Pengujian Berbagai Level Kombinasi Pengencer Susu Kambing - Kuning Telur Dan Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Sperma Entok (Cairina moschata)

Gratis

0
27
55
3 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Untuk dapat menyimpan spermatozoa dalam periode yanglebih lama dapat dilakukan dengan mengencerkan semen dengan bahan pengencer yang mengandung zat makanan untuk spermatozoa dan juga mempunyai sifatmelindungi spermatozoa (Situmorang, 1992). % spermatozoa hidup = X 100%Total spermatozoa yang dihitung HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil 3 3 6 3 P2T1 2 3 5 2,5 P2T2 3 2 5 2,5 P2T3 2 2 4 2 P3T0 3 6 2 P2T0 2 84 43 40 2 Total 4 2 5 2,5 P3T3 3 P3T1 3 2 3 P3T2 6 3 3 3 4 Hasil penelitian dapat dilihat dari gerakan massa, motilitas dan persentase spermatozoa hidup yang diperoleh selama penelitian.

P1T1

  130 30 P2T0 75 75 150 75 P2T1 70 75 145 72,5 70 70 140 70 P2T3 65 65 65 P3T0 Motilitas merupakan salah satu kritetia penentu kualitas semen yang dilihat dari banyaknya spermatozoa yang bergerak motil progresif dibandingkandengan seluruh spermatozoa yang ada dalam satu pandang mikroskop. 80 80 160 80 P3T1 80 75 155 77,5 75 80 155 77,5 60 65 125 62,5 Total 1060 1075 2135 1067,5 Rata-rata 66,25 67,19 133,43 66,71 60 30 30 85 42,5 P1T3 Dari hasil penelitian diperoleh nilai rataan motilitas spermatozoa Entok antara 30%-80%.

P2T2

P3T3

  hal ini menandakan bahwa sampai penyimpanan 4 ½ jam masih memberikan pengaruh yang baik terhadap gerakan massa spermatozoa Entok namun akanmenurun pada waktu penyimpanan selanjutnya dimana konsentrasi spermatozoa yang masih hidup akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya waktupenyimpanan, ini disebabkan dengan semakin berkurangnya cadangan makanan dan juga penurunan pH yang mempengaruhi daya tahan spermatozoa. Tabel 10 : UJD pengujian perlakuan lama penyimpanan terhadap motilitas Perlakuan Rata-rata F 0,01 T0 153,75 DT1 142,5 CT2 128,75 BT3 108,75 A Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang berbeda menunjukkan perbedaan yang sangat nyata pada F 0,01Hasil uji lanjut pada Tabel 10 pengujian lama penyimpanan terhadap motilitas (P ≥0,01) dapat dilihat bahwa T0 berbeda sangat nyata terhadap T1, T2 dan T3.

P0T1

P2T0

P2T3

  80 G Dapat dilihat bahwa pada tiap penyimpanan T3 (6 ½jam) memberikan angka yang paling rendah untuk tiap level kombinasi pengencer. Hal ini didukung olehpernyataan Kusuma (1999) yang menyatakan bahwa penurunan motilitas disebabkan oleh aktivitasnya untuk pergerakan dan mempertahankan hidupnyasehingga pada kondisi tertentu berkurangnya cadangan zat makanan dalam larutan akan menyebabkan matinya spermatozoa.

P3T0

  Tabel 13 : UJD pengujian peringkat level kombinasi pengencer susu Kambing- kuning telur terhadap persentase spermatozoa hidup Perlakuan Rata-rata F 0,01 P0 61,53 AP1 72,04 BP2 67,17 ABP3 86,04 C 0,01 Hasil uji lanjut pada Tabel 13 level kombinasi pengencer susu Kambing- kuning telur persentase spermatozoa hidup (P ≥0,01) diperoleh P0 berpengaruh sangat nyata terhadap P1 dan P3 tetapi tidak berbeda nyata pada P2. Tabel 14 : UJD pengujian peringkat lama penyimpanan terhadap persentase spermatozoa hidupPerlakuan Rata-rata F 0,01 T0 80,18 CT1 76,61 BCT2 68,91 ABT3 61,09 A Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang berbeda menunjukkan perbedaan yang sangat nyata pada F 0,01 Hasil uji lanjut pada pengujian lama penyimpanan terhadap persentase spermatozoa hidup (P≥0,01) diperoleh T0 berpengaruh sangat nyata terhadap T2 dan T3 tetapi tidak berbeda nyata pada T1.

P1T0

P2T1

  P3T3 39,15 fgh ≥0,05) dapat dilihat bahwa P0T0 tidak berbeda nyata terhadap P0T1, Hasil uji lanjut pada Tabel 15 interaksi level kombinasi pengencer susuKambing-kuning telur dan lama penyimpanan terhadap persentase spermatozoa hidup (P 0,05 Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang berbeda menunjukkan perbedaan yang sangat nyata pada F 40,14 ghi spermatozoa hidup dilakukan uji beda nyata Duncan pada Tabel 15. Adanya pengaruh lama penyimpanan yang sangat nyata terhadap persentase spermatozoa hidup setelah lama penyimpanan 2 ½ jam dari47,18% menjadi 40,14 pada penyimpanan 4 ½ jam dan 39,15 pada penyimpanan 6 ½ jam.

DAFTAR PUSTAKA

  Rataan gerakan massa spermatozoa Entok Perlakuan Ulangan Total Rata-rata I II 3 3 P0T0 6 3 P0T1 3 3 6 3 P0T2 2 3 5 2,5 P0T3 3 2 5 2,5 P1T0 3 3 6 3 P1T1 3 3 6 3 P1T2 2 3 5 2,5 P1T3 1 2 4 2 P2T0 3 3 6 3 P2T1 2 3 5 2,5 P2T2 3 2 5 2,5 P2T3 2 2 4 2 P3T0 3 3 6 3 P3T1 3 3 6 3 P3T2 2 3 5 2,5 P3T3 2 2 4 2 Total 41 43 84 42 Rata-rata 2,56 2,68 5,25 2,62 Lampiran 2. Uji sidik ragam motilitas spermatozoa Entok SK dB JK KT F Hitung F Tabel 0,05 0,01 15 5692,97 379,53 69,51 2,35 3,38 3 2627,34 875,78 160,39 3,24 5,29 3 2252,34 750,78 137,50 3,01 4,77 Interaksi P x T Galat 16 87,5 5,46 Total 31 5780,47 KK 0,21Lely Damai Siahaan : Pengujian Berbagai Level Kombinasi Pengencer Susu Kambing - Kuning Telur Dan Lama Lampiran 7.

P0T0

  Uji sidik ragam persentase spermatozoa hidup Entok SK dB JK KT F Hitung F Tabel 0,05 0,01 15 1355,90 90,39 8,42 2,35 3,385 3 659,06 219,68 20,47 3,24 5,29 3 432,84 144,28 13,43 3,01 4,77 Interksi P x T Galat 16 171,69 10,73 Total 31 1527,59 KK 4,56Lely Damai Siahaan : Pengujian Berbagai Level Kombinasi Pengencer Susu Kambing - Kuning Telur Dan Lama Lampiran 10. Pengamatan Gerakan MassaDiteteskan semen pada objek glass Dengan perbesaran 10 x 10 diamati gelombang sebagai berikutTanda Kriteria Nilai Pengamatan Sangat Baik 4 +++ Gelombang-gelombang besar dengan jumlah banyak,tebal dan gelap dengan gerakan cepat Baik ++ 3 Gelombang-gelombang tipis, jarang dan LambatKurang Baik 2 Tidak terdapat gelombang, + terlihat gerak sperma sendiri-sendiri Buruk 1 Hanya sedikit atau tidak terdapat Gerakan sama sekali.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh Lama Penyimpanan dan Media Pengencer Kuning Telur Dengan Madu Terhadap Kualitas Sperma Kambing Peranakan Etawah (PE)
1
61
52
Pengujian level Enzim Rennet, Suhu dan Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Fisik Keju dari Susu Kerbau Murrah
1
41
80
Pengujian Level Enzim Rennet, Suhu Dan Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Kimia Keju Dari Susu Kerbau Murrah
2
34
83
Pengaruh Bahan Pengencer Laktat Ringer Kuning Telur Dan Lama Penyimpanan Semen Terhadap Fertilitas Telur Ayam Buras
0
10
67
Pengaruh Level Gliserol dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur Terhadap Daya Hidup dan Tudung Akrosom Utuh Sperma Kambing Peranakan Etawah Post Thawing.
0
0
1
PENGARUH LEVEL GLISEROL DALAM PENGENCER TRIS-SITRAT KUNING TELUR TERHADAP DAYA HIDUP DAN TUDUNG AKROSOM UTUH SPERMA KAMBING PERANAKAN ETAWAH POST THAWING.
0
0
1
Pengaruh Level Gliserol dalam Pengencer Tris-Sitrat Kuning Telur terhadap Membran Plasma Utuh dan Reecovery Rate Sperma Kambing Peranakan Etawah Post Thawing.
0
0
1
Pengaruh Level Gliserol dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur Terhadap Motilitas dan Abnormalitas Sperma Kambing Peranakan Etawah Post Thawing.
0
0
1
PENGARUH LEVEL GLISEROL DALAM PENGENCER TRIS-SITRAT KUNING TELUR TERHADAP MOTILITAS DAN ABNORMALITAS SPERMA KAMBING PERANAKAN ETAWAH POST-THAWING.
0
0
1
Pengaruh Level Glutathione dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur Terhadap Motilitas dan Abnormalitas Sperma Kambing Peranakan Etawah Post Thawing.
0
0
1
Eksplorasi Tingkah Laku Entok (Cairina moschata) Mengerami Telur Itik pada Pemeliharaan Basah dan Kering.
0
0
1
Daya Hidup dan Abnormalitas Sperma Entok (Cairina moschata) yang ditampung 3 dan 6 Hari Sekali dalam Pengencer yang Berbeda - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)
0
0
12
Daya Hidup dan Abnormalitas Sperma Entok (Cairina moschata) yang ditampung 3 dan 6 Hari Sekali dalam Pengencer yang Berbeda - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)
0
0
3
Daya Hidup dan Abnormalitas Sperma Entok (Cairina moschata) yang ditampung 3 dan 6 Hari Sekali dalam Pengencer yang Berbeda - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)
0
0
6
Daya Hidup dan Abnormalitas Sperma Entok (Cairina moschata) yang ditampung 3 dan 6 Hari Sekali dalam Pengencer yang Berbeda - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)
0
0
5
Show more