Analisis Pengaruh Earning Per Share, Dividend Per Share dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2006-2009.

 0  41  93  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

KATA PENGANTAR

  seluruh Dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas SumateraUtara yang telah mengajarkan ilmu pengetahuan yang baik serta berguna bagi setiap anak didiknya dan seluruh Staff dan CivitasAkademi di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang telah membantu selama perkuliahan, 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial earning per share dan dividend per share berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap harga saham.

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman Lampiran i Daftar Populasi dan Sampel Penelitian 56 Lampiran ii Data Variabel Tahun 2006 60 Lampiran iii Data Variabel Tahun 2007 62 Lampiran iv Data Variabel Tahun 2008 64 Lampiran v Data Variabel Tahun 2009 66 Lampiran vi Deskriptif Statistik 68 Lampiran vii Hasil Uji Normalitas 68 Lampiran viii Data Variabel Setelah Transformasi 70 Lampiran ix Hasil Uji Normalitas Setelah Transformasi 75 Lampiran x Hasil Uji Multikolinearitas 77 Lampiran xi Hasil Uji Autokorelasi 77 Lampiran xii Hasil Uji Heterokedastisitas 78 Lampiran xiii Hasil Pengujian Hipotesis 79

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar modal memiliki peran yang besar bagi perekonomian suatu negara

  Hasil penelitiannya yaitu bahwa secara parsial,EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham dan DPS tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan secara simultan, EPS dan DPS tidakberpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan sebelumnya, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah earning per share (EPS), dividend per share (DPS), dan pertumbuhan penjualan berpengaruh baik secara parsial maupun secara simultan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?

D. Manfaat Penelitan

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh earning per share, dividend per share, dan pertumbuhan penjualan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap harga saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial earning per share dan dividend per share berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap harga saham.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis

1. Saham

a. Pengertian Saham

  Saham menurut Anoraga (2006:57) didefinisikan sebagai “surat berharga atas bukti penyertaan atau pemilikan individu maupun institusidalam suatu perusahaan.” Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaanyang menerbitkan kertas tersebut. Dengan memiliki saham, investor mempunyai hak terhadap pendapatan dan kekayaan perusahaan dimanasetelah dikurangi dengan semua kewajiban perusahaan.

b. Karakteristik Saham

Fakhruddin dan Hadianto (2001:8) menyebutkan bahwa saham memiliki karakteristik, antara lain:1) dividen dibayarkan sepanjang perusahaan memperoleh laba,2) memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),3) memiliki hak akhir dalam pembagian kekayaan perusahaan jika perusahaan dilikuidasi dan setelah semua kewajiban perusahaandilunasi, 4) memiliki tanggung jawab terbatas terhadap klaim pihak lain sebesar proporsi sahamnya,5) hak untuk mengalihkan kepemilikan sahamnya.

c. Klasifikasi Saham

Menurut Fakhruddin dan Hadianto (2001:8), klasifikasi saham dapat dibedakan atas beberapa hal:1) cara peralihan hak: b) saham atas nama, merupakan saham yang ditulis dengan jelas siapa nama pemiliknya, dimana cara peralihannya harusmelalui prosedur tertentu, 2) hak tagihan atau klaim: a) saham biasa, yaitu saham yang menempatkan pemiliknya paling terakhir terhadap pembagian dividen dan hak atasharta kekayaan perusahaan apabila perusahaan tersebut dilikuidasi,b) saham preferen, merupakan saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa,karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti obligasi), tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil seperti yangdikehendaki investor, 3) kinerja saham: a) blue-chip stocks, yaitu saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai pemimpin di industrisejenis, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen,b) income stocks, yaitu saham dari suatu perusahaan yang memiliki kemampuan membayar dividen lebih tinggi darirata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya, c) growth stocks, yaitu saham-saham dari perusahaan yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi, sebagaipemimpin di industri sejenis yang mempunyai reputasi tinggi, d) speculative stocks, yaitu saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ketahun, akan tetapi mempunyai kemampuan penghasilan yang tinggi di masa mendatang, meskipun belum pasti,e) counter cyclical stocks, yaitu saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secaraumum, dimana perusahaannya mampu memberikan dividen yang tinggi, contohnya perusahaan barang konsumsi.

2. Harga Saham

a. Pengertian Harga Saham

  Harga saham menurut Tandeililin (2001:211) merupakan “cerminan dari ekspektasi investor terhadap faktor-faktor earning, aliran kas dantingkat return yang diisyaratkan investor.” Menurut Anoraga (2006: 58) nilai suatu saham berdasarkan fungsinya dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :1) par value (nilai nominal) Nilai nominal adalah nilai yang tercantum pada saham yang bersangkutan. Harga pasar merupakan harga yang paling mudah ditentukan karena merupakan hargadari suatu saham pada pasar yang sedang berlangsung atau jika pasar sudah ditutup.

b. Pendekatan Penilaian Harga Saham

  Nilai intrinsik dipengaruhi oleh faktor-faktor fundamental yang memengaruhinya seperti laba dan penjualan.2) pendekatan teknikalPendekatan ini berdasarkan pada data perubahan harga saham di masa lalu untuk memperkirakan harga saham di masamendatang. n tCF Vo  t ( 1 k ) tt 1   Keterangan:Vo= nilai sekarang dari suatu sahamCFt = aliran kas yang diharapkan pada periode tKt = return yang diisyaratkan pada periode tN = jumlah periode aliran kas 2) pendekatan Price Earning Ratio (PER)Pendekatan ini juga disebut sebagai pendekatan multiplier yaitu menghitung berapa kali nilai earning yang tercermindalam harga saham.

c. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Saham

  Menurut Warsono (2003:113) ada empat macam faktor yang memengaruhi besar kecilnya harga saham yaitu:1) besarnya dividen yang diberikan Besarnya dividen yang diberikan kepada pemegang saham berdasarkan pada besarnya laba yang diperoleh pada periodetertentu dan kebijakan dividen yang ditetapkan perusahaan. Semakin besar laba yang diperoleh maka dividen yang diberikan juga semakin besar.2) tingkat risiko dari arus yang diharapkan Tingkat risiko yang diharapkan berkaitan dengan kemungkinan adanya variasi dari arus kas yang diharapkan di masa yang akandatang.

3. Earning Per Share (EPS)

  Pada umumnya pemegang saham dan calon pemegang saham sangat tertarik pada EPS, karena hal ini menggambarkan berapa jumlah rupiah yangdiperoleh untuk setiap lembar saham. Peningkatan EPSmenandakan bahwa perusahaan berhasil meningkatkan taraf kemakmuran investor, dan hal ini akan mendorong investor untuk menambah jumlahmodal yang ditanamkan pada perusahaan.

4. Dividend Per Share (DPS)

  Secara matematis,besarnya DPS dapat dihitung dengan formula sebagai berikut: jumlah dividen yang dibayar DPSjumlah saham yang beredar Besarnya hasil perhitungan DPS menunjukkan besarnya distribusi sebagian laba yang dihasilkan perusahaan setiap unit saham kepada parapemegang sahamnya. Menurut Fakhruddin dan Hadianto (2001:7) dividen adalah “pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan kepada pemegang saham ataskeuntungan yang dihasilkan perusahaan.” Pembayaran dividen merupakan komunikasi secara tidak langsung kepada para pemegang saham tentang tingkat profitabilitas yang dicapaiperusahaan.

5. Pertumbuhan Penjualan

  Pada tahap ini, pertumbuhan penjualan sangat kecil danlaba yang dihasilkan kemungkinan akan menunjukkan angka negative karena perusahaan harus mengeluarkan dana yang cukupbesar untuk menutupi biaya promosi dan pengembangan produk di awal-awal pertumbuhan perusahaan. Oleh karena itu, pada tahap ini ada perusahaan yang mulaikeluar dari industri dan investor mulai berpikir untuk mencari alternatif perusahaan lain yang lebih menguntungkan, Pertumbuhan penjualan merupakan perubahan penjualan per tahun.

B. Tinjauan Penelitian Terdahulu

  Dividend Per Share danEarning Per Share Terhadap Secara parsial, EPS dan berpengaruh signifikanterhadap harga saham, sedangkan DPS tidakberpengaruh signifikan terhadap harga sahamSecara simultan, EPS danDPS tidak berpengaruh Earning Per Share (EPS),Dividend Per Share (DPS) (DPS) TerhadapHarga SahamPerusahaan Go Per Share dan Dividend Earning Per Share (EPS) Pengaruh 3. YudaSubrata(2010) Pengaruh Earning Per Share (EPS) dan Dividend Per Share (DPS) TerhadapHarga SahamPerusahaanManufaktur yang Terdaftardi BEI Earning Per Share (EPS),Dividend Per Share (DPS) EPS dan DPS berpengaruh signifikanbaik secara parsial maupun bersamaterhadap harga saham.

C. Kerangka Konseptual

  Investor mengharapkan tingkat pengembalian/ return yang menguntungkan dari investasi saham Perusahaan yangmemiliki laba yang tinggi akan menarik para investor untuk menanamkan modalnya. Perusahaan yang membayar DPS dalam jumlah yang besarmenunjukkan bahwa perusahaan tersebut memiliki kondisi keuangan yang baik dan dapat memakmurkan para pemegang saham.

D. Hipotesis Penelitan

BAB II I METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah desain kasual. Menurut Sugiyono

  Berdasarkan tinjuaun teoritis dan kerangkakonseptual yang diuraikan sebelumnya, maka dapat dirumuskan hipotesis penelitian sebagai berikut: earning per share (EPS), dividend per share (DPS) dantingkat pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap harga saham baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian inimenguji pengaruh earning per share (EPS), dividend per share (DPS) dan tingkat pertumbuhan penjualan terhadap harga saham.

B. Populasi dan Sampel Penelitian

  Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh penelitiuntuk dipelajari, kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2007:72). Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut dimana sampel yang diambil harus benar-benar representatif(Sugiyono, 2007:73).

C. Jenis dan Sumber Data

  Pengumpulan data tahap kedua melaluistudi dokumentasi, yaitu mengumpulkan data-data berupa harga saham dan laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Dividend Per Share (DPS) : X2 Dividend Per Share (DPS) adalah besarnya jumlah pendapatan per lembar saham yang akan didistribusikan pada para pemegang saham.

F. Metode Analisis Data

  Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis statistik dengan menggunakan SPSS versi 17. Penelitan melakukan uji asumsi klasik terlebihdahulu sebelum melakukan uji hipotesis.

1. Pengujian Asumsi Klasik

  Deteksi multikolinearitas dalam suatu model dapat ditentukan berdasarkan nilai variance inflation factor (VIF) yang tidak lebih dari 10dan nilai tolerance tidak kurang dari 0,1 maka model dapat dikatakan terbebas dari multikolinearitas (Ghozali, 2005 : 91). Autokorelasi muncul karena observasi yang berurutan sepanjang tahun yang berkaitan satu dengan yang lainnya, hal ini seringditemukan pada time series (Erlina 2008 : 109).

2. Pengujian hipotesis

  Jika tidak ada pola yang jelas, seperti titik yang menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadiheterokedastisitas. MenurutGhozali (2005 : 84) “uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individualdalam menerangkan variabel dependen.”Hipotesis yang akan diuji adalah:H = variabel independen tidak berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependenH = EPS = koefisien regresi e = kesalahan pengganggua.

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Analisis Statistik Secara Deskriptif Analisis deskriptif menggambarkan fenomena dan karakteristik data. Dalam

  Berikut ini merupakan data statistik secara umum dari seluruh data variabel yang digunakan dalam penelitian ini: Tabel 4.1 Statistik Deskriptif N Minimum Maximum Mean Std. variabel Harga Saham (HS) menunjukkan harga saham perusahaan manufaktur periode 2006-2009 dengan nilai rata-rata harga saham 2.

B. Hasil Analisis

1. Uji Asumsi Klasik

a. Uji Normalitas Data

  Uji statistik yang digunakanadalah uji Kolmogorov–Smirnov (K-S) dengan membuat hipotesis: Ho : data berdistribusi normal Ha : data tidak berdistribusi normalApabila nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05,maka Ho ditolak dan Ha diterima (Ghozali 2006) Tabel 4.2 Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov TestHarga Earning Dividend Pertumbuhan Saham Per Share Per Share Penjualan N a 204 204 204 204 Normal Parameters Mean 1.051 9.854 6.175 .173Std.

a. Test distribution is Normal

  Berikut ini hasil tampilan grafik histogram variabel HS: Gambar 4.1 Histogram Uji Normalitas Data yang tidak berdistribusi normal dapat ditransformasikan menjadi normal dengan cara mengetahui terlebih dahulu bagaimanabentuk grafik histogram dari data yang ada (Ghozali, 2006). Sumber : Output SPSSBerdasarkan tabel 4.3 dapat dilihat bahwa setelah dilakukan transformasi data dengan model LN, semua data variabel yang diujimenjadi normal dan nilai signifikan setiap variabel > 0,05.

b. Uji Multikolinearitas

  Nilai yang umum dipakai untuk Tabel 4.4 Uji Multikolinearitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Collinearity StatisticsModel B Std. Tolerance VIF 1 (Constant) 3.078 .286 10.744 .000LNEPS .628 .095 .642 6.630 .000 .114 8.740 LNDPS .276 .086 .312 3.221 .002 .114 8.763 Sumber : Output SPSSDari tabel 4.4 dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala multikolinearitas antara variabel bebas yang diindikasikan dari nilai tolerance setiap variabel bebas > 0,1 dan nilai VIF < 10.

c. Uji Autokorelasi

  Model regresi yang baik adalah model regresi yang terbebas dari autokorelasi. Dependent Variable: LNHS aSumber : Output SPSS Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai D-W adalah sebesar1,682 yang menunjukkan nilai D-W termasuk pada kriteria kedua dan dapat disimpulkan bahwa model regresi bebas dari masalah autokorelasi.

d. Uji Heteroskedastisitas

  Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari satu pengamatan kepengamatan yang lain. Salah satu cara untuk mendeteksi ada atau tidaknyaheteroskedastisitas adalah dengan melihat grafik plot antara nilai Gambar 4.4 Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa titik – titik menyebar secara acak diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y serta tidakmembentuk pola tertentu atau tidak teratur.

2. Pengujian Hipotesis Hipotesis diuji dengan menggunakan analisis regresi linear berganda

  Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasivariabel dependen. Angka ini menunjukkan bahwa variabel independen yaitu EPS,DPS dan pertumbuhan penjualan dapat menjelaskan variabel dependennya yaitu harga saham sebesar 88,7%.

a. Uji Signifikansi Parsial

  Hipotesis yang digunakan adalah: H = variabel independen tidak berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependenH 1 = variabel independen berpengaruh secara sparsial terhadap variabel dependen. Pertumbuhan penjualan memiliki koefisien bertanda negatif sebesar 0,57 yang berarti apabila terjadi kenaikan pertumbuhanpenjualan sebesar 1% maka akan diikuti penurunan harga saham sebesar 0,57% dengan asumsi variabel lain tetap.

b. Uji Signifikansi Simultan

  Dalam uji F digunakan hipotesis sebagai berikut: H = tidak semua variabel independen berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependen. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel EPS, DPS dan pertumbuhan penjualan berpengaruh secara simultan terhadap harga saham.

C. Pembahasan Hasil Penelitian

  Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Abdul (2005), Intan (2009), Izhar(2010) dan Subrata (2010) yang menemukan bahwa EPS berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. Hasil penelitan ini bertentangan dengan Izhar (2010) danIntan (2009), namun sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Subrata(2010) yang menyatakan bahwa DPS berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat ditarik

  secara parsial EPS dan DPS berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2006- 2009, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap harga saham. secara simultan EPS, DPS dan pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap harga saham.

B. Keterbatasan penelitian

  Perusahaan disarankan untuk dapat lebih memperhatikan kemampuan dalam memperoleh laba, dengan cara meningkatkan kinerja perusahaankarena dengan kinerja yang semakin baik maka investor akan tertarik untuk membeli saham perusahaan. bagi investorDalam memilih saham investor disarankan untuk memanfaatkan informasi keuangan dengan sebaik-baiknya dan melihat faktor-faktorlain selain rasio keuangan perusahaan yang dapat mempengaruhi harga saham secara signifikan agar dapat membuat keputusan investasi secaratepat.3.

DAFTAR PUSTAKA

  Pengaruh Earning Per Share dan Dividend Per Share Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI, Skripsi Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan. Pengaruh Earning Per Share (EPS) dan Dividend Per Share (DPS) Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI, Skripsi Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, MedanSugiyono, 2007, Metode Penelitian Bisnis, CV.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Analisis Pengaruh Earning Per Share, Dividend..

Gratis

Feedback