembakaran Pabrik Kelapa Sawit Kebun Adolina.

2 O dan Ca tanah, serta menganalisis tekstur tanahnya. Sub soil yang dianalisis

  Panjang sulur tanaman (cm) dengan perlakuan media tanam pada 10 MSPTHasil pada Tabel 3 memperlihatkan bahwa media tanam berpengaruh nyata terhadap panjang sulur tanaman (cm) pada 2,6,7,8,9 dan 10 MSPT, dengan rataantertinggi terdapat pada perlakuan M2 (370,73) dan rataan terendah terdapat pada M0 (227,99). Bobot kering tajuk (g) dengan perlakuan media tanamDari Tabel 8 menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh nyata pada bobot kering tajuk (g) rataan tertinggi dengan perlakuan media tanam terdapat pada M2 (139,80) dan rataan terendah terdapat pada M0 (27,81).

2 O) 5,74 Agak Masam

  N (%) 0,02 Sangat Rendah 7. P O (%) 0,02 Sangat Rendah 2 5 9.

2 O (%) 0,10 Sedang

  Dari Tabel 11 dapat dilihat bahwa tanah yang diuji merupakan jenis tanah lempung berpasir, yang memilki pH agak asam dengan kadar hara yang sangatrendah seperti kandungan karbon, total N, P 2 O 5, dan Ca. Dari Tabel 12 dapat dilihat bahwa terjadinya penurunan pada pH tanah seperti pada perlakuan M R , M R 1 , M R 2 , M R 3 , M 1 R 2 dan M 1 R 3 .

1 R , M

  1 R 1 , M 1 R 2 , M 1 R 3 , M 2 R 2 dan M 2 R 3 . Pada unsur hara P 2 O 5 terjadi pada semua perlakuan mulai dari M R sampai M 2 R 3.

2 O terjadi pada semua perlakuan kecuali pada perlakuan

  Hasil awal pH tanah menunjukkan kriteria pH tanah terletak pada agak masam, setelah perlakuan terjadi penurunan pH menjadi masam, yaitu padaperlakuan M R 0, M R 1 , M R 2 , M R 3 , M 1 R 2 , dan M 1 R 3 . Sedangkan pada kandungan C pada tanah awal dengan kriteria sangat rendah menjadi tinggi pada tanah akhir yaitu pada M R , M R , M R dan M R .

2 O pada tanah awal dengan kriteria sedang menjadi tinggi

  Perlakuan media tanam (M) berpengaruh nyata pada parameter panjang sulur tanaman, jumlah seluruh bintil akar, jumlah bintil akar efektif, bobotbasah tajuk, luas daun dan bobot kering tajuk. Penggunaan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sebagai campuran media tanam dapat digantikan oleh Abu Tandan Kosong KelapaSawit (TKKS) dengan perbandingan 3:1, seperti pada kadar C dan N tanah.

DAFTAR PUSTAKA

  Penggunaan Mucuna bracteata pada Kelapa Sawit : Pengalaman di kebun Tinjowan II PT. Penggunaan Kacangan Penutup Tanah Mucuna bracteata pada Pertanaman Kelapa Sawit.

2 O) 5,74 AM

  N (%) 0,02 SR 7. P 2 O 5 (%) 0,02 SR 9.

2 O (%) 0,10 S

  Data Pengamatan Panjang Sulur Tanaman 3 MSPT (cm) PerlakuanBlok Total Rataan I II III M0R0 21.30 17.10 16.93 55.33 18.44 M0R1 19.03 17.37 14.81 Perlakuan BlokTotal Rataan 2.83 0.26 3.44 tn R 3 50.97 16.99 1.54 3.05 tn M*R 6 97.72 16.29 1.48 2.55 tn Error22 242.16 11.01 Total 35 401.2544 FK = 11830.19KK = 18.30% Keterangan: * = nyatatn = tidak nyata Lampiran 13. Tabel Sidik Ragam Bobot Basah Tajuk SK dB JK KT Fhit F.05 Ket Blok2 80326.40 40163.20 2.53 3.44 tn M2 1386522.17 693261.08 43.74 3.44 * R3 15274.97 5091.66 0.32 3.05 tn M*R6 42470.67 7078.45 0.45 2.55 tn Error22 348664.35 15848.38 Total35 1873258.6 FK = 4333433 KK = 36.29%Keterangan: * = nyata tn = tidak nyata I II Rataan 103.50 0.48 3.05 tn M*R6 727.92 121.32 62.03 5.54 3.44 * R3 186.08 3.45 3.44 * M2 1428.63 714.32 96.93 Lampiran 34.

M0R3

  Tabel Sidik Ragam Kadar Hara K Daun SK dB JK KT Fhit F.05 KetBlok 0.38 M2R1 0.47 I II 0.43 M0R2 0.44 0.48 0.35 0.39 M0R3 1.18 0.36 0.34 0.48 1.28 0.42 M1R0 0.42 0.38 0.48 0.34 M0R1 1.03 0.25 0.42 0.36 III M0R0 1.27 0.40 0.25 0.48 0.41 0.40 M2R0 1.20 0.43 0.33 0.44 0.51 M1R3 1.52 0.62 0.36 0.42 0.48 M1R2 1.45 0.63 0.44 0.38 0.37 M1R1 1.11 0.35 0.01 Total 35 0.226889 FK = 5.921111 KK = 19.62%Keterangan: * = nyata tn = tidak nyata Lampiran 47. Foto Luas Daun Masing-Masing Perlakuan Lampiran 48.

Uji Ke-Efektifan Pupuk Hayati Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Mucuna bracteata
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Uji Ke-Efektifan Pupuk Hayati Dan Media Tanam..

Gratis

Feedback